Perihal Pot Tanaman dan Puntung Rokok

Lama sekali nggak update posting-an, sekarang posting gambar aja ya. :mrgreen:

pot tanaman ber-tanda peringatan

Lihatlah, beginilah di kampus saya. Bahkan pot tanaman pun harus diberi peringatan begini. Entah ya, apakah di tempat lain juga ada yang seperti ini. Tapi, ini seakan-akan mencerminkan watak dan perilaku orang perokok Indonesia yang mau gampangnya aja dan nggak mau repot sedikit. Lihat foto berikut ini dan narablog sekalian akan tahu mengapa saya bilang demikian.

Kebiadaban perokok, membuang puntung rokok ke pot tanaman.

Sudah lihat? Hebat ya, para perokok di sini. 😎

Saya nggak tahu apakah orang-orang yang membuang puntung di pot tersebut berpendidikan tinggi apa nggak. Barangkali ada yang menganggap nggak ada hubungannya antara tingkat pendidikan dengan hal sepele macam ini. Mungkin ada benarnya. Orang berpendidikan magister bisa jadi perilakunya sama seperti orang yang berpendidikan sekolah dasar. Tak ada yang tak mungkin di dunia ini. Apalagi kalau sudah berhubungan dengan manusia. 👿

Memang sih, tak ada tempat sampah untuk membuang puntung rokok di dekat pot ini. Bahkan dalam radius 50 meter seingat saya nggak ada. Perokok mesti berjalan ke satu lantai di bawah atau satu lantai di atas. Naik tangga tentunya. Mungkin karena itulah para perokok malas membuang puntung rokoknya dengan benar, dengan semestinya.

Saya kurang paham apakah hal ini dapat mengganggu tumbuh kembang si tanaman. Tanamannya sendiri memang nggak begitu subur tampaknya, karena kurang kena matahari. *sotoy* Eh, siapa tahu itu tanaman memang tanaman jenis indoor, jadi nggak butuh banyak sinar matahari. Hahaha.

Tolong, wahai para perokok sekalian, jangan membuang puntung rokok kalian sembarangan. Taruhlah di dalam saku baju atau kantong celana kalian masing-masing. Ini demi keberlangsungan hidup kita semua, para makhluk hidup ciptaan Tuhan.

😀 😀 😀 😀

———————————————————————————————————————————————————————

Foto di atas adalah hasil jepretan saya sendiri, dengan menggunakan kamera Motorola Fire XT. Seluruh terbitan ini sangat dilindungi oleh hak cipta. Jadi, sertakan alamat tautan dan nama pemilik blog jika ingin menggunakan sebagian ataupun seluruh bagian terbitan ini.

100 Comments

  1. Haaaii asoppp…

    Kalau masalah perokok aku paling gemes deh.. serasa dunia punya mereka sendiri dan kalau kita tegur serasa mereka yang punya hak sendiri untuk merokok.. kan kita juga punya hak sama buat gak menghirup.asap rokok mereka.. pokoknya perokok itu egois lah..

    Reply

  2. hey bang… lama tak bertamu kesini yaa 🙂
    kasian kalii itu tanamannya… aku turut berduka cita untuknya…
    mungkin orangnya gag bisa baca, atau gag ngerti bahasa indonesia (kayak di iklan, apa yaa? lupa)

    Reply

    1. Yoooo aku juga lama gak berkunjung ke blogmu. 😀

      Atau mungkin tempelan itu terlambat, baru ada setelah perokok menempelkan rokoknya ke pot itu. 🙄

      Reply

  3. ck ck, bener tuh harusnya puntungnya masukin kantong/tas masing2.. kayak gw klo buang bon belanjaan, ngga dipamer2.. *ngga nyambung2 amat sih* dan pasti bukan di kampus lo doang yang kayak gini deh. pot2 lain pun banyak yang bernasib sama..

    Reply

  4. Aku dulu juga perokok, tapi aku usahakan tidak menganggu orang dengan asap rokokku atau puntungnya.. Sampai aku berhenti ngerokok aku masih ngga ngerti dengan jalan pikiran orang yang gak bisa mengontrol dirinya untuk merokok sembarangan dan buang puntung nya asal..

    Reply

  5. Barangkali ada yang menganggap nggak ada hubungannya antara tingkat pendidikan dengan hal sepele macam ini. Mungkin ada benarnya. Orang berpendidikan magister bisa jadi perilakunya sama seperti orang yang berpendidikan sekolah dasar.

    >> hahaha, nicely written sop!

    Reply

  6. Salahin yang naro pot bunga di situ donk.. Hehe.. Becanda..

    Yah begitulah sop, jangankan puntung roko, beser aja bisa sembarangan… Wkwkwk

    Reply

  7. Hai asop… akhirnya bisa komen lagi diblog ini..
    negara kita masalah buang sampah udah menjadi kebiasaan yang buruk….

    udah ada tulisan jug kdang tetap aja dibuang disitu… walau udah berpendidikan tinggi belum tentu tingkat kesadarannya tinggi ya….

    Reply

    1. Yah biasanya yg buang puntung ke situ bukan mahasiswa juga sih. Biasanya petugas kebersihan atau pegawai fotokopian. 😦

      Reply

  8. aku itu perokok aktif. sehari bisa habis sebungkus rokok, cuma engga sampai segiunya juga buang punttung rokok. kalo dulu jaman dikampus udah ada tempat sampah buat buang puntung rokok, dan saya selalu buang disitu.

    Reply

  9. Biasanya kalo kayak gitu emang ga disediain tempat buat buang puntung rokok. Ya masa buang ditempat sampah, bisa-bisa kebakaran itu. Yang mirip sama tempat buang puntung rokok emang pot tanaman –a

    Reply

  10. Sepengalaman saya perokok memang tidak peduli dengan lingkungan, kesehatan dan keindahan. Kasian sekali tanaman itu…

    Masa sih kampus keren begitu gak disediakan tempat abu rokok dalam jarak tertentu?

    Reply

    1. Kalau ditilik lagi, paragraf pertama Mas Alris bener banget… 😯

      Ada sih… Tapi ya itu gak ada di setiap sudut koridor…. 😦

      Reply

  11. Ada yang membuang puntung rokok di pot, ada pula yang membuangnya dalam guci/hiasan keramik. Parah deh. Trus paling sebel juga tuh sama yang sering buang puntung ke kloset 😦

    Reply

    1. Itu menjijikkan, yang membuang puntung ke kloset. Kalo disiram, masih mending walaupun itu membuat mampet toilet… 😯

      Reply

  12. pastinya si puntung itu merusak hidup tanaman dalam pot Sop, semoga para pelaku ‘kejahatan’ ini segera kembali ke jalan yg benar..

    Reply

  13. Ckckckc. di tempat saya pun demikian sop.diruang ber AC para pejabat menggepulkan asapnya. di rumah sakit meski sudah dilarang dg tegas tetap saja tidak dihiraukan

    Reply

  14. mungkin harus ditaroh asbak yang berdiri itu biar pada buang puntung pada tempatnya. sayang pajangan buat memperindah ruangan malah jadi jelek. btw hepi ngeblog again sop. 😀

    Reply

  15. aku juga sering menemui hal semacam itu
    bahkan pot bunga besar di depan rumahku dijadikan tempat sampah oleh orang orang yang tidak tahu diri
    padahal jelas jelas itu pot bunga dan ada tanaman bunganya!!

    Reply

    1. Wow…. Itu orang2 yg membuang sampah di sana keterlaluan sekali. Kampungan. Patut dikasihani karena kapasitas otak mereka tidak mumpuni. 😦

      Reply

  16. jadi, apa perlu menyiapkan asbak di setiap sudut. jangankan puntung rokok ya, karena sama halnya dengan sampah…;__;

    Reply

  17. lain kali harus ada kotak dengan sistem mirip toilet. Diguyur langsung hilang, jadi mereka yg membuat puntungnya sembarangan bisa langsung ilang..

    Reply

  18. Haha.. Perokok kayak gitu emang bikin gemesin tau.. 😛
    Aku jg pernah kok.. pas lagi duduk di taman, ada orang lagi jalan sambil ngerokok.. Trs setelah itu rokoknya malah dibuang ke tanaman yg ada disitu.. Asapnya pun masih nyala.. 😛 Heeh..

    Reply

  19. perokok emang gitu mas. kalo udah ada sangkut pautnya sama rokok, mereka jadi egois dan gak peduli sekitar. ya, nggak semuanya begitu sih, tapi sebagian besar.

    Reply

  20. menurut saya pendidikan Indonesia itu lebih condong menciptakan orang-orang yang memiliki intelektualitas (IQ) tinggi dibandingkan dengan kepekaan emosional (EQ) tinggi jadi outputnya seperti masyarakat yang kita lihat saat ini. Contoh kecilnya seperti apa yang diceritakan diatas, walaupun pendidikan tinggi tapi perilakunya tidak menjadi contoh. Semoga masyarakat Indonesia menjadi leih dewasa lagi dan sistem pendidikannya menjadi lebih baik seperti Finlandia, Jepang, Kuba, dll.

    Reply

Leave a Reply to Angga Kusuma Nugraha Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s