22
Mar
12

[Fiksi] Toilet

Aduh, sial sial sial. Perutku mulas. Tekanan dari dalam perutku hampir tak bisa kutahan. Sudah diujung!

Syukurlah, stadion ini punya toilet. Sungguh tak enak rasanya, menonton pertandingan klub sepak bola favoritmu diselingi dengan buang air. Airnya bukan air kecil, airnya yang besar.

Toilet yang aneh. Toiletnya berada di ujung, jauh dari jangkauan penonton. Jauh dari pintu masuk.

Di dalam, ternyata bersih. Wangi pengharum. Kacanya kinclong. Wastafel mengkilap. Setidaknya yang kudapat jauh lebih baik ketimbang yang kuharapkan.

Aku cari toilet duduk. Pintu pertama kubikel kubuka, jongkok. Pintu kedua kubuka, jongkok. Pintu ketiga kubuka, masih jongkok. Saat pintu keempat kubuka, akhirnya toilet duduk.

Segera kuambil banyak tisu, dan kulapisi dudukan toilet dengan kecepatan dewa. Dorongan dari dalam perut ini sungguh mendesak. Tak ada apapun yang bisa menghalangiku.

Belum sedetik pahaku menyentuh dudukan, ampas pencernaan tubuhku langsung berebutan keluar. Sabar, sabar, kataku. Kalian semua akan keluar dengan teratur.

Sensasi kelegaan yang tiada duanya, melebihi sensasi ngupil yang juga nikmat.

Seketika aku ingat. Ada orang bilang tak boleh bersiul di dalam kamar mandi. Entahlah, apakah maksudnya ketika sedang mandi atau buang air. Lebih spesifik, ada juga yang bilang tak boleh bersiul ketika buang air besar. Sekali lagi, aku tak tahu apa alasannya.

Tak ada salahnya aku coba bersiul, bukan? Aku tak percaya takhayul, tapi sungguh aku hanya ingin mencobanya. Adakah yang terjadi jika aku bersiul saat buang air?

Maka bersiul-lah aku. Sekali hembusan. Merdu. Tak terjadi apa-apa.

Siulan kedua. Dua kali hembusan. Merdu. Tak ada apa-apa.

Siulan ketiga—aku terlonjak berdiri.

Astaga, Apa itu tadi? Ada yang menyentuh bokongku! Iya, ada yang menyentuh bokongku dari dalam lubang pembuangan! Aku tak main-main, serasa ada tangan—lebih tepatnya jari—yang meraba bokongku!

Kurang ajar. Tidak lucu rasanya, disentuh oleh sesuatu yang tak kau ketahui, di bagian paling pribadi. Aku merasa dilecehkan.

Kini aku berdiri, dengan bokong yang belum aku bersihkan. Aku masih kaget, marah, dan sedikit bercampur ngeri. Tak ingin aku duduk di sana lagi. Tapi, bagaimana cara aku membersihkan bokongku kalau begitu?

Terpaksa aku duduk. Dengan segera aku mengambil tisu dan membersihkan bagian bawahku. Selesai. Sebaiknya aku bergegas.

Aku berdiri, memakai celana. Kutekan tombol siram. Begitu aku akan membuka pintu, kenopnya macet. Pintu tak mau membuka. Ada apa lagi ini?

Tiba-tiba saja, bau yang menyengat menyerbu hidungku. Bau yang sungguh tak enak. Benar-benar muncul begitu saja, seakan mengalahkan bau kuat pengharum yang tadi ketika masuk aku rasakan. Begitu kulihat toilet yang tadi aku pakai, aku melihat gunungan kotoran di sana. Ya Tuhan, banyak sekali! Aku tadi sudah menyiramnya! Lagipula, kotoranku tak mungkin sebanyak itu.

Ini mulai terasa menakutkan. Ada yang aneh dengan toilet ini.

Suara pintu toilet di luar sana terbuka. Dan menutup. Ada orang masuk. Tapi, tak ada suara langkah atau apapun. Apapun itu yang ada di dalam sini bersamaku, ia diam tak bersuara.

Gelap. Ya ampun, sekarang lampu mati. Sudah bau, terkunci dalam kubikel bersama segunung kotoran yang bukan punyaku, dan lampu mati pula.

Akan aku coba menyiram kotoran itu sekali la—

…menyeramkan. Mata itu. Dua mata yang merah menyala, menatapku. Di atas, di atas pintu kubikel toilet yang aku masuki, ia bertengger di sana. Gigi runcing. Rambut yang panjang, kusut, dan…. bau tak sedap.

Makhluk itu berkata, “Kau tadi bersiul, ada apa memanggilku?”

*****

Menurut pembaca dan narablog sekalian, lucukah kisah ini? Atau malah seramkah? :mrgreen:

Inspirasi kisah ini saya dapat ketika saya buang air besar. Luar biasa. 😳

———————————————————————————————————————————————————————

Gambar toilet saya pinjam dari sini, dan gambar setan saya pilih dari sini. Seluruh terbitan ini beserta gambar-gambarnya sangat dilindungi oleh hak cipta, jadi sertakan alamat tautan dan nama pemilik blog jika ingin menggunakan sebagian ataupun seluruh bagian terbitan ini.
Advertisements

131 Responses to “[Fiksi] Toilet”


  1. 22 March 2012 at 00:13

    Errr, aku baca posting ini pas lagi makan malam 😦

    Hmm, serem sih, tapi selain itu agak jijik-jijik juga gitu deh Sop, haha 😛 Masa si makhluknya menyentuh bokong so tokohnya dari dalam pispot itu tepat ketika si tokoh lagi pup sih?? Gyahahaha 😆

    • 22 March 2012 at 18:53

      Nah, makanya itu Bang, saya pikir yang pas nyentuh bokong itu lucu… 😎

      • 25 March 2012 at 01:05

        Bener bang, bagian itu lucu. :mrgreen:

        Bagus, mungkin punchline nya kurang banyak ya?

        • 25 March 2012 at 19:26

          Punchline itu…. apa ya? Maap, tunggu bentar, tolong jelasin, saya ga ngerti ttg hal ini. :mrgreen:

          Bukan dialog ya?

  2. 22 March 2012 at 00:51

    lumayan… nggak begitu seram sih…

    • 22 March 2012 at 18:49

      Oh oke, saya coba lagi lain waktu. 🙂

  3. 22 March 2012 at 01:30

    jadi penasaran, beneran gak ya?
    *serem sendiri*

    • 22 March 2012 at 18:48

      Silakan coba, Bang. 😀

  4. 22 March 2012 at 01:58

    serem sih enggak.. tapi jijik sop… 😛 hahaha

    • 22 March 2012 at 08:53

      setuju sama ko arman sop. hahaha

    • 11 wahyu asyari m
      22 March 2012 at 09:40

      pamali kalo siul2 😀

    • 22 March 2012 at 18:46

      Baguslah, tujuan saya tercapai. :mrgreen:

  5. 22 March 2012 at 06:12

    belakangnya serem, depannya.. agak gimana gitu. hehe. (Saya baca sambil makan soalnya.)

    • 22 March 2012 at 18:43

      Hehe maap.. 😳

  6. 22 March 2012 at 07:32

    Kesannya jorok…

    • 22 March 2012 at 19:05

      Oke, trims! 🙂

  7. 22 March 2012 at 09:18

    horror banget ya….entah jin atau hantu yang jadi penunggu toilet..tapi sepertinya sang penunggu tak suka dengan kebersihan..karena meskipun sudah digelontor air..tetap saja kotorannya menumpuk segunung 🙂

    • 22 March 2012 at 19:05

      Itulah dia, kotorannya gak hilang-hilang. 😀

  8. 22 March 2012 at 09:49

    lucu gan apalagi pas si imut berebut keluar n menyentuh bokong ….. wkwkwkwkwkkwkkwwkwk

    • 22 March 2012 at 19:05

      Huahahaha si imut… 😆

  9. 21 Teguh Puja
    22 March 2012 at 10:05

    :))

    Antara lucu dan seram. 😛

    Lucu ketika membayangkan prosesi BAB yang sedikit sial.
    Dan cukup terbawa juga dengan suasana seram dari dramatisasi tulisannya. 😀

    • 22 March 2012 at 19:04

      Hmm hmm, makasih atas komentar Mas Teguh! 😀 😀

  10. 22 March 2012 at 10:36

    kalo kata Jamrud, ga boleh nyiul, nanti diciduk polisi, burung tetangga pada mati…

    • 22 March 2012 at 19:03

      Hehehehe ini salah satu komentar yang luar biasa… 😀

  11. 22 March 2012 at 10:38

    sereeem cuuuy… -_____-

  12. 22 March 2012 at 10:41

    toilet, jadi inget kemarin nongkrong bareng di toilet sama temen. ahahaa

    • 22 March 2012 at 19:02

      Nongkrong doang ‘kan? Gak sambil buang air?

  13. 22 March 2012 at 11:04

    itu…jorok, Asop…..

    • 22 March 2012 at 19:01

      Ouch, oke… 😛

  14. 22 March 2012 at 13:15

    terinspirasi dari toilet… whaowww… Kalau aku bilang, aku dapat inspirasi judul TA waktu di kamar mandi, Asop percaya tidak??? 😀

    Ini sereeeeeeeeeeeeeeemmm,.. sekaligus menjijikkan. Hahaha

    • 22 March 2012 at 18:58

      Hihihi ya percaya dong, memang WC itu sumber ide. 😆 😆

  15. 22 March 2012 at 13:52

    hahaha…..
    makanya jgn sembarangan bersiul
    ada banyak cara untuk menghadirkan hantu2
    apalagi hantu toilet…hihihi..

    terkikik saat membaca “sabar…sabar…kalian semua akan keluar dgn teratur”

    salam kenal ya
    jika berkenan ditunggu kunjungannya di http://diandrarafi.blogdetik.com/
    *jd penasaran dgn sosok penulis ini*
    hehehe…..

    • 22 March 2012 at 18:53

      Aduuuh maap ya saya belom sempat berkunjung balik… 😐

      Penasaran dengan sosok saya? Tuh ada di widget sebelah kanan. 😳

  16. 22 March 2012 at 16:42

    kalau di kamar mandi gak boleh bersiul lhoo., hati hati jangan diulangi lagi sop.. 😀

    • 22 March 2012 at 18:49

      Hehehe iya sih, tapi kalo saya bersiul-pun gak akan keluar setan kayak begitu… 😆

  17. 36 kiyenyonk
    22 March 2012 at 16:49

    enek ih, pake dijelasin yang ‘dibuang’..

    • 22 March 2012 at 18:48

      Maap yaaaaa 😳

  18. 22 March 2012 at 18:10

    udah kebelet eek, tapi masih sempat2nya moto.. seems legit. hhahaha

    • 22 March 2012 at 18:43

      Eh eh, itu foto bukan jepretan saya lho…

  19. 22 March 2012 at 19:14

    Paling seram yang bagian “Begitu kulihat toilet yang tadi aku pakai, aku melihat gunungan kotoran di sana.”

  20. 22 March 2012 at 19:46

    Ceritanya bagus coz aku suka cerita horor, tapi ada bagian yang agak tergesa-gesa saat menceritakannya, mungkin penulis bermaksud menyampaikan secara gamblang, yang akhirnya cerita menjadi datar. Maaf itu hanya menurut pendapatku. Tapi intinya bagus punya imajinasi tinggi tentang cerita horor.

    • 22 March 2012 at 19:59

      Naaaah ini dia kritik yang saya butuhkan. 😀 😀

      Makasih yaaaa 🙂

  21. 22 March 2012 at 20:43

    Lucu? Serem? Nggaaaa!
    Joroookkk! Ahahahaha xD

    • 22 March 2012 at 20:47

      Oke deeeeh makasih atas pendapat Unaaaa 😆

  22. 22 March 2012 at 21:33

    ehek ehek cerita yang sangat romantisssss… *muntah* :DD

    • 22 March 2012 at 21:44

      Stop, hentikan kata romantis itu, saya ga mau bikin cerita romantis

  23. 22 March 2012 at 21:34

    aku ketawa terus bacanya ehek ehek *tawagila*

    • 22 March 2012 at 21:43

      Syukurlah, kalo kamu terhibur, Dev. 😀

  24. 22 March 2012 at 21:41

    ahhh…. judulna sama kayak post aku kemaren2 😀

    btw ceritana agak gimana gitu….. heheh

    • 22 March 2012 at 21:43

      Oh ya? Tentang toilet? 😀

      Hmmmm tolong jelaskan, “gimana” ini maksudnya apa? 😳 Saya ‘kan penasaran… 😳

      • 22 March 2012 at 21:51

        iya tentang toilet… 😀

        agak aneh z koq…

        • 22 March 2012 at 21:55

          Tunggu… saya ga ngerti, “z” di atas artinya apa ya? ❓ ❓

  25. 22 March 2012 at 22:24

    bukannya serem, kok aku malah jijik ya sop bacanya 😀

    • 23 March 2012 at 14:44

      Haduh, tujuan saya melenceng. 😆

  26. 55 Ely Meyer
    22 March 2012 at 23:05

    wadew …. ngeri dan jijik juga

    • 23 March 2012 at 14:44

      Maap bukan maksud utama saya menjijikkan pembaca… 😳

  27. 23 March 2012 at 08:14

    ngeri+jorok juga sih, lagi “masa2 tenang”, eh diganggu setan
    mungkin kalo aku, uda langsung aku flush mukanya dia 😆

    • 23 March 2012 at 14:45

      Hmmmm itu setannya nongol di pintu kubikel lho….

      • 23 March 2012 at 16:49

        ya iya, maksudku dijambak langsung flush trus lari ke orang pintar langsung *kecuali klo mati kecelakaan di tengah jalan* 😆

        • 24 March 2012 at 11:30

          Itu merepotkan. 😆

  28. 23 March 2012 at 09:13

    kurang menyeramkan Sop hehehe, makanya kalau masuk kamar mandi baca doa dulu jadi gak adayg ganggu 🙂

    • 23 March 2012 at 14:47

      Okeee Mbak, makasih sarannya. 😀

  29. 23 March 2012 at 09:27

    Seremnya tidak. Namun lucu sekaligus jorok karena bayangin secara visual kayak apa gundukan di WC-nya. Baca ini saya langsung kepingin ke kamar mandi juga. 🙂

    • 23 March 2012 at 14:48

      Ups, jangan ditahan ya, Pak Jok. 😀

  30. 23 March 2012 at 09:44

    ih srem..jadi mahluk apa itu. kok bisa muncul kalo ada yg bersiul?

    • 23 March 2012 at 14:50

      Wah nggak tahu saya, cuma karangan. :mrgreen:

  31. 23 March 2012 at 11:34

    Hmmm…..lucu lho,sop.

    • 23 March 2012 at 15:08

      Hmmm hmmm

  32. 23 March 2012 at 11:58

    Besok besok,,,wc terbang aja,,,pake kantong plastik,wkwkwkwkkwk
    oh ya,,awas nyangkut di genteng rumah tetangga plastiknya,,,huahahhah

    • 23 March 2012 at 15:05

      Menjijikkan, bayangin plastik nyangkut di genteng saya, berisi kotoran manusia….

  33. 23 March 2012 at 12:23

    Quote kita hati ini:

    Sudah di ujung!

    Ini lucu Asop… kalau dijadiin film… pasti ketahuan kalau horornya Indonesia. Ntar kalau ada pemain ceweknya pasti yang seksi, trus pemain cowoknya pelawak.

    • 23 March 2012 at 14:51

      “Sudah diujung”-nya memang mirip ama istilah porno sih… 😀

  34. 23 March 2012 at 16:51

    Konyol sop 😀 + rada jorok

    • 24 March 2012 at 11:29

      Rada jorok ya? Maap ya…. 😳

  35. 75 lozz akbar
    23 March 2012 at 23:30

    hahahaha menurut saya campur baur kang Asop… saya gak merasa takut kok, tapi justru bayangin WC itu wkwkwk

  36. 76 jee
    23 March 2012 at 23:46

    agak vulgar :p

    • 24 March 2012 at 11:29

      Maap… 😳

  37. 24 March 2012 at 08:51

    wuih keren,,, serem menurutku…
    bang bikin cerbung dong.. 😀

    • 24 March 2012 at 11:27

      Hmmmm cerbung bedanya dengan cerpen apa ya? Bersambung gitu ya?

  38. 24 March 2012 at 09:11

    wkwkwk., aku cuma bisa ktawa doang., 😀
    btw ko aku ga bisa koment ya., harus pake akun twit atw fb.,

    • 24 March 2012 at 11:21

      Maap, ini bukan saya yang ngebuat rumit begini. Ini kebijakan baru dari Automattic selaku pemilik WordPress dan Gravatar.
      Jadi begini, kalau Mas Djawa pengen berkomentar seperti biasa (dengan alamat email dan URL blog), gunakan alamat email yang belum pernah Mas gunakan untuk layanan WordPress dan Gravatar. Kalau Mas Djawa menggunakan email yang sama dengan email yang Mas Djawa gunakan utk pendaftaran akun WP dan Gravtara, bakal muncul permintaan untuk login dulu ke akun WP mas Djawa. 🙂 Jadi kalo mau berkomentar di sini, harus login dulu ke akun WP (bukan gravatar).

      Kalau mau komentar tanpa login, bisa, tapi gunakan alamat email yang bener2 baru, yang bener beda, blum pernah Mas gunakan untuk pendaftaran akun WP dan Gravatar.

  39. 24 March 2012 at 10:39

    kamu pake toilet duduk, sop?
    aku kebiasaan pake yang jongkok. syukur kalau aku ikut. aku bisa dapat lebih banyak toilet. xixixixi….

    • 24 March 2012 at 11:26

      Saya sih bisa dua2nya. Tapi yang ada di kontrakan saya sekarang yang duduk. 🙂

  40. 24 March 2012 at 10:42

    serem. jangan ulangi lagi ya.
    terus gimana kamu bisa keluar dan cerita di blog ini?

    • 24 March 2012 at 11:26

      Huahahahaha saya akhirnya memejamkan mata dan entah bagaimana itu hanya ilusi. :mrgreen:

      • 24 March 2012 at 11:27

        berarti kamu habis dari dunia lain yang pintunya hanya lewat memejamkan mata. ikutan dong. nanti ketemu hantu jamu gendong

        • 24 March 2012 at 15:17

          Ketemu hantunya Inem pelayan seksi. 😆

  41. 24 March 2012 at 13:05

    Seandainya difilmkan, asop aja yang jadi tokoh seremnya :mrgreen:

    • 25 March 2012 at 00:12

      Didandanin gitu?
      Jadinya gak serem… Malah lucu 😆

      • 25 March 2012 at 19:07

        konyol, bis munculnya dari kloset, gak keren banget :D, coba dari pesawat UFO :mrgreen:

        • 25 March 2012 at 19:17

          No no no, tidak seribu tidak saya katakan pada kemunculan dari UFO. 😛

          It’s too mainstream! Too mainstream! 😆
          Coba, sekarang mana ada cerita setan yang nongol kalo bersiul di kamar mandi? Diiringi bau kotoran pula? 😆
          Ini unik! 😆

  42. 24 March 2012 at 13:56

    kyaaaaaaaaaa ini mah serem kakaaaaak -_-

    • 25 March 2012 at 00:12

      Ouw, ternyata kamu menganggapnya serem ya…. 😯

      • 25 March 2012 at 00:44

        kekunci di kamar mandi gelap-gelapan ya serem deh kak.. hehe

        • 25 March 2012 at 19:26

          Udah gitu bau pula. 😆

  43. 24 March 2012 at 18:23

    seramm tapi kocak ahhahahhaaa… agak jijik dikit sih karena penjelasan di awal-awal terlalu detil hihihi…

    • 25 March 2012 at 00:12

      Jijik? Maap ya… :mrgreen:

  44. 24 March 2012 at 20:19

    Summoning technique-nya agak ribet dan jorok. Kocak karena yang di summon, sopan bertanya “Ada apa memanggilku” setelah sebelumnya tidak sopan pegang-pegang bokong. 🙂

    • 25 March 2012 at 00:13

      Hahahahaha namanya juga setan/iblis/makhluk halus, mana kenal sopan santun. 😆

  45. 25 March 2012 at 03:34

    ceritanya bikin aku makin rindu goosebumps. tapi yang versi rada jorok. XD

    • 25 March 2012 at 03:36

      *tapi yang ini versi rada jorok. XD

    • 25 March 2012 at 19:23

      Huahaha, saya gak jorok lho, aslinya. 😆

  46. 25 March 2012 at 17:42

    Agak jorok ya?.hehehe. Tp serem kok.

  47. 26 March 2012 at 09:38

    huek,,,, jijik banget bacanya ~.~

    • 26 March 2012 at 14:45

      Hehehe maap ya Mas Ivan… 😀

  48. 106 uyoyahya
    26 March 2012 at 23:20

    lucunya dapet, seremnya dapet…

    tingkatin terus kreatifitasnya ya, kak.

  49. 28 March 2012 at 08:26

    Ah pasti mimpi karena ketiduran pas buang2, hehehe

    • 28 March 2012 at 15:57

      Huahaha bisa jadi ya, karena duduk nyaman, sunyi, akhirnya ketiduran. 😀

  50. 28 March 2012 at 10:48

    awalnya sih lucu, tapi dibaca-baca ko jadi serem ya.. ga mau siul-siul di wc ah 😀

    • 28 March 2012 at 15:54

      Ya, sebaiknya jangan.

  51. 28 March 2012 at 20:37

    kok lucu seh sop? serem lah >.<

    eh btw aku juga ada buat cerpen tentang toilet dan makhluk2 gini,, tapi belum di posting 😀

    • 29 March 2012 at 16:36

      Saya tunggu posting-annya. 🙂

      • 30 March 2012 at 18:49

        mudah2an aja ada niat postingnya.. 😛

  52. 7 April 2012 at 07:54

    wiii … seharusnya saya ketakutan … tapi malah pengen ngakak 😆

    • 10 April 2012 at 22:20

      Oke, ini lucu ya? 😀

  53. 8 April 2012 at 15:53

    ga serem bang… yang serem segungung kotorannya :p
    hoeekkk…

    • 10 April 2012 at 22:22

      Itu sih menjijikkan. 😆

  54. 118 dhebu
    13 April 2012 at 09:13

    lumayan serem jg siih,,,tp mendadak jijik klo ngebayangin makhluk jadi-jadiian itu kr2 berlumaran kotoran,,hiyekk…

    • 26 May 2012 at 11:07

      JUstru itu yang saya incar… 😀

  55. 6 May 2012 at 14:57

    harusnya sih sereeem..
    tapi, saya kok ketawa ya, sambil jijik juga dengan kalimat segunung kotoran tak bertuan 😀

    • 25 May 2012 at 10:08

      Ups, jijik ya?

      Berarti tujuan saya tercapai. 😆

  56. 122 danirachmat
    12 May 2012 at 09:02

    untunglah saya ga bisa bersiul dan untung pula saya bacanya siang-siang.hehehe

    • 25 May 2012 at 10:06

      Hehehehe saya aja baru bisa bersiul pas kuliah… 😆

  57. 22 May 2012 at 15:37

    hehehee.. Lucu mas 😀

    • 25 May 2012 at 09:38

      Wah, ternyata lucu ya… 😛

  58. 4 June 2012 at 15:49

    behgghh.. itu serius kah ceritanya spt itu?? -______-

    • 10 June 2012 at 12:06

      ….iya, ceritanya memang seperti ini. Ada apa?

      Dan ini fiksi. 🙂

  59. 12 June 2012 at 00:42

    saya kira ceria beneran?? sampai deg2an –“

    • 12 June 2012 at 10:40

      Hyahahahaha ‘kan di judulnya udah ditulisin, ini fiksi. 😀

  60. 23 June 2012 at 08:38

    haha, bener-bener gila ni cerita 😀

    • 29 June 2012 at 09:38

      Saya suka reaksi situ.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Si Empunya Blog

Siapa saya? Monggo lihat halaman "Tentang Saia..." di atas. Tinggal klik! Mau meninggalkan jejak? Monggo klik halaman "Tinggalkan jejak..." di atas. Jangan lupa, nikmatilah hidup ini. ^_^

Hubungi saya di jejaring sosial

Kadang-kadang di blog ini saya menggunakan emoticon Parampaa. Silakan datang ke blog Bang Ova di sini. Dapatkan emoticon-nya di sini. HAJAR!!

Masukkan e-mail Anda di sini kalo mau dapet pemberitahuan postingan baru saya via e-mail

Join 972 other followers

Powered by FeedBurner

Saya sedang membaca ini


Tulisan Saya Berdasarkan Bulan

Arsip Tulisan

Ups, maap, kalau mau melihat arsip semua tulisan saya, lihat halaman di atas ya, yang "Arsip Tulisan" itu lho....

TIPS!

Kalo tulisan di blog saia ini terlalu kecil, monggo diperbesar. Untuk pengguna windows, tahan [Ctrl] sambil di-scroll mouse tengah. Untuk pengguna Mac, tahan [Cmd] dan tekan [+] atau [-].

Ga nyambung sih ini, bukan promosi, tapi kalo mau browser Safari, donlot di sini.

Blogroll: By Name


Abed Saragih "disave" |
Abi Harestya dan Bidadarinya |
Abu Aufa |
Abu Bakar "Bchree" |
Abu Ghalib |
Achmad Edi Goenawan |
Achoey El Harris |
Ade Kurniawati |
Adi Surya Pamungkas "bacelzone" |
Fan Adie Keputran |
Adya Ari Respati "abstractdoodle" |
Afra Afifah |
Ageng Indra |
Agry Pramita |
Agung Budidoyo |
Agung Firmansyah |
Agung Hasyim |
Agung Rangga "Popnote" |
Agung Yansusan Sudarwin |
Agustantyono |
Agyl Ardi Rahmadi |
Ahmad Musyrifin |
Akhmad Fauzi |
Alfi Syukrina |
Alid Abdul |
An Fatwa "Siho" |
Andi Nugraha |
Andi Sakab |
Andhika |
Andreas A. Marwadi |
Andrew Paladie |
Andrik Prastiyono |
Andyan |
Angga "SERBA BEBAS" |
Angga Dwinovantyo |
Anies Anggara |
Anindita |
Anistri |
Anita Rosalina |
Anto "Kaget" |
Anyes Fransisca |
Are 3DRumah |
Ari Artanto "Cah Gaul" |
Ari Muhardian "Tunsa" |
Ariana Yunita |
Arief Hartawan |
Arif "Bangkoor" Kurnia |
Arif Nurrahman |
Arif Sudharno Putro |
Ariyanti "Sauskecap" |
Arnolegsa Maupasha |
Arundati R.A. |
Aruni Yasmin Azizah |
Aryes Novianto |
Asep Saiba |
Asrul Sani |
Atha "kepompong" |
Aul Howler |
Awalul Hanafiyah "Masyhury" |
Baha Andes |
Baiq Fevy Wahyulana |
Bernadine Hendrietta |
Betania G. Rusmayasari |
Big Zaman |
Budi Nurhikmat |
Budi Prastyo "Kimbut" |
Calvin Sidjaja "Republik Babi" |
Cempaka Ariyanti |
Chocky Sihombing |
Citra "ceetrul" Hapsari |
Dadi Huang |
Danar Astuti Dewirini |
Daniel Hendrianto |
Daniel Maulana |
Deady Rizky |
Dede A. Hidayat |
Deny Marisa |
Depriyansyah Ramadhan "Iamcahbagus" |
Desita Hanafiah |
Destiana |
Desy Arista Y. |
Dewi Puspitasari |
Dewisri Sudjia "Desudija-DSK" |
Dhanika Budhi |
Dhewi Buana |
Dhimas Nugraha |
Didot Halim |
Dina Aprilia |
Dismas |
Ditya Pandu |
Doni Ibrahim |
Edda Nainay |
Efinda Putri |
Eko Ghesi Bardiyanto |
Elfa Silfiana |
Ella "Brokoli Keju" |
Erick Azof |
Erika Paraminda |
Erlin Fitriyanti |
Evan Ramdan |
Evet Hestara |
Fadhilatul Muharram |
Fahmi Nuriman |
Faisal Afif Alhamdi |
Faiza "MIDWIFE'S NOTES" |
Fandy Sutanto |
Fanny Azzuhra |
Fatra Duwipa |
Febe Fernita |
Felicia |
Ferry Irawan Kartasasmita "makhluk lemah" |
Fier "Pelancong Nekad" |
Fikri "Blue Zone" |
Fira "Fiya" |
Fitri Melinda |
Fitriyani |
Galih Gumilang "Gege House" |
Galuh Ristyanto |
Ghani Arasyid |
Gilang F. Pratama "Babiblog" |
Gitta Valencia |
Gugun "idebagusku.com" |
Gusti Ramli |
Hanif Ilham |
Hanny Aryunda Herman |
Hendrawan Rosyihan |
Hera Prahanisa |
Herni Bunga |
Herry "negeribocah" |
I Gede Adhitya Wisnu Wardhana |
Husfani A. Putri |
Ibnu Fajar "Ikky" |
Ilham JR |
Inge "Cyberdreamer" |
Intan Permata Kunci Marga |
Iqmal |
Irfan Andi|
Isdiyanto |
Ivan Prakasa |
Januar Nur Hidayanto "Yayanbanget" |
Jasmine Aulia |
Joko Santoso |
Joko Setiawan |
Juhayat Priatna |
Julianus Ginting |
Kang Ian . info |
Kang Ian . com |
Karina Utami Dewi |
Khalid Abdullah |
Khalifatun Nisa |
Kuchiki Rukia |
Lailaturrahmi Sienvisgirl Amitokugawa |
Lambertus Wahyu Hermawan |
Lerryant K. |
Lina Sophy |
Lucky DC |
Maghfiraa Alva |
Marchei |
Mario Sumampow |
Mas Ardi |
Mas Bair |
Mas Yudasta |
Mikhael Tobing |
Mirwanda |
Miswar Rasyid |
Mochammad AHAO |
Mohamad Husin |
Muhammad Abdul Azis |
Muhammad Hamka Ibrahim |
Muhammad Ihfazhillah |
Muhammad Riyan |
Muhammad Saiful Alam |
Muhammad Zakariah |
Nadia Fadhilah Riza |
Nanang Rusmana |
Nandini R.A. |
Necky Effendi |
Ninda Rahadi |
Nindy Ika Pratiwi |
Novina Erwiningsih |
Nur Azizah |
Nuri |
Perwira Aria Saputra |
Pipin Pramudia |
Pratita Kusuma |
Puji Lestari |
Pungky "PHIA" Widhiasari |
Putri Chairina |
Qori Qonita |
Radinal Maruddani |
Rahad Adjarsusilo |
Rahmat Hidayat |
Randi Rahmat |
Rasyida |
Regina |
Reisha Humaira |
Rie "Cerita Rie" |
Richie Lanover |
Rif'atul Mahmudah |
Rina Sari |
Rini Andriani "Athamiri" |
Riza Saputra |
Rizki "Hitam Putih Jingga" |
Rizki Akbar Maulana |
Ronie "Ravaelz" |
Rowman |
Rudi Wahyudi |
Ruri Octaviani |
Saipuddin Ar |
Septirani Chairunnisa Kamal |
Shafiqah Adia Treest |
Silvi Mustikawati |
Surya "Javanes" Pradhana |
Tasya Myanti |
Thyar |
Tiffany Victoria "Tiffa" |
T I W I |
Tony Koes "Macsize" |
Triana Frida Astary |
Triyani Fajriutami |
Uka Fahrurosid |
Ummu El Nurien</a. |
Upik "Pemburu Konstruksi Makna" |
Wahyu Asyari Muntaha |
Wahyu Nurudin |
Wahyu Putra Perdana |
Wendy Achmmad |
Widyan Fakhrul Arifin |
Wien Wisma |
Wildan Lazuardi |
Wiwin Siswanty |
Wiwing Fathonah Pratiwi |
Yori Yuliandra |
Yuli Anggeraini |
Zuli Taufik |

I’m a Liverpudlian!



%d bloggers like this: