06
Apr
11

Ih, Seram Ah…

Narablog pasti tahu pemberitaan baru-baru ini mengenai mantan karyawan Citibank bernama Melinda yang diduga menggelapkan dana nasabah, dan juga kasus penganiayaan terhadap Sekretaris Jenderal Partai Pemersatu Bangsa (PPB) di sebuah cabang Citibank di Jakarta Selatan yang diduga dilakukan oleh para penagih hutang. Nah, tempo hari, ayah saya ditelepon oleh seorang karyawan Citibank yang menawarkan promosi kemudahan kartu kreditnya.

Ayah saya tentu menolak, karena merasa nggak butuh (lha wong beliau malah mau menutup kartu kreditnya). Waktu itu beliau cuma bisa jawab, “Nggak, nggak usah…” atau “Oh, iya, makasih, nggak perlu…”  Tampak bahwa karyawan tersebut agak memaksa. Bukan memaksa sih, sebenarnya, hanya keukeuh, nggak mudah menyerah (maklum, itu memang kerjaannya).  😀

Habis telepon itu, kami sekeluarga (berempat) menjadikan Citibank sebagai bahan obrolan. 😆 Berangkat dari dua kasus yang saya sebut di awal dan sampai pada telepon penawaran kartu kredit yang diterima ayah saya, tercapai satu kesimpulan gak penting, yah namanya aja bercanda keluarga. Kesimpulannya adalah, di lain waktu ketika ada telepon penawaran lagi dari Citibank, ayah saya harus menanggapinya dengan sebuah candaan. Inilah yang ayah saya harus katakan. 😀

“Serem ah, kalo kredit, nanti dibunuh…”

—Mengacu pada peristiwa penganiayaan terhadap Irzen Octa, sekjen PPB— 😀

“Serem ah, nanti saya dikejar-kejar debt collector kamu, mati nanti saya…”

atau yang satu ini…

“Heh, jangan-jangan kamu sekongkolan ama Melinda itu ya?”

Paling gawat ya komentar adik saya: 😆

“Kalau tangan saya bisa masuk ke telepon dan nyambung ke sana, saya colok mata kamu!”

*****

Kasihan ya Citibank, kok malah jadi bahan bercanda begini…. :D

Sebenarnya, para pengguna kartu kredit gak usah takut sama para penagih hutang. Selama pengguna-pengguna itu membayar tagihan masing-masing secara teratur dan tidak terlambat, niscaya nggak akan ada penagih hutang yang mencoba menggedor pagar rumah. Setahu saya, para penagih hutang mulai menelepon dan bersikap keras pada pengguna kartu kredit ketika tagihan pengguna tersebut menunggak, alias sudah beberapa bulan nggak bayar-bayar. Sudah tagihan belum terbayar, jumlahnya pun fantastis. 😀  Siapa tahu pihak bank menyuruh para penagih hutang untuk menyelesaikan tunggakan itu.

Syukurlah, kami selama ini belum pernah didatangi oleh penagih hutang, karena ayah saya sejak dulu kala (sejak punya kartu kredit) selalu membayar tagihan tepat waktu. 🙂

Yah, semoga Citibank bisa segera memperbaiki citranya di mata publik, dan semoga pihak Citibank bisa lebih ketat dalam mengawasi pegawainya, begitu pula saat penerimaan pegawai baru. 🙂

——————————————————————————————————————————————————

Sumber logo citibank diambil dari sini, dan sumber gambar Melinda Dee diambil dari sini, dengan sedikit perubahan. Seluruh terbitan ini beserta gambar-gambarnya sangat dilindungi, jadi sertakan alamat tautan dan nama pemilik blog jika ingin menggunakan sebagian ataupun seluruh bagian terbitan ini.
Advertisements

146 Responses to “Ih, Seram Ah…”


  1. 6 April 2011 at 00:52

    Melinda dee, mendadak artis yang dicari2 fotonya padahal udah lumayan tua 😀

    • 6 April 2011 at 06:03

      Haha, udah lihat wajahnya yang sekarang, Mas Arul? Ada di tipi kemarin.. :mrgreen:

    • 3 feriyunus
      6 April 2011 at 15:10

      Tua, tapi masih sexy boo…! 😀 Masih suka nyari brondong, kayaknya. :))

      • 6 April 2011 at 17:05

        Gileeeee… 😀

      • 8 April 2011 at 06:58

        ..
        cantik dan sexy, tapi hasil operasi tuh.. hihihi
        ..

      • 8 April 2011 at 17:18

        Iye, hidungnya aneh…. 😦

    • 30 January 2013 at 16:07

      kalo gwe ditelepon m debt collect/pihak bank’nya dengan nada mengancam,bilang aja…anda bisa bilang kasar,,oke saya terima…kelar percakapan…di lain hari udah deh kita sewa teman/orang” cari info debt collectnya/karyawan bank’y yang gk jelas kasih info.. samperin rumahnya /tongkrongannya nunggu dia sendiri,udah jalankan aksi penculikan…korek tuh info yang kita butuhkan……kalo dia gk mau kasih info buat kebenaran….potong aja lidahnya…kalo perlu bikin dia amnesia,,getok kepalanya pake apa kek…….daripada kita hidup dalam bayang” ancaman yg gk jelas,sedangkan kita pihak yg benar yg ditipu…mending nekad sekalian…komplain- komplain aja gk ditanggapin serius,,,y udah kita yg serius skrg…..NB : hanya buat orang yang bernyali nekat tapi benar…..dikira cwo doank bisa ancam cwe kalo dah nekad lebih bahaya looo…….

      • 6 August 2013 at 23:32

        Wow. Ini luar biasa…. ini bukan spam, ‘kan? ❓

  2. 6 April 2011 at 00:54

    Sebenarnya, jauh beda ndak sih kalau pakai kartu debit dengan kartu kredit?

    • 6 April 2011 at 06:02

      Beda, Mas Cahya. 🙂
      Kalo kita transaksi pakai kartu debit, itu langusng dipotong ke rekening tabungan kita. Jadi, dengan kartu debit nggak ada istilah kita berhutang. 🙂
      Lain halnya kalau kartu kredit, nggak langsung terhubung dengan rekening tabungan. Setahu saya (saya sendiri gak punya kartu kredit), setiap akhir bulan baru akan datang tagihan yang menyebutkan jumlah yang terpakai bulan ini, ditambah dengan total semua pemakaian selama ini, dan jumlah minimum yang harus dibayar pada bulan itu. Biasanya minimal harus bayar 15% dari jumlah total hutang. Mau lebih dari itu, boleh. 🙂 MAu langsung lunas? Boleh. 😀

  3. 6 April 2011 at 01:03

    iya sadis banget ya…
    ya intinya kalo pake credit card jangan sampe nunggak aja.. bunganya mencekik leher soalnya!

    • 6 April 2011 at 06:13

      He’eh, bener banget, MAs Arman. 😐

  4. 6 April 2011 at 01:34

    Isu yang nggak kalah santer adalah ketidakbecusan bank mengelola sistem teknologi informasinyta. Banyak banget nasabah merasa sudah bayar kartu kredit, tapi masih tetep aja dikejar-kejar debt collector. Artinya sistem pengumpulan data pada banknya sendiri nggak beres. Gimana nih?

    • 6 April 2011 at 06:15

      Iya, kemarin di harian KOMPAS ada juga dibahas mengenai hal ini. Padahal seorang nasabah udah menutup kartu kreditnya, tapi masih aja ada tagihan yang datang ke rumahnya. 😐
      Seram… 😕
      Kalo udah gini ya pihak bank harus sadar diri. 😦

  5. 6 April 2011 at 05:14

    Cahya,
    Ya jelas beda lah mas. Namanya aja udah beda “kredit” dan “debit”. 😆

    Saya kurang tertarik sama kasus citibank ini. Satu2nya yang membuat saya tertarik cuma satu, melinda dee-nya :mrgreen:

    • 6 April 2011 at 06:12

      Mas Ris udah lihat wajah Dee yang saat ini kan? Ada di tipi… :mrgreen:
      Baru kelihatan tuanya… lha wong udah 47 tahun. 😀

  6. 6 April 2011 at 05:25

    setahu saya bukan hanya citibank aja, semua kartu kredit kalau nawarin yah begitu itu, hehe…nggak mau nyerah dia,tetep telpon lagi meski udah di tolak. kalo nggak gitu nggak kerja donk 🙂

    • 6 April 2011 at 06:13

      Iya, memang semua pasti gitu, bagian sales pasti agak ngotot. 🙂

      • 6 April 2011 at 11:32

        di sini juga judulnya serem…hehe

        • 6 April 2011 at 15:33

          Hehe, tapi beda topik posting-an. 😀

      • 6 April 2011 at 20:57

        kan sama=-sama serem…hehe

  7. 6 April 2011 at 05:29

    Si Mel;inda jadi beken banget. Nyaingin artis-artis baru kita seperti Gayus dan Udin atau Sang Brimob…

    • 6 April 2011 at 06:12

      Hehe, brimob gorontalo ya, Mas Ali? 😆

  8. 6 April 2011 at 06:40

    haha lucu sop bahan obrolanna. tapi perihal perilaku kasar si penagih hutang sudah di bahas ya UU nya kemarin ma DPR. biasa tunggu kejadian dulu baru bergerak :D..

    kemarin baca di kompas.com. Ada permasalahan tuh mengenai kartu kredit. jadi itu orang udah tutup kartu kredit eh tapi kenapa ada transaksi dan disuruh bayar tagihan padahal tuh kartu udah jelas2 di tutup dan case closed, tapi terus aja ada tagihan dan di kejar2 ma para debt collector. hiii jadi serem ah.coba yang nagihnya semacam inong melinda sih gpp lah 😛

    • 6 April 2011 at 16:26

      Iya, saya baca juga di koran KOMPAS, ada orang yang jadi korban…. 😦

  9. 6 April 2011 at 06:50

    kartu kredit tuh emang pisau bermata dua, di satu sisi banyak banget gunanya, tapi kalo sampe nggunain nggak ati-ati, bakalan kena sendiri. soal melinda ini mungkin cuman satu, bisa jadi ada banyak melinda2 yang lain yang belom terungkap. padahal citibank menurut saya cukup bonafid dalam perkreditan

    • 6 April 2011 at 16:26

      Betul banget! 😀

      Siapa tahu banyak Melinda yang lain! 😀

  10. 6 April 2011 at 07:35

    Kalau menurut Om saya, debt collector mulai “kasar” karena si yang punya kartu kreditnya ngeyel gitu dari mulai pindah alamat, gg ada niat bayar sampai bertindak kasar padahal saya pernah lihat rekap pengguna kartu kredit beuuh utangnya sampe 2 digit jutaan, belum bunganya. lebih baik mencicil hutang didunia daripada ditagih di akhirat ya, hii serem deh.

    • 6 April 2011 at 16:28

      Wow… alasan itu juga bisa dimengerti. 🙂

  11. 6 April 2011 at 07:41

    ahahahaha…segitunya…
    jadi ilfeel sendiri deh lama2 ama citibank gara2 kasusnya itu…

    kalo saya jadi adeknya si asop, saya bakalan colok tuh lubang idungnya…
    hohohohoho… 😆

    • 6 April 2011 at 16:29

      Haha lubang hidungnya dicongkel. 😀

  12. 6 April 2011 at 07:51

    Yang namanya utang, apapun bentuknya, emang bikin tidur gak tenang… jadi mendingan jangan punya kredit apa2… bahkan temen dulu bilang, kalo benaja jangan abwa debit card/atm, bawa kas aja, biar gak jebol! apalagi credit card??? 😛 imho

    • 6 April 2011 at 16:30

      Setuju! Bawa tunai ajah! 🙂

  13. 6 April 2011 at 08:00

    Tentunya sampai ditagih karena sudah lama tidak membayar. Dalam kondisi seperti itu jalan jadi buntu. Yang utang tidak membayar-bayar padahal uang yang dipinjam harus diputar di bank. Malang lagi jika setiap kali ada kredit macet maka bank tersebut kena sanksi dari badan regulasi perbankan. Bank jadi bingung harus menagih dengan sistem apa.

    • 6 April 2011 at 16:31

      Iya sih, memang ada juga nasabah yang menyebalkan, mau make doang tapi gak mau bayar…. 😐
      Nasabah juga harus tahu diri. 😉

  14. 6 April 2011 at 08:07

    Kasihan banget Citibank yg punya internasional,
    Hilang muka deh,,, 😀

  15. 37 bintang
    6 April 2011 at 09:10

    ihh,
    serem ah.
    Jangan jangan credit card itu sebenernya siluman.
    *heeeewww apaaaa seeeehh bint 👿

  16. 6 April 2011 at 09:33

    wew,klo saya ngeliat mbak melinda pertama kali ajah serem,hehehehehe 😀
    saya lum pernah punya kredit,lha tabungan aja punyanya mepet (doh)

    • 6 April 2011 at 16:38

      Saya hanya bisa bilang, “sabar…” 🙂
      Saya juga ga punya kartu kredit. 😀

  17. 6 April 2011 at 09:42

    ini ibarat pepatah gara2 nila setitik rusak susu sekaleng 😀

    • 6 April 2011 at 16:39

      Betooooooel! 😀

  18. 6 April 2011 at 09:59

    Hmm.. mungkin karena sifat hutang yang perdata makanya pihak pemberi hutang memerlukan tenaga debt collector dan menghindari persidangan. Seandainya hutang masuk di hukum pidana mungkin para debt collector kasar tidak diperlukan lagi. 🙂

  19. 6 April 2011 at 10:07

    Setuju dengan kalimat terakhir “semoga Citibank bisa segera memperbaiki citranya di mata publik, dan semoga pihak Citibank bisa lebih ketat dalam mengawasi pegawainya, begitu pula saat penerimaan pegawai baru.”

    [saya kira bukan hanya Citibank ya, membaca dari banyak keluhan nasabah di berbagai media]

    • 6 April 2011 at 16:24

      He’eh. 🙂

  20. 6 April 2011 at 10:28

    Salam Takzim
    Memang ngerih bang, zaman sekarang ada aja modus modus baru untuk menipu, untung saya ga punya kartu kredit, kalau kang Asop punya pinjem dong
    Salam Takzim Batavusqu

    • 6 April 2011 at 16:24

      Hahaha saya ga punya kartu kredit. 😀

      • 7 April 2011 at 09:16

        sama saya juga nggak punya

  21. 6 April 2011 at 10:52

    Melinda Dee ini sih sudah lama terkenal dengan cinta satu malam-nya.. 😡

    • 6 April 2011 at 16:22

      Oh ya? 😀

  22. 6 April 2011 at 10:54

    sejauh pengalaman saya pake kartu kredit, untungnya saya gak pernah ketemu masalah serem2 gitu sih… berusaha seperti ditulis itu, bayar tepat waktu! 😀
    punya 2 (meski yg aktif dipakai cuma 1), saya pikir udah lebih dari cukup… kalo tiap tawaran kartu kredit saya IYA-in, dan aplikasi disetujui, mungkin sudah bisa punya 10an kartu kredit nih… hahaha… 😀

    tp menurut temen2 yg pake kartu kredit dari bank itu tuh *gak sebut merek*, emang terkenal rada “sadis”, telat dikit lupa bayar langsung ditagih2 gitu… 🙂

    • 6 April 2011 at 16:23

      Hoooo ternyata memang udah pihak bank-nya yang begitu ya…. 😮

  23. 52 Deny Setiyadi
    6 April 2011 at 15:35

    Betul sekali, yang penting bagaimana kita bijak menggunakan Kartu Kredit tersebut. Setiap orang pasti punya cara terbaik untuk menggunakannya. 🙂
    Posting yang hangat sekali nih, dimana2 Melindaaa terus haha

  24. 6 April 2011 at 15:42

    Jadi serem juga karena kasus nasabah meninggal itu…
    Tapi apa citibank mau berhenti pakai debt collector? Masa iya?

    • 8 April 2011 at 13:03

      Hahaha, gak mungkin ada bank yang gak pake jasa penagih hutang. :mrgreen:

  25. 6 April 2011 at 16:00

    keren Mas Asop, semakin kompleks lah kerusakan di negara kita (eh bisik-bisik sepak bola, kapan ya kita punya pemimpin bola “yang tau malu?)

    • 6 April 2011 at 17:08

      Hahaha, masalah negara ini bukan hal yang perlu dibanggakan. :mrgreen:

    • 8 April 2011 at 13:04

      Wah, kita hanya bisa berdoa semoga pemimpin PSSI yang baru lebih tahu malu. 🙂

  26. 6 April 2011 at 16:45

    waahh.. saya belum punya kartu kredit 😛

  27. 6 April 2011 at 17:40

    gak pengen punya kartu kredit ah,,serem..

  28. 6 April 2011 at 17:47

    ahaha…. aya2 wae.. :mrgreen:

  29. 6 April 2011 at 19:06

    becandaannya gokil-gokil banget, wkwkwkwk…

  30. 6 April 2011 at 19:45

    tapi banyak juga kisah si city yg nagih meski si pemakainya merasa gak pernah pakai. dan itu bener2 terjadi pada kawan saya. seruangan kantor.

    SAY NO TO CREDIT CARD ! (itu kalau aku) 😀

    • 8 April 2011 at 15:04

      Wah, sistemnya memang harus diubah kalo gitu. 😡

  31. 7 April 2011 at 02:13

    Pokoknya yang namanya ngutang itu nggak ok banget…

    • 8 April 2011 at 15:01

      ….itu benar… 😀

  32. 7 April 2011 at 02:54

    untung celengan saya masih ayam… 🙂

    • 8 April 2011 at 14:55

      Isinya udah banyak? Udah berapa celengan ayam yang penuh? 😀

  33. 7 April 2011 at 09:16

    Salam Takzim
    Meruak pagi ntuk menyongsong terik
    Merangkai hurup ntuk persembahan
    Demi menghindar dari beban
    ku sapa sahabat agar tetap semangat
    Salam Takzim Batavusqu

    • 8 April 2011 at 14:54

      😀 😀 😀

  34. 7 April 2011 at 09:29

    Hati-hati dengan kartu kredit Anda, bias bahaya..

  35. 7 April 2011 at 09:38

    ah…keknya semua tergantung manusianya deh kang asop…the man behind the gun

  36. 7 April 2011 at 09:49

    Nah yaa… mas Asop diam2 suka sama Tante MD hihihi…
    Toss dulu ah mas, sama2 ga punya kartu kredit kita *sigh*

    • 8 April 2011 at 14:53

      Hihihi kok bisa nyimpulin saya suka Tante MD?? 😛

      *Toss!*

  37. 7 April 2011 at 09:54

    mama saya juga ditelpon melulu tuh sama bank.. udah ada 5 bank yang nawarin bikin kartu kredit, dan emang bener, hobinya maksa…

    annoying banget deh ~,~

    tapi kasian juga.. kalau ga dapet nasabah, komisi mereka sedikit 😦

    • 8 April 2011 at 14:50

      Iya, katanya koran hari ini (8/4) begitu, mereka (yang nawarin kredit) ternayta honorer, digaji menurut berapa banyak orang yang berhasil digaet. 😐

  38. 7 April 2011 at 10:23

    Jadi khawatir nabung di sana, takut masih ada Melinda lain 😀

  39. 7 April 2011 at 10:33

    komentar adik kamu tuh srem. masak diucapin juga ya?

    • 7 April 2011 at 11:48

      Hahaha, bercanda lah… 😀

  40. 7 April 2011 at 13:11

    MD jadi terkenal gini ih,mending terkenal karna pintar atau apa,lah ini,busyett deh,dosanya seberapa tuh bang

  41. 7 April 2011 at 13:32

    ah kalo gw bro. takut hutang. karna takut ngak bisa bayar. kalo di indo ngak usah pake kartu kredit lah. pake debit aja. langsung aman dan bebas dari dept collector

    • 8 April 2011 at 14:10

      Sip! 🙂

  42. 7 April 2011 at 14:09

    iya th, kok pada nyalahin bank nya ya, yg utang gk bayar2 malah dilindungi .. aneh .. 😉

    • 8 April 2011 at 14:07

      Ini hanya ketidakseimbangan media dalam memberitakan sesuatu. 🙂

  43. 7 April 2011 at 14:43

    citibank lagi naik daun yachh….maksudnya jd pusat pemberitaan hehehe…….lagian bisa2nya dalam 1 bulan ada 2 kasus besar yg mencuri perhatian masyarakat…..klo soal debt colector, ada tuch yg suka telepon ke rumah, gara2nya dulu ada tetangga aku yg bikin kartu kredit trus mencantumkan no. telepon rumah sy sbg keluarga terdekat. Sementara dianya kabur entah kemana…kadang suka sebel dech…orang yg punya hutang, koq keluarga sy yg di teror….

    • 8 April 2011 at 14:09

      Nah, nasabah seperti itulah yang harus dikasih pelajaran. 😛

  44. 7 April 2011 at 14:45

    Ya Allah… kasihan sekali ya citibank yang akhirnya jadi korban hanya gara-gara kesalahan satu orang….

    mungkin lebih baik bagi saya untuk tidak menggunakan kartu kredit aja ya… menjaga diri saja

    • 8 April 2011 at 14:04

      Mari jaga diri dari hawa nafsu belanja. 🙂

  45. 7 April 2011 at 15:09

    Assalam Asop..
    Kunjungan kedua nih 🙂
    semoga makin berkenan 😀

    Kalo sekarang rasanya belum, kalo udah kuayaa baru deh pake kartu kredit 😀
    dan aku setuju banget sama pernyataan keluarga asop yang ini :

    “Heh, jangan-jangan kamu sekongkolan ama Melinda itu ya?”

    cari bank lain aaaah 😀

    • 8 April 2011 at 14:03

      Wa’alaikumsalam. 🙂
      Mari silakan berkunjung kapanpun Agry mau, silakan obok2 rumah saya ini. :mrgreen:

      Hehehe, bukan berarti bank lain bersih dari “Malinda” lho ya… 😀

  46. 7 April 2011 at 16:31

    saya gak tertarik bikin kartu kredit 😀
    (iya lah nanti bayar tagihannya pake ap? jehheh)

    • 8 April 2011 at 13:59

      ya pake uang dong, bayar tagihannya. 😆

  47. 7 April 2011 at 20:04

    weleh.. ane malah takut ama adek kamu hehe.. mau colok mata..

    • 8 April 2011 at 13:57

      Itu cuman bercanda…. 😆

  48. 94 ER
    7 April 2011 at 20:15

    ah kalo ane belum minat punya kartu kredit sop, kalo belum mampu gak usah maksa deh yg penting kebutuhan terpenuhi, ngikutin keinginan mah gak ada abisnye…

    kartu kredit = jebakan betmen

    • 8 April 2011 at 13:57

      Huehehe, jebakan betmen… 😀

  49. 7 April 2011 at 20:23

    Aku dari dulu tidak pernah terpikir untuk memiliki kartu kredit. Mending ambil kreditnya lansung 😆

    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

    • 8 April 2011 at 13:55

      Ambil kredit itu… maksudnya… nyicil? 😀

  50. 7 April 2011 at 21:47

    jangan nmerasa malu untuk menyatakan : saya belum “dewasa” untuk memiliki kartu kredit!!

    kata-kata tersebut saya jadikan kata sakti ketika ‘sales’ kartu kredit gencar menawarkan (dan terkesan memaksa) produknya. Dan hingga saat ini, saya tidak pernah tertarik untuk memiliki kartu kredit 😎

    bagi saya pribadi, menyodorkan kartu ATM untuk membayar belanjaan (misalnya), lebih terhormat daripada menyodorkan kartu kredit. asumsi saya cukup sederhana : kartu ATM menunjukkan bahwa saya punya duit :mrgreen:

    • 8 April 2011 at 13:54

      Maksudnya lebih enak bayar pake debit, ‘kan? 😀
      Langsung kepotong dari tabungan dan kita jadi lebih terkontrol. 🙂

  51. 7 April 2011 at 22:04

    Kartu kredit hanya saya pakai kalau saya pengin beli barang, tapi sayang keluar uang (soalnya yang bayar kartu kredit suami saya … hehehe … )
    Memang harus selektif menggunakan kartu kredit. Ingat bahwa utang harus dibayar, dan bunganya itu lho … gede banget 😦

    • 8 April 2011 at 13:48

      Bunga yang mencekik… 😦

  52. 7 April 2011 at 22:30

    saya menyadari bahwa saya jarang nabung dan tidak mempunyai saldo di tabungan saya jadi daripada saya pakai kartu kredit nanti gak bs mmbayar lebih baik saya ga mbikin kartu kredit 😀

    • 8 April 2011 at 13:42

      Yah, paling nggak mari menabung. 😀

  53. 7 April 2011 at 23:27

    Melinda Bagiku kayak mobil Jeep yang cocok buat off road.. karena punya “bemper” yang gede… 🙂
    Sambil menunggu proses hukum yang berlaku terkait masalah Citibank dan Melinda ini, setidaknya kita juga harus evaluasi diri, Perlukah/mampukah kita memiliki kartu kredit jangan hanya sekedar mengikuti trend saja,hingga kalu tagihan limit tidak menghindar saat ada Debt Collector.
    Paling enak kayak aku, kalo mau kredit gak perlu pakai kartu.. langsung ambil barang dan langsung barang di antar… alias tukang kredit harian yang biasa jual ember,kompor dll… 😀 hahaha

    • 8 April 2011 at 13:40

      Hahahahahaha komentar yang nakal. 😀

  54. 8 April 2011 at 08:41

    poko’e hutang harus dibayar, supaya tidur bisa nyenyak 😀

    • 8 April 2011 at 13:31

      Hehe, nanti hutangnya kebawa mimpi…. 😳

  55. 8 April 2011 at 11:56

    Sebetulnya gak usah kuatir asal pemakaian tertib dan bayar tepat waktu 😀

    • 8 April 2011 at 13:29

      Benar! 🙂

  56. 110 bhiberceloteh
    8 April 2011 at 12:39

    Emang dua cerita itu lagi seru2nya buat dijadiin bahan obrolan Sop.

    Yang aku suka kesal dari Citibank itu yaah, mereka ga perduli record kita soal pelunasan.
    Biarpun bertahun2 selalu bayar tepat waktu, sekali saja kita telat/lupa, ditagihnya udah kaya kita ngutang ratusan juta dan ga dibayar 10taun!! (lebaaay)
    lewat sehari aja ditelfooon terus, jam 6.30 pagi juga pernah kakakku ditelfon, seharian tuh ditelfonin mulu! belum lagi orang CS nya yang ngomongnya suka bernada tinggi.

    Pernah juga aku dikirim kartu belanja, aku minta dimatiin kartunya dan langsung aku gunting, and you know what? tiba2 aku dikirim tagihan! padahal kartu ga pernah aku pake! Ggrrrrr…!! 👿

    • 8 April 2011 at 13:26

      Hahaha, lebaaay. 😀

      Tapi seraaaaam…. 😦
      Nah, jadi memang kita sebagai pengguna harus sabar, dan juga tahu diri ya. 😐

  57. 8 April 2011 at 14:10

    Saya udah lihat foto yang katanya itu adalah foto MD jaman sekolah, widih beda banget sama yang sekarang…
    Penawaran kartu kredit memang sangat mengganggu, setiap hari saya disms nawarin KTA, terus sering juga ditelepon nawarin kartu kredit. Sangat mengganggu.

  58. 8 April 2011 at 17:07

    Ferrarinya yang bikin ga nahan soppp! Ngeliat kan mobil2 mewahnya MD. Itu yang nyita dan bawa ferrarinya sampe kagok hahah seumur hidup belum tentu sekali naik dan bawa tuh mobil.. xD

    sebenarnya masalah kartu kredit dan penagih hutang itu harus diintrospeksi masing2 pihak.. yang pihak bank jangan sampai menggunakan kekerasan, dan nasabah juga, kalo emang ngga sanggup bayar, lah jangan berhutang dari awal dooong. pake kartu kredit ya yang sesanggupnya aja deh. 😀

    • 8 April 2011 at 17:13

      Wah, seandainya semua orang bisa bersikap bijak seperti yang Hanny katakan…. 😐

  59. 8 April 2011 at 17:12

    Kalau saya ngeri sama suaminya Sop. Mosok suaminya umurnya 22 tahun, model pula. Lebih zzzzzzzzzzzzzz dari Rafi dan Yuni….Ck…ck…ck…makanya jangan biasakan ngutang, hahahahaha

  60. 8 April 2011 at 17:16

    Oh iya,bunga kartu kredit itu mengerikan loh. Pernah ada cerita tunggakan 8 juta, setelah sekian lama jadi 120 juta. ZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZ

    • 9 April 2011 at 06:19

      Damn! Mengerikan! 😦

  61. 8 April 2011 at 19:48

    sop, kenalin adikmu dong.. keren komentarnya.. sadis :p

    • 9 April 2011 at 06:21

      Hehehe… 😀

  62. 8 April 2011 at 20:02

    Saya juga pernah ditelpon salah satu bank yang menawarkan kartu kredit dan fasilitas lainnya. Tapi Boro2 punya kartu kredit, rekening satu aja kagak pernah diisi.

    *kalao yang nawarin kaya Melinda itu ya, maklum saja banyak yang kena…

    • 9 April 2011 at 06:21

      Haha, terutama kaum hawa ya. :mrgreen:

  63. 8 April 2011 at 20:48

    Memang sales kartu kredit suka maksa bgt! Sy ogah pake KK karena kelewat boros…jadi cari aman aja deh,drpd tau2 dikejar2 debt collector

    • 9 April 2011 at 06:22

      *manggut-manggut*

  64. 9 April 2011 at 18:40

    Kartu kredit emang bukan kartu ajaib. Jadi biar kita bisa gak perlu bayar di tempat, tetap aja kita harus bayar di lain waktu, plus bunga pula kalau terlambat bayarnya. Makanya kalau beli barang2 emang mendingan bayar tunai daripada harus ngegesek pake kartu kredit 🙂

    • 14 April 2011 at 20:02

      Benar sekali.

  65. 11 April 2011 at 15:37

    waktu itu teman kantor saya juga pernah ditelfon tukang kartu kredit sambil memaksa2 gitu
    hasilnya teman kantor saya ini jadi jengkel dan agak gondok

    • 14 April 2011 at 20:42

      Nah, mengerikan. 😦

  66. 11 April 2011 at 19:40

    Keluarga aku gak pernah sama sekali pake kartu kredit sop,,
    gak perlu juga rasanya,,
    Tapi sekarang udah jadi gaya hidup ya di Jakarta..

    • 14 April 2011 at 20:46

      Baguuus! No credit card! 😀

  67. 14 April 2011 at 10:53

    Aku masih belum merasa perlu pakai kartu kredit, jadi yah masih aman.
    Sepertinya butuh kerja ekstra dan waktu yang lama untuk memperbaiki citra Citibank

    • 14 April 2011 at 20:06

      Saya sih mendukung keluarga Irzen Octa dalam mencari kebenaran. Mau Citibank bangkrut, gak masalah.

  68. 14 April 2011 at 22:31

    Jadi ngeri ma abang sendiri *kebetulanpegawaicitibank* hahaha..
    gw culik anaknya klo dia macem2 *malahbalikngancem* *pdhlgara2anaknyalucu*..

    • 17 April 2011 at 10:34

      Hahahaha orang kalo udah terdesak bisa melakukan apa aja ya… 😳

  69. 15 April 2011 at 11:56

    saya ndak punya kartu kredit dan kalopun punya sepertinya hanya digunakan setaun sekali untuk beli tiket mudik 😎

    • 17 April 2011 at 13:39

      Hemat! 😀

  70. 17 April 2011 at 13:25

    iya jangan takut, penagih utang itu dateng untuk nagih kalo utang kamu sekitar 1 M lah… hahhaa kayak punya pengalaman jadih penagih utang aja 😀

    • 17 April 2011 at 14:18

      Jangan sampe berpengalaman dalam ini deh… 😦

  71. 19 April 2011 at 14:30

    salam kenal ….
    bagus banget postingannya , tar loa ad yg nawari mo ikutan jwb seperti itu ah he…. 🙂

    • 19 April 2011 at 19:15

      Haha, silakaaan! 😀

  72. 26 April 2011 at 20:59

    pengalaman saya dengan penagih kartu kredit: didatangi petugas bank ke rumah dengan dalih ada orang di alamat saya yang berhutang tunggakan kartu kredit. Ini artinya bank itu dikadalin orang yang memalsu alamat. Nama yang tertera bukkan anggota keluarga saya. Kami didatangi sampai berkali-kali. Pernah lagi saya ditelfon di kantor (entah gimana kok penelfon bisa tau nomor ekstensi saya)menyatakan bahwa teman saya berhutang tunggakan. sewaktu saya katakan bahwa teman saya sedang keluar kantor, dia maki2 saya mengatakan bahwa saya menyembunyikan orang yang dia cari. Saya bilang :” Mas kan tau alamat ini, datang aja ke sini temuin orangnya langsung. Kalo gak ada, temui saya biar matamu bisa saya colok…..” hua ha ha

    • 27 April 2011 at 10:50

      Seram. 😆


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Si Empunya Blog

Siapa saya? Monggo lihat halaman "Tentang Saia..." di atas. Tinggal klik! Mau meninggalkan jejak? Monggo klik halaman "Tinggalkan jejak..." di atas. Jangan lupa, nikmatilah hidup ini. ^_^

Hubungi saya di jejaring sosial

Kadang-kadang di blog ini saya menggunakan emoticon Parampaa. Silakan datang ke blog Bang Ova di sini. Dapatkan emoticon-nya di sini. HAJAR!!

Masukkan e-mail Anda di sini kalo mau dapet pemberitahuan postingan baru saya via e-mail

Join 972 other followers

Powered by FeedBurner

Saya sedang membaca ini


Tulisan Saya Berdasarkan Bulan

Arsip Tulisan

Ups, maap, kalau mau melihat arsip semua tulisan saya, lihat halaman di atas ya, yang "Arsip Tulisan" itu lho....

TIPS!

Kalo tulisan di blog saia ini terlalu kecil, monggo diperbesar. Untuk pengguna windows, tahan [Ctrl] sambil di-scroll mouse tengah. Untuk pengguna Mac, tahan [Cmd] dan tekan [+] atau [-].

Ga nyambung sih ini, bukan promosi, tapi kalo mau browser Safari, donlot di sini.

Blogroll: By Name


Abed Saragih "disave" |
Abi Harestya dan Bidadarinya |
Abu Aufa |
Abu Bakar "Bchree" |
Abu Ghalib |
Achmad Edi Goenawan |
Achoey El Harris |
Ade Kurniawati |
Adi Surya Pamungkas "bacelzone" |
Fan Adie Keputran |
Adya Ari Respati "abstractdoodle" |
Afra Afifah |
Ageng Indra |
Agry Pramita |
Agung Budidoyo |
Agung Firmansyah |
Agung Hasyim |
Agung Rangga "Popnote" |
Agung Yansusan Sudarwin |
Agustantyono |
Agyl Ardi Rahmadi |
Ahmad Musyrifin |
Akhmad Fauzi |
Alfi Syukrina |
Alid Abdul |
An Fatwa "Siho" |
Andi Nugraha |
Andi Sakab |
Andhika |
Andreas A. Marwadi |
Andrew Paladie |
Andrik Prastiyono |
Andyan |
Angga "SERBA BEBAS" |
Angga Dwinovantyo |
Anies Anggara |
Anindita |
Anistri |
Anita Rosalina |
Anto "Kaget" |
Anyes Fransisca |
Are 3DRumah |
Ari Artanto "Cah Gaul" |
Ari Muhardian "Tunsa" |
Ariana Yunita |
Arief Hartawan |
Arif "Bangkoor" Kurnia |
Arif Nurrahman |
Arif Sudharno Putro |
Ariyanti "Sauskecap" |
Arnolegsa Maupasha |
Arundati R.A. |
Aruni Yasmin Azizah |
Aryes Novianto |
Asep Saiba |
Asrul Sani |
Atha "kepompong" |
Aul Howler |
Awalul Hanafiyah "Masyhury" |
Baha Andes |
Baiq Fevy Wahyulana |
Bernadine Hendrietta |
Betania G. Rusmayasari |
Big Zaman |
Budi Nurhikmat |
Budi Prastyo "Kimbut" |
Calvin Sidjaja "Republik Babi" |
Cempaka Ariyanti |
Chocky Sihombing |
Citra "ceetrul" Hapsari |
Dadi Huang |
Danar Astuti Dewirini |
Daniel Hendrianto |
Daniel Maulana |
Deady Rizky |
Dede A. Hidayat |
Deny Marisa |
Depriyansyah Ramadhan "Iamcahbagus" |
Desita Hanafiah |
Destiana |
Desy Arista Y. |
Dewi Puspitasari |
Dewisri Sudjia "Desudija-DSK" |
Dhanika Budhi |
Dhewi Buana |
Dhimas Nugraha |
Didot Halim |
Dina Aprilia |
Dismas |
Ditya Pandu |
Doni Ibrahim |
Edda Nainay |
Efinda Putri |
Eko Ghesi Bardiyanto |
Elfa Silfiana |
Ella "Brokoli Keju" |
Erick Azof |
Erika Paraminda |
Erlin Fitriyanti |
Evan Ramdan |
Evet Hestara |
Fadhilatul Muharram |
Fahmi Nuriman |
Faisal Afif Alhamdi |
Faiza "MIDWIFE'S NOTES" |
Fandy Sutanto |
Fanny Azzuhra |
Fatra Duwipa |
Febe Fernita |
Felicia |
Ferry Irawan Kartasasmita "makhluk lemah" |
Fier "Pelancong Nekad" |
Fikri "Blue Zone" |
Fira "Fiya" |
Fitri Melinda |
Fitriyani |
Galih Gumilang "Gege House" |
Galuh Ristyanto |
Ghani Arasyid |
Gilang F. Pratama "Babiblog" |
Gitta Valencia |
Gugun "idebagusku.com" |
Gusti Ramli |
Hanif Ilham |
Hanny Aryunda Herman |
Hendrawan Rosyihan |
Hera Prahanisa |
Herni Bunga |
Herry "negeribocah" |
I Gede Adhitya Wisnu Wardhana |
Husfani A. Putri |
Ibnu Fajar "Ikky" |
Ilham JR |
Inge "Cyberdreamer" |
Intan Permata Kunci Marga |
Iqmal |
Irfan Andi|
Isdiyanto |
Ivan Prakasa |
Januar Nur Hidayanto "Yayanbanget" |
Jasmine Aulia |
Joko Santoso |
Joko Setiawan |
Juhayat Priatna |
Julianus Ginting |
Kang Ian . info |
Kang Ian . com |
Karina Utami Dewi |
Khalid Abdullah |
Khalifatun Nisa |
Kuchiki Rukia |
Lailaturrahmi Sienvisgirl Amitokugawa |
Lambertus Wahyu Hermawan |
Lerryant K. |
Lina Sophy |
Lucky DC |
Maghfiraa Alva |
Marchei |
Mario Sumampow |
Mas Ardi |
Mas Bair |
Mas Yudasta |
Mikhael Tobing |
Mirwanda |
Miswar Rasyid |
Mochammad AHAO |
Mohamad Husin |
Muhammad Abdul Azis |
Muhammad Hamka Ibrahim |
Muhammad Ihfazhillah |
Muhammad Riyan |
Muhammad Saiful Alam |
Muhammad Zakariah |
Nadia Fadhilah Riza |
Nanang Rusmana |
Nandini R.A. |
Necky Effendi |
Ninda Rahadi |
Nindy Ika Pratiwi |
Novina Erwiningsih |
Nur Azizah |
Nuri |
Perwira Aria Saputra |
Pipin Pramudia |
Pratita Kusuma |
Puji Lestari |
Pungky "PHIA" Widhiasari |
Putri Chairina |
Qori Qonita |
Radinal Maruddani |
Rahad Adjarsusilo |
Rahmat Hidayat |
Randi Rahmat |
Rasyida |
Regina |
Reisha Humaira |
Rie "Cerita Rie" |
Richie Lanover |
Rif'atul Mahmudah |
Rina Sari |
Rini Andriani "Athamiri" |
Riza Saputra |
Rizki "Hitam Putih Jingga" |
Rizki Akbar Maulana |
Ronie "Ravaelz" |
Rowman |
Rudi Wahyudi |
Ruri Octaviani |
Saipuddin Ar |
Septirani Chairunnisa Kamal |
Shafiqah Adia Treest |
Silvi Mustikawati |
Surya "Javanes" Pradhana |
Tasya Myanti |
Thyar |
Tiffany Victoria "Tiffa" |
T I W I |
Tony Koes "Macsize" |
Triana Frida Astary |
Triyani Fajriutami |
Uka Fahrurosid |
Ummu El Nurien</a. |
Upik "Pemburu Konstruksi Makna" |
Wahyu Asyari Muntaha |
Wahyu Nurudin |
Wahyu Putra Perdana |
Wendy Achmmad |
Widyan Fakhrul Arifin |
Wien Wisma |
Wildan Lazuardi |
Wiwin Siswanty |
Wiwing Fathonah Pratiwi |
Yori Yuliandra |
Yuli Anggeraini |
Zuli Taufik |

I’m a Liverpudlian!



%d bloggers like this: