30
Apr
11

Di Sini Sedang Dibangun ATM, Kemudian Apa?

Saya menemukan sebuah spanduk pemberitahuan yang lucu. Lucu setidaknya buat saya, karena ada keanehan di sana. 😆

Mana sih gambarnya? Ini dia! 😀

Pertama, ada salah ejaan. Di sana tertulis “Disini”, itu salah besar! 😛 Dipisah dong, harusnya, jadi “Di sini”. Untuk tulisan “Galery”, saya bingung, itu bahasa apa? Setahu saya ada Bahasa Inggris gallery, bukan galery. Dalam Bahasa Indonesia pun nggak ada galery, yang ada galeri, dengan “i” bukan “y”. Silakan cek di KBBI edisi terbaru atau di KBBI daring.

Poin kedua, sebenarnya saya ragu ini salah apa nggak. Kelihatannya sih nggak salah, saya hanya gemas dengan penggunaan dua tanda tanya setelah “berminat”. Terlalu berlebihan. 😆

Ketiga, masih berhubungan dengan poin kedua. Sebenarnya apa sih maksud dari spanduk ini? Apa maksud dari kata “berminat??” itu? Oke, si pemilik bangunan ngasih tahu kita bahwa ruang di sana akan digunakan untuk galeri ATM. Lalu selanjutnya apa? Situ ngajak siapa kok ngasih kata “berminat??” segala? Kita orang biasa sih biasa-biasa aja ada ATM di sana, karena kita nggak terlalu sering butuh ke ATM. Syukur-syukur kalau dengan adanya ATM di sana kita dapat fungsinya.

Apa tulisan “berminat??” itu ditujukan kepada pihak bank? 😀

Kalaupun benar untuk pihak bank, kok rasanya cara penawaran ini… aneh gitu… 😕

Yah, sudahlah, jangan dipikir. Memang bikin gemas, tapi… yah, sudahlah. :mrgreen:

——————————————————————————————————————————

Foto tentu hasil jepretan sendiri. Seluruh terbitan ini beserta gambar-gambarnya sangat dilindungi, jadi sertakan alamat tautan dan nama pemilik blog jika ingin menggunakan sebagian ataupun seluruh bagian terbitan ini.
Advertisements

161 Responses to “Di Sini Sedang Dibangun ATM, Kemudian Apa?”


  1. 30 April 2011 at 00:42

    iya lah sop ditujukan ke pihak bank. ada yang mau nyewa tempat untuk naruh atm nya gak disitu.. 😀

    • 30 April 2011 at 09:39

      Sampe sekarang belum laku-laku.

      • 1 May 2011 at 10:41

        karena memang kurang tepat sasaran sepertinya Sop,
        pihak Bank memangnya kebetulan jalan-jalan, dan lihat pengumumuman, trus pasang ATM,
        sepertinya mereka survei dengan tujuan mempermudah nasabahnya.
        kalau pengumuman di atas, ditujukan ke rakyat yang duitnya buanyak (emang bisa bikin ATM perorangan yak) ,, kale 😆

      • 3 May 2011 at 14:14

        Mungkin letaknya kurang strategis ditinjau dari kaca mata bank.

        • 3 May 2011 at 15:02

          Bisa jadi. :mrgreen:

  2. 30 April 2011 at 05:07

    Sudah besar huruf2nya salah pula tatabahasanya ya 🙂

    salam kenal kembali ya n_n *kunjungan balik

  3. 7 emrieyyan
    30 April 2011 at 05:26

    atau mungkin saja spanduk itu ditujukan bagi siapa saja yang ingin berinvestasi di bidang ATM??
    tapii,, spanduknya memang terlihat janggal (sekali)

    • 30 April 2011 at 09:39

      Hahahaha janggal kan?

  4. 30 April 2011 at 05:40

    ohoyy…
    menurut saya “di sini” juga tidak tepat. karena toh dia tidak membangunnya di tempat lain kan?
    “sedang dibangun” juga ngga pas. karena atm tidak dibangun
    “galery atm” apalagi. karena atm tidak untuk diliat2.
    nomor telepon juga jangan. itu bisa mengundang para pengawar kredit tanpa agunan.
    sebaiknya ngga usah dikasih spanduk aja.

    • 30 April 2011 at 09:38

      Hohoho, Bung Iwan memang hebaat!

  5. 30 April 2011 at 05:46

    tulisan ‘berminat’ pasti ditujukan buat para pembobol ATM. Di sini akan dibangun ATM, anda berminat membobol?
    Makin aneh saja orang Indonesia, pasti karena kegagalan guru Bahasa Indonesia mengajar…

    • 30 April 2011 at 09:37

      Hahahaha anggapan yang cerdas!

    • 2 May 2011 at 15:07

      Haha… bisa jadi tuh! Berminat membobol atm?? :p

  6. 30 April 2011 at 05:58

    ngakak nih liatnya, masa masih ada ya orang yang buat spanduk kaya gitu ?
    ini bener-bener buat saya jadi “berminat??” 😀

    • 30 April 2011 at 09:37

      Ini beneran terjadi.

  7. 30 April 2011 at 06:50

    Daripada membuat spanduk yang mahal seperti itu (salah eja lagi), mengapa tidak menghubungi bank-bank lokal dengan proposal yang lebih cerdas ya?

    • 30 April 2011 at 09:36

      Nah, saran Mas Cahya bagus juga.

  8. 30 April 2011 at 07:00

    hohoo…….
    sepertinya salah ejaan sudah lazim di masyarakat kita….

    • 30 April 2011 at 09:14

      hiks… itu tidak saya harapkan…

  9. 30 April 2011 at 07:03

    proposal sajalah yang diajukan, lebih bergengsi,
    ini kok kayak mau dagang eceran…

    • 30 April 2011 at 09:13

      IYa, hahaha…

  10. 30 April 2011 at 08:12

    kamu peduli tata bahasa juga? wah, emampuan bahasa indonesia kamu bagus.

    • 30 April 2011 at 09:12

      Lah, udah dari dulu saya peduli ama tata bahasa.

  11. 30 April 2011 at 08:25

    Memang agak aneh iklan itu. Mungkin disitu sedang dibangun sebuah ruangan yang bisa digunakan untuk penempatan ruangan. Tawaran itu tentunya ditujukan kepada pihak bang ya kang.
    Tetapi jika sudah ada pihak bank yang “sedang membangun ATM” maka iklan itu mungkin iklan lama tapi belum sempat mencabutnya. Maklum sibuk demo.

    Salam hangat dari Surabaya

  12. 30 April 2011 at 08:46

    EYD tak apalah yang penting masih bisa di mengerti..tapi harus di perbaiki, semoga yang bersangkutan baca yach..

    • 30 April 2011 at 09:09

      Itu harapan saya.

  13. 30 April 2011 at 08:52

    Saleum,
    Salah ejaan seperti itu sudah sering saya lihat sop, di Banda Aceh pun sering saya temukan penulisan yang salah, contohnya di seputaran pelabuhan Ule Lhee tempat biasanya orang mancing ikan, banyak terdapat kios2 kecil yang menjual udang sbagai umpannya, disitu tertulis ” DIJUAL UDANG MANCING”, 😀 tau sendiri kan artinya gimana?
    Saleum

    • 30 April 2011 at 09:08

      HUahahahaha itu artinya mereka menjual udang yang bisa mancing dooong! 😆

  14. 30 April 2011 at 08:58

    terkadang pemiliha kata yang salah mengakibatkan salah penafsiran juga,hmhmhm

    • 1 May 2011 at 11:06

      Itu benar sekali. 😐

  15. 30 April 2011 at 10:07

    kayanya sih itu untuk nawarin pihak bank, Sop! 😎

    • 1 May 2011 at 11:09

      Nah, iya kan, bukan seperti yang dilakukan ini ‘kan? 😆

  16. 30 April 2011 at 10:57

    pa gak mestinya kasih penawaran langsung ke bank ya?

    • 1 May 2011 at 11:10

      Nah itu dia, Mas, saya juga berpikir sebaiknya begitu. 😀

  17. 30 April 2011 at 11:23

    haaa… kerennnn! teliti banget nih bang asop. aku juga sering nemu di iklan atau di blog yang nyambungin awalan ‘di’ dengan kata tempat, atau sebaliknya misahin awalan ‘di’ dengan kata kerja.

    • 1 May 2011 at 11:12

      Nah, kalo saya gemas dan kesal dengan suatu kesalahan dan kebetulan saya bawa kamera, kemungkinan besar akan saya post di sini. 🙂
      Nah, itulah dia kesalahan2 simpel dan dasar yang terlanjut terbawa di dunia media. 😐

  18. 30 April 2011 at 11:27

    ada spanduk dengan tulisan:

    masa depan negara ditangan anda

    frasa ‘ditangan’ kalau di tempatku bisa berarti ‘dihajar’, jadi spanduk itu bisa berarti:

    masa depan negara dihajar anda

    wakwakwakwak…

    • 1 May 2011 at 11:13

      Nah, menurut saya malah itu gak bisa diartikan. 😆
      Lucu deh ya. 😆

  19. 30 April 2011 at 11:32

    apanya yang salah?

    kata ‘di’ seharusnya dipisah dengan kata ‘tangan’.

    bener kan, bang?

    • 1 May 2011 at 11:13

      Iyap, bener banget. 😳

  20. 30 April 2011 at 11:49

    penggunaan dua tanda tanya itu kesannya marahin orang yah?

    • 1 May 2011 at 11:15

      Iyap, kesannya begitu. 😀

  21. 30 April 2011 at 13:03

    hehehehhe bahasa iklan? bukan nya udah biasa kalau salah?
    *dikemplang orang periklanan*

    • 1 May 2011 at 11:15

      Ahahahahahaha~
      Nice comment! 😆 😆

  22. 30 April 2011 at 13:30

    hhohho … ada aja ya. mungkin ditujukan ke pihak bank juga kan lumayan menghemat biaya pengajuan proposal ke bank bersangkutan dan gg keluat biaya administrasi cukup banyak *ngarang*

    • 1 May 2011 at 11:16

      *iya setuju kamu ngarang* :mrgreen:

  23. 30 April 2011 at 13:37

    hmm???
    ngapain dipikir..hehe…
    bikin pusing aja, wong kita gak dapet untungnya kok.. 😆

    • 30 April 2011 at 14:49

      Lhooo ya opo to Mas, mikir itu penting supaya gak cepet pikun. 😀

      • 30 April 2011 at 15:16

        penting tapi ada yg lebih penting lagi untuk dipikirkan, hehe..
        mikirnya sambil ngopi aja, sruputtt,.. :mrgreen:

      • 1 May 2011 at 11:03

        Itu ide yang amat bagus. 😀

  24. 30 April 2011 at 13:44

    repot kalau fotografernya guru bahasa indonesia ya begini ini… heuheu

    • 1 May 2011 at 11:17

      Hush, Mbah, saya nggak punya kualifikasi untuk disebut “guru bahasa indonesia”. 😀

  25. 30 April 2011 at 14:35

    Hmm, saya sering lewat Riau tapi kenapa ga Sejeli ini ya, haha. Btw bahasannya sangat menginspirasi. Jeliiiiii, kalau mau tolongin koreksi tulisanku dari 2010 awal ya. :))

    Salam Blogger 🙂

    • 1 May 2011 at 11:19

      Wah, kalo saya nemu kata2 yang nggak bener secara ejaan di blog kawan-kawan, kemungkinan besar saya tulis perbaikan di kolom komentar. 🙂

  26. 30 April 2011 at 16:35

    harusnya Asop pasangin poster tandingan (kecil aja) di sebelah kata berminat?? itu, tulisannya “So, what??” hihihihi..

    • 1 May 2011 at 11:00

      Hahahaha ide yang bagus! 😀

      Saya takut ditangkap ama satpam situ. :mrgreen:

  27. 30 April 2011 at 16:55

    saya kok nggak paham dengan iklan itu. tulisannya membingungkan. 😉

  28. 30 April 2011 at 17:10

    Hal ini sudah jamak terjadi kok,,

    • 1 May 2011 at 10:56

      Tapi saya masih saja merasa gemas karenanya. 😐

  29. 30 April 2011 at 19:33

    hemm dipikir-pikir aneh banget ya kalo ditujukan ke pihak bank, kalo di deket rumah saya lain cerita mas. Udah ada spanduknya ATM tapi waktu masuk, ATMnya belum kelar dipasang wkwkwkwk

    • 1 May 2011 at 10:55

      Wahahaha makanya, ini membingungkan, ‘kan? 😀

  30. 30 April 2011 at 20:03

    hiyaaaa….gemes ngeliatnya….
    aku juga sering geli kalau liat iklan rumah dikontrakkan. Sering banget tulisannya bikin ngakak:
    1. di kontrakan –> ooo…yg punya rumah lagi di kontrakannya..
    2. dikontrakan –> wis, gak ruh artinya apa.. Dibuat jadi kontra?
    3. di kontrakkan –> hoyoh…opo meneh iki??

    • 1 May 2011 at 10:54

      Hahahahah perihal “dikontrakan” ini sudah pernah saya tulis di edisi “Kesalahan Ejaan” yang pertama!
      Di sini, Mbak!

      • 1 May 2011 at 14:52

        Hahaha….
        Sudah kubaca dan kukomentari di sana. Ternyata kita punya perhatian yang sama. Hihi… 😉

  31. 30 April 2011 at 20:42

    Mungkin pembuat pamfletnya..itu manta seorang pemimpin demo
    jadi piinter menarik perhatian,mangkanya sampai tanda tanyanya 2 hahaha

    • 1 May 2011 at 10:53

      Hoho jadi kesannya berapi-api gitu yah. 😀

  32. 1 May 2011 at 03:01

    gak hanya di spanduk. di koran lokal sini juga sering terlihat salah tulis atau salah ejaan. mungkin berminat di atas itu kali aja ada yang berminat buka lapak di dalam ruang atm? he

    • 1 May 2011 at 10:52

      Hahahaha lapak apa ya kira-kira kalo memang benar begitu? :mrgreen:

  33. 1 May 2011 at 04:14

    hahahaa… mungkin yg bikin spanduk itu nilai bahasa indonesia jeblok kali..ckckc 😀

    • 1 May 2011 at 10:51

      Hush, terlalu terang-terangan! 😛

  34. 1 May 2011 at 06:36

    hahaha. bener-bener janggal sop. ngakak saya ngebaca kata “berminat??”. kamsudnya apa yach?

    • 1 May 2011 at 10:50

      Kalo kita-kita sebagai konsumen sih berminat aja untuk ngambil uang di sana, ya kan? 😛

  35. 1 May 2011 at 07:30

    gak komentar deh 😀 *senyam-senyum sendiri pas baca*

  36. 1 May 2011 at 07:41

    iya nih, kalo ngeliat yang salah ejaan gitu suka geli sendiri emang 😀
    semoga yang bikin spanduknya ngebaca post ini ya asop ya 😉

    • 1 May 2011 at 10:49

      Haha, semoga membacanya. 😀

  37. 1 May 2011 at 07:46

    Haiyah… harusnya dibangun dulu 2-3 atm, baru nanti yang lain nyusul… kalo kosongan ya orang juga mikir mau naroh atm disitu… hihiihihihhi…

    • 1 May 2011 at 10:49

      Hal yang saya permasalahkan adalah, apakah ada pihak bank yang melihat ini? Itu aja. 😛

  38. 1 May 2011 at 08:05

    Hahaha, ngakak. bisa ya nulis gitu! Paling janggal sih kata ‘berminat’. Emang minat apaan ya? Nelen Kredit Card? Hohoho

    Tapi yang bikin spanduk kayaknya sama kaya orang yag bikin ini

    http:/:katakdankodokbersaudara.files.wordpress.com/2009/02/hanura.jpg

    • 1 May 2011 at 10:47

      HGahahahahah gue udah lihaaaaat dan lucuuu! 😆 😆

  39. 1 May 2011 at 09:50

    hehehehe, aneh memang brade…. semoga aja gampang dimengerti… maaf baru kesii msa……:)

  40. 1 May 2011 at 10:07

    Hehehe…iya, kata-kata yang ditulis memang rada ajaib, apalagi tanda tanya yang jumlahnya 2 itu…dooooh, kayak nggak profesional banget itu yang nawarin… 😀

    Tadinya mau nggak ikutan mikir Sop, tapi berhubung udah baca, saya gemes juga pengen tau bank mana yang mau ditawarin dengan gaya kayak gini 😉

    • 1 May 2011 at 10:45

      Hahahaha, banyak narablog yang mengatakan bahwa sebaiknya pihak pemilik gerai tersebut menawarkan langsung ke bank-bank ketimbang pakai spanduk macam gini. :mrgreen:

  41. 1 May 2011 at 10:52

    Kalau memang sedang dibangun ya udah..jangan isi berminat segala ya mas…sedang dibangun berarti ada yang kerja dong…gimana mau nyewanya heeeee tapi ya sudahlah heeee

  42. 1 May 2011 at 11:06

    Dari segi tulis-menulis saja dapat diprediksi bahwa negara kita bakalan gak maju2, negara berkembang terus … 🙂

    • 1 May 2011 at 11:20

      Gara-gara meremehkan hal kecil terus. 😦

  43. 86 bintang
    1 May 2011 at 13:41

    harusnya kalo lengkap mungkin gini.
    Berminat untuk mbobol ??

    • 2 May 2011 at 10:28

      Hahahaha 😆

  44. 1 May 2011 at 15:37

    ea sudahlah ,, gak usah dipikir .. hehe 🙂

  45. 1 May 2011 at 15:47

    Hahahaha…. dikau kayak guru bahasa Indonesia saja, mengoreksi semua. Memang beginilah orang kita, suka sepele dengan bahasa sendiri, alhasil jadi salah kaprah saat menulis…. 🙂

    • 2 May 2011 at 10:33

      Haha, sayang sekali kalo orang2 menyepelekan bahasa sendiri… 😦

  46. 1 May 2011 at 16:45

    mungkin maksud berminat, pembaca ditawarkan untuk bikin atm pribadi, hehhhee

    • 2 May 2011 at 10:35

      ….ATM pribadi..? 😆

  47. 1 May 2011 at 17:39

    berminat ngerampok?

    • 2 May 2011 at 10:37

      nggak makasih.

  48. 1 May 2011 at 17:44

    bingung mau comment apa, telat datang.. hehe..

    hmm… kejanggalan tulisan di spanduk itu sebenarnya tidak aneh, masih ada hubungannya dengan sebuah situs di sekitar TKP, mas..
    Jalan Riau soalnya, xixixi…

    • 1 May 2011 at 19:02

      xixixixi saya ngerti maksud Putri Riau 11 a.k.a Rumah Sakit jiwa :ngakak

      • 2 May 2011 at 10:40

        Hmm apaan sih saya ga ngerti deh… 😐

        Memang sih di Jl. Riau ada RSJ, tapi saya gak tahu apakah nomornya nomor 11… apa itu yang dimaksud? 😀

  49. 1 May 2011 at 19:32

    suwun Kang Asop.. dapet ilmu lagi tentang ejaan aku nih…

  50. 1 May 2011 at 21:11

    analisanya sangat tajam dan medetail :coo:
    tapi saya lebih suka tulisan terakhir : “Yah, sudahlah, jangan dipikir. Memang bikin gemas, tapi… yah, sudahlah. :mrgreen:

    • 2 May 2011 at 10:43

      Halaaaah podho wae tho Mas Giy… Haha 😆

  51. 1 May 2011 at 21:11

    analisanya sangat tajam dan medetail 😎
    tapi saya lebih suka tulisan terakhir : “Yah, sudahlah, jangan dipikir. Memang bikin gemas, tapi… yah, sudahlah. :mrgreen:

  52. 1 May 2011 at 21:13

    Nah, ini yang ngga punya marketing kali ya. Yang butuh space ATM itu kan cuma Bank, masa dipajang umum begitu. 🙂

    • 2 May 2011 at 10:43

      Makanya saya pun kaget. :mrgreen:

  53. 1 May 2011 at 22:15

    mungkin lagi bikin survey, minat narik ATM di daerah situ apa ngga. Klo ga minat, ga jadi bikin 😆

    • 2 May 2011 at 10:44

      Yah, simpel banget yah… 😦

  54. 1 May 2011 at 23:19

    Yang bikin aku bingung itu kata yg berminat..lucu baca penafsirannya.
    Aku berminat jadinya..hehe

    • 2 May 2011 at 10:46

      Hahaha, maka dari itu, aneh kan? 😀

  55. 2 May 2011 at 00:18

    nah… iku… setuju…
    pemakaian tanda baca berlebihan itu enoying! (maksudnya : ganggu’ gitu lho mas…)

    halo halo,
    kami kembali!

    http://lambesuroboyo.blogspot.com/

    • 2 May 2011 at 10:49

      HUahahaha iyo Mas, annoying maksude. 😆

      Siiip, setelah sekian tahun gak ada pembaruan, akhirnya nongol juga. 😀

  56. 110 jarwadi
    2 May 2011 at 07:41

    “Berminat?” siapa nih yang ditanyain berminat ngga? Bank kah? atau orang yang pengin narik uang?

    • 2 May 2011 at 10:50

      Wah, kalo dikasih uang saya mau. 😀

  57. 2 May 2011 at 07:46

    Sepertinya orang yang punya property ini…udah desperate nyari peminat yang ingin menjadi penyewa…makanya buat buat spanduk ‘aneh’ ini….:-)

    • 2 May 2011 at 10:51

      Hahaha gak laku-laku gitu. :mrgreen:

  58. 2 May 2011 at 08:21

    hehe kadang emang orang indo sering gitu mas,,, agak dikeren2in tapi malah keliatan aneh,,, dimaklumi aja mas…

    • 2 May 2011 at 10:51

      Saya tidak bisa menolerir ini. 😐

  59. 2 May 2011 at 10:59

    mungkin poin kedua untuk tanda tanya itu menekankan bahwa ini penawaran sangat dibutuhkan sekali seperti kebutuhan mendesak hingga dibuat sampai dua tanda tanya itu kali ya hehehehe

    salam kenal ya mas ^_^

  60. 2 May 2011 at 12:19

    berminat???

    berminat??

    berminat?

    itu tandatanya masih mending.. sering malah dipakai tambahan biar “afdhol” tanda seru jadi :

    berminat?!

    berminat ??!!

    • 3 May 2011 at 17:24

      Nggak.

      Nggak.

      Nggak, makasih. 😀

  61. 2 May 2011 at 13:28

    waaah ini contoh yang bagus untuk pelajaran bahasa Indonesia 😀

    Kalau saya boleh tambahkan, sebetulnya pembuat spanduk itu TIDAK menawarkan untuk membangun ATM di situ, tapi BERMINAT jebol ATM tidak? hahaha

    EM

    • 3 May 2011 at 17:25

      Hohoho ATM-nya saja belum jadi. 😀

  62. 2 May 2011 at 14:01

    Kaidah bahasa Indonesia dipakainya hanya di skripsi dan karya ilmiah sop.. :p

    wkwkwkwkwkwkwwk

    • 3 May 2011 at 17:26

      Jangan dong. 😦

  63. 2 May 2011 at 14:10

    Mungkin maksudnya ada yang berminat beli ATM nya? Lho? :mrgreen:

  64. 2 May 2011 at 14:50

    Pengamat bahasa nih…

  65. 2 May 2011 at 14:54

    hehehe, penawaran berlaku buat pihak bank…

    mereka bersedia bayar sewa mahal biar mesin ATM- dr bank mereka bisa mejeng di tempat itu…

    jadi inget dulu pernah kerja part time, tugasnya adalah mencatat kata2 di spanduk atau di mana aja yg ada di jalan, yg ejaannya salah menurut bahasa ind….

  66. 2 May 2011 at 15:17

    saya minat ama isi atm aja deh…

    • 3 May 2011 at 15:18

      Isinya? Isi yang mana nih, mesin ATM ato uangnya? 😛

  67. 2 May 2011 at 15:38

    hehehe…. lucu, berminat deh ke ATM nya.

    • 3 May 2011 at 16:53

      Belum jadi. 😀

  68. 2 May 2011 at 15:58

    hihihi kadang orang acuh tentang masalah penulisan atau ejaan ya mas 😀

    • 3 May 2011 at 16:54

      semakin banyak yang tak acuh. 😦

  69. 2 May 2011 at 19:04

    Salam Takzim
    Saya berminat, gesek aja hahaha
    Salam Takzim batavusqu

    • 3 May 2011 at 16:56

      Silakan digesek-gesek. 😆

  70. 2 May 2011 at 19:05

    Rasa2nya aku juga pernah baca iklan seperti itu, yang ada tulisan ‘berminat?’. Mungkin memang nawarin pihak bank ya?

  71. 2 May 2011 at 20:18

    Lagi-lagi tentang salah ejaan, wow. Memang cocok jadi dosen di bidang Bahasa Indonesia, hehehehe 😀 (nice spanduk)

    • 3 May 2011 at 16:57

      Dengan senang hati saya akan mendalami ilmu bahasa indonesia. 🙂

  72. 2 May 2011 at 22:36

    spanduk yang aneh…

    • 3 May 2011 at 16:58

      Memang. 😀

  73. 2 May 2011 at 22:42

    wkwkwkwkwk daripada pasang spanduk gak jelas gitu, mending datengin aja bank2 sambil bawa surat penawaran 😀

  74. 2 May 2011 at 23:23

    ya sudahlah – bondanF2B (music) 😀

  75. 2 May 2011 at 23:41

    eee buset dah, ini fotografer kritikus pengumuman dan iklan kayaknya haha

    bikin spanduk buka buka KBBI dulu gitu ye?
    lagian itu jalan di Riau apa di Bandung wkwkkwkwk 😛

    • 3 May 2011 at 17:02

      Eeeeh beneran ada nama jl. Riau di sini. 😀

  76. 3 May 2011 at 12:47

    Weheheh, lagi rajin mantengin EYD di spanduk-spanduk jalanan ya, bro? Rajin bener 😆

    Kalau menurut saya sih, berminat itu ya maksudnya apakah yg punya modal tertarik untuk ikut serta membantu pembangunan ATM 😀

    • 3 May 2011 at 17:16

      Iye dong, emang rajin. 😛
      Sayang banget, saya gak dapet banyak kesalahan2 ejaan kayak gini, saya termasuk jarang jalan2 soalnya. 😦

  77. 3 May 2011 at 14:46

    Sebagai orang awam mungkin heran dengan cara promosi seperti ini, kenapa bukan dengan mengajukan proposal ke bank tapi aku cukup sering melihat spanduk seperti ini.
    Tidak tahu juga tingkat keberhasilannya seperti apa.

    • 3 May 2011 at 15:00

      Hehehe, iya, tingkat keberhasilannya seberapa sukses ya? 😀

  78. 3 May 2011 at 15:41

    Aku rasa memang buat pihak bank itu..
    skr banyak yang nawarin begitu..

  79. 3 May 2011 at 17:17

    Kenapa ga sekalian aja buat brosur ya? Hahahahaha.

  80. 4 May 2011 at 14:31

    ya siapa tahu aja kita berminat bikin mesin atm 😀

  81. 5 May 2011 at 05:14

    yang punya tempat terlalu semangat bikin spanduknya 😀

  82. 8 May 2011 at 09:11

    Sepertinya untuk pihak bank soalnya kelihatannya ruangannya masih kosong mesin atm-nya sedikit, tapi sudahlah … ha ha saya setuju itu

    • 8 May 2011 at 10:35

      Haha jangan terlalu dipikir. :mrgreen:

  83. 12 May 2011 at 06:00

    Kok kaku banget gaya nulisnya bro, sumpah. . saya nggak berminat. Nggak enak kalo dikira orang beduit.

    • 13 May 2011 at 08:39

      😆 ahahahaha~

  84. 14 May 2011 at 15:33

    Walah…,walah…,kenapa malah saya jadi ikutan bingung juga, 😉

    • 14 May 2011 at 17:34

      Sudah, jangan dipikir.

  85. 15 May 2011 at 11:27

    Menurut aku seh emang berminatnya ditujukan ke pihak bank,, tapi aneh juga jadinya yak!

    btw si asop mah merhatiin detail bener setiap tulisan yak? *memperhatikan postingan di blog yang banyak salah tata bahasanya* >.<

    • 15 May 2011 at 15:36

      Hahahaha karena memperhatikan sesuatu itu menarik.

  86. 16 May 2011 at 18:21

    Pas di SD saya diajarin untuk penulisan kata seperti “disana, disini, kemana, dimana” disambung, apa salah ya?

    • 16 May 2011 at 20:02

      …kelihatannya salah… 😐


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Si Empunya Blog

Siapa saya? Monggo lihat halaman "Tentang Saia..." di atas. Tinggal klik! Mau meninggalkan jejak? Monggo klik halaman "Tinggalkan jejak..." di atas. Jangan lupa, nikmatilah hidup ini. ^_^

Hubungi saya di jejaring sosial

Kadang-kadang di blog ini saya menggunakan emoticon Parampaa. Silakan datang ke blog Bang Ova di sini. Dapatkan emoticon-nya di sini. HAJAR!!

Masukkan e-mail Anda di sini kalo mau dapet pemberitahuan postingan baru saya via e-mail

Join 976 other followers

Powered by FeedBurner

Saya sedang membaca ini


Tulisan Saya Berdasarkan Bulan

Arsip Tulisan

Ups, maap, kalau mau melihat arsip semua tulisan saya, lihat halaman di atas ya, yang "Arsip Tulisan" itu lho....

TIPS!

Kalo tulisan di blog saia ini terlalu kecil, monggo diperbesar. Untuk pengguna windows, tahan [Ctrl] sambil di-scroll mouse tengah. Untuk pengguna Mac, tahan [Cmd] dan tekan [+] atau [-].

Ga nyambung sih ini, bukan promosi, tapi kalo mau browser Safari, donlot di sini.

Blogroll: By Name


Abed Saragih "disave" |
Abi Harestya dan Bidadarinya |
Abu Aufa |
Abu Bakar "Bchree" |
Abu Ghalib |
Achmad Edi Goenawan |
Achoey El Harris |
Ade Kurniawati |
Adi Surya Pamungkas "bacelzone" |
Fan Adie Keputran |
Adya Ari Respati "abstractdoodle" |
Afra Afifah |
Ageng Indra |
Agry Pramita |
Agung Budidoyo |
Agung Firmansyah |
Agung Hasyim |
Agung Rangga "Popnote" |
Agung Yansusan Sudarwin |
Agustantyono |
Agyl Ardi Rahmadi |
Ahmad Musyrifin |
Akhmad Fauzi |
Alfi Syukrina |
Alid Abdul |
An Fatwa "Siho" |
Andi Nugraha |
Andi Sakab |
Andhika |
Andreas A. Marwadi |
Andrew Paladie |
Andrik Prastiyono |
Andyan |
Angga "SERBA BEBAS" |
Angga Dwinovantyo |
Anies Anggara |
Anindita |
Anistri |
Anita Rosalina |
Anto "Kaget" |
Anyes Fransisca |
Are 3DRumah |
Ari Artanto "Cah Gaul" |
Ari Muhardian "Tunsa" |
Ariana Yunita |
Arief Hartawan |
Arif "Bangkoor" Kurnia |
Arif Nurrahman |
Arif Sudharno Putro |
Ariyanti "Sauskecap" |
Arnolegsa Maupasha |
Arundati R.A. |
Aruni Yasmin Azizah |
Aryes Novianto |
Asep Saiba |
Asrul Sani |
Atha "kepompong" |
Aul Howler |
Awalul Hanafiyah "Masyhury" |
Baha Andes |
Baiq Fevy Wahyulana |
Bernadine Hendrietta |
Betania G. Rusmayasari |
Big Zaman |
Budi Nurhikmat |
Budi Prastyo "Kimbut" |
Calvin Sidjaja "Republik Babi" |
Cempaka Ariyanti |
Chocky Sihombing |
Citra "ceetrul" Hapsari |
Dadi Huang |
Danar Astuti Dewirini |
Daniel Hendrianto |
Daniel Maulana |
Deady Rizky |
Dede A. Hidayat |
Deny Marisa |
Depriyansyah Ramadhan "Iamcahbagus" |
Desita Hanafiah |
Destiana |
Desy Arista Y. |
Dewi Puspitasari |
Dewisri Sudjia "Desudija-DSK" |
Dhanika Budhi |
Dhewi Buana |
Dhimas Nugraha |
Didot Halim |
Dina Aprilia |
Dismas |
Ditya Pandu |
Doni Ibrahim |
Edda Nainay |
Efinda Putri |
Eko Ghesi Bardiyanto |
Elfa Silfiana |
Ella "Brokoli Keju" |
Erick Azof |
Erika Paraminda |
Erlin Fitriyanti |
Evan Ramdan |
Evet Hestara |
Fadhilatul Muharram |
Fahmi Nuriman |
Faisal Afif Alhamdi |
Faiza "MIDWIFE'S NOTES" |
Fandy Sutanto |
Fanny Azzuhra |
Fatra Duwipa |
Febe Fernita |
Felicia |
Ferry Irawan Kartasasmita "makhluk lemah" |
Fier "Pelancong Nekad" |
Fikri "Blue Zone" |
Fira "Fiya" |
Fitri Melinda |
Fitriyani |
Galih Gumilang "Gege House" |
Galuh Ristyanto |
Ghani Arasyid |
Gilang F. Pratama "Babiblog" |
Gitta Valencia |
Gugun "idebagusku.com" |
Gusti Ramli |
Hanif Ilham |
Hanny Aryunda Herman |
Hendrawan Rosyihan |
Hera Prahanisa |
Herni Bunga |
Herry "negeribocah" |
I Gede Adhitya Wisnu Wardhana |
Husfani A. Putri |
Ibnu Fajar "Ikky" |
Ilham JR |
Inge "Cyberdreamer" |
Intan Permata Kunci Marga |
Iqmal |
Irfan Andi|
Isdiyanto |
Ivan Prakasa |
Januar Nur Hidayanto "Yayanbanget" |
Jasmine Aulia |
Joko Santoso |
Joko Setiawan |
Juhayat Priatna |
Julianus Ginting |
Kang Ian . info |
Kang Ian . com |
Karina Utami Dewi |
Khalid Abdullah |
Khalifatun Nisa |
Kuchiki Rukia |
Lailaturrahmi Sienvisgirl Amitokugawa |
Lambertus Wahyu Hermawan |
Lerryant K. |
Lina Sophy |
Lucky DC |
Maghfiraa Alva |
Marchei |
Mario Sumampow |
Mas Ardi |
Mas Bair |
Mas Yudasta |
Mikhael Tobing |
Mirwanda |
Miswar Rasyid |
Mochammad AHAO |
Mohamad Husin |
Muhammad Abdul Azis |
Muhammad Hamka Ibrahim |
Muhammad Ihfazhillah |
Muhammad Riyan |
Muhammad Saiful Alam |
Muhammad Zakariah |
Nadia Fadhilah Riza |
Nanang Rusmana |
Nandini R.A. |
Necky Effendi |
Ninda Rahadi |
Nindy Ika Pratiwi |
Novina Erwiningsih |
Nur Azizah |
Nuri |
Perwira Aria Saputra |
Pipin Pramudia |
Pratita Kusuma |
Puji Lestari |
Pungky "PHIA" Widhiasari |
Putri Chairina |
Qori Qonita |
Radinal Maruddani |
Rahad Adjarsusilo |
Rahmat Hidayat |
Randi Rahmat |
Rasyida |
Regina |
Reisha Humaira |
Rie "Cerita Rie" |
Richie Lanover |
Rif'atul Mahmudah |
Rina Sari |
Rini Andriani "Athamiri" |
Riza Saputra |
Rizki "Hitam Putih Jingga" |
Rizki Akbar Maulana |
Ronie "Ravaelz" |
Rowman |
Rudi Wahyudi |
Ruri Octaviani |
Saipuddin Ar |
Septirani Chairunnisa Kamal |
Shafiqah Adia Treest |
Silvi Mustikawati |
Surya "Javanes" Pradhana |
Tasya Myanti |
Thyar |
Tiffany Victoria "Tiffa" |
T I W I |
Tony Koes "Macsize" |
Triana Frida Astary |
Triyani Fajriutami |
Uka Fahrurosid |
Ummu El Nurien</a. |
Upik "Pemburu Konstruksi Makna" |
Wahyu Asyari Muntaha |
Wahyu Nurudin |
Wahyu Putra Perdana |
Wendy Achmmad |
Widyan Fakhrul Arifin |
Wien Wisma |
Wildan Lazuardi |
Wiwin Siswanty |
Wiwing Fathonah Pratiwi |
Yori Yuliandra |
Yuli Anggeraini |
Zuli Taufik |

I’m a Liverpudlian!



%d bloggers like this: