09
Dec
11

Vampir Seharusnya Begini, Bukan Begitu!

Langsung pada inti posting-an ini. :mrgreen:  *penjelasan ada di akhir posting-an*

Vampir harusnya begini!

Menurut saya, vampir yang sebenar-benarnya seharusnya berwujud seperti pada cuplikan gambar berikut ini. *klik gambar untuk melihat dalam ukuran asli*  😀

Ini wujud asli. Jelek? Memang iya, jelek. Tapi keren. :mrgreen:

Wujud manusianya seperti ini (diperankan oleh Colin Farrell).

Begini proses berubah dari vampir ke manusia.

Fisik? Jelas kuat. Mobil bisa diangkat dengan mudah.

Selain darah, vampir yang bernama manusia Jerry ini pemakan apel. 😆

Suka makan apel hijau ya, sama seperti saya.

Vampir tak bisa masuk ke dalam rumah jika tak diijinkan masuk atau jika tak diundang.

Kalau terpapar sinar matahari, terbakar.

Kalau manusia tergigit, bisa jadi vampir juga. 😐

Jelek, ya…

Bukan begitu!

Vampir jangan seperti ini… 😐

Sumber gambar dari sini dan sini.

Hanya berkilau saja… 😆   *sparkle sparkle*

Ide posting-an ini dari…

Saya ucapkan terima kasih pada Bang Bayu, berkat posting-annyalah saya bisa membuat posting-an ini. :mrgreen:

Jadi ceritanya, setelah saya melihat satu posting-an Bang Bayu yang berisi pendapatnya tentang film Breaking Dawn part 1, saya jadi ingat satu film yang baru-baru ini saya unduh dan saya tonton. Judul film itu adalah Fright Night, sebuah film keluaran tahun ini, 2011, dan remake dari film tahun 1985 yang berjudul sama.

Saya nggak akan membahas film Fright Night di sini, karena tujuan utama posting-an ini bukan ulasan film. Begitupun Breaking Dawn part 1, karena saya belum menontonnya. 😀  Saya hanya ingin membahas vampir-nya aja. 🙂

Hanya opini saya saja…

Bagi penggemar Edward Cullen, jangan marah dulu. Ini hanya opini saya. 😆 Beda film tentu boleh beda tipe vampir-nya. Serial novel Twilight Saga berfokus pada cerita romantis, hubungan cinta Bella dan Edward, bukan pada perang atau pertarungan vampir. Jadi sah-sah saja penggambaran vampir di sana nggak terlalu menyeramkan, nggak sangar, dan nggak menakutkan. Justru vampir digambarkan sebagai makhluk yang anggun, cool, dan tampak bergaya elegan. :mrgreen:

Lain lagi di film Fright Night, vampir digambarkan sebagai makhluk yang mengerikan, sebagai makhluk pemburu yang menjadikan manusia sebagai makanannya. Tak ada keanggunan sama sekali, yang ada hanyalah image mengerikan sebagai makhluk berkulit pucat, bertelinga runcing, berkuku tajam, dan bergigi taring semua yang selalu bernoda darah. Tapi tetap, bagi saya, vampir lebih keren begini… :mrgreen:

Tangan manusia macam apa yang pucat, berkerut, dan berkuku tajam seperti ini?

Sebagai bonus…

Di akhir posting-an kali ini, saya beri bonus gambar-gambar lucu (bagi saya) yang menjadikan Edward Cullen sebagai bahan utama candaan. Saya dapatkan banyak di Tumblr, dan sumber saya sertakan di bawah supaya narablog sekalian bisa mengakses situs aslinya.

Sumber: dari sini

Sumber: dari sini

Sumber: dari sini

Sumber: dari sini

*******

Nah, bagaimana narablog sekalian menjelaskan makhluk yang bernama vampir? Seperti apa wujud vampir semestinya menurut narablog sekalian? :mrgreen:

———————————————————————————————————————————————————–

Gambar-gambar di atas adalah hasil snapshot sendiri, dari film hasil unduhan. Poster Breaking Dawn part 1 dan Fright Night dari sini dan sini. Sumber sisa gambar yang lucu bisa dilihat di bawah gambar. Seluruh terbitan ini beserta gambar-gambarnya sangat dilindungi, jadi sertakan alamat tautan dan nama pemilik blog jika ingin menggunakan sebagian ataupun seluruh bagian terbitan ini.
Advertisements

310 Responses to “Vampir Seharusnya Begini, Bukan Begitu!”


  1. 9 December 2011 at 00:44

    sangat menghibur malam2 gini.. 🙂

    • 9 December 2011 at 08:53

      Baguslah, kalo memang bisa menghibur. 🙂

  2. 9 December 2011 at 01:04

    hahaha
    yah namanya juga tokoh fiksi ya, suka2 yang bikin film ya mau bikin vampir nya kayak gimana… 😀

    • 9 December 2011 at 08:50

      Ah gak seru ah kalo vampirnya kayak Cullen. 😆

      • 5 Severa Blackbird
        26 April 2012 at 22:13

        Betul itu! Vampire kan makhluk yang sering dikait2kan dengan kegelapan, jadi seharusnya kebakar di sinar matahari yg melambangkan terang, bukan malah berkilau kayak peri. Edward dan Meyerpire lainnya juga pada gak punya taring, kan? Udah gitu, kulitnya sekeras batu berlian. Duh, berarti si Edward = batu berlian yg dipahat jadi manusia, dihidupin, trus harus minum darah buat hidup, gitu? Yahaaha…. Mana si Edward Gary-Stu lagi. Tugas saya kan, membunuh Mary-Sue/Gary-Stu.

        Boleh sih, vampire anggun (utk menarik perhatian mangsa), tapi tetap harus sadis lah…. kayak Lestat-nya Anne Rice. Secakep2nya masih harus punya taring (kyk Selene dari Underworld). Ah, bodo amet dah! Angel di BtVS jauh lebih cakep dibandingkan Edward Cullen.

        Ini anak SMP loh yang nulis. Oh and, I like the picture with Obi-Wan! I’m a Star Wars fan (not a fangirl, but a female fan).

        • 25 May 2012 at 10:41

          Aih, senangnya saya, ada yang sependapat ama saya… 😳

  3. 9 December 2011 at 01:06

    asooooooooooooooooppppp!!!!! gila ah.. nyesel dhe kesini malam2..

    sereeeemm bener vampirnya.. haduuuhhh, bikin gk nyaman tidur.. 😦

    • 9 December 2011 at 08:50

      Hehe, ‘kan dari judulnya udah jelas kalo isinya tentang vampir. :mrgreen:

  4. 9 December 2011 at 01:39

    Itu Twilight memang dramatisasi murahan dari konsep vampir…dasar cewe mellow sih yg nulisnya…

    • 9 December 2011 at 08:48

      Oh, yeah, saya sepakat. :mrgreen:

      • 9 December 2011 at 10:00

        saya juga sepakat… tapi yah emang tergantung genrenya. kalo kayak twilight, vampire-nya harus dibuat sehalus mungkin. bayangin bang alo vampirnya garang kayak di gambar2 awal. efek romantisnya mana????

        • 10 December 2011 at 13:18

          Hihihihi kali aja waktu perang melawan werewolf si keluarga Cullen berubah serem begono… :mrgreen:

  5. 9 December 2011 at 01:40

    hwahahahaha, yang snape ngurangin poin huffle lucuuuuuu 😆
    saya cuma nonton film pertama dan facepalm sih reaksinya, jadi nggak minat nonton lagi, untuk bukunya juga rekasinya sama jadi ya udah, hehe :p

    • 9 December 2011 at 08:48

      HAhaha saya juga suka banget itu, ketawa saya pas pertama kali nemu itu. 😆

  6. 9 December 2011 at 02:48

    Nanti kalau sudah ketemu spesimen aslinya baru bisa ngomong :).

    • 9 December 2011 at 08:45

      …oke, semoga berhasil ya Mas Cahya. :mrgreen:

  7. 9 December 2011 at 03:35

    wakakakakak, ini mau mengulas vampir atau mencela Edward Cullen sih?! tapi emang sih dia gak keren jadi vampir. hehehe

    • 9 December 2011 at 08:45

      …oh, ini secara gak langsung mencela Edward ya. 😆

  8. 9 December 2011 at 04:58

    hahaha, nggak tertarik aku sama serial Twilight 😛 Dan memang sih aku banyak baca kritik pedas mengenai konsep vampir dan cerita dari Twilight 😛

    • 9 December 2011 at 08:44

      Hohoho sama Bang, saya juga gak tertarik. 😛

  9. 9 December 2011 at 05:46

    Untung bacanya pagi….kalau malem2 pasti ga mau 😀
    saya suka vampir kesana kemari nyari apel tapi bukan hijau….whahahahaha 😀

    • 9 December 2011 at 08:43

      Apel hijau itu nikmat… 😳

  10. 9 December 2011 at 05:54

    hahhaha,,, saya penyuka cerita vampire,,
    klo menurutku vampire itu harusnya seperti kelompok Volturi,, tetap mempunyai rupa yang bagus, elegan, dingin, tetapi mempunyai kekuatan yang luar biasa, di balik sisi cool atau anggun-nya mereka tersimpan sisi yang mengerikan, kecepatan, kekuatan khusus.
    dan tentunya Vampire harus tahan dong sama cahaya matahari.. ahahahahaahha

    • 9 December 2011 at 08:43

      Hoho, udah bisa saya tebak bahwa Mas Fad adalah penggemar vampir. Itu URL blog-nya udah jelas sekali. :mrgreen:

      Walah, kalo vampir bisa tahan kena matahari, populasi manusia bisa habis! 😯

    • 25 Sysy
      14 December 2015 at 13:11

      Coba nonton Interview with the vampire dan baca buku lainnya dr vampire chronicles karangan anne rice 😊

  11. 9 December 2011 at 06:11

    ahahaha…
    Iso ae sampeyan mas..

    • 9 December 2011 at 08:42

      Yo iyo lah, aku ngene lho rek. 😆

  12. 9 December 2011 at 06:19

    Pagi-pagi super ngakak. Kalau kata teman saya, si cullen ini vampir bling bling, cocoknya main sama ghetto. Kan ghetto suka bling-bling juga :mrgreen:

    • 9 December 2011 at 08:40

      Jadi rapper pantes ya… 😆

  13. 9 December 2011 at 06:24

    wakakakaka….. Professor Snape!!
    eh waktu SMP, di salah satu TV swasta kita ada yg muter serial vampir loh. dia tinggal di New York gt, tapi kalo makan, dia nyolong persediaan darah dari bank darah disemacam PMI gitu. trus aku juga suka sekali sama Bram Stoker’s Dracula, hehehe. Keanu Reeves, Gary Oldman, Winona Ryder, ah…. keren abes lah itu film.

    • 9 December 2011 at 08:40

      Nah, saya pun ngakak waktu nemu itu gambar Snape pertama kali. 😆

      Wah wah, saya belom nonton itu Bram Stoker’s Dracula! 😀

  14. 9 December 2011 at 07:30

    aku ngakak baca gambar2 yg di bagian akhir.hahaha..
    begitu baca postingan di bagian awal, sudah ketebak mas kalo alurnya bakal bandingin sama si Edward Cullen.
    tapi ya setuju juga sama pendapatnya mas Asop, bergantung dari alur filmnya kayak gimana.
    dan, sepertinya sayang aja kalo yg jadi vampir itu Robert Pattinson tapi pas berubah jadi vampirnya, gantengnya Robert Pattinson gak kelihatan *jadi serem maksudnya*. hahaha

    • 9 December 2011 at 08:39

      Hihihi soalnya vampir mana lagi yang sekarang lagi ngetren, ya ‘kan? :mrgreen:

      Nah, ‘kan, masih banyak pro dan kontra dari wujud vampir Edward. 😆

  15. 9 December 2011 at 07:40

    Om Colin Farrel keren :blink2:
    tapi emang setuju sih, harusnya vampir itu nyeremin.. walaupun wujud manusianya cakep (banyak cerita yang mengisahkan vampir itu sosok yang cakep bin keren), tapi wujud vampirnya harusnya sih nyeremin…

    • 9 December 2011 at 08:37

      Hehe, Colin Farrell juga salah satu aktor favorit saya lho. :mrgreen:

      Wujud manusia boleh ganteng dan cool, tapi wujud vampir asli tetap harus menyeramkan. 😉

  16. 9 December 2011 at 07:50

    hahahahaha… btw, kalo vampir anggun itu wajar loh.. mereka kan asalnya memang dari keluarga bangsawan… tapi kalo keliatan klemer klemer kaya edward sih kok males banget yaaak.. wakakakakka

    • 9 December 2011 at 08:36

      Hmmmmm anggun jika dalam wujud manusia, iya itu saya bisa mengerti dan setuju. Tapi wujud asli tetap harus seram dong… 😀

  17. 9 December 2011 at 09:01

    setujuuu…. masa vampire blink2 hahaha
    tapi g suka Dr.Carlisle sih~ wajah na kek count vampire jaman dulu ^^

    • 10 December 2011 at 13:15

      Oh, Carlisle ya, dia kulitnya pucet banget…. 😳

  18. 9 December 2011 at 09:16

    whaha…kalau vampirnya culen mah pasti pada adem lah om..salam

    • 10 December 2011 at 13:15

      Adem apanya? 😆

  19. 9 December 2011 at 09:22

    Kyaaa….gue gak suka vampir yang serem begitu *walopun ga suka model robert pattinson juga sih, hihihihi*.

    gue lebih suka sosok vampir di film Dracula 2000. Ih hensem abis yang maen, hahahahahahahah.

    • 10 December 2011 at 13:15

      Nah, itu film kayak apa ya? Keren kah? 😀

  20. 9 December 2011 at 09:35

    Aih… cakep ceritanya!
    Selama ini yang terbayang di pikiran saya, vampir itu ya seperti vampir yang ada di cina lengkap dengan pakaian khasnya…
    *Kebanyakan nonton boboho kali ya? hihi…. 😀

    • 10 December 2011 at 13:16

      IYa sih, jaman dulu saya kecil juga nonton pilem horornya yang siang2 itu, di RCTI kalo ga salah, filmnya dari mandarin melulu. 😆

  21. 9 December 2011 at 09:56

    vampir…..setan yang menjadi legenda….:-)
    kenapa ya incarannya selalu leher…..sorry klo nanyanya mengandung unsur SARA….

    • 10 December 2011 at 13:17

      Hah? SARA kenapa? mana SARA-nya? 😛

  22. 9 December 2011 at 10:01

    tergantung genrenya juga sih

  23. 9 December 2011 at 10:11

    Ah… membaca postingan ini saya vampir saja tertawa meledak…

    • 10 December 2011 at 13:17

      Gyahahahah emangnya “hampir”… 😆

  24. 51 sunrise86
    9 December 2011 at 10:44

    wets… kok malah vampir sop. horor ah…

    • 10 December 2011 at 13:17

      ENak toh. 😆

  25. 53 kira
    9 December 2011 at 10:50

    saya lebih suka vampir dari cina. lucu lucu. hahahahaha

    • 10 December 2011 at 13:23

      Jalannya loncat-loncat. 😆

  26. 9 December 2011 at 10:54

    hehe.. Setau saya vampir itu yah kayak yang di film cina itu lompat- lompat, terus biar bisa berenti dikasih kartu atau apa itu warna kuning. Ya gag sih?

    Vampir ganteng gitu si mana ada yang takut. hehe

  27. 9 December 2011 at 11:41

    wakakaka… 😆 setuju banget gan. apalagi yang Breaking Down part 1 yang ditonjolkan malah itunya….. 😳

    • 10 December 2011 at 13:24

      Itunya apa ya? Saya belom nonton nih… 🙂

      • 11 December 2011 at 14:34

        itunyaa…. nonton dulu dah!

      • 12 December 2011 at 17:11

        Oh, oke, ada adegan itunya ya? 😛

  28. 9 December 2011 at 12:27

    bagi saya setiap orang punya bayangan sendiri tentang makhluk2 fantasi ini, saya sendiri juga, saya selalu membayangkan kalau vampir ya berubah jadi kelelawar seperti di bram stoker 😀

    • 10 December 2011 at 13:23

      Oalaaah, kayak di game Castlevania. 😆

  29. 9 December 2011 at 12:55

    wah ada vampir banci 😛

    • 10 December 2011 at 13:10

      Jiah jahat amat disebut banci. 😆

  30. 9 December 2011 at 13:14

    Menurut saya pribadi sih, vampir tu makhluk yang butuh perhatian. Kenapa dia gak doyan sayuran? karena emaknya dari dulu ngajarin minum darah. Kenapa dia gak suka salim kalo ketemu orang? ya, karena dia diajarin gigit sama bapaknya. kasian kan, sop? 😦

    • 10 December 2011 at 13:11

      Hahahahaha pemikiran yang bisa diterima. :mrgreen:

  31. 9 December 2011 at 13:31

    Aku lebih senang kalau Vampir itu cewek dan sexy, rasanya pengen digigit terus 😛

    • 10 December 2011 at 13:11

      Oalaaaah itu sih pengennya Mas aja… 😆

  32. 9 December 2011 at 13:33

    ahahahhahahahahahhahahaha lucu banget postinganny 🙂

  33. 9 December 2011 at 13:54

    Iya bener, gak masalah vampir suka apel, asal kalo kena sinar matahari dia terbakar, bukannya hanya berkilau saja. Tapi mendingan itu Mas, daripada vampir yang di negara negara berkembang. Biasanya kalao di negri ini kan vampirnya seneng pake baju compang camping. Coba kalo di negara maju, mereka pake jas, jauh lebih keren hehe..

    • 10 December 2011 at 13:13

      Hahahaha, saya juga penasaran vampir di Indonesia wujud manusianya seperti apa. Berkawan gak ya ama Susanna dan Kuntilanak? 😆

      • 11 December 2011 at 10:53

        Kalau kuntilanak beda lagi Mas. Kuntilanak di sini berwajah pucat pertanda kurang gizi. Kalau hantu perempuannya negara maju cantik2, tandanya makmur 🙂

        • 11 December 2011 at 11:26

          ….kok saya jadi inget adegan Susanna yang minta sate 200 tusuk dan soto langsung dari pancinya ya? 😆

  34. 9 December 2011 at 14:00

    setujuuuuu…. tuh cerita vampir2an tapi sampe bukunya tamat ga ada pertempuran dan yg mati di antara tokoh2nya… *cuma baca cepat breaking down terkakhir XP
    beda amat ma HP yang minimal ada pertempuran dan ada yg mati *lho ini ngarepin cerita gimana sih? =P

    • 10 December 2011 at 13:12

      Akhirnya happy ending ya… 😛

  35. 9 December 2011 at 14:02

    Setau Nay makhluk vampire itu emang nyeremin,, dan Nay pun heran kenape pade suka banget ma si edward, untunglah.. Nay kaga ngikutin pilem twilight kurang ngeHOROR menurut diriku pribadi..:) hehehe

    • 10 December 2011 at 13:14

      Yoi cuy, Twilight sih ga serem sama sekali. 🙂

  36. 9 December 2011 at 14:13

    Bebas-bebas aja sih mau menggambarkan vampir kayak gimana. Tapi lucu juga ya ngebayangin ada vampir yang berpenampilan banci hihihi #apasih

    • 10 December 2011 at 09:19

      Hush, mana yang banci? Cullen? 😀

  37. 9 December 2011 at 14:42

    iiiiihh, serem banget vampire yg itu..
    iya juga sih kalo vampire’a serem ky gitu mana ada remaja cwe yg mw nntn Twilight..
    oiya Korea juga bikin drama ttg vampire juga, lho,hahha.. Judul’a Vampire Prosecutor #promo ,hihii

    • 10 December 2011 at 09:13

      Hahaha iya kamu udah beberapa kali ngebahas tentang Vampire Prosecutor di blog kamu… 😆

  38. 9 December 2011 at 15:10

    setuju Sop, vampir yang di foto2 diatas lebih keren ,
    kayaknya memang cocoknya kalau vampire ya kayak gituh … 🙂

    kalau yg di twilight saga ,
    vampire nya gak ada serem2nya acan euy ….
    salam

    • 10 December 2011 at 09:12

      Itulah yang banyak dikritik oleh penggemar vampir. 😆

  39. 9 December 2011 at 15:30

    Untung pas mampir sore2…

    • 10 December 2011 at 09:12

      Jangan malam-malam ya. :mrgreen:

  40. 9 December 2011 at 15:32

    masih sereman sama pocong, genderwo, dsb versi suzanna, ya.. *gak nyambung.. 😀

    • 10 December 2011 at 09:10

      Nah, saya pun menganggap begitu, lebih seram hantu2 indonesia. 😆

  41. 9 December 2011 at 15:36

    Udah waktunya pulang kantor nich Sob…. vampir dulu ahh ke yr blog.
    Wis yo… vampir ditinggal bus pabrik iki. Kapan-kapan ntar tak vampir lg ya

    • 10 December 2011 at 09:10

      Hyahahahahahaha lucu deh Mbak Wiwik ini… 😆 😆

  42. 9 December 2011 at 15:48

    lama banget ga berkunjung.. 😀
    apa kabar mas asop?

    kalau saya nggak berani nonton vampir yg terlalu serem,paling banter saya nonton Let Me In
    recomended!

    • 10 December 2011 at 09:07

      Hohohoho, kamu akhirnya update juga. 😛

      Saya baik2 aja, seperti biasa. 😉

  43. 9 December 2011 at 16:23

    saya memang tidak suka film yang berbau vampire. Tapi, saya setuju kalau sosok vampire yang sebenarnya yang gambar paling atas, bukan vampire 2011 (twilight)

    • 10 December 2011 at 09:06

      Gak suka Van Helsing dan Underworld, dong… 😛

  44. 9 December 2011 at 16:46

    Aku mampiiiiiirrrrr!!!! sediain teh manis doonk :p *gak fokus*

    • 10 December 2011 at 09:06

      Silakaaaaan! 😀

      Euh, saya suguhin kopi aja ya. 😛

  45. 9 December 2011 at 18:31

    sayapun tidak terlalu suka trilogi itu, filmnya membosankan menurut saya

    • 10 December 2011 at 09:05

      Saya baru nonton pilem yang pertama ama yang kedua aja. 😀

  46. 9 December 2011 at 19:10

    Wuih serem amir, kalo gue jadi vampir muka gue pasti tambah jelek,. 😀

    • 10 December 2011 at 09:03

      Huhuhu udah jangan dibayangin. :mrgreen:

  47. 9 December 2011 at 21:21

    Wkwkwk tapi paling keren vampir itu ya edward itu 😛
    Ganteeeng~ lalala…

    • 10 December 2011 at 13:12

      Lho, Colin Farrell juga cakep ‘kan? 😀

      • 12 December 2011 at 11:00

        Cakepan Collin Farrell kaleeeeee.. 😀

        • 12 December 2011 at 16:58

          Oh, fans Colin Farrell juga ternyata.

  48. 9 December 2011 at 21:49

    kurang suka vampir, menurut saya seeh cuma fiksi 😀

    • 10 December 2011 at 13:10

      Iya lah, Mas, cuma fiksi. :mrgreen:

  49. 9 December 2011 at 21:50

    wkwkwk sumve,gak banget liat foto vampir yg di awal ,malem2 gini.. zzzttt
    tapi ngakak jugak baca berikutnya,, iya yah si edward kekuatannyah cuman sparkle tring tring.. gak ada tujuan hidup. sayah kbetulan pernah nongton yang part 1 dan krik krik,, ngantuk bok, actionnya biasa banget.palingan asik ngeliat yang ganteng2 ajah,bukan edward, tapi bapaknya edward siapa tuh lupak namanya ahaha #jiahhhh. tapi yang lebih elegan lagi,itu tuh si vampir cina. rambutnya dikepang n klimis bok wkwkwkwk

    • 10 December 2011 at 09:20

      Yah, walau bagaimanapun bagi yang sudah mbaca novelnya pasti penasaran seperti apa penampakan dalam filmnya. 🙂
      Saya sendiri gak mbaca novelnya, dan film-nya pun belum nonton yang terakhir ini. 😉

  50. 9 December 2011 at 22:25

    vampir yang kayak di twilight, itu sih fairytale ya.. bukan horor 😀

    • 9 December 2011 at 22:32

      vampir yang digambarkan di serial twilight itu, sudah terlalu jauh dari makna vampir yang sebenarnya. Kalau sudah seperti itu, lebih pantas kalau twilight disebut fairytale ketimbang genre angs-horror T__T trus, horor apanya, ya. 70% dari serial itu bergenre romance 😀 ah, tapi tetap saja, ya. saya suka mengkritik film yang ‘sok horor’ tapi gak pernah suka nonton tema horor 😛

      • 10 December 2011 at 09:13

        Oh, iya, memang serial film Twilight itu genre-nya bukan horor, ‘kan? 😯

  51. 9 December 2011 at 22:55

    Vampire itu bener berkulit pucat, keluar taring, dll. Tapi g harus serem. Kan dia hanya mayat hidup. Nah, mayat hidup kan blm tentu serem pas dia mati 😀

    • 10 December 2011 at 09:12

      Nah, pemikiran yang bisa diterima. 😉

  52. 9 December 2011 at 23:27

    link unduhnya mana? biar saya bisa unduh juga 😀
    eh, satu pertanyaan, gimana cara mendapatkan gambar seperti itu? di prt scr sysrq?

    • 10 December 2011 at 09:12

      Eh aduh Mas, maap, unduhnya via torrent, cari di The Pirate Bay. 😀

      Nah, Mas Ari pake media player apa? Kalo saya pake VLC Media Player, dan sudah ada caranya itu untuk ngambil cuplikan gambar. Masing2 media player berbeda tombol perintahnya. 🙂

      • 11 December 2011 at 08:01

        VLC media player yah..segera ngacir nyari..
        biasanya saya kalo ngambil gambar cuman di print screen saja, wal hasil jelek deh..hehe

        • 12 December 2011 at 16:55

          Hmmmmm seharusnya media player lain juga punya cara untuk snapshot lho.

      • 12 December 2011 at 17:42

        wah…VLC dah ku instal, yang mana toolnya yal? 😆
        media lain saya juga gak tau 😀

        • 12 December 2011 at 22:01

          Oh, kalo saya di Mac saya tekan Command+Option+S. 🙂
          Mungkin kalau di Window$ tombolnya adalah Ctrl+Alt+S. Coba cari tahu di bagian “video” di atas. 🙂

  53. 118 citromduro
    10 December 2011 at 00:05

    vampir mang seharusnya serem
    tpi kalau pas ketemu vampir pasti takut dech akunya

    • 10 December 2011 at 09:10

      Gak akan lah ya ketemu beneran. 😉

  54. 10 December 2011 at 01:02

    saya dan annesya menyebut dia si edward cullun
    sudahlah jangan mbahas2 edward cullun
    malas
    dia vampir tapi lemper, cemen
    taunya cuma cinta2an doaaaangggggggggggg arrrhhh *pegel pengin mbejek*
    asop aku share ini yaa

    • 10 December 2011 at 01:16

      aku paling suka gambarnya prof.snape (haha suka banget snape), sama voldemort hakhakhak… sampe ngelu si dark prince ngadepin si culun… terus gambar narutonya itu juga
      kebeneran barusan nonton naruto

      • 10 December 2011 at 06:27

        eeh ternyata naak gue ada di sini juga, hakhakhak…

        • 10 December 2011 at 09:05

          Bu, batuk berdahak? 😆

      • 10 December 2011 at 09:07

        Mau di-share? Silakan, silakan. 😀

      • 10 December 2011 at 09:09

        Itu lucu bangeeeet tahu, yang prof. Snape. 😀
        Saya dapetnya kebetulan banget search gambar di google dengan kata kunci “Edward Cullen SParkle”, eh dapet. 😆

  55. 10 December 2011 at 02:07

    kalau pocong harusnya gimana kak? apa kainnya harus batik, biar jadi pembeda pocong indonesia dengan pocong arab? “D

    • 10 December 2011 at 09:07

      Lho, kok nyambungnya ke pocong? 😆

      Tapi itu ide boleh juga, kain kaffan diganti kain batik. 😛

  56. 10 December 2011 at 06:23

    ahiak, gue kaga suka pilem twilight dan vampire-nya menurut saya letoy bangeeeeet. jadi saya mah ketawa-ktawa aja lihat edward cullun di-humilliate… hahahaha :DD

    • 10 December 2011 at 09:06

      Letoy ya? Kasihan ya, Edward…. 😦

      • 12 December 2011 at 13:08

        kasian ya… iya, kasih receh sanah gih! 😀

        eh maak saya punya postingan yang terinspirasi dari sini. maak gue yg punya listeninda

        • 12 December 2011 at 16:54

          Yoi, saya udah baca di blog Ninda.

          Errrr apa hubungan letoy dengan receh? 😆

  57. 10 December 2011 at 06:55

    mana ini fans edward cullen? mana suaranyahhhhhh!!

    belum pernah sekalipun nonton filmnya twilight

    • 133 wahyu asyari m
      10 December 2011 at 07:31

      masak slams belum pernah nonton? setauku kamu fans beratnya hihi

      • 10 December 2011 at 09:05

        Lah ini siapa yang bohong… :mrgreen:

  58. 10 December 2011 at 07:32

    sayang sekali, aku tidak menyukai film-film seperti itu…
    tapi, setiap orang bebas menentukan pilihannya 😎

  59. 10 December 2011 at 07:49

    gyahahahaha aku juga jijik ngeliat Cullen. kesan dari awal tuh uda kyk homo, bukannya cool gtu. mana pas kena matahari jadi kyk berlian. klo di Indonesia uda dikulitin tu buat loak 😆
    klo vampir kyk di film Fright Night sama Van Helsing tu bru yg namanya vampir!

    • 10 December 2011 at 09:02

      Wahaha, jahat amat dibilang homo. 😆

  60. 10 December 2011 at 08:55

    ya terkadang manusia memang memerlukan imajinasi untuk memenuhi waktu-waktu senggangnya kali ya… hehe…
    terakhir nonton film yang horor malemnya mimpi buruk dan sudah…. diteruskan dengan nonton liga ingris saja…. Yo’ll never walk alone…. hehe

    • 10 December 2011 at 09:02

      Ooooh, apakah Mas Hakim sama kayak saya, yang ga suka horor? 😀
      Saya akui, saya bernyali kecil, kalo nonton pilem horor bisa kebayang terus seramnya. 😎

  61. 10 December 2011 at 09:01

    Hahahaha,,, unyu2 ya Vampire-nya..?? Lebih serem dari Indonesia (Dulu) jaman Suzana, kalo skg horornya Vulgar semua, xixixi… 😛

  62. 10 December 2011 at 09:36

    Hahaha vote gambar vampir yang dibelakangnya ada kobar api, Sop. Lebih vampiriawi.

  63. 10 December 2011 at 10:10

    Salah, Bung. Vampire mah mustinya kek gini nih:

    😀

    • 10 December 2011 at 10:14

      Lah? Kok kagak muncul gambarnya?

  64. 144 Ahmad Alkadri
    10 December 2011 at 11:22

    Vampir yang keren? Yang ada di film BLADE, tentunya! XD XD XD

  65. 10 December 2011 at 12:31

    ngoahahahahahaha… untungnya saya bukan penggemar si cullen
    pernah nonton filemnya, tapi jadi ngantuk dengerin vampir itu cuman ngomong “wud yu meri mi bella?”
    ituuuu mulu sampe mau abis filemnya 😆

  66. 10 December 2011 at 12:51

    ih, mau sya ketemu vampir klo vampirnya colin farrel. dah bosan ma cullen.
    upss.. penggemar cullens bisa2 ngamuk ini. hihihi…
    #kabuuurrr…

    eh, link donlotnya dung mas asop. 🙂

  67. 147 Agung Rangga
    10 December 2011 at 17:07

    eaa, sparkle-sparkle~*~*~* 😆

  68. 10 December 2011 at 17:27

    waktu itu baca buku 100 Tiran Penguasa Dunia (sejarah). Ada satu cerita tentang perempuan yg notabene seorang bangsawan, dia suka minum darah manusia. Katanya, bikin awet muda terus bisa bikin kulitnya jadi mulus bagus atau apalah itu. Katanya dari situ asalmula vampir. kalau vampir dalam benak saya sih wujudnya seperti manusia biasa tapi punya taring buat minum darah, yah mirip mirip cullen gitu dah 😀

    • 12 December 2011 at 17:15

      *glek* Kayak apaaaa ya rasa darah… 😦 Apa enak? Duuuh aneh2 aja… 😦

      Lho, kok yang saya baca di beberapa sumber beda ya? Vampir itu asalnya dari sebuah cerita rakyat di eropa, makhluk yang menghisap darah mankhluk hidup atau jenazah. 🙂

      • 16 December 2011 at 09:24

        cerita ini juga dari eropa, nama perempuan itu Elizabeth Bathory. banyak kak sejarahnya di google. saya merinding untuk mengulang menceritakannya 😦 tapi sejarah ini masih ada hubungannya kok sama asal muasal vampir

        • 18 December 2011 at 11:24

          Tapi bukan kenyataan kok, hanya sebuah folklore. 🙂

  69. 10 December 2011 at 18:05

    aduh bang asop serem banget lagi. saya baru mulai posting lagi.keknya saya dah nonton. hebat ya bisa lari secepat srigala

  70. 10 December 2011 at 19:49

    makinseram makin baik, hehe…P

    • 12 December 2011 at 17:07

      Pintar.

  71. 10 December 2011 at 20:23

    Vampirnya guanteng guaanteeng ya 😛

    • 10 December 2011 at 21:01

      iya yah…. *gemeteran*

    • 12 December 2011 at 17:05

      Eaaaaaa kalian berdua ini….

  72. 10 December 2011 at 21:00

    buset dah, dah lama gak berkunjung kesini, kaget! serem amat… tak kirain itu gravatar nya asop yang baru

    kayak jailangkung ajah, gak dateng kalo gak di undang 😀

    • 12 December 2011 at 17:04

      Sial, huahahaha

  73. 10 December 2011 at 21:43

    tetep suka sama cullen ah hehehe, maklum cewe maunya yg manis2

    • 12 December 2011 at 17:02

      Oh, biasa, wanita.

  74. 10 December 2011 at 22:04

    setuju bangedh sama judul postingannya! 😀

    yang pasti pampir itu jangan bentuk kotak terus warna kuning, wew! kyak ngomongin spongebob =,=
    *lagian saya blum pernah liat wujud asli pampir, tapiii VAMPIR HARUSNYA BEGINI! YEY!!! /

    • 12 December 2011 at 17:01

      Sama atuh, saya juga belom pernah lihat vampir.

      …. dan jangan pernah, soalnya vampir kan hanya cerita rakyat. Fiksi!

  75. 164 hidausagi
    10 December 2011 at 22:08

    TETEP KAKANG MAS EDWARD CULLEN!!!!!!!!!!!!!!!! haha.. lumayan kalo dia bersinar, bisa jadi lampu disko. yaahh.. dari genre dan alur critanya aja cewek bangets dan tentunya target fansnya juga cewek cewek (termasuk saya, saya twihard lho(sebutan buat penggemar Twilight saga) dari tahun 2008)) . sekarng nih, dari sudut pandang cewek, kalo vampirnya kayak monster mah mana ada cewek yang mau?
    kalo seganteng mas Edward Cullen mah mau dia vampir apa mutan tetep aja bikin cwek2 melting gara gara senyumnya.. heheh

    • 12 December 2011 at 17:00

      ….bisa dimaklumi, si penulis cerita, Mbak Meyer, adalah wanita. 😐

  76. 166 riez
    10 December 2011 at 23:34

    lebih serem jengglot dari pada cullen

    • 12 December 2011 at 16:58

      Jengglot apa jenglot?

  77. 11 December 2011 at 02:12

    Jiahahha, Itu Vampir modern loh Mas 🙂

  78. 11 December 2011 at 02:18

    hahaa… topiknya tentang vampir yak?

    hmm…barusan temen gue yang chinese nanya kok foto vampir cina ga dimasukin juga ya?
    ckckk 😀

    • 12 December 2011 at 16:58

      Saya bahas di sini folklore vampir eropa, bukan dari tiongkok. 😆

  79. 11 December 2011 at 07:35

    Kalo vampire-nya Edward emang imajinasi sang penulis novel. Kalo ga salah, di novel si Bella awalnya mikir yang serem2 tentang vampire. Tapi ternyata persepsi Bella salah total.

    Yah, namanya juga tokoh fiksi. Bisa muncul berbagai macam versi, termasuk vampire versi China yang lompat2, yang bikin temen saya nyeletuk, “Kalo Edward vampire, kok jalannya ga lompat2?”

    • 12 December 2011 at 16:56

      Eaaaaaaa film vampir mandarin jaman dulu ternyata memberi persepsi berbeda kepada orang2.

  80. 11 December 2011 at 09:23

    ya sesekali pocong atau hantu di Indonesia juga digitukan
    biar image hantu di Indonesia tidak selalu menakutkan dan menjijikkan
    misalkan pocong pake pita ping, trus sundel bolongnya pake baju bersih dan dirias cantik
    kayaknya bakal enak nonton film horror yang kayak gitu 😀

    • 12 December 2011 at 16:53

      Seperti… Susanna?

  81. 11 December 2011 at 12:05

    Ah, aku gak suka vampir… apapun bentuknya. Meski vampir paling manis sekalipun… aku tetap gak suka. Jadi, sorry utk para vampir… aku bukan penggemar kalian hehehe

    • 12 December 2011 at 16:52

      Tak apa, semua punya selera masing2.

  82. 11 December 2011 at 13:27

    kira-kira vampir sama pocong kalo berantem menang mana yah?
    atau mungkin di Indonesia ada pocong peranakan indo, jadinya pocong vampir bisa gak yah?..
    hehehehe (khayalan tingkat tinggi..)

    • 12 December 2011 at 17:09

      Eaaaaaaaaa ini bener2 khayalan konyol.

  83. 11 December 2011 at 13:44

    KereN Abiz, AKu suka banget sama gambar yg serem2 kalau bisa gambar GothiC yg serem2 Mas, ( request )

    • 12 December 2011 at 17:10

      Huaduh, saya gak nerima request di sini…

  84. 11 December 2011 at 15:22

    hi sereeem

    • 12 December 2011 at 17:11

      Seperti biasa, Mbak Fanny, berkunjung ke semua narablog yang telah meninggalkan komentar di blognya, dan komentar Mbak Fanny SELALU singkat.

  85. 183 jarwadi
    11 December 2011 at 16:25

    hiiiiy, serem, dapat foto foto vampir gituan sih, kemarin nyarinya gimana mas? apa ngga ngeri sendiri 😀

    • 12 December 2011 at 17:05

      Hihihihi dapet dari pilem dong, Mas Jar.

      Nggak ah, gak serem kok. Malah bagus, saya suka. 😉

  86. 11 December 2011 at 17:13

    Sparkle? Hahahaha.. aku ketawa pas bacanya =))

    • 12 December 2011 at 17:05

      Awas rahang gak bisa nutup. 😆

  87. 11 December 2011 at 17:17

    penggambaran vampire emang macem-macem, tetep cullun idolanya.

    • 12 December 2011 at 17:02

      Hah? Cullun? Hahahaha

  88. 11 December 2011 at 17:28

    Saya nggak pernah mbayangin kaya gimana wujud vampire ^^

    • 12 December 2011 at 17:02

      Mari berimajinasi sedikit.

  89. 11 December 2011 at 17:47

    pastinya vampir ga bisa hamilin manusia :p

    aku lagi suka sama walking dead, kalau sempat nanti aku review, atau asop saja yg review

    • 12 December 2011 at 16:59

      Gyahahahahaha you got the point.

      Hmmmm Mas Rio aja deh yang review, saya gak sempat nge-review. 🙂

      Saya juga ngikutin The Walking Dead. Itu bagus banget. Saya nunggu Season ketiganya. 😉

  90. 11 December 2011 at 19:04

    itu baru vampir mas…. 😀

    kalo kayak twilight itu ya bener kata mas, lebih ke arah romantisnya. 😀

    • 12 December 2011 at 16:58

      Duh, romantisme sesat.

  91. 11 December 2011 at 19:34

    LOL “I’m sparkle??”
    saya sih nggak suka sama edward, mending si angel ya itu, yg pacarnya buffy? hahah
    tapi kalo pendapat soal vampir…, hmmmmm namanya vampir, harusnya sih ya nyeremin ya~~~xD

    • 12 December 2011 at 16:56

      Bukan “I’m Sparkle” tapi “I sparkle”. 🙂

      Nah, serial “Buffy the vampire slayer” itu saya gak ngikutin. 😉

      Oh tentu, vampir itu harus nyeremin!

  92. 11 December 2011 at 20:46

    emang deh si cullen kocak! Pernah baca ” sparkle = glitter. Anything that glitters in the sun has to be girl or gay ” lol.

    • 12 December 2011 at 16:51

      Huahahahahah gay! gaaay!

  93. 11 December 2011 at 20:53

    aduuuh disini mau kasih comment aja scrollnya panjang bener hehe..

    kalo menurut aku ya bener kata kaka krna emang ceritanya cuma fokus antara bella edward dan romantisme lainnya vampire ga digambarkan seserem yg diatas itu. tapi kalo ada film vampire kaya gitu aku ga mau nonton ah. jelek dan serem iiiih..

    • 12 December 2011 at 16:50

      Maap ya, habis letak kolom komentar gak bisa dimodifikasi sendiri… 😛

      Saya lebih suka yang jelek-jelek. *lho*

  94. 11 December 2011 at 21:04

    vamnpire? sucks

    i prefer zombie

    • 12 December 2011 at 16:49

      Ouw yeah, I like zombie, too.

  95. 11 December 2011 at 22:05

    Di serial the vampire diary klo gak salah juga vampire itu gak bs masuk ke rumah orang klo gak diundang terlebih dahulu..

    Tapi entah kenapa sop.. aku sering mikirnya vampire itu yg seperti film china jaman dahulu kala yg suka loncat loncat dan kita bs kabur klo gak bernafas.. hahahaha.. daann drakula seperti apa dong?

    • 12 December 2011 at 16:49

      Nah, saya jadi rindu film horor vampir mandarin jaman dulu. :mrgreen:

      Ada lagi nih yang belum tahu bedanya vampir dan drakula. 😀
      Dua itu sama aja, Mbak. Vampir duluan yang mencuat sebagai cerita rakyat (folklore), bercerita tentang makhluk yang menghisap darah makhluk hidup atau jenazah.
      Nah, di tahun 1800-an, muncul novel “Count Dracula” karangan Bram Stoker yang membuat tokoh Drakula berdasarkan folklore vampir tadi. Begitu. 🙂
      Semuanya mitos dan fiksi sih.

  96. 11 December 2011 at 22:16

    gue sangat amat setuju dengan postingan ini !! haha toilet saga itu telah merusak pamor vampir !

    • 12 December 2011 at 16:46

      Duh, yang harus disalahkan ini si Stephanie Meyer atau sutradara pilemnya?

  97. 11 December 2011 at 22:40

    lihat gambar-gambarnya aja aku takuuuuut!!!

    • 12 December 2011 at 16:45

      Huahahaha…

  98. 12 December 2011 at 06:01

    boleh jujur kan? bukannya vampir dan dracula beda ya? hehe, kalau di breaking down itu dracula, ada sejarahnya, dan biasanya emang elegan. beda dengan vampir,

    • 12 December 2011 at 07:41

      Boleh saja jujur, mengapa tidak. 😀

      Sayangnya, dracula dan vampir itu sama. Dracula dan vampir itu tak ada bedanya, yang satu folklore, yang satu cerita fiksi yang berdasarkan pada vampir.

      Vampir duluan yang mencuat ke permukaan. Vampir ialah sebuah cerita rakyat (folklore) —atau ada yg bilang mitologi— mengenai makhluk yang menyedot darah entah itu darah makhluk hidup atau darah jenazah.

      Nah, istilah “Dracula” baru muncul saat tahun 1897 di dalam novel horor fiksi karangan Bram Stoker. 😀 Pak Stoker membuat karakter Count Dracula berdasarkan cerita rakyat vampir tadi. Begitulah ceritanya. 😉

  99. 12 December 2011 at 08:31

    kalo vampirnya cantik gitu mau dong digigit. :mrgreen:

    • 12 December 2011 at 17:08

      Hush situ nanti berubah.

  100. 12 December 2011 at 10:25

    Aku suka novelnya. Empat-empatnya aku baca. Tapi filmnya memang mengecewakan. Pemeran Cullen sama sekali nggak ganteng. Titik.
    Sepuluh menit nonton Twilight, aku tidur. Filmnya membosankan, menurutku. Makanya aku nggak mau buang-buang waktu untuk nonton film-film berikutnya. Tapi selera orang beda-beda, toh? ^_^

    • 12 December 2011 at 17:06

      Oh, ada ya tenryata, yang menganggap Robert Pattinson gak ganteng… :mrgreen:

      Saya pengennya Edward Cullen itu bisa bertransformasi gitu… Kukunya memanjang dan daun telinga meruncing. 😀

  101. 12 December 2011 at 10:30

    dibagian vampir ga bisa masuk dalam rumah kalo ga diundang..
    apa memang ada mitosnya ya Sop? soalnya di film Let Me In juga gitu..
    kalo dia paksa masuk rumah tanpa diundang, jadinya malah mandi darah..
    btw, gambar yang paling kocak tuh yang Prof. Snape
    “No, Diggory. Vampires don’t sparkle. 50 points from Hufflepuff”
    wkwkkwkwkwkwkkwkwkwkwkwk…
    mantap lah!

    btw, karena Asop juga suka baca buku,
    (nih kalo blom baca ya) saya rekomendasiin buku Lisey’s Story oleh Stephen King
    ceritanya mantap Sop
    (sekedar rekomendasi, semisal udah pernah baca, hiraukan saja rekomendasi ini, hehe 😉 )

    • 12 December 2011 at 10:48

      Aaaa.. Fier suka Stephen King, ya? Aku seumur hidup baru baca Rose Madder dan itu baru nyebutin judulnya aja udah merinding (iya, ini sekarang aku ngetiknya sambil merinding :D)
      Asop, maap ya jadi OOT di komen kamu :p

      • 12 December 2011 at 14:26

        iya Bu, saya suka gaya menulisnya..gaya tuturnya…saya sampe begadang hanya karena baca novelnya..sampe-sampe saya nulis status di FB saya:
        to Stephen King
        “Kolam-bahasa, kolam-mitos, tempat kita semua datang untuk minum” (King, 699:2006)
        Ya, aku pun datang ke kolam itu, merasakan kerikil-kerikil kecil yang menggelitik telapak kakiku, menikmati sensasi air kolam yang dingin (tidak hangat, kau tau itu?) menyapu kulitku, dan aku melihat ikan-ikan kecil berenang lincah, sisik mereka memantulkan cahaya bulan purnama (ya, selalu purnama) yang keperakan. Tapi sekarang aku sudah pulang. Tempat itu tak hanya aman, kau tau? tapi juga nyaman, dan terkadang membuatku sedikit (aku tak tau bagaimana menggambarkannya) deg-degan.

        P.S: Aku bukan McCool/Dooley/Doolin. Aku hanyalah penikmat tulisanmu. 😉

        saya akan beli novel2nya selanjutnya, 😉

        • 12 December 2011 at 16:47

          Ouw, kalian berdua fans Stephen King? 😯 Stephen King ini orang yang gak percaya pada Tuhan itu kan? Ya ‘kan? Stephen King yang itu, ‘kan?

      • 12 December 2011 at 17:02

        Gak apa2 Mbak komen OOT, asal minta ijin dulu kayak Mbak ini.

    • 12 December 2011 at 13:19

      eh mau numpang nimbrung, di serial The Alchemyst-nya Michael Scott dan kata om Wiki juga disebutin kalau vampir gg bisa masuk suatu wilayah kalau tidak diundang, ya baguslah masih punya sopan santun

      • 12 December 2011 at 14:28

        Pantesan aja, tapi kok Vampir di Twilight main nerobos-nerobos aja, ga pake “permisi, saya boleh masuk ga?”…Vampir beda aliran kayaknya…

        • 12 December 2011 at 16:45

          Kayaknya bener, vampir beda aliran.

      • 12 December 2011 at 16:52

        Tuh ‘kan, kabar tentang folklore vampir itu bener.

    • 12 December 2011 at 17:04

      Ada kok, ada. Vampir ‘kan sebuah folklore dari tanah eropa, dan ceritanya sih begitu. 🙂

      Jadi, cerita “Count Dracula” itu buatan Bram Stoker yang berdasarkan vampir itu.

      Iya, saya paling suka yang itu, 50 poin Hufflepuff dikurangi.

      Hmmmm saya sendiri bingung, di mana bisa mendapatkan buku2 Stephen King. Apakah itu buku keluaran lama? Kalo iya, sulit. 😐
      Lagipula saya belum pernah sama sekali membaca karya beliau. 😀

      • 12 December 2011 at 20:56

        Punya saya (Lisey’s Story) tuh keluaran tahun 2006, tapi masih ada di Gramed, ato mungkin di toko buku murah yang pernah Asop ceritakan.

        I dunno either he is religious or not. I, actually, don’t care..hehehe 🙂
        saya hanya suka gaya tuturnya…berbeda aja..
        sama uniknya dengan Jodi Picoult yang suka memasukan lelucon dan kata-kata bijak dalam novelnya

        🙂

        • 18 December 2011 at 12:06

          Hehe, maap saya salah ingat, ternyata yang atheis itu Stephen Hawking, bukan Stephen King. 😆

  102. 12 December 2011 at 10:50

    Asoppp ..untung saya buka blogmu siang begini, jadinya gak ada ‘pengaruh apa2 persis kayak lihat cahaya matahari terbit … niceee

    • 12 December 2011 at 17:01

      Hehehehe, maap ya Kang, kalo menganggu.

  103. 12 December 2011 at 11:48

    aku blm pernah ketemu sih sob, jd gak bs ngejelasin… punya no hapenya vampir gak sob? tar aku telpon dulu trs janjian, baru aku foto deh…
    ^_^

    • 12 December 2011 at 16:57

      Duh, jangan gitu dong. Vampir itu gak bisa kelihatan di kamera lho.
      Gak tampak bayangannya di kaca, dan gak bakal bisa terrekam film atau kamera.

  104. 12 December 2011 at 13:14

    Yeaaah all hail to this post 😀
    Edward Cullen memang emm sebuah anomali dalam dunia kevampiran
    bagus gg tuh film Fright Night-nya ?
    transformasi dari vampir jadi manusianya lagi kereeen 😀
    angle cewek yang jadi vampir yang pertama, agak gimanaaa gitu :3
    klo vampir ceweknya bibirnya lebar ya kayak kuchisake-onna
    LOL gambar2 dari Tumblr-nya gokil 😀

    • 12 December 2011 at 16:53

      Oh, lumayan lah, film “Fright Night”-nya. 🙂

      Sayang banget adegan seram vampirnya di film itu kurang. 😦

      Itu cewek yang main di film “28 Weeks Later” lho.

  105. 12 December 2011 at 13:19

    edward cullen emang jadi bahan candaan di tumblr dan twitter ama fans harry potter.

    well, Vampire Cina kayaknya serem juga loh

    • 12 December 2011 at 16:51

      Iya. Hahaha..

      Duh, film horor mandarin vampir jaman dulu itu bagus lho, bisa menggabungkan antara komedi dan horor dengan sempurna tanpa adegan panas macam film horor Indonesia. 😐

  106. 12 December 2011 at 14:15

    setuju….
    eh? colin farrel? ngga deh ha ha

    • 12 December 2011 at 16:50

      Ups, ada yang gak suka Colin Farrell ternyata.

  107. 12 December 2011 at 14:19

    hehe…. vampirnya lembut….

    • 12 December 2011 at 16:49

      Baik hati.

  108. 12 December 2011 at 14:50

    ngeri juga y, kalau vampir bener2 ada

    • 12 December 2011 at 16:44

      Untungnya, vampir hanya cerita rakyat. :mrgreen:

  109. 12 December 2011 at 16:45

    Hahaha. Vampir di Twilight emang dah banyak jadi sasaran olok2, terutama penggambaran bahwa kulit vampir itu bisa berkilauan kalau kena sinar matahari. Padahal di cerita2 vampir yg lain aja, vampir paling takut ama sinar matahari

    Yg belum ketahuan adalah, apakah vampir Twilight ini juga takut ama bawang 😆

    • 12 December 2011 at 17:17

      Seharusnya, vampir di Twilight itu kalo kena sinar matahari langsung hangus terbakar. 😀
      Mungkin sifat vampirnya sudah melunak. 😆

  110. 243 nanangrusmana
    12 December 2011 at 19:52

    hahahahaha…..satu hal yang senang saya mampir di sini adalah ” Menyegarkan ” apalagi nih pas nunggu macet rada cair………..apa kabar mas? maaf baru nongol 🙂

    • 18 December 2011 at 12:09

      Saya senang ada yang menyukai blog saya, terlebih orang itu adalah Kang Nanang… 😳 *senang*

  111. 12 December 2011 at 20:15

    Vampir jaman sekarang udah modern kali ya, hahahaha…. 😆
    Kan kayak Syahrini, suka bling-bling gitu, wkwkww…. 😆
    Btw, itu si vampir di film Fright Night keren banget ya 😀

    • 18 December 2011 at 12:08

      Iya Bang, vampirnya Fright Night keren ya… 😳

  112. 13 December 2011 at 07:19

    Hehe… Setuju banget, Sop.
    Vampir kok keren 😀

  113. 13 December 2011 at 10:04

    Yang jelas, vampire itu harus nyeremin dan bikin saya merinding…
    Kalo ganteng sih bukan vampire namanya, tapi cowok keren!

    Sop, hebat euy bisa ngumpulin segala jenis vampire kayak gini, apalagi kalo bikin posting ini tengah malem pas malem Jumat…wuih, hebat kuadrat jadinya 😀

    • 18 December 2011 at 12:10

      Hehehe, kenapa mesti takut kepada tokoh fiktif? 😆

  114. 13 December 2011 at 10:42

    keren sob..

  115. 13 December 2011 at 11:30

    hahahaha…..
    lucu…lucu…..
    =))

    • 18 December 2011 at 12:00

      Syukurlah kalo memang menghibur. 😀

  116. 13 December 2011 at 11:31

    hwahahaha…..
    keren sob….
    coba vampir masa depan kayak gimana yaa..??
    hehehhe

    • 18 December 2011 at 11:59

      Entahlah… Mungkin vampir cyborg? 😀

  117. 13 December 2011 at 11:44

    itu kan vampir sinetron kan? :))

    • 18 December 2011 at 11:56

      Kayaknya. 😀

  118. 13 December 2011 at 13:11

    “Vampir tak bisa masuk ke dalam rumah jika tak diijinkan masuk atau jika tak diundang” wah lebih sopan ya Vampir ini ketimbang Jelangkung yang datang nggak di jemput pulang nggak dianter 🙂

    • 18 December 2011 at 11:58

      Iya ya, setan Indonesia kurang tahu sopan santun. 😆

  119. 13 December 2011 at 15:24

    vampirnya ada-ada saja,,
    nggak terlalu suka sama film vampire

  120. 13 December 2011 at 15:34

    Keren lah tu vampir :mrgreen: aku gak pernah ngurusin seharusnya gimana, tapi kalau vampir yang bener si emang kudu bikin yang liat jijik dan takut 😆

  121. 13 December 2011 at 16:48

    gambarnya lengkap banget. kalo menurutku, vampir itu gak musti serem. Ganteng malah asoyy..
    hehe

    • 18 December 2011 at 11:51

      SAya benar-benar niat sekali dalam membuat posting-an ini.

  122. 13 December 2011 at 18:24

    vampir itu emang mestinya cakep, tapi kalo berkilau agak gimana-gimana juga sih :))

    • 18 December 2011 at 11:47

      Kenapa mesti cakep?

  123. 13 December 2011 at 18:47

    hahahaha..iyaa yaa setuju. Tapi yang menjual filmnya karena cakepnya tokoh utamanya itu 😀

    • 18 December 2011 at 11:43

      Iyap, aktor ganteng masih menjual.

  124. 13 December 2011 at 20:48

    Nah, jadi sop. Berhubung melalui sudut pandang sastra populer film itu termasuk salah satu bentuk dari karya sastra, mungkin aku bisa ngasih sedikit pendapatku tentang fenomena vampir ini 😉

    Jadi, yang namanya sastra populer (dalam hal ini adalah film) adalah suatu karya yang audience-centered dimana poros utamanya adalah penonton. jadi harus memenuhi selera penonton. Nah, kalo suatu karya itu dominan konvensi (dalam hal ini konvensinya : vampir mesti serem), karya itu ga bakal laku. Harus ada invensi yang disajikan. Naah.. ini dia yang bikin kita, aku, kamu jadi geli ngeliat fenomena film vampir jaman sekarang. Vampirnya cakep, ples VEGETARIAN. apaan coba ?? Tapi yang dominan dijual adalah romancenya sop. bukan horornya. Oleh karena itu timbullah genre baru ROMANCE-HORROR.

    Jadi, semua itu semata-mata hanya untuk kepentingan komersil. Biar filmnya laku 😉

    • 13 December 2011 at 21:17

      Hooooo… 😯 Ternyata begitu. Makasih atas penjelasan Agry. 🙂

      Eh tapi ya, saya malah gak setuju kalo serial film Twilight dikategorikan ke dalam genre “romance-horror”. Saya gak suka kalau disebut “horror” meskipun itu genre campuran dengan “romance”. 😐
      Lebih baik campurkan dengan “thriller” jadi “romance-thriller”. Saya lebih suka begitu. 😦

      Masalahnya, dalam film2 serial Twilight, tak ada sama sekali unsur horornya. 😐

      • 14 December 2011 at 05:50

        hehe.. mau gimana lagi, 4n4K 4bHegHe kan pada umumnya nganggep Twilight itu rada serem gimana gitu.. Romance-horror deh mereka bilang 😀 karena emang target pasar dari film itu sendiri adalah abege.

        Hal ini juga kejadian di dunia musik sop, kalo dulu musik itu liriknya dalem dan juga harmonisasinya luar biasa memorablenya, lha kalo sekarang ?! ngeluarin album udah kayak jualan kacang goreng 😦

  125. 14 December 2011 at 10:41

    menyeramkan juga tuu vampirnyaa

    • 18 December 2011 at 11:46

      Kalo ga serem bukan vampir namanya.

  126. 14 December 2011 at 10:55

    Nggak suka vampir. Apalagi kalo vampirnya menyeramkan, nggak kayak yang di Twilights itu.

  127. 14 December 2011 at 11:32

    klo ini pamvir modern..

    klo pamvir di film china itu pamvir jaman dulu atau pamvir katro ,,hahahaa 😀

    • 18 December 2011 at 11:35

      …pamvir?

  128. 14 December 2011 at 12:39

    sepakaaat, Sop! Saya juga g setuju kalau vampir itu ngebling2. masa iya? vampir itu mesti serem bin menakutkan. hohoho

    • 18 December 2011 at 12:01

      Mantep tho? 😆

  129. 14 December 2011 at 16:33

    yang serem dan sangar lebih mengasyikkan ditonton. 😈 like a fun ride. hehe. kalo yang satu lagi, no komeng deh. masing2 ada penikmatnya sendiri-sendiri. 🙂 cuman saya bayangin, apa jadinya ya kalo edward cullen lompat2 kayak vampir cina, trus melakukan dialog2 drama dengan bella. 😆

    • 18 December 2011 at 11:39

      Jangan ah, bagusan vampir mandarin.

  130. 14 December 2011 at 23:08

    haha, bisa aja lo gan,, naruto sampe masuk situ juga

    • 18 December 2011 at 11:57

      Bukan gue yang masukin, yang bikin bukan gue. 😆

  131. 281 abinahasya
    15 December 2011 at 11:14

    (masih dipengaruhi opini waktu kecil yg berdasarkan film kartun Desney), Vampir itu sosok laki2 jangkung, kurus, pucat, pakai jas hitam, dasi kupu2 merah, jubah hitam, rambutnya kayak Dedy Corbuzer dulu, mata merah, bisa berubah jd kelelawar, itu aja sih….eh kalau main ke Lembang, vampir ya ke rumahku..!

    • 18 December 2011 at 11:35

      Ahahahahaha~ vampir saja saya tertipu.

  132. 15 December 2011 at 12:07

    wah vampire ya…. i like it

  133. 15 December 2011 at 12:37

    asal podolski, muller dan oziel serta gotze masuk daftar line up sepertinya timnas jerman bakal menarik…
    🙂
    mereka yg saya suka dari timnas jerman…
    😛

    • 18 December 2011 at 11:30

      Yap, betul sekali. Saya juga berpikir demikian.

  134. 15 December 2011 at 13:04

    vammpire sekarang udah jadi homo om bos..

    • 18 December 2011 at 11:16

      Huahahahahaha elu mengatakan hal yang ga mau gue bilang.

  135. 15 December 2011 at 13:10

    pilm horor luar emang keren ya sop… bener2 bikit merinding takut
    beda ama pilm horor indonesia bikin merinding geli.

    • 18 December 2011 at 11:14

      Hahahahaha sama-sama bikin merinding tapi merindingnya beda ya…

  136. 16 December 2011 at 15:33

    hihihi…analisa yg bagus Sop 😀

    • 18 December 2011 at 11:18

      Ini hanya opini pribadi.

  137. 16 December 2011 at 15:37

    hihihi, lucu komentar2nya :))
    gak tau entah dmaksudkan atau enggak, tp saya merasa asop dsini kontra deh sama twilight 😀

    • 18 December 2011 at 11:15

      Hmmmmmm dibilang benci Twilight gak bisa juga sih, karena saya belum nonton semua film Twilight dan belum membaca semua novel Stephanie Meyer. 🙂
      Ini hanya pelampiasan kekesalan sejenak, karena setelah saya melihat kekerenan vampir dalam film “Fright Night”, saya langsung teringat pada kecupuan vampir di Twilight.

  138. 16 December 2011 at 17:00

    *sparkle* *sparkle*
    hahaha.. kocak postingannya.. aku nggak pernah nonton film vampir lagi..
    dulu sempet suka banget nonton buffy the vampire slayer hehe.. 😀

    • 18 December 2011 at 11:14

      Wah Mbak, saya gak ngikutin serial Buffy, soalnya saat serial Buffy nge-booming, saya masih belum suka nonton serial. Kalo ga salah saya masih SMP… :mrgreen:

  139. 17 December 2011 at 00:45

    ah, ya sepakat. ky yg di buffy the vampire slayer jg gpp

    • 18 December 2011 at 10:59

      Saya malah gak nonton serial Buffy. 😦

  140. 298 indrijuwono
    17 December 2011 at 00:56

    ah, saya suka collin farrel jelas2 daripada si pattinson, hihihi

    • 18 December 2011 at 10:57

      Hohoho, selera wanita sangat variatif. 🙂

  141. 20 December 2011 at 09:24

    hahaaa…iya yah…mana ada vampire keren n ganteng kayak begituh…

    • 23 December 2011 at 08:41

      Masalah selera masing-masing. 😉

  142. 20 December 2011 at 19:41

    hahaha setuju mas,namanya vampir yah harus seram,supaya feelnya dapet…

    salam kenal…

  143. 23 December 2011 at 09:47

    hahhahha saya penggemar film twilight loooh,tpi bner jg sih,,vampire itu harusnya giginya runcing,trus serem,,
    hmm mas boleh saya tukeran link ..ini link saya http://blog.umy.ac.id/ghea kalo boleh trima kasih bgt,,:D
    kabarin yah mas kalo sudah terpasang,,saya akan sering2 berkunjung… 😀 terima kasih..

    • 26 December 2011 at 14:54

      Vampir itu harusnya percampuran antara seram dan anggun. Lha itu yang di Twilight di mana seremnya?? 😀

  144. 23 December 2011 at 16:03

    Ahahaha iya Mas, saya meskipun anak ‘angkatan sekarang’ tapi setuju deh kalau Cullen itu sama sekali nggak vampir, terlalu cakep (dan kenapa dia harus sparkling!!!!! *ketok-ketok meja* ). Tapi kalau di Twilight si Robert Pattinson jadi vampir seserem yang dimainin Colin Farrell kayaknya ga laku ya 😛

    • 26 December 2011 at 15:02

      Beda kualitas, antara vampir Twilight dengan vampir Fright Night. 😐

  145. 3 November 2012 at 21:48

    wkwkwkwk… ketika vampire seram sudah terlalu mainstream haha 😀

    • 7 August 2013 at 03:28

      Mau gak mau vampir harus seram. 👿

  146. 309 SHEFIRA ADISTY MARLITA DEWI
    25 April 2014 at 11:17

    Buat aku vampir itu gak serem.Tapi buat aku vampir itu lucu suka nya loncat loncat.hehehehehe :>

    • 19 November 2015 at 11:39

      Waaah itu vampir dari Tiongkok ya, kayak di film yg sering tayang di RCTI tahun 2000an awal 😆


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Si Empunya Blog

Siapa saya? Monggo lihat halaman "Tentang Saia..." di atas. Tinggal klik! Mau meninggalkan jejak? Monggo klik halaman "Tinggalkan jejak..." di atas. Jangan lupa, nikmatilah hidup ini. ^_^

Hubungi saya di jejaring sosial

Kadang-kadang di blog ini saya menggunakan emoticon Parampaa. Silakan datang ke blog Bang Ova di sini. Dapatkan emoticon-nya di sini. HAJAR!!

Masukkan e-mail Anda di sini kalo mau dapet pemberitahuan postingan baru saya via e-mail

Join 972 other followers

Powered by FeedBurner

Saya sedang membaca ini


Tulisan Saya Berdasarkan Bulan

Arsip Tulisan

Ups, maap, kalau mau melihat arsip semua tulisan saya, lihat halaman di atas ya, yang "Arsip Tulisan" itu lho....

TIPS!

Kalo tulisan di blog saia ini terlalu kecil, monggo diperbesar. Untuk pengguna windows, tahan [Ctrl] sambil di-scroll mouse tengah. Untuk pengguna Mac, tahan [Cmd] dan tekan [+] atau [-].

Ga nyambung sih ini, bukan promosi, tapi kalo mau browser Safari, donlot di sini.

Blogroll: By Name


Abed Saragih "disave" |
Abi Harestya dan Bidadarinya |
Abu Aufa |
Abu Bakar "Bchree" |
Abu Ghalib |
Achmad Edi Goenawan |
Achoey El Harris |
Ade Kurniawati |
Adi Surya Pamungkas "bacelzone" |
Fan Adie Keputran |
Adya Ari Respati "abstractdoodle" |
Afra Afifah |
Ageng Indra |
Agry Pramita |
Agung Budidoyo |
Agung Firmansyah |
Agung Hasyim |
Agung Rangga "Popnote" |
Agung Yansusan Sudarwin |
Agustantyono |
Agyl Ardi Rahmadi |
Ahmad Musyrifin |
Akhmad Fauzi |
Alfi Syukrina |
Alid Abdul |
An Fatwa "Siho" |
Andi Nugraha |
Andi Sakab |
Andhika |
Andreas A. Marwadi |
Andrew Paladie |
Andrik Prastiyono |
Andyan |
Angga "SERBA BEBAS" |
Angga Dwinovantyo |
Anies Anggara |
Anindita |
Anistri |
Anita Rosalina |
Anto "Kaget" |
Anyes Fransisca |
Are 3DRumah |
Ari Artanto "Cah Gaul" |
Ari Muhardian "Tunsa" |
Ariana Yunita |
Arief Hartawan |
Arif "Bangkoor" Kurnia |
Arif Nurrahman |
Arif Sudharno Putro |
Ariyanti "Sauskecap" |
Arnolegsa Maupasha |
Arundati R.A. |
Aruni Yasmin Azizah |
Aryes Novianto |
Asep Saiba |
Asrul Sani |
Atha "kepompong" |
Aul Howler |
Awalul Hanafiyah "Masyhury" |
Baha Andes |
Baiq Fevy Wahyulana |
Bernadine Hendrietta |
Betania G. Rusmayasari |
Big Zaman |
Budi Nurhikmat |
Budi Prastyo "Kimbut" |
Calvin Sidjaja "Republik Babi" |
Cempaka Ariyanti |
Chocky Sihombing |
Citra "ceetrul" Hapsari |
Dadi Huang |
Danar Astuti Dewirini |
Daniel Hendrianto |
Daniel Maulana |
Deady Rizky |
Dede A. Hidayat |
Deny Marisa |
Depriyansyah Ramadhan "Iamcahbagus" |
Desita Hanafiah |
Destiana |
Desy Arista Y. |
Dewi Puspitasari |
Dewisri Sudjia "Desudija-DSK" |
Dhanika Budhi |
Dhewi Buana |
Dhimas Nugraha |
Didot Halim |
Dina Aprilia |
Dismas |
Ditya Pandu |
Doni Ibrahim |
Edda Nainay |
Efinda Putri |
Eko Ghesi Bardiyanto |
Elfa Silfiana |
Ella "Brokoli Keju" |
Erick Azof |
Erika Paraminda |
Erlin Fitriyanti |
Evan Ramdan |
Evet Hestara |
Fadhilatul Muharram |
Fahmi Nuriman |
Faisal Afif Alhamdi |
Faiza "MIDWIFE'S NOTES" |
Fandy Sutanto |
Fanny Azzuhra |
Fatra Duwipa |
Febe Fernita |
Felicia |
Ferry Irawan Kartasasmita "makhluk lemah" |
Fier "Pelancong Nekad" |
Fikri "Blue Zone" |
Fira "Fiya" |
Fitri Melinda |
Fitriyani |
Galih Gumilang "Gege House" |
Galuh Ristyanto |
Ghani Arasyid |
Gilang F. Pratama "Babiblog" |
Gitta Valencia |
Gugun "idebagusku.com" |
Gusti Ramli |
Hanif Ilham |
Hanny Aryunda Herman |
Hendrawan Rosyihan |
Hera Prahanisa |
Herni Bunga |
Herry "negeribocah" |
I Gede Adhitya Wisnu Wardhana |
Husfani A. Putri |
Ibnu Fajar "Ikky" |
Ilham JR |
Inge "Cyberdreamer" |
Intan Permata Kunci Marga |
Iqmal |
Irfan Andi|
Isdiyanto |
Ivan Prakasa |
Januar Nur Hidayanto "Yayanbanget" |
Jasmine Aulia |
Joko Santoso |
Joko Setiawan |
Juhayat Priatna |
Julianus Ginting |
Kang Ian . info |
Kang Ian . com |
Karina Utami Dewi |
Khalid Abdullah |
Khalifatun Nisa |
Kuchiki Rukia |
Lailaturrahmi Sienvisgirl Amitokugawa |
Lambertus Wahyu Hermawan |
Lerryant K. |
Lina Sophy |
Lucky DC |
Maghfiraa Alva |
Marchei |
Mario Sumampow |
Mas Ardi |
Mas Bair |
Mas Yudasta |
Mikhael Tobing |
Mirwanda |
Miswar Rasyid |
Mochammad AHAO |
Mohamad Husin |
Muhammad Abdul Azis |
Muhammad Hamka Ibrahim |
Muhammad Ihfazhillah |
Muhammad Riyan |
Muhammad Saiful Alam |
Muhammad Zakariah |
Nadia Fadhilah Riza |
Nanang Rusmana |
Nandini R.A. |
Necky Effendi |
Ninda Rahadi |
Nindy Ika Pratiwi |
Novina Erwiningsih |
Nur Azizah |
Nuri |
Perwira Aria Saputra |
Pipin Pramudia |
Pratita Kusuma |
Puji Lestari |
Pungky "PHIA" Widhiasari |
Putri Chairina |
Qori Qonita |
Radinal Maruddani |
Rahad Adjarsusilo |
Rahmat Hidayat |
Randi Rahmat |
Rasyida |
Regina |
Reisha Humaira |
Rie "Cerita Rie" |
Richie Lanover |
Rif'atul Mahmudah |
Rina Sari |
Rini Andriani "Athamiri" |
Riza Saputra |
Rizki "Hitam Putih Jingga" |
Rizki Akbar Maulana |
Ronie "Ravaelz" |
Rowman |
Rudi Wahyudi |
Ruri Octaviani |
Saipuddin Ar |
Septirani Chairunnisa Kamal |
Shafiqah Adia Treest |
Silvi Mustikawati |
Surya "Javanes" Pradhana |
Tasya Myanti |
Thyar |
Tiffany Victoria "Tiffa" |
T I W I |
Tony Koes "Macsize" |
Triana Frida Astary |
Triyani Fajriutami |
Uka Fahrurosid |
Ummu El Nurien</a. |
Upik "Pemburu Konstruksi Makna" |
Wahyu Asyari Muntaha |
Wahyu Nurudin |
Wahyu Putra Perdana |
Wendy Achmmad |
Widyan Fakhrul Arifin |
Wien Wisma |
Wildan Lazuardi |
Wiwin Siswanty |
Wiwing Fathonah Pratiwi |
Yori Yuliandra |
Yuli Anggeraini |
Zuli Taufik |

I’m a Liverpudlian!



%d bloggers like this: