19
Jun
12

“Sinister”, Satu-satunya Film Horror yang Saya Nantikan

Sebenarnya, saya nggak suka film ber-genre horor. 😦  Jujur aja, saya ini bernyali kecil. Jadi, ketika habis menonton film yang menyeramkan, itu wujud setan dalam film bisa terbayang-bayang terus. Kalau sudah begitu, saya butuh mood changer alias pengubah mood agar saya bisa menghilangkan bayang-bayang si setan. Saya bukan penakut atau pengecut. Saya hanya bernyali kecil. 😆

Sinister…

Jadi, ini film horor berjudul Sinister, kalau diartikan ke dalam Bahasa Indonesia adalah pertanda buruk, atau jahat. Entahlah ini film ber-genre horor atau thriller. Ini film belum rilis, baru akan rilis bulan oktober nanti.

Plotnya begini, Ellison (Ethan Hawke), seorang novelis, baru saja membeli rumah baru dan pindahan bersama keluarganya. Di loteng rumah barunya itu, dia menemukan rekaman film yang berisi rekaman keluarga bekas penghuni rumah barunya tersebut. Sesuai dengan kabar, seluruh keluarga penghuni rumah itu tewas secara mengenaskan beberapa bulan yang lalu. Kemudian, Ellsion menyelidiki sebab kematian keluarga tersebut, dan Ellison akhirnya mengetahui kebenaran yang mengerikan….

Silakan saksikan trailer filmnya di atas. 🙂  Kelihatannya ada unsur misteri, thriller, dan tentunya makhluk supranatural. :mrgreen:

Sinister’s imdb & rotten tomatoes

Apa yang membuat film ini spesial?

Bukan Ethan Hawke-nya yang membuat saya penasaran tak sabar ingin menonton film ini. Adalah produsernya yang bikin saya menanti-nanti Sinister ini.  Produsernya tak lain dan tak bukan adalah Jason Blum, tokoh di belakang film Insidious dan Paranormal Activity. 😳  Sutradaranya-pun, Scott Derrickson, adalah yang membesut film The Exorcism of Emily Rose (2005). 🙂

Saya memang nggak suka seri Paranormal Activity. Selain karena itu adalah film horor, saya nggak suka setting film-nya. Bagi saya alurnya lambat dan membosankan. Ya, saya pernah mencoba menontonya bersama adik saya. Iya, memang lumayan seram, tapi saya tak suka. 😎

Kalau Insidious, lain cerita. :mrgreen: Saya suka sekali film itu. Bukan soal jalan ceritanya, tapi kualitas sound effect dan unsur mengagetkannya. :mrgreen:  Saya salut sekali dengan efek suaranya. Luar biasa. Bagus banget. Superb! 😆 Berbagai pujian saya berikan untuk pengatur suaranya. :mrgreen:  Narablog sekalian yang sudah pernah nonton Insidious pasti merasakan hal yang sama dengan saya. Sebenarnya Insidious nggak seram-seram amat (saya menontonnya di bioskop), kalau dibandingkan dengan film horor Indonesia zaman dulu, unsur horor Insidious nggak ada apa-apanya. Hanya saja, berkat kualitas suara dan pengaturan momen yang tepat, penonton dibuat jantungan. 😆

Saking sukanya saya dengan Insidious, saya dulu sempat ingin membuat posting-an khusus mengenai film tersebut. 😀  Semua cuplikan gambarnya (screenshot) yang saya ambil dari DVD bajakan sudah siap. Entah kenapa kok belum posting-posting aja. 😆 Begitu saya sadar, sudah lama sekali, sudah keburu basi. 😆

Ah, seharusnya film horor Indonesia bisa meniru Insidious. Tak perlu memberi bumbu seks atau wanita seksi untuk membuat film horor laku. Perkuat saja unsur sound effect, saya yakin hasilnya bisa jauh lebih baik. 😦

Film horor Indonesia zaman sekarang nggak ada yang seram-seram amat. Eh tapi, saya ingat sekali dulu tahun 2000-an awal, ada satu film horor Indonesia yang bisa membuat saya takut. Judulnya Jelangkung, karya Rizal Mantovani. Menurut saya yang dulu SMP menontonnya, itu film bagus banget. Mampu membuat saya terbayang terus sampai beberapa hari. 🙂  *ah memang saya yang bernyali ciut*

Jadi…

Nah, begitu saya tahu bahwa Sinister diproduseri oleh orang yang memproduseri Insidious, saya langsung merasa amat menantikan film ini bulan oktober nanti. 😀  Masih lama sih, tapi mampu membuat saya membayangkan akan seperti apa film ini nantinya. Kemungkinan besar mirip-mirip seperti Insidious, perpaduan antara membuat kaget dan efek suara yang “mematikan”. 😆   Tapi kalau melihat sutradaranya yang berbeda, bisa saja hasilnya pun berbeda jauh. Film Insidious yang dulu dibesut oleh James Wan, orang yang ada di belakang layar beberapa film Saw dan Dead Silence. Jelas kemungkinan bahwa film Sinister ini bakal berbeda hasilnya. 😉

Saya hanya berharap semoga ending film Sinister nggak menyesakkan dada seperti Insidious… 😛  *saya sedih lihat ending Insidious*

Ah, harus sabar menanti nih… :mrgreen:

Narablog sekalian, adakah film bioskop yang kalian tunggu?

———————————————————————————————————————————————————–

Gambar poster film Sinister di atas saya comot dari sini, tapi semua gambar Insidious adalah hasil cuplikan saya sendiri. Seluruh terbitan ini beserta gambar-gambarnya sangat dilindungi, jadi sertakan alamat tautan dan nama pemilik blog jika ingin menggunakan sebagian ataupun seluruh bagian terbitan ini.
Advertisements

143 Responses to ““Sinister”, Satu-satunya Film Horror yang Saya Nantikan”


  1. 19 June 2012 at 17:58

    sendirian di kontrakan, baca post ini. bikin celingak-celinguk.
    bang asop bukannya demen banget baca novel thriller ya? kok kalo film horor tidak bernyali. hhoho

    • 19 June 2012 at 18:26

      Hahahaha

      Lain lho, genre thriller sama horror. 😐
      Lagipula, memang benar bahwa saya suka buku horor. Tapi membaca dengan menonton itu berbeda. Kalo membaca, kita diberi kesempatan untuk mem-visualisasikan sang tokoh atau setan sesuka kita. Memang dalam buku diberi deskripsi yang jelas, tapi hasil akhirnya, imajinasi di otak kita, tetap kita sendiri yang mengatur tinggi rendahnya tingkat keseraman.
      Beda kalau nonton, kita sebagai penonton sudah disuguhi langsung tokoh atau setan yang sudah jadi. Penonton gak diberi pilihan untuk berimajinasi sendiri. Tahu2 si setan serem abis. Dan itu benar2 membuat saya berpikir dua kali untuk menonton film horor.

  2. 19 June 2012 at 18:06

    Saya ndak akan nonton film horror, kalau ada school festival, saya ndak masuk ke kelas yang mengadakan rumah hantu :D.

    • 19 June 2012 at 18:21

      Nah, orang yang tegas seperti Mas Cahya ini yang harus diberdayakan. Sekali bilang tidak ya tidak. :mrgreen:

      • 19 June 2012 at 19:38

        #otaku yang benci serial horor, kecuali ada “fans service 2D-nya” :D.

        • 19 June 2012 at 20:11

          horeeee berarti kalo disuguhin anime high school of the dead, suka dong? Yang dulu saya pernah bahas itu lho 😀

          • 20 June 2012 at 09:14

            Sama ama Cahya, aku gak akan pernah mau nonton film serem. Cuma pernah nonton Mirror dan itupun gak serem. Hehehee….

          • 20 June 2012 at 14:38

            Mirror? Kok saya gak kenal film itu?? 😀

          • 20 June 2012 at 14:51

            Yang main itu lho si Nirina Zubiiiiir

          • 20 June 2012 at 21:03

            Mana saya tahuuuu 😆

          • 20 June 2012 at 11:39

            Aku pun ndak suka film HOROR. Bikin jantung ku spot-spotan 😦

          • 20 June 2012 at 14:43

            Spot-spotan? Empot-empotan. 🙂

  3. 13 fenty6285
    19 June 2012 at 18:11

    gak suka film horror, tapi barusan aku nonton film bergenre hantu yang sama sekali gak serem dari korea, barusan aku posting di blogku :p

    anyway, kamu kok jarang posting, sop ? sibuk ? hehehe

    • 19 June 2012 at 18:20

      Mbak Fenttyyyyyyyyyy !!! 😀 😀

      Oh, kalau gak serem bukan horor dong ya, mungkin genre-nya “drama-horror”. 😆

      Iya nih Mbak, saya udah dua bulan ini disibukkan oleh sesuatu. Saya juga lama gak BW. 😦

  4. 19 June 2012 at 18:29

    dibilang suka film horor ga juga, maksudnya ya,biasa aja…

    tapi kayaknya jadi pengen nonton film ini… 😀

    • 19 June 2012 at 18:39

      Film ini masih lamaaaaaa 😥

  5. 19 June 2012 at 18:51

    Bagus koq horor Sinister. Aku suka banget film horor. Review kmu bagus kawan. Bisa membuat penasaran pembaca dan ingin menontonnya (itu pun kalau pembaca suka film horor)

    • 19 June 2012 at 20:48

      Aw, pujian yang sudah lama tak saya dapatkan… 😳

  6. 19 June 2012 at 19:26

    dari judulnya aja sudah Sinister 😆
    kalo diinget-inget, saya jarang banget nonton film horor bang, g pernah malah..
    alasannya simple, penyelesaian moralnya suka g ada.. dan hantunya kabur mulu 😆

    eh, ap kabar bang.. sudah lama g blogwalking 😀

    • 19 June 2012 at 20:48

      Iya, emang udah “sinister”. 😆

      Yah, memang sih, film horor itu harusnya menjual sound effect. Bukan alur cerita. 😆

      Kabar baik dari saya, iya nih sy udah lama gak BW… :mrgreen:

  7. 19 June 2012 at 19:28

    lama sekaliii.. hihi.. film apa yg saya tunggu? lupa judulnya, tapi yg aktor2 keren fil action ngumpul jadi 1 ituh.. kayaknya bagus.

    • 19 June 2012 at 20:46

      Ooooh, The Expendable? 😀

      • 19 June 2012 at 21:04

        haha.. iya kali, kapan ya itu?

        • 19 June 2012 at 22:17

          Itu baru sih, bukannya 2010 ya? Udah mau ada yang kedua lho, lihat aja trailernya di youtube.

          • 20 June 2012 at 06:03

            hihi. oke2. 🙂 terimakasih

          • 20 June 2012 at 07:27

            Saya sendiri belom nonton sih. Tapi satu2nya faktor penarik bagi saya ya karena di sana ada Jason Statham main. Dia aktor aksi favorit saya. 🙂

  8. 19 June 2012 at 19:45

    saya suka film horor, 😀 apalagi kalo film2nya pang brothers. tapi saya malah gak pernah nonton paranormal activity. gara2 baca ulasan2 orang lain saya jadi parno duluan. 😆

    • 19 June 2012 at 20:45

      pang brothers…? Itu siapa ya? ❓

      • 19 June 2012 at 20:53

        mereka duo bersaudara kembar (danny dan oxide pang chun). film2nya mereka antara lain: the eye, the messengers yang ada kristen stewart-nya itu sama bangkok dangerous. 😀

        • 19 June 2012 at 22:16

          Ooooh, untuk Bangkok Dangerous, saya pernah nonton, dan itu lumayan. 😀
          The Messanger saya juga pernah, tapi ceritanya ternyata “hanya segitu”. :mrgreen:

          • 19 June 2012 at 22:52

            aku suka the eye yang pertama.. ceritanya ‘anggun’ dan sedih. kalo di tusuk jelangkung saya suka (lebih tepatnya dihantui 😆 ) adegan kesurupannya marcella zalianti yang pas suaranya tb2 jadi anak kecil berbahasa sunda gitu (si turah kalo ga salah nama hantunya)… >.< itu aku nonton di tv, tapi cukup bikin shock, antara keren tapi serem.. 😕

          • 20 June 2012 at 07:52

            Ooooh…. Tusuk jelangkung ya… kalo ini saya sukanya yang “Jelangkung”, yang lama tahun 2001 itu. DJ WInky yang mainin. 🙂

  9. 19 June 2012 at 20:45

    Aku malah suka nonton film horor sop.
    eh bukannya waktu itu udah nonton film vampir dan udah diposting di sini tapi emang sih vampirnya.

    • 19 June 2012 at 20:51

      Kalo film itu menurutku bukan horor, Mas. 😆 Itu film gak serem sih… saya cuma suka tema vampirnya aja. :mrgreen:

  10. 19 June 2012 at 22:17

    kalau aku asal ada yangmenemani masih mau nonton horor mbak asal bukan horor indonesia 🙂

    • 20 June 2012 at 07:53

      Nonton film horor Indonesia sama aja kayak nonton komedi. 😆

  11. 19 June 2012 at 22:47

    hahaha, aku juga nggak suka film horror ataupun thriller Sop 😛 Jadi kayaknya film ini aku bakal pass deh, hahaha 😆

    • 20 June 2012 at 07:52

      Tapi untuk The Dark Knight Rises gak bakal melewatinya kan? 🙂

  12. 20 June 2012 at 01:20

    Oke, ini sepertinya bagus buat dimasukkan dalam daftar film yang harus diunduhditonton 😀

    Semoga emang lebih baik daripada Paranormal Activity
    (:tegang:…:ngantuk:…*film abis* :langsung seger:)

    • 20 June 2012 at 07:49

      Kalo Bang Nich udah pernah nonton Insidious, pasti gak ngerasa bosan kan, nonton film itu? Nah, kira2 film Sinister akan seperti itu juga. Dan saya harap Sinister akan lebih baik. 🙂

  13. 20 June 2012 at 03:41

    Saya ga suka film horor dan saya sebel baca tulisan ini tengah malam, jadi aja kebayang-bayang ga jelas 😆
    Udah tau kebayang-bayang, masih dilanjutin pula baca postingannya, sampai buffering youtube 😆

    • 20 June 2012 at 07:47

      Nah, ayolah, tujuan utama posting-an ini adalah agar yang ke sini nonton trailer-nya. 😀

  14. 43 airyz
    20 June 2012 at 03:41

    kyaaaaaaaaaaaaaa aku menunggu aku menunggu aku menunggu

    • 20 June 2012 at 07:25

      Huahahaha apaan sih Mas… 😆 😆

  15. 20 June 2012 at 08:19

    setujuuuuu… aku suka banget insidious. ga serem sih tapi kemunculan kemunculan dan sound nya itu pas banget. ak nonton berdua ama adekku di bioskop sampe teriak2 kenceng ga jelas. hahahaha

    tapi begitu udah keluar bioskop ga kebayang hantunya. Malah gimana kerennya ni film bikin kagetnya >.<

    • 20 June 2012 at 08:21

      Itu dia En, harusnya horor Indonesia bisa meniru Insidious ya… 😦
      Gak apa2 deh nyewa sound engineer dari luar negeri, pokoknya buat gimana supaya efek suara film keren dan bisa mengagetkan penonton di saat yang tepat. 😐

  16. 20 June 2012 at 08:21

    Wah kalau filmnya 3D dijamin tambah menyeramkan.

    • 20 June 2012 at 14:35

      Kalo film 3D untuk Resident Evil Retribution aja. 😀

  17. 20 June 2012 at 08:33

    gue juga ga suka film horor. tapi anehnya tadi gue nonton cuplikan film ini dan langsung menyesal. terlihat seram. semoga nanti malem ga kebayang-bayang. aamiin! *bernyali ciut juga. hehe

    • 20 June 2012 at 14:36

      Huaaah ternyata kita sama2 bernyali ciut… Mending jangan nonton film horor ya, ketimbang kebayang-bayang….. 😦

  18. 20 June 2012 at 08:53

    wlaupun gak liat cuplikannya,, kliatan nyeremin dan menengangkan..
    sprtinya, gak deh nonton ini. takuuut..#mentakKrupuk hehe

    • 20 June 2012 at 14:37

      Heee… 😯 MentakKrupuk itu apa? 😎

  19. 20 June 2012 at 09:37

    Saya juga gak suka film horror. Bukannya takut, cuma jijik aja *alasan macam apa ini* :mrgreen:
    Kalo thriller lumayan, cuma udahnya butuh mood changer juga haha soalnya bawaannya suka parno sendiri 😆

    • 20 June 2012 at 14:39

      Film thriller sih gak ada apa2nya. Itu enak ditonton. :mrgreen:

  20. 20 June 2012 at 10:45

    hmmmmmmmmmm…….untuk saat ini, yisha berasa ”tak ada lagi film yang memukau…..” 😛

    • 20 June 2012 at 14:41

      Oke, ini kembali ke masalah selera. 🙂

  21. 20 June 2012 at 10:48

    Before Sunrise aja deh, film lama sih, tapi romantis 😀

    • 20 June 2012 at 14:41

      Wah, saya malah ga terlalu suka film romantis! >.<" 😳

  22. 20 June 2012 at 10:49

    pokoknya tetep gue gk mau nonton kalo horor2.. oke.. sip

    mas, ikutan GA saya yaa 😀

    • 20 June 2012 at 14:42

      Hahaha baguslah, memang harus tegas. 😆

  23. 20 June 2012 at 11:26

    waaw. ..
    aku suka bangettt yang horror2 begini kang. . .
    kalau saya tak ada film yang ditunggu, karena saya dapat filmnya nunggu dari teman2. . . 😛

    • 20 June 2012 at 14:42

      Huaaaaah saya gak nyangka! 😀

      • 20 June 2012 at 15:16

        tapi liatnya rame-rame dikosan. .. wkwkwkwkwk

        • 20 June 2012 at 21:05

          Gak kelihatan seremnyaaaa 😆

  24. 65 kira
    20 June 2012 at 11:39

    kalo aku kok lebih suka film horor indonesia yg jadoel ya. semacam sundel bolong. pocong. hohohohoho
    tp ga kayak horor indo yg sekrang yg lbih dominan parnonya. 😀

    • 20 June 2012 at 14:43

      Semacam Susanna? 😀
      Dan iya lho Mas, saya akui film2 horor kita jaman dulu jauh lebih seram daripada horor jaman skrg. Saya sepakat. 🙂

  25. 20 June 2012 at 14:22

    insidious ga ngeri, setannya kurang serem… =D
    klo soal efek suara, kayaknya aye ga ngerasaiin soalnya nonton di dvd bajakannya aja di tipi 😀 😀

    • 20 June 2012 at 14:44

      Wah, saya nontonnya di bioskop, itu luar biasa banget. Beberapa minggu kemudian saya langsung cari DVD bajakannya, dan memang harus pake speaker 5.1 atau headphone yang bagus supaya puas. 🙂

  26. 20 June 2012 at 14:38

    ihhhhhh sama saya dulu juga serem nongton pelmnya rizal mantovani, tp nyang tusuk jelangkung. trus insidious juga keren. menurut saya itu pelm barat yang sukses seremnya dibanding pelm laen.
    wah jadi penasaran nih ame pelm yg baru ini 😀

    • 20 June 2012 at 14:45

      Eeeeh ternyata Hesty kenal juga ama Insidious. Toss dulu. :mrgreen:

      Eh eh apa mungkin judul pilem yang saya maksud di atas “Tusuk Jelangkung” ya? Tapi seinget saya judulnya “Jelangkung” aja… ❓

  27. 20 June 2012 at 14:43

    duh Kang Asop, kok bisa sih gak suka horor tp nanti2in filmnya? kalo saya nggak bgt deh, gak kuat >_<
    liat the orphan aja jantungan, padahal katanya orang itu gak horor2 amat 😆
    baideway, film yg saya nanti2 sekarang itu abraham lincoln vampire hunter, udah keluar belum yaa :mrgreen:

    • 20 June 2012 at 14:48

      Hahahaha masalahnya adalah, yang saya nantikan bukan unsur horornya, tapi unsur kekagetan dan sound effect-nya. 😛
      The Orphan kata temen2 dan adik saya jelek. 😦

      Sabar itu film baru keluar 22 juni. 🙂

      • 20 June 2012 at 14:59

        hehe, karena pengalaman saya soal film horor terlalu minim, jadi nggak bisa komentar masalah bagus atau nggaknya 😀

        • 20 June 2012 at 21:04

          Pengalaman pilem horor saya juga minim… 😀

  28. 20 June 2012 at 15:01

    wahh….kalo film horror mah sya juga hobby sob… 🙂
    boleh juga nich buat daftar buruan….
    sukses yach !

  29. 20 June 2012 at 15:06

    aahh, film horror jaman dulu emang lebih baik. gua paling suka yang judulnya Bangsal 13. Itu ga pake unsur seks2an, tapi sukses bikin merinding. 😀

    • 20 June 2012 at 16:26

      (*numpang reply) : Setujuhhh, nonton nya ga jadi serem malah cekikiikan… Yo ora kang asop,,,

      • 20 June 2012 at 21:05

        Kadang saya bingung, ini pilem horor atau komedi?? 😆

    • 20 June 2012 at 21:04

      Pilem horor jadul emang lebih baik ya…. 😐

  30. 20 June 2012 at 16:24

    Film horror memang mengasyikkan,,,tapi saya lebih suka film yg bertema teka teki,,,(maaf,,judul fim nya lupa 🙂 )
    intinya,,,musuh nya ada di ‘dalam selimut’,dan ketahuannya di akhir cerita 🙂

    • 20 June 2012 at 21:05

      Setuju juga saya, pilem yang harus mikir itu nikmat banget. 🙂

  31. 20 June 2012 at 17:08

    Film yg aku tunggu Mimpi Sejuta Dollar, kaget Asop BW ke blogku dan komen Asop pun aku setuju, makasi ya sdh ngingetin mbak 🙂

    • 20 June 2012 at 21:06

      hehehe kenapa kaget, Mbak? 😀 karena saya sudah lama tak tampil? :mrgreen:

  32. 20 June 2012 at 17:19

    Aku ga suka film horor klopun nonton lbh sering nutup mata, itupun nontonnya rame2 sm tmn.
    Prnh kejadian saat magang kerja, wawancara dg narasumber di lokasi yg tenang/sepi tp hsl rekaman wawancaranya itu ada suaraku dg suara narasumber plus suara bnyk anak kecil teriak2 seneng pdhl di lokasi saat itu ga ada anak kecil, yg ada hnya aku, partner magang, dan narasumber. Klo narasumber sdh prnh ketemu “begonoan” di lokasi magang.

    • 20 June 2012 at 21:08

      Haduh… Mbak, ini bisa jadi cerita horor sendiri…. hiiiii 😦

  33. 20 June 2012 at 17:39

    Gua ga kuat nonton film horror…jadi meskipun orang2 bilang seru, tetep aja gua ga akan nonton. Gua sempet nonton Paranormal 1 tapinya…dan ya, meskipun gua banyak tutup mata sepanjang film, konsepnya menarik banget ;p

    • 20 June 2012 at 21:09

      Iya Bang, hampir mirip ama saya, saya sadar diri bernyali kecil, jadi kalo diajak temen2 ato adik saya nonton horor, saya nolak dengan tegas… 😆

  34. 20 June 2012 at 19:15

    Sinister itu singkatannya Sini Sister? 🙂
    Saya enggak suka nonton film apalagi yang horor-horor..

    • 20 June 2012 at 21:09

      Kalau begitu kita sama, Mas Gie. 🙂

  35. 20 June 2012 at 19:29

    Wawh, mantap tuh film yg atas,
    saya tunggu penampakan selanjutnya ah.
    nb:
    hanya disini 😀

  36. 20 June 2012 at 19:32

    film ini hampir pasti aku lewatkan… wahahahahahaha

    • 20 June 2012 at 21:10

      Sayang sekali. 😆

  37. 20 June 2012 at 21:12

    filmnya masuk daftar target buruan … cari dvd-nya ahh

    • 21 June 2012 at 11:44

      Belom ada Mas, masih oktober nanti. :mrgreen:

  38. 20 June 2012 at 21:24

    Makasih buat infonya!! Saya dah lama ga nonton film horror bermutu nih dan keliatannya Sinister cukup bagus. Heran, teman2 bloger saya kenapa ga ada yang ngepost ttg film ini ya :/

    Film yang paling saya tunggu cuma 2, Prometheus dan the Hobbit. Prometheus dan suskes membuat saya ternganga…tinggal nunggu The Hobbit, semoga sebagus The Lord of the Rings. Saya juga mau baca ulang bukunya untuk yang ke 4 kali sekitar bulan November, jadi nnt alur ceritanya masih fresh di otak 🙂

    ~Novi (males ganti avatar Kroten)

    • 20 June 2012 at 22:23

      Bener ya Mbak, katanya Prometheus itu prekuel Alien?

  39. 20 June 2012 at 21:37

    Waduhh.. Saya sendiri tidak bisa nonton film horor. Sekalinya nonton, pasti terbayang-bayang terus. Padahal bukan berarti saya penakut (rumah saya saja depannya kuburan), tapi ntah kenapa kalau nonton sesuatu yang horor begitu, tidak bisa.

    • 21 June 2012 at 11:45

      Iya, sama juga kayak saya, saya juga bukan penakut, hanya aja nyali saya kecil… jadi daripada ambil risiko kebayang-bayang terus, mending kita jangan nonton pilem horor ye… 😐

      • 21 June 2012 at 11:57

        loh kok malah ikutan… 😦
        gimana tuh.. walah…

        • 21 June 2012 at 12:02

          Lah, siapa yang ikutan siapa? 😛

  40. 20 June 2012 at 22:36

    jadi pengen nonton juga… tapi kok horor ya

    • 21 June 2012 at 11:44

      Eh, ternyata sama gak bernyalinya ama saya! 😀 😀

  41. 21 June 2012 at 00:15

    aku suka Insidius, menurutku itu pilem yg lucu unyu unyu. aku tertawa dari awal sampai akhir. hahaha mau gimana lagi, selama ini belum ada horror bule yg bikin aku takut. rasanya kaya nonton pilem komedi hihihi aku suka hantu nenek gila itu, terus aku suka hantu geje yg nyandra anaknya yg doyannya manikur kuku hihihihi terus ada hantu kaya katy perry… ah bahagia nonton itu

    Ah, seharusnya film horor Indonesia bisa meniru Insidious >>> udah ditiru kok konsepnya, judulnya THE REAL POCONG yg main nabila syakieb sama suaminya BCL

    • 21 June 2012 at 11:46

      Astaga… saya speechless, Nes…. 😀
      Baru kali ini aku tahu seorang cewek ketawa pas nonton pilem horor.. kamu gak bohong, ‘kan? 😆

      Inilah bukti bahwa dengan kualitas suara yang prima, film horor bisa sukses. Coba, bener tuh ya, kalo kita nonton Insidious tanpa suara, barangkali kita bener2 akan ketawa ngakak. 😆

      Oh ya, tapi kenapa judulnya mesti “The Real Pocong”? Jadinya malah murahan… 😦

      • 21 June 2012 at 22:59

        waktu itu nonton pake LCD dan speaker pas KKN. ah iya aku suka sama horror yg kualitas suara bagus. cuma ya gitu, selera horror saya kiblatnya di asia, macam jepang dan thailand.

        kalau horror barat, kurang nendang~~~

        iya judulnya engga banget ya… hahaha

        • 23 June 2012 at 03:44

          Iya sih, jangan bandingkan horor barat dengan horor asia…

  42. 21 June 2012 at 00:17

    kalau paranormal activity aku ketiduran deh kayaknya hihihi

    • 21 June 2012 at 11:47

      Iya, itu membosankan, alurnya lambat…. 😦

  43. 21 June 2012 at 01:05

    waduhhh.. sama nih, rada2 takut gitu ntn film horror. tp penasaran juga ahahahha.. ksih bocoran donk, siapa pembunuh keluarga tsb *pensaran bgt tapi takut ntnnya wqwqwq*

    • 21 June 2012 at 11:48

      Jangan dong ah, sabar menanti ya. Saya aja juga gak tahu. 😛

  44. 21 June 2012 at 07:56

    Asop aku nonton Insidious sekali di bioskop berkali2 di DVD “bajakan” sampe DVDnya rusak! sukaaaaaaaaaa banget! walau horor ada pesan moralnya difilm ini. setelah Nightmare on Elm street 1 dan sukses bikin aku ngga bisa tidur, berpuluh-puluh tahun baru nemuin film horor yg kusuka lagi ya insidious ini. wah sinister ini dicatet nih!

    • 21 June 2012 at 12:00

      Hehehe, itu luar biasa banget Mbak, kok bisa sih nonton sampe DVD-nya rusak. 😆
      Itu sound dalam Insidious luar biasa banget kan Mbak? :mrgreen:
      Dan ya, saya juga setuju, Freddy Krueger dalam Elm Street juga sangat mengerikan. Jauh lebih mengerikan itu ketimbang Jason Voorhees dalam Frieday The 13th ya. 😀

      • 22 June 2012 at 19:12

        yg paling mengerikan itu Nightmare on elm street yg pertama, habis nonton aku liat2in kasur terus semaleman siapa tahu kuku2 Freddie muncul….huaaaa…biasanya kalo udah yg kedua, ketiga, udah males nonton ngga seru lagi

        • 23 June 2012 at 03:27

          Itu Freddy kemampuannya mengerikan banget, kita gak boleh tidur kalo ga mau terpengaruh….

  45. 21 June 2012 at 10:59

    kalo yang bikin ini sutradaranya insidious ya gue kudu nonton juga dong
    keren banget itu yang insidious
    harusnya ini juga lebih keren dari sebelumnya
    audionya lebih bisa bikin orang kaget
    hehehe

    *tapi mending cari donlotannya aja sih daripada nonton langsung

    • 21 June 2012 at 11:48

      Nah, toss dulu Ga, kita sepemikiran tentang Insidious. 😀 😀

  46. 21 June 2012 at 16:59

    blm main dibioskop..tapi sudah ada reviewnya…

    • 21 June 2012 at 17:14

      Ini sih bukan review, tapi preview. 😀

  47. 21 June 2012 at 17:43

    hmmm … menurutku bernyali kecil hanya merupakan sebuah penghalusan dari istilah pengecut atau penakut hhohho
    aku sih gg suka film horror ya karena unsur kagetnya itu, duh gg suka aku dibuat jantungan 😛

    • 21 June 2012 at 18:12

      Oh ya? Meskipun bareng pun aku gak mau nonton film horor… 😦

      Kamu belom nonton Insidious? Itu bagus banget dipasang dengan volume penuh maksimal. Kamu bakal kaget. :mrgreen:

  48. 21 June 2012 at 19:28

    ethan hawke? worth to wait!

    • 23 June 2012 at 02:52

      Nah, mari nonton waktu film ini rilis. 🙂

  49. 23 June 2012 at 03:20

    jarang banget neeh saya nonton horor, kecuali yg benar2 bagus. referensi mas asop di atas kyknya lumayan 😀

    • 23 June 2012 at 03:59

      Tapi keluarnya masih nanti oktober…

  50. 125 Zee
    23 June 2012 at 23:31

    Hueee kalau terlalu seram gak mau ah, nanti malah terbayang-bayang terus sampai di rumah… 😀

    • 29 June 2012 at 09:38

      Namanya juga film horor, Mbak.

  51. 24 June 2012 at 11:13

    waaahhhh insidious aja aku belum nonton deh sop.. *hiks

    ntar mau nonton ah,, habis pulang dari asrama 😀

    • 29 June 2012 at 09:41

      Sip! Segera beli DVD-nya, Mbak nie.

  52. 30 June 2012 at 07:45

    aq kok jadi penasaran sm semua film yang km sebutkan ya Bang Asop… hehehe

    • 7 July 2012 at 22:40

      Hehe, percaya saya deh. 😉

  53. 131 ardiansyah pango darwis
    3 July 2012 at 17:04

    wah saya jarang nonton, tapi kayaknya seru nih 🙂

    • 7 July 2012 at 22:40

      Memang Mas, kalo gak bener2 punya waktu luang, atau lagi gak bener2 suntuk, sebaiknya jangan nonton di bioskop. Menguras duit.

  54. 7 July 2012 at 15:43

    hahahaha sama mas…. aku juga kebayang2 kalo abis nonton film horor… malah kadang kebawa mimpi hehehe… makannya aku ga baca tulisan ini sampe selesai… hihihi bisa2 aku ga bisa tidur tar malem hahaha 😛

    • 7 July 2012 at 22:21

      Wah, kita bernyali kecil.

  55. 135 Cho
    21 September 2012 at 07:00

    whoaaaaaa,asal jangan sama kayak paranormal activity aja ya..bisa2 gue ngakak ntnnya,
    oktober ya,libas langsung ke grave encounters2 dan paranormal activity4.
    im horror and gore fanatic.. 🙂

    • 7 August 2013 at 04:33

      WAduh…. fanatik genre gore ya… 😦 Hmmm harus coba lihat “Martyr” dan “A Serbian Film”. :mrgreen:

  56. 137 denny
    6 November 2012 at 17:51

    oktober ??! berarti udah lewat dong ?! berarti gue ga nonton dong ?? huaaaaaa *ga nyante

    • 7 August 2013 at 03:23

      Tenang, toh nanti ada file bajakannya. #eh 😀

  57. 22 December 2012 at 15:07

    hahahahhahaha 25% lagi gw bisa nonton sinister broooooo siapkan 3 jantung 2 hati 9 nyawa ya kan bang ASOP

    • 7 August 2013 at 03:29

      Harus kuat. 😛

  58. 141 nurkhairina
    16 April 2013 at 21:22

    aq dh nonton insidious dah ad kset na pun enk lo crita na seram amt suara na 🙂

  59. 142 nurkhairina
    16 April 2013 at 21:24

    yg ke 2 ad insidious na 😦

    • 7 August 2013 at 00:40

      Iya, mau rilis tahun ini. 😉


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Si Empunya Blog

Siapa saya? Monggo lihat halaman "Tentang Saia..." di atas. Tinggal klik! Mau meninggalkan jejak? Monggo klik halaman "Tinggalkan jejak..." di atas. Jangan lupa, nikmatilah hidup ini. ^_^

Hubungi saya di jejaring sosial

Kadang-kadang di blog ini saya menggunakan emoticon Parampaa. Silakan datang ke blog Bang Ova di sini. Dapatkan emoticon-nya di sini. HAJAR!!

Masukkan e-mail Anda di sini kalo mau dapet pemberitahuan postingan baru saya via e-mail

Join 972 other followers

Powered by FeedBurner

Saya sedang membaca ini


Tulisan Saya Berdasarkan Bulan

Arsip Tulisan

Ups, maap, kalau mau melihat arsip semua tulisan saya, lihat halaman di atas ya, yang "Arsip Tulisan" itu lho....

TIPS!

Kalo tulisan di blog saia ini terlalu kecil, monggo diperbesar. Untuk pengguna windows, tahan [Ctrl] sambil di-scroll mouse tengah. Untuk pengguna Mac, tahan [Cmd] dan tekan [+] atau [-].

Ga nyambung sih ini, bukan promosi, tapi kalo mau browser Safari, donlot di sini.

Blogroll: By Name


Abed Saragih "disave" |
Abi Harestya dan Bidadarinya |
Abu Aufa |
Abu Bakar "Bchree" |
Abu Ghalib |
Achmad Edi Goenawan |
Achoey El Harris |
Ade Kurniawati |
Adi Surya Pamungkas "bacelzone" |
Fan Adie Keputran |
Adya Ari Respati "abstractdoodle" |
Afra Afifah |
Ageng Indra |
Agry Pramita |
Agung Budidoyo |
Agung Firmansyah |
Agung Hasyim |
Agung Rangga "Popnote" |
Agung Yansusan Sudarwin |
Agustantyono |
Agyl Ardi Rahmadi |
Ahmad Musyrifin |
Akhmad Fauzi |
Alfi Syukrina |
Alid Abdul |
An Fatwa "Siho" |
Andi Nugraha |
Andi Sakab |
Andhika |
Andreas A. Marwadi |
Andrew Paladie |
Andrik Prastiyono |
Andyan |
Angga "SERBA BEBAS" |
Angga Dwinovantyo |
Anies Anggara |
Anindita |
Anistri |
Anita Rosalina |
Anto "Kaget" |
Anyes Fransisca |
Are 3DRumah |
Ari Artanto "Cah Gaul" |
Ari Muhardian "Tunsa" |
Ariana Yunita |
Arief Hartawan |
Arif "Bangkoor" Kurnia |
Arif Nurrahman |
Arif Sudharno Putro |
Ariyanti "Sauskecap" |
Arnolegsa Maupasha |
Arundati R.A. |
Aruni Yasmin Azizah |
Aryes Novianto |
Asep Saiba |
Asrul Sani |
Atha "kepompong" |
Aul Howler |
Awalul Hanafiyah "Masyhury" |
Baha Andes |
Baiq Fevy Wahyulana |
Bernadine Hendrietta |
Betania G. Rusmayasari |
Big Zaman |
Budi Nurhikmat |
Budi Prastyo "Kimbut" |
Calvin Sidjaja "Republik Babi" |
Cempaka Ariyanti |
Chocky Sihombing |
Citra "ceetrul" Hapsari |
Dadi Huang |
Danar Astuti Dewirini |
Daniel Hendrianto |
Daniel Maulana |
Deady Rizky |
Dede A. Hidayat |
Deny Marisa |
Depriyansyah Ramadhan "Iamcahbagus" |
Desita Hanafiah |
Destiana |
Desy Arista Y. |
Dewi Puspitasari |
Dewisri Sudjia "Desudija-DSK" |
Dhanika Budhi |
Dhewi Buana |
Dhimas Nugraha |
Didot Halim |
Dina Aprilia |
Dismas |
Ditya Pandu |
Doni Ibrahim |
Edda Nainay |
Efinda Putri |
Eko Ghesi Bardiyanto |
Elfa Silfiana |
Ella "Brokoli Keju" |
Erick Azof |
Erika Paraminda |
Erlin Fitriyanti |
Evan Ramdan |
Evet Hestara |
Fadhilatul Muharram |
Fahmi Nuriman |
Faisal Afif Alhamdi |
Faiza "MIDWIFE'S NOTES" |
Fandy Sutanto |
Fanny Azzuhra |
Fatra Duwipa |
Febe Fernita |
Felicia |
Ferry Irawan Kartasasmita "makhluk lemah" |
Fier "Pelancong Nekad" |
Fikri "Blue Zone" |
Fira "Fiya" |
Fitri Melinda |
Fitriyani |
Galih Gumilang "Gege House" |
Galuh Ristyanto |
Ghani Arasyid |
Gilang F. Pratama "Babiblog" |
Gitta Valencia |
Gugun "idebagusku.com" |
Gusti Ramli |
Hanif Ilham |
Hanny Aryunda Herman |
Hendrawan Rosyihan |
Hera Prahanisa |
Herni Bunga |
Herry "negeribocah" |
I Gede Adhitya Wisnu Wardhana |
Husfani A. Putri |
Ibnu Fajar "Ikky" |
Ilham JR |
Inge "Cyberdreamer" |
Intan Permata Kunci Marga |
Iqmal |
Irfan Andi|
Isdiyanto |
Ivan Prakasa |
Januar Nur Hidayanto "Yayanbanget" |
Jasmine Aulia |
Joko Santoso |
Joko Setiawan |
Juhayat Priatna |
Julianus Ginting |
Kang Ian . info |
Kang Ian . com |
Karina Utami Dewi |
Khalid Abdullah |
Khalifatun Nisa |
Kuchiki Rukia |
Lailaturrahmi Sienvisgirl Amitokugawa |
Lambertus Wahyu Hermawan |
Lerryant K. |
Lina Sophy |
Lucky DC |
Maghfiraa Alva |
Marchei |
Mario Sumampow |
Mas Ardi |
Mas Bair |
Mas Yudasta |
Mikhael Tobing |
Mirwanda |
Miswar Rasyid |
Mochammad AHAO |
Mohamad Husin |
Muhammad Abdul Azis |
Muhammad Hamka Ibrahim |
Muhammad Ihfazhillah |
Muhammad Riyan |
Muhammad Saiful Alam |
Muhammad Zakariah |
Nadia Fadhilah Riza |
Nanang Rusmana |
Nandini R.A. |
Necky Effendi |
Ninda Rahadi |
Nindy Ika Pratiwi |
Novina Erwiningsih |
Nur Azizah |
Nuri |
Perwira Aria Saputra |
Pipin Pramudia |
Pratita Kusuma |
Puji Lestari |
Pungky "PHIA" Widhiasari |
Putri Chairina |
Qori Qonita |
Radinal Maruddani |
Rahad Adjarsusilo |
Rahmat Hidayat |
Randi Rahmat |
Rasyida |
Regina |
Reisha Humaira |
Rie "Cerita Rie" |
Richie Lanover |
Rif'atul Mahmudah |
Rina Sari |
Rini Andriani "Athamiri" |
Riza Saputra |
Rizki "Hitam Putih Jingga" |
Rizki Akbar Maulana |
Ronie "Ravaelz" |
Rowman |
Rudi Wahyudi |
Ruri Octaviani |
Saipuddin Ar |
Septirani Chairunnisa Kamal |
Shafiqah Adia Treest |
Silvi Mustikawati |
Surya "Javanes" Pradhana |
Tasya Myanti |
Thyar |
Tiffany Victoria "Tiffa" |
T I W I |
Tony Koes "Macsize" |
Triana Frida Astary |
Triyani Fajriutami |
Uka Fahrurosid |
Ummu El Nurien</a. |
Upik "Pemburu Konstruksi Makna" |
Wahyu Asyari Muntaha |
Wahyu Nurudin |
Wahyu Putra Perdana |
Wendy Achmmad |
Widyan Fakhrul Arifin |
Wien Wisma |
Wildan Lazuardi |
Wiwin Siswanty |
Wiwing Fathonah Pratiwi |
Yori Yuliandra |
Yuli Anggeraini |
Zuli Taufik |

I’m a Liverpudlian!



%d bloggers like this: