29
Dec
10

Selamat Bagi Malaysia, “Busungkan Dada” Bagi Indonesia

Jujur aja, saya berharap keajaiban Liverpool saat mengalahkan AC Milan di final Liga Champions tahun 2005 terjadi malam ini. 😦  Sayangnya tidak terjadi… Gudel si gurita di Seaworld Jakarta dan si Gajah (lupa namanya dan di mana) memang benar ramalannya, kita menang. Tapi agregat tetap tidak mencukupi.

Akhirnya….

Indonesia tetap bisa membusungkan dada. Setidaknya sebutan jago kandang tetap bisa kita kuasai. 🙂

Kesan dan Pesan

Bikin capek hati juga nonton pertandingan ini…

Banyak momen yang bikin kesal, salah satunya tentu saat Firman Utina gagal memasukkan bola saat penalti. Padahal, sebuah gol di babak pertama bisa meningkatkan mental pemain. 😐 Tendangannya nanggung banget, pelan, mbok yo nendang yang keras ke atas pojok…

Firman Utina, sang kapten

Saat gol Malaysia dicetak oleh Safee Sali, adik saya nyeletuk begini:

“Mari kita klaim Mohd Safee Sali. Malaysia pernah ngeklaim batik, ‘kan? Giliran kita yang mengklaim pemainnya…”

Hahahaha, saya langsung ngakak… ide yang bagus. 😀 Ada dasarnya juga, ternyata dia lahir di Aceh Besar. 😉

Menurut saya, pemain yang paling stabil selama perhelatan AFF Suzuki Cup ini adalah Ahmad Bustomi. 🙂 Dia sportif dan selalu bermain habis-habisan. Salut! ^__^   *tampaknya saya akan jadi fans barunya* 😀

Tampaknya… Bachdim nangis setelah diganti oleh Pelatih Riedl. Mungkin dia kesal karena gak bisa bermain baik. Ada yang melihatnya di tipi nangis? 😎

Ternyata…. Eka Ramdani kecil sekali ya, kayak anak kecil waktu di samping wasit… 😀

Bambang Pamungkas telat masuknya… harusnya masuk starting lineup. 😐 Mungkin penalti dia yang ngambil, dan akhirnya gol… Di saat-saat terakhir juga tendangan bebasnya bagus. 😀

Salut dengan pelatih kita. Lucu. Saat gol kedua oleh Ridwan (bunuh diri pemain Malaysia sebenarnya), wajahnya sama sekali tidak berubah, tetap tidak berekspresi. 😆

Yah, meskipun kalah, berbanggalah, karena kita menang. 🙂 Setidaknya kita membalas kekalahan di Malaysia 26 Desember lalu. 😆 Bisa dibilang, kita kalah terhormat.

Ingin saya tekankan, sebagai suporter timnas janganlah mengejek timnas dan suporter Malaysia. Mari kita akui kemenangan timnas Malaysia. Memang kipernya lain dari saat pembantaian 5-1 oleh timnas kita. Kiper Fachmi yang sekarang ini memang mainnya lebih bagus, wajar mereka tangguh. 🙂 Sebagai suporter pun harus sportif, gak usah mengungkit-ungkit masalah laser yang lalu. Biarkan suporter Indonesia dikenal sebagai suporter yang dewasa, sportif, dan cinta damai.

Saya yakin, pelatih Riedl tidak menargetkan juara tahun ini. Ekspektasi rakyat Indonesia yang terlalu tinggi. Bisa runner-up dengan susunan tim yang benar-benar baru aja bisa dibilang bagus. Pemain-pemain timnas saat ini butuh waktu untuk ditempa menjadi lebih baik, banyak yang masih muda dan baru di timnas. Saya yakin pula, ini termasuk rencana jangka panjang pelatih Riedl. 🙂 Ambil aja contoh Jerman di Piala Dunia tahun ini. Mereka tampil dengan pemain mudanya yang mengesankan, tapi gugur di semifinal. Pemain Jerman pun butuh waktu untuk bisa juara (nanti di Piala Dunia 2014 :D). Begitupun pemain kita (yang dengan pelatih baru pula). 🙂

Untuk PSSI…

Wahai para punggawa PSSI, masuk final jangan keburu berbangga hati dulu. Cepat segera perbaiki jadwal seluruh liga untuk musim depan. Segera bentuk liga pembinaan pemain-pemain muda seperti Malaysia. Jalin komunikasi dengan Liga Primer Indonesia (yang diprakarsai oleh Arifin Panigoro), bagaimana bisa ada dua liga sepakbola utama di negeri ini? Kalau sudah seperti ini, tandanya ada yang nggak puas dengan kepemimpinan PSSI saat ini dan dengan jalannya kompetisi liga utama Liga Super Indonesia (LSI). Cari tahu mereka nggak puasnya di mana, dan cari keputusan bersama yang menguntungkan semua pihak. 🙂  Toh Pak Aburizal Bakrie udah mau membantu PSSI, terlepas dari apa motif utama Pak Ical, gunakan bantuan itu sebaik-baiknya.

Ingat, yang penting adalah jalin komunikasi. 🙂

Jangan lupa, kejar target juara nanti Olimpiade dan SEA Games mendatang! 🙂

Akhir kata…

Busungkan dada kalian, wahai timnas!
Kami bangga pada kalian!
Jadilah juara pada turnamen selanjutnya!

*

Biarkan Bang Ali yang berkomentar lebih jauh tentang pertandingan malam ini. Dia lebih jago dalam olahraga. 🙂

——————————————————————————————————————————————————————–

Gambar yang paling atas adalah hasil bikinan saya sendiri. Sumber gambar yang berikut-berikut dari sini, sini, sini, sini, sini, sini, sini, sini, sini, sini, dan sini. Seluruh terbitan ini beserta gambar-gambarnya sangat dilindungi, jadi sertakan alamat tautan dan nama pemilik blog jika ingin menggunakan sebagian ataupun seluruh bagian terbitan ini.
Advertisements

124 Responses to “Selamat Bagi Malaysia, “Busungkan Dada” Bagi Indonesia”


  1. 29 December 2010 at 23:02

    Meskipun hanya melihat sekilas.. saya bangga dengan Indonesia.. dan saya tidak melihat adanya kekalahan kok.. 🙂

    • 30 December 2010 at 11:58

      Benar, bangga sekali. 🙂

  2. 29 December 2010 at 23:08

    Susah ya kalau sudah fanatik!!
    Pake acara ngfans segala!! 😆

    Untung aq gk hoby bola, hohoh,,,

    • 30 December 2010 at 11:59

      Wah, saya pikir Mas suka bola. 🙂

  3. 29 December 2010 at 23:21

    Ini baru awal, namun awal yang meyakinkan dan membanggakan!

    • 30 December 2010 at 12:00

      MAntaaaab! :mrgreen:

  4. 29 December 2010 at 23:44

    Apa si Safee itu aslinya orang Indoesia?

    walaupun nangis, Irfan Bachdim tetap paling ganteng…. kya kya…. ^,^

    • 30 December 2010 at 12:00

      Iya, katanya kelahiran Kabupaten Aceh Besar lho. 🙂

      Ah, dasar wanita, semua suka Bachdim. 😀

  5. 29 December 2010 at 23:46

    Lumayanlah…

    • 30 December 2010 at 12:01

      Lumayan apanya, Mas Cahya? 😀

  6. 29 December 2010 at 23:53

    Salut buat timnas dan pelatih kita, TURUNKAN NURDIN KAMPRET SEGERA!!!

    • 12 akhrama
      30 December 2010 at 10:54

      Sepakat!!!

    • 30 December 2010 at 12:01

      Saya netral aja deh. :mrgreen:

  7. 30 December 2010 at 00:00

    terharu … kita emang kalah terhormat ^^ karena kita berjuang habis2an. tadi Indonesia mainnya keren and bagus, meskipun banyak adegan gregetnya, ya kan *kabur di babak ke dua hho*

    • 30 December 2010 at 12:01

      Iya, lebih baik malam ini ketimbang permainan kemarin pas dibantai 0-3. 🙂

  8. 30 December 2010 at 06:24

    wah … pokoknya Indonesia tadi malem mainnya keren bener kan ? *soalnya saya kabur di babak ke2 hho*.

    • 30 December 2010 at 12:02

      Iya iya, kalo kabur gak nonton dong… 😀

  9. 30 December 2010 at 06:54

    betul mas, saya liat irfan bachdim nangis, heu…

    salut untuk timnas yg sudah berjuang maksimal…
    selamat untuk kemenangan kita 😀

    • 30 December 2010 at 12:03

      Berarti saya gak salah lihat. 🙂

  10. 30 December 2010 at 07:00

    Ya ya ya keren mainnya..tetep semangat lah..moga2 aja gak ada gonta ganti pelatih, gonta ganti pemain timnas lagi. Udah mantep nih tim. Salut buat asop, salut buat timnas. bustomi emang penuh semangat kayak asop 😀

    • 30 December 2010 at 12:04

      Hahaha, amin, moga saya selalu semangat. 🙂

  11. 30 December 2010 at 07:11

    indonesia slalu d dada ku

  12. 30 December 2010 at 08:05

    hohohoo baguuuuuss postingannyaa..
    ga nyesel kan jd tidur malem? 😆 HAHAHAHAHAA

    • 30 December 2010 at 12:05

      ….masih ngantuk nih pagi-pagi… 😎

  13. 30 December 2010 at 08:06

    mereka buat kita bangga, lebih dari itu, mereka juga menyatukan kita semua, rakyat Indonesia 😉
    semangat nasionalisme terlihat begitu nyata akhir-akhir ini

    • 30 December 2010 at 12:05

      Semoga semangat nasionalismenya gak hanya selama AFF ini aja. 🙂

  14. 30 December 2010 at 08:45

    u kasih ke bang Ali dah telat sop, u dah ngomong banyak bangt, bang Ali dah gk kebagian .. 😀

    • 30 December 2010 at 12:05

      Aduh, jangan gitu dong, jadi gak enak saya… 😛

  15. 30 December 2010 at 09:36

    firman utina tegang kayaknya !! banyak beban…

    kalo Bustomi saya udah ngefans dari dulu.
    dia salah satu kunci kesuksesan Arema juara ISL 2010.

    kalo pak Riedl,
    itu orang kayaknya harus nonton SPongebob biar ketawa 😆

    • 30 December 2010 at 12:06

      Iya, Arema kuat ya, juara musim lalu. 🙂

  16. 30 December 2010 at 09:36

    Ulasannya mantap sop, tapi sbg pendukung setia der panser biarpun bahas timnas tetap aja jerman disebut2 he..he…

    • 30 December 2010 at 12:07

      Hehe, Mbak tahu aja…. masih inget kalo saya pendukung Jerman… 😳

  17. 30 December 2010 at 10:27

    Aku tetap bangga Indonesia
    Kita tim terhebat
    Malaysia kalah agreegat 7 – 5 😀

    • 30 December 2010 at 12:06

      …itu agregat dr mana ya? ❓

  18. 30 December 2010 at 10:52

    Saya juga bangga dengan perjuangan mereka.
    Biarpun tendangan-tendangan kita kayaknya kurang greget, tapi menang 2 – 1 itu udah luar biasa buat saya…keeper Malysia itu, wuih, bolanya ketangkep melulu… 😀

    • 30 December 2010 at 12:09

      Iya, beda ama kiper yang pas kita bantai 5-1 dulu. 😐

  19. 37 akhrama
    30 December 2010 at 10:54

    aku bangga Indonesia menang sportif,
    apalagi Bustomi…. keren euy

    nontonnya deg2 an semalem,
    banyak peluang tercipta, tapi
    finishingnya kurang pas,
    jadi hilanglah peluang…

    tapi sekali lagi,
    Timnas Indonesia sudah bermain bagus,
    yang kurang cuma satu,
    Ketua Umum PSSI harus digantung,
    eh salah, diganti maksudnya..
    🙂

    • 30 December 2010 at 12:10

      Hehehe, Nurdin ya… 😀

      Saya no komen ah. :mrgreen:

  20. 30 December 2010 at 11:09

    Indonesia butuh waktu, butuh lebih setia lagi menjalani proses.
    Itu juga yg semalam saya komat kamitkan dalam hati, setidaknya untuk menghibur diri, hehe;

  21. 30 December 2010 at 11:11

    kita harus tetap apresiatif dengan perjuangan team kita walau kalah tapi menampilkan grafik permainan yg lebih baik,semoga kedepanya bisa lebih baik asal jangan di recoki oleh Setan Nurdin,menjadi juara butuh waktu kawan spanyol saja pingin juara dunia butuh waktu 60th,sementara kita team garuda baru sebulan di tangani ridle tetapi sudah menjanjikan permainannya.Selamat Garudaku walau bagaimana engkau kan slalu didadaku.

    Salam

    • 30 December 2010 at 12:10

      Luar biasaaaaaaaa! 😀 😀 😀

  22. 30 December 2010 at 11:37

    aku pengen banget lihat timnas bermain 4-3-1-2 di final, dgn irfan sebagai penyerang lubang, serta duet BP-Gonzales sebagai penyerang

    saya setuju tendangan firman pelan banget, kelihatan banget dia grogi

    • 30 December 2010 at 12:21

      Wow, boleh juga ya taktik seperti itu. 🙂

      Kalo gitu di tengahnya siapa?
      Bustomi ama Utina pasti masuk. Tapi, kekuatan kita ada di pemain sayap, Arif Suyono ama Okto. Jadi bingung… 😀
      Pasti pelatih Riedl juga mengalami dilema ini. 😐

  23. 30 December 2010 at 11:37

    yang pasti kita harus tetap semangat!! 🙂

  24. 30 December 2010 at 11:47

    pertandingan yang heroik, apapun hasilnya kita bangga timnas
    terima kasih para pemain, permainan yg luar biasa
    terima kasih penonton, dukungan yg hebat sepanjang laga
    buat rezim PSSI, terkutuklah kalian

    sedj

    • 30 December 2010 at 12:20

      Hahahahahahaha! Saya ketawa baca kalimat terakhir. :mrgreen:

  25. 30 December 2010 at 11:48

    iya asop..garuda tetap berjaya…
    geregetan liat pertandingan semalam,,bawaannya pengen ngegol terus..^^
    semua ada hikmahnya..dan akan indah pada saatnya,,,saat nanti indonesia juara…
    bertahap menjadikan semua lebih indah,,,biar bgmpun permainan mereka semalam okehhh bangettt,,,^^

    • 30 December 2010 at 12:20

      Yap, tetap lebih baik ketimbang pas main di Malaysia. 🙂

  26. 30 December 2010 at 11:50

    Jadi sedih, No Comment…

  27. 30 December 2010 at 12:00

    Kita harus bangga, karena bagiku indonesia pemenang sejati!
    meski menang tapi tak juara, tapi indonesia menang kehormatannya.. aku setuju banget.
    sukses buat tim nas kita, semoga di lain waktu akan selalu lebih baik.

    • 30 December 2010 at 12:22

      Semoga lebih baik ya ke depannya. 🙂

  28. 30 December 2010 at 12:19

    Yup benar walaupun kita tak bisa menjadi juara setidaknya ada sedikit kebanggaan akan permainan Indonesia tadi malam semangat tak mudah menyerah yang ditunjukkan pemain kita patut diacungi jempol.

    Suporter kita juga cukup dewasa menanggapi hal tersebut.Setidaknya kita dapat pelajaran berharga untuk turnamen selanjutnya.dan salut untuk semua pendukung Indonesia 🙂

  29. 30 December 2010 at 12:52

    Timnas sudah melakukan yang terbaik untuk AFF 2010,,, saya sebagai anak bangsa Indonesia bangga dengan apa yang telah ditunjukkan pemain dan pelatih selama turnamen.

    tetapi saya sangat KECEWA SEKALI dengan tindakan NURDIN dan konco2nya yang melakukan blunder pada TIMNAS dengan politisasi timnas dan agenda-agenda diluar timnas yang sangat tidak penting dan diperlukan, dan saya yakin itu salah satu faktor gagalnya timnas juara AFF, apalagi salah satu media yang punya motto terdepan “melebaykan” yang sangat mengganggu konsentrasi para punggawa timnas, sampai ikutan dipesawat yang ditumpangi timnas ke Malaysia.

    overall, satu pesan saja RERORMASI pengurusan PSSI saat ini
    LOVE TIMNAS
    HATE PSSI (NURDIN dkk)

    • 30 December 2010 at 21:58

      Iya, saya bangga. 🙂
      Dan….. ternyata memang banyak sekali kegiatan yang semestinya gak perlu dilakukan… 😐
      Mengganggu konsentrasi pemain. 😐

  30. 30 December 2010 at 13:09

    ada kalim bari nih ….

    NURDIN HALID GA MAU MUNDUR ALASANNYA MERUSAK TATANAN DEMOKRASI INDONESIA …

    dengernya mau muntah …..

    • 30 December 2010 at 14:06

      Hehe! Iya..

      Padahal dia sendiri sama sekali ndak demokratis dalam memimpin PSSI. Kok pongah banget orang itu??

      • 30 December 2010 at 22:03

        Hihihi saya juga heran… 😛

    • 30 December 2010 at 21:59

      Hahaha, 😆 luar biasa… 🙂

  31. 30 December 2010 at 13:43

    aduuh kalah tadi malam…

  32. 30 December 2010 at 14:02

    Saya menonton langsung di stadion utama GBK. Mengharukan dan menggetarkan hati banget. Melihat pemain-pemain yang seperti ndak pernah lelah berlari untuk tetap mempersembahkan kemenangan walaupun mungkin mereka tau bahwa sulit menjadi juara apalagi setelah malaysia unggul 1-0.

    Pun suporter Indonesia yang terus bernyanyi dan meneriakkan satu nama Indonesia di seantero Senayan. Serta tetap merayakan setiap gol yang tercipta dengan gegap gempita meskipun mereka tau bahwa 2 gol saja ndak cukup untuk membalikkan keadaan dan menjadi juara.

    Bangga Garuda!

    • 30 December 2010 at 22:00

      Iya… pasti rasanya nonton di bangkus stadion langsung beda… 😥

  33. 30 December 2010 at 14:03

    Saya salut utk Firman Utina. mungkin mentalnya saja yg terbenani saat itu. bayangkan, dia harus memikul harapan masyarakat Indonesia utk menang, karena dia kapten sekaligus playmaker TimNas.

    Pagi tadi berita yg saya baca, Firman meminta maaf atas gagalnya eksekusi finalty yg dia buat. semoga hal tersebut menjadi pelajaran buat Firman utk menjadi kapten yg lebih baik dalam mengambil keputusan.

    Go Team Garuda, saya sangat terhibur di Fiala AFF kali ini. sudah lama kita rindukan permainan seperti di piala AFF ini. moga esok hari akan lebih baik.

    Salam

    • 30 December 2010 at 22:01

      Benar, moga Utina bisa menjadi lebih baik lagi! Amin! ^__^ 🙂

      Semoga juara Olimpiade dan SEA Games! 🙂

  34. 30 December 2010 at 14:06

    Tetep positif tingkink aja…sapa tau memang belon rejekinya mas.. mending jalan-jalan aja buat akhir tahun 😀

    • 30 December 2010 at 22:03

      Sip! 😀
      Tapi…
      lebih nikmat lagi seandainya menang yah. :mrgreen:

  35. 30 December 2010 at 14:20

    Meskipun kita sekarang tidak juara setidaknya kita sudah membuktikan pada semuanya bahwa kita indonesia bisa bermain sportif. 😀

    Jayalah slalu TIMNAS Indonesia. 😀

    • 30 December 2010 at 22:05

      Iya, bangga dong jadi suporter yang tertib dan sportif. 🙂

  36. 30 December 2010 at 15:00

    #indonesiasampaimati

    • 30 December 2010 at 22:06

      #tanahtumpahdarahku

  37. 70 An
    30 December 2010 at 15:06

    ada aroma segar di sepak bola indonesia..
    kemarin banyak banget peluang yang tersia-siakan..
    garuda tetaplah ksatria, menerima kekalahan dengan lapang dada.

  38. 30 December 2010 at 16:00

    andai penalti firman gak gagal
    dan si maman tidak bikin blunder
    mungkin bakal lain cerita

    fufufu

    • 30 December 2010 at 22:06

      Iya, tapi namanya juga sepakbola… 🙂

  39. 30 December 2010 at 16:32

    saya paling ngga suka pemain Malaysia yg no 10 itu,,,
    hehehe

    • 30 December 2010 at 22:07

      tapi harus diakui dia hebat. 🙂

  40. 30 December 2010 at 17:05

    Indonesia!!!
    Prok! prok! Prok!

    Garuda di dadaku, semangat terus majuuuuuuuu

    • 30 December 2010 at 22:07

      Majuuuuuunya awas nabrak! 😆

  41. 30 December 2010 at 17:20

    aggregat oh aggregat…tetap telah berupaya meskipun berat…

    yang menyenangkan kemarin tidak ada laser sama sekali…bukti penonton kita ngerti kalo laser itu berbahaya bisa membutakan…

    • 30 December 2010 at 22:08

      Iya, salut buat para suporter. 😆

  42. 30 December 2010 at 17:50

    Apa boleh buat. Semuanya telah memberikan yang terbaik. Mungkin bukan takdir Indonesia untuk menang kali ini. Tapi tidak boleh patah semangat. Harus tetap optimis bahwa suatu saat tropi yang menjadi ikon asia tenggara itu akan kita rebut dengan penuh sportivitas

  43. 80 Deny Setiyadi
    30 December 2010 at 18:55

    Yah memang seharusnya seperti itu. Namun kenyataannya para pendukung Timnas mencari-cari kesalahan Timnas Malaysia, entah laser, petasan, bullshit! Toh mereka juga bermain dengan baik dan sportif. Hanya memang suporter mereka-lah yang kurang menjunjung tinggi sportivitas.
    Tapi yang terpenting, #NurdinHarusTurun! Sekarang! 😀

    • 30 December 2010 at 22:09

      PSSI dan suporter harus berbenah diri. 🙂

  44. 30 December 2010 at 19:10

    intinya apapun makanannya.. aku tetep dukung timnas Indonesia *eh

    • 30 December 2010 at 22:09

      Gak nyambung! 😀

  45. 30 December 2010 at 19:30

    Mungkin memang belum saatnya Indonesia menang ya Sop, walaupun banyak kesempatan untuk bikin gol 😦
    and the worst is Liverpool kalah lagi 😥 *nangisngeraungraung*

    • 30 December 2010 at 22:09

      Hks… Liverpool…. 😥

  46. 30 December 2010 at 20:28

    Mantap…
    Yang jelas, semangat dan perjuangan tim garuda semalem
    mampu membangkitkan harapan kita di turnamen yg selanjutnya

    • 30 December 2010 at 22:10

      Yap, SEA Games dan Olimpiade nanti harus berjaya! 🙂

  47. 30 December 2010 at 21:21

    Pesan2 yg bgs 🙂

    Walopun sy tdk suka bola tp pas Indonesia, sy ttp nntn dikit2 n selalu kasih semangat lewat twitter.

    Plg empet kl ketemu org yg muji2 mereka di awal tp pas kalah ngebego2in mereka stgh mati.

  48. 30 December 2010 at 21:42

    Apapun hasil kemarin, tetap masih penasaran koq bisa kalah 0-3 di Bukit Jalil

    • 30 December 2010 at 22:11

      Hahaha, biarkan timnas yang mengevaluasi. :mrgreen:

  49. 30 December 2010 at 21:56

    etdaaahh … mau ngomen nyari kolom komen nya jauh bener
    hehehehhehe…
    Firman Utina pas dikasih MVP kok gak ada seneng – sennengnya yak mukanya? gak ada senyum – senyum nya gitu. padahal saya mau loh dapet 10.000 dollar nya
    *ngarep*

    tapi setuju sama yang Asop bilang; BePe harusnya masuk lebih awal yah.
    penalti nya mungkin masuk. dan mental pemaen kita bisa lebih terangkat.

    tapi ya udahlah yah, mungkin kita harus belajar sesuatu dari sini
    🙂

    • 30 December 2010 at 22:13

      Hihihihi siapa sih yg ga mau 10.000 dolar… 😯
      Langsung naik haji deh… 😀

  50. 30 December 2010 at 23:04

    uwooh udah lama ga berkunjung ke sini. 😀 hehehe

    setuju banget dengan pernyataan ini –> “sebagai suporter timnas janganlah mengejek timnas dan suporter Malaysia. Mari kita akui kemenangan timnas Malaysia.” dan yang ini –> “Biarkan suporter Indonesia dikenal sebagai suporter yang dewasa, sportif, dan cinta damai.”
    menurutku menjelek2kan tim lain itu ga membuat kita jadi tambah bagus. alias ga ada manfaatnya, after all, aku sangat2 bangga dengan kemenangan indonesia, dengan atau tanpa piala, they’re still the champion of this nation. 🙂

    • 1 January 2011 at 20:32

      Aaaah sama saya juga lama gak ke sana… 😳

  51. 31 December 2010 at 12:47

    masih cinta Indonesia sekalipun enggak juara…

    LOPHE YU PULL INDONESIA

    • 1 January 2011 at 21:09

      Indonesia tanah airku! :mrgreen:

  52. 31 December 2010 at 14:14

    Benamkan Nurdin ke perut bumi!!!

    • 1 January 2011 at 21:08

      Hahahahahaha~ 😆

  53. 31 December 2010 at 14:51

    hehehehe even kita menang kok mgkn emg gak dpt piala tp suporter indonesia teteup d best 😀

  54. 31 December 2010 at 15:23

    saya juga bangga dengan TIMNAS InDO walo g gitu suka sepak bola tapi selama maen indo tetap saya dukung hehehe 😀 bravo indonesia..

    • 1 January 2011 at 21:07

      Bravooo! 😆

  55. 31 December 2010 at 16:01

    Saya sangat sependapat sekali dengan apa yang diuraikan diatas, meskipun di AFF kali ini kita kalah se Nggaknya didepan masih ada kompetisi yang harus kita raih kemenangan kembali.

  56. 31 December 2010 at 20:13

    sekalilagi sory berat … aku telat lagi!!
    sejujurnya saya juga tidak yakin jika timnas Indonesia dapat menjuarai piala AFF kali ini setelah di “hajar” 3-0 di bukit jalil. saya juga tidak mengkambing hitamkan laser atau faktor non teknis lainnya selama di sana. kenyataanya mental pemain hancur pasca kejadian di awal babak kedua setelah insiden laser, sekali lagi bukan masalah laser : tetapi MENTAL!!

    mengejar devisit 3 untuk menyamakan kedudukan jelas beban berat, apalagi bermain di negeri sendiri yang nyaris 100% pendukungnya mengharapkan juara. ditambah harus mengoleksi 4 gol tanpa balas agar mulus menjadi juara…..that is IMPOSSIBLE JOB..karena Malaysia sudah 75% menggenggam gelar juara.

    tetapi dari sekian moment yang ada, saya lebih mengapresiasi penonton. anarkhisme yang membayangi gagalnya meraih juara tidak terjadi. sikap dewasa penonton yang seperti ini nyaris hilang dari dunia sepakbola Indonesia

    satu pertanyaan yang tetap mengganjal adalah : mampukah penonton kita mempertahankan sikap tersebut dalam liga domestik?

    • 1 January 2011 at 20:58

      Iya ya Mas, mental memang masalah yg utama. 😐

      Luar biasa, ulasan yang cukup panjang! 🙂

  57. 31 December 2010 at 21:08

    Sungguh suatu keajaiban karena timnas mampu mempersatukan masyarakat dari berbagai elemen menjadi satu dalam satun tujuan. Dan ajaibnya pula, PSSI ternyata belum punya pengalaman menjual tiket sedemikian banyaknya sehingga keadaan menjadi ruwet.

    • 1 January 2011 at 20:49

      Hahaha, emang dasar PSSI yang selalu punya alasan untuk berkelit. 😆

  58. 31 December 2010 at 22:03

    Wahh…ternyata euforia AFF sampe ke sini jg yaa.. 🙂

    Btw.. Assalammu’alaikum Asop..
    Lama tak mampir (lebih tepatnya sy yg menghilang)
    mdh2an ga lupa dgn ‘tetangga’mu ini.. 🙂

    • 1 January 2011 at 20:48

      Iya dong, saya kan suka sepakbola. :mrgreen:
      Wa’alaikumsalam. 🙂
      Iya nih, udah lama Grini gak nulis… 😐
      Nggak dong, saya gak lupa. 🙂

  59. 1 January 2011 at 13:33

    Saya orang INDONESIA, hehe..

    • 1 January 2011 at 20:45

      ….sama saya juga… 😀

  60. 2 January 2011 at 21:30

    ya, berharap ada last 3 minutes miracle 😦 tapi memang belum saatnya Indonesia menang.
    walau begitu tetap #loveIndonesia

    • 3 January 2011 at 20:32

      Itu benar!

  61. 113 bhiberceloteh
    3 January 2011 at 01:30

    Aduuh sumpaaah masih sakit ati klo inget pertandingan ini.. hiks!

    bener tuh, klo aja fiman nge-gol-in, ada kemungkinan bisa lebih baik mainnya!
    lawan jiper dan mental indo naik.. sayaang sayaang!

    aku pribadi lumayan tertohok dengan kiper malay yang bagus banget mainnya..!

    biar gimanapun, TIMNAS tetap di hati laah! 🙂

    • 3 January 2011 at 20:36

      Yeah, that’s the spirit!

  62. 3 January 2011 at 07:47

    Setuju setuju setuju
    Saya ngakak abis waktu gol dari M Ridwan… trus saya bandingkan ekspresinya sama ekspresi Alfred Riedl, beda jauh. Pelatih ini so cool, tidak terbawa suasana. Mungkin baginya biasa aja hal seperti itu.

    Bagaimana pun juga saya bangga dengan timnas Indonesia sekarang. Benar-benar berhasil mereka menyatukan hati seluruh warga Indonesia. Semoga ke depannya permasalahan PSSI bisa segera selesai dan sepak bola kita bisa maju. Amin.

    • 3 January 2011 at 20:42

      Saya ikut mengamini.

  63. 117 pujohari
    4 January 2011 at 13:16

    Ahmad Bustomi is the Best…

    _*Backpacker ala Imam Bukhari*_ di http://maknasahabat.wordpress.com

    • 4 January 2011 at 19:36

      Jelas, Bustomi! 😀

  64. 5 January 2011 at 10:36

    sekarang masalah baru lagi, irfan bachdim cs di lpi ga ikut timnas.
    😀

    salam kenal pak, maaf komen anda di blog saya kok tidak bisa saya approve ya?
    padahal bukan spam. aneh

    • 6 January 2011 at 21:41

      Tenang, kalo bener Bachdim gak boleh masuk timnas, artinya PSSI pengecut. 😆

      “Pak”??
      Umur saya belum 21 tahuuun!! 👿 Dan lagi, beda umur kita cuman dua bulan, lebih tua saya! 😈

      Wah, benarkah komen saya gak bisa diterima? Ada yang salah mungkin dengan sistem Faisal. :mrgreen:

  65. 10 January 2011 at 23:49

    Ternyata emang banyak laki-laki yang aku temuin–keluarga ato temen–emang gibol ya…. hihi.

  66. 24 January 2011 at 11:51

    kalau saya kok bersyukur ya Indonesia kalah,
    walaupun menyakitkan, tapi paling ndak ini ga’ bisa di jadiin bahan si nurdin buat bahan kampanye jadi ketua PSSI lagi.

    • 25 January 2011 at 22:03

      Benar benar benar! Nurdin gak tahu malu yah!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Si Empunya Blog

Siapa saya? Monggo lihat halaman "Tentang Saia..." di atas. Tinggal klik! Mau meninggalkan jejak? Monggo klik halaman "Tinggalkan jejak..." di atas. Jangan lupa, nikmatilah hidup ini. ^_^

Hubungi saya di jejaring sosial

Kadang-kadang di blog ini saya menggunakan emoticon Parampaa. Silakan datang ke blog Bang Ova di sini. Dapatkan emoticon-nya di sini. HAJAR!!

Masukkan e-mail Anda di sini kalo mau dapet pemberitahuan postingan baru saya via e-mail

Join 973 other followers

Powered by FeedBurner

Saya sedang membaca ini


Tulisan Saya Berdasarkan Bulan

Arsip Tulisan

Ups, maap, kalau mau melihat arsip semua tulisan saya, lihat halaman di atas ya, yang "Arsip Tulisan" itu lho....

TIPS!

Kalo tulisan di blog saia ini terlalu kecil, monggo diperbesar. Untuk pengguna windows, tahan [Ctrl] sambil di-scroll mouse tengah. Untuk pengguna Mac, tahan [Cmd] dan tekan [+] atau [-].

Ga nyambung sih ini, bukan promosi, tapi kalo mau browser Safari, donlot di sini.

Blogroll: By Name


Abed Saragih "disave" |
Abi Harestya dan Bidadarinya |
Abu Aufa |
Abu Bakar "Bchree" |
Abu Ghalib |
Achmad Edi Goenawan |
Achoey El Harris |
Ade Kurniawati |
Adi Surya Pamungkas "bacelzone" |
Fan Adie Keputran |
Adya Ari Respati "abstractdoodle" |
Afra Afifah |
Ageng Indra |
Agry Pramita |
Agung Budidoyo |
Agung Firmansyah |
Agung Hasyim |
Agung Rangga "Popnote" |
Agung Yansusan Sudarwin |
Agustantyono |
Agyl Ardi Rahmadi |
Ahmad Musyrifin |
Akhmad Fauzi |
Alfi Syukrina |
Alid Abdul |
An Fatwa "Siho" |
Andi Nugraha |
Andi Sakab |
Andhika |
Andreas A. Marwadi |
Andrew Paladie |
Andrik Prastiyono |
Andyan |
Angga "SERBA BEBAS" |
Angga Dwinovantyo |
Anies Anggara |
Anindita |
Anistri |
Anita Rosalina |
Anto "Kaget" |
Anyes Fransisca |
Are 3DRumah |
Ari Artanto "Cah Gaul" |
Ari Muhardian "Tunsa" |
Ariana Yunita |
Arief Hartawan |
Arif "Bangkoor" Kurnia |
Arif Nurrahman |
Arif Sudharno Putro |
Ariyanti "Sauskecap" |
Arnolegsa Maupasha |
Arundati R.A. |
Aruni Yasmin Azizah |
Aryes Novianto |
Asep Saiba |
Asrul Sani |
Atha "kepompong" |
Aul Howler |
Awalul Hanafiyah "Masyhury" |
Baha Andes |
Baiq Fevy Wahyulana |
Bernadine Hendrietta |
Betania G. Rusmayasari |
Big Zaman |
Budi Nurhikmat |
Budi Prastyo "Kimbut" |
Calvin Sidjaja "Republik Babi" |
Cempaka Ariyanti |
Chocky Sihombing |
Citra "ceetrul" Hapsari |
Dadi Huang |
Danar Astuti Dewirini |
Daniel Hendrianto |
Daniel Maulana |
Deady Rizky |
Dede A. Hidayat |
Deny Marisa |
Depriyansyah Ramadhan "Iamcahbagus" |
Desita Hanafiah |
Destiana |
Desy Arista Y. |
Dewi Puspitasari |
Dewisri Sudjia "Desudija-DSK" |
Dhanika Budhi |
Dhewi Buana |
Dhimas Nugraha |
Didot Halim |
Dina Aprilia |
Dismas |
Ditya Pandu |
Doni Ibrahim |
Edda Nainay |
Efinda Putri |
Eko Ghesi Bardiyanto |
Elfa Silfiana |
Ella "Brokoli Keju" |
Erick Azof |
Erika Paraminda |
Erlin Fitriyanti |
Evan Ramdan |
Evet Hestara |
Fadhilatul Muharram |
Fahmi Nuriman |
Faisal Afif Alhamdi |
Faiza "MIDWIFE'S NOTES" |
Fandy Sutanto |
Fanny Azzuhra |
Fatra Duwipa |
Febe Fernita |
Felicia |
Ferry Irawan Kartasasmita "makhluk lemah" |
Fier "Pelancong Nekad" |
Fikri "Blue Zone" |
Fira "Fiya" |
Fitri Melinda |
Fitriyani |
Galih Gumilang "Gege House" |
Galuh Ristyanto |
Ghani Arasyid |
Gilang F. Pratama "Babiblog" |
Gitta Valencia |
Gugun "idebagusku.com" |
Gusti Ramli |
Hanif Ilham |
Hanny Aryunda Herman |
Hendrawan Rosyihan |
Hera Prahanisa |
Herni Bunga |
Herry "negeribocah" |
I Gede Adhitya Wisnu Wardhana |
Husfani A. Putri |
Ibnu Fajar "Ikky" |
Ilham JR |
Inge "Cyberdreamer" |
Intan Permata Kunci Marga |
Iqmal |
Irfan Andi|
Isdiyanto |
Ivan Prakasa |
Januar Nur Hidayanto "Yayanbanget" |
Jasmine Aulia |
Joko Santoso |
Joko Setiawan |
Juhayat Priatna |
Julianus Ginting |
Kang Ian . info |
Kang Ian . com |
Karina Utami Dewi |
Khalid Abdullah |
Khalifatun Nisa |
Kuchiki Rukia |
Lailaturrahmi Sienvisgirl Amitokugawa |
Lambertus Wahyu Hermawan |
Lerryant K. |
Lina Sophy |
Lucky DC |
Maghfiraa Alva |
Marchei |
Mario Sumampow |
Mas Ardi |
Mas Bair |
Mas Yudasta |
Mikhael Tobing |
Mirwanda |
Miswar Rasyid |
Mochammad AHAO |
Mohamad Husin |
Muhammad Abdul Azis |
Muhammad Hamka Ibrahim |
Muhammad Ihfazhillah |
Muhammad Riyan |
Muhammad Saiful Alam |
Muhammad Zakariah |
Nadia Fadhilah Riza |
Nanang Rusmana |
Nandini R.A. |
Necky Effendi |
Ninda Rahadi |
Nindy Ika Pratiwi |
Novina Erwiningsih |
Nur Azizah |
Nuri |
Perwira Aria Saputra |
Pipin Pramudia |
Pratita Kusuma |
Puji Lestari |
Pungky "PHIA" Widhiasari |
Putri Chairina |
Qori Qonita |
Radinal Maruddani |
Rahad Adjarsusilo |
Rahmat Hidayat |
Randi Rahmat |
Rasyida |
Regina |
Reisha Humaira |
Rie "Cerita Rie" |
Richie Lanover |
Rif'atul Mahmudah |
Rina Sari |
Rini Andriani "Athamiri" |
Riza Saputra |
Rizki "Hitam Putih Jingga" |
Rizki Akbar Maulana |
Ronie "Ravaelz" |
Rowman |
Rudi Wahyudi |
Ruri Octaviani |
Saipuddin Ar |
Septirani Chairunnisa Kamal |
Shafiqah Adia Treest |
Silvi Mustikawati |
Surya "Javanes" Pradhana |
Tasya Myanti |
Thyar |
Tiffany Victoria "Tiffa" |
T I W I |
Tony Koes "Macsize" |
Triana Frida Astary |
Triyani Fajriutami |
Uka Fahrurosid |
Ummu El Nurien</a. |
Upik "Pemburu Konstruksi Makna" |
Wahyu Asyari Muntaha |
Wahyu Nurudin |
Wahyu Putra Perdana |
Wendy Achmmad |
Widyan Fakhrul Arifin |
Wien Wisma |
Wildan Lazuardi |
Wiwin Siswanty |
Wiwing Fathonah Pratiwi |
Yori Yuliandra |
Yuli Anggeraini |
Zuli Taufik |

I’m a Liverpudlian!



%d bloggers like this: