[Film] The Town: Distrik Perampok Bank

Pertama kali lihat sampul film ini, saya tertarik sama embel-embel tagline-nya yang berkata “Welcome to the bank robbery capital of America“. Kedua, tentu saya tertarik ama jajaran pemainnya, ada Ben Affleck (State of Play, Daredevil, Paycheck), Jeremy Renner (The Hurt Locker, 28 Weeks Later), dan Rebecca Hall (The Prestige, Dorian Gray). “Film tentang perampokan, dan pemainnya mereka, pasti menarik,” pikir saya. 😀

Ternyata benar, nggak menyesal saya membeli film keluaran tahun 2010 ini. Setelah saya tonton, luar biasa. Udah lama saya gak nonton film ber-genre kriminalitas dengan adegan tembak-menembak cukup intens, ditambah bumbu percintaan pula. 😀 Saya pun terkejut waktu membalik sampulnya, dan membaca ringkasan di bagian belakang, Ben Affleck adalah sutradaranya! Belum lama ini juga saya nonton The Hurt Locker, saya masih inget dengan pemeran tokoh utamanya, Jeremy Renner. Wah, top dah nih pilem, pikir saya gitu.

Sebagai penghibur, ada Blake Lively di sini. :mrgreen: Bagi yang ngikutin serial Gossip Girl pasti tahu dengan karakter Serena, Serena van der Woodsen. Dia juga main di film The Sisterhood of The Traveling Pants 1 & 2 sebagai Bridget. 😉

Sedikit Pendahuluan….

Film ini diadaptasi dari novel buatan Chuck Hogan yang berjudul Prince of Thieves, terbitan tahun 2004.

Selama ini saya hanya sebatas tahu Ben sebagai aktor, bukan sutradara. Ternyata, Ben udah pernah jadi sutradara sebelum film ini di Gone Baby Gone. Di film ber-genre kriminalitas dan misteri itu, dia menyutradarai adik kandungnya, Casey Affleck, sebagai tokoh utama. Di The Town ini, selain sebagai sutradara, Ben menulis skenario dan screenplay1 (seperti yang dia lakukan juga saat proyek Gone Baby Gone). Melihat nilai film sebelumnya di imdb.com, Gone Baby Gone dapet nilai bagus, 7,9 dari 10. Efeknya terasa juga saat menyutradarai film The Town ini. Gak mengecewakan. 🙂

Mari ikuti pembahasan saya…

[Film] The Other Guys: Komedi yang Layak Ditonton

Lagi-lagi, saya membeli film tanpa melihat dulu resensi dan penilaian dari imdb. Kali ini film komedi, The Other Guys.

Pertama kali lihat sampulnya, saya berpikir, “Wow, ada Mark Wahlberg dan Will Ferrell main dalam satu film!” Apakah Will Ferrell yang main film aksi, ataukah Mark Wahlberg yang main film komedi? Kedua aktor ini adalah aktor favorit saya dalam dua genre film yang berbeda. Will jagonya komedi, Mark jagonya film thriller dan aksi. Lihat aja The Happening, Shooter, dan Max Payne, luar biasa aktingnya di sana. Begitu pula Will Ferrell di Talladega Nights: The Ballad of Ricky Bobby, Step Brothers, dan Anchorman: The Legend of Ron Burgundy. Masing-masing jago dalam genre-nya. 😀

Hasilnya, ternyata Mark Wahlberg yang main film komedi! 😆  Saya benar-benar nggak menyangka. Di film ini, Mark pun tampaknya harus menutup tubuhnya yang berotot sebisa mungkin. Entah apakah memakai pengganjal di perutnya (supaya tampak tak berbentuk) atau memang sengaja menaikkan berat badan. Kalau Will Ferrell sendiri nggak usah ditanya lagi, permainannya khas seperti saat di Talladega Nights dan Anchorman. 😀

Oh ya, di film ini ada Samuel L. Jackson dan Dwayne Johnson juga, meskipun durasi mereka tampil nggak terlalu lama. 🙂 Juga tampil Michael Keaton, yang dulu berperan sebagai Bruce Wayne dalam Batman Returns tahun 1992. Kagum juga rasanya melihat beliau main film komedi.

Sedikit Pendahuluan

Sutradara film ini adalah Adam McKay, sekaligus sebagai produser eksekutif bersama Will Ferrell. Film ini adalah kerja sama keempat yang dilakukan oleh Ferrell dan McKay setelah Anchorman, Talladega Nights, dan Step Brothers. Pengalaman gak usah diragukan lagi, baik sebagai sutradara maupun produser. Karyanya udah banyak, dan memang kebanyakan ber-genre komedi. 🙂

Lanjut baca, Gan!

[Film] Repo Men: Jika Organ Tubuh Dikuasai Swasta

Siapa yang tahan melihat sampul film ini? Forest Whitaker, peraih penghargaan Academy Award (2007, The Last King of Scotland) dan pernghargaan Golden Globe, serta Jude Law, pernah ternominasi juga dalam dua penghargaan besar itu. 😀

Semakin lama dirasa, saya ini termasuk orang yang melihat kualitas film dari pemainnya. Contoh, ketika saya melihat Gerard Butler pada sampul, saya langsung membeli DVD RocknRolla. Waktu saya melihat Jake Gyllenhaal dan Tobey Maguire dalam Brothers, langsung saya sikat. Saya lihat Solitary Man ada Michael Douglas main, saya sambet DVD-nya. Ada Mark Wahlberg dan Will Ferrel dalam satu film, “pasti komedi”, pikir saya, langsung saya ambil. Begitu pula film ini, saya lihat ada Whitaker dan Law, siapa yang tahan untuk tidak mengambil film berharga 5000 rupiah sekeping DVD-nya? 😆

Sedikit Penduhulan

Film keluaran tahun 2010 ini dibuat berdasarkan novel karangan Eric Garcia, berjudul asli The Reposession Mambo. Dalam film ini, Garcia berperan dalam penulisan screenplay1. Di bangku sutradara diisi oleh Miguel Sapochnik, karya-karyanya memang kurang dikenal. Jangan kuatir, di kursi komponis musik diduduki oleh Marco Beltrami, komponis musik di film The Hurt Locker, Underworld: Evolution, Jonah Hex, dan Terminator 3. Melihat jejeran film-film yang ditangani oleh Marco tersebut (dan kemungkinan besar udah narablog tonton), tampak jelas bahwa beliau berpengalaman di film yang penuh aksi dan pertempuran. 🙂

Baca ulasan selengkapnya dengan klik sini!

Darker Than Black, Kisah “Keiyakusha”…

Anime ini juga udah abis gw tonton, udah beberapa minggu yang lalu sih, dan anime ini bagus menurut gw, karena ceritanya yang orisinil, ga ada yang nandingin cerita anime ini, selain Code Geass dan Fullmetal Alchemist tentunya. Gw suka anime ini juga karena animasinya yang bagus, lain ama anime laen. Rasanya,  gw sebagai penikmat biasa yang ga ngerti terknologi animasi, anime buatan studio BONES ini gerakan2 karakternya dan efek2 pertarungannya terasa halus dilihat, ga putus2 kayak anime laen, enak di mata. Entah juga apa penyebabnya, mungkin emang teknologinya? Ato karena resolusi file-nya yang gw punya gede, 1280×720 pixel? Hmm… ga tau deh…

Nih anime 25 episode (26 plus satu bonus episode) disutradarai ama Tensai Okamura, orang yang bertanggung jawab dalam pembuatan anime Neon Genesis Evangelion, Ghost In The Shell, Cowboy Bebop, Full Metal Panic, Samurai Champloo, dan masih banyak lagi anime bagus lainnya. Siapa sih yg ga tau karya2 di atas? Udah gitu yang buat studio BONES pula, yang ngebuat movie Sword of The Stranger, udah nonton? Hehehe…

Dari segi musik alias soundtrack, ga usah khawatir, ga akan rugi nonton anime ini. Udah animasinya bagus, dilengkapi dengan musik yang bagus pula. Musiknya diramu oleh Yoko Kanno, mantan anggota grup musik The Seatbelts, yang udah banyak ngebuat sontrek banyak game, movie dan anime terkenal macem Cowboy Bebop, Ghost In The Shell: Stand Alone Complex, Wolf’s Rain, Cardcaptor Sakura, sampe yang paling baru Macross Frontier. Udah nonton Honey and Clover Movie ? Dia juga yang ngebuat musiknya…

Jadi, nih anime setting-nya di Jepang, tahun berapa ga disebutin sepanjang anime, pokoknya di awal anime dijelaskan bahwa sepuluh tahun yang lalu, sebuah kawasan yang aneh dan ga normal, disebut Hell’s Gate, muncul di Tokyo. Ga disebutin gimana munculnya gimana, tapi yang pasti kalo di Jepang ada Hell’s Gate, di Afrika Selatan ada kawasan serupa tapi bernama Heaven’s Gate. Sayangnya, Heaven’s Gate udah beberapa tahun yang lalu hilang lenyap ga diketahui apa dan siapa penyebabnya.

Nah, Ketika muncul Gate-Gate ini, bintang di langit hilang semua, digantikan sama “bintang palsu”, dan muncul juga orang2 yang mempunyai kemampuan khusus, yang dikenal dengan nama Keiyakusha ato contractor bahasa inggrisnya. Bintang palsu yang ada langit itulah yang menunjukkan keberadaan para contractor itu. Setiap kali kekuatan ada contractor yang menggunakan kekuatannya, bintang tersebut akan berreaksi, dan kalo ada contractor yang mati, selalu ada bintang jatuh. O ya, keberadaan keiyakusha ini dirahasiakan dari warga sipil, hanya polisi dan beberapa instansi penting yang tahu. Karena itu, banyak contractor yang digunakan sebagai agen rahasia negara asalnya.

Keiyakusha ini awalnya manusia biasa loh, sebelum munculnya gate. Setelah muncul peristiwa sepuluh tahun yang lalu itu, entah gimana bisa ada manusia yang mempunyai kekuatan khusus. Emang enak sih punya kemampuan khusus, tapi para contractor ini udah kehilangan perasaannya. Mereka udah ga punya lagi emosi yang dimiliki manusia biasa. Makanya mereka ga segan2 membunuh orang. Para contractor bergerak berdasarkan rasio dan logika mereka. Ada lagi ga enaknya, contractor harus “membayar” setiap kali menggunakan kekuatannya.  Setiap kali setelah mereka menggunakan kekuatannya, ada hal yang harus mereka lakukan. Makin kuat kemampuannya, makin “gila” juga hal yang harus mereka lakukan. Banyak banget macemnya, ada yang matahin jarinya sendiri, makan rokok (iya, makan, bukan dihisap…), bikin puisi, ngebalikin sepatu orang yang dibunuhnya, sampe yang paling sadis yaitu minum darah anak kecil!! Ada juga yang unik, yaitu setiap kali menggunakan kekuatannya, dia bertambah tua, dan ada yang kebalikannya, malah bertambah muda (“jadi lama2 bisa hilang dong, jadi bayi?” Yup..!! Anda benar! Menghilang!!)

Ada beberapa tokoh utamanya, ada Hei, Huang, Mao, Yin, dan Misaki Kirihara.

Dari ki-ka: Huang, Yin, Hei, Mao

Hei, itu nama agennya. Kalo di kehidupannya yang ngaku sebagai mahasiswa dari Cina, namanya Li Shengsun. Di anime ini dia dikenal punya kode BK-201, itu kode bintangnya (Messier Code). Ntar lama2 di akhir episode bakal ketahuan kalo nomor bintang itu bukan miliknya, tapi milik adiknya, Bai. Kok bisa? …. Jangan ada spoiler ah di sini… tonton sendiri yah…. 😀 Hei ini bergabung dengan sindikat rahasia yang namannya cuman dikenal sebagai Syndicate, untuk mencari adiknya, Bai, yang hilang waktu hilangnya Heaven’s Gate di Afrika Selatan. Hei punya kekuatan untuk membuat listrik, dan bisa menyalurkannya melalui konduktor. Senjatanya seperti kabel di tangan yang bakal ngejerat lawan dan ZZZIPPP!!! … setrum deh….

Hei…

Huang, dia ini rekan kerja Hei, bersama-sama Mao dan Yin. Dia bisa disebut penanggung jawab lapangan untuk grupnya. Jadi, biasanya setiap grup di organisasi Syndicate itu punya satu supervisor (si Huang ini), satu “Doll” (si Yin), dan dua contractor (Mao dan Hei). Huang ini manusia biasa, dan dialah yang mendapat informasi penting dan misi dari organisasi, dan mem-briefing Hei untuk melaksakannya. Ntar di akhir-akhir episode diceritakan kisah cintanya, kekasihnya seorang keiyakusha yang membunuh rekan kerjanya (dulu dia polisi lho…). Di akhir anime Huang nanti mati… wah spoiler nih…

Huang, juga lagi bertugas….

Mao… Kucing yang lucu…

Mao, dia ini contractor loh, meskipun bentuknya kucing. Dia udah kehilangan tubuhnya, ga tahu kenapa. Yang pasti kekuatannya adalah memasuki (atau merasuki?) tubuh hewan, hewan apa aja.  Dia bisa ikut memiliki insting hewan yang dirasukinya. Keren? …. Iya sih, tapi… dia harus rutin menge-cek jaringan wireless di otaknya supaya insting hewan yang dirasuki tidak mengambil alih tubuh. Kalo sampe insting hewannya menagmbil alih, sama artinya dia mati, seperti yang terjadi di akhir anime… Mao benci musim semi katanya, karena pas musim itu adalah musim kucing kawin… dia diuber-uber terus ama kucing betina… Hahaha… :))

Yin, masih bertugas…

Yin, dia ini yang disebut “Doll”. Sama kayak keiyakusha, dulunya dia manusia biasa, namanya Kirsi. JSemenjak muncul gate, dia jadi seperti ini. Jadi yang namanya “Doll” itu kayak spirit medium, dia bisa mengendalikan seperti roh untuk mengintai, bahkan mendengar pembicaraan orang. Kekuatannya yang gw tau ya itu, tapi harus dengan medium air. Tugas dia di grupnya untuk mengintai dan mencari posisi target. Bahkan di beberapa episode dia jadi penuntun arah buat Hei.

Selain keempat karakter utama di atas, ada juga karakter polisi yang mengejar2 sindikat ini.

dari ki-ka: Yutaka Kouno, Yuusuke Saitou, Misaki Kirihara, Kunio Matsumoto.

Foto di atas, adalah grup polisi yang dipimpin ama Misaki di bagian foreign affairs (gw ga tau apa di Indonesia) yang menginvestigasi segala sesuatu yang berhubungan dengan keiyakusha. Gw lupa jabatannya, tapi yang pasti cukup tinggi kok.

Ga ada yang bisa gw ceritain untuk para polisi ini, yang pasti si Saito naksir Misaki. Di episode 26, yang gw bilang sebagai episode bonus karena ga berhubungan sama sekali dengan akhir episode 25, diceritakan di sana grup Misaki lagi ngejar Hei, dan Saito kelepasan ngomong bahwa dia suka Misaki. Sial buat Saito, mereka berempat di atas lupa apa yang terjadi saat itu gara2 gas yang disebabkan ama barang bawaan Mao. Huakakakakakakakak… :)) Poor Saito

Monggo dilihat animenya, ada banyak fraksi yang bertikai di anime ini, ga bisa gw tulis semua, kepanjangan. Sampe agen rahasia Inggris MI6 juga muncul. Overall, anime ini bagus! Gw kasih bintang 4,5 dari 5 bintang! Endingnya menurut gw amat disayangkan sih… tapi gapapa, emang harus gitu nasibnya, kalo ga bukan Syndicate namanya, hahahahahahahaha….

Hayate The Combat Butler!

Huehehe… Punya nih anime udah cukup lama, tapi baru sempet nonton sekarang… Nih anime cukup ringan kok, dengan banyak komedi khas anime Jepang, juga dengan jalan cerita yang gak biasa. Bener2 gak biasa! Nih anime jalan ceritanya unik sangat! Dibilang serius bisa, tapi gara2 banyak komedinya, dan banyak hal-hal konyol, jadi rada hilang kesan seriusnya. Hahaha….

Jadi, anime ini bercerita tentang Ayasaki Hayate, seorang anak SMA yang malang bin sial banget. Dia punya orang tua yang sama sekali tidak mem-pedulikan dia, memperhatikan dia, malah orang tuanya memanfaatkan dia hanya untuk mencapai “mimpi” mereka. Karena orang tua Hayate bekerjanya gak jelas, jadilah dia yang bekerja keras untuk menghidupi keluarga, sekaligus bersekolah. Kebayang kan repotnya, kerja serabutan sambil sekolah? Kok bisa anak SMA kerja, padahal di Jepang kan ada peraturan anak yang masih sekolah gak boleh kerja. Nah, si Hayate ini uniknya selama bekerja di mana-mana, dia selalu memalsukan umur!! Dan anehnya sama sekali ga ada yang nyadar!! Pernah di episode berapa gitu, diceritain kalo Hayate udah kerja sejak umur delapan tahun! ….. Gile…..

Sampe suatu ketika, di hari natal natal, dia pulang kerja, dan tau2 sama bosnya dipecat, karena ketahuan memalsukan umur. Dari mana dia tahu? Dari ortu-nya jelas…. Dan sialnya, semua uang hasil kerjanya di perusahaan itu (ato uang pesangon gw lupa..) sama bosnya dikasih ke ortu Hayate! Hayate yang tahu kelakuan kedua orang tuanya kaget, dan langsung pulang ke rumah.

Di rumah, apa yang dia temukan? Rumahnya kosong, dan Hayate malah menemukan surat dari ortu-nya yang mengatakan bahwa seluruh uangnya diambil, dan malah “mewariskan” hutang judi sebanyak ratusan juta yen!! Pas setelah dia membaca surat tersebut, datenglah para “generous people” alias debt collector. Akhirnya dia lari, dan di tengah pelariannya, dia ketemu dengan Sanzenin Nagi, seorang gadis kaya raya calon penerus satu2nya perusahaan estate Sanzenin.

Yang lucu dimulai di sini. Melihat Nagi yang mau membeli minuman di Vending Machine aja pake kartu kredit, mulai terpikir oleh Hayate untuk menculiknya. Lucunya, kata2 Hayate yang salah malah membuat Nagi salah tangkap maksud. Hayate bilang gini: “Go out with me. I want you!“. Coba, kalo kalian dengerin kalimat seperti itu, apakah kalian berpikir ini orang bakal menculik kita? Hahahaha…. Si Nagi bilang gini: “Just because it’s christmas eve… D-Do you understand what you’re saying?“.

Hayate malah tambah serius, tanpa sadar bahwa dia sebenernya salah milih kata untuk membentuk kalimat: “I can’t say things like this in jest. I’m risking my life here, the moment I saw you I decided to take you away!

Huahahaha…. akhirnya malah salah paham deh, si Hayate ingin menculik, tapi Nagi malah berpikir Hayate nembak dia.

Begitu tahu nomor telepon Nagi, dia nelpon ke rumah Nagi. Bodohnya, Hayate malah ga sengaja memberitahu namanya (Bodho tenan….). Hayate putus asa, rencananya gagal. Di tengah turunnya salju, dia terjatuh, dan mulai merasa apakah dia akan mati saat itu juga. Tau2 dateng Maria, yang sebenernya adalah pembantu di rumah Nagi. Waktu itu Hayate belom tahu. Di waktu yang hampir bersamaan, Nagi yang masih di deket Vending machine, diculik beneran oleh dua orang. Waktu Maria nolongin Hayate, suara Nagi yang berontak didenger ama Hayate.Dengan berbekal sepeda milik Maria, Hayate ngejar mobil yang membawa Nagi. Di sini konyolnya, masa’ ada sepeda yang bisa ngejar mobil, di waktu bersalju lagi….

Ayasaki Hayate, si anak malang…

Akhirnya dengan mati-matian Hayate berhasil menyelamatkan Nagi, sampe naik2 ke atap mobil segala, sampe terjungkal jatuh pun Hayate masih kuat. Tapi akhirnya Hayate ambruk juga waktu Nagi berterima kasih telah menyelamatkan dia, dan bertanya mau apa sebagai balas budi. Waktu ambruk Hayate ngomong sesuatu, dia ingin dicarikan pekerjaan. Nah, jadi deh Hayate kerja jadi butler alias pelayan di mansion milik keluarga Sanzenin.

Nih anime bagus kok, cocok untuk dilihat waktu senggang, kalo lagi ga pengen mikir. Tapi gw saranin jangan nonton anime ini langsung banyak episode, bakalan bosen dibuatnya… Hehe….  Ada di beberapa episode berisi parodi dari anime2, film, bahkan game sejenis Metal Gear Solid. Sampe2 ada sensor suara setiap kali para tokohnya nyebut merek alias nama produk…. ^^

(yang di bawah ini Sanzenin Nagi…)