[Foto] Merah dan Putih Meriah

Hari ini, detik ini, sudah tanggal 17 agustus. Hari kemerdekaan Indonesia. 🙂 Sekaligus sebagai penanda saya sudah lama tak mem-posting foto di sini. 🙂

kemeriahan bendera merah putih

Selalu begini, setiap mau tujuhbelasan, selalu banyak yang berjualan bendera ataupun kain merah putih. :mrgreen: Yah, lumayan meriah. :mrgreen:

———————————————————————

Terbitan ini beserta gambar-gambarnya sangat dilindungi, jadi sertakan alamat tautan dan nama pemilik blog jika ingin menggunakan sebagian ataupun seluruh bagian terbitan ini.

172 Comments

  1. di Palembang mah bukan hanya bendera merah putih aja yang berkibar, seluruh bendera dari negara-negara yang ikut dalam Sea Games tahun ini juga berkibar,hehe..

    MERDEKA Sop!! Dirgahayu Indonesia 🙂

    Reply

  2. Wuih byk banget tuh sop yg jualan.. tahun ini klo di pontianak hmpr gak ada yg jualan bendera seperti ini..

    Reply

  3. aaah. rindu…
    entah kenapa di sini belum lihat merah putih itu mewarnai jalanan, gang, maupun rumah-rumah..
    Padahal kalau di Jakarta ataupun Jember, pas Agustus begini, biasanya semarak banget, soalnya sering ada lomba gapura dan semacamnya,,.

    Reply

  4. Di sekolah ada upacara bendera lho. Kirain kalo Ramadhan gini, bakalan gak ada Upacara. Untunglah GTT sepertiku gak wajib ikutan upacara. Aku gak kebayang panasnya kayak apa…..

    Reply

  5. Mama saia rela nungguin tukang jualan bendera demi mengganti si merah putih lama yg sudah mengumal.. :mrgreen:
    Dirgahayu RI…merdekaaa.. 😀

    Reply

  6. Wuiih, meriah bener itu, Sop. Di daerah tempat tinggal saya juga ada beberapa yg jualan bendera merah putih menjelang hari kemerdekaan Indonesia. Tapi, ga semeriah itu, hanya beberapa penjual, dan bendera yg dipajang setiap penjual nggak terlalu banyak, hehe….

    Reply

  7. bisnis musiman …

    tadi baca ada komen ini …
    “Merdeka apaan, masak merdeka apa-apa mahal, merdeka cuma buat orang atas saja, kalau kita sih enggak,” kata Wandi, seorang pedagang bendera Merah Putih di Jalan Proklamasi, Jakarta [okezone.com]

    Reply

  8. sayangnya 17 Agustus 2011 di sekolah kami, tanpa umbul-umbul, tanpa perayaan, tanpa lomba-lomba, tanpa upacara, …….ya….tanpa makna.

    Reply

  9. jd inget obrolan ibu2 tetangga waktu ada penjual bendera keliling.
    ibu 1: Bu Haji, nggak beli bendera, Bu?
    ibu 2: itu sudah ada
    ibu 1: beli satu lagi Bu yang panjang buat di sudut. kasihan si abang.
    dan, bergegaslah ibu 2 menunju ibu satu dan si abang penjual bendera…
    jadi kepikir saat itu, sisi lain 17-an, berbagi rezeki sama penjual bendera :d

    Reply

  10. aku punya pertanyaan, kalau orang2 sudah punya bendera, terus kenapa musti beli lagi? kenapa makin banyak yg jualan bendera?

    anomali yg aneh :mrgreen:

    Reply

  11. Bendera yang warna merahnya sudah menjadi ungu dan putihnya terlihat kusam sudah saatnya diganti. Beli baru mahal dikit gak apa2, toh belinya gak mesti setahun sekali. Saya lihat masih banyak juga yang memasang bendera dengan warna yang sudah kusam. Kasihan deh…

    Reply

  12. tempat saya ga terlalu rame kang,..ga kayak taun lalu 😦
    guyonannya..semua org lagi mikir diri sendiri..mau buka apa ntar sore juga mau makan apa buat sahur besok hiks hiks hiks..

    Reply

  13. beda sekali. di komplek rumah saya (bahkan) tak ada bendera-bendera plastik yang terpasang zig zag dari tiap rumah ke rumah!! mungkin arena bulan puasa, seperti tahun kemarin (tapi tahun ini lebih sepi), orang-orang tidak terlalu merayakannya. mungkin kehabisan tenaga karna puasa.. -____-

    Reply

  14. kalu lihat bendera spt yang difoto itu, jadi ingat almarhumah ibuku, yang selalu ingin beli bendera seperti itu biar meriah rumah kita kalu 17 an katanya.. jadi belilah kami 2 umbul2 merah putih itu dan dipasang di dua sudut taman di halaman. Lucunya, cucu2 ibuku lalu membentangkan tali di antara ke dua tiang itu dan menggantungkan krupuk…dan selanjutnya bisa dibayangkan, meriahlah sudah halaman rumah ibu saat itu.. hahaha.. kangen juga suasana seperti itu.. MErdeka!

    Reply

  15. merah putih memanjang, semoga menjadikan semangat kita semakin panjang seperti jalan,

    kalo hunting poto di tepi jalan, saya teringat moto penjual durian, selesai dipoto malah minta uang hhh.

    Reply

  16. Gak ngeliat orang jualan bendera..
    Tapi warga di daerah kosan saya ngehias kampung pake bendera banyakkkkk banget
    anw, MERDEKAAA ^^

    Reply

  17. itu di jl. Diponegoro ? di Parongpong mah gak ada yang jual bendera .. kecuali di kota Lembangnya, tapi itu juga mulai berkurang jumlahnya. Sepertinya peminat bendera makin sedikit ya .. mungkin karena bendera di rumah masih layak berkibar ..

    Reply

      1. Agustus tahun ini memang beda….dua hari sebelum tanggal 17, ane ulang tahun…dan dua hari sebelumnya ane terima THR….diawal bulannya ane terima rapelan…..(dan semoga) diakhir Agustus nanti….ane termasuk orang mendapat segala keberkahan Romadlon 😎

        Reply

  18. liat postingan begini bikin gue kangen 17-an jaman gue kecil dulu. seru..banyak lomba, ibu2, bapak2, anak2 semuanya ikutan. terakhir gue 17-an di jakarta taon 2006, udah ga ada gregetnya. pesertanya dikit…kesannya acara dibikin asal ada aja.

    Reply

  19. Bendera bisa jadi ajang polemik orang-orang yang ingin mengedepankan agendanya …

    tetapi apapun itu …
    siapapun berhak untuk mengemukakan pendapatnya … mumpung masih euphoria …

    (sama seperti waktu Tim Nas main dulu … Semua orang nyanyi garuda didada ku … eeehhh ada orang yang malah mau menggugat dan memperkarakan penggunaan lambang garuda di kaos …)
    (mungkin saja dia benar … )
    Cumaa …yaaa gimana ya … (saya ndak tau harus komen gimana)

    Salam saya Sop

    (trainer meracau)

    Reply

    1. dan ternyata …
      memang melawan arus itu bagi sementara orang … kepuasannya luar biasa …

      (tetap heran … ada yang menolak mengibarkan merah putih )
      (timbang ngibarin doang apa susahnya sih …)

      (ouw masalahnya bukan mengibarkan atau tidak …)
      (masalahnya adalah … to be different with others …)
      (and that’s cool …)(mungkin begitu jalan fikirannya ya ?)

      Salam saya
      (meracau berlanjut)

      Reply

  20. Wah, iya. 17-an kemarin gak terasa. Selain karena bekerja, pas tgl 17 gak ikut upacara karena gak punya seragam korpri. Ah, ya sudahlah. Yang penting tetap memperingati walau pun 1 postingan di twitter dan fb :mrgreen:

    Iya, lupa beli bendera lagi buat kubawa disini..

    Reply

  21. di tempat saya hanya segelintir yg mengibarkan bendera dan hanya segelintir juga adanya pernak pernik merah putih. dan sekalinya ada itu pun bikinnya pake tabung gas elpiji yg 30 kg dicat merah putih. saya sih pengennya berhusnudzon tapi tidakkah itu semacam bentuk sindiran? hehehe. merdeka!

    Reply

  22. Hallo Asop, foto anda cocok dengan tema proyek foto website kami 1ndonesia. Silahkan ikut serta dalam proyek mengumpulkan 1 juta foto bertema merah putih dengan mengirimkan foto ini ke website kami 1ndonesia.org
    Salam 1ndonesia

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s