12
Oct
10

Pasar Seni ITB 2010: Ramai Sekali!

Catatan: foto-foto di posting-an ini juga saya taruh di halaman “photo release“.

Setelah beberapa teman saya dan narablog yang bertanya-tanya (online maupun offline), kapan laporan Pasar Seni, akhirnya kelar juga ini posting-an. 😀

Luar biasa. Pasar Seni tahun ini, sungguh luar biasa menurut saya. 😀

Sedikit Pendahuluan

Tahun ini, sebanyak 195 produk seni dan kreatif, 26 gerai pendidikan, dan 78 gerai kuliner dipamerkan1. Pengunjung udah mulai datang sejak pagi sekitar pukul 07.00, dan terus menerus datang sampai ditutup pukul 20.00. Saya sendiri datang sejak jam setengah delapan pagi, karena siangnya ada keperluan yang harus saya ikuti di tempat lain (jaah bahasanya… :mrgreen:). Semua foto-foto yang akan saya tampilkan adalah foto yang saya ambil di antara pukul 07.30 dan sekitar pukul 10.30. Dalam rentang waktu segitu aja, pengunjung yang datang udah sangat banyak, padahal jam-jam segitu bukan puncak acaranya. 😀

Secara garis besar, ada dua zona dalam acara ini2. Ada zona “melupakan” dan zona “mengingatkan”. Di Zona mengingatkan, pengunjung diajak untuk mengesampingkan persepsi umum terhadap suatu keadaan. Di zona ini, para seniman menggelar karyanya di jalan dan melebur dengan pengunjung. Tujuannya, menunjukkan sinergi antara jalan dan karya seni. Ada Jamming Area di zona ini, sebuah area tanpa sambungan internet. Mau bawa hape secanggih apapun, gak bakalan berfungsi di area tersebut. Gunanya, untuk memaksimalkan cara bersosialisasi paling tua, yaitu bertatap muka, tegur sapa, dan bertukar kata.

Zona kedua, zona “melupakan”, bertujuan untuk menghadirkan suasana yang seringkali terlupakan dalam kehidupan sehari-hari. Contoh wahananya, ada “kamar vibrator”. Namanya memang aneh (:lol:), tapi wahana ini mengingatkan kita akan bahaya gempa bumi di Indonesia. Di wahana ini dibuat simulasi gempa, dengan gabungan iptek, serta seni. Ada juga wahana “tamasamasya”, pengunjung akan merasa seperti memasuki ruang waktu karena menjadi saksi perkembangan sejarah dunia. Ada perkembangan mode hingga teknologi buatan manusia.

Contoh wahana-wahana lain yang ada di Pasar Seni tahun ini (dan saya tidak bisa mencoba semuanya :cry:) adalah “Wahana Air Doa”, “Neraka Asoy Geboy”, “Museum Masa Depan”, “Tradisi”, Bamboo Beat, ” Jalan Seni”, “Wahana Sawah”, dan “Menara Jamming.

Nggak lupa, ada penampilan musikus-musikus juga dong. 🙂 Di antaranya (yang saya lihat di flyer promosi) adalah P-Project, Saraasvati, Bottlesmoker ft. Aerli Rasinah, Saratuspersen, Zeke Khaseli, Frau, Armada Racun, Raksasa, Tigapagi, The Panas Dalam, Flower City Rollin, Tabrak Lari Blues, dan Ababil Attack.

FYI, Bisa dibilang, Kota Bandung jadi setengah lumpuh akibat kemacetan parah hari minggu (10/10) lalu. Salah satu penyebabnya, selain karena hari minggu lalu banyak sekali acara pernikahan, juga karena Pasar Seni ini jadi magnet orang yang teramat kuat. 😀

Mari Kita Mulai…

Hari minggu lalu, jalan Ganeca ditutup di dua sisi, barat dan timur. Terima kasih juga kepada Dago Car Free Day (jalan Dago setiap hari minggu tidak boleh dilewati kendaraan bermotor sejak pagi hingga jam 9) di arah timur. 🙂  Jadi, semua kendaraan pengunjung diparkir  agak jauh dari ITB, mungkin sekitar jl. Ranggamalela, jl. Badak Singa, jl. Ciungwanara, Jl. Mundinglaya, dan Jl. Gelap Nyawang. Pengunjung juga tidak boleh masuk via gerbang belakang ITB (gerbang utara), supaya pengunjung bisa menyaksikan acara Pasar Seni ini secara utuh. 🙂

Gapura penyambutan di barat jl. Ganeca, terbuat dari akar ranting.

Gapura penyambutan di sebelah barat jl. Ganeca. Itu jembatan lho, di antara gapuranya… Buktinya, lihat di foto selanjutnya.


Selain diliput TVOne, acara ini diliput MetroTV juga. 🙂

Klik aja gambar untuk memperbesar ukurannya di halaman lain. 🙂



Ada kumpulan foto-foto orang gila lho…




Sebelum pembukaan (sekitar jam 8 kurang), pengunjung masih dilarang masuk ke depan gerbang ITB sama panitia…


Panggung pembukaan Pasar Seni…


Ini para panitia penjaganya…

Inilah instalasi seni yang ada di luar, di jl. Ganeca… (klik untuk memperbesar)


Pas Pembukaan, penuh banget, gak bisa mendekat. Ada Pak Jero Wacik lho….


Saya nekat naik batu tersebut untuk nyari ketinggian yang pas, tapi batu yang saya injak malah pecah… 😳


Saya salut dengan ketekunannya dalam usaha mencari angle yang pas… 😀


Penuuuuuuuuuh sekali ‘kan?




Foto orang sama dengan ekspresi (agak) beda dan dengan baju berbeda pula. ^__^



Akhirnya bisa masuk ke dalam juga… (jangan lupa, klik untuk memperbesar)




Ini panitia ya? 😀




Penuuuuuuhnya mengerikan, padahal masih pagi…




Eh ada Benny dan Mice… 😀



Kapal (rangkanya doang dari ranting) yang besaaaaaaaar!! ^__^





Pengunjung bisa berfoto dengan latar belakang itu…


ATM-pun ngantri panjang sekaleeeeeee….. 😆


Banyak sekali jajanan di sini, dari yang murah sampai yang mahal…



Mau ke toilet? Tenang, jangan khawatir, tanya sama panitia yang banyak berkeliaran di tempat di mana letaknya…


Di tengah itu sebenarnya kolam lho, berisi air…

Mari kita lihat stan-stan jualannya. ^__^ 🙂









100% terbuat dari karet spons

PT. Pos Indonesia pun membuka stan


Beberapa wahana dan instalasi seni di dalam…





Piramid sepeda… 😀

Sepeda asli lho, tidak untuk digondol pergi. 😀




Benar-benar “DILEMPAR PISAU”…atau “MELEMPAR PISAU”? ^__^


Rumputnya rusak dah, diinjak-injak… 😦



“Sepak bola halang rintang”, sayang sekali saya gak sempat menyaksikan… 😥


Wahana Desa Rupa, kalau gak salah dari Trisakti Jakarta… (CMIIW)


*

Rugi banget deh rasanya kalo gak ke acara ini. 😀  Sayang sekali yang harus menghadiri acara pernikahan kerabat, padahal kalau mau tanggal yang unik, harusnya pernikahan jangan tanggal 10 oktober, tapi 20 oktober, supaya jadi 20-10-2010. Bukankah itu lebih unik dan lebih masuk akal? Kalo 10-10-10 gak masuk akal, angka 20 dari ‘2010’ dikemanakan?? Ke mana??  😆

*

1KOMPAS, Halaman 35, edisi selasa (12/10).
2Pikiran Rakyat, edisi sabtu (9/10).

———————————————————————————————————————————————————————————-

Foto hasil jepret sendiri. Seluruh terbitan ini beserta gambar-gambarnya sangat dilindungi, jadi sertakan alamat tautan dan nama pemilik blog jika ingin menggunakan sebagian ataupun seluruh bagian terbitan ini.

 

Advertisements

191 Responses to “Pasar Seni ITB 2010: Ramai Sekali!”


  1. 12 October 2010 at 11:31

    sop.. anda telah merusak salah satu properti ITB…
    wkkkkk…

  2. 12 October 2010 at 11:38

    Wew, gambarnya komplit sob..

  3. 12 October 2010 at 11:39

    Selamat ya…
    acaranya berjalan sukses kan?

    • 12 October 2010 at 13:30

      Sepertinya sih begitu, soalnya gak hujan, panassssss..! 😀

  4. 12 October 2010 at 12:00

    Iya sop sampai-sampai untuk jalan aja susah banget deh…

    • 12 October 2010 at 12:10

      Benar, harusnya alur pengunjung diatur supaya satu arah aja ya… 😦

  5. 7 agito
    12 October 2010 at 12:16

    wah saya pun ngiri sama temen saya yang datang kesana, beliau bercerita begitu cas cis cos saking senengnya…

    ditambah gambar2 jepretan asop tambah saya merasa makin ngiri 😥

  6. 12 October 2010 at 12:30

    😦 pengen juga kesana… apalagi setelah baca liputannya si Asop… 😦

  7. 9 Mbah Jiwo
    12 October 2010 at 12:58

    wik, foto2nya lengkap banget, keliatannya sukses berat acara ini…

  8. 12 October 2010 at 13:07

    wah aku kelewat acara keren gini di bandung 😛

    • 12 October 2010 at 21:19

      Insya Allah empat tahun lagi masih ada. 🙂

  9. 12 October 2010 at 13:46

    Wah bang itu pas saya pulang k bdg tuh mau main. Eh ternyata jadinya kejebak macet di jembatan pasupati, gile macetnya subhanallah sekali daerah tamansari tuh 😀

    terus bener itu cuman buka selama 10 jam??bentar gitu??

    • 12 October 2010 at 15:11

      Wuahahaha, maap ya mengganggu pulkam Bang Maminx… 😳

      Wah, kata siapa cuman 10 jam? Penutupan jam 8 malam lho, dan mulai sejak jam 8 pagi. Berarti sekitar 12 jam lah. 😆

      • 12 October 2010 at 17:59

        He2 gitu ya, aku denger di radio sih :D..lupa radio apa, karena pokoke serba 10 gitu, hihihi..beda 2 jam dikit lah ya..Tapi rame bgt ya, mantep lanjutkan lagi aja bang 😀

  10. 12 October 2010 at 14:10

    alamak… ^^ fotonya uakeehh plus komplit ^^ seruuu ya sepertinya huuuuuuuu *pengennn*

    • 12 October 2010 at 21:21

      Makanya dateng dong…

      EMpat tahun lagi deh, Insya Allah… 🙂

  11. 12 October 2010 at 15:24

    Asoy banget Foto-fotonya ,, Mas ASop
    Rame sekali ya Pasar seni ITB 2010
    saya terakhir kali datang ke tempat yang rame, kalo gak salah setahun yang lalu di acara Padang Fair 2009…

    • 12 October 2010 at 21:23

      Kira2 kalo dateng ke sini, bisa ngebandingin gak rame-an mana?

  12. 12 October 2010 at 15:36

    Kayaknya gak bakalan selesai hanya dalam satu haru utk melihat semuanya ! keren !!!!

    • 12 October 2010 at 21:21

      Iya, benar juga. 😀

  13. 12 October 2010 at 15:52

    wow, acaranya kerten sekali 😦 iri jd pengen ikut 😦

    • 12 October 2010 at 21:24

      Dateng dong…

      Insya Allah empat tahun lagi ya.. 🙂

  14. 12 October 2010 at 15:54

    jadi tambah ngiler sop.. hikssssss….

    • 12 October 2010 at 21:31

      Aduh itu netes di karpet!!!

      *ngambil lap buat iler Mbak Iyha*

  15. 12 October 2010 at 16:39

    ada temen yg merindukan hr yg unik 20-10-2010

    Sebelumnya sy ke Kang Budi..
    fotonya g selengkap disini
    tp cukup byk ceritanya..

    ternyata setelah melihat foto ini
    seudah sangat mewakili betapa meriahnya acara di sana..

    nyesel aq g ke bandung..
    :((

    4 th sekali ya??

    fotomu ndi sop?
    kok ra ono?

    • 12 October 2010 at 21:33

      Nyesel to? Makane ta Mas, ke sini lah…

      Insya Allah empat tahun lagi ya.

    • 12 October 2010 at 21:56

      Mas, aku tanya, apakah wartawan koran atau majalah HARUS menaruh foto yang menampilkan dirinya untuk sebuah artikel?

  16. 12 October 2010 at 16:51

    Aaaaarh… nyesel si sayah ga dateng. 😦
    tapi tengkyu telah mengobati rasa penasaran saya sop. ebuseet, setelah lihat foto2nya, ga terbayang deh gimana ramenya suasana waktu itu.

    • 12 October 2010 at 21:34

      Huaaaaa kenapaaaa Den Hanafi ga dateng???

      Insya Allah empat tahun lagi ya… 🙂

  17. 12 October 2010 at 16:52

    sebenernya saya berharap pasar seninya ga cuma 1 hari.. heu..

    • 12 October 2010 at 21:35

      Saya juga berharap begitu, kaki pegal sekali kalo seharian ngelilingi stan2 dan wahana2 yang ada….
      Tapi, kalo lebih dari sehari, gak ada tempatnya! 😆 Udah keburu dipake kuliah!
      Acaranya hari sabtu dan minggu? Kayaknya gak bisa, gak diijinin ama rektorat… 🙂 Acara hari sabtu artinya jumat harus siap2 kan? Sedangkan jumat masih ada kegiatan belajar-mengajar di kampus.

  18. 32 Usup Supriyadi
    12 October 2010 at 17:34

    memang ramai, saya lihat di laporannya di televisi…..

    tadinya mau datang, eh, teman saya yang dibandungnya lagi berhalangan…. hikhikhiik

    ntar-ntar dah…

  19. 12 October 2010 at 17:49

    melihat foto2nya serasa udah melihat langsung ,… komplit plit ^_^

  20. 12 October 2010 at 18:12

    tuh kan dipamerin bro asop..

    aduuuuuhhh,, asem… pasti keren banget ini… ah tidak…

    fotonya bagus2 bro, cukup bikin saya ngiler…

    tunggu akan saya balas kapan2…(pake apa ya?? )

    • 12 October 2010 at 21:38

      Ooooh jelas dong, saya pamerin…

      Sabar, insya Allah empat tahun depan lagi ya… 🙂

  21. 12 October 2010 at 19:05

    waahh..komplit sekali foto2nya sop,..
    tuh rangka perahunya masih sepi,aku ga dapet fotonya bejubel ma pengunjung,pusing..
    stand2nya juga,giliran aku dateng waah,lautan manusia deh..
    padahal aku dari pg ampe sore,tetep pengunjung tambah buanyak..
    sukses deh acaranya..!!…

    • 12 October 2010 at 21:39

      Wah, saya gak tahan kalo musti di sana dari pagi ampe sore, Mbak… 😆

  22. 12 October 2010 at 19:12

    wah gan
    kalo aade ane , ane pasti buka laapak disitu ..haahah

  23. 12 October 2010 at 20:09

    Wui…rame buanget…uapik..uapik… ” kata dida “

  24. 12 October 2010 at 21:14

    sangat menarik dan liputannya pun komplit plit plit…… 🙂

  25. 12 October 2010 at 21:20

    sop, diapain sih kok batu segede gitu bisa pecah

    • 12 October 2010 at 21:52

      Cuma diinjek kok… hehehe 😳

  26. 12 October 2010 at 21:35

    Benar-benar niat yak buat mengabadikan.. tapi mantep juga tuh, pasar seni banyak yang ngunjungi…
    cuma satu yang kurang, foto narsis nyang punya blog

    • 12 October 2010 at 21:54

      Sekarang saya tanya, apakah wartawan koran atau majalah HARUS menaruh foto yang menampilkan dirinya untuk sebuah artikel?

      Ini jelas harus diabadikan, setidaknya untuk koleksi pribadi. Bisa berguna buat orang lain, ya syukur. 🙂 Kapan lagi, lha wong ini acara empat tahunan. Belum tentu saya masih hidup empat tahun kemudian. 🙂 Setidaknya anak-cucu saya bisa melihat ini nanti… :mrgreen:

  27. 12 October 2010 at 23:11

    pasar seni memang selalu meriah belakangan ini.baru2 ini pameran pasar seni bantul jogja juga meriah sekali
    penting untuk mengabadikannya..

    • 13 October 2010 at 13:00

      Ah seandainya saya bisa jalan-jalan… 😦

  28. 12 October 2010 at 23:15

    Kenapa selalu pamer yang asik-asik gini sih???

    seruh banget tuh wahana-wahananya,, udah lama banget gak ngunjungin pasar seni or festival2 kaya gitu…

    • 13 October 2010 at 13:00

      Kalo gitu empat tahun lagi dong ke sini…

  29. 12 October 2010 at 23:36

    Wah…. ramai banget, pak….

  30. 13 October 2010 at 00:03

    acara ini ngetop sekali sepertinya yaaaa… sampe banyak banget blogger yang nulis tentang ini… 🙂
    tapi emang keliatannya seru ya…

    • 13 October 2010 at 13:01

      Iya, banyak banget narablog yang nulis tentang Pasar Seni ini… :mrgreen:

  31. 52 Elvandro Rahaditya
    13 October 2010 at 00:21

    sesuai saranmu aq kasi comment:

    “waaaah, ramenyaa!!”

    hahaha…

    btw nice pictures bro, sayang yang sorean tak ada…

    4 tahun lagi mau dateng lagi tak???

    • 13 October 2010 at 13:05

      Iya nih, aku udah pulang duluan…

      Wah, jika daku masih diberi kesempatan hidup dan masih di Indonesia, ya kemungkinan bakal ke sini lagi. 😀

  32. 13 October 2010 at 02:12

    Ihhh iya beneran… ramainya serem banget… Wah bener2 luar biasa ITB punya acara…
    “Good job! I like it!”

    Btw stand JANCUK itu jualan apa ya?

    • 13 October 2010 at 13:12

      Ternyata itu ada hubungan ama Sudjiwo Tejo… 😀

      • 13 October 2010 at 20:52

        Saya kira itu stand dimana orang bebas mengungkapkan ekspresi… orang bebas ngumpat di situ… buat terapi psikologis… 😆

        • 14 October 2010 at 09:27

          Hehehehe… lucu juga ya kalo bisa gitu… 😆

  33. 13 October 2010 at 03:04

    oh wow, ternyata rame banget eventnya. nyesel deh gak sempet ke bandung waktu itu 😦

  34. 13 October 2010 at 05:39

    wahh..seru..banyak juga hasil jepretannya Kang..
    sampai jumpa di arena pasar seni berikutnya.. 😉

    • 13 October 2010 at 13:12

      Ini gak semua foto lho, Mas…. 🙂

  35. 13 October 2010 at 06:06

    Wowww keren banget ‘laporan bergambarnya … selain itu ‘pasar seninya ‘top deh … 😛

  36. 13 October 2010 at 06:27

    Segala sesuatu yang direncanakan dengan baik, dilaksanakan dengan baik dan diawasi dengan baik hasilnya akan baikm pula.
    Mantap banget acara ini mas, tentu mendapat sambutan yang luar biasa dari pengunjungnya.
    Sukses.

    salam hangat dari Surabaya

  37. 63 InVinciBle TeTik
    13 October 2010 at 06:30

    salut… buat temen2 ITB 🙂

  38. 13 October 2010 at 08:21

    wah Sop, jd bikin iri neh….
    Saya kan bukan ke acara nikahan temen….tapi sibuk2 ria beberes kontrakan ga sempet main ke bandung 😀

    • 13 October 2010 at 13:10

      Hiyaaaaa tapi ada sisi baiknya, sekarang kontrakan Debby udah bersih bin beres kan? 🙂

  39. 13 October 2010 at 08:46

    waaaaahhhhhhhhhh rame bnr to acaranya…..meriah pastinya sob…. q sk liat foto2 orang gila heheheehehehehe………. oh ya to piramida sepedax ngumpulin dmn az sob heheheheehehehehehe

    • 13 October 2010 at 13:09

      Jangan tanya saya ngumpulin dari mana aja, yang pasti itu sepedanya sepeda jadul. 😀

  40. 13 October 2010 at 08:51

    Pokoknya salut buat nak nak ITB
    hebat lah 🙂

    • 13 October 2010 at 13:09

      Saya terima salutnya.

  41. 13 October 2010 at 09:05

    kemaren udah mau pergi kesana
    tapi pas hari sabtunya mendadak dibatalin

    selain gada temen juga pengen ngeliat flashmob dijakarta

    aaah nyesel abis
    –“

    • 13 October 2010 at 13:09

      Aaaah payah nih Prof Hellga..

  42. 13 October 2010 at 09:48

    speechless………………yg jelas kerrreeennn……….. banggets….
    Terimakasih banyak ya Asop , dah membagikan foto nya disini…… 🙂
    suka banget ngelihat sepeda yg kayak gunung itu …
    salam

    • 13 October 2010 at 13:08

      Wah kalo Bunda liat yang aslinya, bakal lebih terpana… 😀

  43. 13 October 2010 at 10:53

    Keren !! Keren !! Keren !! Kata Pak Kusmayanto Kadiman

    ” Pasar Seni ITB memiliki satu dampak negatif yaitu menjadikan kota Bandung macet total seolah tak mau kalah oleh Ibukota Jakarta dalam ukuran kemacetan lalu-laintas. Fenomena cetal (macet total) ini hanya bisa ditandingi jika ITB, Unpad, Unpar dan Unpas kompak melakukan acara wisuda pada jam dan hari yang sama. Atau jika Bandung di-“serahkan pada ahlinya” seperti janji kampanye Fauzi “Foke” Bowo. ”

    Hahahahahaha. Tapi relalah bandung macet total sehari. Baguusssssss acaranya. Lagian empat tahun sekali juga. Hehehehehe. Anyway, salut bisa bawa patung 3 mojang ke ITB.

    • 13 October 2010 at 13:08

      Huahahahahaha, dasar… 😆

      Tapi memang benar sih, pengaturan transportasi di Bandung ini kacau. Liat aja, buanyak banget lampu stopan yang mati. Malah, yang mati itu di jalan2 protokol, jalan2 yang pertama kali dilalui oleh pendatang dari luar Bandung! Mau ditaruh mana Bandung di hati pengunjung kalo kayak gitu? Ga punya urat malu… 😡 😡

      Huahaha, jangan dong, jangan sampe enam perguruan tinggi itu (ditambah UNISBA dan UPI jangan lupa :D) ngadain wisuda bareng. Bisa lumpuh beneran… 😀

    • 13 October 2010 at 13:08

      Suci tahu ya, perihal patung tiga mojang? Saya aja baru tahu lho… 😳

      • 14 October 2010 at 11:31

        hahahahahahahaha. Iya, bukan saya yang lupa UPI ma UNISBA loh. Hahahahahahaha. Iya nih parah Bandung, lampu stopan banyak yang rusak 😦

        Iya saya tahu soal yang patung 3 mojang, pernah baca di koran, emang banyak yg aneh2 belakangan ini 😦

        mmm..mendingan surabaya ya sop ? ( satu2nya ibu kota provinsi di pulau jawa yang belum sempat saya kunjungi ) Hehehe 🙂

        • 14 October 2010 at 19:46

          Oh iya dong, Surabaya jauh lebih baik… :mrgreen:
          Di sana emang panas, tapi lebih terik sini, karena ketinggian Bandung kan lebih tinggi dibandingin SUrabaya… 😀

          Cuman sayang aja, di Surabaya belom pernah ada festival seni ato apalah yang besarnya seperti ITB, terus belom pernah ada Flashmob kayak di Jakarta yang diadain Mizone itu….

      • 15 October 2010 at 09:13

        Flashmob apaan sih ? aku juga gak tahu 😦

        • 15 October 2010 at 13:46

          Kayak yang di Jakarta tgl 10 kemarin itu, Flashmob-nya mizone. 😀
          Jadi sekelompok orang yang terorganisir melakukan sesuatu di depan umum. 🙂
          Coba cari di google, “flashmob indonesia mizone”. 🙂

      • 15 October 2010 at 22:49

        hahahaahaha. Iya aku dah lihat di google. Lucu sekali 🙂

        Kalau tiba2 ada org seperti itu di kampus aku pasti bengong, hehehe

        • 16 October 2010 at 10:10

          Kalo saya bawa kamera, bakal langsung saya abadikan dah itu…

  44. 13 October 2010 at 13:21

    wuih…acaranya asik banget kaya’nya tuh, sayangnya saya di Jogja, jadi g bisa main ke sana 😀

  45. 13 October 2010 at 13:26

    wah banyak banget fotonya mas,waktu beberapa jam itu hanya untuk foto2 ya mas 😀
    keren2 acaranya foto2nya juga bagus2

  46. 13 October 2010 at 13:40

    Wuah keren banget Sop acaranya. sayang sekali ga bisa hadir kesana 😦
    Hebatlah anak ITB euy 😀

    • 14 October 2010 at 09:30

      Ini pujian untuk kami semua.

      • 15 October 2010 at 21:49

        Sop gwe tertarik sama “jamming area” deh hihihih keren banget bisa ga ada sinyal gitu *tanggapan orang yg gaptek* :D:D

        Wuiih coba acaranya ga barengan sama Java Rocking Land..pasti gwe hadiiiiiir *siiiiiiiighhh *nyesel 😦

        • 16 October 2010 at 10:12

          Iya nih, gue sebenernya diajak ama temen gue di Jakarta, ke Java Rockin’ land… cuman ada PS-ITB ini sih…

  47. 89 Alid Abdul
    13 October 2010 at 13:44

    liat beritanya di tipi dan baca di media internet sumpah ngiler pengen liat,,, sayangnya jaooohh

  48. 13 October 2010 at 14:47

    Nice Article, inspiring. Aku juga suka nulis artikel bidang bisnis di blogku : http://www.yohanwibisono.com, silahkan kunjungi, mudah-mudahan bermanfaat. thx

  49. 13 October 2010 at 15:17

    wah,selalu bagus dan banjir koment. saluuuut
    jangan berhenti, lanjutkan trs (jangan lupa belajar ya..! :mrgreen: hehe)

    • 13 October 2010 at 16:57

      Makasih dukungannya ya, Dani… 😳

  50. 13 October 2010 at 16:24

    fotonya terlalu banyak. kasian yang miskin bandhwith…

    eh ketemu mas hengky gan?? foundernya mashengky.com???

    • 13 October 2010 at 16:57

      Hiyaaaa padahal kualitas potonya udah saya turunin banget, dari NEF ke JPEG kelas normal, dan ukuran aslinya cuman 800×600 pixel. Satu file juga cuman sekitar 100-200kb. 😦

  51. 13 October 2010 at 16:27

    tempatku jauh, jadi nggak bisa ikutan bang…
    bukan menghadiri pernikahan, hehe

  52. 13 October 2010 at 16:59

    luar biasa, acaranya meriah sekali… foto2 nya banyak, cukup bikin kepingin lihat langsung, tapi sayangnya jauah…

  53. 13 October 2010 at 17:15

    kamu bisa yo tiap hari ada acara? insting beritamu kuat banget. cocok jadi wartawan.

  54. 13 October 2010 at 17:57

    Saya cari2 photo kerangka mobil yg pake kancing baju (kemarin baca di blognya mbak nchie), gak ada ya?
    Ohya, itu batu yang sampean injak kok sampek pecah mas? wah jangan2 mas Asop sakti nih, hahaha..Salam hangat;

  55. 13 October 2010 at 18:05

    poto pyramid sepeda nya keren banget…
    *gimana yah bikin nya…. hehe….

    • 14 October 2010 at 09:30

      Tanyalah pada anak seni rupa.. 😀

  56. 13 October 2010 at 18:32

    salah satu ajang pencarian kreatifitas 🙂

  57. 13 October 2010 at 18:37

    lho kog gue g diajak gan??? 😦

    *nangis gulung2, jungkir balik g karuan* 😦

    • 13 October 2010 at 19:58

      Walah malah nangis… jangan nangis dong… 😥

  58. 13 October 2010 at 19:55

    just di bandung si…ramai sekali nampaknya….
    disana moro” doang kan?

  59. 13 October 2010 at 20:13

    keren aabiss… pokoknya, liputannya lengkap dan dokumentasinya juga komplit serasa ikut didalamnya. yang mengesankan gerbang yang dari ranting itu

  60. 13 October 2010 at 21:21

    bener-bener keren banget acaranya sop..

    huhuu..pengen liat..

    • 14 October 2010 at 09:20

      Ke sini dong…

      Insya Allah empat tahun lagi ya… 🙂

  61. 13 October 2010 at 21:35

    Wah ramainyaaa…. sukses berat deh acaranya, sop.

  62. 13 October 2010 at 22:04

    Aje gile! Liputannya lengkap banget nih. Pemuda Bandung memang kreatif. Salut!

    • 14 October 2010 at 09:19

      Saya juga salut dengan hasil kerja KMSR (Keluarga Mahasiswa Seni Rupa) dan FSRD semua… 🙂

  63. 111 Windya MuLia
    13 October 2010 at 22:35

    wah keren2 ya sop…kapan yaa pasar seni itb diadain di jkt? ato jakarta juga ada? *kepo* 😀

    • 14 October 2010 at 09:18

      Minta anak UI aja bikin acara festival kebudayaan.

  64. 13 October 2010 at 22:50

    rame ya….

  65. 13 October 2010 at 22:55

    komplit sekali 🙂

    lagi-lagi saya harus berterimakasih. Karena foto ini membuat saya bisa menikmati pasar seni meski tidak ke sana langsung.

    • 14 October 2010 at 09:17

      Syukurlah kalo bisa membuat situ senang.

  66. 13 October 2010 at 23:15

    pengen bgt rasanya saya kesan tp sayangnya jauh bgt

  67. 14 October 2010 at 00:05

    uwauuw mantap laporannya komplit sekali. nice nice! 😀
    temen saya hampir ketinggalan pesawat ke jogja gara-gara kena macet di bandung. tapi kalo diliat-liat dari laporan ini, wajarlah macetnya sampe gila-gilaan, pasar seninya juga heboh banget.

    • 14 October 2010 at 09:16

      Maapkan kami ya…

  68. 14 October 2010 at 01:28

    Coba Bandung dekat Pekalongan, pasti gak akan sy lewatkan event ini.

    • 14 October 2010 at 09:16

      namanya bukan Bandung Pak, kalo deket Pekalongan..

  69. 14 October 2010 at 08:15

    masih pagi sudah padat, ITB asyik yh, acara kayak gitu bisa jadi wisata liburan yg menyenangkan, sayang di jogja belum ada. hm…

  70. 122 vian1
    14 October 2010 at 09:33

    Batu yang Anda injek didepan gerbang ITB (sebenarnya itu bukan gerbang depan ITB, gerbang depan ITB yang asli adalah yang ada jam gadangnya di dalam) itu melambangkan jumlah mahasiswa ITB yang katanya meninggal saat perjuangan penegakan demokrasi or something like.

    Yang dimaksud Anda kolam renang itu merupakan satu rangkaian yang bermula di plaza widya, anak ITB menyebutnya kolam indonseia tenggelam, dan berakhir di parit yang ada diphoyto diatas. Didasar parit ada not balok lagu indonesia raya yang pada hari biasa dialiri oleh air yang mengalir perlahan yang bersumber di plaza widya. Di selal-selanya akan melewati kolam air mancur yang ada mossaic indonesia yang digenangi air dengan air mancur yang diposisikan di tengah-tengah indonesia dan bandung (ITB).

    Anyway, photonya bagus-bagus kk.

    • 14 October 2010 at 09:44

      Hebat, info ini tahu dari mana ya? 😉

      SIapa yang bilang ‘kolam renang’? Saya cuman tulis ‘kolam’. 😆

      Kalo perihal ‘Indonesia Tenggelam’, anak ITB pasti tahu. Itulah keunikan yang ada di kampus kami tercinta. 😳 Dan ‘Indonesia Tenggelam’ selain dijadikan tampat kumpul panitia INKM (dulu OSKM) sering juga dijadikan anak2 sebagai tempat ‘pelemparan’ bagi mahasiswa yang lagi ultah. 😀 Terlihat agak kejam, memang, apalagi kalo kolamnya lagi kotor. 😆
      Tambahan juga, kolam ‘Indonesia Tenggelam’ ini cepat sekali kotor dan lumutan!

  71. 14 October 2010 at 09:35

    Waww…!!

    Situs yang menarik..!!

    Tertarik untuk menjadi tetangga AuL, BAng…?

    ( Just by follow, and i’ll follow back..)

    Trims…
    🙂

    • 14 October 2010 at 20:09

      Wah wah saya gak tahu apa itu follow2an, blog saya kan wordpress… 😆

  72. 14 October 2010 at 10:25

    haha lo keberatan tuh Sop 😀

    nemu Benny & Mice? waaa

    eh setuju deh, gw bingung kenapa lebih unik 10 oktober daripada 20 oktober 2010 🙂

    • 14 October 2010 at 11:42

      setuju banget..
      harusnya yang lebih bagus tuh 20-10-2010
      mending angka itu..
      mungkin 10-10-2010 bagus..
      karena 10 dianggap sempurna ya..

      pasar seninya keren sekali ya..
      sayang dibandung..kalau dijkarta saya dateng deh.. 😛

      • 14 October 2010 at 19:48

        Wah di Jakarta kan ada Flashmob-nya Mizone… 😀

    • 14 October 2010 at 19:45

      Berat gue cuman 69 kg!!

  73. 14 October 2010 at 11:55

    Wuaaaaaa…. keren sekali. Nyesel nggak dateng. Hiks… hiks… Serius nih empat taun lagi? Kok jaraknya lama?

    • 14 October 2010 at 19:49

      Mungkin karena skalanya yg terlalu besar, jadi kalo setahun sekali bisa2 kacau lalu lintas Bandung. 😀
      Juga, yang ngadain kan mahasiswa, bisa2 kuliahnya keteteran, kan nyiapin acara ini butuh berbulan-bulan persiapan.

  74. 14 October 2010 at 12:56

    saya batal mengunjunginya sop 😦

    • 14 October 2010 at 19:50

      Kenapa, Mbak..?

  75. 14 October 2010 at 13:38

    asli keren mas bro..sayang jauh dari home..ihiksss :mrgreen:

    • 14 October 2010 at 19:50

      Lho, ‘ihiks’ tapi kok ngguyu??

  76. 136 genksukasuka
    14 October 2010 at 13:52

    ajibppppppp,,
    ane berasa langsung kesana kang laporanya lengkap pisan euy,,,
    tapi tetep ngiler juga kga liat langsung mah..
    kerenkeren abis…
    genksukasuka

    • 14 October 2010 at 19:51

      Itu gak semua acara dan wahana yang saya poto…

      • 138 genksukasuka
        16 October 2010 at 10:49

        wuih….
        tambah panasan dah..

  77. 14 October 2010 at 13:57

    Pasar Seni yang saya datangi juga nih…memang rame, seru dan heboh 😀
    Mau bikin posting tentang ini, nggak jadi deh, disini udah lengkap banget laporan dan foto-fotonya…

    • 14 October 2010 at 19:52

      Walaaaah jangan dong, ceritakan dari sudut pandang sendiri dong…

  78. 14 October 2010 at 14:17

    ye…. seru abiz ya sepertinya. pengen kesana tp…. , ganti rugi tu batu!!!! abt tngl 20 okt, aq setuju dilihat2 lebih uniq, lihat fotonya serasa ke pasar seni(lebay.com) 😀

    • 14 October 2010 at 19:53

      Huahahaha, lebay? Ga masalah, asal jangan 4l4y… 😡

      Saya merasa bersalah, gimana kalo batu itu bersejarah?

  79. 14 October 2010 at 14:39

    Asik………..

    Sayang ga bisa kesana, tapi udah terobati dengan gambar2 hasil jepretannya.

  80. 14 October 2010 at 14:42

    waduh ga tau klo ada acara kek gini.. sampai kapan nih acara?? jadi pengen kebandung…
    btw salam kenal juga thx sudah mampir ke blog ku nice blog… :beer:

    • 14 October 2010 at 19:53

      Huaaaa ini cuman sehari aja kemarin… 😦

      Insya Allah tunggu empat tahun lagi ya…

  81. 14 October 2010 at 14:50

    wah kayak seru sangat itu mas…. tapi sayang aku tak bisa kesana…. jauh sangat soalnya. 😦

  82. 14 October 2010 at 14:54

    Rame banget atuh kang acara kemaren, sungguh imajinatif + kreatif sekali ya karya anak bangsa.

  83. 14 October 2010 at 15:31

    Wah, reportase lengkap ama foto2nya, muacet dimana2, ampe ada yg jalan kaki, tapi yg pasti seru

  84. 14 October 2010 at 16:42

    iya, kata temen saya yang dateng kesana penuuuuuuuuuuuh banget! istilahnya dia, sarden aja kalah!

    • 14 October 2010 at 19:54

      Bahkan Tuna aja kalah…

  85. 14 October 2010 at 16:55

    menarik jg untuk didatangi….sayang jauh bangat ya.. 🙂

  86. 14 October 2010 at 17:29

    Bagus dan menarik.. semoga lebih sering acara kayak gini. 😀

  87. 153 mandor tempe
    14 October 2010 at 18:26

    wow lengkap sekali foto-fotonya, Saya jadi pengen ke sana.
    Ngomong-ngomong foto sampeyan mana ?

    • 14 October 2010 at 20:04

      Wahahaha, pertanyaan Pak Mandor ini sama ama pertanyaan dua narablog. 😀

      Sekarang saya tanya, apakah wartawan koran atau majalah HARUS menaruh foto yang menampilkan dirinya untuk sebuah artikel?

  88. 14 October 2010 at 18:46

    seru banget neh acaranya…acaranya 4 tahun sekali ya?

  89. 14 October 2010 at 18:50

    hmm,.
    o….
    wow
    hwehehehe

  90. 14 October 2010 at 19:49

    asop…
    aq ngiri ma kamu.. #NangisGerung2
    acaranya pasti keren banget.. pada rame diomongin di twitter sey.. hmphh…
    btw..pasar seni nya jadi acara rutin tahunan ga sey??

    • 14 October 2010 at 20:02

      Oh, ini acara empat tahunan…

      Ho’oh, sayangnya saya ga punya twitter jadi ga tahu keadaan di alam sana…

  91. 14 October 2010 at 20:01

    hehe seriusan deh baru taun ini Pege tau ada Pasar Seni ITB (katrok[dot]com)
    Taun depan Insyaallah dateng aaah 😀

  92. 14 October 2010 at 20:04

    Jadi pengin ke Bandung dan jalan2 ke ITB…
    Tulisannya lengkap dan panjang, komentarnya ramai…

    Saya sampai melorot… 😀

  93. 161 Planet Reath
    14 October 2010 at 20:28

    pengen kesana 😥

  94. 14 October 2010 at 23:00

    di universitas saya belum pernah ada even sebesar even diatas mas…

  95. 14 October 2010 at 23:29

    super lengkap… pasti seru banget iia kang acaranya… 🙂

    • 15 October 2010 at 13:40

      Oh sangat. 🙂

  96. 15 October 2010 at 17:52

    ini harusnya disebut pasar manusia ya, banyak banget (terlalu banyak malah) yang dateng. saya aja sampe stress sendiri nyari temen gak ketemu2. pengen nyobain wahana-wahananya, eh antriannya menakutkan 😦

    • 16 October 2010 at 10:17

      Iyaaaa begitu menakutkannya…

  97. 16 October 2010 at 07:16

    Pasar seni ITB memang selalu asyik….
    Saat masih muda saya datang bersama kakak sepupu yang juga kuliah di ITB..
    Setelah tua kadang bersama suami…soalnya anaknya lebih suka sama teman2 nya…hehehe

    Pak Jero Wacik memang alumni sini, angkatan 70, seangkatan sama suami saya.

    Saya tertarik sama gerbang yang dibuat dari ranting pohon
    Dan karena bulan Oktober, biasanya bunga Flamboyan, bugenville semarak di ITB…
    Di gambar kok hanya dedaunan hijau ya…malah pohon merambatnya (di foto) yang berada di lorong-lorong (apa ya istilahnya??) terlihat ada daun keringnya

    • 16 October 2010 at 09:58

      Naah memang lagi musim kering… :mrgreen:

  98. 16 October 2010 at 16:37

    wahahah…gokil banget tuh foto2 orang gilanya…btw mas2 orgil itu pada tau ga ya kalo fotonya nampang segede itu, mendadak jadi artis deh..hehe

    Oh acaranya cuma 4 tahun sekali aja ya? wah lama bener ya..

  99. 16 October 2010 at 20:17

    ah, curang. Koneksiku lagi lemot dan fotonya gak ada yang kelihatan D:< Wah, ini kan 3 tahun sekali, ya.

    • 17 October 2010 at 08:12

      Entahlah, kalo gak tiga tahun sekali ya empat tahun. 😦

  100. 17 October 2010 at 09:13

    Kereeeeeennnn ye Ooooom……
    Panitianya cuapek luar binasa tuh, ngerapiin tempatnya lagi.

    • 19 October 2010 at 10:17

      Pasti itu, benar2 capek. 😀

  101. 18 October 2010 at 14:36

    wah, fotonya banyak banget.^^b

    Keburu mood buat ngambil foto ilang gara-gara panas plus sesek==a

    • 19 October 2010 at 10:35

      Nah, makanya saya ke sana pagi2, karena saya tahu siang dikit bakalan rame penuuuuuuh..

  102. 176 bhiberceloteh
    18 October 2010 at 22:14

    1. Yang pasar psikopat kocak! 😆
    2. Aku sukaaa yang pyramid sepeda! gilaa.. kepikiran aja yah bikin begituan
    3. Asooop, tgl 20-10-2010 itu emang bagus, tp khan ga weekend, nah 10-10-2010 itu pas di weekend..
    4. Siaaalll… masih sedih nih ga bisa mampir, mudah2an panjang umur, bisa dtg pasar seni yg berikutnya..
    sama anak, sama suami… *si Mba ngarep berat* 😆
    5. Thanks sop udah posting pasar seni, terhibur liat foto2nya 🙂

    • 19 October 2010 at 10:45

      Gak masalah kan kalo bukan weekend? 😀 tanggal 10 oktober pun kebetulan jatuh pas akhir minggu. 🙂
      Saya dulu pernah ngehadirin akad nikah di hari rabu… . 😳

      Amiiiin, moga empat tahun atau tiga tahun lagi bisa ke Pasar Seni yak…

  103. 19 October 2010 at 04:51

    kepingin banget nih aku datang ke acara ini 😦

    sayaaang gak bisa.

    • 19 October 2010 at 10:56

      Insya Allah empat tahun lagi ya. 🙂

  104. 19 October 2010 at 11:34

    kan kan jadi makin nyesel ga dateng huhuhu

    • 19 October 2010 at 12:32

      Sabar, insya Allah Pasar Seni yang mendatang ya. 🙂

  105. 19 October 2010 at 16:54

    sepertinya sangat menarik… sayang gak bisa kesana…

    • 19 October 2010 at 19:42

      Wah sangat menarik sekali.

      Insya Allah dateng ya empat tahun lagi.

  106. 20 October 2010 at 00:31

    keren mas..banget..sayang jauh uy 😀

    • 20 October 2010 at 07:31

      hiks…. naik travel dong, Kang Ian…

  107. 20 October 2010 at 19:35

    Mantab Mas, liputannya komplit, fotonya juga banyak …

  108. 23 October 2010 at 14:25

    K R E A T I F abis ya…

  109. 188 reko yunasril
    2 November 2010 at 13:10

    keren ya

  110. 189 lizha
    23 August 2011 at 01:23

    bersyukur bisa menghadiri en menyaksikan + berdesak-desakan di pasar seni itb 10.10.10
    ^^,

    • 23 August 2011 at 14:59

      Luar biasa. 😉


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Si Empunya Blog

Siapa saya? Monggo lihat halaman "Tentang Saia..." di atas. Tinggal klik! Mau meninggalkan jejak? Monggo klik halaman "Tinggalkan jejak..." di atas. Jangan lupa, nikmatilah hidup ini. ^_^

Hubungi saya di jejaring sosial

Kadang-kadang di blog ini saya menggunakan emoticon Parampaa. Silakan datang ke blog Bang Ova di sini. Dapatkan emoticon-nya di sini. HAJAR!!

Masukkan e-mail Anda di sini kalo mau dapet pemberitahuan postingan baru saya via e-mail

Join 973 other followers

Powered by FeedBurner

Saya sedang membaca ini


Tulisan Saya Berdasarkan Bulan

Arsip Tulisan

Ups, maap, kalau mau melihat arsip semua tulisan saya, lihat halaman di atas ya, yang "Arsip Tulisan" itu lho....

TIPS!

Kalo tulisan di blog saia ini terlalu kecil, monggo diperbesar. Untuk pengguna windows, tahan [Ctrl] sambil di-scroll mouse tengah. Untuk pengguna Mac, tahan [Cmd] dan tekan [+] atau [-].

Ga nyambung sih ini, bukan promosi, tapi kalo mau browser Safari, donlot di sini.

Blogroll: By Name


Abed Saragih "disave" |
Abi Harestya dan Bidadarinya |
Abu Aufa |
Abu Bakar "Bchree" |
Abu Ghalib |
Achmad Edi Goenawan |
Achoey El Harris |
Ade Kurniawati |
Adi Surya Pamungkas "bacelzone" |
Fan Adie Keputran |
Adya Ari Respati "abstractdoodle" |
Afra Afifah |
Ageng Indra |
Agry Pramita |
Agung Budidoyo |
Agung Firmansyah |
Agung Hasyim |
Agung Rangga "Popnote" |
Agung Yansusan Sudarwin |
Agustantyono |
Agyl Ardi Rahmadi |
Ahmad Musyrifin |
Akhmad Fauzi |
Alfi Syukrina |
Alid Abdul |
An Fatwa "Siho" |
Andi Nugraha |
Andi Sakab |
Andhika |
Andreas A. Marwadi |
Andrew Paladie |
Andrik Prastiyono |
Andyan |
Angga "SERBA BEBAS" |
Angga Dwinovantyo |
Anies Anggara |
Anindita |
Anistri |
Anita Rosalina |
Anto "Kaget" |
Anyes Fransisca |
Are 3DRumah |
Ari Artanto "Cah Gaul" |
Ari Muhardian "Tunsa" |
Ariana Yunita |
Arief Hartawan |
Arif "Bangkoor" Kurnia |
Arif Nurrahman |
Arif Sudharno Putro |
Ariyanti "Sauskecap" |
Arnolegsa Maupasha |
Arundati R.A. |
Aruni Yasmin Azizah |
Aryes Novianto |
Asep Saiba |
Asrul Sani |
Atha "kepompong" |
Aul Howler |
Awalul Hanafiyah "Masyhury" |
Baha Andes |
Baiq Fevy Wahyulana |
Bernadine Hendrietta |
Betania G. Rusmayasari |
Big Zaman |
Budi Nurhikmat |
Budi Prastyo "Kimbut" |
Calvin Sidjaja "Republik Babi" |
Cempaka Ariyanti |
Chocky Sihombing |
Citra "ceetrul" Hapsari |
Dadi Huang |
Danar Astuti Dewirini |
Daniel Hendrianto |
Daniel Maulana |
Deady Rizky |
Dede A. Hidayat |
Deny Marisa |
Depriyansyah Ramadhan "Iamcahbagus" |
Desita Hanafiah |
Destiana |
Desy Arista Y. |
Dewi Puspitasari |
Dewisri Sudjia "Desudija-DSK" |
Dhanika Budhi |
Dhewi Buana |
Dhimas Nugraha |
Didot Halim |
Dina Aprilia |
Dismas |
Ditya Pandu |
Doni Ibrahim |
Edda Nainay |
Efinda Putri |
Eko Ghesi Bardiyanto |
Elfa Silfiana |
Ella "Brokoli Keju" |
Erick Azof |
Erika Paraminda |
Erlin Fitriyanti |
Evan Ramdan |
Evet Hestara |
Fadhilatul Muharram |
Fahmi Nuriman |
Faisal Afif Alhamdi |
Faiza "MIDWIFE'S NOTES" |
Fandy Sutanto |
Fanny Azzuhra |
Fatra Duwipa |
Febe Fernita |
Felicia |
Ferry Irawan Kartasasmita "makhluk lemah" |
Fier "Pelancong Nekad" |
Fikri "Blue Zone" |
Fira "Fiya" |
Fitri Melinda |
Fitriyani |
Galih Gumilang "Gege House" |
Galuh Ristyanto |
Ghani Arasyid |
Gilang F. Pratama "Babiblog" |
Gitta Valencia |
Gugun "idebagusku.com" |
Gusti Ramli |
Hanif Ilham |
Hanny Aryunda Herman |
Hendrawan Rosyihan |
Hera Prahanisa |
Herni Bunga |
Herry "negeribocah" |
I Gede Adhitya Wisnu Wardhana |
Husfani A. Putri |
Ibnu Fajar "Ikky" |
Ilham JR |
Inge "Cyberdreamer" |
Intan Permata Kunci Marga |
Iqmal |
Irfan Andi|
Isdiyanto |
Ivan Prakasa |
Januar Nur Hidayanto "Yayanbanget" |
Jasmine Aulia |
Joko Santoso |
Joko Setiawan |
Juhayat Priatna |
Julianus Ginting |
Kang Ian . info |
Kang Ian . com |
Karina Utami Dewi |
Khalid Abdullah |
Khalifatun Nisa |
Kuchiki Rukia |
Lailaturrahmi Sienvisgirl Amitokugawa |
Lambertus Wahyu Hermawan |
Lerryant K. |
Lina Sophy |
Lucky DC |
Maghfiraa Alva |
Marchei |
Mario Sumampow |
Mas Ardi |
Mas Bair |
Mas Yudasta |
Mikhael Tobing |
Mirwanda |
Miswar Rasyid |
Mochammad AHAO |
Mohamad Husin |
Muhammad Abdul Azis |
Muhammad Hamka Ibrahim |
Muhammad Ihfazhillah |
Muhammad Riyan |
Muhammad Saiful Alam |
Muhammad Zakariah |
Nadia Fadhilah Riza |
Nanang Rusmana |
Nandini R.A. |
Necky Effendi |
Ninda Rahadi |
Nindy Ika Pratiwi |
Novina Erwiningsih |
Nur Azizah |
Nuri |
Perwira Aria Saputra |
Pipin Pramudia |
Pratita Kusuma |
Puji Lestari |
Pungky "PHIA" Widhiasari |
Putri Chairina |
Qori Qonita |
Radinal Maruddani |
Rahad Adjarsusilo |
Rahmat Hidayat |
Randi Rahmat |
Rasyida |
Regina |
Reisha Humaira |
Rie "Cerita Rie" |
Richie Lanover |
Rif'atul Mahmudah |
Rina Sari |
Rini Andriani "Athamiri" |
Riza Saputra |
Rizki "Hitam Putih Jingga" |
Rizki Akbar Maulana |
Ronie "Ravaelz" |
Rowman |
Rudi Wahyudi |
Ruri Octaviani |
Saipuddin Ar |
Septirani Chairunnisa Kamal |
Shafiqah Adia Treest |
Silvi Mustikawati |
Surya "Javanes" Pradhana |
Tasya Myanti |
Thyar |
Tiffany Victoria "Tiffa" |
T I W I |
Tony Koes "Macsize" |
Triana Frida Astary |
Triyani Fajriutami |
Uka Fahrurosid |
Ummu El Nurien</a. |
Upik "Pemburu Konstruksi Makna" |
Wahyu Asyari Muntaha |
Wahyu Nurudin |
Wahyu Putra Perdana |
Wendy Achmmad |
Widyan Fakhrul Arifin |
Wien Wisma |
Wildan Lazuardi |
Wiwin Siswanty |
Wiwing Fathonah Pratiwi |
Yori Yuliandra |
Yuli Anggeraini |
Zuli Taufik |

I’m a Liverpudlian!



%d bloggers like this: