Kucing yang Sedang Bersembunyi #2

Mari ingat-ingat, kapan terakhir kali saya posting tentang kucing:mrgreen:

Sudah lama, tampaknya. 😀  *anggap saja begitu* Jadi, sekaranglah saatnya saya menyajikan foto kucing untuk narablog sekalian, di edisi “kucing yang sedang bersembunyi”. 😆  Silakan, bagi narablog sekalian yang belum pernah melihat posting-an “kucing sembunyi” saya yang pertama, lihat ke sini.

Hari itu cerah, sekitar dua minggu yang lalu. Dari dalam rumah terdengar suara kucing mengeong, asal suara dari luar. Sudah jelas saya nggak bisa diam saja mendengar suara kucing. Saya coba cari sumber suaranya, dan cukup mengejutkan bahwa ternyata sumber suara itu berasal dari dalam halaman rumah. 🙂

Klik gambar untuk melihatnya dalam ukuran yang lebih besar

Perhatikan foto di atas. Sudahkah narablog sekalian melihat si kucing? 😀  Kalau belum, mari melihat lebih dekat lagi.  Yuk ah mari, kita melihatnya bersama-sama!

Kucing yang Sedang Bersembunyi

Maap ya, narablog sekalian, lagi-lagi kucing. 😳  *mau gimana lagi, saya suka kucing sih…*

Beberapa hari yang lalu, ada kucing yang sembunyi di bawah rindangnya dedaunan tanaman pot yang ada di bagian depan paviliun saya. Saat itu memang terik matahari sangat terasa, cuaca cerah tanpa awan sama sekali di langit biru. Mungkin si kucing butuh tempat berteduh. :mrgreen:  Ayo, ada foto kucing lho!

[Foto] Sepeda Motor Tiger 2000

Tempo hari di tempat parkir sebuah supermarket, saya menemukan sebuah motor antik dan unik yang menamai dirinya sebagai Tiger 2000. 🙂 Berikut adalah wujudnya.
sepeda motor honda tiger 2000

Saya nggak paham tentang per-motor-an, apakah benar seri motor itu bernama Tiger 2000? Ayooo baca kelanjutan posting-an ini… ^^

[Foto] Figur Kamen Rider Ibuki

Mas Firmansyah “Chimanx” pamer gunpla-nya di sini, saya juga mau dong, ikutan pamer… :mrgreen:

Kasihan mainan saya yang ini… Berdebu, lama tidak tersentuh. 😐  Eits, ini bukan mainan biasa, ini action figure. Bukan untuk “konsumsi” anak kecil. :mrgreen:

action figure kamen rider ibuki

Ini adalah S.I.C. (super imaginative chogokin), seri figur Bandai yang meng-khususkan diri pada kamen rider dan karakter lain yang diciptakan oleh Shotaro Ishinomori (ia adalah legenda, baca ini untuk tahu lebih lanjut).

Figur ini adalah Kamen Rider Ibuki, tokoh sampingan dari serial Kamen Rider Hibiki. Serial ini adalah favorit saya pada era kamen rider heisei (serial yang dimulai dari tahun 1999 sampai sekarang). 🙂

action figure kamen rider ibuki

Masih ada enam foto lagi!

[Foto] Lalat Berdiam Diri

Kebetulan ada lalat berdiam diri entah ngapain, langsung saya coba-coba ambil gambarnya. 😀

Benar-benar iseng. Kebetulan juga saya lagi bawa kamera digital (bukan SLR). 😉

Saya sendiri heran, lalatnya saya deketin nggak lari. Saya dapet poto ini dari jarak deket banget, pake fitur foto makro1, jadi ujung lensa mungkin hanya berjarak 5 cm dari lalat itu, bahkan lebih dekat lagi. Sedekat itu pun lalatnya nggak bergerak sama sekali. Saya sempat berpikir, apa lalatnya mati ya? 😐

Masih ada dua foto lalat lagi! Klik sini!

Pasar Seni ITB 2010: Ramai Sekali!

Catatan: foto-foto di posting-an ini juga saya taruh di halaman “photo release“.

Setelah beberapa teman saya dan narablog yang bertanya-tanya (online maupun offline), kapan laporan Pasar Seni, akhirnya kelar juga ini posting-an. 😀

Luar biasa. Pasar Seni tahun ini, sungguh luar biasa menurut saya. 😀

Sedikit Pendahuluan

Tahun ini, sebanyak 195 produk seni dan kreatif, 26 gerai pendidikan, dan 78 gerai kuliner dipamerkan1. Pengunjung udah mulai datang sejak pagi sekitar pukul 07.00, dan terus menerus datang sampai ditutup pukul 20.00. Saya sendiri datang sejak jam setengah delapan pagi, karena siangnya ada keperluan yang harus saya ikuti di tempat lain (jaah bahasanya… :mrgreen:). Semua foto-foto yang akan saya tampilkan adalah foto yang saya ambil di antara pukul 07.30 dan sekitar pukul 10.30. Dalam rentang waktu segitu aja, pengunjung yang datang udah sangat banyak, padahal jam-jam segitu bukan puncak acaranya. 😀

Secara garis besar, ada dua zona dalam acara ini2. Ada zona “melupakan” dan zona “mengingatkan”. Di Zona mengingatkan, pengunjung diajak untuk mengesampingkan persepsi umum terhadap suatu keadaan. Di zona ini, para seniman menggelar karyanya di jalan dan melebur dengan pengunjung. Tujuannya, menunjukkan sinergi antara jalan dan karya seni. Ada Jamming Area di zona ini, sebuah area tanpa sambungan internet. Mau bawa hape secanggih apapun, gak bakalan berfungsi di area tersebut. Gunanya, untuk memaksimalkan cara bersosialisasi paling tua, yaitu bertatap muka, tegur sapa, dan bertukar kata.

Zona kedua, zona “melupakan”, bertujuan untuk menghadirkan suasana yang seringkali terlupakan dalam kehidupan sehari-hari. Contoh wahananya, ada “kamar vibrator”. Namanya memang aneh (:lol:), tapi wahana ini mengingatkan kita akan bahaya gempa bumi di Indonesia. Di wahana ini dibuat simulasi gempa, dengan gabungan iptek, serta seni. Ada juga wahana “tamasamasya”, pengunjung akan merasa seperti memasuki ruang waktu karena menjadi saksi perkembangan sejarah dunia. Ada perkembangan mode hingga teknologi buatan manusia.

Contoh wahana-wahana lain yang ada di Pasar Seni tahun ini (dan saya tidak bisa mencoba semuanya :cry:) adalah “Wahana Air Doa”, “Neraka Asoy Geboy”, “Museum Masa Depan”, “Tradisi”, Bamboo Beat, ” Jalan Seni”, “Wahana Sawah”, dan “Menara Jamming.

Nggak lupa, ada penampilan musikus-musikus juga dong. 🙂 Di antaranya (yang saya lihat di flyer promosi) adalah P-Project, Saraasvati, Bottlesmoker ft. Aerli Rasinah, Saratuspersen, Zeke Khaseli, Frau, Armada Racun, Raksasa, Tigapagi, The Panas Dalam, Flower City Rollin, Tabrak Lari Blues, dan Ababil Attack.

FYI, Bisa dibilang, Kota Bandung jadi setengah lumpuh akibat kemacetan parah hari minggu (10/10) lalu. Salah satu penyebabnya, selain karena hari minggu lalu banyak sekali acara pernikahan, juga karena Pasar Seni ini jadi magnet orang yang teramat kuat. 😀

Mari Kita Mulai…

Hari minggu lalu, jalan Ganeca ditutup di dua sisi, barat dan timur. Terima kasih juga kepada Dago Car Free Day (jalan Dago setiap hari minggu tidak boleh dilewati kendaraan bermotor sejak pagi hingga jam 9) di arah timur. 🙂  Jadi, semua kendaraan pengunjung diparkir  agak jauh dari ITB, mungkin sekitar jl. Ranggamalela, jl. Badak Singa, jl. Ciungwanara, Jl. Mundinglaya, dan Jl. Gelap Nyawang. Pengunjung juga tidak boleh masuk via gerbang belakang ITB (gerbang utara), supaya pengunjung bisa menyaksikan acara Pasar Seni ini secara utuh. 🙂

Gapura penyambutan di barat jl. Ganeca, terbuat dari akar ranting.

Gapura penyambutan di sebelah barat jl. Ganeca. Itu jembatan lho, di antara gapuranya… Buktinya, lihat di foto selanjutnya.

Ayo ayo mau lihat seperti apa Pasar Seni tahun ini?

[Foto Iseng] Secangkir Ampas Kopi

Lagi-lagi, sebuah foto iseng. 😀

Setelah minum kopi berampas, apa yang akan narablog lakukan? Membuang ampasnya, atau menelan ampasnya juga? Buat saya, langsung saya jadikan sebagai objek pemotretan.  😀

——————————————————————————————————————————————————