17
Mar
12

[Fiksi] Takut, Sesal, Marah

Lari.

Berlari. Ia terus berlari. Berlari bagaikan dikejar oleh sesuatu yang tak ingin dilihatnya. Atau dijumpainya. Sesuatu yang dibencinya, sesuatu yang tak ia harapkan untuk ditemuinya.

Bisakah sesuatu itu adalah kenyataan? Ataukah, sesuatu itu adalah dosanya di masa lampau? Bisa juga sesuatu itu adalah kematian.

Bisakah sesuatu itu diubah menjadi seseorang? Ya, seseorang. Mungkin ia tak mau melihat seseorang, seseorang yang amat dicintainya, amat ditakutinya, amat dirindukannya, atau bahkan amat ia benci. Tak ada yang tahu. Ia terus saja berlari dan berlari dengan kencang menjauhi segala sesuatu.

Ia seakan berlari di ruang kosong, tak berisi apapun selain dirinya. Waktu terus berjalan, namun seakan kehampaan terus menemaninya. Tak ada makhluk lain selain dirinya dan kehampaan. Staminanya seakan tak terbatas, nafasnya tak terputus, dan kaki tak pernah lelah. Dunia seakan mendukungnya untuk terus berlari.

Tapi, berlari dari apa?

Jantungnya berdegup dengan cepat, seolah ia merasa tak bisa berhenti berlari selama jantungnya masih berdetak.

Kini, larinya semakin pelan. Semakin pelan, hingga akhirnya ia berhenti. Nafasnya memburu, tubuh membungkuk, dan keringat deras mengucur dari semua lubang pori-pori di kulitya.

Kemudian, ia menangis. Air mata keluar begitu saja, membaur dengan keringat di wajahnya. Tangisannya begitu hebat, air matanya begitu deras. Pertahanannya seolah runtuh. Tembok baja yang mengelilingi hatinya hancur. Serbuan ingatannya dari masa lalu menyeruak masuk tak terbendung, membuat tangisannya semakin menjadi-jadi.

Badannya bergetar hebat, bukan akibat kelelahannya berlari, tapi karena begitu hebatnya perasaan yang ia rasakan. Amarah, kesedihan, keputus-asaan, kerinduan, kebencian, dan ketidakberdayaan.

Dalam tangisan dan ratapannya, ia terduduk. Nafasnya tersengal-sengal, dadanya naik turun tak beraturan. Kedua tangannya erat melingkari tubuhnya sendiri. Ia jatuh ke tanah. Berbaring seperti anak kecil ketakutan. Tak berdaya, putus asa.

*****

Akhir-akhir ini saya lebih suka segera menuliskan ide yang ada di benak ini… :mrgreen:

———————————————————————————————————————————————————————

Seluruh terbitan ini beserta gambar-gambarnya sangat dilindungi oleh hak cipta, jadi sertakan alamat tautan dan nama pemilik blog jika ingin menggunakan sebagian ataupun seluruh bagian terbitan ini.

Advertisements

53 Responses to “[Fiksi] Takut, Sesal, Marah”


  1. 17 March 2012 at 17:47

    wow kayaknya pernah mimpi kayak gini. tapi pas itu lanjutannya depanku muncul stasiun kereta api, suasananya malem banget. dan setelah itu cuma natepin kereta2 yg lewat aja 😦

    • 20 March 2012 at 14:47

      Nah… itu sama menyedihkannya… 🙂

      Tapi jujur, cerita ini bukan terinspirasi dari mimpi lho. 🙂

  2. 17 March 2012 at 17:59

    Kalo hati udah bergerak fiuhh T__T

  3. 17 March 2012 at 18:16

    Kamu lagi galau Asop? Fiksi terus beberapa hari ini…

    • 20 March 2012 at 15:16

      Mas Wahyu, saya pengennya sih bulan ini full fiksi. 🙂

  4. 17 March 2012 at 19:34

    Kemaren Avatar sekarang Atlet Marathon..(marathon kehidupan hehehehe) …wah..besok apa Sop?

    • 20 March 2012 at 15:14

      Besok kasus pembunuhan. 🙂

  5. 17 March 2012 at 22:06

    wah, rasanya seperti mimpi saya jadi orang kelima yang komen disini
    biasanya dapetnya diurutan 100an keatas…

    wah, Bang Asop lagi lari dari apa nih?
    biasanya kan tulisan tuh menceritakan apa yang sedang terjadi..
    jadi penasaran,…jangan2 dikejar utang lagi *gubrak*

    NB: JANGAN PUTUS ASA!

    • 20 March 2012 at 15:14

      Lho, jangan tanya saya lagi lari dari apa. Saya ga lari dari apa2, ini hanya fiksi. 😛

  6. 17 March 2012 at 22:13

    fiksinya bagus. Lebih baik segera menuliskannya kan, dari pada lupa menuliskannya di blog. Akhirnya hanya jadi kenangan saja kalau lupa.

    • 20 March 2012 at 15:17

      Betul. 🙂

  7. 17 March 2012 at 23:56

    Waaah, temanya mellow, hahaha 😛

    Iya, bener bgt tuh. Ketika ada ide memang sebaiknya segera ditulis, atau dicatat deh supaya nggak lupa 😛

    • 20 March 2012 at 15:11

      Oh ya, seperti ini mellow ya? 😀
      Oke, genre berikutnya akan beda. 😉

  8. 18 March 2012 at 04:17

    “Tapi, berlari dari apa?” – Jadi keinget suatu hal.

    Jika kita tidak tahu kita lari dari apa, bisa jadi ada energi tertentu yang memberi jarak antara kita dan “sesuatu tersebut”. Kita tidak berlari, tapi tergeser jarak aman akibat pergerakan “sesuatu tersebut”. Lets call it : Magnet Kutub Utara dan Selatan 🙂

    • 20 March 2012 at 15:11

      Segala sesuatu di dunia ini relatif ya. 🙂

  9. 18 March 2012 at 08:08

    waahhh baru sadar satu adegan pun bisa ditulis jadi fiksi yg menarik.ya sop..

    ayooo terus nulis fiksinya 🙂

    • 20 March 2012 at 15:08

      Lhoooo Mbak baru tahu? 😀
      Asal pemilihan katanya tepat, harusnya enak dinikmati. 😳

  10. 18 March 2012 at 10:00

    Ya ampun, aku ada urutan 10. Biasanya jauh banget. Ayo, sop.. Lanjutkan tulisanmu. Bagus.

    • 20 March 2012 at 15:07

      Hehe, entah nih, jumlah komentator akhir2 ini berkurang. 😀

  11. 18 March 2012 at 10:08

    jadi hobi bikin fiksi ya sop?

    • 20 March 2012 at 15:07

      Saya ngebayangin bulan maret ini hanya fiksi. 😳

  12. 22 marsudiyanto
    18 March 2012 at 15:06

    Wah, Mas Asop mulai sering nulis fiksi
    Akan dibukukankah?

    • 20 March 2012 at 15:04

      Nggak tahu, Pak. 🙂
      Percuma kalau hanya membukukan karya yang ada di blog. Rugi, ngapain ngeluarin duit untuk sesuatu yang bisa dibaca dengan gratis di blog?

  13. 18 March 2012 at 16:56

    Halo Mas Asop!
    Wah sudah lama yah, tidak baca baca tulisan di blog blog orang 🙂

    datang datang tulisannya berubah ya? :mrgreen:
    dulu kan sering ngomongin DP yah. *bukan dewi perssik*

    • 20 March 2012 at 14:59

      DP?? Disturbing Picture?? Nggak lah! 😛

  14. 18 March 2012 at 19:05

    *baca sambil manggut-manggut*
    *mencoba menangkap isi maknannya*
    Mmm… kesimpulanya, hal paling menyakitkan tidak berasal dari fisik, tapi hati *otak galau*

    • 20 March 2012 at 14:59

      Jadi, siapa yang galau? 🙄

  15. 18 March 2012 at 20:46

    Berlarilah sepuas hatimu, sekuat ragamu. Tapi, setelah itu berbaliklah dan hadapilah! Takkan melegakan hanya sekedar berlari, namun hadapi dan selesaikanlah, itu baru pemenang!

    (petuah dari Ms. Choco 1700-1789)

    • 20 March 2012 at 14:52

      Siapa itu Ms. Choco?

  16. 18 March 2012 at 21:28

    aseeeek, akhir2 ini si asop rajin nulis fiksi 😀

    • 20 March 2012 at 14:51

      Iya dong. 😀

  17. 18 March 2012 at 23:28

    wah wah wah. . . . keren. .. . . siap dibukukan nih bang asop. . .

    kunjungan malem ahhhhh. . .. udah tidur belom yak . . .:)

    • 20 March 2012 at 14:48

      Semoga saja… 🙂

  18. 34 bella sirait
    19 March 2012 at 09:52

    Saya juga suka lari Sop…lari dari kenyataan…huehehe
    Fiksinya OK !!!

    • 20 March 2012 at 15:12

      Nah, itu adalah hal sering ingin dilakukan oleh orang dewasa… 😛

  19. 19 March 2012 at 10:54

    fiksi keren………..

    • 20 March 2012 at 15:12

      Trims. 😳

  20. 19 March 2012 at 12:34

    Wuuuaaaaahhhh!!!

    kereenn!! ;D

    • 20 March 2012 at 15:12

      Makasih. 🙂

  21. 19 March 2012 at 13:15

    Berlari dari kenyataan *eehh ga boleh itu, Hehehe 😀
    Beneran lagi seneng bikin fiksi nih yah, Sop? Blog gw juga sekarang lagi kebanyakan bikin fiksi :O

    • 20 March 2012 at 15:09

      Aih, gue udah lama gak ke blog lu, Put… 😳

  22. 19 March 2012 at 14:29

    lagi mikirin apa sih Asop?

    • 20 March 2012 at 15:08

      Nggak mikirin apa2. 🙂

  23. 19 March 2012 at 15:57

    Paling parah, takut untuk hal yang kita gak tau ya Sop. Parno mulu bawaannya 😐

  24. 19 March 2012 at 22:58

    Ugh, iri deh, jadi pengen nulis lagi. Ini keren bangetlah, it’s up to our own interpretation orang ini berlari dari apa atau siapa. We can even relate to ourselves, sebenernya kita lagi melarikan diri dari sesuatu nggak, and is it a bad thing or can it be a good thing?

    Hehe cek blog fiksi saya juga dong Kang di http://imaginadine.blogspot.com hehehehehehehe. 😛 #promosi

    • 20 March 2012 at 17:40

      Hehe, saya berharap bulan maret ini saya bisa ber-fiksi ria. 😳

      Oke, saya pengen ke sana. 🙂

  25. 20 March 2012 at 14:05

    wah sop, jadi rajin nulis fiksi nih sekarang

    • 20 March 2012 at 14:51

      Gimana ya Mbak, kalo sebulan ini saya nulis fiksi terus… 😀

  26. 49 Fauzan Mars
    20 March 2012 at 16:29

    wah lama gak menyapa nih……. hai 🙂
    bahasa sungguh imajinatif
    i like it 🙂

    Blogku uda berganti dgn yg skrg bro

  27. 20 March 2012 at 20:36

    Satu kata yang mungkin dapat mendeskripsikan semuanya “GALAU” hihi

    • 21 March 2012 at 08:19

      Sembarangan. Saya ga ngerti apa itu galau. 😛

  28. 22 March 2012 at 14:13

    takut..sesal..marah selalu datang pada diri kita…
    tetapi rsa itu akan hilang dengan kesabaran ketawaqalan dan ketabahan dan akhiri semua itu dengan senyuman 🙂

    • 22 March 2012 at 18:53

      Semoga. 🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Si Empunya Blog

Siapa saya? Monggo lihat halaman "Tentang Saia..." di atas. Tinggal klik! Mau meninggalkan jejak? Monggo klik halaman "Tinggalkan jejak..." di atas. Jangan lupa, nikmatilah hidup ini. ^_^

Hubungi saya di jejaring sosial

Kadang-kadang di blog ini saya menggunakan emoticon Parampaa. Silakan datang ke blog Bang Ova di sini. Dapatkan emoticon-nya di sini. HAJAR!!

Masukkan e-mail Anda di sini kalo mau dapet pemberitahuan postingan baru saya via e-mail

Join 973 other followers

Powered by FeedBurner

Saya sedang membaca ini


Tulisan Saya Berdasarkan Bulan

Arsip Tulisan

Ups, maap, kalau mau melihat arsip semua tulisan saya, lihat halaman di atas ya, yang "Arsip Tulisan" itu lho....

TIPS!

Kalo tulisan di blog saia ini terlalu kecil, monggo diperbesar. Untuk pengguna windows, tahan [Ctrl] sambil di-scroll mouse tengah. Untuk pengguna Mac, tahan [Cmd] dan tekan [+] atau [-].

Ga nyambung sih ini, bukan promosi, tapi kalo mau browser Safari, donlot di sini.

Blogroll: By Name


Abed Saragih "disave" |
Abi Harestya dan Bidadarinya |
Abu Aufa |
Abu Bakar "Bchree" |
Abu Ghalib |
Achmad Edi Goenawan |
Achoey El Harris |
Ade Kurniawati |
Adi Surya Pamungkas "bacelzone" |
Fan Adie Keputran |
Adya Ari Respati "abstractdoodle" |
Afra Afifah |
Ageng Indra |
Agry Pramita |
Agung Budidoyo |
Agung Firmansyah |
Agung Hasyim |
Agung Rangga "Popnote" |
Agung Yansusan Sudarwin |
Agustantyono |
Agyl Ardi Rahmadi |
Ahmad Musyrifin |
Akhmad Fauzi |
Alfi Syukrina |
Alid Abdul |
An Fatwa "Siho" |
Andi Nugraha |
Andi Sakab |
Andhika |
Andreas A. Marwadi |
Andrew Paladie |
Andrik Prastiyono |
Andyan |
Angga "SERBA BEBAS" |
Angga Dwinovantyo |
Anies Anggara |
Anindita |
Anistri |
Anita Rosalina |
Anto "Kaget" |
Anyes Fransisca |
Are 3DRumah |
Ari Artanto "Cah Gaul" |
Ari Muhardian "Tunsa" |
Ariana Yunita |
Arief Hartawan |
Arif "Bangkoor" Kurnia |
Arif Nurrahman |
Arif Sudharno Putro |
Ariyanti "Sauskecap" |
Arnolegsa Maupasha |
Arundati R.A. |
Aruni Yasmin Azizah |
Aryes Novianto |
Asep Saiba |
Asrul Sani |
Atha "kepompong" |
Aul Howler |
Awalul Hanafiyah "Masyhury" |
Baha Andes |
Baiq Fevy Wahyulana |
Bernadine Hendrietta |
Betania G. Rusmayasari |
Big Zaman |
Budi Nurhikmat |
Budi Prastyo "Kimbut" |
Calvin Sidjaja "Republik Babi" |
Cempaka Ariyanti |
Chocky Sihombing |
Citra "ceetrul" Hapsari |
Dadi Huang |
Danar Astuti Dewirini |
Daniel Hendrianto |
Daniel Maulana |
Deady Rizky |
Dede A. Hidayat |
Deny Marisa |
Depriyansyah Ramadhan "Iamcahbagus" |
Desita Hanafiah |
Destiana |
Desy Arista Y. |
Dewi Puspitasari |
Dewisri Sudjia "Desudija-DSK" |
Dhanika Budhi |
Dhewi Buana |
Dhimas Nugraha |
Didot Halim |
Dina Aprilia |
Dismas |
Ditya Pandu |
Doni Ibrahim |
Edda Nainay |
Efinda Putri |
Eko Ghesi Bardiyanto |
Elfa Silfiana |
Ella "Brokoli Keju" |
Erick Azof |
Erika Paraminda |
Erlin Fitriyanti |
Evan Ramdan |
Evet Hestara |
Fadhilatul Muharram |
Fahmi Nuriman |
Faisal Afif Alhamdi |
Faiza "MIDWIFE'S NOTES" |
Fandy Sutanto |
Fanny Azzuhra |
Fatra Duwipa |
Febe Fernita |
Felicia |
Ferry Irawan Kartasasmita "makhluk lemah" |
Fier "Pelancong Nekad" |
Fikri "Blue Zone" |
Fira "Fiya" |
Fitri Melinda |
Fitriyani |
Galih Gumilang "Gege House" |
Galuh Ristyanto |
Ghani Arasyid |
Gilang F. Pratama "Babiblog" |
Gitta Valencia |
Gugun "idebagusku.com" |
Gusti Ramli |
Hanif Ilham |
Hanny Aryunda Herman |
Hendrawan Rosyihan |
Hera Prahanisa |
Herni Bunga |
Herry "negeribocah" |
I Gede Adhitya Wisnu Wardhana |
Husfani A. Putri |
Ibnu Fajar "Ikky" |
Ilham JR |
Inge "Cyberdreamer" |
Intan Permata Kunci Marga |
Iqmal |
Irfan Andi|
Isdiyanto |
Ivan Prakasa |
Januar Nur Hidayanto "Yayanbanget" |
Jasmine Aulia |
Joko Santoso |
Joko Setiawan |
Juhayat Priatna |
Julianus Ginting |
Kang Ian . info |
Kang Ian . com |
Karina Utami Dewi |
Khalid Abdullah |
Khalifatun Nisa |
Kuchiki Rukia |
Lailaturrahmi Sienvisgirl Amitokugawa |
Lambertus Wahyu Hermawan |
Lerryant K. |
Lina Sophy |
Lucky DC |
Maghfiraa Alva |
Marchei |
Mario Sumampow |
Mas Ardi |
Mas Bair |
Mas Yudasta |
Mikhael Tobing |
Mirwanda |
Miswar Rasyid |
Mochammad AHAO |
Mohamad Husin |
Muhammad Abdul Azis |
Muhammad Hamka Ibrahim |
Muhammad Ihfazhillah |
Muhammad Riyan |
Muhammad Saiful Alam |
Muhammad Zakariah |
Nadia Fadhilah Riza |
Nanang Rusmana |
Nandini R.A. |
Necky Effendi |
Ninda Rahadi |
Nindy Ika Pratiwi |
Novina Erwiningsih |
Nur Azizah |
Nuri |
Perwira Aria Saputra |
Pipin Pramudia |
Pratita Kusuma |
Puji Lestari |
Pungky "PHIA" Widhiasari |
Putri Chairina |
Qori Qonita |
Radinal Maruddani |
Rahad Adjarsusilo |
Rahmat Hidayat |
Randi Rahmat |
Rasyida |
Regina |
Reisha Humaira |
Rie "Cerita Rie" |
Richie Lanover |
Rif'atul Mahmudah |
Rina Sari |
Rini Andriani "Athamiri" |
Riza Saputra |
Rizki "Hitam Putih Jingga" |
Rizki Akbar Maulana |
Ronie "Ravaelz" |
Rowman |
Rudi Wahyudi |
Ruri Octaviani |
Saipuddin Ar |
Septirani Chairunnisa Kamal |
Shafiqah Adia Treest |
Silvi Mustikawati |
Surya "Javanes" Pradhana |
Tasya Myanti |
Thyar |
Tiffany Victoria "Tiffa" |
T I W I |
Tony Koes "Macsize" |
Triana Frida Astary |
Triyani Fajriutami |
Uka Fahrurosid |
Ummu El Nurien</a. |
Upik "Pemburu Konstruksi Makna" |
Wahyu Asyari Muntaha |
Wahyu Nurudin |
Wahyu Putra Perdana |
Wendy Achmmad |
Widyan Fakhrul Arifin |
Wien Wisma |
Wildan Lazuardi |
Wiwin Siswanty |
Wiwing Fathonah Pratiwi |
Yori Yuliandra |
Yuli Anggeraini |
Zuli Taufik |

I’m a Liverpudlian!



%d bloggers like this: