11
Aug
11

Tentang Puasa dan Menyiram Tanaman

Sebelum masuk ke topik bahasan sesuai judul, saya ingin laporan dulu. :mrgreen: Perihal posting-an terakhir kali (sebelum ini), saya berkata saya akan mencoba untuk lari sore menjelang berbuka. Saya sudah mencobanya, hari selasa (9/8) yang lalu. Hasilnya, ternyata tidak se-melelahkan yang saya kira. Malah rasanya saya bisa lebih kuat. Lelah yang biasa mendera saat menit ke 20-an, saat itu belum terasa. Makanya, di luar dugaan saya bisa menyelesaikan lari kemarin selama 25 menit tanpa henti (sengaja tidak saya lanjutkan, penyesuaian dulu ke tubuh). 🙂

Maklum, saya kaget karena puasa tahun lalu saya tidak olahraga lari. Saya ‘kan baru memulai rutinitas lari ini januari tahun ini. :mrgreen:

*****

Kembali ke topik utama, saya tahu dari posting-an yang lalu dari komentar-komentar yang narablog berikan, banyak sekali yang senang ber-JJS ria dan olahraga ringan setelah subuh. Bukan “jalan-jalan sore”, tapi “jalan-jalan subuh”. :mrgreen: Beberapa narablog pria malah memilih berolahraga ringan setelah subuh, seperti push-up dan sit-up. Ini hebat sekali. Berbeda dengan saya.

Kalau saya, rutinitas setelah subuh adalah membuang sampah (ke tempat sampah di depan rumah) dan menyiram tanaman. 🙂

Faktanya, saya biasa nggak tidur setelah subuh (perut terasa lebih enak kalau nggak tidur). Setelah menunggu hingga sekitar jam enam kurang sedikit, saat mulai terang, saya keluar. Setelah menaruh sampah ke tempat sampah di depan (nanti diangkut sama tukang sampah komplek RT), barulah saya menyiram tanaman yang ada di teras paviliun (tempat saya tinggal). 😀

halaman teras depan menyiram tanaman

Ternyata nikmat juga melakukan ini semua. Udara dingin pagi hari di Bandung sangat nyaman untuk aktivitas semacam ini. Oksigen segar terhirup, kantuk hilang seketika. :mrgreen:

Saya baru merasakan nikmatnya menyiram tanaman. :mrgreen: Biasanya, selama ini yang menyiram tanaman di teras adalah ayah atau ibu saya. Saya jarang sekali. Baru semenjak bulan juli yang lalu saya merasakan nikmatnya “memberi makan” tanaman. 😆  Rasanya berbeda antara bercengkrama dengan binatang dan dengan tumbuhan. Ada rasa masing-masing.

Entah mengapa ya, saya baru menyadari, bahwa tumbuhan pun ingin dimanjakan. 🙂

Apa narablog sekalian juga suka memanjakan tanaman peliharaan? Kapan waktu untuk berkebun? 😀

——————————————————————————————————————————————————–———-

Semua gambar adalah hasil jepretan sendiri. Seluruh terbitan ini beserta gambar-gambarnya sangat dilindungi, jadi sertakan alamat tautan dan nama pemilik blog jika ingin menggunakan sebagian ataupun seluruh bagian terbitan ini.
Advertisements

151 Responses to “Tentang Puasa dan Menyiram Tanaman”


  1. 11 August 2011 at 07:14

    Wah, jadi ingat ibu saya nih bro 🙂 kalau dirumah, beliau selalu memuji keindahan ciptaan-Nya, yaitu tanaman. Karena beliau memang menyukai tanaman2..hehe

    btw, itu rutinitas yg bagus lohh, krn olahraga otak jugaa 😀

    • 12 August 2011 at 05:55

      Saya cuma asal nyiram, kok.

  2. 11 August 2011 at 07:58

    Iya. BEner tuh…
    Kalau pagi2 paling enak bantu Ibu…
    Nyirem tanaman. Skalian menghirup udara yang masih fresh… 🙂

  3. 11 August 2011 at 08:11

    Dari dulu saya lebih memilih merapikan tanaman,
    walaupun harus manjat-manjat dan menggunakan gergaji (tanaman mempunyai pokok batang kuat) :D.
    Bersepeda di sore hari juga asyik kok Sop, kalau junior saya walaupun puasa, semua kegiatan diluar rumahnya tetap goe sepeda, pulang pergi sekolah, les, bermain kelihatan asyik2 aja. Yang penting dia memulainya dengan senang, ga cemberut 🙂

    • 12 August 2011 at 05:53

      Betul, semua harus dinikmati, ya.

  4. 6 si.tukang.nyampah
    11 August 2011 at 08:57

    ASOOOOP *eh, kepencet kepslok*….

    itu tanemannya bagus-bagus amaaaat. lo punya ‘green thumb’ yah kayaknya. gue juga disini lagi nyoba berkebun gitu di koridor…eh, mati dong tanemannya, hahahahahah. yang bertahan idup cuma pandan sama kembang sepatu.

    • 12 August 2011 at 05:51

      Mbak, saya gak ngerti apa-apa tentang tanamaaaan! 😀 Itu bukan saya yang beli.
      Jadi, apa itu green thumb? :mrgreen:

  5. 11 August 2011 at 09:00

    wah banyak banget tanemannya…
    kalo gua sih bukan pecinta tanaman. jadi gak pernah nanem2 sendiri. hehehe.

    • 12 August 2011 at 05:49

      Saya juga bukan pecinta tanaman, tapi saya sukarela aja sih.

  6. 11 August 2011 at 09:23

    saya sering nyiramin tanaman mas,,
    eh tepatnya sayuran ding di sawah,,, heheh
    ada kacang, sledri, tomat, cesim, wortel… dll

    • 12 August 2011 at 05:48

      Asik bisa dimakan sendiri.

  7. 11 August 2011 at 10:05

    Iya, berkebun itu memang menyenangkan Sop, sayang di rumah kontrakan ga ada tanaman satu pun, mau memelihara takut malah terlantar nantinya ^^

    • 12 August 2011 at 05:48

      Iya, tanaman pun juga merupakan tanggung jawab bagi pemeliharanya lho.

  8. 11 August 2011 at 10:16

    Bulan ini kegiatan saya menambunkan perut dan menginjak timbangan (walah( :D. Saya tidak punya tanaman di sini, tapi saya bisa melihat banyak tanaman di sekitar saya :).

  9. 11 August 2011 at 10:40

    wah seru juga tuh olahraganya dengan cara bersih²,,yang badan gerak aja waktu shubuh dan jangan tidur,,pagi pasti fresh…

    • 12 August 2011 at 05:51

      Pasti fresh.

  10. 11 August 2011 at 10:41

    Iya, kalo tidur habis subuh perut kerasanya nggak enak banget.

    Di rumah, yang nyiram tanaman gantian. Kadang aku, kakak, atau mama. Nggak semua tanaman harus rajin disiram sih. Tergantung tanamannya. Tapi kalo kemarau kayak gini, lebih baik tanaman disiram saja dengan rutin. Daripada layu, terus mati.

    • 12 August 2011 at 05:52

      Iya, di Bandung sini aja udah lebih dari dua minggu gak hujan. Baru aja hari kamis kemarin hujan, dan nggak deras. 🙂

  11. 11 August 2011 at 10:53

    hehehe jadi iri bgt deh…. rumah aq ga ada halamannya, kalo nanem apa-apa di loteng (tempat jemur pakaian di lantai 2) pasti ngga lama mati deh… fufufu

    • 12 August 2011 at 05:54

      Waduh, menanam di loteng ‘kan bisa pakai pot. Kenapa mati?

  12. 11 August 2011 at 10:56

    sabtu kemarin sempet jalan keliling taman dari jam 11 sampe jam 5 sore dan minggunya langsung ga bisa jalan 😐

    • 12 August 2011 at 05:56

      Serius, Bang?? Ngapain jalan di taman segitu lama? 😯

  13. 11 August 2011 at 11:10

    hmm 😦 pengalaman sy ama tanaman buruk, mati mulu, cuma cocok ama kaktus hhahha secara kasih airnya cukup setaun sekali 😛

    • 12 August 2011 at 05:58

      Hihihihi pengen melihara kaktus juga nih.

  14. 11 August 2011 at 11:43

    wah, rumahnya asri Mas 🙂
    kalau di rumah saya sih, yang rajin berkebun itu Ibu.
    bunganya banyak banget. dari yang cuma bougenville sampai anggrek
    jadilah saya dapat jatah menyiram tanaman tiap sore 😀

    • 12 August 2011 at 06:02

      Bukan rumah kami. Hanya kontrakan.

  15. 11 August 2011 at 11:56

    Wah sudah bisa menikmati enaknya menyirami tanaman ya? Kalau dulu saya harus dipaksa ibu utk mau nyiramin tanaman. Sekarang taman di depan rumah terbengkalai begitu saja. Anehnya tanamannya malah subur banget. Hehehe…

    Salam

    • 12 August 2011 at 06:04

      Kok bisa subur? 😀

  16. 11 August 2011 at 12:24

    akyu ndak suka berkebun.
    takut sama binatang kecil2 semacam cacing, serangga, dll.

    *ini bukan endhel tp nyata adanya*
    😀 😀

    • 12 August 2011 at 06:05

      Saya takut laba-laba.

  17. 11 August 2011 at 12:29

    Lagi disuruh ama pakbos nih suruh bikin perencanaan “pewarnaan” taman-taman di kantor. Bingung milih-milih tanaman dan bunga-bunga. Ada saran kagak, Bung?

    Segala sesuatu kalau dirawat tentunya akan menjadi lebih bagus. Seperti tanaman ini. 😀

  18. 11 August 2011 at 12:48

    tanaman, hewan, juga sama dengan manusia..butuh perhatian.. 🙂

    • 12 August 2011 at 06:06

      Yeah…

  19. 11 August 2011 at 13:37

    sejujurnya saya jarang nyentuh tanaman yang ada dihalaman, urusan tanaman bagiannya suami dia lebih rajin buat ngurusin segala macam tanaman….

  20. 11 August 2011 at 13:53

    setuju…
    saya juga merasakan hal yang sama ketika masih di rumah dulu…
    ada kenikmatan tersendiri ketika berinteraksi dengan tanaman…

  21. 11 August 2011 at 14:33

    berkunjung…
    Ih, saya udah lupa kapan terakhir kali berkebun. Tak menyirami pohon dan bunga. Pdhl rasanya sangat senang sekali saat akhirnya anggrek di halaman berbunga, dan sampai sekarang hampir tak putus untuk berbunga.
    Alhamdulillah…

  22. 11 August 2011 at 14:34

    Klo saya pagi-pagi aktivitasnya bukan nyiram tanaman, sob. Tapi ngasih makan hewan piaraan 😆

    • 12 August 2011 at 06:09

      Hehehe sama hebatnya itu.

  23. 11 August 2011 at 14:40

    menyiram tanaman emang enak, apalagi ktika mengelus2 daun dan memetiknya yg sudah kuning.
    di pagi? jgn ditanya..rasanya betah deh berlama-lama nungguin tuh tanaman..hhee
    melihat tunasnya yg baru muncul.

    • 12 August 2011 at 06:10

      Iya, nikmat ya Mbak. 😳

  24. 11 August 2011 at 15:16

    kangen udara pagi Bandunggg…..lari pagi di Gasibu kah?

    • 12 August 2011 at 06:12

      Sebelum puasa, saya kadang larinya pagi kadang sore.
      Kalo pas puasa gini, saya sore ke sabuga. 🙂
      Jangan2 dulu waktu lari pagi kita pernah ketemu? 😀

      • 18 August 2011 at 10:37

        jangan-jangan….saya mah lari paginya ahad, siangan dikit, menyapa penjual2 di gasibu :d *eta mah sanes lari pagi nya? hihi

        • 19 August 2011 at 13:32

          Hahahahaa yakin nih lari, bukan jalan? 😆

  25. 11 August 2011 at 15:43

    salam sahabat
    jadi ada keterkaitannya gitu ya mas,siip dech semoga kita bisa memaknai tanman ini dengan baik

  26. 11 August 2011 at 15:43

    salam sahabat
    jadi ada keterkaitannya gitu ya mas,siip dech semoga kita bisa memaknai tanman ini dengan baik

  27. 11 August 2011 at 16:36

    sejuk liat tanamannya

    • 12 August 2011 at 05:46

      Tapi tidak melindung kami dari terik matahari.

  28. 11 August 2011 at 17:18

    Hadooh.. kalo masalah tanaman aku menyerahkannya saja pada omku, Sop.
    Aku sih gak bakat banget ngurusin tanaman, hehe…

    • 12 August 2011 at 05:45

      Saya juga cuma asal nyiram, Mbak.

  29. 11 August 2011 at 17:56

    aku malah pengen punya ikan, jadi kalo malem bisa ngomong, “sudah malam, ikan bobok” xD

    • 12 August 2011 at 05:45

      Itu ‘kan salah satu dialog iklan. 😀

  30. 11 August 2011 at 18:50

    TANAMAN DITEMPAT SAYA KERJA BANYAK NICH, GIMANA CARA MEMANJAKANNYA? (HUTAN) HEHE

    • 12 August 2011 at 05:45

      Waduh… nulisnya jangan pakai CAPSLOCK semua dong…

      • 16 August 2011 at 17:23

        Biar kebaca mas kalau besar semua.hehehe… peace….. (maaf ya?)

        • 17 August 2011 at 09:54

          Ehem… itu gak bener juga sih… ada aturan di jagat maya yang mengatakan bahwa kalau orang menulis dengan huruf kapital semua, itu artinya dia sedang marah. 😐

  31. 11 August 2011 at 19:20

    persis kayak bapakku yg kebetulan “bertangan dingin”, 3 hari sekali nyirem, kecuali jambu mesti 2 hari sekali
    saya mah seringnya jagain kucing2 daripada tanaman 😳

    • 12 August 2011 at 05:44

      Jagain kucing juga nikmat.

  32. 11 August 2011 at 20:08

    Akhirnya bisa berkunjung kembali 🙂
    sudah lama tidak jalan jalan di dunia maya selain fesbuk dan twiter :mrgreen:

    wah saya dua bulan lalu udah mulai olahraga. pokoknya joget joget aja di dalem kamar sendirian, GJ banget tapi pas puasa berhenti, yaaa sugesti laper. hehehe, seharian tidoor pokoknya.

    • 12 August 2011 at 05:44

      Wah jangan tidur doang dong…

  33. 11 August 2011 at 20:25

    Mungkin itu ya sob, alasan kenapa banyak orang yang hoby bercocok tanam dll. Yang ternyata kesejukan adalah salah satu alasannya :p

    • 12 August 2011 at 05:43

      …. bisa jadi.

  34. 11 August 2011 at 22:22

    tak ubahnya kita, tumbuhan pun mahluk hidup yang ingin dimanja dan dipelihara kan Kang :mrgreen:

    *lama saya tak bersua di jagad blog, apa kabar Kang ?*

    -Salam Hangat-

    • 12 August 2011 at 05:43

      Kabar baik dari saya. 😳

  35. 11 August 2011 at 23:27

    sudah lama engak nyiram sendiri …. biasanya saya paling rajin kerja di luar rumah (bersih-bersih teras dan sebagainya) sekarang tugas itu dipegang oleh ayah saya. saya malah sibuk di dalam jadi pembantu eh kakak rumah tangga hihii

    • 12 August 2011 at 05:42

      Wow, sebutan yang bagus, “kakak rumah tangga”.

  36. 11 August 2011 at 23:36

    Klo saya habis subuh ya tidur lagi. He he he …!

    • 12 August 2011 at 05:42

      Nikmat….

  37. 11 August 2011 at 23:51

    Ngga pernah nyiram bunga Sop, soalnya ngga hobi tanam menanam. Malah lebih suka nanem pohon buah yang ngga perlu disiram, tnggal ambil buahnya 😀

    • 12 August 2011 at 05:41

      Lho? Menanam pohon buah kok nggak perlu disiram? ❓
      Gimana bisa tumbuh?

  38. 12 August 2011 at 01:28

    habis shubuh pergi ke sawah buat bantu2….
    tapi cuma pas hari minggu doank…. 😆

    • 12 August 2011 at 05:39

      Awas lintah dan tikus.

  39. 73 riez
    12 August 2011 at 02:38

    Selamat Berkebun Kang semoga makin akrab dengan tumbuhannya

    • 12 August 2011 at 05:38

      Hahaha…

  40. 12 August 2011 at 04:26

    Gw di padang juga sering keluar pagi, tapi bukan karena ada kegiatan. Tapi enak aja udara dingin-dingin. Biasanya mah duduk di teras doang. Kadang-kadang kalau abis subuhan kongko-kongkow bareng temen-temen. Hhe

    • 12 August 2011 at 05:37

      Sekalian aja jalan-jalan subuh bareng temen. :mrgreen:

  41. 12 August 2011 at 04:45

    rumah saya sempit … jadi ga ada ruang tersisa buat tanaman … ihiks
    beda dengan rumah ortu di kampung yang masih lapang …

    *waduh, malah kangen ama ortu nih …

    • 12 August 2011 at 06:15

      Jangan nangis, Bang. 😮

  42. 12 August 2011 at 04:45

    wihh ternyata bukan cuma cewek yang bisa di manjakan. tanaman juga bisa ya. ato harus cari tanaman yang cewek. jadi bisa sehatti gitu. hihihi

  43. 12 August 2011 at 04:49

    hha mas saya lebih dari lari… saya main bola waktu subuh + sore hari 😀

  44. 12 August 2011 at 05:10

    Saya sih senang aja Lihat Kang Asop mau bantu orang tua nyiram tanaman, terus terang ini adalah hal2 yang sulit dilakukan anak2 muda sekarang. Mereka lebih suka tidur sampai siang. Lanjutkan Kang, teruslah jadi anak muda yang kreatif…..suskses

    • 12 August 2011 at 06:14

      Ah, ini juga baru rutin saya lakukan di tahun ini… 🙂

  45. 12 August 2011 at 08:23

    saya termasuk perempuan yang tidak terlalu peka dengan tumbuhan bang, kurang begitu paham dimana letak keindahannya.. sepertinya harus dimulai dengan mnyiram dulu nih, biar bisa suka ma tumbuhan.. hehe 😀

    • 14 August 2011 at 13:49

      Saya aja cuma asal nyiram, kok.

  46. 12 August 2011 at 11:27

    Mencari kegiatan bermanfaat memang perlu untuk penyegaran badan dan pikiran.
    Kalau di Jakarta, tunggu sore banget kalau mau siram tanaman… puanassnya pooolll…

    • 14 August 2011 at 13:52

      Kalo saya sih pagi-pagi, biar tumbuhannya dapet makanan untuk fotosintesis siang-siang.

  47. 12 August 2011 at 12:18

    Menyiram tanaman memang nikmat, apalagi mencium aroma tanah dan tanaman. Hmmmmm.

    • 14 August 2011 at 13:58

      Paling enak itu aroma tanah yang kering di siang hari, terus disiram.

  48. 12 August 2011 at 13:31

    Saya pun sering memanjakan tanaman saat pulang kerja, suka saya siram sambil menyiangi yang kering2nya, kalau udah gitu rasanya seperti berdialog dengan tanaman2 itu 🙂

    • 14 August 2011 at 14:03

      Nah, itu baru namanya berkebun. 😀

  49. 12 August 2011 at 13:48

    Alhamdulillah dapet ide baru nih. Habis subuh, nggak ada kerjaan sering bingung mau ngapain. Ujung-ujungnya ya………. tidur lagi deh. padahal rasanya sama sekali gak nyaman kalo tidur habis subuh.

    Makasih, makasih, mudah2an mulai besok bisa memulai pagi dengan menyiram tanaman di depan rumah dan merasakan nikmatnya.

    • 14 August 2011 at 14:06

      Iya Mbak, habis subuh kalau tidur itu nggak enak rasanya….

  50. 12 August 2011 at 14:21

    selamat menjalankan ibadah puasa, saya juga rajinn menyiramm tanaman lohh.. =)
    absen blogwalking yaa mas asop.. =)

    • 14 August 2011 at 14:08

      Hihihihi udah lama nih Febe gak kelihatan. 😳

  51. 12 August 2011 at 14:31

    saya tidak suka miara tanaman, karena biasanya tanaman di sekitar saya tanpa dipiara juga hidup sendiri. jadi airnya buat minum saja

    • 14 August 2011 at 14:13

      Jangan lupa Mas, airnya direbus dulu sebelum diminum. :mrgreen:

  52. 12 August 2011 at 14:43

    waw banyak banget yang saya pelajari dan dapatkan dari tulisan anda kali ini.Saya akan mecoba melakukan aktivitas pagi seperti lari pagi dan berkebun, daripada bangun siang. saya juga aru tau kalo ga tidur setelah makan bikin perut agak enakan. semua akan saya coba! apalagi berkebun, udah lama saya pengen lakukan, tapi ga kesampaian mulu. perlu sedikit disiplin kali ya 🙂

    • 14 August 2011 at 14:20

      Memang butuh motivasi dari diri sendiri.

  53. 12 August 2011 at 15:17

    Ehh kenapa ya kok aku ngerasa biasa aja tuh sama tanaman padahal dikerjakan tiap hari.
    Mungkin karena terlalu sering dan terbiasa jadi gak terasa spesial-spesial banget lebih seperti rutinitas.

    • 14 August 2011 at 14:21

      Yah, tiap orang beda-beda, Mas.

  54. 101 IFAN JAYADI
    12 August 2011 at 15:20

    Sekarang di Samarinda sedang musim kemarau. Air sangat sulit untuk didapatkan. Alhasil banyak tanaman mati meranggas 😦

    • 14 August 2011 at 13:25

      Waduh…. itu masalah…

  55. 12 August 2011 at 16:05

    beruntunglah yg punya tanaman, rumah saya gak adaaaaaa

    • 14 August 2011 at 13:20

      Ya sudah, hewan peliharaan aja. :mrgreen:

  56. 12 August 2011 at 16:35

    bandung itu sama dinginnya kayak malang.. 😀
    tanemannya banyak 😀

    • 14 August 2011 at 14:30

      Saya lebih suka Kota Batu!

  57. 12 August 2011 at 16:37

    Di kos an aku juga banyak pohonnya neeh,,,jadi malu ga pernah siramin tanamannya

    coz sudah sama yang punya kosnya 🙂 *sekali-kali mau siramin ah, padahal selalu bangun pagi ^_^

    • 14 August 2011 at 14:29

      Wah, saya gak berpikir sampe ke situ pas ngekos. 😳

  58. 12 August 2011 at 20:45

    sayangnya aku ga punya tanaman disini sop, adanya seekor kucing yg tiap pagi,siang dan malam harus diberi makan 😆

    • 14 August 2011 at 14:25

      Wah kucing sih lebih imut lagi….

  59. 12 August 2011 at 21:13

    Aku punyanya pohon pepaya sama pisang 😀 itu juga dikebun belakang dan gak pernah ada yang nyiram paling juga dipipisin marmut aku ,hahhaa..

    lagi pula aku takut sama tanaman soalnya kadang ada uletnya gitu. dan itu bikin geli

    • 14 August 2011 at 14:24

      Hiiiiiii kamu punya Marmut?? Itu ‘kan imuuuuuut!

  60. 12 August 2011 at 21:38

    pengen sih berkebun gitu tapi igak ada lahannya, terlihat asyik..

    • 14 August 2011 at 14:26

      Saya bukan berkebun, hanya menyiram. 😳

  61. 12 August 2011 at 23:20

    Puasa Bukan lah halangan untuk melakukan kegiatan baik itu olah raga atau yang lain.. jadi kan puasa kita dengan bermakna.. amiiiin

    • 14 August 2011 at 14:22

      Betul. 🙂

  62. 12 August 2011 at 23:48

    Wah..sama tuh..aq juga suka berkebun dan menyiram tanaman..ternyata seorang lelaki seperti kamu juga suka ya menyiram tanaman hehe..met menjalankan ibadah puasa ya..

    • 14 August 2011 at 14:21

      Hahaha… kalau sekadar menyiram sih, saya bisa saja. :mrgreen:

  63. 13 August 2011 at 01:25

    terakhir kali gue punya tanaman pas SMA, itupun gue siram sehari doang, otomatis bunga-bunga milik si nyokap kagak mekar-mekar juga..hahaha

    • 14 August 2011 at 14:14

      Kering dong…

  64. 13 August 2011 at 04:28

    kalo tanaman jarang, seringnya hewan piaraan. 😀

    • 14 August 2011 at 14:06

      Melihara apa, Mat?

  65. 13 August 2011 at 05:04

    Wew, aku malah gak cekatan kalau harus ngurusin tanaman, binatang apalagi. Satu2nya yg aku rawat adalah kaktus hias. Soalnya ngerawatnya mudah dan kalau lupa nyiram 1minggu juga gak papa 😆

    • 14 August 2011 at 14:04

      Hehehe saya gak punya kaktus nih, Mbak, pengen juga meliharanya, gampang sih.

  66. 13 August 2011 at 05:33

    waaah ternyata Asop suka berkebun juga yah…
    berkebun emang menyenangkan dan tentu saja menyehatkan…
    hmmm…
    kenapa nggak coba tanam sayuran Sop…?
    hasilnya bisa dinikmati hehehe 😀

    • 14 August 2011 at 13:57

      Aduh, Mbak, saya bukan berkebun, hanya menyiram saja. 😀

      Apakah itu bisa disebut berkebun?

  67. 13 August 2011 at 05:50

    tentu…berkebun hanya bisa saya lakukan di kampoeng halaman, hehe..
    terus paling enak tuh ngasih makan ikan-ikan di kolam, bawaannya fresh aja pikiran liat mereka (para ikan) berebut umpan, hehe..
    salam

    • 14 August 2011 at 13:51

      Hiiiiiyaaaaa ngasih makan ikan?? Itu juga menyenangkan… .

  68. 13 August 2011 at 10:01

    Setuju Asop.
    Merawat hewan dan tanaman itu nikmatnya beda.

    Kalau saya sih, jujur, lebih suka merawat tanaman daripada hewan. Entah mungkin karena saya nggak mau mandiin, atau karena harga makanan hewannya yang agak nggak bersahabat, atau karena perasaan sakit jika harus ditinggal mati hewannya. Saya merasa merawat tanaman itu lebih nyaman dan aman. Tanaman kan tanpa ekspresi. Jadi otomatis kita seperti menikmati waktu dengan diri sendiri saat merawat tanaman.

    Tanaman mungkin tidak punya wajah yang imut dan lucu kayak kucing. Tanaman mungkin tidak bisa dilatih ini itu seperti anjing. Tapi tanaman punya cara tersendiri untuk mengingatkan kita sebagai manusia akan arti ketenangan batin. Cieeeeee…..

    • 14 August 2011 at 13:48

      Enaknya, tanaman gak bisa mengeluh.

  69. 13 August 2011 at 10:55

    adeuhh anak rajin tah suka nyiram tanaman 😛
    klo abis subuh mah ak tdur soalnya memang mlam sampe sahur suka gak tdur 😦

    • 14 August 2011 at 13:26

      Nah, kalo yang begitu sih saya gak bisa, rasanya gak enak kalo pagi-pagi malah tidur.

  70. 13 August 2011 at 11:05

    aktivitas apap pun kalau kita bisa menikmatinya akan terasa nyaman dan terbiasa

    • 14 August 2011 at 13:25

      Betul sekali. Asal kita nikmati dan tak kita lakukan secara terpaksa. 😀

  71. 13 August 2011 at 11:21

    iyah bener banget, nyiram tanaman itu juga salah satu hobiku..tossssssstttt…. 🙂

    • 14 August 2011 at 13:20

      *tos tangan*

  72. 13 August 2011 at 17:37

    puasa sambil bekerja itu ibadah, lebih baik daripada tidur

    • 14 August 2011 at 14:23

      Betul sekali. 😀

  73. 13 August 2011 at 21:51

    Selepas sahur dan sholat subuh memang baik diisi dengan kegiatan yang baik pula, seperti kegiatan mas ini *salut

  74. 13 August 2011 at 22:20

    Kalo abis sahur dan shubuhan, saya biasanya tidur lagi…. habis ngantuk banget sih, hehe…. *malu

    Ni di sekeliling rumah saya banyak tanaman, yakni tanaman salak, sebab memang rumah saya berada di sekitar kebun salak 😀

    • 14 August 2011 at 14:22

      Bagi salak dong…

  75. 14 August 2011 at 10:45

    cuma punya satu pot di depan kamar kos 😀

    • 14 August 2011 at 14:05

      Enak dong, nyiramnya, gampang. :mrgreen:

  76. 14 August 2011 at 23:35

    siram apa itu, nyiramin bunga badannya dah disiram blom 😀
    salam kenal gan

    • 15 August 2011 at 12:12

      Pokoknya saya cuma asal nyiram dah. 😛

  77. 15 August 2011 at 18:28

    kalo saya abis sahur niatnya tidur2an nunggu waktu subuh tapi malah kebablasan sampe jam 7 kurang. oke, ini emang gak baik buat ditiru

    • 16 August 2011 at 16:42

      Tidurnya jam 7 aja. 🙂

  78. 24 August 2011 at 04:54

    wah gue dulu juga pas masih di kampung halaman sering banget tuh tiap sore nyiramin tanaman di depan rumah
    tapi sekarang udah ga pernah

    • 26 August 2011 at 20:42

      Yah, kenapa sekarang gak lagi? 😐

  79. 150 Ely Meyer
    29 August 2011 at 20:52

    baru tahu , kamu mulai suka berkebun ya Sop … salut ! … di jerman berkebun mah sdh menjadi gaya hidup … hampir separuh penduduk sini hobinya berkebun, jadi jangan ditanya kayak apa hijaunya jerman 🙂

    kalau berkebun mah seringnya pas mulai akhir musim semi sampai saat musim gugur tiba … ah kalau bicara soal berkebun ndak akan ada habis2nya Sop.

    bagaimana , apa sudah ada tamu kebun yg datang ? kayak burung, kupu2, dll ?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Si Empunya Blog

Siapa saya? Monggo lihat halaman "Tentang Saia..." di atas. Tinggal klik! Mau meninggalkan jejak? Monggo klik halaman "Tinggalkan jejak..." di atas. Jangan lupa, nikmatilah hidup ini. ^_^

Hubungi saya di jejaring sosial

Kadang-kadang di blog ini saya menggunakan emoticon Parampaa. Silakan datang ke blog Bang Ova di sini. Dapatkan emoticon-nya di sini. HAJAR!!

Masukkan e-mail Anda di sini kalo mau dapet pemberitahuan postingan baru saya via e-mail

Join 972 other followers

Powered by FeedBurner

Saya sedang membaca ini


Tulisan Saya Berdasarkan Bulan

Arsip Tulisan

Ups, maap, kalau mau melihat arsip semua tulisan saya, lihat halaman di atas ya, yang "Arsip Tulisan" itu lho....

TIPS!

Kalo tulisan di blog saia ini terlalu kecil, monggo diperbesar. Untuk pengguna windows, tahan [Ctrl] sambil di-scroll mouse tengah. Untuk pengguna Mac, tahan [Cmd] dan tekan [+] atau [-].

Ga nyambung sih ini, bukan promosi, tapi kalo mau browser Safari, donlot di sini.

Blogroll: By Name


Abed Saragih "disave" |
Abi Harestya dan Bidadarinya |
Abu Aufa |
Abu Bakar "Bchree" |
Abu Ghalib |
Achmad Edi Goenawan |
Achoey El Harris |
Ade Kurniawati |
Adi Surya Pamungkas "bacelzone" |
Fan Adie Keputran |
Adya Ari Respati "abstractdoodle" |
Afra Afifah |
Ageng Indra |
Agry Pramita |
Agung Budidoyo |
Agung Firmansyah |
Agung Hasyim |
Agung Rangga "Popnote" |
Agung Yansusan Sudarwin |
Agustantyono |
Agyl Ardi Rahmadi |
Ahmad Musyrifin |
Akhmad Fauzi |
Alfi Syukrina |
Alid Abdul |
An Fatwa "Siho" |
Andi Nugraha |
Andi Sakab |
Andhika |
Andreas A. Marwadi |
Andrew Paladie |
Andrik Prastiyono |
Andyan |
Angga "SERBA BEBAS" |
Angga Dwinovantyo |
Anies Anggara |
Anindita |
Anistri |
Anita Rosalina |
Anto "Kaget" |
Anyes Fransisca |
Are 3DRumah |
Ari Artanto "Cah Gaul" |
Ari Muhardian "Tunsa" |
Ariana Yunita |
Arief Hartawan |
Arif "Bangkoor" Kurnia |
Arif Nurrahman |
Arif Sudharno Putro |
Ariyanti "Sauskecap" |
Arnolegsa Maupasha |
Arundati R.A. |
Aruni Yasmin Azizah |
Aryes Novianto |
Asep Saiba |
Asrul Sani |
Atha "kepompong" |
Aul Howler |
Awalul Hanafiyah "Masyhury" |
Baha Andes |
Baiq Fevy Wahyulana |
Bernadine Hendrietta |
Betania G. Rusmayasari |
Big Zaman |
Budi Nurhikmat |
Budi Prastyo "Kimbut" |
Calvin Sidjaja "Republik Babi" |
Cempaka Ariyanti |
Chocky Sihombing |
Citra "ceetrul" Hapsari |
Dadi Huang |
Danar Astuti Dewirini |
Daniel Hendrianto |
Daniel Maulana |
Deady Rizky |
Dede A. Hidayat |
Deny Marisa |
Depriyansyah Ramadhan "Iamcahbagus" |
Desita Hanafiah |
Destiana |
Desy Arista Y. |
Dewi Puspitasari |
Dewisri Sudjia "Desudija-DSK" |
Dhanika Budhi |
Dhewi Buana |
Dhimas Nugraha |
Didot Halim |
Dina Aprilia |
Dismas |
Ditya Pandu |
Doni Ibrahim |
Edda Nainay |
Efinda Putri |
Eko Ghesi Bardiyanto |
Elfa Silfiana |
Ella "Brokoli Keju" |
Erick Azof |
Erika Paraminda |
Erlin Fitriyanti |
Evan Ramdan |
Evet Hestara |
Fadhilatul Muharram |
Fahmi Nuriman |
Faisal Afif Alhamdi |
Faiza "MIDWIFE'S NOTES" |
Fandy Sutanto |
Fanny Azzuhra |
Fatra Duwipa |
Febe Fernita |
Felicia |
Ferry Irawan Kartasasmita "makhluk lemah" |
Fier "Pelancong Nekad" |
Fikri "Blue Zone" |
Fira "Fiya" |
Fitri Melinda |
Fitriyani |
Galih Gumilang "Gege House" |
Galuh Ristyanto |
Ghani Arasyid |
Gilang F. Pratama "Babiblog" |
Gitta Valencia |
Gugun "idebagusku.com" |
Gusti Ramli |
Hanif Ilham |
Hanny Aryunda Herman |
Hendrawan Rosyihan |
Hera Prahanisa |
Herni Bunga |
Herry "negeribocah" |
I Gede Adhitya Wisnu Wardhana |
Husfani A. Putri |
Ibnu Fajar "Ikky" |
Ilham JR |
Inge "Cyberdreamer" |
Intan Permata Kunci Marga |
Iqmal |
Irfan Andi|
Isdiyanto |
Ivan Prakasa |
Januar Nur Hidayanto "Yayanbanget" |
Jasmine Aulia |
Joko Santoso |
Joko Setiawan |
Juhayat Priatna |
Julianus Ginting |
Kang Ian . info |
Kang Ian . com |
Karina Utami Dewi |
Khalid Abdullah |
Khalifatun Nisa |
Kuchiki Rukia |
Lailaturrahmi Sienvisgirl Amitokugawa |
Lambertus Wahyu Hermawan |
Lerryant K. |
Lina Sophy |
Lucky DC |
Maghfiraa Alva |
Marchei |
Mario Sumampow |
Mas Ardi |
Mas Bair |
Mas Yudasta |
Mikhael Tobing |
Mirwanda |
Miswar Rasyid |
Mochammad AHAO |
Mohamad Husin |
Muhammad Abdul Azis |
Muhammad Hamka Ibrahim |
Muhammad Ihfazhillah |
Muhammad Riyan |
Muhammad Saiful Alam |
Muhammad Zakariah |
Nadia Fadhilah Riza |
Nanang Rusmana |
Nandini R.A. |
Necky Effendi |
Ninda Rahadi |
Nindy Ika Pratiwi |
Novina Erwiningsih |
Nur Azizah |
Nuri |
Perwira Aria Saputra |
Pipin Pramudia |
Pratita Kusuma |
Puji Lestari |
Pungky "PHIA" Widhiasari |
Putri Chairina |
Qori Qonita |
Radinal Maruddani |
Rahad Adjarsusilo |
Rahmat Hidayat |
Randi Rahmat |
Rasyida |
Regina |
Reisha Humaira |
Rie "Cerita Rie" |
Richie Lanover |
Rif'atul Mahmudah |
Rina Sari |
Rini Andriani "Athamiri" |
Riza Saputra |
Rizki "Hitam Putih Jingga" |
Rizki Akbar Maulana |
Ronie "Ravaelz" |
Rowman |
Rudi Wahyudi |
Ruri Octaviani |
Saipuddin Ar |
Septirani Chairunnisa Kamal |
Shafiqah Adia Treest |
Silvi Mustikawati |
Surya "Javanes" Pradhana |
Tasya Myanti |
Thyar |
Tiffany Victoria "Tiffa" |
T I W I |
Tony Koes "Macsize" |
Triana Frida Astary |
Triyani Fajriutami |
Uka Fahrurosid |
Ummu El Nurien</a. |
Upik "Pemburu Konstruksi Makna" |
Wahyu Asyari Muntaha |
Wahyu Nurudin |
Wahyu Putra Perdana |
Wendy Achmmad |
Widyan Fakhrul Arifin |
Wien Wisma |
Wildan Lazuardi |
Wiwin Siswanty |
Wiwing Fathonah Pratiwi |
Yori Yuliandra |
Yuli Anggeraini |
Zuli Taufik |

I’m a Liverpudlian!



%d bloggers like this: