Balada Mahasiswa #6

DOSEN YANG DAPAT DIANDALKAN

Betty yang berusaha ngejar wisuda 3 bulan lagi, mau menyerahkan draft TA-nya ke dosen pembimbing, sebut saha Pak Pri. Hari itu sang dosen lagi sibuk, jadi Betty hanya bertemu sebentar untuk menyerahkan draft tsb.

Betty: “Pak, ini draft-nya, mohon diperiksa ya Pak.”
Pak Pri: “Oke, kamu hubungi saya dua atau tiga hari lagi ya.”
Betty: “Iya Pak.”    (“Sip, si Bapak bisa diandalkan nih…” kata Betty dalam hati)

Tiga hari kemudian, Betty menagih janji Pak Pri. Tampaknya beliau sedang sibuk.

Betty: “Pak, bagaimana dengan draft saya?”
Pak Pri: “Oh..? Draft? Eh…. Hmmmm… Maaf, belum saya baca. Maaf sekali ya. coba hari senin depan aja yah. Minggu ini saya masih sibuk.”      <sembari keluar ruangan tergesa-gesa>

Sekedar mengingatkan Pak Pri, Betty meng-SMS dosennya di hari sabtu dan minggu. Dibalas oleh Pak Pri kira-kira begini: “maaf belum saya baca draft-nya, mohon beri saya waktu.”

Akhirnya, hari senin, Betty nagih lagi.

Betty: “Pak, draft saya sudah Bapak lihat?”       <berharap Pak Pri ngebaca barang sehalaman aja>
Pak Pri: “…..draft? Oh punya kamu selama seminggu ini ada di kantor saya, nggak saya bawa kemana-mana… Jadi, belum saya periksa.”
Betty: “Oh… begitu… Jadi kapan Pak, bisa saya perbaiki?        (“kirain Bapak udah bisa diandalkan”, berkata dalam hati)
Pak Pri: “Santai aja, toh ‘kan batas penyerahan draft untuk sidang masih lama. Jadi, beri saya waktu hari Jumat nanti ya.”      <tertawa>
Betty: “…..Oke deh Pak, kalo begitu…”        (berkata dalam hati, “Diulang lagi dah siklus draft-nya…“)

Mau lanjut? Monggo klik!