Balada Mahasiswa #5

Ireng yang sedang diburu deadline tugas kuliah dan penilaian kuliah (dia asisten dosen), sedang berada di laboratorium komputer jurusan. Kebetulan Ireng belum makan siang, dan waktu menunjukkan pukul 14.00. Maka, terpaksa dia makan di dalam laboratorium itu. Sedang asik-asiknya ngerjain, tiba-tiba…

???: “WHO TELL YOU YOU CAN EAT HERE!?”    <dengan suara keras>

Ireng terlonjak. Ada suara keras dari belakang. Ternyata eh ternyata, ada dosen, dan dia adalah (sebut saja) Pak Ical.

Ireng: “Hah.. Eh.. itu… sori, Pak…”
Pak Ical: “NO ONE TELL YOU YOU CAN EAT HERE!”
Ireng: “Eh.. eh… iya Pak… Maap… “    <agak panik, melihat sekeliling, semua mata memandang dia>
Pak Ical: “IF YOU WANT TO EAT, GO OUTSIDE!”    <masih dengan suara keras>
Ireng: “Anu… iya, Pak…”   <nge-save, nyabut flashdisk, ngeloyor pergi>

FYI, Pak Ical ini terkenal dengan sifatnya yang tegas dan blak-blakan. Maklum, dari S1 sampai S3 dia lakoni di Amerika. Beliau termasuk ke dalam jajaran dosen yang jarang dipilih mahasiswa untuk dijadikan pembimbing Tugas Akhir. :mrgreen:

*********

Kisah lainnya….

Ireng sedang berjalan menuju ruangan dosen pembimbingnya. Tak disangka tak dinyana, muncul Pak Ical dari lorong seberang. Percakapan pun tak terhindarkan.

Pak Ical: “Kamu sudah sampai mana TA-nya?”
Ireng: “Sudah sampai bab 2, Pak.:
Pak Ical: “Kamu sering bimbingan sama dosenmu?”
Ireng: “Setiap minggu, Pak. Ini saya mau ketemu Bu W*****. Ada apa, Pak?”
Pak Ical: “…….Kok anak bimbing saya sudah tiga bulan gak pernah menghadap saya, ya?”
Ireng: “……”    <pasang muka simpatik>
Ireng: “Boro-boro, Pak… Mau ketemu Bapak aja harus puasa dulu… Harus semedi dulu ngelatih mental….”   <tertawa dalam hati>

**********

Pak Ical ini memang unik. Untuk mencegah saling contek dalam ujian, beliau punya cara sendiri. “Daripada nyontek, kalian bikin resume satu lembar yang menurut kalian penting. Ingat, cuman satu lembar,” kata Pak Ical.

Namanya mahasiswa yang gak mau rugi, maka dibuatlah satu A4 penuh dengan ukuran font keciiiiiiiiiiil sekali. Kecilnya kebangetan, sampai rasanya semua bahan kuliah satu semester muat di situ. 😆

Waktu ujian, Pak Ical memeriksa satu per satu anak-anak…

Pak Ical: “Loh, kamu kok diketik?”
Ireng: “….’Kan Bapak gak bilang ditulis tangan apa diketik…”
Pak Ical: “……Saya gak bilang ya?”
Ireng: “Iya, Pak….”
Pak Ical: “…….Ya sudah lah….”   <frustasi melihat contekan tersebut>

😆

————————————————————————————————————————————————————–

Sumber gambar: di sini.

Seluruh terbitan ini beserta gambar-gambarnya sangat dilindungi, jadi sertakan alamat tautan dan nama pemilik blog jika ingin menggunakan sebagian ataupun seluruh bagian terbitan ini.