03
Jan
10

Rokok

Saya masih saja heran sama orang yang suka merokok. Ada teman saya yang bisa menghabiskan dua atau tiga bungkus rokok sehari. Ada juga yang jarang-jarang merokok, hanya mau kalo ditawarin. Saya heran, apa sih enaknya rokok? Sebagai orang yang pernah merokok, saya katakan bahwa merokok itu nggak enak. Saya akui, jujur saja, saya pernah dulu (waktu dirahasiakan ^_^) merokok, tidak sekedar satu dua kali, dan saya tidak menemukan kenikmatan apapun dalam merokok.

Apa gak enaknya?

Mulut jadi berasa ga enak. Bau asap. Baju juga jadi bau rokok, pasti ketahuan kalo habis merokok. Saya bangga dengan penciuman saya yang tajam tahu setiap kali teman di sebelah saya yang baru merokok. Baunya itu khas, langsung ketahuan kalau dia habis merokok apa tidak. Setiap kali saya tanya “lo abis ngerokok ya?” jawabannya ada yang jujur ada yang “kagak, ini tadi di sana sebelah gue ngerokok, bau asapnya ini…” Hahaha… :mrgreen:

Saya juga gak suka duduk bersebelahan atau dekat dengan orang yang sedang merokok. Asapnya itu lho. Apalagi perokok pasif itu kan lebih berbahaya dari pada perokok aktif. Semakin lama saya pikirkan, menurut saya tetap saja si perokok itulah yang bakalan dapet dampak negatif terbesar. Perokok ‘kan gak mungkin hanya menghisap saja (aktif), pasti dia menghirup asapnya lewat hidung (pasif), ‘kan? Bagusss, menghirup asap yang baru saja dibuang dari mulut dan asap dari puntung rokoknya. >.<

Pernah dalam hati ada perdebatan gak penting dalam hati saya, seperti ini:

Si Baik : “Waduh, ngapain beli rokok cuman untuk dibakar lagi? Sama aja dengan ngebakar duit…”
Si Jahat : “Ya nggak lah, ini sama aja dengan kamu beli makanan biasa, kamu makan, dan pada akhirnya juga terbuang juga lewat boker… Apalagi minuman, lebih cepet dari pada makanan, minum bisa langsung beser.”
Si Baik : “Ya beda lah, rokok itu berdampak negatif, ga ada rokok yang berdampak positif!”
Si Jahat : “Makanan dan minuman juga ada yang berdampak negatif, tahu! Bir, minuman keras, daging babi, negatif kan itu?”
Si Baik : “Ya elah, napa nyambungnya ke makanan haram?”

*

Cukup, perdebatan dalam hati ini menjadi semakin aneh dan kacau karena waktu memikirkan itu saya lagi boker. 😀

Juga ada pertanyaan2 muncul di kepala (saat boker pula), seperti; apa para empunya perusahaan rokok-rokok yang ada itu juga merokok? Ngisep rokok perusahaannya sendiri apa rokok lain? Mungkinkah asap rokok ikut andil dalam pemanasan global? Dari seluruh populasi manusia di bumi, berapa persen yang menjadi perokok aktif?

Hufffhhh… Tapi, perihal yang beli rokok sama aja dengan membakar duit, itu tetap saya jadikan salah satu alasan untuk tidak merokok. Alasan yang utama jelas, terbukti meyebabkan penyakit yang berbahaya. Masih aneh buat saya para manusia yang merokok, kok beli sebungkus rokok untuk dihisap asapnya, padahal kalo mau ngisep asap mungkin enakan ngisep asap sate yang lagi dibakar. :mrgreen: Sampe ada rokok aroma cappuccino, aroma teh, waduh… mending minum minuman itu beneran deh…-_-‘

———————————————————————————————————————————————————————-

Gambar diambil dari sini:

http://topnews.ae/images/Cigarette-Smoking.jpg
https://blogs.uchicago.edu/chicagostudies/cigarette_butt.jpg

Seluruh terbitan ini beserta gambar-gambarnya sangat dilindungi, jadi sertakan alamat tautan dan nama pemilik blog jika ingin menggunakan sebagian ataupun seluruh bagian terbitan ini.
Advertisements

39 Responses to “Rokok”


  1. 3 January 2010 at 08:40

    Menurut saya rokok itu sama halnya dengan Blog, FB, Game, dan sejenisnya.
    Pertama coba-coba, lama-lama ketagihan, hahahaha :mrgreen:

    • 3 January 2010 at 11:57

      Iya, sama dalam hal ketagihannya, tapi untuk dampak negatifnya rokok ini jangka panjang… 😦

  2. 3 Felicia
    3 January 2010 at 10:45

    Saya juga benci sama asap rokok…
    Tapi konon sekarang ini ada rokok yang tidak mengeluarkan asap, dia cuma memberi asupan nikotin aja… Pernah baca di manaa gitu…

    • 3 January 2010 at 11:59

      Kita sama! :mrgreen:

      Buset, rokok gak berasap!? ck ck ck… Saya ga tau dan ga mau tau…

  3. 3 January 2010 at 16:04

    saya juga benci perokok
    masalahnya adalah
    bapak sendiri juga ngerokok. haheuheu

    • 4 January 2010 at 09:36

      Beruntung keluargaku “bersih”… ^_^

  4. 4 January 2010 at 01:27

    saya sendiri blm pernah merokok jadi ga tau gimana rasanya, tapi walaupun ga suka asap rokok saya ga benci perokok selama dilakukan di tempat yang tepat dan peduli sama sekitarnya 😀

    • 4 January 2010 at 09:37

      Setuju juga… 😀

  5. 4 January 2010 at 02:55

    harusnya rokok itu dijual bareng kotak kaca segede kepala. jadi kalo dia mau ngerorok, semua asepnya diisep sendiri.. :mrgreen:

    • 4 January 2010 at 09:32

      Ide yg bagus…. Sip! :mrgreen:
      Bisa mengurangi populasi penduduk dunia nih… 😀

  6. 6 January 2010 at 08:44

    Iya,,,,
    Aw juga benci ma olank yang ngerokok,
    Tapi sayangnya ayahku ngerokok,
    kayaknya Q jadi perokok pasif niy…..

    • 6 January 2010 at 18:35

      Hahaha.. sabar.. 😀 Dibujuk dong ayahnya supaya ga ngerokok lagi… 🙂

  7. 6 January 2010 at 11:56

    wew… I forget how cigarette feels like…
    rokok mungkin berbahaya, tapi saya semacam setuju sama tama. kalau para perokok itu gak merokok di sembarang tempat, it’s ok lah buat saya (walaupun saya nggak mau punya suami perokok).

    everything happens for a reason. buat beberapa orang, merokok bisa jadi pelarian… 😐

    • 6 January 2010 at 18:37

      Iya sih, harusnya mereka perokok merokok di tempat terpisah dr non-perokok. Tapi nyatanya banyak juga yang ngerokok di tempat umum. Ga ada tempatnya kali ye… 😦

  8. 6 January 2010 at 11:57

    saia paling benci sama asap na..
    pernah berantem sama kakak cowok gr2 kebiasaan na merokok d dlm rumah..
    asapna itu naaa

    huuuuft

    • 6 January 2010 at 18:37

      Huaaaaa… di rumah?? Pasti rasanya menyebalkan sekali…. 😦

  9. 8 January 2010 at 06:51

    setuju…
    saya juga sering terheran2…dan sangat menyedihkannya,My father juga seorang perokok..

    • 8 January 2010 at 12:45

      Hmmmm… pernah kepikiran buat ngebujuk your father berhenti merokok gak? 😀

      • 8 January 2010 at 13:14

        sering malah..tapi susah banget..

        kayaknya kalau seseorang udah kecanduan rokok..susah banget buat lepas nya..

  10. 13 January 2010 at 03:17

    jadi teringat puisinya taufik ismail
    klo nggak salah ada penggalan yang kayak gini
    “berhala-berhala yang dipuja, tuhan-tuhan baru bagi manusia”
    semacam itulah rokok di mata saya

    *pembenci rokok, siap diajak debat masalah ini*

    • 15 February 2010 at 10:51

      Wah, judul yang berat sekali buat saya…. 😦

      Bagus, Andyan ga merokok… 😀

  11. 13 February 2010 at 13:17

    kemaren saia pernah punya pacar yang perokok berat, katanya sih kalo gag ngerokok tuh gag bisa konsen ngerjain tugas dia, apalagi kalo bosen, apalagi kalo lagi telepon, apalagi kalo bla-bla-bla.. banyak lah.. meski uda dilarang, paling mentok dia bisa ngerokok paling sedikit 8 putung, gag bisa kurang..

    saia sendiri juga berfikir berkali-kali, apa itu terlalu enak buat harus menjadi mutlak dikonsumsi??

    padahal setiap bungkus rokok uda tertera bahaya nya, kenapa masi demen banget nerusin.. ckck.

    anyway, soal yang dialog singkat, saia rada aneh baca nya tadi, ternyata, keaenehan ada di mata saia, timbul pertanyaan juga, kenapa yang baik malah merah? kenapa gag ijo?
    pan, ijo tuh damai, merah kan terkesan keras galak gitu.. =,=

    • 15 February 2010 at 11:00

      Huakakakakakak! Makasih udah berkunjung ke blog saia ini! :mrgreen:

      Wah, mantan pacar Velta “hebat” juga yah.. Paru2nya kuat tuh. =))

      Soal warna? Entahlah, saya sembarangan saja memilih warna2 itu. :mrgreen:

  12. 2 March 2010 at 00:21

    wah.. betul jg ya ngerokok = bakar duit sendiri.. hehe..dan sepertinya berdampak negatif.. 😉

    • 2 March 2010 at 08:00

      Wah, sangat sangat berdampak negatif… 🙂

  13. 2 March 2010 at 02:02

    Sepertinya lebih berbahaya fastfood dan junkfood dari pada rokok, tapi kenapa fastfood dan junkfood tidak dilabeli berbahaya ya?

    • 2 March 2010 at 08:00

      Iya, itu aneh juga… Tapi kedua-duanya juga bahaya sih…. 😦

  14. 2 March 2010 at 14:31

    mestinya ada penemu yg bisa bikin rokok dari susu atau apa lah yg bergizi gitu ya…biar rokok itu jadi menyehatkan…

    • 2 March 2010 at 22:38

      Hmmm… kalo bisasehat, mungkin saya bakal ngerokok juga…. 😀

    • 3 March 2010 at 06:50

      hahahaa..
      wah, kalau seperti itu, saya akan merokok juga..

  15. 9 March 2010 at 14:40

    Para perokok memang sering beralasan..

    • 10 March 2010 at 03:14

      Alasannya bisa ada banyak banget… >.<'

  16. 9 March 2010 at 15:16

    kan dikotak rokok udah diberi penjelasan ,bahwa merokok itu tidak baik untuk kesehatan,jadi salah sendiri kalo masih mau merokok,udah jelas bahwa merusak kesehatan sendiri kok:)

    yg penting buat saya,merokok atau gak merokok itu hak setiap orang,jangan merugikan hak orang lain juga yg mau hidup sehat,jadi kalo mau merokok silahkan liat situasi dan kondisi setempat.
    jangan merokok dalam lift dimana orang ‘terpaksa’ menghirup asap rokok anda.

    saling menghargai aja,yg mau merokok silahkan (toh gak melanggar hukum apapun) dan yg mau hidup sehat silahkan:D

    • 10 March 2010 at 03:11

      Wah, bijak sekali… 🙂

      Tapi tetap aja dengan kita tahu bahaya dan kerugian merokok, gak ada untungnya, masa’ kita membiarkan orang merokok? Jadi, kita galakkan gerakan berhenti merokok. 😀

  17. 4 September 2010 at 21:22

    pernah di tawarin rokok,tepatnya suruh milih…
    sama orang tua malah,,,tp gara2 orang tua jg nggak ngerokok jadi aq nggak jodoh dengan rokok 😀

    • 7 September 2010 at 22:40

      Bagus, di keluarga saya juga ga ada yang merokok. 😉

  18. 37 sofi
    26 November 2010 at 16:00

    Kalo saya pada dasar biasa sama perokok

    cuman jadi masalah dia ngrokok pas:

    Ngobrol sama saya
    Makan di Warteg
    Bertamu ke Kosan/Rumah saya
    di Angkot
    *Ga Sopan Banget Dah*

    Harusnya kalo mau jadi perokok itu disekolahin dulu…….biar ga asal nglepus…….hehehe

    Ya wis salam kenal bae, karo yang empunya blog, “Pendatang baru”

    • 27 November 2010 at 16:30

      Tunggu, blog sampeyan apa? Kok gak ada alamat blog-nya?
      Gak bisa berkunjung ke sana dong…. 😦


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Si Empunya Blog

Siapa saya? Monggo lihat halaman "Tentang Saia..." di atas. Tinggal klik! Mau meninggalkan jejak? Monggo klik halaman "Tinggalkan jejak..." di atas. Jangan lupa, nikmatilah hidup ini. ^_^

Hubungi saya di jejaring sosial

Kadang-kadang di blog ini saya menggunakan emoticon Parampaa. Silakan datang ke blog Bang Ova di sini. Dapatkan emoticon-nya di sini. HAJAR!!

Masukkan e-mail Anda di sini kalo mau dapet pemberitahuan postingan baru saya via e-mail

Join 972 other followers

Powered by FeedBurner

Saya sedang membaca ini


Tulisan Saya Berdasarkan Bulan

Arsip Tulisan

Ups, maap, kalau mau melihat arsip semua tulisan saya, lihat halaman di atas ya, yang "Arsip Tulisan" itu lho....

TIPS!

Kalo tulisan di blog saia ini terlalu kecil, monggo diperbesar. Untuk pengguna windows, tahan [Ctrl] sambil di-scroll mouse tengah. Untuk pengguna Mac, tahan [Cmd] dan tekan [+] atau [-].

Ga nyambung sih ini, bukan promosi, tapi kalo mau browser Safari, donlot di sini.

Blogroll: By Name


Abed Saragih "disave" |
Abi Harestya dan Bidadarinya |
Abu Aufa |
Abu Bakar "Bchree" |
Abu Ghalib |
Achmad Edi Goenawan |
Achoey El Harris |
Ade Kurniawati |
Adi Surya Pamungkas "bacelzone" |
Fan Adie Keputran |
Adya Ari Respati "abstractdoodle" |
Afra Afifah |
Ageng Indra |
Agry Pramita |
Agung Budidoyo |
Agung Firmansyah |
Agung Hasyim |
Agung Rangga "Popnote" |
Agung Yansusan Sudarwin |
Agustantyono |
Agyl Ardi Rahmadi |
Ahmad Musyrifin |
Akhmad Fauzi |
Alfi Syukrina |
Alid Abdul |
An Fatwa "Siho" |
Andi Nugraha |
Andi Sakab |
Andhika |
Andreas A. Marwadi |
Andrew Paladie |
Andrik Prastiyono |
Andyan |
Angga "SERBA BEBAS" |
Angga Dwinovantyo |
Anies Anggara |
Anindita |
Anistri |
Anita Rosalina |
Anto "Kaget" |
Anyes Fransisca |
Are 3DRumah |
Ari Artanto "Cah Gaul" |
Ari Muhardian "Tunsa" |
Ariana Yunita |
Arief Hartawan |
Arif "Bangkoor" Kurnia |
Arif Nurrahman |
Arif Sudharno Putro |
Ariyanti "Sauskecap" |
Arnolegsa Maupasha |
Arundati R.A. |
Aruni Yasmin Azizah |
Aryes Novianto |
Asep Saiba |
Asrul Sani |
Atha "kepompong" |
Aul Howler |
Awalul Hanafiyah "Masyhury" |
Baha Andes |
Baiq Fevy Wahyulana |
Bernadine Hendrietta |
Betania G. Rusmayasari |
Big Zaman |
Budi Nurhikmat |
Budi Prastyo "Kimbut" |
Calvin Sidjaja "Republik Babi" |
Cempaka Ariyanti |
Chocky Sihombing |
Citra "ceetrul" Hapsari |
Dadi Huang |
Danar Astuti Dewirini |
Daniel Hendrianto |
Daniel Maulana |
Deady Rizky |
Dede A. Hidayat |
Deny Marisa |
Depriyansyah Ramadhan "Iamcahbagus" |
Desita Hanafiah |
Destiana |
Desy Arista Y. |
Dewi Puspitasari |
Dewisri Sudjia "Desudija-DSK" |
Dhanika Budhi |
Dhewi Buana |
Dhimas Nugraha |
Didot Halim |
Dina Aprilia |
Dismas |
Ditya Pandu |
Doni Ibrahim |
Edda Nainay |
Efinda Putri |
Eko Ghesi Bardiyanto |
Elfa Silfiana |
Ella "Brokoli Keju" |
Erick Azof |
Erika Paraminda |
Erlin Fitriyanti |
Evan Ramdan |
Evet Hestara |
Fadhilatul Muharram |
Fahmi Nuriman |
Faisal Afif Alhamdi |
Faiza "MIDWIFE'S NOTES" |
Fandy Sutanto |
Fanny Azzuhra |
Fatra Duwipa |
Febe Fernita |
Felicia |
Ferry Irawan Kartasasmita "makhluk lemah" |
Fier "Pelancong Nekad" |
Fikri "Blue Zone" |
Fira "Fiya" |
Fitri Melinda |
Fitriyani |
Galih Gumilang "Gege House" |
Galuh Ristyanto |
Ghani Arasyid |
Gilang F. Pratama "Babiblog" |
Gitta Valencia |
Gugun "idebagusku.com" |
Gusti Ramli |
Hanif Ilham |
Hanny Aryunda Herman |
Hendrawan Rosyihan |
Hera Prahanisa |
Herni Bunga |
Herry "negeribocah" |
I Gede Adhitya Wisnu Wardhana |
Husfani A. Putri |
Ibnu Fajar "Ikky" |
Ilham JR |
Inge "Cyberdreamer" |
Intan Permata Kunci Marga |
Iqmal |
Irfan Andi|
Isdiyanto |
Ivan Prakasa |
Januar Nur Hidayanto "Yayanbanget" |
Jasmine Aulia |
Joko Santoso |
Joko Setiawan |
Juhayat Priatna |
Julianus Ginting |
Kang Ian . info |
Kang Ian . com |
Karina Utami Dewi |
Khalid Abdullah |
Khalifatun Nisa |
Kuchiki Rukia |
Lailaturrahmi Sienvisgirl Amitokugawa |
Lambertus Wahyu Hermawan |
Lerryant K. |
Lina Sophy |
Lucky DC |
Maghfiraa Alva |
Marchei |
Mario Sumampow |
Mas Ardi |
Mas Bair |
Mas Yudasta |
Mikhael Tobing |
Mirwanda |
Miswar Rasyid |
Mochammad AHAO |
Mohamad Husin |
Muhammad Abdul Azis |
Muhammad Hamka Ibrahim |
Muhammad Ihfazhillah |
Muhammad Riyan |
Muhammad Saiful Alam |
Muhammad Zakariah |
Nadia Fadhilah Riza |
Nanang Rusmana |
Nandini R.A. |
Necky Effendi |
Ninda Rahadi |
Nindy Ika Pratiwi |
Novina Erwiningsih |
Nur Azizah |
Nuri |
Perwira Aria Saputra |
Pipin Pramudia |
Pratita Kusuma |
Puji Lestari |
Pungky "PHIA" Widhiasari |
Putri Chairina |
Qori Qonita |
Radinal Maruddani |
Rahad Adjarsusilo |
Rahmat Hidayat |
Randi Rahmat |
Rasyida |
Regina |
Reisha Humaira |
Rie "Cerita Rie" |
Richie Lanover |
Rif'atul Mahmudah |
Rina Sari |
Rini Andriani "Athamiri" |
Riza Saputra |
Rizki "Hitam Putih Jingga" |
Rizki Akbar Maulana |
Ronie "Ravaelz" |
Rowman |
Rudi Wahyudi |
Ruri Octaviani |
Saipuddin Ar |
Septirani Chairunnisa Kamal |
Shafiqah Adia Treest |
Silvi Mustikawati |
Surya "Javanes" Pradhana |
Tasya Myanti |
Thyar |
Tiffany Victoria "Tiffa" |
T I W I |
Tony Koes "Macsize" |
Triana Frida Astary |
Triyani Fajriutami |
Uka Fahrurosid |
Ummu El Nurien</a. |
Upik "Pemburu Konstruksi Makna" |
Wahyu Asyari Muntaha |
Wahyu Nurudin |
Wahyu Putra Perdana |
Wendy Achmmad |
Widyan Fakhrul Arifin |
Wien Wisma |
Wildan Lazuardi |
Wiwin Siswanty |
Wiwing Fathonah Pratiwi |
Yori Yuliandra |
Yuli Anggeraini |
Zuli Taufik |

I’m a Liverpudlian!



%d bloggers like this: