[Giant Killing] Suporter Fanatik Yang Luar Biasa

Sekarang mari berbicara tentang anime bertema sepak bola. 😀

Judul anime ini adalah Giant Killing, diadaptasi dari sebuah komik (manga) karangan Masaya Tsunamoto yang hingga saat ini masih berlanjut (sejak tahun 2007). Anime ini menceritakan sebuah tim, East Tokyo United (ETU), yang sedang terseok-seok di liga utama Jepang. Diceritakan di awal episode, musim kompetisi baru akan dimulai, dan ETU mendapatkan pelatih baru, Tatsumi Takeshi yang eksentrik. Tatsumi (35) ini dulu pernah bermain di ETU juga, seorang pemain top. Tiba-tiba dia meninggalkan timnya untuk ke Inggris. Di Inggris sana, dia sukses mengangkat sebuah klub liga amatir Inggris ke liga atas (saya lupa ke divisi berapa). Nah, berbekal pengalamannya di Inggris, tugasnya di Jepang ini tidaklah mudah. Dia harus membuktikan kualitasnya sebagai manajer. 🙂

Inilah Tatsumi Takeshi

Bagian yang ingin saya perlihatkan di sini adalah betapa meriahnya dukungan suporter tim ETU. Mereka sampai membawa kain (teramat) besar dan lebar bergambar simbol ETU di bangku penonton. Selain itu, mereka juga tertib sekali. Berkat dukungan itu, para pemain menjadi bersemangat. 🙂





Luar biasa. Kapan suporter di Indonesia bisa setertib itu? 😀 Kapan satu keluarga bisa dengan tenang dan nyaman menonton pertandingan sepak bola tanpa dibayangi ketakutan akan bentrok antarsuporter? Siapa yang tahu…

—————————————————————————————————————————————————

Semua gambar hasil snapshot sendiri. 🙂

75 Comments

    1. Gak kok, itu bukan anime khusus suporter, utamanya tentang internal tim sepak bola profesional. Cuman ada beberapa bagian tentang suporter, saya share di sini. :mrgreen:

      Reply

  1. whoaaahhh
    buat spanduknya pasti biaya gede mending buat bantu org kelaparan yang mulai semakin banyak d Indonesia ini (sokbijak)
    wkwkwkkw

    Reply

  2. nonton anime? lebih suka baca manga..

    suka ga masuk akal kayak tsubasa ga gambarnya? haha

    Reply

    1. Anime dan manga sama2 seru kok. 😉

      Oh nggak, tenang aja, di serial yang ini bener2 nyata dan realita, gak ada tendangan macem2. 😀

      Reply

  3. duh,kalau disuruh jawab pertanyaan kayak gini, pasti jawabnya : GAK TAU KAPAN YA ?
    banyak yg harus dipelajari , baik dr pemain maupun penonton nya ,Sop
    salam

    Reply

    1. Ini anime. Kalo dari anime, ya jelas bagusan ini, karena ini bener2 nyata, gak ada sepakan halilintar macem di Tsubasa. :mrgreen:
      Yang ditonjolkan di anime ini adalah sisi internal tim. 🙂

      Reply

  4. pasti bisa tertib selama bukan mengatas namakan kelompok yang dibela tapi atas nama klub yang dipuja…..
    uia kang minta linknya dong jadi pengen baca saya…… 😆

    Reply

    1. Uwaaaaaaah artinya para suporter pun harus menjadi dewasa juga kan? 😉

      Ini anime, saya unduh sendiri via torrent. Jadi, apanya yang mau dibaca? :mrgreen:

      Reply

      1. saya sudah sempet baca di one manga baru sampai vol 21 kang…. 😆
        jalan ceritanya seru sangat……
        untuk penggemar bola leren neh,layak untuk dibaca atau di tonton…..

        Reply

  5. Aku juga ngikutin seri ini lho… walau gak begitu ku anggap istimewa berhubung terlalu bertele tele, dan terlalu banyak adegan menjijaykan hahaha… apalagi si Prince nya itu lol, bikin merinding asli….

    Ini sepak bola atau balet sih…

    Reply

    1. Iya, terlalu bertele-tele sepertti biasa ya Mas… 😆
      Masa’ main bola yang intens bisa sempet ngobrol lama banget??? 😆 Ga masuk akal…

      Reply

  6. kayaknya keren gan ini animenya…… tapi gak kyk captain Tsubasa kan? hhaaaa…… sipp….
    untuk urusan anime sport2 gni saya lebih suka sama eyeshield, agak2 konyol2 serius gmana gtu… kyknya ini serius terus y gan? hhe…. mantep klo suporter2 nyontoh film anime, ga ada tawurannya… 😀

    Reply

  7. untuk menjadi seperti itu harus dimulai dari akarnya , kalo dari para pemimpin nya baik , bukan tidak mungkin kita bisa menjadi seperti mereka

    Reply

  8. Anime yang bagus……
    meski ga sama, Tatsumi bikin inget sama Mourinho…
    Gino juga ngingetin sama Riquelme……..

    Reply

  9. sekarang, ga nonton langsung di lapangan supporter Indonesia masih banyak yang bentrokan…
    Yang main di Afsel sana, tapi yang di Indonesianya yang malah ribut
    semoga suatu saat nanti itu tidak akan ada lagi…
    ya…semoga suatu saat nanti supporter Indonesia bisa tertib seperti itu…

    Reply

  10. Suporter sepakbola di Indonesia baru bisa tertib kalau pemikirannya sudah modern semua (terdidik). Suporter di negara2 yg sepakbolanya bagus seperti negara2 amerika latin juga masih sering ricuh koq. Itu karena di negaranya juga masih banyak orang2 yg miskin, dan tidak sekolah.

    Reply

  11. maz…Q penggemar n pengikut Giant Killing…pa bener #26 adalah episode terakhirnya???pa mungkin ntar ada kelanjutannya lagi????ETU kan belum juara, Natsuki juga belum mantap, Tsubaki belum matang….menurut anda gmn maz???

    Reply

    1. Kalo kata torrent yang saya unduh sih gitu, ada tulisan END-nya di sana. 😦
      Ya mau gimana lagi, namanya juga anime, anime di Jepang itu gak kayak sinetron di sini yang bisa ampe ratusan episode. 😆 Anime dan dorama di jepang biasanya penayangannya cuman berkisar antara 12 sampai 26 episode. Lihat aja Angel Beats, Arakawa Under the Bridge, Big Wind Up ~summer tournament~, High School of The Dead, K-On, Kuroshitsuji, Mitsudomoe, juga Giant Killing ini. 🙂
      Terkecuali ada anime yang berepisode sampai sekitar 50-an, seperti Monster dan Fullmetal Alchemist. Biasanya sih yang memang ceritanya masif, panjang, dan gak bisa disingkat.
      Jangan sedih dulu kalo anime kesukaan kita habis. Biasanya, kalo respon penonton baik, bakalan dibuat sekuelnya kok. Contohnya K-on, berkat kesuksesan dan popolernya season pertama, dibuat deh season kedua. :mrgreen:

      Berhubung saya belum nonton yang episode 26 (tapi udah donlot), jadi ga bisa berkomentar. 😆

      Reply

      1. kok belum nonton maz…duh telat anda ne…Q kluar langsung sikat udah……Q pecinta One Piece, Naruto, Fairy Tail yg notabene ceritanya panjang…..tapi Q yakin Giant Killing season two bakal rilis….

        Reply

        1. Saya juga begitu torrent-nya keluar, langsung saya sikat (unduh). 😀 Cuman nontonnya aja yg belom. Kebiasaan jelek saya, habis unduh gak langsung ditonton.
          Awalnya saya excited banget ada anime sepakbola. Terakhir saya lihat anime sepakbola ya SHOOT sama OFFSIDE. Eh ternyata animasi Giant Killing mengecewakan. 😦 Animasinya gak memanjakan mata, dan terkesan lambat (alurnya). Terlalu banyak omongan pas pertandingan, ama pengisi suara untuk bahasa asingnya kacau (menurut saya). 🙂 Jadi deh, anime ini bukan prioritas saya lagi. 😉

          Walah, apalagi anime One Piece ama Naruto, mending baca manga-nya aja. Anime-nya mengecewakan, sama kayak Bleach. Kalau movie-nya (dan OVA) One Piece ama Bleach, saya suka.

          Saya malah lebih suka anime yang episode-nya pendek. Biasanya animasinya lebih bagus, lebih memanjakan mata, dan cerita lebih mudah dimengerti karena jumlah episode-nya yang pendek. Malah kalo episode pendek lebih meninggalkan kesan di para penonton. Lihat aja K-ON!. 😀

          Oh iya, jangan kuatir, kalo mau cari aja manga Giant Killing dulu di internet, mungkin ada. Kan anime ini diangkat dari manga. 😀 Berharap saja bakal ada sekuelnya. 😆

          Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s