[Anime] Working’!! – Tentang Penyakit Androphobia

Wah, sudah seminggu saya nggak posting. Benar kata para narablog yang suka hiatus alias jarang posting, kalau sudah lama nggak nulis di blog rasanya itu rinduuuu banget, rindu akan dunia per-blog-an. 😀  Dan saya meminta maap, narablog sekalian, posting-an ini bukan posting-an berantai tentang masa SMP saya atau perihal sebelas hal yang minggu lalu ngetren itu. 😆 Maap, saya belum ada waktu untuk berpikir *jiaah pake mikir segala* apa yang ingin saya beberkan di dua posting-an berantai tersebut. :mrgreen:

Jadi, kali ini saya posting yang gampang aja deh, mengenai androphobia. 🙂

Androphobia, Sop?

Yap, androphobia, sebuah fobia atau rasa takut terhadap laki-laki. 😀  Saya tidak tahu apakah fobia macam ini bisa terjadi pada pria, atau hanya bisa menyerang wanita. Pastinya, si penderita androphobia tak akan tahan berada dekat-dekat dengan laki-laki dan tak akan bisa berada di satu tempat bersama pria. Penyebab fobia ini bisa karena kejadian traumatis di masa lalu, atau sugesti yang berlebihan di masa kecil. :mrgreen:

Contohnya ya wanita ini, Inami Mahiru, seorang murid SMA berumur 17 tahun (kelas 2), memiliki “kelainan” androphobia yang membuat rekan kerja prianya di restoran keluarga Wagnaria kerepotan. Souta Takanashi, itulah nama pria sang tokoh utama, 16 tahun (kelas 1 SMA), sekaligus rekan kerja Inami. Keduanya adalah pekerja sambilan (part-timer).

Souta Takanashi, sang tokoh utama yang baik hati, rela membantu menghilangkan fobia Inami meski harus kena pukul setiap hari.

Mahiru Inami, penderita androphobia akibat sugesti berlebihan yang diberikan oleh ayahnya sewaktu ia kecil.

Masa kecil Inami…

Kalau tak bisa dibilang kasar, maka kasihanilah Inami. :mrgreen: Bagaimana nggak kasar, pria yang berada dalam jangkauannya pasti selalu ia tonjok. 😆 Makanya, selama bekerja sambilan di Restoran Wagnaria, ia tak bisa melayani tamu laki-laki. Inami hanya bisa melayani tamu perempuan. Kelakuan “kasar” tersebut ia lakukan karena ia meyakini di dalam pikirannya bahwa setiap lelaki (di dunia ini) siap untuk “menyerang”, “mengganggu”, atau “mengasarinya”. 😆

Pemikiran dalam otak Inami yang seperti itu bukan tanpa sebab. Penyebabnya ternyata adalah ayah Inami sendiri. Simpel sekali. Ayahnya amat menyayangi Inami, sangat-sangat-sangat tak ingin kehilangan Inami sampai-sampai sang ayah merasa “cemburu” pada semua anak laki-laki yang mendekati Inami kecil. 😆  Akhirnya sang ayah menakut-nakuti Inami kecil dengan memberitahunya (baca: men-sugesti) bahwa semua laki-laki hanya akan menyakiti Inami. Sugesti negatif yang diberikan sang ayah berhasil, dan korban pertama awal fobia Inami tak lain adalah ayahnya sendiri. 😆

Inami semasa kecil. Lihat, ia memukul ayahnya sendiri, dan hingga ia dewasa, kekuatan hantamannya semakin bertambah.

Korban yang sering kena pukul….

Siapa lagi kalau bukan Takanashi. :mrgreen: Kalau sedang sial, dalam sehari berpapasan jalan beberapa kali dengan Inami, beberapa kali itulah bisa kena pukul. 😀

Berpapasan…

Kaget dan bersiap memukul…

Jatuhlah korban…. 😆

Pukulan-pukulan yang lain…

*******

Cuplikan gambar dan cerita di atas adalah anime Working’!! (season pertama dan kedua), anime adaptasi dari komik strip empat panel berseri karangan Karino Takatsu. Jalan cerita tentunya berkembang di sekitar kehidupan para karyawan Restoran Wagnaria, tak hanya berpusat di Mahiru Inami yang berjuang menghilangkan androphobia-nya. 🙂  Versi anime dibuat oleh A-1 Pictures Studio.

Baca di sini dan sini untuk mengetahui lebih lanjut mengenai anime Working’!! (season 2) dan Working!! (season 1). Kunjungi situs resmi studio A-1 Pictures di sini.

*******

Adakah teman atau saudara narablog sekalian yang menderita androphobia? Seperti apa sih androphobia yang sebenarnya? Dan tak lupa, gimana kabar ya, dunia per-blog-an saat ini? Ada kabar apa?

———————————————————————————————————————————————————–

Gambar-gambar di atas adalah hasil snapshot sendiri, dengan bantuan VLC Player. Gambar logo A-1 Pictures saya ambil dari sini. Seluruh terbitan ini beserta gambar-gambarnya sangat dilindungi, jadi sertakan alamat tautan dan nama pemilik blog jika ingin menggunakan sebagian ataupun seluruh bagian terbitan ini.

194 Comments

      1. sya g tau, termasuk pengidap penyakit ini atau bkan,, tapi sya sering merasakan ketakutan yg berlebihan setiap berhadapan dg laki2,, nggak sampai nonjok jga,, tapi jujur kondisi ini sangat mengganggu,,,

        Reply

  1. Wah.. Saya belum pernah menemukan orang dengan phobia semacam itu kang Asop..

    Dari cerita ini, kita bisa belajar bahwa mencintai anak tidak boleh dengan cara terlalu memproteksinya. Akibatnya akan burukk.. Yang dibutuhkan anak dari ayahmya adalah rasa aman, bukan “mengamankan”

    Reply

  2. Walah, ini beneran kondisi psikologis nyata?? hehe 😀 Baru pernah dengar saya 🙂

    Btw, bosnya Inami di restoran itu berarti toleran banget ya. Kebayang deh berapa banyak komplain yang dilayangkan pelanggan karena tiba-tiba pelanggan cowok tiba-tiba dipukul pelayannya “tanpa alasan”, wkakakaka 😆

    Reply

    1. Hahaha saya nggak tahu apakah di dunia nyata si penderita androphobia benar2 memukul sang lelaki. 🙂

      Itu dia Bang, kalo pelanggan laki2 yang datang, dia serahkan ke pekerja lain. 🙂

      Reply

    1. Rh bener juga tuh.. berarti dia gak boleh lihat cermin.. bisa2 dia marah sama dirinya sendiri dan pecahkan saja cerminnya biar ramai! *eh

      Reply

      1. Nggak bisa gitu dong, Mel. 😆

        Androphobia gak sampe begitulah, masa’ penderita androphobia cowok mukul diri sendiri… Gejalanya pasti berbeda (seandainya ada), seperti hanya mau bergaul dengan perempuan, dan bukan gak mungkin sikap dan sifat jadi meniru perempaun juga (meski bukan berarti ingin menjadi wanita).

        Reply

  3. kebangetan tuh orang tua, gak mikir efeknya sama psikologis si anak….

    Kayanya diakhir cerita, Inami bakal jadian deh sama yang sering ia tonjok, 😆

    Reply

  4. kabar baik mas asop :).baru dengar neeh,androphobia. klo yg saya tau,sindrom yg agak mirip, yakni pobia ketemu orang asing (baik laki2 maupun perempuan),dialami dalam cerita di pilm the adams 🙂

    Reply

  5. Sepertinya arah Anime-nya udah ketebak, yaitu dia bakal jadian sama si Souta 😛 😛 Hkeke… ayahnya kreatif amat tekniknya. Cuma ya itu, efeknya jangka panjang bin gaswat abis :mrgreen: Penasaran, mau nonton ah kalau sempat 😀

    Reply

    1. Hooooooo hahahaha Bang Keven ngikutin anime-nya nih…. 😀

      Kalo saya sih lebih cenderung Inami ama Takanashi sih… Dan Sato ama Yachiyo. 😆

      Reply

    1. Hehehehe, kita sama ya Bang, nonton “Working!!” juga. 😀 😀

      Iya, anime ini ceritanya ringan, gak usah mikir untuk ngikutinnya. 🙂

      Kalo saya sih seperti biasa Bang, belom nonton semua episode season 2. Saya unduh dulu semua anime yang ada, nonton belakangan. 😛

      Reply

  6. klo pitshu sih udah pasti enggak ada tuh penyakit androphobia, pecinta cowo ganteng gitu low~ wakakaka…
    kyaa… gara2 postingan ini jadi inget beberapa komik udah ketinggalan nich~

    Reply

  7. Oh iya, pernah baca juga komik yang temanya seperti itu. Apa di Jepang banyak yang begitu, ya? Hmm..
    Yang pasti sih, saya sama sekali nggak androphobia, padahal ayah saya dulu juga ketat banget soal pergaulan anak-anak perempuannya dengan kaum adam, hehehe..

    Reply

    1. Hmmmmm “ketat” yang ayah Mbak Del terapkan jelas beda dengan yang diterapkan ayah Inami. 😀
      Apalagi Inami itu anak tunggal, jadi Inami jelas2 tertekan dan percaya saja akan apa yang ayahnya katakan. Ditelan bulat-bulat gitu… 😆

      Reply

  8. wah saya malah baru tahu ada phobia jenis ini, sungguh-sungguh kasian sekali wanita itu, eh atau prianya ya -,-“

    Reply

  9. wah saya baru nonton yang sisen pertama doank, yang kedua nunggu beres dulu baru mulai nonton, gak enak kalo gak marathon ampe abis :p
    kayaknya perasaan inami ke takanashi makin lama makin ke arah yang positif deh

    Reply

    1. Hehehe iya bener, itu sayangn banget Takanashi gak ada perasaan cinta ke Inami. 😳
      Saya mendukung juga kok Takanashi ama Inami. 🙂

      Reply

  10. etdah, kasian ama si (sapa namanya) Ninami? Minami? INAMI! Ya kasian juga pria-pria disekelilingnya….

    anyway, kok bisa sih seminggu gak posting? aku aja 3 hari gak posting, rasanya kayak sebulan kangennya! hidup terasa tak komplet 😀 😀

    Reply

    1. Hihihihihi dulu saya juga berpikir sama seperti Mbak Tyka, kok bisa sih gak posting selama berhari-hari berminggu-minggu? Tapi ya saya pun akhirnya mengalaminya sendiri. 😀

      Reply

  11. belum pernah punya temen yang androphobia. Tapi kalau Android sih kenal 😛
    Kabar blogsphere? baik-baik saja…. mulai besok ada tugas bukan sebelas tapi duabelas 😀

    Reply

  12. Ada kabar apa? Nggak ada kabar apa-apa, sih… hihi..

    Parah banget ya ajaran ayahnya. Harus hati-hati sama anak nih.. Salah-salah ajar bisa menjadi bumerang yang berbalik menyerang diri kita sendiri, seperti kasus ayahnya Inami. Ihhh…amit-amit…

    Reply

  13. woa mantap tonjokannya tuh… alhamdulillah aye nggak ngidap androphobia nih Sop.. aye normal.. hhehehe..

    menarik banget dikaji nih,. apa bener di Indonesia ada pegidap androphobia.. seperti apa ya mereka itu..? hmm…

    dunia per-blogan sepertinya baik2 saja, is it?

    Reply

  14. androphobia itu saya kira orang yang takut ngeliat gadget dgn OS ‘android’ ;p
    btw, PR 11 yang lagi2 marak2nya itu…saya juga belum kerjain euy -___-“

    Reply

  15. waduh ribet tu sop (sop ayam, sop buntut sapi 🙂 ngak kena androphobia aja susah dapet cowok pa lagi kena androphobia (loh kok jadi curhat)
    belom pernah tuh ketemu yang seperti itu , kalau yang gila ama cowok namanya apa sop

    Reply

      1. hmm..androphilia kali? 😀 hehe..kayak pedophilia gitu, tergila2 sama anak kecil
        kayaknya animenya seru, jadi pengen nonton

        Reply

  16. sebenernya lucu juga yah kalo kayak gitu kejadiannya for real, artinya emang ada tokoh benerannya. emang sih, pernaah denger satu fobia yang takut sama lelaki, dan memang fobia biasanya juga timbul karena trauma masa lalu..

    cuman kayaknya lebih asyik kalo yang main orang asli ya, bukan anime. hehehe..
    biar berantemnya lebih terasa 😛

    Reply

  17. untung aja ya itu filmnya anime, gak bayangin kalo filmnya orang beneran dan sering di tonjokin gitu T.T

    aku pernah dengan tentang Androphobia, tapi hanya sebatas tau maksudnya saja. belum pernah tau yang sebenarnya seperti apa.

    Reply

  18. Selain fobia sama laki2 .. Inami ini punya karakter bagaimana?
    #Jadi penasaran#
    Tapi jangan minta saya nonton ya Sop, saya ini gak begitu suka nonton hhehe… jadi diceritain aja sekilas
    Thanks

    Reply

    1. Karakter Inami itu pemalu kalo sama laki2. Sama perempuan sih nggak, biasa aja. Mungkin karena Inami jarang berinteraksi ama cowok kali ya, jadi bawaannya malu kalo papasan ama lelaki. 😳

      Reply

  19. oh Working! toh, bagus gg jalan ceritanya ?
    aku kayaknya sedikit androphobia, aku menganggap semua cowok didunia ini makhluk yang paling membahayakan keamanan dan kenyamanan dunia wanita. Kontradiktif dengan kenyataan temen2ku lebih banyak cowok, soalnya aku gg nganggep mereka cowok sih, cuma makhluk ciptaan Tuhan yang bukan wanita. Karena kalau aku anggap mereka cowok, berasa gelisah dan pengen melarikan diri sambil teriak sekenceng2nya.

    Reply

    1. Jalan ceritanya ringan sih, enak bagi yang gak suka anime serius. 😉

      Oh. Berarti waktu kita kopdar, kamu menganggap aku “bukan wanita”. 😆

      Reply

  20. Hahahahaha,,,,, Lucu amat gambarnya yang ditonjok, buseet dah. Kalo saya phobianya sama ketinggian, haha..

    Reply

      1. RALAT mas bro, ga tau apa namanya… Tapi kalo pesawat berani, yang TAKUT BANGET di tempat Tinggi yg ga ada PAGARNYA, kaya di pinggir jurang, misal…

        Reply

        1. Oooooooh iya, udah saya duga. 😀
          Lagipula, naik pesawat itu asyik, kalee, rugi banget kalo takut naek pesawat. 😆

          Kalo pinggir jurang sih, itu memang wajar kalo takut…. 😯

          Reply

  21. Untung g’ punya penyakit itu. Kalau sampai punya,,, heeemmmm g’ tau lah jadinya kayak apa??? mungkin sampai sekarang masih hidup sendiri. Hwahahahaha….

    Reply

  22. saya tergantung sama laki2 mana. klo dari awal ketemu uda bikin ilfil ya langsung putus kontak. klo dia masih usaha mpe paksa2an TONJOK AJA 😀

    Reply

  23. hehehe oh ini anime toh
    oh ya sop ada istilah androgini
    istilah ini cukup umum kok, yaitu cewek yang kecowok2an atau cowok yang kecewek2an secara fisik
    bukan bukan hermaphrodit
    seperti halnya muka2 boyband korea itu kali ya…
    atau seperti lukisan monalisa yang terkenal itu, androginy juga kan itu

    Reply

    1. Ooooooh he-eh he-eh, saya baru denger istilah androgini. 😯

      Tapi androgini bener2 ga ada kaitan dengan androphobia. Yang satu perihal kelakuan, yang satu perihal ketakutan. 🙂

      Reply

  24. jadi inget adik kelas waktu sma. Kalo di pegang cowok aja langsung jerit2 kayak orang kesurupan. Apalagi tu adik kelas sering sakit2an dan hampir pingsan. dia gak kuat jalan, jadi harus diangkat *kata2 yang lebih tepat apa ya?* kalo yang ngangkatkan kadanga cowok tuh, dia gak mau n teriak2. jadi temen2 cewek yang harus ngangkat. ada2 aja….

    Reply

  25. Ah ternyata aku ada ‘teman’nya…. aku juga baru hiatus lebih dari 2 minggu lamanya… dan memang rindu banget utk kembali ngeblog.
    Selamat datang kembali ya…. dan meramaikan dunia maya ini 🙂

    Reply

  26. bicara soal phobia, saya juga punya sindrome phobia.. yaitu bokephobia (paling takut kalo ga punya duit),, makanya, ketika persediaan menipis, saya segera menghubungi teman2 saya untuk ngasbon.

    begitu sop ceritanya..

    Reply

  27. Sisi positif dari phobia ini menurut anime itu bikin para perempuan jadi ekstra kuat ya, bukan melemahkan seperti phobia-phobia yang lain :mrgreen:

    Reply

    1. Yoi, udah season 2. Ini cuplikan gambar saya ambil gabungan dari season 2 ama 1. 🙂

      Kamu udah lihat banyak anime ya… 😐 Iri deh. Saya masih unduh terus banyak anime ampe sekarang, tapi belom saya tonton. Saya cuma sempatkan nonton “Shinrayku! Ika Musume”, “Hunter X Hunter”, ama “Working’!!”. Udah itu doang yang baru2 ini. 😦

      Reply

  28. baca postingan ini jd inget dlu waktu kul sy punya tmn kosan yang punya penyakit phobia seperti ini. sampai-sampai tmn sekelasnya pernah dia tusuk pake gunting ketika mo nyingkirin kecoa di bajunya.

    Reply

  29. wuidihh…malah baru denger nih,,klo didunia nyata bsa berabe ituu yaa,,yg ngerasa laki2 mending kaborrr…wkwkwkwk

    Reply

  30. wah, ngeri juga kalo ketemu cewek androphobia, tapi apa emang ada ya di dunia ini phobia itu? kalopun ada mungkin gejalanya gak separah di anime itu mungkin, tapi tetep penasaran gejalanya kaya apa.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s