[Fiksi] Toilet

Aduh, sial sial sial. Perutku mulas. Tekanan dari dalam perutku hampir tak bisa kutahan. Sudah diujung!

Syukurlah, stadion ini punya toilet. Sungguh tak enak rasanya, menonton pertandingan klub sepak bola favoritmu diselingi dengan buang air. Airnya bukan air kecil, airnya yang besar.

Toilet yang aneh. Toiletnya berada di ujung, jauh dari jangkauan penonton. Jauh dari pintu masuk.

Di dalam, ternyata bersih. Wangi pengharum. Kacanya kinclong. Wastafel mengkilap. Setidaknya yang kudapat jauh lebih baik ketimbang yang kuharapkan.

Aku cari toilet duduk. Pintu pertama kubikel kubuka, jongkok. Pintu kedua kubuka, jongkok. Pintu ketiga kubuka, masih jongkok. Saat pintu keempat kubuka, akhirnya toilet duduk.

Segera kuambil banyak tisu, dan kulapisi dudukan toilet dengan kecepatan dewa. Dorongan dari dalam perut ini sungguh mendesak. Tak ada apapun yang bisa menghalangiku.

Belum sedetik pahaku menyentuh dudukan, ampas pencernaan tubuhku langsung berebutan keluar. Sabar, sabar, kataku. Kalian semua akan keluar dengan teratur.

Sensasi kelegaan yang tiada duanya, melebihi sensasi ngupil yang juga nikmat.

Seketika aku ingat. Ada orang bilang tak boleh bersiul di dalam kamar mandi. Entahlah, apakah maksudnya ketika sedang mandi atau buang air. Lebih spesifik, ada juga yang bilang tak boleh bersiul ketika buang air besar. Sekali lagi, aku tak tahu apa alasannya.

Tak ada salahnya aku coba bersiul, bukan? Aku tak percaya takhayul, tapi sungguh aku hanya ingin mencobanya. Adakah yang terjadi jika aku bersiul saat buang air?

Maka bersiul-lah aku. Sekali hembusan. Merdu. Tak terjadi apa-apa.

Siulan kedua. Dua kali hembusan. Merdu. Tak ada apa-apa.

Siulan ketiga—aku terlonjak berdiri.

Astaga, Apa itu tadi? Ada yang menyentuh bokongku! Iya, ada yang menyentuh bokongku dari dalam lubang pembuangan! Aku tak main-main, serasa ada tangan—lebih tepatnya jari—yang meraba bokongku!

Ayo lanjut baca!

[Film] Due Date: Dua Orang Pria Menyeberangi Daratan Amerika

Bisa dibilang saya adalah penggemar Robert Downey Jr. Karena alasan simpel itulah, saya langsung cari dan unduh film keluaran tahun 2010 ini di thepiratebay.org. Nggak apa-apa lah, meskipun film ini cuman dapat nilai 6,7 di imdb.com. Setelah saya lihat trailer-nya, cukup menarik, kok. 😀

Sedikit Pendahuluan…

Dari sampulnya, saya nggak tahu siapa itu Zach Galifianakis. Saya belum pernah sama sekali menonton film-filmnya. Ternyata, dia seorang komedian, juga pernah main di film komedi seperti The Hangover (2009) dan The Hangover part II (2011, belum rilis), juga di film cukup serius seperti Up in The Air (2009) dan Into The Wild (2007). Karena film ini ber-genre komedi, jadi cocok Zach bermain di sini. 🙂

Saya sudah mengikuti sepak terjang Robert Downey Jr. sejak film Kiss Kiss Bang Bang (2005), terus ke Zodiac (2007), Iron Man (2008), Tropic Thunder (2008), sampai Iron Man 2 (2010) dan Sherlock Holmes (2009). Di film-film itu, hanya Tropic Thunder aja yang ber-genre komedi. Sebagai penggemar komedi, tentu Due Date ini nggak bisa dilewatkan. 🙂

Bermain juga dalam film ini Michelle Monaghan dan Jamie Foxx. Michelle main sebagai “pemanis” dalam film ini, berperan sebagai istri Downey Jr. Sebelum ini, saya nggak terlalu mengetahui sepak terjangnya, yang ternyata dia bermain dalam film Eagle Eye (2008), Mission: Impossible III (2006), Bourne Supremacy (2004), dan di film Source Code (2011) yang baru tayang 1 April kemarin.

Jamie Foxx, siapa sih yang nggak kenal. 😀  Peraih penghargaan Academy Award untuk perannya dalam film Ray (2004) ini udah banyak main film bagus, semacam The Kingdom (2007), Law Abiding Citizen (2009), Collateral (2004), dan Stealth (2005). Meski perannya di film ini cuman sedikit, dia tetap aktor kulit hitam favorit saya selain Will Smith. 🙂

Sedikit Jalan Cerita….
Eiitss, klik sini untuk baca lanjutannya…

[Film] Cyrus: Duda Memasuki Keluarga Baru

Saya tertarik beli film ini karena saya pikir ber-genre komedi. Pemain utamanya John C. Reilly (The Promotion, Step Brothers, Talladega Nights: The Ballad of Ricky Bobby), pernah main bareng Will Ferrell di sebuah film komedi, dan saya suka. Karena Reilly yang main di sini, dan ditambah tipe genre yang tertulis di imdb.com untuk film ini adalah komedi, saya ambil film ini. Ternyata, isinya malah drama kaluarga. 😥

Menyesal membeli film ini? Nggak. Well, saya bohong sih, kalo bilang nggak… :mrgreen:  Saya nggak terlalu demen ama genre drama, tapi saya berusaha nonton sampai habis film ini dan berusaha menikmatinya.

Saya nggak terlalu kenal Jonah Hill, yang jadi pemeran Cyrus (ya, Cyrus nama orang). Dia pernah bermain di film Evan Almighty (2007),  Knocked Up (2007), dan jadi pengisi suara Snotlout di How to Train Your Dragon (2010). Saya pun baru tahu Jonah Hill ini dari film Get Him to The Greek (2010). Setelah melihat perannya di film tersebut, saya bener-bener nggak nyangka dia bisa berperan jadi seorang anak yang terkesan penurut (tapi nyatanya memiliki rencana misterius…). Wajahnya emang muda banget, dan tubuh tambunnya mendukung sekali. 😀

Begitu pula untuk Marisa Tomei, saya nggak terlalu kenal. Menurut imdb.com, Tomei pernah main di film yang bagus, The Wrestler (2008, Mickey Rourke sebagai tokoh utama), entah berperan sebagai pemeran utama atau sampingan. Selain itu, dia main juga di Before the Devil Knows You’re Dead (2007), Anger Management (2003), dan Wild Hogs (2007). Dua film terakhir ber-genre komedi. 😀

Sedikit Pendahuluan…

Ikuti terus ulasan film ini…

[Film] The Other Guys: Komedi yang Layak Ditonton

Lagi-lagi, saya membeli film tanpa melihat dulu resensi dan penilaian dari imdb. Kali ini film komedi, The Other Guys.

Pertama kali lihat sampulnya, saya berpikir, “Wow, ada Mark Wahlberg dan Will Ferrell main dalam satu film!” Apakah Will Ferrell yang main film aksi, ataukah Mark Wahlberg yang main film komedi? Kedua aktor ini adalah aktor favorit saya dalam dua genre film yang berbeda. Will jagonya komedi, Mark jagonya film thriller dan aksi. Lihat aja The Happening, Shooter, dan Max Payne, luar biasa aktingnya di sana. Begitu pula Will Ferrell di Talladega Nights: The Ballad of Ricky Bobby, Step Brothers, dan Anchorman: The Legend of Ron Burgundy. Masing-masing jago dalam genre-nya. 😀

Hasilnya, ternyata Mark Wahlberg yang main film komedi! 😆  Saya benar-benar nggak menyangka. Di film ini, Mark pun tampaknya harus menutup tubuhnya yang berotot sebisa mungkin. Entah apakah memakai pengganjal di perutnya (supaya tampak tak berbentuk) atau memang sengaja menaikkan berat badan. Kalau Will Ferrell sendiri nggak usah ditanya lagi, permainannya khas seperti saat di Talladega Nights dan Anchorman. 😀

Oh ya, di film ini ada Samuel L. Jackson dan Dwayne Johnson juga, meskipun durasi mereka tampil nggak terlalu lama. 🙂 Juga tampil Michael Keaton, yang dulu berperan sebagai Bruce Wayne dalam Batman Returns tahun 1992. Kagum juga rasanya melihat beliau main film komedi.

Sedikit Pendahuluan

Sutradara film ini adalah Adam McKay, sekaligus sebagai produser eksekutif bersama Will Ferrell. Film ini adalah kerja sama keempat yang dilakukan oleh Ferrell dan McKay setelah Anchorman, Talladega Nights, dan Step Brothers. Pengalaman gak usah diragukan lagi, baik sebagai sutradara maupun produser. Karyanya udah banyak, dan memang kebanyakan ber-genre komedi. 🙂

Lanjut baca, Gan!

Dialog Bodoh #5

Suatu hari di akhir bulan november…

#1 Hati-hati di Jalan

Siang hari. Di kampus, saya dan teman saya mau pulang. Kami naik motor masing-masing, kebetulan parkir di tempat yang sama, di parkir SR ITB.

Saya: “Oke lah, Titi DJ yak!”
Teman: “…hah? Apaan tuh?”
Saya: “Serius lo gak tahu?”
Teman: “Serius…”
Saya: “Hati-hati di jalan!”     <senyum>
Teman: “Oooooh…”
Saya: “Dedi Dores juga.”      <nyengir>
Teman: “Hah?”
Saya: “Dengan diiringi doa restu.”        <ketawa>
Teman: “Damn! Gue gak tahu…”         <ikut ketawa>

(Ternyata hare gene maseeh ada yang belum tahu nih becandaan… :mrgreen: )

UPDATE!
Tambahan kosakata nama dari narablog. 😀

  • Titi Kamal = Hati-hati Kamalingan  *dari Deden Hanafi*
  • Titi DJ = Hati-hati Dijambret *dari Mas Achoey*
  • Titi Sandora = HaTI-haTI pake SANDal ORAng *dari Mas Ade*
  • Titi Qadarsih = Hati-hati kalau di Bungurasih *kata Masbro sih bercanda* 😀
  • Titi DJ = Hati-hati Digoda Jablay *dari Mas Miswar*
  • Luna Maya = LU NAnya MAunYA apa?? *dari halaman putih*
  • Titi Kamal = Hati-hati kalau pulang malam *dari Mas Akbar*
  • Titi DJ = Hati-hati Dapat Janda *dari Mas Siho*

Kosakata lainnya:

  • Susu Tante = sumbangan sukarela tanpa tekanan *dari Mas Giy*
  • Kopasus = Kopi pake susu *dari Kang Yudhie*
  • Nasgor Tante = Nasi Goreng Tanpa Telur *dari Choky*
  • Susu Segar = Sumbangan sukarela setengah nggarong *dari Wien*

********

Tenang, masih ada dua lagi… ^__^

Hayate The Combat Butler!

Huehehe… Punya nih anime udah cukup lama, tapi baru sempet nonton sekarang… Nih anime cukup ringan kok, dengan banyak komedi khas anime Jepang, juga dengan jalan cerita yang gak biasa. Bener2 gak biasa! Nih anime jalan ceritanya unik sangat! Dibilang serius bisa, tapi gara2 banyak komedinya, dan banyak hal-hal konyol, jadi rada hilang kesan seriusnya. Hahaha….

Jadi, anime ini bercerita tentang Ayasaki Hayate, seorang anak SMA yang malang bin sial banget. Dia punya orang tua yang sama sekali tidak mem-pedulikan dia, memperhatikan dia, malah orang tuanya memanfaatkan dia hanya untuk mencapai “mimpi” mereka. Karena orang tua Hayate bekerjanya gak jelas, jadilah dia yang bekerja keras untuk menghidupi keluarga, sekaligus bersekolah. Kebayang kan repotnya, kerja serabutan sambil sekolah? Kok bisa anak SMA kerja, padahal di Jepang kan ada peraturan anak yang masih sekolah gak boleh kerja. Nah, si Hayate ini uniknya selama bekerja di mana-mana, dia selalu memalsukan umur!! Dan anehnya sama sekali ga ada yang nyadar!! Pernah di episode berapa gitu, diceritain kalo Hayate udah kerja sejak umur delapan tahun! ….. Gile…..

Sampe suatu ketika, di hari natal natal, dia pulang kerja, dan tau2 sama bosnya dipecat, karena ketahuan memalsukan umur. Dari mana dia tahu? Dari ortu-nya jelas…. Dan sialnya, semua uang hasil kerjanya di perusahaan itu (ato uang pesangon gw lupa..) sama bosnya dikasih ke ortu Hayate! Hayate yang tahu kelakuan kedua orang tuanya kaget, dan langsung pulang ke rumah.

Di rumah, apa yang dia temukan? Rumahnya kosong, dan Hayate malah menemukan surat dari ortu-nya yang mengatakan bahwa seluruh uangnya diambil, dan malah “mewariskan” hutang judi sebanyak ratusan juta yen!! Pas setelah dia membaca surat tersebut, datenglah para “generous people” alias debt collector. Akhirnya dia lari, dan di tengah pelariannya, dia ketemu dengan Sanzenin Nagi, seorang gadis kaya raya calon penerus satu2nya perusahaan estate Sanzenin.

Yang lucu dimulai di sini. Melihat Nagi yang mau membeli minuman di Vending Machine aja pake kartu kredit, mulai terpikir oleh Hayate untuk menculiknya. Lucunya, kata2 Hayate yang salah malah membuat Nagi salah tangkap maksud. Hayate bilang gini: “Go out with me. I want you!“. Coba, kalo kalian dengerin kalimat seperti itu, apakah kalian berpikir ini orang bakal menculik kita? Hahahaha…. Si Nagi bilang gini: “Just because it’s christmas eve… D-Do you understand what you’re saying?“.

Hayate malah tambah serius, tanpa sadar bahwa dia sebenernya salah milih kata untuk membentuk kalimat: “I can’t say things like this in jest. I’m risking my life here, the moment I saw you I decided to take you away!

Huahahaha…. akhirnya malah salah paham deh, si Hayate ingin menculik, tapi Nagi malah berpikir Hayate nembak dia.

Begitu tahu nomor telepon Nagi, dia nelpon ke rumah Nagi. Bodohnya, Hayate malah ga sengaja memberitahu namanya (Bodho tenan….). Hayate putus asa, rencananya gagal. Di tengah turunnya salju, dia terjatuh, dan mulai merasa apakah dia akan mati saat itu juga. Tau2 dateng Maria, yang sebenernya adalah pembantu di rumah Nagi. Waktu itu Hayate belom tahu. Di waktu yang hampir bersamaan, Nagi yang masih di deket Vending machine, diculik beneran oleh dua orang. Waktu Maria nolongin Hayate, suara Nagi yang berontak didenger ama Hayate.Dengan berbekal sepeda milik Maria, Hayate ngejar mobil yang membawa Nagi. Di sini konyolnya, masa’ ada sepeda yang bisa ngejar mobil, di waktu bersalju lagi….

Ayasaki Hayate, si anak malang…

Akhirnya dengan mati-matian Hayate berhasil menyelamatkan Nagi, sampe naik2 ke atap mobil segala, sampe terjungkal jatuh pun Hayate masih kuat. Tapi akhirnya Hayate ambruk juga waktu Nagi berterima kasih telah menyelamatkan dia, dan bertanya mau apa sebagai balas budi. Waktu ambruk Hayate ngomong sesuatu, dia ingin dicarikan pekerjaan. Nah, jadi deh Hayate kerja jadi butler alias pelayan di mansion milik keluarga Sanzenin.

Nih anime bagus kok, cocok untuk dilihat waktu senggang, kalo lagi ga pengen mikir. Tapi gw saranin jangan nonton anime ini langsung banyak episode, bakalan bosen dibuatnya… Hehe….  Ada di beberapa episode berisi parodi dari anime2, film, bahkan game sejenis Metal Gear Solid. Sampe2 ada sensor suara setiap kali para tokohnya nyebut merek alias nama produk…. ^^

(yang di bawah ini Sanzenin Nagi…)