Tak Sabar Menanti UEFA Euro 2012 dan Mendukung Jerman

Saya membuat posting-an ini terinspirasi dari posting-an narablog Bensdoing yang ini. Sebagai pendukung timnas Jerman, ingin rasanya saya membuat satu posting-an berisi dukungan saya pada mereka. :mrgreen:

Mengapa tentang Euro 2012, Sop?

Yap, saya tiba-tiba ingin menulis mengenai timnas Jerman (dan Euro 2012) karena saya tergugah oleh penampilan para pemain muda U-23 timnas Indonesia di perhelatan SEA Games yang lalu. Hmmm… udah terbilang lama banget ya, SEA Games… :mrgreen: Ah, ya sudahlah, pokoknya karena yang main pemain berusia muda semua, pikiran saya teringat akan pemain-pemain timnas senior Jerman yang juga berisi banyak sekali pemain muda. 😀

Sejak tahun 2000 saya mendukung Jerman. Ada beberapa posting-an saya mengenai timnas Jerman, terutama saat Piala Dunia 2010 yang lalu (lihat arsip bulan juni dan juli 2010). 😀

Para Pemain Timnas Jerman

Terjadi banyak sekali perubahan dalam sususan pemain timnas Jerman yang sekarang dibandingkan dengan susunan pemain yang dulu pernah saya tulis dalam “Tribute to Germany: The Squad” pada akhir Piala Dunia 2010 yang lalu. Banyak pemain baru yang saya sendiri baru ketahui setelah belum lama ini melihat mereka dalam pertandingan persahabatan melawan Ukraina (11/11) dan Belanda (15/11).

Ternyata pelatih jerman, Pak Joachim Löw, masih gemar dan sering mengutak-atik susunan pemainnya. Dia suka memanggil dan mencoba memainkan pemain-pemain muda yang belum pernah masuk ke dalam timnas. Sebaliknya, Pak Löw juga tak ragu untuk mengeluarkan pemain-pemain veteran agar bisa memasukkan pemain muda ke dalam timnya. Pemain lama yang keluar dari timnas tidak hanya pemain yang sudah berumur, tapi juga pemain yang masih terhitung muda. Marcell Jansen, Arne Friedrich, Piotr Trochowski, Marco Marin, Serdar Tasci, dan kiper Hans-Joerg Butt adalah contoh yang lengser.

Silakan lihat di tautan ini, di situs resmi DFB (Deutscher Fußballs-Bund, induk organisasi sepakbola Jerman), ada susunan pemain timnas Jerman terbaru yang digunakan dalam pertandingan persahabatan melawan Ukraina (11/11) dan Belanda (15/11) bulan november lalu. Di sana tidak tampak Bastian Schweinsteiger dan sang kapten Philipp Lahm. Ini bukti bahwa pelatih Löw sering mencoba pemain baru di dalam timnya. Setahu saya memang dulu itu Scheweinsteiger cedera, dan entah apa alasan Lahm nggak masuk ke dalam tim. *Mungkin karena nggak diizinkan klubnya bergabung di timnas?* 😛

Saya yakin, komposisi yang baru ini masih bisa berubah hingga perhelatan Euro 2012 berlangsung, bahkan mungkin juga saat Piala Dunia 2014 di Brasil nanti. Mungkin aja Schweinsteiger dan Lahm nggak akan dipanggil lagi ke timnas. Dan mungkin saja ada pemain muda yang baru ketika nanti Euro 2012 di Ukraina-Polandia —dan tentu saja Piala Dunia 2014 di Brasil— berlangsung. 😀  Hal yang patut dipuji dan ditiru dari pelatih Joachim Löw adalah keberaniannya dalam memasukkan dan memainkan pemain-pemain muda dalam timnya.

Seberapa muda sih, para pemain baru itu? Saya tunjukkan mereka, khusus untuk narablog sekalian. :mrgreen:  Coba simak tanggal lahir dari mereka semua. Ini adalah daftar pemain timnas Jerman yang didaftarkan pada dua pertandingan persahabatan termutakhir, melawan Ukraina dan Belanda. Inginnya sih saya masukkan juga foto mereka masing-masing, tapi nanti jadi kebanyakan gambar. 😉 Silakan klik saja nama pemain untuk langsung menuju situs resmi DFB. Ayo lihat susunan pemain Jerman yang saya kutip!

Selamat Bagi Malaysia, “Busungkan Dada” Bagi Indonesia

Jujur aja, saya berharap keajaiban Liverpool saat mengalahkan AC Milan di final Liga Champions tahun 2005 terjadi malam ini. 😦  Sayangnya tidak terjadi… Gudel si gurita di Seaworld Jakarta dan si Gajah (lupa namanya dan di mana) memang benar ramalannya, kita menang. Tapi agregat tetap tidak mencukupi.

Akhirnya….

Indonesia tetap bisa membusungkan dada. Setidaknya sebutan jago kandang tetap bisa kita kuasai. 🙂

Kesan dan Pesan

Bikin capek hati juga nonton pertandingan ini…

Banyak momen yang bikin kesal, salah satunya tentu saat Firman Utina gagal memasukkan bola saat penalti. Padahal, sebuah gol di babak pertama bisa meningkatkan mental pemain. 😐 Tendangannya nanggung banget, pelan, mbok yo nendang yang keras ke atas pojok…

Firman Utina, sang kapten

Saat gol Malaysia dicetak oleh Safee Sali, adik saya nyeletuk begini:

“Mari kita klaim Mohd Safee Sali. Malaysia pernah ngeklaim batik, ‘kan? Giliran kita yang mengklaim pemainnya…”

Hahahaha, saya langsung ngakak… ide yang bagus. 😀 Ada dasarnya juga, ternyata dia lahir di Aceh Besar. 😉

Silakan lihat lanjutannya di sini!

[Giant Killing] Suporter Fanatik Yang Luar Biasa

Sekarang mari berbicara tentang anime bertema sepak bola. 😀

Judul anime ini adalah Giant Killing, diadaptasi dari sebuah komik (manga) karangan Masaya Tsunamoto yang hingga saat ini masih berlanjut (sejak tahun 2007). Anime ini menceritakan sebuah tim, East Tokyo United (ETU), yang sedang terseok-seok di liga utama Jepang. Diceritakan di awal episode, musim kompetisi baru akan dimulai, dan ETU mendapatkan pelatih baru, Tatsumi Takeshi yang eksentrik. Tatsumi (35) ini dulu pernah bermain di ETU juga, seorang pemain top. Tiba-tiba dia meninggalkan timnya untuk ke Inggris. Di Inggris sana, dia sukses mengangkat sebuah klub liga amatir Inggris ke liga atas (saya lupa ke divisi berapa). Nah, berbekal pengalamannya di Inggris, tugasnya di Jepang ini tidaklah mudah. Dia harus membuktikan kualitasnya sebagai manajer. 🙂

Inilah Tatsumi Takeshi

Hati-hati bagi yang miskin bandwidth! Banyak gambar!

Congratulations, Spain! You’re going to be a winner this year!

Well, ramalan Paul si gurita bener, dan ramalan Mama Lauren salah (yang dulu 2006 berkata bahwa Jerman 2010 akan juara). 😦 Sedih…. Lagi-lagi, Jerman harus kalah di babak semifinal, sama seperti di Piala Dunia 2006. Saya sendiri gak bisa komentar apa-apa, karena tadi malam saya ketiduran waktu pertandingan masih berjalan 5 menit. 😎 Saya emang gak bisa begadang… 😆

Ah Jerman kalah….

Jerman Bertemu Inggris

Entah apa yang harus saya rasakan. Senang atau sedih akan hal ini. 😦

Jerman bakalan melawan Inggris di babak knock-out perdelapan final. Saya harus akui, saya meragukan apakah Jerman bisa mengatasi Inggris, kalo melihat permainan Jerman di fase grup. Sebenarnya saya pun meragukan Inggrisjuga. Tapi, saya takut Inggris bisa menemukan permainan terbaiknya kalo melawan tim-tim kuat. Apalagi di penyisihan Piala Dunia yang lalu (kalo ga salah tahun 2002), Inggris menghantam Jerman 5-0, dan akibat itu Jerman harus melalui sesi playoff (CMIIW).

Saya dukung Jerman! Lanjut!