14
Mar
12

[Fiksi] Aku dan Elemen Air

Ada apa ya, dengan diriku ini? Itu dulu deh, yang aku tanyakan.

Pagi itu, aku menuju dapur untuk membuat sarapan. Biasanya aku sarapan telur rebus dengan nasi atau nasi goreng dengan orak-arik telur. Aku sudah biasa membuat sarapan sendiri, tak terlupa dengan makan malam.

Begitu masuk dapur, aku yakin sekali dapur dalam keadaan kering. Saat aku sedang berkutat dengan wajan dan telur, aku mengalihkan pandangan sebentar ke arah lain untuk mencari tempat garam dan merica. Ketika aku kembali menatap wajan, aku melihat tetesan air di atas kompor. Padahal tadi kering. Tak hanya di sana saja, ternyata ada genangan air cukup banyak di lantai, tampak seperti menyambung dengan tetesan air di atas kompor. Bagaimana mungkin ini terjadi? Kalau memang tadi ketika aku masuk ke dalam dapur lantainya basah, tentu aku tak akan membiarkannya begitu saja. Aku bisa terpeleset.

Itu kejadian seminggu yang lalu.

Empat hari yang lalu, lagi-lagi kejadian aneh terjadi. Saat itu aku sedang bekerja di mejaku, seperti biasa. Di sebelah kanan, di atas meja komputerku, aku menaruh gelas minuman. Waktu itu aku sedang fokus sekali ke layar komputer, mengerjakan tugas yang hari itu baru diberikan oleh atasanku. Tanganku bergerak ke arah gelas tanpa aku melihat gelas di sebelah kananku itu. Aku sudah yakin dengan jarak yang kuperkirakan, sehingga ujung tanganku harusnya sudah menyentuh pegangan gelas. Tetapi, malah terjadi sesuatu yang aneh. Cairan panas mengenai tanganku.

Cairan kopi panas yang ada di dalam gelasku itu tumpah ke tanganku! Aneh, memang. Tak ada goncangan, gelas tak miring, dan permukaan meja jelas rata. Kecuali ada orang dari balik pembatas kubikelku yang menumpahkan air kopi panas, kemungkinan air dari dalam gelas meloncat sendiri ke arah tanganku sangat tak masuk akal.

Kemudian, tiga hari yang lalu, waktu itu aku sedang dalam perjalanan pulang ke rumah. Rute yang biasa kulalui, rute yang telah kulalui selama setahun aku bekerja di kantorku yang sekarang. Di depanku ada seorang wanita berjalan sendirian, sekitar beberapa belas meter di depanku. Ia seorang wanita muda yang —jika dilihat dari belakang— tampak menarik, dengan balutan blazer dan rok warna krem. Seorang wanita berjalan sendirian di malam hari, aku rasa sangat wajar ia menjadi sasaran jahat pria-pria hidung belang.

Benar saja, di belokan jalan yang akan kulewati, aku melihat tiga pria yang tiba-tiba muncul dari balik tembok bangunan di ujung jalan. Karena jarakku yang cukup jauh, mungkin pria-pria itu tidak melihatku. Mereka berkata sesuatu pada wanita itu, dan mencoba menyentuh bahu sang wanita. Tak butuh otak jenius untuk mencerna fakta itu bahwa ia sedang diganggu.

Aku akui, aku bukan seorang yang pemberani. Aku juga bukan orang yang mudah terinspirasi oleh film-film superhero, yang selalu berkata bahwa kebenaran pasti menang. Justru aku orang yang sebisa mungkin menghindari keributan. Prinsipku, kau tak mencampuri urusanku, aku tak mencampuri urusanmu. Kau tak mengganggu diriku, maka akupun tak akan mengganggu dirimu.

Tak usah bicara tentang fisikku. Fisikku tak sebagus pria yang rutin pergi fitness ke gym, itu jelas. Kemampuan beladiriku juga bukan yang terbaik di keluargaku, kaena terakhir kali aku latihan karate adalah saat aku SMA, umur belasan tahun. Jadi, bukanlah ide baik kalau aku menerjang bergabung ke pergulatan melawan tiga orang berandal di depan sana. Hati kecilku ingin menolong sang wanita, tapi otak rasionalku mencegahku bergerak tanpa rencana yang matang.

Tiba-tiba, sesuatu terjadi. Ada fire hydrant di dekat para berandal dan wanita itu berada. Aku tak ingat bagaimana momen itu terjadi, tapi yang pasti waktu itu aku merasakan amarah di hatiku, membuat tubuhku sedikit bergetar. Kemudian, hydrant itu menyemburkan air. Awalnya hanya semburan kecil, keluar dari celah seperti hasil torehan pisau pada kulit. Selang beberapa detik kemudian, bagaikan didorong oleh suatu tekanan yang amat besar dari dalam tanah, hydrant itu terkoyak di bagian tengah, membuat lubang cukup besar di salah satu katupnya.

Apa yang selanjutnya terjadi cukup mencengangkan. Air yang keluar dari lubang tersebut mengarah ke ketiga berandal itu. Airnya seperti hidup, bagaikan ular yang meliuk-liuk menyerang mangsanya. Sang wanita tidak terkena air sama sekali, hanya terkena percikan sedikit air. Dan tahu apa yang terjadi pada ketiga berandal itu? Mereka terhempas oleh terjangan air, terpental di trotoar sejauh tiga atau empat meter ke arahku berada. Tak ada dari mereka yang bangkit kembali. Kulihat wanita itu kebingungan dan tampak tak percaya terhadap apa yang baru saja terjadi. Ia langsung berlari pergi menjauh.

Waktu itu aku mulai bertanya-tanya pada diriku sendiri. Apakah itu semua terjadi karena diriku? Apakah akan terjadi sesuatu yang hebat padaku seperti dalam film-film superhero?

Belum sempat pertanyaanku terjawab, saat aku sampai ke rumah, terjadi lagi keanehan. Dengan maksud menghilangkan gemetaranku setelah menyaksikan kejadian menakjubkan tadi, aku mandi dengan air dingin. Aku memakai pancuran, dan tak ada air panas, karena mesin pemanas airku rusak. Waktu itu aku berpikir alangkah nikmatnya jika ada air hangat. Seakan menuruti kata hatiku, air yang keluar dari pancuran seketika menjadi hangat!

Apakah aku bermimpi? Tentu tidak. Apakah aku mengalami delusi? Dasar asal ngomong. Apakah kekuatan pikiran yang teramat kuat dapat mengubah indera perasa di sekujur kulitku menganggap air dingin sebagai air hangat? Bisa jadi. Hanya itu yang bisa kugunakan sebagai penjelasan.

Itu saja? Tidak, kejadian aneh yang kualami belum selesai. Semenjak kejadian saat mandi itu, aku tak perlu menekan tombol atau tuas flush setiap kali selesai buang air besar atau kencing. Sungguh, aku tidak bohong. Setiap kali tanganku akan menyentuh tuas flush, belum sempat menyentuhnya, air sudah keluar sendiri.

Klimaksnya terjadi hari ini, saat ini. Baru saja aku melakukan eksperimen. Aku berada di taman alun-alun kota, tepat di seberang kolam air mancur, agak jauh sekitar tiga puluh meter tempat aku duduk di sebuah bangku. Tadi, aku mengangkat lengan kananku, mengarah ke air kolam tersebut. Telapak tanganku terbuka, kuarahkan ke arah kolam. Dalam benakku aku membayangkan air mancur kolamnya mati. Dan seketika itu juga terjadi hal yang sama pada kolam di depanku, jauh di sana. Air mancurnya mati.

Kemudian, aku arahkan juga lengan kiriku, dan dengan kedua lenganku terangkat di udara, aku membayangkan air dalam kolam tersebut terangkat ke udara dan membentuk bola. Sungguh menakjubkan, hal itu benar-benar terjadi. Kupandangi bola air besar berdiameter sekitar lima meter di udara, bagaikan tergantung pada seutas kawat yang tak tampak. Terdengar suara decak kaget dari orang-orang yang menyaksikan kejadian ini. Ada yang hanya terperangah, dan ada yang segera mengeluarkan ponsel mereka dan merekamnya.

Lalu, aku menutup kedua telapak tanganku, bagai menggenggam udara. Seketika bola air tersebut pecah menjadi butiran-butiran besar air, tumpah membasahi area sekitar kolam dan menciprati beberapa orang yang berada terlalu dekat.

Aku melongo. Mulutku terbuka cukup lebar untuk dimasuki bola baseball. Adakah yang bisa menjelaskan hal ini?

Itulah kisahku. Sekarang, aku masih terduduk di tempat yang sama. Semakin lama aku berpikir, semakin tak ada penjelasan yang masuk akal untuk apa yang kualami ini…. Tunggu dulu, aku melihat seseorang… dari sudut mataku aku melihat seorang berpakaian serba putih berjalan pelan mendekatiku.

Seorang pria menggunakan setelan jas serba putih, terlihat necis bahkan dengan sepatunya yang berwarna putih. Orang itu menatap mataku dengan tajam. Senyum tipis tampak di bibirnya. Aku membayangkan orang itu adalah pengguna api, seperti di kisah-kisah fantasi yang pernah kubaca.

Dia berjalan ke arahku dengan—Ouw, dia mengangkat tangan kanannya dan mengarahkan kelima jarinya padaku. Dari ujung-ujung jarinya aku melihat percikan api, terpancar kilatan-kilatan api yang menyambar ke arahku….

******

Pernah nggak sih, narablog sekalian membayangkan punya kemampuan khusus semacam itu… 😳

Saya dapat ide menulis ini dari dapur, persis seperti salah satu peristiwa di atas. Tiba-tiba ada tetesan air yang tidak saya sadari ada di atas kompor. Itu benar-benar terjadi. :mrgreen:

———————————————————————————————————————————————————————

Gambar di atas saya ambil dari sini, sini, sini, dan sini. Seluruh terbitan ini beserta gambar-gambarnya sangat dilindungi oleh hak cipta, jadi sertakan alamat tautan dan nama pemilik blog jika ingin menggunakan sebagian ataupun seluruh bagian terbitan ini.
Advertisements

86 Responses to “[Fiksi] Aku dan Elemen Air”


  1. 14 March 2012 at 21:16

    wah, enak banget kalau itu terjadi, tinggal banyangkan apa yang terjadi semuanya akan jadi nyata^^

    • 15 March 2012 at 18:27

      Tapi hanya untuk air aja….

  2. 14 March 2012 at 21:21

    Aku dulu sering ngayal klo bisa terbang (^______^) sampe kebawa mimpi…..

    • 15 March 2012 at 18:27

      Terbang asik juga ya. 🙂

    • 5 wahyu asyari m
      15 March 2012 at 21:30

      aku juga sering ngimpi bisa terbang, kalo dikejar musuh.
      pilihan terakhir ya terbang aja.

    • 17 March 2012 at 09:56

      katanya itu gejala psikologis? … saya juga sering mimpi terbang …

      • 20 March 2012 at 15:06

        Saya pernah mimpi tersandung. 😀

  3. 14 March 2012 at 22:30

    Tiba-tiba aku bisa menghilang dengan sekejap ke belakangnya… (pengendali bayangan)

    • 15 March 2012 at 18:28

      Hmm hmm, lanjutin dong, bikin fiksi di blog-mu sendiri. Asik ‘kan? 😀

  4. 14 March 2012 at 23:34

    Tentu pernah membayangkan/day dreaming dong, punya kekuatan super gitu ya, sepertinya memang asyik!! hahaha 😛

    Btw, keren ceritana Sop *untung bukan horor/thriller lagi, wkakakaka 😆 *. Bikin sekuelnya dong, hahaha 😀

    • 15 March 2012 at 18:24

      Nah, saya emang pengen mencoba segala genre. Kecuali genre romantis. 😆

  5. 15 March 2012 at 07:01

    semacam kekuatan di film avatar aang yah. hehehe. tapi menarik loh fiksinya. kejadian sekecil apapun pasti bisa jadi alasan untuk menghasilkan sebuah fiksi :’)

    • 15 March 2012 at 18:23

      Yap, bahkan dalam momen menemukan kucing di pinggir jalan pun bisa jadi fiksi. :mrgreen:

  6. 15 March 2012 at 07:20

    aku sering ngebayangin,, ngebayangin jadi superhero dengan kekuatan khusus, biasanya sih punya kekuatan pikiran macam xavier gitu.. hahhaa

    • 15 March 2012 at 18:22

      Prof Xavier di X-Men? 😀

      Itu enak banget bisa baca pikiran orang. 😀

  7. 15 March 2012 at 08:19

    Avatar banget ceritanya. Pengendali air.
    Memang menyenangkan jika kita mempunyai kekuatan super semacam ini. Puncak imajinasi saya muncul ketika menikmati serial HEROES. Di situ saya ingin punya kekuatan untuk ‘bisa selalu menjawab pertanyaan baik tulis ataupun lisan’.

    • 15 March 2012 at 18:12

      ….errrrr kalo ada kemampuan seperti yang Mas Wahyu bilang, saya juga pengen.
      Dan saya pasti dapat IPK sempurna. 😆

  8. 15 March 2012 at 09:59

    pengendali air…. mantap banget ya kayak avatar

    • 15 March 2012 at 18:11

      Yap, dan saya bener2 baru inget ada Avatar… 😀

      • 17 March 2012 at 10:11

        itu gambarnya kan dari film avatar kan mas?

        • 20 March 2012 at 15:01

          Iya, tapi saya gak bikin cerita ini berdasarkan Avatar. Saya malah baru ingat ada Avatar pas saya cari gambarnya. 🙂

          • 20 March 2012 at 15:38

            he he he…. wah asyik banget emang ya kalau misal memiliki kelebihan kayak gitu

  9. 15 March 2012 at 10:34

    bagus banget tulisanmu, sop
    kenapa ga dibukuin sih? ceritanya mengalir, kayak air yg km ceritain 😀

    • 15 March 2012 at 18:06

      Haduh, kenapa gak dibukuin? Soalnya kerjaan utama saya bukan penulis. 😉 *dalam hati ngarep juga*

  10. 15 March 2012 at 11:52

    aku kok malah jadi inget aang ya Sop 😀
    bagus ceritanya 🙂

    • 15 March 2012 at 18:05

      Memang mirip. Tapi pas saya bikin ini saya gak terinspirasi dari Avatar lho. Saya gak ngikutin kartun Avatar soalnya. 🙂

  11. 15 March 2012 at 14:34

    kesukaan saraoannya sama kaya pascal telur orak arik tapi pascal menyebutnya telur moski:)
    belum pernah memikirkan hal seperti itu

    • 15 March 2012 at 18:04

      Telur Moski? 😀
      Apakan ada hubungannya dengan Moskow? :mrgreen:

  12. 29 Sobat Bercahaya
    15 March 2012 at 15:53

    Pernah juga aku berhayal bisa ini bisa itu. tapi seringnya bisa terbang agar bisa kemana?

    Pengendali air kaya pawang hujan. 🙂

    • 15 March 2012 at 18:02

      Oh, maksudnya pengen bisa terbang ya? 😀
      Nice, pengendali angin. :mrgreen:

  13. 15 March 2012 at 17:32

    setelan jas serba putih?

    aku biasa liat kang asop?
    #bapakku kalau mau ke masjid. 😀

    • 15 March 2012 at 18:00

      Hah? Biasa lihat saya? Maksudnya? ❓

      Hmmmm Bapak Idah kalo solat ke masjid pake jas? Bukan pake baju koko?

      • 15 March 2012 at 18:02

        huhuhuhu. . .

        jubah lebih tepatnya kak. . . 😉

        • 15 March 2012 at 18:10

          gamis, bukan?

          • 15 March 2012 at 18:11

            gamis kalau ibu2. . . 😉
            iya model kyak gamis gitu kang? 😉

  14. 15 March 2012 at 19:48

    wah kejadian nyata di atas kompor? jangan2 lo rmang mempunyai kekuatan super sop :p
    pernah dong menghayal.. kalau aku lebih suka ngayal tinggal di negeri mitologi yg punya kekuatan super.. hehehehehe

    • 16 March 2012 at 14:14

      Negeri mitologi…?
      Yunani? 😀

  15. 15 March 2012 at 21:51

    cool. saya pernah membayangkan punya berbagai kekuatan superhero. yang paling menyenangkan itu kayaknya telekinesis. bisa menghempaskan orang untuk membelah keramaian. STRIKE! wahaha. kayak main bekel, eh, bowling.
    saya pernah baca ada orang yang kayak jane grey-nya xmen gitu. cuman saya lupa namanya. perempuan juga. kerennya, dia bisa sakit sampe seminggu setiap abis melakukan pertunjukan. tim dokter yang menelitinya juga membuktikan bahwa itu bukan tipuan. ada hawa panas yang mengalir dari tulang belakangnya ke tangan. akhirnya dia meninggal karena sakit setelah pertunjukannya. 😦

    • 16 March 2012 at 14:13

      Hah, serius itu ada wanita yang bisa seperti Jean Grey? 😯
      Saya gak percaya kalo belum baca langsung… Namanya siapa, Mas? 😯

      • 16 March 2012 at 14:46

        nah setelh gugel, namanya Nina Kulagina. ada juga kok videonya.

  16. 15 March 2012 at 22:44

    Ceritanya seru nih, mengalun pelan dan bikin penasaran terus
    bahkan endingnya masih bikin penasaran 😀
    Kelihatanya seru juga, kalo punya kekuatan mengendalikan gravitasi

    • 16 March 2012 at 14:11

      Nah, silakan kalo Ageng mau ngelanjutin. :mrgreen:

  17. 16 March 2012 at 06:22

    Itu kejadian benar2 terjadi semua Mas Asop??
    Keren donk.. hehehe

    • 16 March 2012 at 14:10

      …soal di atas kompor, ya, itu beneran.
      Soal gak usah menekan flush ketika habis BAB, itu nggak. :mrgreen:

  18. 16 March 2012 at 07:05

    Kamu asop apa AVATAR Aangsop?

    • 16 March 2012 at 14:06

      Hahahahahaha lucuuu 😀

  19. 16 March 2012 at 09:50

    pas di awal ceritanya serem, setelah dilanjutin ternyata seru juga ya

  20. 16 March 2012 at 10:33

    fantastis. keren. btw prinsip kita sama. aku tak ganggu kamu. kamu tak ganggu aku. urusanku bukan urusanmu. urusanmu bukan urusanku. kecuali kita berkomunikasi dan peduli dengan cara yang baik.

    • 16 March 2012 at 13:57

      Mari kita saling peduli dalam batas kewajaran. 🙂

  21. 16 March 2012 at 10:57

    Aduh kang kok bisa gitu O_O

    • 16 March 2012 at 13:55

      Ya bisa dong. Imajinasi…. 😀

  22. 16 March 2012 at 11:44

    paling sering bayangin punya kekuatan bisa membuat apa yang ada dalam imajinasi jadi kenyataan. misal kepengen maem gitu, trus depannya kita uda ada makanan yg kita pengenin *glek*. trus klo marah ma siapa, bayangin aja atasnya kesirem air bekas cucian, dan itu kejadian 😆

    • 16 March 2012 at 13:54

      Ah jangan air bekas cucian, air got aja. 👿

      • 17 March 2012 at 17:44

        H2SO4 alias air asam mantep tuh wkwkwkwkwkw 👿

        • 20 March 2012 at 14:52

          ….seram. 😀

  23. 16 March 2012 at 15:24

    elemen air… jadi inget Aang 🙄

    • 20 March 2012 at 15:16

      Yap. Tapi saya gak bikin cerita ini berdasarkan Avatar. Saya gak ngikutin Avatar, jadi gak kepikiran Avatar sama sekali. :mrgreen:

  24. 16 March 2012 at 15:38

    Udah kuduga, yang asli paling cuma yang cerita pertama hehehe…

    Sop, udah kerja toh? Atau kerja lapangan? Kalo dari link sich kerja lapangan ya….*repot sendiri* 😀

    • 20 March 2012 at 15:12

      Dari link?
      Link apaan, Mbak?

      • 20 March 2012 at 15:31

        Itu link yang kamu taro di tulisan lho…(http://asopusitemus.com/2009/02/21/bentar-lagi-kp-nih-gak-kerasa/) makanya aku nanya kamu dah kerja?

        • 20 March 2012 at 15:49

          Itu kan posting-an tahun 2009… Udah lamaaa 😀

          • 20 March 2012 at 16:56

            Aku ndak liat tanggalnya >_<

          • 20 March 2012 at 17:05

            Huahahahahah 😆

  25. 16 March 2012 at 16:07

    Kalau jadi film.. Judulnya : “Water Hero”
    Tokoh Utama : Nicholas Saputra
    Kostum yang dipakai “Baju Surfing”
    Musuh Utama “Demon Fire”

    “Water Hero” adalah Jelmaan cucunya Sponge Bob yang dikutuk sang kakek ke dunia karena terlalu banyak menghabiskan air di dalam laut.. wwhhehe 😀

    • 20 March 2012 at 15:10

      Hehehehe siiiip! 😀

      Boleh juga ya tuh, Nicholas Saputra jadi tokoh utamanya… 😀 😀

  26. 16 March 2012 at 22:48

    lima elemen saering banget dijadikan ide cerita tuh.
    kmrn ini baru aja baca manga yg judulnya ‘ghost doctor’, jg ada disinggung ttg lima elemen.

    • 20 March 2012 at 15:09

      Hmm hmm, ada tuh di Shonen Magz. 🙂
      Saya ga suka itu komik. Terlalu fantasi. 😀 Saya langsung ilfill begitu muncul Dracula. 😦

  27. 17 March 2012 at 00:44

    Kadang berimajinasi sendiri mempunyai kekutan super bisa hilang dan juga kuat, yang bisa menembakkan sinar laser dari ujung jari telunjuk…
    #sayang itu hanya imajinasi sendiri 😀

    • 20 March 2012 at 15:08

      Luar biasa. Tak ada salahnya berimajinasi. 🙂

  28. 17 March 2012 at 09:58

    :mrgreen: … bahkan di fiksi ada kopi 😆 …. *tos ah … sebagai sesama penikmat kopi*

    • 20 March 2012 at 15:04

      Toss! 😀

  29. 17 March 2012 at 13:27

    Haha…
    Dooh, Sop… Mending gak usah punya kemampuan macam-macam deh. Ntar ribet urusannya 😀

    • 20 March 2012 at 15:00

      Yah namanya juga imajinasi, Mbak… 😳

  30. 17 March 2012 at 17:28

    imajinasinya luar biasa kakaakkk.. 😀
    kalo sy dikasi kesempatan punya kekuatan ekstra kek gitu, sy cuman pengen bisa kemana2 dalam waktu sekejap. kek lorong waktu gitu, atau pintu kemana saja. biar gampang mudiknya 😆

    • 20 March 2012 at 14:58

      Wah itu sih bener2 setara dewa.. 😀 😀

      • 20 March 2012 at 15:39

        Kayak Jumper ya Sop 😀

  31. 19 March 2012 at 15:31

    dan semua berubah ketika negara api menyerang…

    • 20 March 2012 at 15:07

      Emangnya Avatar 😆

  32. 20 March 2012 at 17:09

    pernah, sering malah, tapi dulu, sekarang udah nyadar, hihihi, kalo mau pingin kekuatan super kudu banyak beramal, hehey, betul gak sih 😀

    • 20 March 2012 at 17:36

      Kalo di sini rasanya mau kekuatan super malah menuju dukun, belajar ilmu hitam. 😦

  33. 20 March 2012 at 23:19

    WOOO…
    kamu bisa ngendaliin air mas? itu beneran?
    wah hebat….
    jadi ketika negara api menyerang hanya mas asop penguasa elemen air yg dapat menghentikannya hehehe 😀

    • 21 March 2012 at 08:15

      Hahahaha jangan meledek saya 😆 😆

      • 21 March 2012 at 11:11

        eh tapi itu beneran ga sih?? beneran punya kekuatan?

        • 21 March 2012 at 11:26

          Nggak lah Bang, saya gak punya kekuatan seperti ini. :mrgreen:

          • 21 March 2012 at 13:14

            kirain hehehe 😀

  34. 21 March 2012 at 09:22

    filosofinya yg dalam…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Si Empunya Blog

Siapa saya? Monggo lihat halaman "Tentang Saia..." di atas. Tinggal klik! Mau meninggalkan jejak? Monggo klik halaman "Tinggalkan jejak..." di atas. Jangan lupa, nikmatilah hidup ini. ^_^

Hubungi saya di jejaring sosial

Kadang-kadang di blog ini saya menggunakan emoticon Parampaa. Silakan datang ke blog Bang Ova di sini. Dapatkan emoticon-nya di sini. HAJAR!!

Masukkan e-mail Anda di sini kalo mau dapet pemberitahuan postingan baru saya via e-mail

Join 972 other followers

Powered by FeedBurner

Saya sedang membaca ini


Tulisan Saya Berdasarkan Bulan

Arsip Tulisan

Ups, maap, kalau mau melihat arsip semua tulisan saya, lihat halaman di atas ya, yang "Arsip Tulisan" itu lho....

TIPS!

Kalo tulisan di blog saia ini terlalu kecil, monggo diperbesar. Untuk pengguna windows, tahan [Ctrl] sambil di-scroll mouse tengah. Untuk pengguna Mac, tahan [Cmd] dan tekan [+] atau [-].

Ga nyambung sih ini, bukan promosi, tapi kalo mau browser Safari, donlot di sini.

Blogroll: By Name


Abed Saragih "disave" |
Abi Harestya dan Bidadarinya |
Abu Aufa |
Abu Bakar "Bchree" |
Abu Ghalib |
Achmad Edi Goenawan |
Achoey El Harris |
Ade Kurniawati |
Adi Surya Pamungkas "bacelzone" |
Fan Adie Keputran |
Adya Ari Respati "abstractdoodle" |
Afra Afifah |
Ageng Indra |
Agry Pramita |
Agung Budidoyo |
Agung Firmansyah |
Agung Hasyim |
Agung Rangga "Popnote" |
Agung Yansusan Sudarwin |
Agustantyono |
Agyl Ardi Rahmadi |
Ahmad Musyrifin |
Akhmad Fauzi |
Alfi Syukrina |
Alid Abdul |
An Fatwa "Siho" |
Andi Nugraha |
Andi Sakab |
Andhika |
Andreas A. Marwadi |
Andrew Paladie |
Andrik Prastiyono |
Andyan |
Angga "SERBA BEBAS" |
Angga Dwinovantyo |
Anies Anggara |
Anindita |
Anistri |
Anita Rosalina |
Anto "Kaget" |
Anyes Fransisca |
Are 3DRumah |
Ari Artanto "Cah Gaul" |
Ari Muhardian "Tunsa" |
Ariana Yunita |
Arief Hartawan |
Arif "Bangkoor" Kurnia |
Arif Nurrahman |
Arif Sudharno Putro |
Ariyanti "Sauskecap" |
Arnolegsa Maupasha |
Arundati R.A. |
Aruni Yasmin Azizah |
Aryes Novianto |
Asep Saiba |
Asrul Sani |
Atha "kepompong" |
Aul Howler |
Awalul Hanafiyah "Masyhury" |
Baha Andes |
Baiq Fevy Wahyulana |
Bernadine Hendrietta |
Betania G. Rusmayasari |
Big Zaman |
Budi Nurhikmat |
Budi Prastyo "Kimbut" |
Calvin Sidjaja "Republik Babi" |
Cempaka Ariyanti |
Chocky Sihombing |
Citra "ceetrul" Hapsari |
Dadi Huang |
Danar Astuti Dewirini |
Daniel Hendrianto |
Daniel Maulana |
Deady Rizky |
Dede A. Hidayat |
Deny Marisa |
Depriyansyah Ramadhan "Iamcahbagus" |
Desita Hanafiah |
Destiana |
Desy Arista Y. |
Dewi Puspitasari |
Dewisri Sudjia "Desudija-DSK" |
Dhanika Budhi |
Dhewi Buana |
Dhimas Nugraha |
Didot Halim |
Dina Aprilia |
Dismas |
Ditya Pandu |
Doni Ibrahim |
Edda Nainay |
Efinda Putri |
Eko Ghesi Bardiyanto |
Elfa Silfiana |
Ella "Brokoli Keju" |
Erick Azof |
Erika Paraminda |
Erlin Fitriyanti |
Evan Ramdan |
Evet Hestara |
Fadhilatul Muharram |
Fahmi Nuriman |
Faisal Afif Alhamdi |
Faiza "MIDWIFE'S NOTES" |
Fandy Sutanto |
Fanny Azzuhra |
Fatra Duwipa |
Febe Fernita |
Felicia |
Ferry Irawan Kartasasmita "makhluk lemah" |
Fier "Pelancong Nekad" |
Fikri "Blue Zone" |
Fira "Fiya" |
Fitri Melinda |
Fitriyani |
Galih Gumilang "Gege House" |
Galuh Ristyanto |
Ghani Arasyid |
Gilang F. Pratama "Babiblog" |
Gitta Valencia |
Gugun "idebagusku.com" |
Gusti Ramli |
Hanif Ilham |
Hanny Aryunda Herman |
Hendrawan Rosyihan |
Hera Prahanisa |
Herni Bunga |
Herry "negeribocah" |
I Gede Adhitya Wisnu Wardhana |
Husfani A. Putri |
Ibnu Fajar "Ikky" |
Ilham JR |
Inge "Cyberdreamer" |
Intan Permata Kunci Marga |
Iqmal |
Irfan Andi|
Isdiyanto |
Ivan Prakasa |
Januar Nur Hidayanto "Yayanbanget" |
Jasmine Aulia |
Joko Santoso |
Joko Setiawan |
Juhayat Priatna |
Julianus Ginting |
Kang Ian . info |
Kang Ian . com |
Karina Utami Dewi |
Khalid Abdullah |
Khalifatun Nisa |
Kuchiki Rukia |
Lailaturrahmi Sienvisgirl Amitokugawa |
Lambertus Wahyu Hermawan |
Lerryant K. |
Lina Sophy |
Lucky DC |
Maghfiraa Alva |
Marchei |
Mario Sumampow |
Mas Ardi |
Mas Bair |
Mas Yudasta |
Mikhael Tobing |
Mirwanda |
Miswar Rasyid |
Mochammad AHAO |
Mohamad Husin |
Muhammad Abdul Azis |
Muhammad Hamka Ibrahim |
Muhammad Ihfazhillah |
Muhammad Riyan |
Muhammad Saiful Alam |
Muhammad Zakariah |
Nadia Fadhilah Riza |
Nanang Rusmana |
Nandini R.A. |
Necky Effendi |
Ninda Rahadi |
Nindy Ika Pratiwi |
Novina Erwiningsih |
Nur Azizah |
Nuri |
Perwira Aria Saputra |
Pipin Pramudia |
Pratita Kusuma |
Puji Lestari |
Pungky "PHIA" Widhiasari |
Putri Chairina |
Qori Qonita |
Radinal Maruddani |
Rahad Adjarsusilo |
Rahmat Hidayat |
Randi Rahmat |
Rasyida |
Regina |
Reisha Humaira |
Rie "Cerita Rie" |
Richie Lanover |
Rif'atul Mahmudah |
Rina Sari |
Rini Andriani "Athamiri" |
Riza Saputra |
Rizki "Hitam Putih Jingga" |
Rizki Akbar Maulana |
Ronie "Ravaelz" |
Rowman |
Rudi Wahyudi |
Ruri Octaviani |
Saipuddin Ar |
Septirani Chairunnisa Kamal |
Shafiqah Adia Treest |
Silvi Mustikawati |
Surya "Javanes" Pradhana |
Tasya Myanti |
Thyar |
Tiffany Victoria "Tiffa" |
T I W I |
Tony Koes "Macsize" |
Triana Frida Astary |
Triyani Fajriutami |
Uka Fahrurosid |
Ummu El Nurien</a. |
Upik "Pemburu Konstruksi Makna" |
Wahyu Asyari Muntaha |
Wahyu Nurudin |
Wahyu Putra Perdana |
Wendy Achmmad |
Widyan Fakhrul Arifin |
Wien Wisma |
Wildan Lazuardi |
Wiwin Siswanty |
Wiwing Fathonah Pratiwi |
Yori Yuliandra |
Yuli Anggeraini |
Zuli Taufik |

I’m a Liverpudlian!



%d bloggers like this: