Pakai Sabuk Pengaman!

Saya hanya ingin mengingatkan, kalau naik mobil jangan lupa pakai sabuk pengaman, ya. :mrgreen:

gunakan sabuk pengaman travel Xtrans

Di travel jakarta-bandung aja ada peringatannya…

Di mobil pribadi, tak hanya di bangku sopir dan bangku penumpang depan aja yang bersabuk, seharusnya di bangku tengah dan bangku belakang juga. Sayangnya, belum semua mobil pribadi seperti itu. 😐  Ada contoh mobil teman saya, sebuah mobil berjenis MPV (Multi-purpose Vehicle) yang punya tiga jajaran tempat duduk (depan-tengah-belakang). Bagian tengah dan depan ada sabuk pengamannya, tapi yang belakang tidak. 😐  Sayang sekali, penumpang bagian belakang tidak terlindungi.

Nah, ada satu pertanyaan yang terus menggelitik saya sejak dulu. Kira-kira nih ya, menurut narablog dan pembaca sekalian, apakah dalam kereta api setiap kursi harus dilengkapi sabuk pengaman? :mrgreen:  Kereta api yang saya maksud di sini bukan kereta komuter ya (seperti di daerah Jabodetabek atau di Surabaya-Sidoarjo), tapi kereta api ekspres jarak jauh. Yah, semacam jurusan Surabaya-Jakarta, Surabaya-Bandung, Bandung-Jogjakarta, atau Jakarta-Bandung. 😀

Selama hidup saya, saya pulang-pergi dari dan ke Jakarta, Bandung, atau Surabaya naik kereta api kelas eksekutif, belum pernah ada gerbong yang bersabuk pengaman. 😆

Yuk ah, tulis pendapat narablog sekalian, ya. 🙂

———————————————————————————————————————————————————–

Gambar di atas adalah hasil jepretan saya. Seluruh terbitan ini beserta gambar-gambarnya sangat dilindungi, jadi sertakan alamat tautan dan nama pemilik blog jika ingin menggunakan sebagian ataupun seluruh bagian terbitan ini.

135 Comments

  1. kalau menurutku sih gak perlu sop.. alasannya ya, beda sama mobil ato pesawat terbang.. gangguannya lebih jarang terjadi.. kalo pesawat terbang mesti waktu tahap takeoff n landing terjadi goncangan, kalo pas di udara waktu ada cuaca buruk pasti ada guncangan.. kalau mobil, ya, sering kita alami sendiri lah.. 😀

    Reply

  2. naik KA mungkin harusnya tetep disediakan sabut pengaman ya. bukan untuk selalu dipakai tapi buat jaga2 aja just in case kalo ada emergency…

    Reply

  3. hem…. kalau yang saya lihat di film2 sih kayaknya kalau di kereta api ga ada seat belt mas, tapi mungkin aja sih, sekarang kan untuk rute kereta api yang jauh udah ga ada tiket berdiri, jadi bisa2 aja, trus pemakaiannya kaya di pesawat aja, jadi ga setiap saat harus dipakai

    Reply

  4. hmm… kalo pake motor kudu pake sabuk pengaman juga tuh harusnya.. setidaknya sabuknya sabam aja yg dipake klo ga punya hehe.. *ups klo ada sabam beneran disini gaswat nih..

    Reply

  5. mungkin dilihat dari tingkat resiko yg dihadapi kali ya….semisal pesawat terbang pada saat take-off ataupun mobil yg bodynya mmg tidak besar……jadi ini semuanya sangat memudahkan terjadinya benturan yang sangat tiba2…..lain halnya dengan KA (yg memiliki jalurnya yg sudah permanen….alias tetap), jadi disini mungkin penggunaan sabuk pengaman msh bisa ditolerir.

    Reply

  6. pitshu sih suka banget pakai sabuk pengaman, dan klo pakai sabuk pengaman itu bobox na lebih pules, karena merasa lebih aman dan nyaman kali yah! *sugesti* hahahaha

    Reply

  7. Kalau menurut saya, yg kereta api itu nggak perlu. Dan menurut saya lagi, sesuatu yang nggak perlu itu nggak harus dipaksain untuk diada2kan…
    Musti ditimbang matang.
    Sama kayak naik motorlah…
    Pakai decker didengkul juga baik, tapi gimana jadinya kalau itu diwajibkan seperti helm?
    Bagaimana pula kalau pemakai motor musti pakai punuk kayak yg dipakai Rossi?
    Padahal itu untuk keamanan lho. Mas Asop mau nggak? pakai punuk 😀

    Reply

    1. Nah, kalo perihal naik motor pake punuk kayak pembalab MotoGP sih, ribet, Pak. Gak mau lah. 😀
      Tapi seandainya ada sabuk pengaman di KA, saya mau2 aja memakainya. Lha wong udah disediakan. Itu seandainya… 😀

      Reply

  8. Tergantung di kereta banyak gaya Newton yang di hasilkan engga…setahuku di kereta-kereta mewah ada ruang makan dan ruang santai yang gayanya beraneka ragam Sop…kalau makan harus pakai seat belt, cewe2 cantik yang pakai gaun dan dress yang unik2 merasa tidak nyaman…hehehe jadi gimana?

    Reply

    1. Wuiiisssh, pake fisika segala. 😆

      Tunggu, kalo di kereta makan sih ya perkecualian lah, masa’ makan pake sabuk pengaman ya itu saya juga tahu gak masuk akal. 😛

      Reply

  9. tapi di negara ini kayaknya yang wajib itu cuman di barisan depan doang… agak aneh juga sih kalo yang belakang jugha diwajibkan. palagi angkot sama bis. hahahha

    Reply

    1. Kalo angkot, saya rasa belum perlu. 😀 Kalo bus jarak jauh, saya rasa perlu banget, Bang.
      Tapi kalo mobil, mau 7-seater atau cuma 4-seater, harusnya sih ada semua! 😦

      Reply

  10. Wah bener juga mas, keknya emang ga ada sabuk pengamannya di kereta api. Menurut saya perlu juga mas misal kalo mau tidur kalo ga peke sabuk pegaman bisa jatuh tuh nah kalo pake sabuk pengamankan bisa tidurnya bisa nyaman

    Reply

  11. sabuk pengaman dianggap tidak perlu untuk penumpang yg duduk di belakang Sop
    makanya klo mo naik mobil, jangan mau naik belakangan hahaha

    eh kereta bersabuk pengaman? hmm … kayaknya ga mungkin deh 😀

    Reply

    1. Hmmmmm itu bisa diterima. 😀 Haha, kalo naik mobil jangan mau duduk di belakang.
      Tapi kalo misalnya ini sekeluarga nih, masa’ keluarganya ditinggal karena tempat duduk belakang gak bersabuk? 😀

      Reply

  12. Mungkin dari tingkat risiko, sabuk pengaman tidak terlalu diperlukan di kereta api mungkin ya, makanya di kereta kan nggak ada sabuk pengamannya. Di Eropa juga gitu kok, di kereta (walau kereta jarak jauh nan high-speed semacam Thalys yang kecepatannya melebihi 300 km/jam) juga nggak ada sabuk pengamannya. Kalau di pesawat, sabuk pengaman kan wajib digunakan sewaktu take-off atau landing tuh. Kalau cruising kalau cuaca ok ya nggak papa kalau nggak pakai sabuk pengaman; walau demi keamanan mending dipakai sih soalnya kadang kan ada turbulensi tiba-tiba 🙂 Kalau kendaraan pribadi memang diwajibkan mungkin karena perilaku menyetir setiap sopir itu beda-beda. Ada yang tenang-tenang aja dan aman tapi ada juga yang ugal-ugalan sehingga perlu deh sabuk pengaman, hehehe 🙂

    Reply

      1. Kayaknya lebih setuju deh kalau di bis kota yang sering ugal-ugalan itu yang perlu dipasang sabuk pengaman. Saya trauma naik bus kayak gitu di Jakarta. Padahal isi bus nya juga penuh, teteup aja dikebut. Kalau di kereta? Saya jadi ngebayangin penumpang kereta ekonomi Bogor-Kota pakai sabuk semua, hehee. Kan bejubel tuh isinya. Ditaruh di mana ya sabuknya?

        Reply

  13. kalo di mobil, menurutku semua kursi harusnya ada. tapi kalau kereta, kan kereta itu gak bisa berhenti mendadakk yah Asop. bisanya ngerem itu sedikit-demi sedikit. itulah kenapa pengguna jalan harus mengalah kalo ada kereta lewat. dan karena kondisi seperti itu, menurutku sabuk pengaman gak perlu. lagian aku gak bisa bayangin jugak semalaman di kereta (seperti kereta jakarta-surabaya) trus pake sabuk pengaman. bakal kaku banget nih punggung. hwehehe.. 😀

    Reply

  14. itu itu itu kaya kenal travelnya.. 😀 *pengguna travel jakarta bandung*
    kebetulan di mobil keluarga aku ada sabuk pengaman di belakangnya, jd kalau lagi tobat, aku suka pake sabuk pengaman, trus tidur deh.. jadi kalau ngerem mendadak, ga akan nyusruk.. 😀

    Reply

  15. soalnya keretanya lambat jadi tak perlu pakai sabuk pengaman, beda kalau keretanya sekelas TGV

    *eh kereta cepat pun tak ada sabuk pengaman rasanya
    **aku pinjam fotomu dgn Tiara yah 🙂

    Reply

  16. kereta soalnya klo kecelakaan lebih seringnya oleng dripada ketabrak dari depan (co: mobil, pesawat). klo misal dipasangin sabuk pengaman, trus oleng, bukannya malah nambah parah ya? 😦

    saya malah berharap bus kota yg make sabuk pengaman, sopir busnya suka ngebut n ngerem seenaknya…

    Reply

    1. ini masuk diakal. kecelakaan kereta dengan mobil tidak sama, dan jarang kereta menge-rem mendadak.
      yang menjadikanku trauma naik mobil nggak pakai sabuk pengaman, karena itu, rem mendadak karena hampir mencium kendaraan didepannya, dan jidat pun nyut2an. 😀

      Reply

    2. Oke lah bus juga harus ada. 😀

      Bagaimana mungkin orang pakai sabuk pengaman dan kemudian gerbong keretanya oleng, malah terjadi cedera? SAya gak ngerti. ❓

      Bagaimana kalau seandainya terjadi kecelakaan ekstrem seperti kereta terguling-guling ke jurang atau jatuh dari jembatan kereta… Seperti itu terjadi, bagaimana?

      Reply

      1. klo gtu bukan sabuk pengaman, tapi yg pengaman buat roller coaster itu 😀 , trus juga helm pengaman yg disediain sama petugasnya. tp biar ga dicolong, helmnya diiket dlu di kursi

        Reply

  17. iya juga ya.. nggak ngerti kenapa tidak ada..

    jika kereta di Jepang, cara berhentinya memang halus karena teknologi perkereta apian di sana (beberapa) menggunakan tenaga listrik..nah saat berhenti arus listriknya dibalik.. (ni kata teman saya lo ya..)

    kalau di Indonesia..ya mungkin belum memenuhi SOP kali ya.. hehe..

    Reply

  18. hehe belum pernah naek kereta jadi gak tahu deh rasanya gmana…. tapi kalau di film2 keliatannya enggak pake ya atau sengaja enggak dipake ya 🙂

    Reply

  19. sop, ini mobilnya xtrans ya? aku biasanya kalo ke jakarta, dari cengkareng naik xtrans ke hotel kartika chandra baru lanjut taksi……. *oke komennya oot*

    klo naik kereta api, perlu gak ya pake sabuk pengaman? mestinya sih perlu ya? tapi apa diluar negeri juga begitu (pake safety belt) ? kereta api-nya harry potter kayaknya gak pake sabuk pengaman deh.

    Reply

  20. iyah pengennya tuh indonesia kayak di luar2 negeri. “fasten your seat belt, honey.” itu pasti yang dibilang orangtua ke anaknya setiap naik mobil. kan romantis. 😆 dan menanamkan kesadaran pentingnya keselamatan sama anak-anak.

    kalo kereta api perlu gak ya? mungkin karena anggepannya kereta itu udah ada relnya, jadi potensinya untuk kehilangan kontrol nggak sebesar mobil. walau tetep aja kalo udah kejadian, nahas juga. bahkan korbannya lebih banyak. 😕 mungkin perlu juga kali ya. tapi dibikin seat belt kayak di pesawat.

    Reply

  21. Seandainya di kereta api dirasa perlu sabuk pengaman, pasti sudah dari dulu2 dipasang kan? Sederhananya sih, kereta tidak mungkin berhenti mendadak kecuali tabrakan (yang juga sangat jarang terjadi), sehingga keberadaan sabuk pengaman ladi percuma. 😉

    Reply

    1. Nah, kalau kecelakaan keretanya sampai gerbong terbalik gimana? Misal terperosok ke jurang, begitu…. atau jatuh dari jembatan… Dan jangan sampai ini terjadi sih… 😦

      Reply

  22. iya kasihan penumpang di belakang kadang-kadang di “nomor 2-kan” sama produsen mobil. di belakang pun keamanannya tidak seperti di depan. sabuk pengaman hanya dipinggang.

    Reply

  23. kreatif juga tuh di pasangin peringatan. tapi ribet juga ya sop kalau di tiap tempat duduk di pasangin sabuk pengaman mah. biasanya yang depan-depan aja memang.

    dulu kalau ke jakarta-bandung pake kereta argo. gak ada sabuk nampaknya sop.

    Reply

    1. Lah, berarti penumpang mobil bagian belakang gak terlindungi dong? 😦
      Meski ribet tapi kalo memang berguna mengapa tidak? 😐

      Reply

      1. huihihihi…begitulah sop. karena saya bukan perakit mobil sop, jadi iya penumpang belakang tak terlindungi. kita kasih masukan ke mobil esemka atuh yu? supaya setiap jok mobil ada sabuk pengamannya. meski depan ataupun itu belakang ;P

        Reply

  24. iya bro, kereta api eksekutif dianggap aman dari goncangan, padahal kan ya mungkin mungkin saja kereta keluar dari reel, hehe

    Reply

  25. terus terang saya ngarep banget KA di Indonesia menyediakan sabuk pengaman. kadang suka gak bisa tidur mikir kalau ada apa2, kita bisa terlempar dari kursi dgn mudahnya 😦

    Reply

  26. belum pernah naik KA,sop. Gak tahu di dalamnya disedian sabuk pengaman apa gak ;D
    selama ini naik kapal laut atau pesawat aja. Pesawat sih ada dong ya sabuk pengamannya.
    Gimana kalo di kapal laut juga disediain sabuk pengaman..errr..tapi mau dipasang di bagian mananya yaaa??haha

    Reply

    1. Saya dulu pernah naik feri ke Bali. Tapi itu duluuuu sekali, dan saya gak turun dari mobil. Jadi saya gak tahu seperti apa kabin penumpangnya. 🙂

      Reply

  27. ga perlu mungkin di bangku KA pake sabuk pengaman, liat film luar ga pernah nemu tuh ada yg pake sabuk pengaman.
    tapi ga tau juga ya, belum pernah naek KA sih. :mrgreen:

    Reply

  28. kebetulan di mobil saya sabuk pengamannya sampe seat tengah, tapi extra seat yang paling belakang gak ada
    jarang juga sih orang duduk di belakang, biasanya di lipet jadi bagasi

    Reply

    1. saya seumur2 blom pernah naek kereta api mas
      gak tau di kereta api gak ada sabuk pengamannya
      api kayaknya ribet, kan kereta api gak ngerem mendadak juga

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s