12
Apr
11

Kesalahan Ejaan #5

Mumpung saya dapat materi kesalahan ejaan, jadi langsung aja saya posting di sini. 😀

#1

Dalam foto di sebuah toko buku ini sebenarnya ejaannya nggak salah, tapi saya pengen meng-kritisi penggunaan customer di sana. Kalau narablog mengikuti tulisan-tulisan saya yang lama (yang lamaaaa sekali), saya pernah menulis tentang kata-kata Bahasa Inggris yang terlalu banyak digunakan dalam berbahasa sehari-hari, padahal kita punya kata serapannya atau Bahasa Indonesianya (lihat di sini dan di sini). Nah, saya kesal juga waktu lihat keadaan di atas, mengapa pakai “customer”? Kenapa nggak pelanggan, pembeli, atau pengunjung?  😡

Hal-hal kecil seperti ini kalau dibahas nggak ada habisnya. 😎

#2

Ini saya dapatkan di kampus saya sendiri. 😀

Si penulis kayaknya nggak terbiasa menulis besar-besar di kertas A4 dengan spidol besar untuk papan tulis. :mrgreen:

#3

Keadaan di atas saya dapatkan di sebuah toko buku ternama di Indonesia. 🙂

Banyak juga yang bisa jadi bahan olok-olok. Pertama, “di ganggu” itu pastinya yang benar adalah “diganggu”, penulisannya di sambung. Memangnya ganggu itu nama tempat? :mrgreen: Kedua, “Re tur” itu apa ya? Benar “Re tur” (dipisah) apa “retur”? Ataukah yang benar adalah return dari Bahasa Inggris? Kalau dilihat dari banyaknya tumpukan buku saat itu, kemungkinan besar maksudnya adalah proses pengembalian buku ke penerbit (betulkan saya jika saya salah). Apapun maknanya, penulisannya benar-benar lucu. :mrgreen:

Ketiga, tata bahasanya kacau. Tidak diganggu karena dalam proses retur. Lucu sekali, karena saya yakin niat membuat pengumuman ini adalah sebagai peringatan bagi orang-orang agar tidak mengacaukan tumpukan buku yang ada. Harusnya kalimat seru dong… Tapi, apa yang tertulis di sana bukan kalimat seru, bahkan nggak bisa disebut kalimat yang benar. 😐 Saya lebih suka yang sedikit “keras”, seperti “Jangan santuh tumpukan buku ini!“, atau “Mohon tumpukan buku ini jangan disentuh!“. Saya lebih suka begitu. 😆

Keempat, tulisan hurufnya seperti orang alay. Saya ingat pernah lihat gaya menulis begitu, waktu saya masih SMP. Teman saya ada yang tulisannya seperti itu, dibilang huruf balok bukan, apalagi huruf tegak bersambung. Penulisannya campuran, kadang huruf besar, kadang huruf kecil, dan nggak ada huruf kapital di awal kalimat. 😀

*

Sekali lagi, meng-kritik itu enak ya. 😳

——————————————————————————————————————————

Foto hasil jepretan sendiri. Seluruh terbitan ini beserta gambar-gambarnya sangat dilindungi, jadi sertakan alamat tautan dan nama pemilik blog jika ingin menggunakan sebagian ataupun seluruh bagian terbitan ini.
Advertisements

109 Responses to “Kesalahan Ejaan #5”


  1. 12 April 2011 at 02:19

    ogh tuhan, ribut juga berurusan dengan bang asop…
    soalnya, saya juga suka salah bang.. hhihi..
    lama g berkunjung 😀

    • 14 April 2011 at 21:01

      Udah, dinikmati aja yah. 😀

      Maap saya juga udah lama gak ke blog Intan…. 😥

  2. 12 April 2011 at 04:20

    Yeah…, mengkritik itu memang paling nikmat, seperti secangkir kopi di depan perapian pada malam yang bersalju :D.

    • 14 April 2011 at 21:02

      Jangan lupa kopinya buat saya tanpa gula ya. :mrgreen:

  3. 12 April 2011 at 05:30

    (Maaf) izin mengamankan KETIGAX dulu. Boleh, kan?!
    DIGANGU itu artinya apa, ya?
    hehehehehe

    • 14 April 2011 at 21:02

      Nah, saya juga bingung. 😆

  4. 12 April 2011 at 06:51

    Waduh harus lebih teliti lagi ini, bisa-bisa dikritik mulu sama si abg hhi..
    Happy Blogging (>0<)/

    • 14 April 2011 at 21:02

      ABG?? Saya masih ABG ya?? Asiiik! 😀 😀 😀

  5. 12 April 2011 at 10:41

    o-ow.. salah eja lagiii.. tidaakk.. :mrgreen:

    • 14 April 2011 at 21:01

      Nikmati ajaaaa! :mrgreen:

  6. 12 April 2011 at 10:48

    Hihihihi….hebat mas Asop jeli juga membaca tulisan salah 😀

    • 14 April 2011 at 21:01

      Oh, memang hobi saya. 😀

  7. 12 April 2011 at 11:18

    Bertambah lagi ilmu, nice sharing 🙂

    • 14 April 2011 at 21:00

      Sip! 🙂

  8. 12 April 2011 at 11:59

    kadang orang menganggapnya sepele, tapi memang harus berawal dari kebiasaan untuk menulis dengan ejaan yang benar.

    • 14 April 2011 at 22:04

      betul … kadang karena kita membiarkan kebiasaan salah kita juga ikutan salah.

  9. 12 April 2011 at 12:08

    hihihi, yang kerja di toko buku alay :p

    • 14 April 2011 at 20:59

      Kita jangan terkena imbas alaynya ya. 😡

  10. 19 yanrmhd
    12 April 2011 at 13:12

    hahayyy…aya-aya wae Sop :mrgreen:
    emanga banyak yang rancu disekeliling kita, tapi okelah..hiburan buat mata Sop 😀

    oke semangat! do the best.. 😉

    • 14 April 2011 at 20:59

      …semangat dalam apa ya…? ❓ 😀

  11. 12 April 2011 at 13:55

    Pasti nulisnya cepat2. .
    yang penting jadi . .
    tampa pikir panjang .. maklum jadi salah hehe 😀

    • 14 April 2011 at 20:56

      Itu benar. 😀

  12. 12 April 2011 at 14:06

    “tidak diganggu karena dalam proses retur” itu kalimat perintah kan yak, kenapa kata awalnya pake ‘tidak’, kenapa ngga pake ‘jangan’ ya? apa saya yang salah.. he

    • 14 April 2011 at 20:55

      Nah, itu dia, aneh ‘kan? 😀

  13. 12 April 2011 at 16:13

    Wah yang menulis di toko buku itu sepertinya tidak lulus mata pelajaran Bahasa Indonesia
    *lho nulsnya jadi resmi gini, takut dikritik Asop 😀
    Btw, meng-kritik itu emang tulisannya gitu ya? Bukan mengkritik?

    • 14 April 2011 at 20:54

      Hahaha kalo untuk kolom komentar sih gak apa2 pake gak formal. 😆

      Nah, saya malah mikirnya yang benar adalah “mengritik”, karena kata dengan awalan K, P, T, dan S, kalau diberi awalan harus lebur dengan awalannya. Gak boleh terpisah sendiri. Contohnya:
      – Tangkis => Menangkis (bukan “mentangkis”)
      – Kelola => Mengelola
      – Pasar => Memasarkan
      – Suara => Menyuarakan 😀

      Nah, karena saya ragu2, makanya saya pisahkan awalan “me-” dengan kata kritik-nya. Seingat saya bentuk ini boleh dipakai juga di belakang, jadi bisa untuk “meng-aktif-kan”. 🙂

  14. 12 April 2011 at 16:46

    kan katanya bahasa inggris lebih keren, hehhee

    • 14 April 2011 at 20:50

      Ah kata siapa itu? 😦
      Sembarangan…. 😦 😦
      Bahasa Indonesia lebih keren! 👿

  15. 12 April 2011 at 17:11

    hihihi, emang return tuh klo bahasa pedagangnya jadi retur loh Bang.

    • 14 April 2011 at 20:48

      Waaaaaaaah gitu yaa? 😀 😀

  16. 12 April 2011 at 17:23

    Sebetulnya tidak mengapa juga penulisan kata-kata tersebut, disesuaikan dengan tempat. Tapi kadang kalimat tersebut susah dipahami. 😆

    yang penting tidak sedang ujian bahasa indonesia, hehe…

    • 14 April 2011 at 20:47

      Betul, selama pengejaan non-formal tidak dipakai di keadaan formal (contoh: makalah) dan percakapan non-formal tidak dipakai di saat bicara di depan orang banyak pada acara resmi (contoh: presentasi). 😀

  17. 12 April 2011 at 19:29

    typo kayak gitu kalo lagi ujian sekolah dianggap salah nggak ya? hehe

    • 14 April 2011 at 20:45

      Selama sang pemeriksa masih ngerti, saya rasa gak masalah. Paling nilainya aja dikurangi, nilai kerapihan tulisan. :mrgreen:

  18. 12 April 2011 at 21:28

    Wah kalau asop mampir ke blog ku pasti banyak yang di kritik. Karena tulisan ku bergaya “aku” dan berusaha tidak terlalu dibuat kaku 😆

    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

    • 14 April 2011 at 20:45

      Wah, penulisan “aku” udah formal kok, Mas, tinggal pengejaan macam kata kerja aja yang harus formal, seperti jangan pakai akhiran “-in” (contoh: “balikin”, “pasangin”). 🙂

  19. 12 April 2011 at 23:51

    hueheheheeheeeeeeeee….bikin cengar cengir sendiri…
    nice post

    salam 🙂

    • 14 April 2011 at 20:43

      …..cuma ini aja…? 😦

  20. 13 April 2011 at 07:36

    sepakat..sepakat..mari kita mencintai bahasa indonesia kita.

  21. 13 April 2011 at 07:42

    wah hrus hati2 ni klo nulis…. ntar di kritik …hehehe 😀

    • 14 April 2011 at 20:42

      Tenang, saya kritik langsung di kolom komentar situ, kok. 😀

  22. 13 April 2011 at 10:41

    Kocak! bisa aja deh si Asop ini nemu2 kata2 salah

    • 14 April 2011 at 20:42

      Kalo teliti sih pasti bisa. 🙂

  23. 13 April 2011 at 11:01

    Setahuku retur itu bahasa Indonesia, tapi penulisannya digabung siy.

    *haduuh ini kenapa jd deg2an takut salah ejaan pas nulis disini ya? 😛 hahaha*

    • 14 April 2011 at 20:41

      Hahahah santaaaaaai Mbak Ekaa! 😀 😀 😀

      Saya malah baru tahu lho ada bahasa “retur”…. 😯

  24. 13 April 2011 at 11:18

    ahahahahaha… *ketawa khawatir*

    Lama ya ga ketawa di blognya asop :malu

    Kesalahan ejaan memang terlihat hal yang sepele, tapi bisa berakibat fatal karena bisa salah arti.

    *hodooh…langsung merhatiin tulisan sendiri, pasti banyak salahnya*
    …ngaciiiiirrr….

    • 14 April 2011 at 20:39

      Hehe tenang, kalo tulisan di posting-an Nia yang salah, langsung saya komentari di kolom komentar kok. 👿

  25. 13 April 2011 at 18:55

    wew! teliti banget nih bang asop…
    heheheheh kalo blog saya di audit tata bahasa, wah pasti kena resume banyak nih…

    • 14 April 2011 at 20:27

      Hehehe itu kalo saya niat bener… 😆

      Kalopun ada, bakal saya tulis langsung di kolom komentar. 👿

  26. 13 April 2011 at 20:24

    Bener banget, kenapa penggunaan bahasa jadi campur-campur kaya gado-gado gitu ya. Tapi kalo nulis di blog juga saya sering gitu sih (ngaku dosa). Daan tanpa sadar kadang content pembicaraan sehari-hari juga sering campur2 gini ya.

    • 14 April 2011 at 20:26

      HAhaha, kalo gak dalam keadaan formal sih saya rasa nggak apa2, tapi lama2 “ketidakformalan” bisa terbawa sampai saat kita presentasi di depan banyak orang (dalam keadaan formal). Kalo udah gitu, rasanya ketika saya ada sebagai pendengar (audience) terasa nggak pantas. 😐

  27. 52 Desita Hanafiah
    13 April 2011 at 21:35

    hehe baiklah gunakan Bahsa Indonesia yang baik dan benar sesuai EYD, bukan begitu Kang *Asop* Pantau :mrgreen:

    • 14 April 2011 at 20:23

      Itu benar. 😎

  28. 13 April 2011 at 22:04

    Kalau artikel saya, Ejaan Yang Salah. Hehehe..kok sama ya 😆

    • 14 April 2011 at 20:22

      Ah, boleh lah sama aja itu. 🙂

  29. 13 April 2011 at 23:10

    Harus benar nih saya nulis, kalau tidak, bisa masuk dalam tulisan mas Asop untuk kesalahan ejaan #6. 🙂

    • 14 April 2011 at 20:21

      Hahahaha kalo kesalahan dalam blog, saya kritik langsung aja di kolom komentar. 😆

  30. 14 April 2011 at 04:12

    Salam, wah untung Kang Asop posting bgnian,g slh mmg bnyak pdnan yg sring kita abaikan.Bhs Indonesia pdhl ckp mmp mnysuiakn dri dgn Bhs Asing dri sgi pdanan,yh kmbli pd msing2 yg mnggunakan…

    • 14 April 2011 at 20:17

      Komentar yang bijak.. 😀

      Tapi sepertinya ditulis via hape ya… 😦

  31. 14 April 2011 at 06:47

    Oh… menurut saya itu udah font orangnya tuh Sop. Jadinya kelihatan alay. wkwkwkwk

    Ngomong2, kamu melewatkan sesuatu Sop. Tulisan paling bawah “Management Komputer”.

    Kalo niat bahasa Indonesia: Manajemen Komputer
    Kalo niat bahasa Inggris: Management of Computer atau Computer Management

    Tapi apa betul yang mengurusi masalah retur buku itu manajemen komputernya ya?

    • 14 April 2011 at 20:16

      Hahahahaha iya ya, kelewatan… 😀 😀

  32. 14 April 2011 at 07:06

    Asal jangan marah aja kalo dikritik. Hahahahha, piss ahh n.nv
    Kalo diliat2, ternyata lo mirip sm temen gw. Dia tuh emg suka ngritik tentang penulisan. Jangan2 kalian jodoh 😳
    Hahahahhahahhaahhahaha :p

    • 14 April 2011 at 20:10

      Oooh kalo kritiknya membangun saya terima dengan senang hati.

      Eeeeh temen lu cewek apa cowoook?

      • 18 April 2011 at 10:44

        cewek, soooopp. temen cowo gw mah bisa diitung dgn jari. hahahha
        tolong cek message fb, sop. gw ngirim sesuatu ke fb lo. hehheeh 😀

  33. 14 April 2011 at 08:55

    *ngikik*
    numpang ketawa aja brow. 😀

    • 14 April 2011 at 20:09

      Hati-hati ludahnya jangan muncrat di sini ya.

  34. 14 April 2011 at 09:39

    yg foto terakhir itu, juga agak alay SOp menurutku,,
    model tulisannya…
    ampun dj

    • 14 April 2011 at 20:08

      Ampyuuuun!

  35. 14 April 2011 at 11:23

    customer mungkin biar gaul dikit om. hhaha

    • 14 April 2011 at 20:01

      Gaul tapi kurang sip.

  36. 14 April 2011 at 11:26

    Mending balik lagi ke SD Lagi yuk haha…

    • 14 April 2011 at 20:00

      ….ogah ah.

  37. 14 April 2011 at 11:50

    Whahahahaha antara iseng dan kritis beda ya Sop 😛

    • 14 April 2011 at 19:59

      Itu benar.

  38. 14 April 2011 at 13:43

    Sepertinya Bung Asop harus melihat postingan saya terdahulu sekali berikut ini. 😀

    • 14 April 2011 at 19:58

      Menuju TKP!

  39. 14 April 2011 at 15:38

    Sebelumnya Met kenal Asop!

    Lucu juga sih.
    Harus menggunakan EYD ya….

    Sepertinya saya harus belajar lagi nih.

    Tapi kalau nulis di blog saya rasa ga terlalu dipermasalahkan ejaannya deh, kec. kalau kita sedang nulis karya ilmiah, presentasi atau yang berbau formal gitu.

    • 14 April 2011 at 19:54

      Salam kenal!

      Ah, tapi penulisan formal udah terlanjur terbawa ke blog saya.

  40. 14 April 2011 at 16:17

    Kayaknya Bang Asop mau jadi editor, ya? Setahuku, masyarakat kita memang tidak begitu peduli dengan penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Beberapa stasiun televisi pernah membahas masalah ini. Akan tetapi, anehnya, mereka juga melakukan kesalahan yang sama, padahal kan televisi memiliki tim redaksi dan editorial? Hehehe

    • 14 April 2011 at 19:47

      Iya, media televisi yang harusnya jadi contoh dan panutan masyarakat malah sering salah dalam masalah ejaan.

  41. 81 wulanmanjol
    14 April 2011 at 19:31

    huwaduuhhh…jangan-jangan aku juga sering salah :p

    • 14 April 2011 at 19:44

      Mungkin.

  42. 14 April 2011 at 20:55

    trim’s management komputer

    nya ga di komentarin mas?

    • 14 April 2011 at 21:03

      Eeeeh iya itu ketinggalan. :mrgreen:

  43. 15 April 2011 at 06:38

    keren sop..makin modern bahasanya makin gak keruan campur sari 😀

    • 17 April 2011 at 13:38

      Ini yang harus diperbaiki. 😀

  44. 15 April 2011 at 11:53

    yang terakhir tulisannya bagus (sekaligus 4L@y)

  45. 15 April 2011 at 14:35

    wakakakakakka……lucu juga ikut ngetawain kesalahan orang. btw mereka dah pada sadar belom yah….?
    =====================
    berhentilah sekolah sebelum terlambat

    • 17 April 2011 at 13:46

      Saya gak ngetawain lho.. 😛

  46. 16 April 2011 at 00:28

    Like this…. ^^ >> Sekali lagi, meng-kritik itu enak ya.

  47. 16 April 2011 at 07:26

    hahaha mas asop bs jadi detektif ni selalu memperhatikan ejaan yang salah 😀

    • 17 April 2011 at 14:02

      Kata narablog, “Detektif Bahasa”. 😀

  48. 16 April 2011 at 10:09

    Apakah sedang ada lomba hunting salah eja, Mas? Koq dosen sy juga (akhir2 ini) getol posting kesalahan ejaan yang beliau temui.

    • 16 April 2011 at 11:28

      Eeeeeeh saya penasaran nih blog dosen Febri apa? Pengen ke sana juga… 😀

  49. 16 April 2011 at 10:46

    JANGAN DIGANGU ahahahahahahahaha…..

    salam persahabatan selalu dr MENONE

  50. 16 April 2011 at 14:05

    hehehe… kadang kita emang suka lucu deh mas… jangankan dalam bahasa asing, banyak kata-kata dalam bahasa kita sendiri justru salah kita ucapkan.

    Di pinggir jalan sering kita liat, “Di juwal”. Salahnya dobel tuh, hehehe…

    • 17 April 2011 at 14:12

      Gyahaha, iya, dobel salahnya. 😀
      “Di”-nya dipisah, ama pake “W” pula.. 😆

  51. 16 April 2011 at 18:23

    ati2 nih kalo sekampus sama mas asop! kena satpam bahasa indonesia.. wkakakkaka….

    • 17 April 2011 at 14:15

      Kalo ada kesmepatan, saya bakal terus posting tentang salah ejaan. 😉

  52. 17 April 2011 at 17:16

    Hehehe… kok ya sempet motret. Daku banyak nemu kesalahan begini tapi ngga sempet motret.

    Salam

  53. 18 April 2011 at 13:25

    Yang nulis bukan ahli tata bahasa mas tetapi tataboga…he…he.. Salam kenal. Blognya keren. Dah Lama lihat si Empunya di blog teman2, baru kali ini diberi kesempatan tuk menyapa.

  54. 19 April 2011 at 03:28

    jeli juga nih bung Asop, kalo inggris campur2 Indonesia biasa dijumpai pada VJ-VJ MTV, check this one out 😎

    • 19 April 2011 at 12:43

      😆

  55. 20 April 2011 at 09:29

    mengkritik itu nikmaaaattt banget.. 😆 😆 saya baru baca kemaren sekilas lihat di sebuah gang.. ada papan bertuliskan “bisa potong, krembat dan fesel..”

    • 22 April 2011 at 10:31

      Hihihi, kok gak difoto sih? 😀

  56. 20 April 2011 at 12:04

    Hehehe, jeli juga. Klo menurut saya yg paling aneh kalau dibaca ya foto terakhir itu. Saya gak ngerti maksudnya “retur” itu apa 😀

    • 22 April 2011 at 10:30

      Entahlah saya juga ga tahu… 😐

  57. 20 April 2011 at 20:15

    Untuk memperbaiki segala hal emang gak harus dimulai dari hal yang besar ya Kang, mungkin dari hal kecil semacam itulah kita harus memperbaikinya. 🙂

    • 22 April 2011 at 10:15

      Itu benar sekali!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Si Empunya Blog

Siapa saya? Monggo lihat halaman "Tentang Saia..." di atas. Tinggal klik! Mau meninggalkan jejak? Monggo klik halaman "Tinggalkan jejak..." di atas. Jangan lupa, nikmatilah hidup ini. ^_^

Hubungi saya di jejaring sosial

Kadang-kadang di blog ini saya menggunakan emoticon Parampaa. Silakan datang ke blog Bang Ova di sini. Dapatkan emoticon-nya di sini. HAJAR!!

Masukkan e-mail Anda di sini kalo mau dapet pemberitahuan postingan baru saya via e-mail

Join 973 other followers

Powered by FeedBurner

Saya sedang membaca ini


Tulisan Saya Berdasarkan Bulan

Arsip Tulisan

Ups, maap, kalau mau melihat arsip semua tulisan saya, lihat halaman di atas ya, yang "Arsip Tulisan" itu lho....

TIPS!

Kalo tulisan di blog saia ini terlalu kecil, monggo diperbesar. Untuk pengguna windows, tahan [Ctrl] sambil di-scroll mouse tengah. Untuk pengguna Mac, tahan [Cmd] dan tekan [+] atau [-].

Ga nyambung sih ini, bukan promosi, tapi kalo mau browser Safari, donlot di sini.

Blogroll: By Name


Abed Saragih "disave" |
Abi Harestya dan Bidadarinya |
Abu Aufa |
Abu Bakar "Bchree" |
Abu Ghalib |
Achmad Edi Goenawan |
Achoey El Harris |
Ade Kurniawati |
Adi Surya Pamungkas "bacelzone" |
Fan Adie Keputran |
Adya Ari Respati "abstractdoodle" |
Afra Afifah |
Ageng Indra |
Agry Pramita |
Agung Budidoyo |
Agung Firmansyah |
Agung Hasyim |
Agung Rangga "Popnote" |
Agung Yansusan Sudarwin |
Agustantyono |
Agyl Ardi Rahmadi |
Ahmad Musyrifin |
Akhmad Fauzi |
Alfi Syukrina |
Alid Abdul |
An Fatwa "Siho" |
Andi Nugraha |
Andi Sakab |
Andhika |
Andreas A. Marwadi |
Andrew Paladie |
Andrik Prastiyono |
Andyan |
Angga "SERBA BEBAS" |
Angga Dwinovantyo |
Anies Anggara |
Anindita |
Anistri |
Anita Rosalina |
Anto "Kaget" |
Anyes Fransisca |
Are 3DRumah |
Ari Artanto "Cah Gaul" |
Ari Muhardian "Tunsa" |
Ariana Yunita |
Arief Hartawan |
Arif "Bangkoor" Kurnia |
Arif Nurrahman |
Arif Sudharno Putro |
Ariyanti "Sauskecap" |
Arnolegsa Maupasha |
Arundati R.A. |
Aruni Yasmin Azizah |
Aryes Novianto |
Asep Saiba |
Asrul Sani |
Atha "kepompong" |
Aul Howler |
Awalul Hanafiyah "Masyhury" |
Baha Andes |
Baiq Fevy Wahyulana |
Bernadine Hendrietta |
Betania G. Rusmayasari |
Big Zaman |
Budi Nurhikmat |
Budi Prastyo "Kimbut" |
Calvin Sidjaja "Republik Babi" |
Cempaka Ariyanti |
Chocky Sihombing |
Citra "ceetrul" Hapsari |
Dadi Huang |
Danar Astuti Dewirini |
Daniel Hendrianto |
Daniel Maulana |
Deady Rizky |
Dede A. Hidayat |
Deny Marisa |
Depriyansyah Ramadhan "Iamcahbagus" |
Desita Hanafiah |
Destiana |
Desy Arista Y. |
Dewi Puspitasari |
Dewisri Sudjia "Desudija-DSK" |
Dhanika Budhi |
Dhewi Buana |
Dhimas Nugraha |
Didot Halim |
Dina Aprilia |
Dismas |
Ditya Pandu |
Doni Ibrahim |
Edda Nainay |
Efinda Putri |
Eko Ghesi Bardiyanto |
Elfa Silfiana |
Ella "Brokoli Keju" |
Erick Azof |
Erika Paraminda |
Erlin Fitriyanti |
Evan Ramdan |
Evet Hestara |
Fadhilatul Muharram |
Fahmi Nuriman |
Faisal Afif Alhamdi |
Faiza "MIDWIFE'S NOTES" |
Fandy Sutanto |
Fanny Azzuhra |
Fatra Duwipa |
Febe Fernita |
Felicia |
Ferry Irawan Kartasasmita "makhluk lemah" |
Fier "Pelancong Nekad" |
Fikri "Blue Zone" |
Fira "Fiya" |
Fitri Melinda |
Fitriyani |
Galih Gumilang "Gege House" |
Galuh Ristyanto |
Ghani Arasyid |
Gilang F. Pratama "Babiblog" |
Gitta Valencia |
Gugun "idebagusku.com" |
Gusti Ramli |
Hanif Ilham |
Hanny Aryunda Herman |
Hendrawan Rosyihan |
Hera Prahanisa |
Herni Bunga |
Herry "negeribocah" |
I Gede Adhitya Wisnu Wardhana |
Husfani A. Putri |
Ibnu Fajar "Ikky" |
Ilham JR |
Inge "Cyberdreamer" |
Intan Permata Kunci Marga |
Iqmal |
Irfan Andi|
Isdiyanto |
Ivan Prakasa |
Januar Nur Hidayanto "Yayanbanget" |
Jasmine Aulia |
Joko Santoso |
Joko Setiawan |
Juhayat Priatna |
Julianus Ginting |
Kang Ian . info |
Kang Ian . com |
Karina Utami Dewi |
Khalid Abdullah |
Khalifatun Nisa |
Kuchiki Rukia |
Lailaturrahmi Sienvisgirl Amitokugawa |
Lambertus Wahyu Hermawan |
Lerryant K. |
Lina Sophy |
Lucky DC |
Maghfiraa Alva |
Marchei |
Mario Sumampow |
Mas Ardi |
Mas Bair |
Mas Yudasta |
Mikhael Tobing |
Mirwanda |
Miswar Rasyid |
Mochammad AHAO |
Mohamad Husin |
Muhammad Abdul Azis |
Muhammad Hamka Ibrahim |
Muhammad Ihfazhillah |
Muhammad Riyan |
Muhammad Saiful Alam |
Muhammad Zakariah |
Nadia Fadhilah Riza |
Nanang Rusmana |
Nandini R.A. |
Necky Effendi |
Ninda Rahadi |
Nindy Ika Pratiwi |
Novina Erwiningsih |
Nur Azizah |
Nuri |
Perwira Aria Saputra |
Pipin Pramudia |
Pratita Kusuma |
Puji Lestari |
Pungky "PHIA" Widhiasari |
Putri Chairina |
Qori Qonita |
Radinal Maruddani |
Rahad Adjarsusilo |
Rahmat Hidayat |
Randi Rahmat |
Rasyida |
Regina |
Reisha Humaira |
Rie "Cerita Rie" |
Richie Lanover |
Rif'atul Mahmudah |
Rina Sari |
Rini Andriani "Athamiri" |
Riza Saputra |
Rizki "Hitam Putih Jingga" |
Rizki Akbar Maulana |
Ronie "Ravaelz" |
Rowman |
Rudi Wahyudi |
Ruri Octaviani |
Saipuddin Ar |
Septirani Chairunnisa Kamal |
Shafiqah Adia Treest |
Silvi Mustikawati |
Surya "Javanes" Pradhana |
Tasya Myanti |
Thyar |
Tiffany Victoria "Tiffa" |
T I W I |
Tony Koes "Macsize" |
Triana Frida Astary |
Triyani Fajriutami |
Uka Fahrurosid |
Ummu El Nurien</a. |
Upik "Pemburu Konstruksi Makna" |
Wahyu Asyari Muntaha |
Wahyu Nurudin |
Wahyu Putra Perdana |
Wendy Achmmad |
Widyan Fakhrul Arifin |
Wien Wisma |
Wildan Lazuardi |
Wiwin Siswanty |
Wiwing Fathonah Pratiwi |
Yori Yuliandra |
Yuli Anggeraini |
Zuli Taufik |

I’m a Liverpudlian!



%d bloggers like this: