Pekerja Konstruksi Beraksi

Sekali-sekali saya ingin membawa profesi yang satu ini ke dalam blog saya. 🙂

Luar biasa, betapa pekerjaan ini sebenarnya amat berat dan membutuhkan kecermatan.

Kilatan cahayanya bagus ya…

Tampaknya bapak ini memanaskan rangka baja itu… atau besi ya?

Sambil merokok, las terus jalan.

*****

Sedikit dulu ya, foto-fotonya… :mrgreen:

——————————————————————————————————-

Gambar adalah hasil jepretan sendiri. Seluruh terbitan ini beserta gambar-gambarnya sangat dilindungi, jadi sertakan alamat tautan dan nama pemilik blog jika ingin menggunakan sebagian ataupun seluruh bagian terbitan ini.

124 Comments

  1. ya, pekerjaan yang butuh kecermatan tinggi ya. Aku juga sering berpikir gitu. Para arsitek dan insinyur bisa menghitung dan memetakan konstruksi yang harus dibangun. Hebat memang. Tapi yg nggak kalah hebat itu ya yang bener-bener membangun dan memasang konstruksi itu. Misalnya: tiang penyangganya lokasinya bisa sama kayak yang di-disain, dsb, hehehe

    Reply

  2. Aku juga kapan hari , eh udah lama bgt ding,….mikir: tukang bangunan itu kan pendidikannya gak tinggi ya (maap ini bukan menghina). Tapi dia bisa gitu, mendirikan rumah, bangunan mulai dari yang kecil sampe yang gedung bertingkat. Ya emang yg mendesain ada insinyurnya sendiri. Tapi tetep lhooooo….. Kan mereka yang mengerjakan pekerjaan kasar dan berat-nya. Salut deh!

    Reply

  3. Pekerja profisional ,pengerjaan las seperti itu perlu keahlian khusus dan bapak itu ahlinya. Wah kalo saya yg ngelas bisa bisa ke bakar kaki saya. He he he salam sama yang di foto

    Reply

  4. kesadaran melindungi mata sudah ada… saya pernah liat orang yang ngelas tanpa memakai kacamata pelindung.. ngga sayang sama matanya apa yah kalo sampe kena percikan api ?

    Reply

  5. hmmm dunia per-welder-an..alias las mengelas….saya juga akrab dengan dunia itu…bapak ma kakakku pernah bikin usaha itu diyogya selama 15 tahun, mulai dari kontruksi baja, pagar besi, steinless,teralis.. tenda..dll….masih ingat suara bising bising diesel dan juga alat pemotong besi serta kilatan cahaya dari “grenda” persik kayak di photomu itu sop…para pekerja keras..salut dengan mereka yang mampu bertahan dan mencari nafkah di jalur ini…

    Reply

  6. jadi inget pas pulkam kemaren ke balikpapan….

    cat rumah udah ga bangetlah pokonya akhirnya saya dan kakak2 saya putuskan untuk jadi tukang cat di rumah sendiri….

    Panas, cape, wah pokonya subhanallah….

    dan membuat saya sangat amat bersyukur dengan kondisi saya yang sekarang….

    nice share… 😀

    Reply

  7. paling ngeri ngeliat pekerja yang lagi ngelasngelas atau motongmotong besi/baja gitu
    tetangga saya ada yang pekerjaannya tukang las sop, tapi suatu waktu dia motong batangan besi pakai gerindra, matanya kecelatan serbuknya, mengerikan >,<

    Reply

  8. Subhanallah..
    karena nggak ada satu pun profesi yang nggak penting ya, Sop. Semua saling berhubungan, semua saling membutuhkan. Nice pics 🙂

    Reply

  9. berjasa sekali bapak-bapak itu ya
    *teringat bocah-bocah nggak bisa ngelas yang dibikinkan alat sama bapak-bapak di bengkel logam prodi 😳

    Reply

  10. Menurutku kalo mereka ditanya apa pekerjaannya berat dan butuh kecermatan, yang terlontar adalah ungkapan sederhana seperti “Ini cuma butuh pembiasaan saja, Mas.” 😀

    Reply

  11. wah jadi inget jaman dulu waktu bapakku buka bengkel di depan rumah. bisa kebayang aroma menyengat lasnya. tapi sekarang udah enggak ada lagi tuh bengkel. abisnya lama2 kita stres juga liat rumah kotor banget tiap hari.

    btw sop itu The Novelist ceritanya kayak apa? review dong… :mrgreen:

    Reply

  12. di Indonesia nih para pekerja bangunan kadang suka mengabaikan keselamatan kerja ya 😦
    eh jadi inget cerita temenku anak sipil yang klo mau ujian pasti sering nongkrong sama pekerja bangunan gini nih, katanya teori pekerja bangunan lebih mudah dicerna dan diaplikasikan dibanding teori dosen 😀

    Reply

  13. pekerjaan seperti itu (mengelas dan memotong) hampir setiap hari terlihat didepan mata…tapi saya gak pernah kepikir untuk mengabadikannya.

    hanya satu kata : Asop memang jeli 😎

    Reply

  14. banyak jg nih yg ngelecehin pekerjaan ini, padahal rumah2 kalo gak ada tukang las gak mungkin berdiri kokoh, terus kalo tukangnya gak cermat rumahnya bakal cepet ambruknya dong :mrgreen:

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s