30
May
11

Ah, Mahasiswa ITB…

Hahahaha… 😆

Saya tertawa geli pas seorang teman mengingatkan saya akan anekdot ini:

Sebenarnya, 80 % anak ITB itu bodoh. Tapi, setiap kali saya ke kampus, saya selalu bertemu dengan yang 20 % sisanya!”

*

😆 😆 😆

Mengerti maknanya, narablog sekalian? 😀

Pertama kali dengar ini saat saya masih tingkat I kuliah. 🙂

—————————————————————————————————————–

Gambar diambil dari photoblog saya. Seluruh terbitan ini beserta gambar-gambarnya sangat dilindungi, jadi sertakan alamat tautan dan nama pemilik blog jika ingin menggunakan sebagian ataupun seluruh bagian terbitan ini.
Advertisements

195 Responses to “Ah, Mahasiswa ITB…”


  1. 30 May 2011 at 01:28

    hahahaah bisa aja dah tuh yang ngomong gitu !

  2. 30 May 2011 at 01:31

    hehehe, kalimat yang menarik 🙄

    dulu waktu saya masih tinggal di bandung, pada pertengahan 90an, pernah ada kejadian yang melibatkan ITB dan UNPAD. kala itu, anak² desain ITB kalau tidak salah, bikin kaos yang bertuliskan “Bukan Mahasiswa Padjajaran”, akhirnya kaos itu di’larang’.

    di malang pun ada ITB lho mas asop, Institut Tetangga Brawijaya, merujuk pada ITN yg kampusnya memang tetanggaan dengan UNIBRAW.

    • 30 May 2011 at 05:45

      Nah, kalo di ITB itu sama dengan MIT. Mbandung Institute of Technology. 😆

      MIT = Massachusetts Institute of Technology

      • 8 June 2011 at 21:42

        ITM (Institut Teknologi Mbandung) 😆

        • 9 June 2011 at 13:38

          Iya, itu versi bahasa Indonesia dari MIT. :mrgreen:

    • 30 May 2011 at 09:30

      Wahahahahahahaa nanti anak Unpad pakai kaos “BUKAN MAHASISWA GANESHA” 😆

      • 31 May 2011 at 15:10

        sayangnya ga pernah nemu kaos itu, sop *alumni unpad mode on

        • 31 May 2011 at 20:41

          *netral mode on* 😆

  3. 30 May 2011 at 03:27

    Itu perlu dipertanyakan, apakah itu adalah 20% dari 80% atau 20% dari 100% dikurangi 80% tersebut :D.

    • 3 June 2011 at 20:02

      kayak pareto dong mas 20:80 🙂

  4. 11 Hurul Aini
    30 May 2011 at 04:27

    ah masa sih? kayanya justru 80% anak ITB itu pintar, gampang menemukan orang pintar disana. atau setidaknya kalau memang 80%nya bodoh, pasti mereka telah dibuat pintar oleh dosennya.
    saya pernah ikut seminar Matematika yang narasumbernya dosen FTTM ITB. waw, super sekali beliau, matematika seperti magic di tangan beliau. hmmm kalau dosennya super, pasti didikannya juga jadi super dongs :mrgreen:

    • 30 May 2011 at 05:43

      Lho lho lho ini jangan dianggap serius!! 😯 😡

      Ini hanya humor. Coba renungkan, artinya adalah mahasiswa ITB pinter semua. 😀

      • 13 Hurul Aini
        30 May 2011 at 21:24

        oiya ya kak “20% sisanya…”
        aaaaaaaaaargggggghhhhhhhh malu deh akyuuuuuuuu lemot banget -_______-

      • 30 May 2011 at 22:13

        Hahahahaha, memang ini jangan diartikan secara harafiah. :mrgreen:

  5. 30 May 2011 at 06:37

    hehehe,,lucu ,,brarti jrang yg bdoh yaa..hehehe
    mas asop,Link blog mas sudah dipasang nih,bolehkah link sya dipasang di blog mas asop?

  6. 30 May 2011 at 06:38

    Hahaha…ada – ada aja 🙂

  7. 30 May 2011 at 07:19

    hahahha,,
    sering sih dengerin humoran yg sejenis kaya gitu..

  8. 30 May 2011 at 07:48

    Humor klasih tapi menyebalkan! Narsis banget ya anak ITB … ^_^

    • 30 May 2011 at 09:27

      Ah, akhirnya ada alumni ITB yang menanggapi… 😳

      • 3 June 2011 at 20:04

        saya setuju dengan komen bang aswi ini Sop,
        dengan humor itu, anak ITB mau ngasih tau kalau 100% anak ITB itu pinter 😀

        • 4 June 2011 at 17:49

  9. 22 jarwadi
    30 May 2011 at 07:54

    wah, quote nya bisa saya contek nih 😀

    • 30 May 2011 at 09:28

      Silakan, hak cipta bukan pada saya. 😀

  10. 30 May 2011 at 07:55

    hmmm … kalau yang masuk kuliahnya 100% atau minimal 80% jadi bisa dibilang pinter semua dong :O

    • 30 May 2011 at 09:27

      Hahaha, benar… :mrgreen:

  11. 30 May 2011 at 08:11

    hahahaha…iya..iya…

    • 30 May 2011 at 09:25

      Ini ada makna terselubungnya lho…

  12. 30 May 2011 at 08:51

    Ah setahu saya mah mahasiswa ITB itu pada pinter, genius malahan 😀

    • 30 May 2011 at 09:25

      Lho lho, iya memang benar itu. 😀
      Jangan anggap ini serius. Ada makna sebenarnya, coba renungkan. Artinya ya semua anak ITB pintar dong… 😆

  13. 30 May 2011 at 09:06

    Saleum,
    yang saya dengar di aceh, anak ITB kreatif kok semua….
    saleum dmilano

    • 30 May 2011 at 09:24

      Tenang, jangan anggap serius! 😀
      Ini hanya bercanda. Coba renungkan, maknanya adalah bahwa anak ITB pintar semua! 😆

  14. 30 May 2011 at 09:49

    wah kalau 80 % nya bodoh , berarti saya lebih bodoh dari 80 % nya itu mas ..
    karena kemarin gagal masuk ITB 😦
    ternyata saya bodoh ..
    hehhehe *humor yg baik mas 😀

    • 30 May 2011 at 19:56

      Jangaaaaan merendaaah!

  15. 30 May 2011 at 10:14

    hayyah……ini dia anekdot kenarsisan anak ITB ya Sop 🙂
    salam

  16. 30 May 2011 at 10:17

    yang ingin kutanyakan brp persen mahasiswa ITB yang ke kampus?
    Kalau seratus persen ya berarti semua mahasiswa ITB pintar
    kalau 20 persen saja yang ke kampus a.k.a nitip absen? nah, bingung kan? 😀 hahahaha

    EM

    • 30 May 2011 at 19:55

      Hahahaha sudahlah…

  17. 30 May 2011 at 11:10

    hahaha, ada ada saja, tapi bisik-bisk tetanga sih anak ITB tu pintar-pintar, uhukjuhuk 😀

    belum pernah ke ITB ne emmeem, penasaran

    • 30 May 2011 at 19:31

      Ayo ke siiiniiii!

  18. 30 May 2011 at 11:49

    So, kang Asop masuk yang 20% kan? hehe… 🙂

    • 30 May 2011 at 19:31

      Saya gak bilang begitu lho.

  19. 30 May 2011 at 12:18

    Ahahahaha… jadi inget sama quote konyol yang muncul di ITS yg persen-persen gitu. Posting nggak yah? Nggak jadi ah!

    • 30 May 2011 at 12:37

      Ooooooh saya tahuuuu, Mas Wahyu! 😛
      Saya pernah denger dari temen saya anak ITS…. yang 50% – 50% itu kan..? 😆

  20. 30 May 2011 at 12:32

    Pske pareto method 😀

  21. 30 May 2011 at 12:32

    Mas Asop termasuk yang 80% atau 20% nih? hehehehe 😀

    • 30 May 2011 at 19:30

      Entahlah. 😆

  22. 30 May 2011 at 12:46

    jd anak ITB pinter semua dong.. :0 hohoho

  23. 30 May 2011 at 12:51

    narsissss abiisss .. tpi tpi ,, kalo yang ketemu cuma yg 20% , yang 80/5 kemana yaa ??
    hehehehehe .

    🙂

    • 30 May 2011 at 19:30

      Ini…. hanya paradoks… atau anekdot atau apalah namanya…
      Jadi jangan diartikan secara harafiah….

  24. 30 May 2011 at 14:05

    Dulu sempat mau daptar kuliah di ITB kagak jadi. Untung saja. Hwehe 😀

  25. 30 May 2011 at 14:21

    ahh sayang bukan bagian yang 20%nya xixi..

  26. 30 May 2011 at 14:23

    Hahahaha paradoks ya…?? Tapi masalahnya dia itu yang memberikan pernyataan anak ITB atau bukan?? Kalau anak ITB, jangan-jangan dia ada di persentil yang paling bawah, kalau begitu ya jelas aja dia selalu bertemu dengan anak ITB yang pintar2! Huehehehe…. 😀

    • 30 May 2011 at 19:28

      Nah, perihal siapa orang pertama yang mengemukaan ini, saya tidak tahu. 😐

      Bisa jadi. 😆

  27. 30 May 2011 at 14:31

    Lha yang 20% sisanya itu brarti lebih banyak dari yang 80% dong? :mrgreen:

    (makin mumet :d )

    • 30 May 2011 at 18:22

      Hahahaha, gimana pengertian Mbak aja deh.

  28. 30 May 2011 at 14:51

    lha trs maknanya apa mas Asop….? kok nggak dijelasin? 😀

    • 30 May 2011 at 19:21

      Nggak dong, nanti gak seru.

      • 1 June 2011 at 22:39

        yaahh….bikin penasaran pembaca aja. :mrgreen:

        • 2 June 2011 at 14:55

          Bagus, ‘kan? 😆

  29. 30 May 2011 at 15:42

    Iyah, saya ngerti..haha
    jadi 80 itu tertutupi oleh 20 sehingga menjadi 100. sempurna 🙂

    • 30 May 2011 at 19:20

      Oh…. begitu…

  30. 30 May 2011 at 15:51

    He? terus 80% lainnya kemana?

    kamu masuk yang 80% sepertinya, Asop 😀

    • 30 May 2011 at 18:21

      Hah! Mbak Rifka ini kelamaan sekolah di Taiwan jadi jujur sekali dan blak-blakan ya.

  31. 30 May 2011 at 15:54

    mau lah mas, kenalan ama yg 20% itu..hehe

    • 30 May 2011 at 19:19

      Silakan ke kampus kami.

  32. 30 May 2011 at 16:29

    maknanya ya yang pintarlah yg rajin ke kampus.

    • 30 May 2011 at 19:19

      ….yang ini juga boleh.

  33. 30 May 2011 at 16:35

    Jadi, intinya adalah : Asop narsis, hehe.

    • 30 May 2011 at 19:19

      Yang ngomong Mas Fauzan lho ya, bukan saya.

  34. 30 May 2011 at 17:10

    Saya gak ngerti maksudnya mas, baca di koment di atas sepertinya terbalik.
    Dulu sempet ada lulusan ITB masuk ke perusahaan tempat saya bekerja, setelah di test ternyata tidak bisa apa-apa. Mungkin dia termasuk yang 80% itu yah??? 😆

    • 30 May 2011 at 19:18

      Hehe, sudahlah. 😀

      Ah itu mungkin ITB-nya yang lain, bukan Institut Teknologi Bandung.

  35. 30 May 2011 at 17:14

    Yang bener aja nih… hehe

  36. 30 May 2011 at 17:25

    Maksud anekdot itu… sebenarnya gak percaya kalo ada 80% anak ITB itu bodoh, karena setiap ke ITB ketemunya slalu yang pinter alias 20%-nya saja…
    Yang bodoh itu gue… karena gak kuliah di ITB…. 😀
    Tapi biarin deh sop.. walau katanya, orang bodoh kalah sama orang pinter.. Tapi orang pinter kan kalah sama orang beruntung… kayak gue…. hahaha

    • 30 May 2011 at 19:17

      Nah, hebat Mas Koes tahu!

      Walah, jangan merendah gitu dong, Mas Koes….

  37. 30 May 2011 at 18:59

    Wah,,,,, dikit dunk cuma 20%,,,, hehe

  38. 30 May 2011 at 19:25

    Oke mas, saya nangkep kamsudnya 😀
    Hehe wah ITB mah memang bagus, pada pinter semua. Semua orang tau itu 😀

  39. 30 May 2011 at 19:37

    TIDAK semua anak SMA yang GAGAL masuk ITB orang bodoh..
    *yang gagal masuk kampus ini..hahahhaha

    • 30 May 2011 at 19:58

      Eeeeeh, aduuuuh jangan dianggap serius… Ini hanya… anekdot atau paradoks apalah namanya….

      • 30 May 2011 at 20:49

        hahahha..tenang sop..
        emang salut kok aku juga ma anak-anak ITB yang pinter2 😆

  40. 30 May 2011 at 20:41

    kata ini nyeleneh di hati..keren dah..ha..
    Itb sering lewat sana saja..hupp..
    Salam

  41. 30 May 2011 at 22:21

    ITB mantapz….

  42. 30 May 2011 at 22:32

    ITB dari dulu hingga esok hebat…

  43. 30 May 2011 at 22:34

    kalimat yang dicantumkan memiliki arti yang mirip dengan judul sebuah karya lama : boekan salah asoehan ❓

    saya suka gaya botak pada gravatar, apalagi saat ini saya juga baru menekuni gaya botak meski bukan skin head ❗

    • 31 May 2011 at 06:11

      Hahahahahah Mas Giy sadar juga rupanya.
      Tapi saya ga mau disebut botak, karena saya gak mengalami kebotakan. 😡

  44. 30 May 2011 at 22:58

    ah pintarnya anak itb

  45. 30 May 2011 at 23:35

    Sebenarnya, 80 % anak ITB itu bodoh … betoollll,
    buktinya sepupuh saya hampir 8 th baru di wisuda … 😛

    • 31 May 2011 at 06:08

      Wah, jangan anggap ini serius. Jangan maknai ini secara tekstual. 😦 Ini kan hanya anekdot atau paradoks apalah namanya… 😐

      Eits, belum tentu 8 tahun baru lulus itu bodoh. 😆 Siapa tahu dia menyembunyikan kecerdasannya. 😆

  46. 30 May 2011 at 23:56

    Untung saya tidak termasuk yang 80 persen itu, karena yang 20 persen saya juga ndak termasuk, wong bukan anak ITB…. *belajar Statistika paling dasar aja mumetnya ke ubun-ubun gini…*

    • 31 May 2011 at 06:12

      Oh, yeah…. saya juga dapat kuliah statistik selama dua semester di sini…. dan memang banyak rumus2 yang mumet… 😦

  47. 31 May 2011 at 00:00

    maknanya tersirat banget nihh..
    padahal mah, biar gak terlalu keliatan aja nyombongnya. mehehehhehe *pisss* 😀

    salam kenal 😀

  48. 31 May 2011 at 02:57

    hahaha… yang ngomong itu pasti anak itb juga… 😛

  49. 31 May 2011 at 03:43

    sayang ungkapan itu belom terbukti.. soalnya aku belom sampe ITB sih… *digampar anak ITB*
    😆

    • 31 May 2011 at 06:29

      *eits gak ngegampar deh* 😀

  50. 31 May 2011 at 08:06

    hhahahaaahaa 😆 *numpang ketawa*

  51. 31 May 2011 at 08:38

    skrg dah tingkat brp?

  52. 31 May 2011 at 08:49

    Kang Asop sudah lulus belum skrg?

  53. 31 May 2011 at 09:03

    enggak ngerti… secara saya (mantan) anak Unpad hee hee

    • 31 May 2011 at 20:52

      Kita bersahabat. 😀

  54. 31 May 2011 at 09:15

    Lho, sekarang perbandingannya 80:20 yah?
    Perasaan dulu anekdotnya 90:10 deh… *dibahas 😀
    Berarti yg pinter di ITB udah naek 10%… Bagus… Bagus…
    Hahahaha…

  55. 31 May 2011 at 09:30

    Tumben Asop narsis 😛

    • 31 May 2011 at 20:50

      Bukan saya yang narsis. 😀

  56. 31 May 2011 at 09:45

    masuk logika dan analisa….

  57. 31 May 2011 at 11:12

    Jadi, anak ITB pintar semua ya…. 🙂

  58. 31 May 2011 at 11:34

    Aku malah pernah denger anekdot lain tentang maba ITB. Persisnya nggak tau ya. Tapi garis besarnya seperti ini.

    Ada seseorang diterima kuliah di ITB. Temen sekolahnya heran, krn orang itu nggak pintar. Dia pikir temennya itu beruntung bisa masuk ITB. Terus maba ITB itu bilang gini, “Bukan gitu, ITB-nya aja yg lagi sial karena nerima gue.”

    • 31 May 2011 at 20:49

      Hehehehe. 😀

    • 2 June 2011 at 11:27

      hahaha… mudah2an itb gak gitu sama gw..

  59. 31 May 2011 at 12:39

    Ah biasa saja.
    Anekdot yang sering beredar pas jaman saya TPB adalah “ITB itu ahli di semua bidang kecuali di bidangnya sendiri”.

    • 31 May 2011 at 20:49

      Oh, selera humor kita berbeda. :mrgreen:

  60. 31 May 2011 at 12:55

    haiah bisa aja 😀 Lagi ngeliatanb potoya. Itu ITB kah? seumur-umur belum pernah liat ITB langsung. gaulnya cuma sampe depok sih 😀

    • 31 May 2011 at 20:44

      Yap, itu bagian tengah kampus saya. 😀
      Kecil ya…. kalo dibandingin ama ITS dan UI, juga Unair, luas lahan kami kalah jauh. 🙂

  61. 31 May 2011 at 13:59

    seperti kata pepatah berarti ya mas bahwa lebih baik jadi terbodoh diantara orang pinter daripada orang pinter diantara orang bodoh 😀

  62. 31 May 2011 at 14:16

    ha…ha…ha….

    kayaknya pas temanmu itu datang yang 80% sengaja disembunyiin deh he…he… 🙂

    Salam kenal,

    Seru jadi Guru 🙂

  63. 31 May 2011 at 14:35

    artinya 80% anak ITB ndak pernah masuk kuliah ya mas? he he…
    ngomong2 dulu saya juga pengin masuk sini buat jadi insinyur, tapi ndak kesampean. yah apa boleh baut, eh, buat,

    • 31 May 2011 at 20:42

      Yah, apapun itu makna yang Anda pikirkan, jangan maknai anekdot di atas secara tekstual. 😀

  64. 31 May 2011 at 15:04

    oh iya, ya. sekarang kan masa-masa MABA, ya 😀 ceritanya, si ASOP pengen mengenang masa muda dulu

    • 31 May 2011 at 20:42

      Benar. 🙂

  65. 31 May 2011 at 15:07

    Itu merendah atau apa ya? 😆
    Btw, cie Asop ava baru 🙂

    • 31 May 2011 at 20:41

      Yap, saya ingin memperkenalkan Asop yang baru. 😆

  66. 31 May 2011 at 16:03

    cukup percaya diri, hehehe…

    sedj

  67. 119 Aniezt
    31 May 2011 at 18:13

    masnya kelompok yang mana ni? hehehe… 🙂

    • 31 May 2011 at 20:39

      Jangan tanya. :mrgreen:

  68. 31 May 2011 at 18:14

    nyimak dengan setulus hati, ora dong, apa aku termasuk sisanya 🙂

    • 31 May 2011 at 20:39

      Pasti dong, kita semua masuk yang 20%. 😆

  69. 31 May 2011 at 18:21

    wew,, jadi 80% itu yang sedang bertemu sama 20% itu dong kan 😛

  70. 31 May 2011 at 20:16

    Hahaha, dasar anak ITB, becandaannya aja pake ngitung 🙂

    saya ga pernah tuh denger anekdot ini di kampus, pernah dengernya “mahasiswa ITB jangan ke kebon binatang, ntar ga lulus-lulus” :p

    • 31 May 2011 at 20:37

      Memang sih saya denger anekdot ini dari anak Planologi juga, sejurusan. 😀 Entah di jurusan lain.

      Kalo yang bonbin ini saya tahu. 😆

  71. 31 May 2011 at 21:09

    ternyata Sop, 20% di ITB masih belum cukup membangun bangsa ini, PSSI masih tetap kisruh. (nah lho….apa hubungannya ?)

  72. 31 May 2011 at 21:41

    hahaha…si abang ini termasuk yg 20% kan?

  73. 31 May 2011 at 22:44

    Semua teman seangkatan saya di SMA yang lulusan ITB umumnya menjadi orang yang sukses, hanya satu orang yang ga tau karena apa menjadi (maaf) stres, akhirnya dibawa orang tuanya ke kampung………

  74. 1 June 2011 at 02:02

    Kalimat yang cerdas..! hehe…

  75. 1 June 2011 at 03:03

    Tapi dengar-dengar sekarang anak ITB sudah berubah. Lebih doyan mbokep dan suka nyontek. Apakah benar?

    • 1 June 2011 at 07:50

      Entahlah. 😆 Beda jurusan beda karakteristik. 😛

      • 1 June 2011 at 13:03

        mas Asop jurusan apa?

        • 1 June 2011 at 13:30

          Planologi. 🙂

  76. 1 June 2011 at 05:24

    hehehe masak sih 80 persen bodoh. kalo bodoh ngak masuk itb dong bro. itb kan jago jago

    • 1 June 2011 at 07:49

      Jangan maknai anekdot ini secara tekstual. 🙂

  77. 1 June 2011 at 10:13

    ah bisa aja tuh anekdotnya
    anak itb kan pinter-pinter

  78. 1 June 2011 at 11:13

    hahahaha… kalo aku kesana, aku termasuk yang 20% itu atau yang 80%, atau justru bikin persentase baru? hehehey….

    • 2 June 2011 at 11:45

      Bikin yang baru aja deh. 🙂

  79. 1 June 2011 at 11:21

    lha yang 80% kemana? sembunyi? kakakakakakakaka
    😀

    • 1 June 2011 at 11:34

      Sekali lagi, jangan maknai ini secara tekstual. 😐

      • 13 June 2011 at 10:57

        ya sudahlah…aq pikir segalanya harus logis…. :p

      • 13 June 2011 at 11:34

        Ada hal-hal di dunia ini yang gak bisa dimaknai pake logika… 😎

  80. 143 miyosi chan
    1 June 2011 at 14:17

    ehm……….. pas aku jalan2 ke ITB, kesan yang aku tangkap adalah:
    1. kampusnya bagus
    2. rata2mahasiswanya berkaca mata *usil banget sih aku* xixixixi
    3. rata2 mereka serius mode:on
    4. pinter? menurutku ya pinter2 kok, se tidak2nya stiap kali knalan sm penulis “mbk lulusan mana?” dan dia jawab ITB, aku slalu terkagum-kagum

    jadi ya buat anak2 ITB berbahagialah krn kalian terkenal di ranah publik

    kalau masalah sangar atau nggak nya, menurutku ya sama aja, kenalanku yg kuliah di sana alhamdulillah baik2 ^__^

    • 2 June 2011 at 11:52

      Alhamdulillah, setidaknya ITB di mata Mbak Yosi baik. 😳

  81. 1 June 2011 at 20:37

    berarti pinter semuaaa 😀 ya kan ya?

  82. 1 June 2011 at 22:33

    yg di temui 20% tu jgn2 dosen semua,hehehe..

    • 2 June 2011 at 14:54

      Ahahahaha~ 😆

  83. 2 June 2011 at 10:51

    baru ngeh.. keknya gw masuk ke 80 deh.. :))

    • 2 June 2011 at 15:04

      Jangan gitu dong, kita sekampus ‘kan? 😀

  84. 2 June 2011 at 10:52

    ijin repost yah gan.. hehe. #menarik

  85. 2 June 2011 at 15:51

    Kalo mas Asop masuk yang 20% apa 80% nih? 😆

    • 4 June 2011 at 17:23

      Entahlah. Saya gak mau sombong.

  86. 2 June 2011 at 16:57

    Berarti yg 80% nggak pada mbolos? (hehehe)

  87. 154 Galuh Lintang
    2 June 2011 at 17:21

    besok adekku ke sana, tes.. pengen ikut tapi ga libur euuy

    • 4 June 2011 at 17:29

      Wah, sayang sekali….

  88. 2 June 2011 at 20:52

    bukan cuma di kampus. di dunia nyata juga sering ketemu yg 20% itu. sebel!

  89. 2 June 2011 at 21:27

    pas baca quote di atas, ga terlalu nangkep maksudnya apa.. sampe sekarang nulis comment ini juga tetep ga terlalu ngerti huhu.. :’3

    • 4 June 2011 at 17:31

      Huhu, ya sudahlah.

  90. 2 June 2011 at 21:33

    Cieee… Asop pinter uy *halah*. Tapi temenku anak ITB ga pinter2 amat lho Sop hahahaha

    • 4 June 2011 at 17:32

      Kebetulan aja Mbak Orin berteman dengan orang yang seperti itu….

  91. 3 June 2011 at 05:15

    hehe….
    menurutku dari manapun kampusnya…
    yg ptg kiprah nyata untuk mbangun Indonesia tercinta
    indonesia butuh pemuda-pemuda top dilapangan
    are u redy ???
    pisss

    • 4 June 2011 at 17:39

      Ya, Mas Amin benar.

      Jangan pahami anekdot di atas secara tekstual.

  92. 3 June 2011 at 12:29

    Walah sampean wong arek surabaya yang kuliah di ITB tho jurusan apa…adek sepupuku juga alumni situ..Asop SMa berapa dulu di SBY??? senangnya kuliah di kampus idaman yah..beberapa kali main ke ITB waktu adek sepupuku disitu…nice campus..pantes lah seperti MIT..hehehehe

    • 4 June 2011 at 17:40

      Saya SMAN 5. 😀

      ENak sih enak, di ITB tapi kampus kami keciiil! Kecil banget kalo dibandingkan dengan ITS dan UI.

  93. 3 June 2011 at 21:35

    Em…. ITB…..
    Seperti apa yach???? aku gak perna kesana sich… 😀 😛

  94. 3 June 2011 at 23:51

    ngerti mas, cuma ketemuan aja ato gmana nih ama 20% sisanya 😀

    • 4 June 2011 at 17:50

      Entahlah…. coba dipikir sendiri.

  95. 4 June 2011 at 10:21

    wahaha mantaff nih joke nya :mrgreen: 😆

  96. 5 June 2011 at 07:23

    huaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
    pengen banget masuk ITB! *kalo ga diterima di jepang*
    pengen pengen pengen! >,<
    aku yang emang pengen, trus mba postingan mas asop yang ini, jadi tambah pengen!
    aku dari kemaren2 nyari kenalan dari itb, tapi gada.
    aku lupa kalo mas asop dari itb 😀
    pokoknya, aku mo nanya ke mas asop aja! wk.
    harus sering-sering ol ym yak! heheh.
    biar bisa diwawancara, gitu… (eh, jangan2 aku-nya yang gak ol, wk)

    *duuh, maap bikin postingan di dalam postingan*

    • 5 June 2011 at 07:40

      Hehehe, saya doakan moga Veera bisa dapet yang terbaik deh.
      Dengan senang hati saya akan membantu apapun yang Veera tanya perihal ITB. 🙂
      Monggo add aja YM saya, ato mau tanya via fesbuk juga bisa.

  97. 6 June 2011 at 11:29

    brarti yang bodoh dah lebih pintar karna males masuk kampus 😀

    • 6 June 2011 at 14:30

      ….ah, terserah deh.

  98. 6 June 2011 at 11:55

    mksudnya berarti anak ITB pinter2 gitu?

    *gak mudheng

    • 6 June 2011 at 14:27

      #JanganTerlaluDipikirkan

      • 15 June 2011 at 22:31

        hayyah
        aq belum paham bener nih
        >_<

  99. 6 June 2011 at 22:18

    wah berarti yang 80% nya ga pernah kuliah ya..??

    ini tuh kaya anekdot, bahwa di suatu jurusan 50% adalah homo, sedangkan sisanya adalah pasangannya

    • 7 June 2011 at 14:00

      Hahahahaha ya saya pernah denger ini dari temen saya, mahasisw perguruan tinggi negeri di Surabaya. :mrgreen:

      Jadi, ada anak cewek kampus tersebut yang curhat ke seorang teman. Dia bilang:
      + “50 % Anak kampus ini tuh homo!”
      – “Lah, masih ada sisanya ‘kan?”
      + “Masalahnya, 50% sisanya itu pasangan mereka!”

      Hahaha… 😆

  100. 178 Ndutyke
    7 June 2011 at 14:46

    Aku gak nyambung sama artinya apa.

    #abismakansiang
    #jadiagaklelet

  101. 7 June 2011 at 15:30

    mas.. itu yg di pojok ada 4 biji (2 orang) di edit atau pas ngambilnya memang ada orangnya???
    (kalo tooltipsnya di edit)
    kalo bener ga di edit keren bgt dong momennya.. hehhee

    • 7 June 2011 at 18:27

      Hahahaha, empat biji? 😆 😆

      Nggak Mas, nggak saya edit. Saya gak tahu cara edit yang nambahin orang kayak gitu. :mrgreen:
      Itu murni kebetulan. Segitu dibilang bagus ya? Sebenernya saya mencari momen yang kosong tanpa manusia, dan maunya yang simetris gitu. 🙂

  102. 7 June 2011 at 17:46

    jadinya bodoh apa ngga nih 😀 heheh

    • 8 June 2011 at 15:46

      Saya gak mau jawab. 😛

  103. 10 June 2011 at 10:19

    kemarin sepupu saya SNMPTN milih ITB, mudah2an masuk, 🙂

    *OOT

    • 10 June 2011 at 15:12

      Aamiin, saya doakan yang terbaik. 🙂

  104. 10 June 2011 at 15:39

    Sumpah, ini lucu banget hihihihi since i will entering this college this year

  105. 186 writaholic
    11 June 2011 at 08:17

    ahahhaha.. gw yang golongan 80% keknya di kampus mulu nih bos..
    malah temen-temen gw yang golongan 20% maennya dikosan temen… ngerjain tugas..

    • 11 June 2011 at 14:24

      Jangan merendahkan diri dong… 😦

  106. 11 June 2011 at 11:35

    saya belum pernah menginjakkan kaki ke ITB, lihat gambar2nya juga belum pernah hehehe.. moga one day bisa berkunjung ke sana.

    • 11 June 2011 at 14:22

      Itu dia kampusnya, Mas Huang. 🙂
      Salah satu sisi kampus saya. 😳

  107. 15 June 2011 at 12:17

    WKWKWKWK….kang asop bisa ajah..

  108. 25 July 2011 at 20:55

    bahagia ya bisa jadi anak itb…

    • 26 July 2011 at 08:39

      Biasa aja sih… 😎

  109. 193 toto
    15 August 2011 at 01:05

    hha , saya malah gak kepikiran sama sekali masuk ITB..akhirnya nyesel juga gak test disitu -,-…salam kenal ane Tito Tek.Geologi UGM 2010

    • 15 August 2011 at 12:07

      Kenapa nyesel? 😦
      Sudahlah, semua kampus sama saja. 😀


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Si Empunya Blog

Siapa saya? Monggo lihat halaman "Tentang Saia..." di atas. Tinggal klik! Mau meninggalkan jejak? Monggo klik halaman "Tinggalkan jejak..." di atas. Jangan lupa, nikmatilah hidup ini. ^_^

Hubungi saya di jejaring sosial

Kadang-kadang di blog ini saya menggunakan emoticon Parampaa. Silakan datang ke blog Bang Ova di sini. Dapatkan emoticon-nya di sini. HAJAR!!

Masukkan e-mail Anda di sini kalo mau dapet pemberitahuan postingan baru saya via e-mail

Join 972 other followers

Powered by FeedBurner

Saya sedang membaca ini


Tulisan Saya Berdasarkan Bulan

Arsip Tulisan

Ups, maap, kalau mau melihat arsip semua tulisan saya, lihat halaman di atas ya, yang "Arsip Tulisan" itu lho....

TIPS!

Kalo tulisan di blog saia ini terlalu kecil, monggo diperbesar. Untuk pengguna windows, tahan [Ctrl] sambil di-scroll mouse tengah. Untuk pengguna Mac, tahan [Cmd] dan tekan [+] atau [-].

Ga nyambung sih ini, bukan promosi, tapi kalo mau browser Safari, donlot di sini.

Blogroll: By Name


Abed Saragih "disave" |
Abi Harestya dan Bidadarinya |
Abu Aufa |
Abu Bakar "Bchree" |
Abu Ghalib |
Achmad Edi Goenawan |
Achoey El Harris |
Ade Kurniawati |
Adi Surya Pamungkas "bacelzone" |
Fan Adie Keputran |
Adya Ari Respati "abstractdoodle" |
Afra Afifah |
Ageng Indra |
Agry Pramita |
Agung Budidoyo |
Agung Firmansyah |
Agung Hasyim |
Agung Rangga "Popnote" |
Agung Yansusan Sudarwin |
Agustantyono |
Agyl Ardi Rahmadi |
Ahmad Musyrifin |
Akhmad Fauzi |
Alfi Syukrina |
Alid Abdul |
An Fatwa "Siho" |
Andi Nugraha |
Andi Sakab |
Andhika |
Andreas A. Marwadi |
Andrew Paladie |
Andrik Prastiyono |
Andyan |
Angga "SERBA BEBAS" |
Angga Dwinovantyo |
Anies Anggara |
Anindita |
Anistri |
Anita Rosalina |
Anto "Kaget" |
Anyes Fransisca |
Are 3DRumah |
Ari Artanto "Cah Gaul" |
Ari Muhardian "Tunsa" |
Ariana Yunita |
Arief Hartawan |
Arif "Bangkoor" Kurnia |
Arif Nurrahman |
Arif Sudharno Putro |
Ariyanti "Sauskecap" |
Arnolegsa Maupasha |
Arundati R.A. |
Aruni Yasmin Azizah |
Aryes Novianto |
Asep Saiba |
Asrul Sani |
Atha "kepompong" |
Aul Howler |
Awalul Hanafiyah "Masyhury" |
Baha Andes |
Baiq Fevy Wahyulana |
Bernadine Hendrietta |
Betania G. Rusmayasari |
Big Zaman |
Budi Nurhikmat |
Budi Prastyo "Kimbut" |
Calvin Sidjaja "Republik Babi" |
Cempaka Ariyanti |
Chocky Sihombing |
Citra "ceetrul" Hapsari |
Dadi Huang |
Danar Astuti Dewirini |
Daniel Hendrianto |
Daniel Maulana |
Deady Rizky |
Dede A. Hidayat |
Deny Marisa |
Depriyansyah Ramadhan "Iamcahbagus" |
Desita Hanafiah |
Destiana |
Desy Arista Y. |
Dewi Puspitasari |
Dewisri Sudjia "Desudija-DSK" |
Dhanika Budhi |
Dhewi Buana |
Dhimas Nugraha |
Didot Halim |
Dina Aprilia |
Dismas |
Ditya Pandu |
Doni Ibrahim |
Edda Nainay |
Efinda Putri |
Eko Ghesi Bardiyanto |
Elfa Silfiana |
Ella "Brokoli Keju" |
Erick Azof |
Erika Paraminda |
Erlin Fitriyanti |
Evan Ramdan |
Evet Hestara |
Fadhilatul Muharram |
Fahmi Nuriman |
Faisal Afif Alhamdi |
Faiza "MIDWIFE'S NOTES" |
Fandy Sutanto |
Fanny Azzuhra |
Fatra Duwipa |
Febe Fernita |
Felicia |
Ferry Irawan Kartasasmita "makhluk lemah" |
Fier "Pelancong Nekad" |
Fikri "Blue Zone" |
Fira "Fiya" |
Fitri Melinda |
Fitriyani |
Galih Gumilang "Gege House" |
Galuh Ristyanto |
Ghani Arasyid |
Gilang F. Pratama "Babiblog" |
Gitta Valencia |
Gugun "idebagusku.com" |
Gusti Ramli |
Hanif Ilham |
Hanny Aryunda Herman |
Hendrawan Rosyihan |
Hera Prahanisa |
Herni Bunga |
Herry "negeribocah" |
I Gede Adhitya Wisnu Wardhana |
Husfani A. Putri |
Ibnu Fajar "Ikky" |
Ilham JR |
Inge "Cyberdreamer" |
Intan Permata Kunci Marga |
Iqmal |
Irfan Andi|
Isdiyanto |
Ivan Prakasa |
Januar Nur Hidayanto "Yayanbanget" |
Jasmine Aulia |
Joko Santoso |
Joko Setiawan |
Juhayat Priatna |
Julianus Ginting |
Kang Ian . info |
Kang Ian . com |
Karina Utami Dewi |
Khalid Abdullah |
Khalifatun Nisa |
Kuchiki Rukia |
Lailaturrahmi Sienvisgirl Amitokugawa |
Lambertus Wahyu Hermawan |
Lerryant K. |
Lina Sophy |
Lucky DC |
Maghfiraa Alva |
Marchei |
Mario Sumampow |
Mas Ardi |
Mas Bair |
Mas Yudasta |
Mikhael Tobing |
Mirwanda |
Miswar Rasyid |
Mochammad AHAO |
Mohamad Husin |
Muhammad Abdul Azis |
Muhammad Hamka Ibrahim |
Muhammad Ihfazhillah |
Muhammad Riyan |
Muhammad Saiful Alam |
Muhammad Zakariah |
Nadia Fadhilah Riza |
Nanang Rusmana |
Nandini R.A. |
Necky Effendi |
Ninda Rahadi |
Nindy Ika Pratiwi |
Novina Erwiningsih |
Nur Azizah |
Nuri |
Perwira Aria Saputra |
Pipin Pramudia |
Pratita Kusuma |
Puji Lestari |
Pungky "PHIA" Widhiasari |
Putri Chairina |
Qori Qonita |
Radinal Maruddani |
Rahad Adjarsusilo |
Rahmat Hidayat |
Randi Rahmat |
Rasyida |
Regina |
Reisha Humaira |
Rie "Cerita Rie" |
Richie Lanover |
Rif'atul Mahmudah |
Rina Sari |
Rini Andriani "Athamiri" |
Riza Saputra |
Rizki "Hitam Putih Jingga" |
Rizki Akbar Maulana |
Ronie "Ravaelz" |
Rowman |
Rudi Wahyudi |
Ruri Octaviani |
Saipuddin Ar |
Septirani Chairunnisa Kamal |
Shafiqah Adia Treest |
Silvi Mustikawati |
Surya "Javanes" Pradhana |
Tasya Myanti |
Thyar |
Tiffany Victoria "Tiffa" |
T I W I |
Tony Koes "Macsize" |
Triana Frida Astary |
Triyani Fajriutami |
Uka Fahrurosid |
Ummu El Nurien</a. |
Upik "Pemburu Konstruksi Makna" |
Wahyu Asyari Muntaha |
Wahyu Nurudin |
Wahyu Putra Perdana |
Wendy Achmmad |
Widyan Fakhrul Arifin |
Wien Wisma |
Wildan Lazuardi |
Wiwin Siswanty |
Wiwing Fathonah Pratiwi |
Yori Yuliandra |
Yuli Anggeraini |
Zuli Taufik |

I’m a Liverpudlian!



%d bloggers like this: