25
May
11

Kopi Bubuk Berontoseno

Hehe, sesuai dengan judul, saya dikirimi kopi oleh ayah saya di Surabaya. Nama kopi itu adalah Berontoseno, kopi asal Kediri. 😀

Foto berikut ini adalah wujudnya. :mrgreen:

Silakan ke laman utama situs Kopi Berontoseno di sini

Jangan kecewa, memang sachet bentuknya. 😆  Kebetulan ini yang dikirim oleh ayah saya, pasti terdapat juga kemasan yang lebih besar. Jangan khawatir. :mrgreen:

Ini adalah kopi yang sering saya lihat iklannya di Surabaya, sejak saya SMA bahkan SMP. Nggak menyangka baru sekarang saya mencobanya. 😆 Sekadar info, berikut kutipan yang saya ambil dari laman web Kopi Berontoseno.

Perusahaan kopi Berontoseno berdiri sejak tahun 1956 dan berlokasi di kota Kediri-Jawa Timur. Pada mulanya, Berontoseno hanya memproduksi kopi bubuk secara sederhana namun memiliki kualitas yang tinggi. Dengan bahan yang terbuat dari 100% biji kopi pilihan kualitas ekspor dan butiran kopi yang sangat lembut, tidak diragukan lagi kenikmatan yang ada di dalam kopi Berontoseno.  Keunggulan lain dari kopi Berontoseno adalah bisa digunakan sebagai rokok chete yang identik dengan rokok beroleskan kopi.
Tahun 1986, Berontoseno memproduksi kopi botol dan berkembang hingga diproduksinya kopi cup pada tahun 1990. Produk tersebut diproduksi dengan mesin yang modern, higienis, dan diolah dengan sistem sterilisasi yang telah memenuhi standar produk minuman di Indonesia, serta dikemas dalam printed cover seal yang eksklusif.

Di sana tertulis “100 % murni”. Saya harap ini benar, tanpa campuran jagung. 🙂

Unik sekali, di bagian belakang tertulis, “cukup 3,5 gram untuk 1 cangkir”. 😀 Sedikit sekali ya? Benar. Buktinya ada di gambar bawah.

Tuh, sedikit sekali. Kira-kira hanya seukuran sendok teh. Gilingan bubuknya giling halus, tapi bukan kopi instan yang tanpa ampas. Tetap ada ampasnya. 🙂

Tuh ampasnya. 😀  Ternyata benar, tampaknya kopinya asli, murni tanpa campuran apapun. Sebabnya adalah rasa kopi yang nggak pahit di lidah. Saya bisa meminum kopi ini tanpa gula, tidak pahit, dan ada rasa sepet-nya. Coba bandingkan dengan kopi biasa seperti kopi berlambang kapal laut atau kopi berlambang singa. Kedua kopi tersebut nggak bisa diminum tanpa gula. Pahit sekali. 😐  Entah penyebabnya proses sangrai yang terlalu lama (hingga gosong) atau memang karena tercampur gilingan jagung.  😦

Satu hal yang saya sayangkan. Nggak ada keterangan kopi jenis apa yang saya konsumsi ini. Robusta-kah? Arabika-kah? 😀

Simpulan akhir, masih lebih enak Kopi Aroma yang pernah saya tulis dulu… :mrgreen:

Saya habiskan dulu kopi ini, tanpa gula tentunya.

——————————————————————————————————-

Gambar adalah hasil jepretan sendiri, kecuali cuplikan header Kopi Berontoseno di awal posting-an yang diambil dari laman utama situs Berontoseno. Seluruh terbitan ini beserta gambar-gambarnya sangat dilindungi, jadi sertakan alamat tautan dan nama pemilik blog jika ingin menggunakan sebagian ataupun seluruh bagian terbitan ini.
Advertisements

167 Responses to “Kopi Bubuk Berontoseno”


  1. 25 May 2011 at 01:19

    lebih enak kopi toraja lebih terasa wanginya, paling enak sebenarnya jalan di pasar tradisional di daerahku. liat penjual kopi pada menggoreng biji kopi wuih nikmat banget wanginya…
    apalagi dengan menyeduh dan menyeruputnya 😀

    • 25 May 2011 at 12:52

      Wow… itu sih sedeeep banget… 😳

    • 27 May 2011 at 14:02

      Wah kalau kopi Toraja top deh… Wangi & enaknya ngga ketulungan.

      • 28 May 2011 at 09:31

        Jadi semakin membuat saya pengen. 😦

  2. 25 May 2011 at 06:00

    Saya jadi ingat sama iklannya kopi Brontoseno yang ada ‘nyete’-nya. Cowok berkaca mata yang bilang ‘nyete’ itu kayak Asop :mrgreen:

    • 25 May 2011 at 12:52

      Hah? Kok bisa mirip saya? 😆

  3. 25 May 2011 at 06:38

    Weh, pasti asamnya tinggi tuh…

    • 25 May 2011 at 12:51

      Kok bisa, Mas Cahya? 😀

  4. 25 May 2011 at 06:55

    Boleh dikirim sop…? hee… namanya aneh, kali aja rasanya luar biasa…

  5. 25 May 2011 at 07:18

    seandainyalah saya masih bisa minum kopi, maka tentu tak masalah untuk ikut nyoba nyicipi 😦
    tapi sekarang tidak lagi… hiks… 😦

    • 25 May 2011 at 12:51

      Lho? Kenapa Mas? 😕

      • 26 May 2011 at 02:47

        perut yg tidak mendukung lagi.
        dulu: bangun tidur, depan komputer, nongkrong sama temen, mau tidur, mesti ngopi, sehari minimal 2-3 gelas.
        sekarang: 2 teguk kopi bisa bikin saya keok 😦

        • 26 May 2011 at 13:38

          Ooooh…

  6. 25 May 2011 at 08:30

    Hhoho bungkusnya mengingatkan sama cokelat monggo :O sama-sama bergambar wayang dan berwarna eh warna apa sih itu ? gold atau coklat ? kopinya sedikit banget, buat maskeran aja gg cukup itu mah 😀

    • 25 May 2011 at 12:41

      Iya, rasanya ampasnya bisa sekalian dimakan habis. :mrgreen:

  7. 25 May 2011 at 08:34

    bisa bersahabat ga yah sama saya?? 😀

    • 25 May 2011 at 12:38

      Jangan dipaksakan. 🙂

  8. 25 May 2011 at 09:23

    Kopi kediri Asop..
    Ngopi lagi..
    Ngopi lagi..
    jangan lupa kalo kopdar lagi sisain 1 sachet ajja..
    *penasaran*

    • 25 May 2011 at 12:38

      Wahahaha udah habis, Teh… 😆

  9. 25 May 2011 at 09:50

    Itu kopinya produk ekspor yak? Kok sepertinya produknya tidak sampai “ke mari”. 😀

    Boleh nih kirimannya, Bung Asop. Hwehe. 😀

    • 25 May 2011 at 12:37

      Iya, jangankan Jakarta, di bandung sini aja saya gak nemu… 😦

  10. 25 May 2011 at 10:03

    Mantap sekali penggemar kopi ini…
    Ngomong2 kenapa dinamai Berontoseno???

    Salam,
    Keluarga Harestya

    Tentang kopi: http://harestya.wordpress.com/2011/05/24/sajak-dua-cangkir-kopi/

    • 25 May 2011 at 12:34

      Wah, jangan tanya saya… 😆

  11. 25 May 2011 at 10:21

    lah itu kalau sedikit banget kopinya,airnya segimana mas asop,sedikit juga?
    bisa minta kirimin ke bintaro gak,,hihi :mrgreen:

    • 25 May 2011 at 12:37

      Airnya cukup 150 ml. 🙂

  12. 26 Taufiq_Qipot
    25 May 2011 at 10:28

    sayang ane nggak begitu suka ngopi kang Asop.. Soda gembira aja ahhh..

    • 25 May 2011 at 12:34

      Walah, minuman bersoda gak sehat! 😦

  13. 25 May 2011 at 10:34

    kapan kita ngopi bareng mas..?
    ato kirim ya ke Ambon, berapa sachet gitu.. 😀

    • 25 May 2011 at 12:33

      Hehehe, ayo ngopi bareng! 😀

  14. 25 May 2011 at 11:13

    tertarik ama brotoseno nya. salut masih ikut nguri2 budaya menggunakan nama lokal dan sejarah daerah. ndak seperti produk2 yg selalu menggunakan nama internasional demi laku semata…:D

  15. 25 May 2011 at 11:18

    Saya sudah pengguna tetap satu merk kopi. Tapi kalau kopi hitam, apapun merknya saya mau, kayaknya enak-enak aja, dari mulai yang murahan sampai yang mahal.

    Berarti bukan peminum kopi yang baik ya saya… Eh, kalo jagung itu yang ampasnya suka mengapung itu ya?

    • 25 May 2011 at 12:07

      Hmmm setahu saya, kopi campuran jagung itu rasanya pahiiiit sekali kalo gak pake gula. Jadi minumnya harus pake gula. 😦
      Kalo kopi murni dan menyangrainya baik, gak bakal terasa pahit. Justru rasa asam dan “eksotis” yang ada. :mrgreen:

  16. 25 May 2011 at 11:39

    Lagi ngopi jg nih Sop, nikmaaaaat *halah*

    • 25 May 2011 at 12:18

      Siiip! 😀

  17. 25 May 2011 at 11:41

    kira2 selain ditempat asalnya, kediri, ni kopi bisa ditemukan di toko kopi terdekat nggak ya? saya yang orang surabaya selama 22 tahun malah nggak pernah liat iklannya.(>_____<)v *parah ya saya?*

    • 25 May 2011 at 12:14

      Wah, yang pasti kalo di Surabaya ada. 😀
      Ayah saya beli di Surabaya. Kalo di luar Jatim, saya gak tahu lagi. Di Bandung saya nggak pernah lihat. 😐

  18. 37 Aan Subhan
    25 May 2011 at 13:09

    selamat menikmati mas …

  19. 25 May 2011 at 14:19

    Itu kopinya Berontoseno ato nescafe?

    Masa sih gak pake gula tetap enak? Baru percaya kalo dah kau kirim barang 2 sachet :mrgreen:

    • 26 May 2011 at 13:19

      Berontoseno dong. 😆

      Yap, saya kan suka minum kopi tanpa gula. 🙂

  20. 25 May 2011 at 14:23

    wah rame numpang aja …
    gak suka kopi >_<

    • 26 May 2011 at 13:18

      Hehehe, yoi saya masih inget. 🙂

  21. 25 May 2011 at 14:38

    Nah, kalau kopi seperti ini, sepertinya yang baik di konsumsi itu Sop,
    yang sangrainya gosong kata “ahli pengobatan” ortu yang saya dengar sangat tidak baik untuk kesehatan karena sudah setengah arangnya itu 😦

    • 26 May 2011 at 14:04

      Iya, kopi sangrai gosong memang gak enak. 😦

  22. 25 May 2011 at 15:16

    ngiler sama ampas kopinya…. 😎

    • 26 May 2011 at 14:05

      Hahaha seperti biasa nih, Bunda Mahes. :mrgreen:

  23. 25 May 2011 at 15:26

    wuih kerenn.. ada web resminya segala lagi..
    sachet-nya malah bagus menurut saya, kesannya klasik. soalnya klo dibikin lebih modern, jd nggak ada bedanya dg kopi pasaran..

  24. 25 May 2011 at 15:28

    mari ngopi…hehe

    • 26 May 2011 at 14:06

      Hayuuuk. 😀

  25. 49 cantigi
    25 May 2011 at 15:57

    waduuhh.. kopi. mantap nih! sukses terus masbro…

  26. 25 May 2011 at 17:27

    wuiiihh… ini baru kopi, gag pake letheg (ampas) 🙂

    • 26 May 2011 at 14:01

      Walah buat saya justru bukan kopi kalo tanpa ampas. 😦

  27. 52 Distributor Kopi Limmit
    25 May 2011 at 17:48

    Wah kayaknya unik dan mantab ini pak, selain kenikmatannya apa lagi keunikan kopi ini pak.

    • 26 May 2011 at 14:01

      Apa ya… kurang tahu juga.

  28. 25 May 2011 at 18:28

    Saleum,
    Wah cerita kopi neh, saya gabung ah…..
    setiap daerah tentu punya kopi andalannya, namun saya pribadi gak suka kalau kopinya warnanya coklat karena ada campurannya sewaktu diproses, berhubung saya penikmat kopi kental yang hitam legam soalnya lidah sudah terbiasa dengan kopi kluet. 🙂
    saleum dmilano

    • 26 May 2011 at 14:00

      Wah, kalo saya ke aceh, saya harus ke sana.

  29. 25 May 2011 at 19:41

    duhh..dah nyoba bermacam-macam jenis kopi ya sop..

    aku sih bukan penikmat kopi…lebih milih minum susu.. 😀

    • 26 May 2011 at 13:59

      Wah, saya susu juga suka bangeeet!

  30. 25 May 2011 at 19:59

    Merek kopi berontoseno, gelasnya nescafe :p
    Hhe btw saya suka tuh sama kemasannya, bagus 😀

    • 26 May 2011 at 13:59

      Kombinasi yg hebat, ‘kan?

  31. 25 May 2011 at 20:46

    wah kayanya enak sekalii

    tukeran Link yuk mas??
    Link Blog mas sudah terpampang dengan nyaman di blogku. hehe
    Ditunggu ya konfirmasinya.

    • 26 May 2011 at 13:58

      Secepatnya saya pasang. 🙂

  32. 25 May 2011 at 21:41

    laah saya aja yang udah lama di surabaya, baru tahu ada kopi beginian.. maklum sih, nggak suka kopi tubruk kecuali sachetan atau gratisan.. *halah*

    saya lebih suka light coffee.

    tapi kalo ketemu ntar kayaknya patut dicoba dah

  33. 25 May 2011 at 22:47

    wah, saysa sering ke surabaya kok malah tidak tahu kopi brontoseno ya? hehe

  34. 25 May 2011 at 23:07

    Woaaahhh… jadi kepingin…
    Tapi itu gelasnya kok selingkuh pake Nescafe sih..? hehehe

    Oh iya waktu saya tinggal di Jambi, ada kopi asli khas sana namanya Kopi AA. Bungkusnya warna oren. Pahitnya…saya bisa melek semalaman. Kopi ini apakah bisa bikin mata genjreng juga?

    • 26 May 2011 at 13:58

      Habis nggak ada cangkir “Berontoseno” sih…

      Wah, jangan tanya saya, diri saya udah terbiasa minum kopi, jadi gak terlalu pengaruh ke saya.

      • 26 May 2011 at 17:09

        Hehehe… Mas Asop pecinta kopi sejati nih.
        ckckckck.
        Padahal saya ngopi yang gambarnya kapal itu saja mata sampai terang benderang sampai jam 2 malam. jadi kapok ga mau ngopi malam-malam.

        • 28 May 2011 at 08:56

          Hehehehe, memang bagi beberapa orang minum kopi sedikit aja udah bisa membuat mereka melek sampe subuh.

  35. 68 riez
    25 May 2011 at 23:20

    Penyuka Kopi juga ya?bagi secangkir sob

    • 26 May 2011 at 13:57

      Coba deh baca postingan kopi aroma saya.

  36. 26 May 2011 at 00:14

    kirim kopinya donk mas… 😀 *cofeefreak

  37. 26 May 2011 at 00:44

    Wah, ingin mencoba nih rasanya,….salam

  38. 26 May 2011 at 00:51

    Jarang2 ada kopi bungkusan tanpa campuran. Di tempat saya malah bubuk kasar yang saya sendiri tak percaya itu kopi, atau malah jagung goreng yang digiling halus 😀

    • 26 May 2011 at 13:40

      Iya, jarang banget ‘kan?
      Saya sendiri nggak yakin ini tanpa campuran, karena siapa tahu saya salah. 🙂

      • 18 June 2011 at 15:22

        Buktikan dari ampasnya Mas.
        Kalau kopi murni ampasnya sedikit banget di bawah, kalau kopi campuran banyak ampasnya. Malah juga ada yang ampasnya mengambang, sampai ada yang bilang minum kopi atau minum ampas hehehe..

        • 19 June 2011 at 11:10

          Ternyata benar…

  39. 26 May 2011 at 05:56

    jadi penasaran pengen nyoba tu kopi
    dan asli baru nyadar blog ini sudha pake dot kom hehehe
    mantep mas

    • 26 May 2011 at 13:38

      Walaaaah udah masuk tahun kedua ini saya pake domain dot com.

  40. 26 May 2011 at 07:03

    ampas kopi bisa dipake buat scrubbing kulit lho.. *gaya salon*

    • 26 May 2011 at 13:36

      Yap, begitu kata Tiara.

  41. 26 May 2011 at 07:24

    saya bukan penikmat kopi :’)

    • 26 May 2011 at 13:36

      Sayang sekali….

      • 26 May 2011 at 23:13

        itulah, saya juga tak mengerti -__-“

        • 28 May 2011 at 09:06

          Sudahlah….

  42. 26 May 2011 at 07:29

    konsumen kopi thoh!

    • 26 May 2011 at 13:35

      Lho, Mbak Rif belom baca posting-an kopi aroma saya yang dulu ya?

  43. 86 sunflo
    26 May 2011 at 08:35

    OOT, sop… lol abiz deh..
    http://ilikesunflower.wordpress.com/2011/05/26/link-dari-asop/

    • 26 May 2011 at 13:34

      Hehehe, lucu kan Mbak? 😀

  44. 26 May 2011 at 09:35

    selamat pagi

    wah, baru tahu kalo ini kopi udah lama ada di pasaran 😎

    saya sering nemu kopi ini di kantin deket kampus, biasanya teman saya yang suka pesen.
    kayaknya enak juga, ntar coba ah. 😛

    • 26 May 2011 at 13:34

      Sip! Ayo ngopi!

  45. 90 MT
    26 May 2011 at 09:45

    wah sepertinya nikmat. tapi kalau masih di bawah kualitas kopi aroma, hehe… soalnya aku juga pernah nulis ttg aroma itu.
    coba dibandingkan dengan kopi asli bogor mas. aku udah bandingkan, bahkan dg kopi luwak 🙂

  46. 26 May 2011 at 09:52

    wangi kopinya aja dah bikin ngiler, tp ni kopi saya baru denger mas, namanya lucu lg, susah kali nyebutinnya..:-)

    • 26 May 2011 at 13:34

      Hooo gampang kok nyebut namanya.

  47. 26 May 2011 at 10:07

    hahaha.. kesimpulannya jauh amat mas… hahahahay…

    • 26 May 2011 at 13:32

      Sudahlah….

      • 26 May 2011 at 20:35

        yang aku suka itu tuh, kombinasi lokal dan global. Kopi lokal dengan nescafe… mantap ^^

        • 28 May 2011 at 09:02

          Wah, kopi lokal maksudnya kopi tubruk halus? 😀
          Enak ya, kopi instan digabung kopi tubruk?

  48. 26 May 2011 at 10:31

    kalo aku siy gak suka ngopi…
    tapi itu kok gelas kopinya nescafe… 😛

    • 26 May 2011 at 13:31

      Gak masalah tho?

  49. 26 May 2011 at 10:46

    Sruput.. ahhh… kayaknya sedap nih kopi.. kalo kopi asli emang beda sop, lebih mantab

    • 26 May 2011 at 13:30

      Pasti sedap.

  50. 26 May 2011 at 10:52

    hmmm, sepertinya wajib dicoba neeh kopi #eh ^_^ (ngarep.com hihihi)

    • 26 May 2011 at 13:28

      ..oke.com.

  51. 26 May 2011 at 10:53

    sering lihat iklannya di mana-mana tapi sampe sekarang belum pernah ngerasaain,:D

    bisa jadi obat begadang nggak sop ?

    • 26 May 2011 at 13:22

      Wah, semua kopi rasanya bisa jadi obat begadang.

  52. 26 May 2011 at 10:53

    Ga ada ampasnya ?

    Klo sma kapucino gmana ?

    • 26 May 2011 at 13:21

      Ada sih, tapi sedikiiiit banget.

  53. 26 May 2011 at 11:09

    pelanggaran berat !
    gelas nescafe dipake utk bikin kopi brontoseno wakakkaa

    • 26 May 2011 at 13:19

      Lho lho gak apa2 tho? 😆

  54. 26 May 2011 at 11:35

    namanya yang lucu ya, kopi orang Jawa ya 😀

    • 26 May 2011 at 13:18

      Hehehe, kopi untuk semua orang. 😀

  55. 26 May 2011 at 13:25

    Saya tidak suka kopi, cokelat hangat lebih mantap 😀

  56. 26 May 2011 at 14:20

    MAs asop pecinta kopi ya??

    • 28 May 2011 at 08:25

      Anda benar.

  57. 26 May 2011 at 14:31

    Baru blogwalking ke Bang Zuli yang lagi ngomongin kopi Turki, ternyata kamu juga lagi ngomongin kopi.

    • 28 May 2011 at 08:28

      Wah kalo Bang Taufik sih emang bener2 maniak kopi.

  58. 26 May 2011 at 14:59

    aku ga ngerti perkopian, tapi aku tau kopi paling enak: kopi gratis 😛

    • 28 May 2011 at 08:48

      Ah, kalo kopi gratisnya cuman nescafe tanpa ampas, mana enak.

  59. 118 nanangrusmana
    26 May 2011 at 16:20

    mau dong…..buat begadang….hmmm… 🙂

    • 28 May 2011 at 08:54

      Wah, jangan bedagang, Mas Nanang, kalo gak ada perlunya.

  60. 26 May 2011 at 17:08

    BERONTOSENO apa BROTOSENO?????
    dibuku Bahasa Jawa belum kutemukan gambar wayang BERONTOSENO kalau BROTOSENO ada yaitu salah satu putra pandawa dan terkadang dipanggil BIMA, WERKUDORO
    ……………..
    semoga yg minum kuat sekuat BROTOSENO

    • 28 May 2011 at 08:56

      Iya, memang saya juga udah mencari gak ada yang namanya BERONTOSENO. 😀

      Yah sudahlah, namanya juga nama yang terinspirasi dari BROTOSENO.

  61. 26 May 2011 at 19:45

    emang ngopi itu enak yah???…pernah nyoba kopi…tapi belum bisa menikmatinya nih

    • 28 May 2011 at 09:01

      Enak bangeeeet.

  62. 26 May 2011 at 21:09

    ninggalin jejak di sini aja ya,, rame banget nich blog kayak di pasar malam mampir ke blog ku ya masbro

    • 28 May 2011 at 09:03

      Hahahaha kayak pasar biasa aja deh. 😀

  63. 26 May 2011 at 21:15

    di kantor sy mau nyari kopi sak matine sop.. 😀

    yg paling terkenal kopi lanang
    km khan di SBY,, coba main ke cafe rolas…

    • 28 May 2011 at 09:05

      Wah, Kafe Rolas yo? Mungkin nanti bakal saya coba.

  64. 26 May 2011 at 21:31

    Saia suka kopi… 😀
    Sepertinya enak..tapi kenapa jauh disana.. 😐

    • 28 May 2011 at 09:07

      Kopi itu sangat enak.

  65. 130 jee
    27 May 2011 at 12:41

    kopi lagi! mantaplah!

  66. 27 May 2011 at 15:45

    kediri rumah nenekku… *komengaknyambung*

    • 28 May 2011 at 09:52

      Oke! 😀

  67. 27 May 2011 at 20:54

    Kalau aku tetap merasa paling enak itu kopi tukang deh, itu loh kopi yang dijualnya kiloan dan gak pake merk yang sering diminum tukang2 hehe.. Biasanya ampasnya gila2an sampe setengah gelas gitu,, tapi emang enak 😀

    • 28 May 2011 at 09:57

      Wow. Ampas sampe setengah gelas??

  68. 28 May 2011 at 13:07

    Yang satu ini saya belum coba, biasanya sih saya bikin kopi pakai takaran 2-1. Saya suka kopi arabica, tapi ga suka asamnya… mungkin campuran arabika dan robusta pas buat saya.

    • 28 May 2011 at 17:44

      Wah, ini dia nih, belum pernah saya coba campuran robusta dan arabika. 😀

  69. 28 May 2011 at 13:10

    rasa pahit biasanya jenis kopi yang dominan robusta, kalau asam biasanya arabica. meskipun tiap jenis arabica atau robusta punya karakter sendiri-sendiri.

    • 28 May 2011 at 17:44

      Yap. Benar sekali. 🙂

  70. 28 May 2011 at 13:49

    menarik sekali… saya juga penggemar kopi hitam… beberapa kopi produksi lokal sudah pernah saya cicipi, mulai dari kopi Aceh, Jambi, Bali dll.. yang unik, beberapa merk kopi bahkan sudah diproduksi sejak zaman tempo doeloe.. he he… mudah2an suatu saat saya bisa mencicipi kopi Berontoseno yg istimewa ini.. kalau benar tidak pakai gula, pasti sangat cocok buat org yang lagi diet..hehe

    • 28 May 2011 at 17:44

      Nah, ada di Kediri, Mas. 🙂

      • 18 June 2011 at 15:42

        Bisa beli online juga kok di http://www.kopiberontoseno.com

        • 19 June 2011 at 11:09

  71. 144 Pardi
    30 May 2011 at 08:55

    ntar tak coba goleki nang Ponorogo…

  72. 30 May 2011 at 13:20

    wah penggemar kopi mah biasa mencicipi berbagai macam merk kopi ya hehe..
    kalau sy g bs kalau g sm gula..asli pait lah hehe berasa minum jamu kali

    • 30 May 2011 at 19:29

      Enak lho, kopi tanpa gula.

  73. 30 May 2011 at 21:00

    wah liat kemasanya kayaknya enak nih 😀 sayang sekali kopi diatas maupun kopi aroma yang dicritain bro Asop gak ada di daerah saya 😀

  74. 1 June 2011 at 10:15

    kalo kopi mengkopi saya sebenarnya gak suka
    cuma kadang2 pernah minum cappucino, moccacino, atau vanilla latte
    selebihnya ngga deh

  75. 3 June 2011 at 09:19

    wah… jadi pengen ngopi…!

  76. 13 June 2011 at 21:52

    Thank U, Mas Asop atas comment2nya ttg kopi Berontoseno. Kalau kopi bubuk sachet yang Mas Asop beli tuh komposisi Robusta & Arabica. Memang dijamin 100% kopi murni. Produk2 lain kami juga banyak, ada yang kopi cair siap saji juga. Silakan kunjungi http://www.kopiberontoseno.com.

    • 14 June 2011 at 18:03

      Oke! Boleh ya kalo saya sekali2 ke pabriknya. 😳

      • 14 June 2011 at 19:43

        Hehe..boleh2 saja, Mas..tapi saya harus pengajuan dulu karena saya di divisi marketing. Kalau mau order kopi bisa contact saya…he3x.

        • 15 June 2011 at 09:27

          Hooooo hebat, jadi saya bisa dong pesan kopi berontoseno yang kemasan cup/gelas itu? 😀
          Sip lah.

  77. 15 June 2011 at 14:48

    Bisa dong.. Mau kopi cup yang rasa apa? Kopi Asli Natural, Kopi Cream, atau Kopi Moccalate? Info produk lebih lanjut di http://www.kopiberontoseno.com. Saya tunggu kabarnya, Mas Asop. Tq..

    • 16 June 2011 at 22:31

      Oh, saya cuman tanya, bukan bermaksud mau beli saat ini juga… 😀
      Yang penting saya sudah tahu bahwa saya bisa pesan via Mbak. 🙂

      • 17 June 2011 at 11:55

        Ok, Mas..Saya tunggu ordernya. Kapan2 kalau ke Surabaya bisa mampir cicipi aneka minuman kopi Berontoseno di de’ Bronto’s Coffee House di City of Tomorrow atau di Oasis Supermall. Trims banget udah bikin tulisan di blog Anda ttg kopi Berontoseno…

        • 17 June 2011 at 21:38

          Hehe, saya hanya peminum kopi, kok.

  78. 19 June 2011 at 01:58

    mantap! layak dicoba nih
    thanks sudah berbagi …

    • 19 June 2011 at 10:59

      Saya hanya penyuka kopi…

  79. 19 June 2011 at 11:36

    belom pernah nyoba nih … masih penikmat kopi murahan 😆

  80. 13 November 2011 at 18:35

    kopi bubuk aromanya harum dan wangi…

  81. 13 November 2011 at 18:42

    Aroma kopi bubuk harum dan wangi pada saat di giling menjadi bubuk..

    • 15 November 2011 at 07:48

      Wangi. 🙂

  82. 164 paijo- gurah
    8 December 2011 at 12:15

    lah lah iklane wong wonojoyo kie…… aslli ra wi…..

    • 9 December 2011 at 08:43

      Embuh aku Pak…

  83. 166 Tirza
    9 November 2014 at 23:31

    Jika ada yang membutuhkan kopi berontoseno bisa menghubungi saya… saya jual kopi berontoseno 🙂
    Kopi Berontoseno ini ndak menyebabkan asam lambung naik kok 🙂

    • 19 November 2015 at 11:32

      Hehehe saya sekarang membeli kopi lokal saja di Bandung, Mas. Makasih ya. 🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Si Empunya Blog

Siapa saya? Monggo lihat halaman "Tentang Saia..." di atas. Tinggal klik! Mau meninggalkan jejak? Monggo klik halaman "Tinggalkan jejak..." di atas. Jangan lupa, nikmatilah hidup ini. ^_^

Hubungi saya di jejaring sosial

Kadang-kadang di blog ini saya menggunakan emoticon Parampaa. Silakan datang ke blog Bang Ova di sini. Dapatkan emoticon-nya di sini. HAJAR!!

Masukkan e-mail Anda di sini kalo mau dapet pemberitahuan postingan baru saya via e-mail

Join 972 other followers

Powered by FeedBurner

Saya sedang membaca ini


Tulisan Saya Berdasarkan Bulan

Arsip Tulisan

Ups, maap, kalau mau melihat arsip semua tulisan saya, lihat halaman di atas ya, yang "Arsip Tulisan" itu lho....

TIPS!

Kalo tulisan di blog saia ini terlalu kecil, monggo diperbesar. Untuk pengguna windows, tahan [Ctrl] sambil di-scroll mouse tengah. Untuk pengguna Mac, tahan [Cmd] dan tekan [+] atau [-].

Ga nyambung sih ini, bukan promosi, tapi kalo mau browser Safari, donlot di sini.

Blogroll: By Name


Abed Saragih "disave" |
Abi Harestya dan Bidadarinya |
Abu Aufa |
Abu Bakar "Bchree" |
Abu Ghalib |
Achmad Edi Goenawan |
Achoey El Harris |
Ade Kurniawati |
Adi Surya Pamungkas "bacelzone" |
Fan Adie Keputran |
Adya Ari Respati "abstractdoodle" |
Afra Afifah |
Ageng Indra |
Agry Pramita |
Agung Budidoyo |
Agung Firmansyah |
Agung Hasyim |
Agung Rangga "Popnote" |
Agung Yansusan Sudarwin |
Agustantyono |
Agyl Ardi Rahmadi |
Ahmad Musyrifin |
Akhmad Fauzi |
Alfi Syukrina |
Alid Abdul |
An Fatwa "Siho" |
Andi Nugraha |
Andi Sakab |
Andhika |
Andreas A. Marwadi |
Andrew Paladie |
Andrik Prastiyono |
Andyan |
Angga "SERBA BEBAS" |
Angga Dwinovantyo |
Anies Anggara |
Anindita |
Anistri |
Anita Rosalina |
Anto "Kaget" |
Anyes Fransisca |
Are 3DRumah |
Ari Artanto "Cah Gaul" |
Ari Muhardian "Tunsa" |
Ariana Yunita |
Arief Hartawan |
Arif "Bangkoor" Kurnia |
Arif Nurrahman |
Arif Sudharno Putro |
Ariyanti "Sauskecap" |
Arnolegsa Maupasha |
Arundati R.A. |
Aruni Yasmin Azizah |
Aryes Novianto |
Asep Saiba |
Asrul Sani |
Atha "kepompong" |
Aul Howler |
Awalul Hanafiyah "Masyhury" |
Baha Andes |
Baiq Fevy Wahyulana |
Bernadine Hendrietta |
Betania G. Rusmayasari |
Big Zaman |
Budi Nurhikmat |
Budi Prastyo "Kimbut" |
Calvin Sidjaja "Republik Babi" |
Cempaka Ariyanti |
Chocky Sihombing |
Citra "ceetrul" Hapsari |
Dadi Huang |
Danar Astuti Dewirini |
Daniel Hendrianto |
Daniel Maulana |
Deady Rizky |
Dede A. Hidayat |
Deny Marisa |
Depriyansyah Ramadhan "Iamcahbagus" |
Desita Hanafiah |
Destiana |
Desy Arista Y. |
Dewi Puspitasari |
Dewisri Sudjia "Desudija-DSK" |
Dhanika Budhi |
Dhewi Buana |
Dhimas Nugraha |
Didot Halim |
Dina Aprilia |
Dismas |
Ditya Pandu |
Doni Ibrahim |
Edda Nainay |
Efinda Putri |
Eko Ghesi Bardiyanto |
Elfa Silfiana |
Ella "Brokoli Keju" |
Erick Azof |
Erika Paraminda |
Erlin Fitriyanti |
Evan Ramdan |
Evet Hestara |
Fadhilatul Muharram |
Fahmi Nuriman |
Faisal Afif Alhamdi |
Faiza "MIDWIFE'S NOTES" |
Fandy Sutanto |
Fanny Azzuhra |
Fatra Duwipa |
Febe Fernita |
Felicia |
Ferry Irawan Kartasasmita "makhluk lemah" |
Fier "Pelancong Nekad" |
Fikri "Blue Zone" |
Fira "Fiya" |
Fitri Melinda |
Fitriyani |
Galih Gumilang "Gege House" |
Galuh Ristyanto |
Ghani Arasyid |
Gilang F. Pratama "Babiblog" |
Gitta Valencia |
Gugun "idebagusku.com" |
Gusti Ramli |
Hanif Ilham |
Hanny Aryunda Herman |
Hendrawan Rosyihan |
Hera Prahanisa |
Herni Bunga |
Herry "negeribocah" |
I Gede Adhitya Wisnu Wardhana |
Husfani A. Putri |
Ibnu Fajar "Ikky" |
Ilham JR |
Inge "Cyberdreamer" |
Intan Permata Kunci Marga |
Iqmal |
Irfan Andi|
Isdiyanto |
Ivan Prakasa |
Januar Nur Hidayanto "Yayanbanget" |
Jasmine Aulia |
Joko Santoso |
Joko Setiawan |
Juhayat Priatna |
Julianus Ginting |
Kang Ian . info |
Kang Ian . com |
Karina Utami Dewi |
Khalid Abdullah |
Khalifatun Nisa |
Kuchiki Rukia |
Lailaturrahmi Sienvisgirl Amitokugawa |
Lambertus Wahyu Hermawan |
Lerryant K. |
Lina Sophy |
Lucky DC |
Maghfiraa Alva |
Marchei |
Mario Sumampow |
Mas Ardi |
Mas Bair |
Mas Yudasta |
Mikhael Tobing |
Mirwanda |
Miswar Rasyid |
Mochammad AHAO |
Mohamad Husin |
Muhammad Abdul Azis |
Muhammad Hamka Ibrahim |
Muhammad Ihfazhillah |
Muhammad Riyan |
Muhammad Saiful Alam |
Muhammad Zakariah |
Nadia Fadhilah Riza |
Nanang Rusmana |
Nandini R.A. |
Necky Effendi |
Ninda Rahadi |
Nindy Ika Pratiwi |
Novina Erwiningsih |
Nur Azizah |
Nuri |
Perwira Aria Saputra |
Pipin Pramudia |
Pratita Kusuma |
Puji Lestari |
Pungky "PHIA" Widhiasari |
Putri Chairina |
Qori Qonita |
Radinal Maruddani |
Rahad Adjarsusilo |
Rahmat Hidayat |
Randi Rahmat |
Rasyida |
Regina |
Reisha Humaira |
Rie "Cerita Rie" |
Richie Lanover |
Rif'atul Mahmudah |
Rina Sari |
Rini Andriani "Athamiri" |
Riza Saputra |
Rizki "Hitam Putih Jingga" |
Rizki Akbar Maulana |
Ronie "Ravaelz" |
Rowman |
Rudi Wahyudi |
Ruri Octaviani |
Saipuddin Ar |
Septirani Chairunnisa Kamal |
Shafiqah Adia Treest |
Silvi Mustikawati |
Surya "Javanes" Pradhana |
Tasya Myanti |
Thyar |
Tiffany Victoria "Tiffa" |
T I W I |
Tony Koes "Macsize" |
Triana Frida Astary |
Triyani Fajriutami |
Uka Fahrurosid |
Ummu El Nurien</a. |
Upik "Pemburu Konstruksi Makna" |
Wahyu Asyari Muntaha |
Wahyu Nurudin |
Wahyu Putra Perdana |
Wendy Achmmad |
Widyan Fakhrul Arifin |
Wien Wisma |
Wildan Lazuardi |
Wiwin Siswanty |
Wiwing Fathonah Pratiwi |
Yori Yuliandra |
Yuli Anggeraini |
Zuli Taufik |

I’m a Liverpudlian!



%d bloggers like this: