Balada Mahasiswa #8

Pilih wisuda kapan?

Di ITB ada tiga kali wisuda dalam setahun. Bulan april, juli, dan oktober. Dodoy berrencana lulus bulan juli. Sebenarnya dia udah mulai mengerjakan Tugas Akhir (TA) sejak bulan desember tahun sebelumnya. Hanya karena penyakit rutin mahasiswa (baca: malas) datang menerjang, baru mulai dikerjakan lagi sekitar bulan maret. Untuk wisuda bulan april jelas mustahil, karena udah gak ada waktu lagi. Maka dirundingkanlah perihal kelulusan ini ke pembimbingnya, sebut saja Pak Dodo. silahkan intip kehidupan mahasiswa…

Balada Mahasiswa #7

DOSEN YANG “INNOCENT”

Pada kisah yang sebelumnya, Betty dibuat menunggu draft-nya dibaca oleh sang dosen pembimbing. Di kisah yang ini, akan diceritakan bagaimana sang dosennya itu adalah tipe orang yang kurang peka. 😀

(Anggap saja) hari senin. Betty kebetulan bertemu dosennya di koridor lantai 2.

Mau ketawa sedikit? Monggo klik sini.

Sibuk Gila!!

Sebulan ini, bahkan mungkin sampai bulan depan, merupakan bulan yang sibuk buat saya. Bolak-balik saya ditanya dosen pembimbing saya, “Sudah sampai mana TA-nya?” Belum lagi draft buat seminar, dosen yang sama menagih, “Jangan lupa lho, kasih saya minggu depan draft-nya.” Apa daya, berkali-kali ditanya begitu, belum selesai juga. >.<‘

Ketemu dosen lain di koridor, ditanya juga, “Kamu udah sampe mana TA-nya?”, “Kapan sidang?”, “Udah ngumpulin draft buat sidang?”, dan “Kapan kamu nikah?” (eh yang ini bohong lah :lol:). Ketemu teman seangkatan pun gak ada yang diomongin selain “TA lo udah sampe mana?” dan “Kapan ya gue lulus…?”. :mrgreen:

Lagi-lagi ngomongin TA, lupakan!

Balada Mahasiswa #5

Ireng yang sedang diburu deadline tugas kuliah dan penilaian kuliah (dia asisten dosen), sedang berada di laboratorium komputer jurusan. Kebetulan Ireng belum makan siang, dan waktu menunjukkan pukul 14.00. Maka, terpaksa dia makan di dalam laboratorium itu. Sedang asik-asiknya ngerjain, tiba-tiba…

???: “WHO TELL YOU YOU CAN EAT HERE!?”    <dengan suara keras>

Ireng terlonjak. Ada suara keras dari belakang. Ternyata eh ternyata, ada dosen, dan dia adalah (sebut saja) Pak Ical.

Ireng: “Hah.. Eh.. itu… sori, Pak…”
Pak Ical: “NO ONE TELL YOU YOU CAN EAT HERE!”
Ireng: “Eh.. eh… iya Pak… Maap… “    <agak panik, melihat sekeliling, semua mata memandang dia>
Pak Ical: “IF YOU WANT TO EAT, GO OUTSIDE!”    <masih dengan suara keras>
Ireng: “Anu… iya, Pak…”   <nge-save, nyabut flashdisk, ngeloyor pergi>

FYI, Pak Ical ini terkenal dengan sifatnya yang tegas dan blak-blakan. Maklum, dari S1 sampai S3 dia lakoni di Amerika. Beliau termasuk ke dalam jajaran dosen yang jarang dipilih mahasiswa untuk dijadikan pembimbing Tugas Akhir. :mrgreen:

*********

Kisah lainnya….

Ireng sedang berjalan menuju ruangan dosen pembimbingnya. Tak disangka tak dinyana, muncul Pak Ical dari lorong seberang. Percakapan pun tak terhindarkan.

Pak Ical: “Kamu sudah sampai mana TA-nya?”
Ireng: “Sudah sampai bab 2, Pak.:
Pak Ical: “Kamu sering bimbingan sama dosenmu?”
Ireng: “Setiap minggu, Pak. Ini saya mau ketemu Bu W*****. Ada apa, Pak?”
Pak Ical: “…….Kok anak bimbing saya sudah tiga bulan gak pernah menghadap saya, ya?”
Ireng: “……”    <pasang muka simpatik>
Ireng: “Boro-boro, Pak… Mau ketemu Bapak aja harus puasa dulu… Harus semedi dulu ngelatih mental….”   <tertawa dalam hati>

**********

Pak Ical ini memang unik. Untuk mencegah saling contek dalam ujian, beliau punya cara sendiri. “Daripada nyontek, kalian bikin resume satu lembar yang menurut kalian penting. Ingat, cuman satu lembar,” kata Pak Ical.

Namanya mahasiswa yang gak mau rugi, maka dibuatlah satu A4 penuh dengan ukuran font keciiiiiiiiiiil sekali. Kecilnya kebangetan, sampai rasanya semua bahan kuliah satu semester muat di situ. 😆

Waktu ujian, Pak Ical memeriksa satu per satu anak-anak…

Pak Ical: “Loh, kamu kok diketik?”
Ireng: “….’Kan Bapak gak bilang ditulis tangan apa diketik…”
Pak Ical: “……Saya gak bilang ya?”
Ireng: “Iya, Pak….”
Pak Ical: “…….Ya sudah lah….”   <frustasi melihat contekan tersebut>

😆

————————————————————————————————————————————————————–

Sumber gambar: di sini.

Seluruh terbitan ini beserta gambar-gambarnya sangat dilindungi, jadi sertakan alamat tautan dan nama pemilik blog jika ingin menggunakan sebagian ataupun seluruh bagian terbitan ini.

Balada Mahasiswa #4

Whiteboard vs Blackboard

Di suatu kelas, seorang dosen (yang sudah jadi) profesor berumur pertengahan 30-an, sedang mengajar mahasiswanya. Dosen ini terkenal di mata mahasiswanya sebagai dosen yang memakai peralatan “analog” atau “manual” sebagai bahan pengajaran. Tanpa bantuan laptop, infocus, apalagi OHP (overhead projector), selama mengajar beliau hanya menggunakan kapur. Ajaib, karena dia seorang dosen di teknik elektro.

Eits, untuk lanjutkan, klik sini…

Balada Mahasiswa #3

Suara hati seorang mahasiswa yang sedang men-TA:

Dirimu oh dirimu….

Mengapa penyesalan baru datang sekarang?

Seandainya dulu aku selalu mengejarmu…

Akan lain jadinya diriku saat ini…

*

Hampir empat tahun aku di dekatmu, tiga setengah tahun tak kuacuhkan dirimu…

Kini, saat kubutuhkan dirimu, terasa waktu sangat cepat berlalu…

Dari luar ‘ku berprasangka, “…rasanya membosankan di sana,”

Ternyata, kebutuhanku ada di sana…

*

Mengapa oh mengapa….

Mengapa hanya lima hari dalam seminggu?

Mengapa tidak tujuh hari dalam seminggu?

Ingin rasanya kuajukan usulan ke sang kepala prodi, “…Pak, dibuka aja seminggu penuh…”

Kutahu jawaban yang ‘kan kudapat adalah, “…Nak, sabtu-minggu nanti hanya kalian yang TA yang datang...”

*

Lima hari? Lima hari dalam seminggu?

Waktu itu amat kurang saat ini…

Tingkat 1, kulihat dirimu, hati berkata, “...Ah, belum perlu...”

Tingkat 2, kucoba mendekat, hati berkata, “…Ah, nanti kalau ada tugas aja...”

Tingkat 3, kucoba masuki, hati berkata, “…Ah, ini bukan tempat nongkrongku…”

Tingkat 4, hati berkata, “…Ah, seandainya dari dulu…”

*

Tingkat 1, aku tahan bersamamu 1 jam          (AC-mu lah yang membetahkanku)

Tingkat 2, aku tahan bersamamu 2 jam         (sofamu yang menggodaku)

Tingkat 3, aku tahan bersamamu 3 jam          (karena kekasih hatiku suka dirimu)

Tingkat 4, aku rela berada bersamamu semalaman

*

Bagaimana perasaanmu, perpustakaan?

Senangkah dirimu melihat mahasiswa tingkat akhir menyesal?

Senin, dirimu sepi pengunjung… alasannya, monday is a lazy day

Selasa, hanya segelintir orang yang datang… alasannya, jadwal kuliah full

Rabu, di luar dugaan penuh… alasannya, besok hari bimbingan

Kamis, masih penuh… alasannya, persiapan bimbingan

Jumat, satu dua orang saja yang terlihat… alasannya, bimbingan baru usai kemarin

*

Perpus, oh perpus….

Dirimu dipuja, dirimu dicerca, dirimu dibutuhkan, dirimu didewakan mahasiswa tingkat akhir….

Semoga dirimu buka malam hari…

~FIN~

——————————————————————————————————————————————————————-

Sumber gambar dari sini.

Seluruh terbitan ini beserta gambar-gambarnya sangat dilindungi, jadi sertakan alamat tautan dan nama pemilik blog jika ingin menggunakan sebagian ataupun seluruh bagian terbitan ini.

Mahasiswa Setengah Pengangguran

Hmmmm… kemarin ada dua kejutan yang menghampiri saya. Satunya gak enak didengar, satunya lagi entah harus ditanggapi dengan suka atau duka. Pertama, om (pakdhe) saya masuk rumah sakit karena stroke. Ini sungguh mendadak sekali, karena terkahir kali saya ketemu beliau, masih tampak sehat2 aja. Tapi memang pola makan beliau udah terkenal “rakus” di keluarga besar Ibu saya… 😦  Berita kedua, yang entah harus ditanggapi dengan perasaan apa, Tugas Akhir saya sudah dimasukkan seleksi untuk diikutsertakan dalam seminar artepolis tahun ini oleh pembimbing saya. Kemarin waktu bimbingan TA, tahu2 dosen saya dengan santainya memberitahu saya.

Ngasih tahu apaan? Klik untuk lanjut!

Mitos: Kuliah Itu Lebih Nyantai Dari Pada SMA

Duh…

Sungguh semakin berat kuliah saya ini…. 😦

Saya hanya mau tekankan di sini, untuk anak2 SMA, bahwa setelah kalian lulus SMA nanti, kalian akan memasuki suatu tahap yang “mengerikan” dan “tidak akan bisa santai”. Bohong kalo orang bilang bahwa kuliah itu banyak waktu kosongnya, dan kuliah itu lebih nyantai.  Jangan percaya. Oke, ada benernya kalo kuliah itu banyak waktu kosongnya. TAPI, itu hanya selang waktu jadwal kuliahnya. Jadwal kuliah itu emang fleksibel, semau dosen (dengan persetujuan mahasiswa tentunya). Apa yang tertera di awal kuliah, pengumuman bahwa kuliah ini waktunya jam segini hari ini, itu bisa berubah sewaktu-waktu. Kadang ada satu hari yang jadwalnya full, hari lain bener2 kosong alias libur. Nah, yang membuat mahasiswa menjadi “tidak santai” dan sibuk itu adalah tugasnya yang banyak banget! Bersyukur banget kalo yang dapet dosen baik, udah tugas cuman dikit, waktu pengumpulan juga bisa sedikit diundur. Hmmm…. Tapi jarang deh ada dosen kayak gitu di ITBTekanannya besar lho, tekanan oleh deadline tugas, yang biasanya di akhir semester, ditambah tekanan dari adanya UAS dan UTS. Belom kalo dosennya suka ngadain quiz setiap kali pertemuan…. Waktu kosong antar jadwal kuliah itu pasti dipakai untuk ngerjain tugas. Apalagi kalo kita ikutan unit kegiatan mahasiswa (semacam ekskul), bakalan kepake semua tuh waktu kosong. Tapi unit kegiatan mahasiswa itu asik kok, justru itu ajang untuk membebaskan penat kuliah… :mrgreen:

Ada yang ngomong bahwa kuliah itu nyantai. Ini juga saya tekankan bahwa ini tidak benar. Justru aneh kalo kuliah itu ga repot, karena “kerepotan”nya itu adalah salah satu nikmatnya kuliah… 😀 Kalo udah baca paragraf yang di atas, pasti ga bakalan lagi mikir kalo kuliah itu santai. Santai itu cuman berlaku untuk di awal semester, di mana ujian, tugas, dan quiz masih jarang. Kalo udah habisnya UTS, itu udah jangan harap lagi minta “ketenangan”. Tugas pastinya udah menumpuk untuk dikerjakan dan dikumpul di akhir semester.

Manfaatkanlah waktu sebaik-baiknya bagi yang masih SMA. Masa2 SMA itu emang paling menyenangkan. Kecuali kalian pengen lulus kuliah muda, saya gak menyarankan ikutan kelas akselerasi. 😀

Bagi yang masih semester awal, antara semester 1 – 4, nikmati juga waktu2 kosong nan indah. Kalo udah di atas semester itu bakalan susah punya waktu kosong. Boro2 waktu kosong, waktu untuk ngerjain tugas aja udah kurang…. Harus pinter2 ngatur waktu.

So, kalo punya waktu kosong dan merasa nyantai, manfaatkanlah sebaik mungkin buat istirahat, istirahat otak dan badan. Jangan sampe menyesal karena kita ga sampet istirahat, jangan sampe menyesal kenapa kok tugas ini gak dikerjakan dari kemaren, dan jangan menyesal yang macem2.

Kesimpulannya:

1. Kuliah itu banyak waktu kosong pas awal semester aja, pas belom banyak tugas dan ujian.

2. Kuliah itu nyantai pas awal semester aja, kalo udah pertengahn dan akhir, ga bisa nyantai lagi. Apalagi yang udah semester atas, dapet tekanan untuk Kerja Praktek (KP) dan Tugas Akhir (TA)

3. Walau bagaimanapun, kuliah tetep harus dinikmati, kuliah dengan segudang kegiatan2 sampingannya amat berharga buat pengalaman hidup dan buat kerja nanti.

4. Belajar mengatur waktu, antara ngerjain tugas, untuk kegiatan luar kuliah, dan untuk bersantai.

Bentar Lagi KP nih… Gak Kerasa…

Wah wah wah…. udah gak kerasa nih… gw udah semester 6. Habis semester ini, gw bakal kerja praktek, antara bulan Juni – Juli. Udah gitu, ga kerasa dua semester lagi gw bakal lulus… Amin.. (Semoga kuliah gw lancar2 aja dan bisa lulus tepat waktu 4 tahun). Bener2 ga kerasa buat gw, di umur gw yang (masih) 19 tahun ini, gw udah harus ngerasain gimana kerja kantoran itu, gimana rasanya ngebuat suatu rencana dan nge-review rencana. Gak sabar? Ooouw, tentu gak sabar lah… Gw sendiri juga udah ga sabar lagi pengen cepet lulus, dan pengen kerja, cepet lepas dari ortu, biar gw gak ngebebanin ortu lagi, coz selama ini gw hidup masih menggantungkan diri dari ortu. Yaaah, pengen membahagiakan ortu, sekalian ngebantu ngebiayain adik gw kuliah…

Adik gw tahun ini juga bakal masuk kuliah, pengennya dia di ITB juga. Semoga aja dia keterima di sini, dan masuk pilihan utamanya.. Amin!

Btw anyway busway, di manakah tempat gw KP nanti??

Ehem… masih bingung.. maunya sih di Surabaya, sekalian pulang, sekalian liburan.. Tapi… ntar lumayan repot juga, motor gw yang di Bandung ini dikirim lagi ke sana.. Ntar pas gw balik, dikirim lagi ke Bandung… Aih, tak apa-apa lah, hidup itu memang butuh perjuangan… 😀

Semoga apapun pilihan yang gw pilih buat kerja praktek, semoga itu yang terbaik buat gw, amin!!