“Buka” Bersama

Suatu ketika, pada salah satu dinding di Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ITB…

Undangan Buka bersama puasa FSRD

Ada undangan buka puasa bersama bagi anak-anak internal FSRD. Undangan tersebut dilukis dengan apik dan berseni. 😳 Tertulis —dengan huruf mirip aksara  arab— di sana:

Buka bareng, rabu, 25-07-2012, 05:00 pm, Lapmer

Gambar di atas hanyalah sebuah potongan. Bukan sebuah gambar lengkap. Perhatikan kata buka pada judul saya beri tanda kutip. :mrgreen:  Apa yang menarik dari foto di atas adalah…. Sebuah gambar penunjang di samping undangan tersebut. 😀

Yuk ah, mau lihat gambar lengkapnya, ‘kan?

Tentang CompFest 2011 dan Bertemu Dengan Seorang Narablog

Sesuai dengan posting-an saya yang dulu dan yang baru-baru ini, kemarin sabtu, 25 juni, saya sempatkan diri mengunjungi tempat tim adik saya “berjuang” di fX lifestyle X’nter atrium lantai 3. Acara yang menurut saya tidak terlalu besar, tak terlalu “wah”, tapi saya tetap menikmatinya. Maksud saya, menikmati capeknya. 😆  Ya, saya datang ke salah satu tempat acara CompFest 2011 yang diadakan oleh Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia. Tujuan saya datang apalagi kalau bukan untuk mendukung tim Org.Com Softworks. 😀

Ternyata macet di Jakarta parah juga ya. Semacet-macetnya Bandung, masih lebih menjengkelkan macet Jakarta. 😐  Perihal ini, nggak akan saya bahas lebih jauh. 😆

Mana sih tim Org.Com Softworks?

Ini dia nih, penampakan anggota tim mereka. 🙂

Adik saya paling hitam (sama kayak kakaknya), tapi badan paling besar (dia lebih tinggi dari saya). 😆  Itu yang sedakep, niruin gaya eilekhan Om NH. 😀

Dan saya bertemu dengan seorang narablog!

“Gundu Tubruk!” Hadir Untuk Android!

Sekarang, saatnya pamer desain awal banner (panji) untuk tim Org.Com Softworks di hari penilaian nanti, jumat (24/6) dan sabtu (25/6). 😀

Memang, kata adik saya rundown acara belum jelas. Pastinya, dua jam itu (seperti yang tertulis di atas) adalah waktu tim Org.com Sorfworks melakukan eksibisi. Eksibisi di sini… entahlah, saya kurang tahu. :mrgreen:

Mungkin para peserta diberi kesempatan bergiliran untuk “mempresentasikan” game mereka pada pengunjung. Artinya, stan yang ada hanya satu, tidak seperti bayangan saya sebelum ini yang saya pikir masing-masing finalis diberi satu stan. 😀  *harus dimaklumi, bukan acara profesional*

Mari, lihat video demo “Gundu Tubruk!” di sini, dan klik sini untuk mengetahui posting-an awal “Gundu Tubruk!”. 🙂

Kasih komentar dong!

Dukung “Gundu Tubruk!” Dalam Game Design CompFest 2011!

***Ini adalah sticky post, posting-an terbaru ada di bawah!***

Sebagai seorang kakak, tentu saya ingin dong, yang terbaik bagi sang adik. :mrgreen: Ini salah satu bentuk dukungan saya pada adik saya.

Adikmu ikutan CompFest, Sop?

Ya, tim adik saya lolos tahap penyisihan pada kompetisi Game Design CompFest 2011, sebuah kompetisi terbuka untuk umum yang melombakan game bertema “inovasi” untuk platform Android. 😀

Saya tidak akan menjelaskan apa itu CompFest. Silakan lihat pada situs utama mereka di sini. Secara garis besar, CompFest 2011 adalah sebuah acara yang diselenggarakan oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia tanggal 24-26 juni nanti di fX lifestyle X’nter atrium f3. 🙂

Seperti apa game buatan tim adikmu, Sop?

Tim adik saya bernama Org.com Softworks (semoga bisa jadi sebuah perusahaan pengembang game beneran nantinya :mrgreen: ). Bukti bahwa tim adik saya jadi salah satu finalis ada di sini, terdaftar di sana dengan game bernama “Gundu Tubruk!“. 🙂

Ini adalah tampak layar utama game-nya.

Maap saya nggak bisa memberikan cuplikan gambar (screenshot) dalam permainan, karena adik saya masih di Surabaya, dan semua gambar ada di dia. Sebagai gantinya, ini ada video yang memperlihatkan seperti apa game ini, harus lihat! 😀

Ayo dong lanjut, ada video demo, lho!

Ah, Mahasiswa ITB…

Hahahaha… 😆

Saya tertawa geli pas seorang teman mengingatkan saya akan anekdot ini:

Sebenarnya, 80 % anak ITB itu bodoh. Tapi, setiap kali saya ke kampus, saya selalu bertemu dengan yang 20 % sisanya!”

*

😆 😆 😆

Mengerti maknanya, narablog sekalian? 😀

Pertama kali dengar ini saat saya masih tingkat I kuliah. 🙂

Kasih komentar dong…

Pasar Seni ITB 2010: Ramai Sekali!

Catatan: foto-foto di posting-an ini juga saya taruh di halaman “photo release“.

Setelah beberapa teman saya dan narablog yang bertanya-tanya (online maupun offline), kapan laporan Pasar Seni, akhirnya kelar juga ini posting-an. 😀

Luar biasa. Pasar Seni tahun ini, sungguh luar biasa menurut saya. 😀

Sedikit Pendahuluan

Tahun ini, sebanyak 195 produk seni dan kreatif, 26 gerai pendidikan, dan 78 gerai kuliner dipamerkan1. Pengunjung udah mulai datang sejak pagi sekitar pukul 07.00, dan terus menerus datang sampai ditutup pukul 20.00. Saya sendiri datang sejak jam setengah delapan pagi, karena siangnya ada keperluan yang harus saya ikuti di tempat lain (jaah bahasanya… :mrgreen:). Semua foto-foto yang akan saya tampilkan adalah foto yang saya ambil di antara pukul 07.30 dan sekitar pukul 10.30. Dalam rentang waktu segitu aja, pengunjung yang datang udah sangat banyak, padahal jam-jam segitu bukan puncak acaranya. 😀

Secara garis besar, ada dua zona dalam acara ini2. Ada zona “melupakan” dan zona “mengingatkan”. Di Zona mengingatkan, pengunjung diajak untuk mengesampingkan persepsi umum terhadap suatu keadaan. Di zona ini, para seniman menggelar karyanya di jalan dan melebur dengan pengunjung. Tujuannya, menunjukkan sinergi antara jalan dan karya seni. Ada Jamming Area di zona ini, sebuah area tanpa sambungan internet. Mau bawa hape secanggih apapun, gak bakalan berfungsi di area tersebut. Gunanya, untuk memaksimalkan cara bersosialisasi paling tua, yaitu bertatap muka, tegur sapa, dan bertukar kata.

Zona kedua, zona “melupakan”, bertujuan untuk menghadirkan suasana yang seringkali terlupakan dalam kehidupan sehari-hari. Contoh wahananya, ada “kamar vibrator”. Namanya memang aneh (:lol:), tapi wahana ini mengingatkan kita akan bahaya gempa bumi di Indonesia. Di wahana ini dibuat simulasi gempa, dengan gabungan iptek, serta seni. Ada juga wahana “tamasamasya”, pengunjung akan merasa seperti memasuki ruang waktu karena menjadi saksi perkembangan sejarah dunia. Ada perkembangan mode hingga teknologi buatan manusia.

Contoh wahana-wahana lain yang ada di Pasar Seni tahun ini (dan saya tidak bisa mencoba semuanya :cry:) adalah “Wahana Air Doa”, “Neraka Asoy Geboy”, “Museum Masa Depan”, “Tradisi”, Bamboo Beat, ” Jalan Seni”, “Wahana Sawah”, dan “Menara Jamming.

Nggak lupa, ada penampilan musikus-musikus juga dong. 🙂 Di antaranya (yang saya lihat di flyer promosi) adalah P-Project, Saraasvati, Bottlesmoker ft. Aerli Rasinah, Saratuspersen, Zeke Khaseli, Frau, Armada Racun, Raksasa, Tigapagi, The Panas Dalam, Flower City Rollin, Tabrak Lari Blues, dan Ababil Attack.

FYI, Bisa dibilang, Kota Bandung jadi setengah lumpuh akibat kemacetan parah hari minggu (10/10) lalu. Salah satu penyebabnya, selain karena hari minggu lalu banyak sekali acara pernikahan, juga karena Pasar Seni ini jadi magnet orang yang teramat kuat. 😀

Mari Kita Mulai…

Hari minggu lalu, jalan Ganeca ditutup di dua sisi, barat dan timur. Terima kasih juga kepada Dago Car Free Day (jalan Dago setiap hari minggu tidak boleh dilewati kendaraan bermotor sejak pagi hingga jam 9) di arah timur. 🙂  Jadi, semua kendaraan pengunjung diparkir  agak jauh dari ITB, mungkin sekitar jl. Ranggamalela, jl. Badak Singa, jl. Ciungwanara, Jl. Mundinglaya, dan Jl. Gelap Nyawang. Pengunjung juga tidak boleh masuk via gerbang belakang ITB (gerbang utara), supaya pengunjung bisa menyaksikan acara Pasar Seni ini secara utuh. 🙂

Gapura penyambutan di barat jl. Ganeca, terbuat dari akar ranting.

Gapura penyambutan di sebelah barat jl. Ganeca. Itu jembatan lho, di antara gapuranya… Buktinya, lihat di foto selanjutnya.

Ayo ayo mau lihat seperti apa Pasar Seni tahun ini?

Pasar Seni ITB 2010: Datang ya!

Sepuluh Sepuluh Sepuluh

Tulisan itulah yang akan narablog lihat kalau melewati kampus ITB di gerbang depan (selatan) jl. Ganesha No. 10. Ada sebuah baliho besar bertuliskan berapa hari lagi menuju Pasar Seni 2010, sebuah acara akbar (sangat besar dan meriah) yang bakalan jarang narablog rasakan. 😀  Sesuai dengan tulisan tersebut, Pasar Seni tahun ini akan dihelat pada 10 oktober 2010, dan hanya satu hari saja!  Acara empat tahunan (apa tiga tahunan?) yang hanya dihelat sehari saja. Sungguh rugi kalo gak ke acara ini barang sekali aja seumur hidup. :mrgreen:  Ingat!! Acara ini untuk umum!

Rugi lho, kalo gak nge-klik ini. LANJUT!!

Sibuk Gila!!

Sebulan ini, bahkan mungkin sampai bulan depan, merupakan bulan yang sibuk buat saya. Bolak-balik saya ditanya dosen pembimbing saya, “Sudah sampai mana TA-nya?” Belum lagi draft buat seminar, dosen yang sama menagih, “Jangan lupa lho, kasih saya minggu depan draft-nya.” Apa daya, berkali-kali ditanya begitu, belum selesai juga. >.<‘

Ketemu dosen lain di koridor, ditanya juga, “Kamu udah sampe mana TA-nya?”, “Kapan sidang?”, “Udah ngumpulin draft buat sidang?”, dan “Kapan kamu nikah?” (eh yang ini bohong lah :lol:). Ketemu teman seangkatan pun gak ada yang diomongin selain “TA lo udah sampe mana?” dan “Kapan ya gue lulus…?”. :mrgreen:

Lagi-lagi ngomongin TA, lupakan!