14
Sep
11

[Jajak Pendapat] Tentang Makan Kacang

Setelah jajak pendapat yang lalu mengenai air bak mandi, sekarang saatnya mengenai makan kacang. 😀

Tunggu sebentar…

Narablog sekalian suka makan kacang tanah? Kacang tanah itu menyehatkan lho. Manfaatnya banyaaaaaak sekali. Kandungan proteinnya tinggi, katanya melebihi kandungan protein di daging, telur, dan kacang kedelai (well, semua kacang-kacangan itu berprotein tinggi). Kacang tanah katanya mengandung juga vitamin E, vitamin B kompleks, fosfor, zat besi, kolin dan lesitin (entah apa itu). :mrgreen:  Saking banyaknya manfaat, saya nggak mau menuliskannya di sini, bisa bikin satu posting-an sendiri. Meskipun katanya kacang tanah ini bisa bikin jerawat atau terlarang bagi penderita kanker, saya nggak terlalu tahu. Silakan baca posting-an Mas Vyan di sini. 🙂

Eh eh, tapi, bagi saya, kacang tanah nggak bikin jerawat. 😀  Saya yakin, bagian yang salah itu jika kacangnya digoreng (dengan minyak), itu bahaya besar. Sama saja seperti makan gorengan. Barangkali orang berjerawat karena dia makan kacang goreng. 😦  Kacang tanah itu paling sempurna disangrai, seperti kopi. Digoreng tanpa minyak. Wajan dipanaskan, lalu kacang  diaduk-aduk dan dibolak-balik hingga matang. 🙂  Atau kalau mau lain dari yang lain, kacang tanah berkulit digoreng dengan pasir.  Tanpa minyak ya! 😀

Masuk ke jajak pendapat…

Bagaimana sih cara narablog sekalian menikmati kacang tanah berkulit? 😀

kacang tanah goreng pasir dan kulit kacang

Ini kacangnya…

Apakah narablog sekalian mengupas kulitnya dan langsung memakannya?  Barangkali narablog sekalian berpikir “ngapain repot-repot ngumpulin kacang? Langsung makan dong!” 😀

kacang tanah goreng pasir dan kulit kacang

Ataukah, narablog sekalian suka mengupas banyak kacang dahulu, baru dimakan kemudian? 😉  Barangkali narablog sekalian berpikir, “lebih nikmat jika makan kacang langsung banyakan sekaligus.”

kacang tanah goreng pasir dan kulit kacangKacangnya ditampung dulu…  😀

Ayo ayo, silakan mengisi jajak pendapat di bawah ini. Mudah sekali, kok, nggak pakai isi data nama dan alamat blog. Mau narablog blogspot, blogdetik, blogsome, atau mana saja, bisa ikutan. 😀  Tinggalkan juga komentar dan beritahu kebiasaan narablog sekalian, ya. Isi poll sekaligus komentar, lebih baik lagi. :mrgreen:

Terima kasih bagi semua yang bersedia memberi komentar ataupun mengisi jajak pendapat di atas. 🙂

——————————————————————————————————————————

Semua foto di atas hasil jepret sendiri. Seluruh terbitan ini beserta gambar-gambarnya sangat dilindungi, jadi sertakan alamat tautan dan nama pemilik blog jika ingin menggunakan sebagian ataupun seluruh bagian terbitan ini.
Advertisements

174 Responses to “[Jajak Pendapat] Tentang Makan Kacang”


  1. 14 September 2011 at 11:35

    gua juga merasanya kacang bikin jerawatan. untungnya gua gak gimana2 amat ama kacang, jadi milih untuk gak makan…
    kecuali kalo makan sate/gado2 yang bumbunya pake bumbu kacang, nah itu baru makan.. hahaha

    • 16 September 2011 at 05:23

      Makan gado2 tanpa bumbu kacang? Apa kata dunia??

      • 10 November 2011 at 19:37

        Makan gado2 tanpa sayur, ituh baru nikmat 😀

        • 15 November 2011 at 08:26

          Cuma makan saus kacang dong. 😛

      • 15 November 2011 at 09:36

        Ketupat, Tahu sama kerupuk kan Bukan Sayur 😀

        • 16 November 2011 at 10:33

          ….iya juga. 😆

  2. 14 September 2011 at 11:41

    hmmm kalau monyet gimana coba makannya? Kita mustinya ikut dgn sodara tua kita dong hehehe

    EM

    • 16 September 2011 at 05:22

      Hohoho monyet bukan sodara saya.

  3. 14 September 2011 at 11:42

    kalo Saya sukanya langsung makan satu demi satu setelah sebelumnya membuka kulit tentu saja. wah keren nih sop,,ada jejak pendapat.

    • 16 September 2011 at 05:21

      Ayo Mbak, ikutan jajak pndapat yang sebelum ini juga.

  4. 14 September 2011 at 11:55

    mending makan satu-satu. nggak ribet, bisa langsung makan 😀

    kalo masalah jerawat sih ya, itu rejeki. Masih untung dikasih jerawat, jad alhamdulillah yahhh…. bukan bisul gede 😀 ^^V

    • 15 September 2011 at 22:17

      Hooooo hebat deh ada wanita yang bisa bilang rejeki itu jerawat… jangan2…. banyak jerawat banyak rejeki?

  5. 13 Vyan RH
    14 September 2011 at 11:55

    wah urusan makan kacang tentu aku ikut ngacung deh…
    kayanya sekarung juga bisa amblas…
    hanya sekarang ga berani banyak2 karena efek samping lemak kacang ga kompromi ama perut.. 😀

    • 15 September 2011 at 22:16

      Nah, saya bersyukur bisa menikmati kacang.

  6. 14 September 2011 at 11:56

    Tentu mengupas kacang lalu ngemplok
    Ngupas lagi, emplok
    kalau ngupas semuanya baru dimakan ya kurang sip sensasinya
    apalagi kalau ada teman jail, langsung ngembat kacang yang sudah kita kupas banyak tadi.

    Salam kacang Surabaya

    • 15 September 2011 at 22:16

      Hahahaha itu teman jahil oportunis.

  7. 14 September 2011 at 11:57

    Wah, ada spesies baru yang mengumpulkan kacang :D.

    • 15 September 2011 at 22:15

      Itu saya.

  8. 14 September 2011 at 12:07

    itu pilihan yang ke-3 dahsyat amat ya.. ada yg milih pula.. wuih…
    sy kupas kulit arinya juga mas. Perlu polling juga untuk yang ini ky’nya mas: Apakah kamu mengupas kulit arinya, atau langsung dimakan dengan kulit arinya?
    Tapi karena enjoy jadi kadang gk kerasa proses ngupasnya ya, sambil ngobrol pencet kulit luarnya, remes buat ngupas kulit arinya, masuk mulut, berlangsung terus dan mengalir begitu saja, tau2 gragap2 sudah gk ada kacang kulit yang tersisa. Hahaha….

    • 15 September 2011 at 22:14

      Kalo saya kulit arinya saya makan.

  9. 14 September 2011 at 12:10

    Jawaban gue yang pertama, buka kulitnye langsung makan isinye,,, lebih nikmaattt 😀

  10. 14 September 2011 at 12:12

    saya lebih suka makan kacang atom sih. 😀

    • 15 September 2011 at 22:06

      Itu… sama ya dengan kacang biasa?

  11. 14 September 2011 at 12:45

    ini kacangkoe —> 😛
    mana kacangmu 😆

    • 15 September 2011 at 21:57

      Ada di sini…

  12. 14 September 2011 at 13:26

    saya suka sekali sayur kacang yang dibuat mamah, he. kalau menikmati kacang berkulit. ya dibuka dulu donk kulitnya tentunya sambil menonton sepakbola. tak ada cara yang lebih nikmat selain menikmati kacang berkulit sambil nonton bola. apalagi kalau indonesia lagi main 😀

    • 15 September 2011 at 21:51

      Saya paling suka sayur asem yang pake kacang tanah banyak-banyak. Rasa kacangnya itu kriuk-kriuk gitu…

      Kang, kok blog maminxblog ga bisa dibuka?

      • 17 September 2011 at 13:37

        iya itu juga mantap sop. saya sih paling suka sayur kacang buatan mamah, hehe.

        aduh sop iya gangguan server hostingannya. udah 2 hari. sedih aku juga. padahal kedatangan silaturahim asop di blog aku udah ditunggu banget. eh pas mau datang malah gak bisa ya. maaf pisan ya kang. 😀

        • 18 September 2011 at 13:07

          Bahkan dulu saya ke blog Kang Maminx katanya blog phising. 😦

      • 17 September 2011 at 14:52

        sekarang sih udah bisa diakses lagi sop, alhamdulillah yah 🙂

        • 18 September 2011 at 13:21

          Hmmmm Syahrini banget ya…. 😛

    • 19 September 2011 at 22:08

      wah bukan blog phising atuh sop. sarang penyakit donk blog ane gitu mah 😦
      pernah kena phising sop, itu akibat server hostingan nya emang sering masalah. mau pindah tanggung karena baru beberapa bulan perpanjang domain&hosting 🙂

      • 21 September 2011 at 15:45

        Iya, memang bukan blog phising, tapi dulu tertulisnya memang gitu, Kang. 😐

        Untung sekarang gak lagi. 😀

  13. 14 September 2011 at 13:45

    Kacangtanah ? …. dulu dikampung ada kebonnya 😛

    • 15 September 2011 at 21:47

      Om Omman, bagi dong.

  14. 14 September 2011 at 14:34

    Saya sebenarnya ga suka makan kacang. Hanya jenis tertentu yang bisa saya makan. Nah kacang kulit ini termasuk yang bisa saya makan. emang sih seringnya saya kupas kulitnya trus langsung makan, tapi sesekali kalau iseng, saya kupasin dulu satu per satu.

    • 15 September 2011 at 22:13

      Enak lho. 🙂

  15. 38 nadia
    14 September 2011 at 14:36

    kupas n langsung makan isinya….
    biar langsung merasakan hasil perjuangan ngupas kacangnya, huehehe :p

    • 15 September 2011 at 22:13

      Luar biasa. 🙂

  16. 14 September 2011 at 14:58

    Sip…sip…sip…saya suka makan kacang tanah berkulit nggak pake dikumpulin dulu kayak di gambar atas, tapi dikupas sat-satu dan langsung dimakan. Kulit arinya dibuang nggak?
    Nggaaaak, langsung dimakan juga 😀

    *paling enak tetep kacang sihobuk yang ada di Medan sana, Sop…berasa makan kacang dengan sehat soalnya*

    • 15 September 2011 at 22:14

      Iya dong Mbak, masa’ kulit ari dibuang? 🙂

  17. 14 September 2011 at 14:59

    jelas saya buka kulitnya dulu baru saya makan, ga pakai kumpul2an – langsung makan saja :mrgreen:

  18. 14 September 2011 at 15:08

    kacang bikin jerawatan wkwkkw

    • 15 September 2011 at 22:15

      Nggak ah.

  19. 14 September 2011 at 15:10

    kalau makan kacang bikin jerawat, makan jerawatnya jadi kacang, hehhheheheee…
    saya sih kalau kacang kulit rasa, makan dengan kulitnya aja..

    • 15 September 2011 at 22:18

      Hahaha Roby ini melucu…

  20. 14 September 2011 at 15:58

    hahaha..ternyata sebagian besar yang vote sama denganku. enaknya makan kacang itu saat mengupas kulitnya, bukan rasa kacangnya 😀

    • 15 September 2011 at 22:20

      Wah aneh. 😛
      Kacang itu enak ya pas masuk mulut, Mas. 😆

  21. 14 September 2011 at 16:03

    saya lumayan suka sama kacang, apalagi kalo dikasih
    *tampang gratisan
    hmm lebih enak itu ya langsung kupas langsung makan, jadi pengen beneran nih.
    ada yang mau ngirimin kacang? 😆

    • 15 September 2011 at 22:19

      Segala yang gratisan itu memang enak. 😉

  22. 14 September 2011 at 16:06

    saya rela gaya makannya ngikutin yang modalin beli kacang deh #eh 😀 ada yang mau traktir saya makan kacang? ;p

    • 15 September 2011 at 22:11

      …harga kacang berapa sih seiketnya? Mau?

  23. 14 September 2011 at 16:07

    Paling nikmat begadang nonton bola sambil makan kacang yang dikupas terus langsung dimakan, Mas. Hehe

    • 15 September 2011 at 22:06

      Seperti kata iklan…

  24. 14 September 2011 at 16:39

    tos….kita sama sop, nyumpulin kacangnya dulu biar banyakan, metodenya sama klo pas makan kuwaci, ditampung dulu…yang ngeselin dah kita tampung, eh….diambil orang,,,,^_^

    • 15 September 2011 at 21:57

      Beneeer, lebih nikmat aja gitu, berasa kerja keras ngupas terbayar dengan banyaknya kacang yang bisa kita nikmati.

  25. 14 September 2011 at 17:18

    kupas & langsung makan,,
    tpi saya lbih suka kacang rebus… 😀

    • 15 September 2011 at 21:55

      Boleh juga itu.

  26. 14 September 2011 at 17:31

    saya biasanya menampungnya di dalam mulut, jangan dikunyah dulu….

    • 15 September 2011 at 21:50

      Lho? Gitu enak ya?

  27. 14 September 2011 at 18:14

    Paling suka kacang rebus…yg anget2 dan agak asin… 🙂

  28. 14 September 2011 at 18:42

    Kalau ditampung dulu ngalamat gak kebagian makan, Mas.

    • 15 September 2011 at 21:48

      Lah, dikemanain yang udah dikupas?

  29. 14 September 2011 at 18:57

    suka sih, tapi mesti ditahan. Klo nggak, bisa panen jerawat T____T

    saya sukanya semua diemut sama kulit-kulitnya, dibukanya di dalem mulut xDD

    • 15 September 2011 at 21:43

      Eh eh, gak bikin jerawat kok… :mrgreen:

      Wah cara makan kacang yang unik.

  30. 14 September 2011 at 19:26

    mitosnya … ya bikin jerawat

    • 15 September 2011 at 22:09

      Mitos. Benar. 🙂

  31. 14 September 2011 at 19:38

    alamak :O itu pilihan yang ketiga ada yg milih juga ya hhahha kayaknya gg sabaran banget LOL. jyah lama banget ditumpuk dulu, kupas langsung makan, tapi klo kulitnya asin, udah isinya habis dan kulitnya numpuk, giliran ngunyah kulitnya 😛 tapi klo ada anak melankolis yang ikut makan *jamin pasti ditumpuk dulu* ikutan nyomot yang udah dikupasnya juga hyahaha oportunis, kayak iklan Pulpy ya, makan kacang macam2 caranya 😛

    ak sih soal makan gg takut jerawatanlah apalagi gemuk, kecuali kalo udah dikomentari ama mama ato orang lain yohohoho 😛 baru deh tobat sambel 😛

    • 15 September 2011 at 22:10

      Waaah berarti ramalan melankolis itu bener ya… itu saya tuh, yang ngumpulin kacang dulu…

  32. 14 September 2011 at 20:16

    dimakan satu-satu… apalagi kalau ada kopi… top b-g-t laah… 😆

    • 15 September 2011 at 22:11

      Enaaaaaak bangeeet…

  33. 14 September 2011 at 20:35

    bukannya kacang sendiri udah banyak mengandung lemak?

    • 15 September 2011 at 22:12

      ENtahlah… barangkali kalo benar kacang ini cocok untuk yang ingin menambah bobot badan yang berkualitas, karena protein tinggi, lemaknya juga lemak baik. 🙂

  34. 14 September 2011 at 20:51

    kalo aku sih tergantung mood, kadang2 habis dikupas langsung dimakan, kadang juga ditampung dulu… tapi lebih sering habis kupas langsung makan sih..

    wah, g ngebayangin tuh kalo ada yg makan sampe kulit2nya juga.. -.-“

    • 15 September 2011 at 22:13

      Hihihihi ga tahu juga ya, yang makan langsung ama kulitnya ada lho beneran.

  35. 14 September 2011 at 21:01

    saya lgsg makan dgn kulit2nya

    spy sy ndak dibilang makan kacang lupa kulitnya

    • 15 September 2011 at 22:13

      Hahahahaha hebaaat deh, lucu ah…

  36. 14 September 2011 at 21:26

    kalau takut ama kacang goreng, lebih enak kacang rebus.

    • 15 September 2011 at 22:08

      Benar.

  37. 14 September 2011 at 21:40

    Sampai skrg belom pernah lihat orang yg makan kacang sampai di kumpulin banyak2 gt deh sop.. kan ribet banget yak.. mending dimakan satusatu..

    • 15 September 2011 at 22:08

      Ada, saya yang melakukan itu.

  38. 14 September 2011 at 21:45

    hahahaha, hebat kali makan kacang tanah sama kulit2nya Sop.. pengalaman pribdai yaa??

    makan kacang berkulit itu ngelatih kesabaran, makanya kalo mo sabar harus banyak2 makan kacang.. 😉

    • 15 September 2011 at 22:07

      Pelajaran yang bisa dipetik dari kacang, ya.

  39. 14 September 2011 at 21:52

    hmmmm…kacang ya…jarang makan sih. biasana juga langsung beli yg bungkusan. n lebih sering lagi yang kacang kulit rasanya dua kelinci…ato garuda ya itu? yang ada warna ijonya itu

    • 15 September 2011 at 22:06

      Ah saya gak tahu kacang kemasan macam itu.

  40. 14 September 2011 at 21:58

    Kalo saya, langsung kupas dan kunyah.. 😀

  41. 87 yeni arianti
    14 September 2011 at 22:25

    kenapa pada pnderita kanker payudara tidak diperbolehkan mngkonsumsi kacang tanah? apa alasannya?
    ibu sy penderita kanker payudara, dia sehari2 makan mnggunakan rujak yg bumbunya ditambahkan kacang tanah yg tlah di goreng, ini brlangsung stiap kali makan selama kurang lebih sbulan lamanya, trahir sblum menjalani kemo dilakukan tes darah lengkap mnunjukkan hasil trombositnya mencapai 1.003.000. apakah makanan yg mngandung protein dapat memicu naiknya trombosit? karna slain kacang tanah ibu sy jg mngkonsumsi putih telur dan susu kedelai… apa bahaya dr tingginya trombosit dan bgmn mnrunkan trombosit????
    makasih tolong informasinya bg yg tau….

    • 15 September 2011 at 22:04

      Aduh, maap, saya kurang tahu….

  42. 14 September 2011 at 22:28

    Pastinya langsung dimakan setiap habis dikupas dong, Sop… Lebih mantab. Sambil ngunyah, ambil lagi sebuah kacang lainnya, hehe…

  43. 14 September 2011 at 22:39

    aku ga terlalu doyan makan kacang..bukan..bukan karena takut jerawatan,cuma emang ga terlalu suka aja..

    kalo makan pun biasanya abis dikupas langsung dimakan.. 😀

  44. 14 September 2011 at 23:58

    Kalo saya sih kupas kulitnya dan langsung makan 😀
    Beda halnya kalo makan kuaci, saya kupas dan dikumpulin dulu.
    Kalo udah banyak, baru deh saya makan, ahahaha… 😆

    • 15 September 2011 at 22:02

      Saya kalo makan kwaci saya langsung makan semuanya sekulitnya… 😦 Susah banget abisnya ngupas kwaci. Udah tipis, isinya lebih tipis juga. Gak pernah puas saya, makan kwaci.

  45. 15 September 2011 at 00:00

    paling enak makan kacang sambil nonton sepak bola.
    paling tidak enak, yaa di kacangin ! 😉

    • 15 September 2011 at 21:56

      Hehehehe Bang Erick bisa ngebanyol…

  46. 15 September 2011 at 05:01

    kalo dua duanya gmn Sop , aku suka ngupas kacang lalu langsung memakannya, suka juga dikupas dulu kalau byk baru dimanak, liat2 situasi sih

    • 15 September 2011 at 21:49

      Boleh boleh, tergantung mood juga? Jangan lupa ikutan poling ya.

  47. 15 September 2011 at 05:49

    lebih enak makan satu-satu kalau saya, selain makan langsung, kulitnya di lempar deh ke temen2. hahaha. upss….

    • 15 September 2011 at 21:48

      Hahaha kotoooor!

  48. 15 September 2011 at 07:24

    aku ga terlalu suka kacang yg semacam kacang dua kelinci gitu. lbh suka kacang yg direbus itu loh,… tp sayang dideket rumah ga ada yg jual. aku sudah vote, btw 😀

    • 15 September 2011 at 21:42

      Wah, kacang rebus juga enak. Empuk!

  49. 15 September 2011 at 08:14

    jahh.. kalo saya mah langsung ajaa.. kupas makan. kupas makan.
    tapi lebih enak lagi kalo ada yg ngupasin. mehehehe ;D

    • 15 September 2011 at 22:09

      Sini mau saya kupasin?

  50. 15 September 2011 at 09:05

    kalo makan kacang, bisa terus2an, sampe habis…biss…

    • 15 September 2011 at 22:11

      Iya dong, masa’ mau disisain?

  51. 15 September 2011 at 09:39

    Saleum,
    hehehe….. seperti biasa aja sop, saya pakai kaidah didunia persilatan aja lah, kupas dan dimakan. enaknya gitu karena sayang juga tangan yang dua ini dianggurin ya kan 😆
    saleum dmilano

    • 15 September 2011 at 22:10

      Lho, dua tangan gak dianggurin dong, kan terus ngupas. 🙂

  52. 15 September 2011 at 10:01

    biasa makan yg udah ga ada kulit, ga perlu repot2 tinggal makan 😀

    • 15 September 2011 at 22:12

      Hebat Bang Tama ini.

  53. 15 September 2011 at 10:18

    Saya juga gak setujuh kacang bikin jerawat, udah saya tes makan kacang yg banyak banget tapi gk ada efek apa-apa tuh..
    Saya pilih nomor satu aja deh, kupas langsung makan, kalo di tampung bikin mubajir.. 😀

    • 15 September 2011 at 22:09

      Sepakat. 🙂

  54. 15 September 2011 at 10:49

    Saya kalo makan kacang tanah musti kacang rebus, yang dijual seiket itu. Praktis karena kulitnya gak berhamburan (tetep di batangnya) dan kacangnya lunak. 😉

    • 15 September 2011 at 22:08

      Iya, lunak ya. 🙂

  55. 15 September 2011 at 12:16

    saya sukanya kacang rebus 😆
    kalo di rumah sih sering ada yang lewat kalo sore/malem tapi disini jarang deh, cuma tau satu di simpang dago
    tau nggak mas dimana ada yang jual kacang rebus di sekitar kampus?

    • 15 September 2011 at 22:07

      Wah, maap, saya gak tahu….

  56. 15 September 2011 at 12:22

    kok ada yg memilih: “Saya langsung makan sekulit luarnya yang keras”

    :mrgreen: benar2 kambing tuh yang miih :mrgreen:

    • 15 September 2011 at 22:07

      Hebat.

  57. 117 dhedhecuit
    15 September 2011 at 13:33

    ada lagi low yang gak cuma dibuang kulit luar dan kulit arinya tetapi juga tunas kecil yang ada ditengah-tengah dikotil hmmm katanya sih biar gag jerawatan
    haha yang jelas makan kacangnya gag usah pakai sendok itu yang enak 😀

    • 15 September 2011 at 22:06

      Hehehe iya lah masa’ makan kacang pake sendok.

  58. 15 September 2011 at 13:48

    saya kadang makan kulitnya juga, sebab kata dokter Hembing (Alm) kulit kacang juga bagus untuk kesehatan. Anjurannya direbus dan airnya diminum.

    • 15 September 2011 at 22:04

      Wah, makasih atas infonya, Mas.

  59. 15 September 2011 at 13:53

    gue vote yg nomer 1 deh
    abis dikupas langsung makan
    kelamaan kalo nunggu dikupas semua

  60. 15 September 2011 at 14:31

    nomer satulah sop kalo dikumpulin dulu keburu masuk angin :p

    • 15 September 2011 at 22:00

      Ya jangan dimasukin angin, Kak Jul… *becanda*

  61. 15 September 2011 at 14:34

    kalo aku lebih suka dikupas langsung makan,
    kalau dikumpulin satelah dikupas kelamaan, keburu kenyang ngupasinnya 😀

    • 15 September 2011 at 21:59

      Hebat ya, hanya ngupas bisa kenyang.

  62. 126 ejawantahblog
    15 September 2011 at 14:47

    Dikupas kulitnyabaru dimakan kacangnya Sob. Kalau dikumpulin nanti keburu direbut orang.

    Sukses selalu
    Salam
    Ejawantah’s Blog

    • 15 September 2011 at 21:56

      Hajar aja Pak, yang merebut kacangnya…

  63. 15 September 2011 at 16:56

    klo iseng, gue makan ama kulitnya… asinnya maknyus sob! buahahahaha, jorok sih, lah tapi emang enak kok. :p

    • 15 September 2011 at 21:55

      Nggak jorok kok, itu kayaknya enak juga. Asal kulitnya udah terjamin bersih aja.

  64. 15 September 2011 at 19:15

    makan kacang ya dibuka kulitnya trus langsung dimakan, kulitnya dibuang dst 😀
    tp dulu kata mama waktu kecil aku suka makan kacang dilempar ke atas dan mulut udah mangap siap nangkep dan pernah salah masuk bukan ke mulut tapi ke idung hehehe 😛 panik deh orang serumah

    • 15 September 2011 at 21:49

      Wah wah… itu bahaya sekali…

  65. 15 September 2011 at 19:29

    kupas langsung makan sop :mrgreen: gitu aja kok repot. kalau dikupas dulu nanti takut dimakan sama “si oportunis” hahaha 😆

    makan kacang sama minum kopi khas indonesia sop. konon kopi indonesia jauh lebih pas dengan kacang seperti ini :mrgreen: kata om Tony Wahid …

    • 15 September 2011 at 21:48

      Wah, iya ya, gak kepikiran lho Bang, ama saya, makan kopi ama kacang.

  66. 15 September 2011 at 21:11

    seru kok makan kacang. tinggal klik ujungnya kebelah dh kulitnya. trus nyam nyam.. jd pengen kacang, ke warung ahhh

    • 15 September 2011 at 21:39

      Eh eh beliin saya ya. 😀

  67. 15 September 2011 at 23:29

    Kacang tanah yang udah kupasan enak, bahkan aku sering iseng nyomot kacang yang mau dibuat rujak ibu penual tujak cingur di deket kantor, he he he

    • 16 September 2011 at 11:17

      Enaknya bisa nyomot…

  68. 16 September 2011 at 03:12

    ga terlalu suka kacang tanah mentahan, tapi anehnya malah suka kacang teri yg dikasi bumbu gula jawa sama cabe (lupa namanya).
    wah mitos kacang = jerawat emang banyak kontroversi…. soalnya ada temen saya yang penggemar berat banget sama kacang tapi jerawatnya malah ga ada, trus ada juga temennya lagi yg malah bukan penggemar kacang tapi jerawatnya seabrek 😦

    • 16 September 2011 at 11:16

      Hehehe, karena itu, jangan takut makan kacang. Kita harus pintar2 milih makanan. 🙂

  69. 16 September 2011 at 10:02

    sayah suka banget kacang tanah..
    mau disangrai, di goreng, dikulub.. (apa itu dikulub?), di apain aja dah..
    soalnya, kacang itu emang enak banget – apa lagi kalo makannya bareng Mikha Tambayong.. beuhh!! mangstab, gan! (begitu kalo kata kaskuser)

    cuman dari kesekian hal tersebut.. ada satu sisi negatifnya,
    makan kacang itu ga bisa brenti.

    • 16 September 2011 at 11:37

      Haaah! Makan kacang bareng Pevita Pearce dong!

  70. 16 September 2011 at 10:03

    Buka & langsung makan. Rasanya ngga sabar kalau harus ngupasin 1 per 1. Hehehe…

    • 16 September 2011 at 11:36

      Nggak sabaran ih.

  71. 16 September 2011 at 15:13

    Kalo sy lebih suka makan kacang yang sudah dikupasin orang hahah ya iyalah..
    Tapi kalo sy sih biasanya makan kacang sambil buka kulitnya lebih simpel dan gk ileran. Bayangkan kalo kupasin dulu uda ngiler duluan, apa lagi belum selesai dikupas anak sy langsung nyelonong makan T__T

    • 16 September 2011 at 17:35

      Dikupasin istri… 😳

  72. 16 September 2011 at 16:31

    direbus dan kupas langsung makan.. 😀

  73. 147 riez
    16 September 2011 at 16:49

    kalo buat saya kacang itu sepertinya ada zat addictivnya karena setiap makan kacang gak bisa berhenti meski mulut dan tangan udah pegel tetep aja lanjut

    • 16 September 2011 at 17:33

      Hahaha awas Mas habis itu sikat gigi ya. 😀

  74. 149 eyha4hera
    16 September 2011 at 17:09

    saya makan sama pohonnya…
    hahahahahaha….

    • 16 September 2011 at 17:33

      Rakus! 😆

  75. 16 September 2011 at 18:26

    suka kacang mah gak masalah, asal gak kacangan aja 😆

  76. 16 September 2011 at 21:33

    wah, kalo saya sih makan kulitnya doang, kacangnya saya buang. 😀

    • 18 September 2011 at 13:17

      Huahahaha aneh 😆

  77. 16 September 2011 at 21:53

    tergantung mood sih. Soalnya kalo makan langsung banyakan gitu kan rasanya lebih “mantap” ya dariapda makannya satu-satu, hahaha 😛

    Kalo kacang seh aku suka kacang yang direbus (trus dikasi garam pas ngerebusnya), hehe. Menurutku lebih enak dariapda yang digoreng

    • 18 September 2011 at 13:13

      Betul, pokoknya jangan digoreng deh! 😀

  78. 17 September 2011 at 01:01

    kalo makan kacang keluar jerawat. ya jerawat nya di makan lagi jadi kacang. hehe

    iyah kacang tanah ngak bikin jerawat kok.

    kalo dah makan kacang ampe lupa

  79. 19 September 2011 at 06:07

    wah aku jarang makan kacang, tapi suka minum susu kedelai…

    makan kacang capek ngunyahnya… hehehe…
    padahal kacang itu bagus juga utk kesehatan gigi loh…

    • 19 September 2011 at 20:21

      Oh ya? Kacang bagus untuk kesehatan gigi?

  80. 19 September 2011 at 09:50

    Ini dia cemilan terlarang bagi yang lagi lembur 😀 sekali makan gak bisa brenti sampe kacangnya habis, hahahaha… saya suka kacang yang di sangrai n kacang rebus 🙂

    • 19 September 2011 at 20:13

      Sama!

  81. 19 September 2011 at 17:07

    aku jawab yang pertama deh, kan enak sambil ngunyah kacang juga sambil buka kulit kacang berikutnya…

    tapi aku kapok makan kacang, jerawatan banyak banget udah ky cacar =.=”

    • 19 September 2011 at 20:14

      Ke dokter kulit dong.

  82. 19 September 2011 at 23:09

    Saya kurang suka kacang. Tapi pernah sesekali memakannya dan biasanya dimakan dengan cara dikupas terus langsung dimakan. Pernah sih dikumpulin dulu kacangnya baru dimakan sekaligus. Tetapi sepertinya lebih nikmat dikupas satu-satu dan kemudian di kunyah. Kupas lagi, makan lagi. Begitu seterusnya. 😀

    Oh ya, lesitin itu untuk pengemulsi, sejenis emulsifier. 🙂

    • 21 September 2011 at 15:50

      Waaah, kacang itu sumber protein nabati lho. 🙂

  83. 165 si.tukang.nyampah
    20 September 2011 at 13:48

    tergantung sop. kalo lagi sendirian, kadang suka gue kupas dulu trus makannya belakangan. tapi kalo lagi ngumpul rame-rame….demi keselamatan dan kesejahteraan bersama, gue milih langsung makan begitu dikupas *daripada direbut temen gue*, hahahahahah

  84. 24 September 2011 at 12:36

    Konsumsi Kacang Untuk Jantung Sehat

  85. 30 September 2011 at 10:52

    makan kacang bisa bikin jerawat lho..hehe 🙂

    • 30 September 2011 at 21:32

      Ah itu mitos, hanya kacang yang digoreng yang bikin jerawat. 🙂

  86. 169 frezyprimaardi
    2 October 2011 at 13:24

    kacang tanah, kalo gua suka kacang rebus..

    • 3 October 2011 at 11:47

      Itu juga baik. 🙂

  87. 10 October 2011 at 08:14

    JUjur saya pengen makan kacang… tapii… gigi saya bolong dan + sudah ada yg tanggal… jadi cuma ngiler aja dehh klo liat kacang…..

    • 10 October 2011 at 13:59

      Direbus dong, biar empuk.

  88. 19 October 2011 at 18:59

    sebagaimana mayoritas yg lain
    Saya membuka kulitnya dan langsung memakan kacang di dalamnya 87.72%


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Si Empunya Blog

Siapa saya? Monggo lihat halaman "Tentang Saia..." di atas. Tinggal klik! Mau meninggalkan jejak? Monggo klik halaman "Tinggalkan jejak..." di atas. Jangan lupa, nikmatilah hidup ini. ^_^

Hubungi saya di jejaring sosial

Kadang-kadang di blog ini saya menggunakan emoticon Parampaa. Silakan datang ke blog Bang Ova di sini. Dapatkan emoticon-nya di sini. HAJAR!!

Masukkan e-mail Anda di sini kalo mau dapet pemberitahuan postingan baru saya via e-mail

Join 973 other followers

Powered by FeedBurner

Saya sedang membaca ini


Tulisan Saya Berdasarkan Bulan

Arsip Tulisan

Ups, maap, kalau mau melihat arsip semua tulisan saya, lihat halaman di atas ya, yang "Arsip Tulisan" itu lho....

TIPS!

Kalo tulisan di blog saia ini terlalu kecil, monggo diperbesar. Untuk pengguna windows, tahan [Ctrl] sambil di-scroll mouse tengah. Untuk pengguna Mac, tahan [Cmd] dan tekan [+] atau [-].

Ga nyambung sih ini, bukan promosi, tapi kalo mau browser Safari, donlot di sini.

Blogroll: By Name


Abed Saragih "disave" |
Abi Harestya dan Bidadarinya |
Abu Aufa |
Abu Bakar "Bchree" |
Abu Ghalib |
Achmad Edi Goenawan |
Achoey El Harris |
Ade Kurniawati |
Adi Surya Pamungkas "bacelzone" |
Fan Adie Keputran |
Adya Ari Respati "abstractdoodle" |
Afra Afifah |
Ageng Indra |
Agry Pramita |
Agung Budidoyo |
Agung Firmansyah |
Agung Hasyim |
Agung Rangga "Popnote" |
Agung Yansusan Sudarwin |
Agustantyono |
Agyl Ardi Rahmadi |
Ahmad Musyrifin |
Akhmad Fauzi |
Alfi Syukrina |
Alid Abdul |
An Fatwa "Siho" |
Andi Nugraha |
Andi Sakab |
Andhika |
Andreas A. Marwadi |
Andrew Paladie |
Andrik Prastiyono |
Andyan |
Angga "SERBA BEBAS" |
Angga Dwinovantyo |
Anies Anggara |
Anindita |
Anistri |
Anita Rosalina |
Anto "Kaget" |
Anyes Fransisca |
Are 3DRumah |
Ari Artanto "Cah Gaul" |
Ari Muhardian "Tunsa" |
Ariana Yunita |
Arief Hartawan |
Arif "Bangkoor" Kurnia |
Arif Nurrahman |
Arif Sudharno Putro |
Ariyanti "Sauskecap" |
Arnolegsa Maupasha |
Arundati R.A. |
Aruni Yasmin Azizah |
Aryes Novianto |
Asep Saiba |
Asrul Sani |
Atha "kepompong" |
Aul Howler |
Awalul Hanafiyah "Masyhury" |
Baha Andes |
Baiq Fevy Wahyulana |
Bernadine Hendrietta |
Betania G. Rusmayasari |
Big Zaman |
Budi Nurhikmat |
Budi Prastyo "Kimbut" |
Calvin Sidjaja "Republik Babi" |
Cempaka Ariyanti |
Chocky Sihombing |
Citra "ceetrul" Hapsari |
Dadi Huang |
Danar Astuti Dewirini |
Daniel Hendrianto |
Daniel Maulana |
Deady Rizky |
Dede A. Hidayat |
Deny Marisa |
Depriyansyah Ramadhan "Iamcahbagus" |
Desita Hanafiah |
Destiana |
Desy Arista Y. |
Dewi Puspitasari |
Dewisri Sudjia "Desudija-DSK" |
Dhanika Budhi |
Dhewi Buana |
Dhimas Nugraha |
Didot Halim |
Dina Aprilia |
Dismas |
Ditya Pandu |
Doni Ibrahim |
Edda Nainay |
Efinda Putri |
Eko Ghesi Bardiyanto |
Elfa Silfiana |
Ella "Brokoli Keju" |
Erick Azof |
Erika Paraminda |
Erlin Fitriyanti |
Evan Ramdan |
Evet Hestara |
Fadhilatul Muharram |
Fahmi Nuriman |
Faisal Afif Alhamdi |
Faiza "MIDWIFE'S NOTES" |
Fandy Sutanto |
Fanny Azzuhra |
Fatra Duwipa |
Febe Fernita |
Felicia |
Ferry Irawan Kartasasmita "makhluk lemah" |
Fier "Pelancong Nekad" |
Fikri "Blue Zone" |
Fira "Fiya" |
Fitri Melinda |
Fitriyani |
Galih Gumilang "Gege House" |
Galuh Ristyanto |
Ghani Arasyid |
Gilang F. Pratama "Babiblog" |
Gitta Valencia |
Gugun "idebagusku.com" |
Gusti Ramli |
Hanif Ilham |
Hanny Aryunda Herman |
Hendrawan Rosyihan |
Hera Prahanisa |
Herni Bunga |
Herry "negeribocah" |
I Gede Adhitya Wisnu Wardhana |
Husfani A. Putri |
Ibnu Fajar "Ikky" |
Ilham JR |
Inge "Cyberdreamer" |
Intan Permata Kunci Marga |
Iqmal |
Irfan Andi|
Isdiyanto |
Ivan Prakasa |
Januar Nur Hidayanto "Yayanbanget" |
Jasmine Aulia |
Joko Santoso |
Joko Setiawan |
Juhayat Priatna |
Julianus Ginting |
Kang Ian . info |
Kang Ian . com |
Karina Utami Dewi |
Khalid Abdullah |
Khalifatun Nisa |
Kuchiki Rukia |
Lailaturrahmi Sienvisgirl Amitokugawa |
Lambertus Wahyu Hermawan |
Lerryant K. |
Lina Sophy |
Lucky DC |
Maghfiraa Alva |
Marchei |
Mario Sumampow |
Mas Ardi |
Mas Bair |
Mas Yudasta |
Mikhael Tobing |
Mirwanda |
Miswar Rasyid |
Mochammad AHAO |
Mohamad Husin |
Muhammad Abdul Azis |
Muhammad Hamka Ibrahim |
Muhammad Ihfazhillah |
Muhammad Riyan |
Muhammad Saiful Alam |
Muhammad Zakariah |
Nadia Fadhilah Riza |
Nanang Rusmana |
Nandini R.A. |
Necky Effendi |
Ninda Rahadi |
Nindy Ika Pratiwi |
Novina Erwiningsih |
Nur Azizah |
Nuri |
Perwira Aria Saputra |
Pipin Pramudia |
Pratita Kusuma |
Puji Lestari |
Pungky "PHIA" Widhiasari |
Putri Chairina |
Qori Qonita |
Radinal Maruddani |
Rahad Adjarsusilo |
Rahmat Hidayat |
Randi Rahmat |
Rasyida |
Regina |
Reisha Humaira |
Rie "Cerita Rie" |
Richie Lanover |
Rif'atul Mahmudah |
Rina Sari |
Rini Andriani "Athamiri" |
Riza Saputra |
Rizki "Hitam Putih Jingga" |
Rizki Akbar Maulana |
Ronie "Ravaelz" |
Rowman |
Rudi Wahyudi |
Ruri Octaviani |
Saipuddin Ar |
Septirani Chairunnisa Kamal |
Shafiqah Adia Treest |
Silvi Mustikawati |
Surya "Javanes" Pradhana |
Tasya Myanti |
Thyar |
Tiffany Victoria "Tiffa" |
T I W I |
Tony Koes "Macsize" |
Triana Frida Astary |
Triyani Fajriutami |
Uka Fahrurosid |
Ummu El Nurien</a. |
Upik "Pemburu Konstruksi Makna" |
Wahyu Asyari Muntaha |
Wahyu Nurudin |
Wahyu Putra Perdana |
Wendy Achmmad |
Widyan Fakhrul Arifin |
Wien Wisma |
Wildan Lazuardi |
Wiwin Siswanty |
Wiwing Fathonah Pratiwi |
Yori Yuliandra |
Yuli Anggeraini |
Zuli Taufik |

I’m a Liverpudlian!



%d bloggers like this: