18
Oct
11

Macan Kumbang dan Si Cepot

Kenalkah narablog sekalian dengan Si Cepot? Itu lho, boneka wayang golek yang ada di acara tempo dulu, Asep Show. 🙂   *eh sekarang masih ada apa nggak ya?*  Wujudnya yang ini nih.

Bandingkan dengan patung macan kumbang yang ada di depan kantor Polsekta Bandung Wetan di Jl. Cihapit, Bandung, ini. Bukankah… agak mirip?  😕  Apa cuma perasaan saya saja? 

macan hitam lambang polda jabar dan si cepot
Patung macan kumbang di atas benar-benar tidak tampak gagah. 😦  Malah terlihat seperti… kucing jinak. Well, disebut kucing juga nggak mirip. Padahal, patung macan kumbang (sebutan lain macan tutul jawa) ini bisa dibilang bagian dari lambang Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar). Betulkan saya jika saya salah, ya. Bisa dilihat di situs polda jabar di sini, ada lambang Ganda Wibawa Cakti yang di dalamnya menampilkan macan kumbang.

Ganda Wibawa Cakti, ada kujang dan macan kumbang di dalamnya

Macan kumbang itu seharusnya gagah seperti patung yang tampak di header situs Polda Jawa Barat. 😀 Saya berikan cuplikannya.

Lihat otot-ototnya. Rahangnya. Taringnya (itupun kalau narablog bisa melihatnya :mrgreen: ). Ini baru macan kumbang. 😀

Cuma Patung, Sop…

Iya, memang benar sekali, apalah arti sebuah patung (yang tampak tidak gagah). Toh dari sekian banyak patung di kantor polisi di seantero Jawa Barat (mungkin) hanya sedikit patung yang terlihat “jinak” seperti tadi. Satu hal yang penting adalah kinerjanya. Kinerja dan sepak terjang kepolisian yang harus kita perhatikan. Ingat, tugas polisi adalah melindungi dan mengayomi masyarakat. 🙂 Mari kita berharap semoga kepolisian Indonesia terus berbenah menjadi lebih baik lagi dan lagi. 😉  *Tak ada salahnya, ‘kan, berharap?*

Hmmmm… Ngomong-ngomong, kalau masih ada tugas polisi yang lain, mohon sebutkan ya. :mrgreen:

Jangan ada yang merasa bahwa posting-an ini menunjukkan kekesalan saya terhadap polisi, ya. Tidak. Mengapa saya harus kesal pada polisi? Saya malah sangat bersimpati sama mereka. Mau bukti? Lihat saja posting-an saya tentang polisi. Pekerjaan mereka berat, terutama anggota yang ada di strata bawah, dengan gaji yang saya pikir pas-pasan. Sudah cukuplah jangan sinis terhadap mereka. 😐

———————————————————————————————————————————————————

Foto patung macan hitam adalah foto hasil jepretan saya. Foto Si Cepot saya ambil dari sini, sisa gambar saya ambil dari situs utama Polda Jabar. Seluruh terbitan ini beserta gambar-gambarnya sangat dilindungi, jadi sertakan alamat tautan dan nama pemilik blog jika ingin menggunakan sebagian ataupun seluruh bagian terbitan ini.
Advertisements

150 Responses to “Macan Kumbang dan Si Cepot”


  1. 18 October 2011 at 00:45

    mungkin itu patung maknanya bahwa polisi itu tidak perlu ditakuti oleh masyarakat, karena tugas polisi itu mengayomi masyarakat #ngasal. :mrgreen:

    Pertamax gak yah? 🙄

    • 18 October 2011 at 15:34

      Yap! Selamat! Komentar Arip ini adalah yang paling saya sukai di posting-an ini.

  2. 3 Red
    18 October 2011 at 00:53

    patung macan kumbang yang di jl.cihapit itu lebih tepatnya adalah patung kucing jinak berwarna hitam yang lagi terpojok ama ALpha Male di wilayah itu…. percis degh! :mrgreen:

    • 18 October 2011 at 15:32

      Alpha Male itu apa ya Bang?

      • 5 oma
        18 October 2011 at 19:13

        Dalam dunia hewan, alpha male itu adalah pejantan yang memiliki posisi dominan dalam kelompoknya. Umumnya sih dijadikan pemimpin kelompok karena paling kuat dan paling berani. Nah, sebagai tetua, biasanya si pejantan ini akan mendapatkan makanan lebih banyak dan lebih dulu, plus bisa mengawini lawan jenis lebih banyak.

        • 19 October 2011 at 11:19

          Ooooh. 😯

  3. 18 October 2011 at 04:07

    Kalo ngomongin soal polisi, jadi inget serial2 polisi di Amerika. Disana, polisi identik dengan dua hal: coffee and donut 😀 kalo disini, polisi identik dgn hal apa ya? Pecel? Rawon? Hehehe……

    • 18 October 2011 at 15:30

      Eh eh makanya polisi sana badannya besar-besar….

      Nah inilah dia, apa ya kalo polisi Indonesia…. 😛

  4. 18 October 2011 at 06:50

    kalo di Palembang, patung yang pasti ada di depan Polda, Polsek ataupun Polres, patung gajah putih sop.. tapi jangan tanya ke dhe apa itu maksudnya, soalnya dhe juga kagak ngerti sama sekali.. :p

    • 18 October 2011 at 15:29

      Nah ini bukti bahwa lambang polda itu beragam.

  5. 18 October 2011 at 07:36

    heu iya mang agak mirip sih itu patung macannya sama cepot
    tp kayaknya gak cocok kalo polisi disamain sama macan kumbang 😛

    • 18 October 2011 at 15:28

      Hmmmm siapa juga yang menyamakan polisi dengan macan kumbang? 😕
      Saya cuma membicarakan simbolnya saja… 😀

  6. 18 October 2011 at 08:10

    kalau jateng malah candi borobudur mas.. 😀

    • 18 October 2011 at 15:23

      Tuh ‘kan, memang setiap daerah punya lambang masing-masing, ya… 😳

  7. 18 October 2011 at 09:12

    wkwkwk.. iya mirip kucing bertampang cheerleader 😆

    • 18 October 2011 at 15:21

      Hah? Cheerleader?

  8. 18 October 2011 at 09:13

    hmm macan kumbang bahasa latinnya Jaguar yah…?? benarkah?? kayaknya pernah melihatnya di Jatim Park kemarin..hmmm serem lihat aslinya…
    semoga lambang kesatuan menunjukkan kinerja didalamnya yah..
    sip sip..
    thanks for sharing…

    • 18 October 2011 at 15:19

      Bukan Mbak, kalo Jagur… eh Jaguar itu macan tutul. Macan kumbang itu panther, yang hitam itu lho Mbak.

  9. 18 October 2011 at 09:15

    eh bukan bahasa latin maksudnya salah ketik…nama lainnya maksudnya apakah benar “jaguar”?? walah malah bertanya yah ….:)

  10. 18 October 2011 at 10:11

    eh hubungannya sama cepot itu apa yah? :p

    • 18 October 2011 at 15:12

      Saya salah ngasih judul kali ya…

  11. 18 October 2011 at 10:55

    hahaha.. foto patung macan nya kayak pakek lipstik malahan :ngakak

    • 18 October 2011 at 15:11

      Iya saya juga menganggap begitu.

  12. 18 October 2011 at 11:22

    bingung sop, hubungannya apa? warna kulit mereka yg sama? hehehe.

    • 18 October 2011 at 15:10

      Hubungan? Ya kemiripannya aja… 😆

      Sudahlah. 😀

  13. 18 October 2011 at 11:29

    agak miri sich warnanya.love,peace and gaul.

  14. 18 October 2011 at 11:40

    hahah,,. benar.. sop.. patung macan yang pertama kurang serem..hehehe

    sop.. numpang ngiklan Giveawayku yaaaa *kedipgenit*

    http://pagi2buta.wordpress.com/2011/10/18/bagi-bagi-rezek/

    • 18 October 2011 at 15:01

      Kalo Amel boleh deeeh ngiklan di sini…

  15. 18 October 2011 at 11:48

    kayaknya ini postingan agak “sarkastik terselubung” deh sama polisi.. ;P

    • 18 October 2011 at 14:54

      Ayu belum terlalu mengenal saya sih, makanya berpikir begitu…

      • 19 October 2011 at 17:32

        ah masyaaaa??? :3 :3 :3

      • 19 October 2011 at 19:37

        Serius, coba telurusi blog saya ini, cari mengenai polisi. Yang ada saya respek ama mereka, dan bersimpati ke mereka. 🙂

  16. 18 October 2011 at 12:29

    berharaplah,, yaaa berharap laah 😀

    si cepot, jadul bgt ya 😀

    • 18 October 2011 at 16:07

      Emang udah selama itu ya, si cepot? 😀

      • 19 October 2011 at 11:40

        setau saya seeh udah lama, klo sama berdirinya kepolisian republik ini, kykna duluan muncul si cepot *eh* 😀

        • 19 October 2011 at 16:31

          Huahahaha 😀

  17. 18 October 2011 at 12:45

    di daerah ku jg ada patung macan kumbang yang besar n gemuk lumayan seram, beda banget ma gambar patung yang pertama seperti ga pernah di kasih makan he ….

    • 18 October 2011 at 14:37

      Di dunia ini selalu ada yang berlawanan ya…

  18. 18 October 2011 at 13:43

    lucu nih sicepot ini aku suka nonton dulu di tv

    • 18 October 2011 at 14:36

      Sama Mbak, saya juga suka dulu nonton Asep Show.

  19. 18 October 2011 at 14:19

    paling inget dulu si cepot main waktu puasa, saat ngabuburit.. 😀

    • 18 October 2011 at 14:33

      Haha, iya, saya juga dulu ingetnya pas bulan puasa jaman saya kecil dulu. :mrgreen:

  20. 18 October 2011 at 14:33

    Polisi memang tidak perlu ditakuti, tapi mestinya disegani, sehingga segala aturan yang dibuat dapat dijalankan dengan penuh kesadaran oleh masyarakat. Sayangnya, citra mereka menjadi rusak akibat perbuatan dan tingkah polah mereka sendiri..

  21. 18 October 2011 at 14:54

    Hahahaha… Patung yang pertama itu beneran ga ada serem-seremnya loh :))
    Yang ada malah lucu 😀

    Masalahnya, itu patung ga ada unsur gagah sama sekali kok kapolseknya ga protes ya :p

    • 18 October 2011 at 16:08

      Itulah dia yang saya pikirkan, sama. 😀

  22. 18 October 2011 at 14:56

    semoga apa yg nampak tidak menjadi pegangan. kamsud? ya itu tadi, semoga maksudnya sama apa yg divisi misikan, tidak lemah pada penampakan *lho?

    • 18 October 2011 at 16:09

      Semakin bingung. 😆

  23. 18 October 2011 at 16:59

    Hehe, jadi penasaran dengan patung yang di deket pasar cihapit itu…
    Kalo belanja kesana, dilihat ah!
    😛

    • 18 October 2011 at 17:47

      Lho, Bu Irma kalo belanja ke situ juga? 😀

  24. 18 October 2011 at 17:54

    weleh… macan kumbangnya serem euy… mending bikin patung si cepot.. lucu… tp kalo gitu image polisi jadi dagelan doang kali ya :mrgreen: hehehe…

  25. 18 October 2011 at 18:31

    Siapa bilang gaji polisi pas pas-an sop.. dia dapet remun tuh gede loh :p

    tapi soal patung mang jelek banget dah yg di atas.. gak ada gagah gagahnya.. hehehe

    • 19 October 2011 at 10:43

      Ah saya pikir kecil lho. 😛

  26. 18 October 2011 at 18:38

    citra polisi jadi gak begitu baik, hanya krn beberapa oknum saja, jadi malah digeneralisir ya Sop
    padahal banyak lho Pak Polisi yg benar2 mengayomi masyarakat

    ngelihat patung yg di cihapit itu , kok kayaknya macannya genit ya Sop, pake lipstik segala tuh 😛
    salam

    • 19 October 2011 at 10:47

      Hahahaha patungnya luar biasa ya… 😆

  27. 18 October 2011 at 18:48

    met kenal 🙂 pitshu add link yah~
    ngomongin si Asep aja deh~ tuh Asep lom lama ini pitshu liat di Jl.Raya Pasar Minggu depannya tukang sate yg katanya mayan terkenal dijalan itu wakakaka ~ berhubung g lahir di tanah sunda g suka nonton acaranya si Asep show, walaupun ngerti bahasa sundanya cuma dikit2 hihihi~

    • 19 October 2011 at 10:56

      Boleh, boleh, dengan senang hati. 🙂

      Mending ngerti dikit2, saya gak ngerti sama sekali. 😆

  28. 18 October 2011 at 19:00

    macannya ompong tu… penjahat mana takut… 😀

    • 19 October 2011 at 11:19

      Iya.. 😆

  29. 18 October 2011 at 19:28

    Yah…polisi. No further comment deh. Hihi 😛

    • 19 October 2011 at 11:20

      Jangan dimasukin ke hati. 😐

  30. 18 October 2011 at 20:12

    ahahaha kasian banget itu macan kumbang disamain ama cepot #gyahahaha
    lagian itu salah pilih tukang kayaknya, gg jantan banget dah 😛

    menurutku patung itu cukup penting keberadaannya kan sebagai icon kan, Undip kan icon-nya patung pangeran Diponegoro sambil naik kuda kakinya ngangkat emm dua klo gg salah, tapi orang lebih sering sebut patung tersebut patung kuda, padahal kan yang berjasa pangeran Diponegoro-nya yak, agak kasian.

    • 19 October 2011 at 11:23

      Serius Tir, itu pertama kali aku lihat patung, langsung teringat Cepot. 😆

  31. 18 October 2011 at 22:14

    aku kira beruang malah :3

    • 19 October 2011 at 11:24

      Tuh kan, lain orang lain interpretasinya. 😀

  32. 18 October 2011 at 22:47

    mirip karena sama2 punya warna merah .. hehe

  33. 19 October 2011 at 01:19

    wah ne sebenere ngomongin “PATUNG”nya apa ada maksud yg tidak saya mengerti yaw…? hadew,,,, 😦

    • 19 October 2011 at 11:26

      Wis lek sampeyan bingung baca aja posting-an lain. 😆

      • 19 October 2011 at 16:10

        OK pak dhe…. siap laksanakan… 😉

  34. 19 October 2011 at 02:09

    kalau di jawa tengah …
    cepot itu BAGONG atau GARENG ya?
    *lupa nama dan karakter wayang*

  35. 19 October 2011 at 08:12

    miriiiiiiippp.

  36. 19 October 2011 at 08:33

    saya pikir malah bkan patung macan kumbang 🙂
    hahha…entahlah

    • 19 October 2011 at 11:28

      Nah, iya benar sekali. 😛

  37. 19 October 2011 at 08:33

    semua polisi itu baik kok mas, kalau ada yang belum baik, itu hanya oknum
    ya, hanya oknum….

    • 19 October 2011 at 11:28

      Oknum ini yang sulit diberantas. 😦

  38. 19 October 2011 at 09:17

    itu macan yang pertama ompong ya -,,,,-

    • 19 October 2011 at 13:32

      Bukan, lipstikan…. 🙂

  39. 77 wahyu asyari m
    19 October 2011 at 09:57

    cumi sop, cuma mirip.

    wakawkawk

  40. 19 October 2011 at 10:34

    Forget Cepot.

    aku hanya ingin komen. Sop, sejak aku mengenalmu di sebuah kelas di Ganesha Operation depan Smansa, aku tidak pernah menyangka bahwa sepertinya engkau born to be blogger. Look at your blog, mannn!! Rata” 50an komen di tiap post! Bahkan ada yang sampe 200an komen. Sebuah pertanda bahwa nih blog trafficnya tinggi bener. TOP MARKOTOPSSSSS!!!!

    • 19 October 2011 at 11:34

      Ded, gak ada yang bisa dibanggakan dari jumlah komentar… 😦

      Toh setengahnya itu komentarku… kan aku suka mbalesi semua komen, Ded… 🙂

  41. 19 October 2011 at 10:51

    itu macan betina kali kang, maksudnya, di dalam kantor polisi itu gak hanya laki-laki, tapi juga ada polwan 😀 hihihi
    atauuuuuuuu, itu patung macan lagi capek kalo harus pose gagah terus, jadi dia agak santai-santai dulu, merubah image antagonis yang selama ini dia sandang, ahahahhaha *ngomong apa saya ini 😀 #plakkkkk

    • 19 October 2011 at 11:36

      Naaaah boleh juga nih, pendapat Annisa… 😆

  42. 82 a!
    19 October 2011 at 11:33

    semoga patung2 ini nanti tidak diturunkan jg spt di purwakarta. 🙂

    • 19 October 2011 at 13:04

      Oh yeah, semoga. 😐

  43. 19 October 2011 at 11:44

    emang lucu lihat macan kumbangnya, mungkin masih anak-anak.. 🙂

    • 19 October 2011 at 16:32

      Hehehehehe bisa aja Bu Susi ini… :mrgreen:

  44. 19 October 2011 at 11:51

    Patung itu malah terkesan imut dan lucu, hehe…..

    Saya selalu bersimpati kepada polisi yg menjalankan tugas-tugas mereka yg berat itu dgn ikhlas. Tapi saya benci banget sama polisi yg memanfaatkan jabatan mereka utk melakukan hal-hal yg tidak terpuji demi keuntungan pribadi….

    • 19 October 2011 at 16:34

      Benar. 🙂 Lucu kan? 😀

      Yap, saya bersimpati sekali pada mereka. 😥

  45. 19 October 2011 at 12:18

    pak polisi jaga kami
    dari para pencuri
    juga penjahat bangsa ini
    hihihi..koment apa ini

    • 19 October 2011 at 16:34

      Gak apa2, yang penting komentar. 😀

  46. 19 October 2011 at 12:24

    Hahaha kucing jinak, LOL.
    Jadi inti postingannya tuh tentang polisi tho? Huehehehe

    • 19 October 2011 at 16:35

      Entahlah. Maap ya, kalo saya ngasih judul. 😀

  47. 19 October 2011 at 12:46

    eh suasana blog nya udah sediikit berganti heheh

    header nya di tuker 😀

    #gubrak

    kok aku malah komen tentang blog nya hahaha

    gpp deh yang penting komen hahah

    • 19 October 2011 at 16:35

      Yoi. Blog kamu juga udah berubah drastis. 😆

  48. 19 October 2011 at 12:54

    Di rumah ortuku di Majalengka ada si Cepot lho Sop, dulu wkatu kecil jg suka sok2an jadi dalang. Halah…OOT pisan komennya hihihihi

  49. 19 October 2011 at 14:51

    baru tau saya macan kumbang lambang polda…hehehe

    • 19 October 2011 at 16:39

      Polda jabar. 🙂

  50. 19 October 2011 at 14:57

    hhhaaahhaa .
    si cepot masih ada aja 😀
    salam kenal

  51. 19 October 2011 at 15:06

    macan kumbang kok hitam? bukannya bertotol-totol ya? *eh
    tapi kayanya emang ga begitu mirip ah
    cuma perasaan situ aja kali

    • 19 October 2011 at 16:41

      Itu sih macan tutul alias jaguar. 🙂

      Macan kumbang itu sejenis panther, atau panthera, warnanya hitam. 🙂

  52. 19 October 2011 at 15:30

    ada trio macan gak disana bang asop ?
    akwakwka OOT deh 😀

    setuju sama yang diatas.
    macan kumbang kok hitam ?
    kumbang-kumbang di taman = perasaan warnanya merah dengan totol2 hitam 😀
    awkawkawka

    • 19 October 2011 at 16:42

      Lah, emang macan kumbang maunya warna apa? 😛

      Macan yang totol itu ya macan tutul, alias jaguar. Kalo macan kumbang itu warnanya hitam, panther atau panthera. 🙂

  53. 19 October 2011 at 16:30

    hkhkhhkhkhk :ngakak

    itu yg dluan bua sapa ya 😀
    apa patungna terinspirasi dari si cepot itu 😀

  54. 19 October 2011 at 17:40

    itu macan kumbang banci kali SOp 😀
    jd terlihat feminim

    • 19 October 2011 at 19:38

      Ups, bukan saya bilang nih ya… 😛

  55. 19 October 2011 at 19:11

    knpa bukan patung gue aja yg di pasang =,=..nitip sob

    • 19 October 2011 at 19:47

      Gila emang lu punya patung? 😀

  56. 19 October 2011 at 21:15

    macan kumbangnya malah unyu gt ya, ahahaha
    jadi kangen nonton asep show, dulu di T*I sekarang suda ganti nama stasiun TV nya

    ngomong2 soal polisi, eum, sepertinya terlalu sering beralibi di depan polisi *gara2 melanggar rambu
    *ups 😀

    • 20 October 2011 at 11:28

      Waduh, bukankah polisi di Surabaya sangat ketat aturannya? 🙂

      • 20 October 2011 at 12:42

        iya si, tapi alhamdulillah selalu berhasil kabur 😛

      • 21 October 2011 at 21:03

        Hebat dong. 😛

  57. 19 October 2011 at 22:19

    klo di liat.. si cepot ini kaya siapa yak? (~.~”)?
    ada temen atau siapa ya,, yang mukanya mengingatkan kami kepada Sdr. Cepot

  58. 20 October 2011 at 00:02

    kok kayaknya posisi si macan sedang tidak menerkam, sepertinya sedang bersiap-siap untuk… #ah

    • 20 October 2011 at 11:15

      Sedang bersiap-siap untuk diberi makan. 😆

  59. 20 October 2011 at 00:07

    Wah, ternya paragraf bawah membahas tentang om polisi [:)]
    Setuju banget, Sop. Untuk profesi apapun, sudah sepantasnya kita tak boleh menghujat. Karena tak ada yang sempurna di dunia ini… [:))]

    • 20 October 2011 at 11:14

      Wow. Kalimat yang bagus. 😳

  60. 20 October 2011 at 02:05

    wah tapi saya tidak terlalu tahu tentang lambang lambang polisi bang asop.

    kalo si cepot mah abdi terang 🙂

  61. 20 October 2011 at 02:07

    wah tapi saya tidak terlalu tahu tentang lambang lambang polisi bang asop.

    kalo si cepot mah abdi terang 🙂
    hehe

    • 20 October 2011 at 11:13

      Sama, saya juga cuma tahu lambang polda jabar. 😀

  62. 20 October 2011 at 05:46

    mungkin polisi itu adalah sosok yang sering memperhatikan sekitar, dan dengan sedikit kelengahan dari pengendara motor,maka prit..prit..ditilang deh..

    • 20 October 2011 at 11:11

      Pintar. :mrgreen:

  63. 20 October 2011 at 07:15

    iya ya. .ente perhatian bener .
    kalau lebih tepatnya itu namanya kucing sepuh hehe

    • 20 October 2011 at 11:08

      Kucing yang tua… :mrgreen:

  64. 20 October 2011 at 09:04

    hehe lucu abis nih postingan, macan kumbang pertama emang mirip cepot ya

    lama tak bersua nih sop 😀

    • 20 October 2011 at 11:04

      Hahaha akhirnya ada yang berpikir sama ama saya… 😀

      • 21 October 2011 at 17:19

        hahaha dapet hadiah donk kalau sama 😀

  65. 20 October 2011 at 10:25

    Asep cepot?
    Asop Cepot?

    • 20 October 2011 at 11:01

      asalal jangan asop copet ya nchie….:-)

    • 20 October 2011 at 11:04

      Jangan pake Asop ya Teh…. 😆 😆

  66. 129 wanspeak
    20 October 2011 at 10:43

    Polisi juga perlu nglawak, Gan!

    Ngakak liatnya! wkwkwkwkwk

    • 20 October 2011 at 11:01

      Hohoho sampe segitunya ya… :mrgreen:

  67. 20 October 2011 at 11:02

    tandanya polisi itu bukan harus ditakuti tapi bisa diajak berteman….hehehehe

  68. 20 October 2011 at 13:43

    kukira kinerja polisi belakangan semakin baik. dan semoga akan terus menjadi lebih baik lagi.

    patung itu khusus untuk jabar ya? soalnya kalo di gersik rasanya gak pernah lihat dehh

    • 21 October 2011 at 21:04

      Sip. Optimisme yang bagus. 🙂

  69. 20 October 2011 at 14:11

    saia melihat kemiripan antara Asep si Cepot dengan macan kumbang itu…. *hm…..

    • 21 October 2011 at 21:11

      Nah, apakah itu? 😀

  70. 20 October 2011 at 15:30

    cepot, kenpa ya saya takut bukan nya lucu lihatnya, meski patung tapi mesti gagah ya sama seperti maskot sea games mirip cicak apa komodo,

  71. 20 October 2011 at 16:32

    Setuju, emang mirip kok. 😀

  72. 20 October 2011 at 18:07

    Ahh.. gag mirip kok. Hehe.

    Saya setuju. Jangan melulu yang disalahkan Polisi. 🙂

  73. 20 October 2011 at 19:30

    digulak-digilek.. ditetep.. enya sop,, mirip sigana mah, ada merah2nya..hehee.. tapi asli cepot tuh legendaris bgt yah, dari zaman saya SD sigana mah dah eksis.. ckckck.. klo macan kumbang duka tah.. heu..

  74. 20 October 2011 at 22:26

    Salam, Kang . Apa mungkin ada hubungan antara bentuk patung dan kinerja hehehe, sebaiknya ya memang kalo patungnya udah gagah and biayanya juga wah banget. Kinerja yg empunya patung musti lebih dari itu bukan? ^_^

    • 21 October 2011 at 21:15

      Nggak ada sih. 😐
      Ini cuma pikiran liar saya aja.

  75. 21 October 2011 at 21:38

    ha ha ha hampir mirip

  76. 23 October 2011 at 01:47

    gambar patung yg pertama sedikit buat ilfil ya.. hehehe. kurang garang. 😀

    • 24 October 2011 at 05:42

      Amat sangat kurang garang. 😦

  77. 24 October 2011 at 07:34

    soal polisi juga pernah diomongin Riku waktu main di Kidzania. Kok polisi gajinya “cuma” 5 kidzoz, sedangkan pencuri 20 kidzoz hahahaha

    • 24 October 2011 at 10:01

      Huahahahahaha sampe pekerjaan polisipun dapet ledekan di mainan anak-anak! 😆

  78. 27 October 2011 at 11:57

    Iya nich, kurang kereng kalau orang Jawa bilang. Tapi bagaimanapun kita harus menghargai yang buat patung itu.

    • 27 October 2011 at 15:25

      Hohohoho sudah lama saya gak denger kata “kereng”. 😆

  79. 28 October 2011 at 10:01

    Aku suka sama kalimat kedua terakhir,, “Pekerjaan mereka berat, terutama anggota yang ada di strata bawah, dengan gaji yang saya pikir pas-pasan”. Kalau dipikir-pikir emang benar, tetapi adakalanya polisi seenaknya sendiri, mentang2 bertitel polisi jadi seenaknya saja (apalagi yang menjadi anggota strata menengah ke atas), yang seharusnya dapat menjadi pelindung masyarakat, eh malah ditakuti masyarakat.
    Trus lagi aku paling g’ suka kalau ada polisi yang selalu ngomong dengan nada tinggi dan membentak. Heemm.. kelihatan seremnya!!!

    • 28 October 2011 at 17:21

      Nah, itu oknum polisi yang arogan memang menyebalkan. 😡

      Tapi kita sebagai orang biasa, setidaknya cobalah menghormati polisi, dan coba berpikir bayangkan seandainya kita berada di posisi mereka. Renungkan, maka dengan begitu saya pikir kita bisa saling menghargai. 🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Si Empunya Blog

Siapa saya? Monggo lihat halaman "Tentang Saia..." di atas. Tinggal klik! Mau meninggalkan jejak? Monggo klik halaman "Tinggalkan jejak..." di atas. Jangan lupa, nikmatilah hidup ini. ^_^

Hubungi saya di jejaring sosial

Kadang-kadang di blog ini saya menggunakan emoticon Parampaa. Silakan datang ke blog Bang Ova di sini. Dapatkan emoticon-nya di sini. HAJAR!!

Masukkan e-mail Anda di sini kalo mau dapet pemberitahuan postingan baru saya via e-mail

Join 973 other followers

Powered by FeedBurner

Saya sedang membaca ini


Tulisan Saya Berdasarkan Bulan

Arsip Tulisan

Ups, maap, kalau mau melihat arsip semua tulisan saya, lihat halaman di atas ya, yang "Arsip Tulisan" itu lho....

TIPS!

Kalo tulisan di blog saia ini terlalu kecil, monggo diperbesar. Untuk pengguna windows, tahan [Ctrl] sambil di-scroll mouse tengah. Untuk pengguna Mac, tahan [Cmd] dan tekan [+] atau [-].

Ga nyambung sih ini, bukan promosi, tapi kalo mau browser Safari, donlot di sini.

Blogroll: By Name


Abed Saragih "disave" |
Abi Harestya dan Bidadarinya |
Abu Aufa |
Abu Bakar "Bchree" |
Abu Ghalib |
Achmad Edi Goenawan |
Achoey El Harris |
Ade Kurniawati |
Adi Surya Pamungkas "bacelzone" |
Fan Adie Keputran |
Adya Ari Respati "abstractdoodle" |
Afra Afifah |
Ageng Indra |
Agry Pramita |
Agung Budidoyo |
Agung Firmansyah |
Agung Hasyim |
Agung Rangga "Popnote" |
Agung Yansusan Sudarwin |
Agustantyono |
Agyl Ardi Rahmadi |
Ahmad Musyrifin |
Akhmad Fauzi |
Alfi Syukrina |
Alid Abdul |
An Fatwa "Siho" |
Andi Nugraha |
Andi Sakab |
Andhika |
Andreas A. Marwadi |
Andrew Paladie |
Andrik Prastiyono |
Andyan |
Angga "SERBA BEBAS" |
Angga Dwinovantyo |
Anies Anggara |
Anindita |
Anistri |
Anita Rosalina |
Anto "Kaget" |
Anyes Fransisca |
Are 3DRumah |
Ari Artanto "Cah Gaul" |
Ari Muhardian "Tunsa" |
Ariana Yunita |
Arief Hartawan |
Arif "Bangkoor" Kurnia |
Arif Nurrahman |
Arif Sudharno Putro |
Ariyanti "Sauskecap" |
Arnolegsa Maupasha |
Arundati R.A. |
Aruni Yasmin Azizah |
Aryes Novianto |
Asep Saiba |
Asrul Sani |
Atha "kepompong" |
Aul Howler |
Awalul Hanafiyah "Masyhury" |
Baha Andes |
Baiq Fevy Wahyulana |
Bernadine Hendrietta |
Betania G. Rusmayasari |
Big Zaman |
Budi Nurhikmat |
Budi Prastyo "Kimbut" |
Calvin Sidjaja "Republik Babi" |
Cempaka Ariyanti |
Chocky Sihombing |
Citra "ceetrul" Hapsari |
Dadi Huang |
Danar Astuti Dewirini |
Daniel Hendrianto |
Daniel Maulana |
Deady Rizky |
Dede A. Hidayat |
Deny Marisa |
Depriyansyah Ramadhan "Iamcahbagus" |
Desita Hanafiah |
Destiana |
Desy Arista Y. |
Dewi Puspitasari |
Dewisri Sudjia "Desudija-DSK" |
Dhanika Budhi |
Dhewi Buana |
Dhimas Nugraha |
Didot Halim |
Dina Aprilia |
Dismas |
Ditya Pandu |
Doni Ibrahim |
Edda Nainay |
Efinda Putri |
Eko Ghesi Bardiyanto |
Elfa Silfiana |
Ella "Brokoli Keju" |
Erick Azof |
Erika Paraminda |
Erlin Fitriyanti |
Evan Ramdan |
Evet Hestara |
Fadhilatul Muharram |
Fahmi Nuriman |
Faisal Afif Alhamdi |
Faiza "MIDWIFE'S NOTES" |
Fandy Sutanto |
Fanny Azzuhra |
Fatra Duwipa |
Febe Fernita |
Felicia |
Ferry Irawan Kartasasmita "makhluk lemah" |
Fier "Pelancong Nekad" |
Fikri "Blue Zone" |
Fira "Fiya" |
Fitri Melinda |
Fitriyani |
Galih Gumilang "Gege House" |
Galuh Ristyanto |
Ghani Arasyid |
Gilang F. Pratama "Babiblog" |
Gitta Valencia |
Gugun "idebagusku.com" |
Gusti Ramli |
Hanif Ilham |
Hanny Aryunda Herman |
Hendrawan Rosyihan |
Hera Prahanisa |
Herni Bunga |
Herry "negeribocah" |
I Gede Adhitya Wisnu Wardhana |
Husfani A. Putri |
Ibnu Fajar "Ikky" |
Ilham JR |
Inge "Cyberdreamer" |
Intan Permata Kunci Marga |
Iqmal |
Irfan Andi|
Isdiyanto |
Ivan Prakasa |
Januar Nur Hidayanto "Yayanbanget" |
Jasmine Aulia |
Joko Santoso |
Joko Setiawan |
Juhayat Priatna |
Julianus Ginting |
Kang Ian . info |
Kang Ian . com |
Karina Utami Dewi |
Khalid Abdullah |
Khalifatun Nisa |
Kuchiki Rukia |
Lailaturrahmi Sienvisgirl Amitokugawa |
Lambertus Wahyu Hermawan |
Lerryant K. |
Lina Sophy |
Lucky DC |
Maghfiraa Alva |
Marchei |
Mario Sumampow |
Mas Ardi |
Mas Bair |
Mas Yudasta |
Mikhael Tobing |
Mirwanda |
Miswar Rasyid |
Mochammad AHAO |
Mohamad Husin |
Muhammad Abdul Azis |
Muhammad Hamka Ibrahim |
Muhammad Ihfazhillah |
Muhammad Riyan |
Muhammad Saiful Alam |
Muhammad Zakariah |
Nadia Fadhilah Riza |
Nanang Rusmana |
Nandini R.A. |
Necky Effendi |
Ninda Rahadi |
Nindy Ika Pratiwi |
Novina Erwiningsih |
Nur Azizah |
Nuri |
Perwira Aria Saputra |
Pipin Pramudia |
Pratita Kusuma |
Puji Lestari |
Pungky "PHIA" Widhiasari |
Putri Chairina |
Qori Qonita |
Radinal Maruddani |
Rahad Adjarsusilo |
Rahmat Hidayat |
Randi Rahmat |
Rasyida |
Regina |
Reisha Humaira |
Rie "Cerita Rie" |
Richie Lanover |
Rif'atul Mahmudah |
Rina Sari |
Rini Andriani "Athamiri" |
Riza Saputra |
Rizki "Hitam Putih Jingga" |
Rizki Akbar Maulana |
Ronie "Ravaelz" |
Rowman |
Rudi Wahyudi |
Ruri Octaviani |
Saipuddin Ar |
Septirani Chairunnisa Kamal |
Shafiqah Adia Treest |
Silvi Mustikawati |
Surya "Javanes" Pradhana |
Tasya Myanti |
Thyar |
Tiffany Victoria "Tiffa" |
T I W I |
Tony Koes "Macsize" |
Triana Frida Astary |
Triyani Fajriutami |
Uka Fahrurosid |
Ummu El Nurien</a. |
Upik "Pemburu Konstruksi Makna" |
Wahyu Asyari Muntaha |
Wahyu Nurudin |
Wahyu Putra Perdana |
Wendy Achmmad |
Widyan Fakhrul Arifin |
Wien Wisma |
Wildan Lazuardi |
Wiwin Siswanty |
Wiwing Fathonah Pratiwi |
Yori Yuliandra |
Yuli Anggeraini |
Zuli Taufik |

I’m a Liverpudlian!



%d bloggers like this: