14
Aug
11

Tentang Puasa, Menu Berbuka, dan Salah Kaprah

Tadi, hari sabtu (13/8) ini (oh, sudah kemarin ya, sekarang tengah malam hari minggu), saya mencoba menu yang tidak biasa. Sekali-kali, saya ingin yang berbeda.

Menu kamu untuk berbuka puasa apa saja, Sop?

Saya berbuka dengan satu buah apel, tiga butir kurma, dan segelas air putih. Karena tadi saya baru saja lari sore, saya minum minuman sari kelapa pengganti ion tubuh. *ingat, ini bukan promosi*

air putih, apel, dan minuman elektrolit

Saya nggak suka Pocari Sweat, lebih enak Fatigon Hydro

Kalau orang lain (dan mungkin narablog sekalian) suka berbuka puasa dengan yang manis-manis (teh manis, kolak ubi, kolak pisang), saya cukup dengan buah. Saya tidak mau minum atau makan pertama berbuka yang terlalu manis, atau dengan kata lain yang mengandung gula pasir atau gula merah.

buah kurma

Kurmanya kering…

Tampaknya “berbuka dengan yang manis” itu salah kaprah…

Sekalian saya ingin sedikit berbagi informasi, bahwa tampaknya berbuka dengan yang manis itu salah kaprah. Saya menyaksikan penjelasan seorang dokter sekaligus ahli gizi di sebuah stasiun televisi, ia menjelaskan bahwa jika tubuh mengonsumsi banyak gula ketika kandungan gula dalam darah amat rendah (terjadi ketika waktu menjelang berbuka), kadar gula darah akan langsung melonjak naik. Ini tidak baik. Tubuh bisa terasa lemas. *apalagi kalau digabung dengan makanan atau minuman dingin… lengkap deh nggak sehatnya*

Penjelasan belum selesai sampai di situ saja. Kalau dilihat dari Glycemic Index (GI), ada penjelasan lagi.  Bisa dibilang, GI adalah laju perubahan makanan untuk diubah menjadi gula dalam tubuh (BSJSS). Nah, semakin tinggi GI dalam makanan, makin cepat makanan itu dirubah menjadi gula. Artinya, tubuh semakin cepat pula menghasilkan respons insulin. Sedangkan, kalau respons insulin tubuh meninggi, tubuh akan menimbun lemak. 😀

Nah, kita puasa pasti perut kosong seharian, ‘kan? Kalau begitu berbuka langsung makan makanan dengan GI tinggi, respons insulin dalam tubuh bakal langsung melonjak. Tubuh akan sangat cepat menimbun lemak. 😀

Hehe… barangkali itulah penyebab sebagian orang yang bobot badannya malah bertambah di bulan puasa. :mrgreen:  *apalagi bagi yang mudah gemuk*

Jadi benar ya, paling baik itu makan buah…

Masih dari tayangan televisi yang sama, paling baik berbuka itu dengan buah. Mau makan langsung atau di-jus, sama-sama baik. Buah-buahan itu Glycemic Index-nya rendah. Nggak bakal menggemuk, deh, kalau makan buah. 😀 Selain itu, makanan dengan GI rendah melepaskan glukosa lebih lambat dan stabil, sehingga pengubahan glukosa untuk dijadikan energi stabil juga. Artinya, kita akan merasa kenyang lebih lama, alias nggak laper-laper. 😆

Lagipula, nutrisi dan vitamin dari buah akan sangat bermanfaat sekali ketimbang kalau kita berbuka dengan teh manis, kolak, atau makanan/minuman manis yang lain.

Kamu nggak suka kolak, Sop?

Bukannya saya tidak suka dan tidak pernah memakan kolak. Jika disajikan itu atau jika diberi, saya tetap memakannya. Hanya saja, saya tidak meminum air kolak-nya. Saya hanya menyendok dan memakan buah pisang atau ubi-nya saja. 😀  Ubi itu GI-nya lumayan rendah lho, masuk taraf medium (nggak rendah dan nggak tinggi). 🙂

Lalu, Apa yang berbeda dari menu kamu itu, Sop?

Perbedaan hanya ada di minuman pengganti ion tubuh, sih. :mrgreen: Karena tadi (13/8) saya habis olahraga lumayan berat, jadi saya minum itu. Hari biasa sih, nggak. 😀

Oke lah, sebagai penutup, Sop…

Bagi kita yang ingin sehat dalam berpuasa, memang harus menjaga makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh. Jangan mau terseret arus gaya hidup zaman sekarang. 🙂

Pola makan yang baik dalam berbuka itu ada beberapa “aliran”. Seperti yang di-sunnah-kan Rasulullah SAW, berbuka cukup dengan kurma dan air putih. Setelah itu sholat maghrib dulu, setelah selesai, baru makan besar. Ada jeda waktu sekitar 15-25 menit antara berbuka pertama kali dan makan besar.

Pola “aliran” yang lain mengatakan bahwa untuk berbuka cukup dengan air putih saja, tanpa kurma. 😀 Pola setelahnya sih sama saja, makan besar setelah  sholat maghrib. 😉

Kalau saat sholat tarawih kita mengantuk, sebabnya bisa ada dua. (1)Kalau bukan karena kita makan terlalu banyak (berlebihan) saat makan besar, ya (2)kita makan makanan yang terlalu manis saat berbuka. 🙂

*****

Apa menu berbuka puasa narablog sekalian?

——————————————————————————————————————————————————–———-

Semua gambar adalah hasil jepretan sendiri. Seluruh terbitan ini beserta gambar-gambarnya sangat dilindungi, jadi sertakan alamat tautan dan nama pemilik blog jika ingin menggunakan sebagian ataupun seluruh bagian terbitan ini.
Advertisements

212 Responses to “Tentang Puasa, Menu Berbuka, dan Salah Kaprah”


  1. 14 August 2011 at 00:32

    bersyukurlah yang hidup di tengah peradaban
    mau buka pake apa saja tersedia
    disini bisa buka tetap waktu saja dah untung
    heheh

    • 14 August 2011 at 14:21

      Tapi Pak, kalau bisa memilih, mengapa tidak?

  2. 14 August 2011 at 01:05

    waduh begitu ya ._.
    saya sih klo buka makan apa aja asal ada

    • 14 August 2011 at 14:19

      Kalau bisa memilih, mengapa harus yang manis gula pasir?

  3. 14 August 2011 at 01:42

    Kalau saya habis berpuasa biasanya minum jus buah dulu :).

    • 14 August 2011 at 14:14

      Itu benar. 😀

  4. 14 August 2011 at 02:52

    saya jadi ngidam kurma kang Asop, bahkan berkhayal jadi juragan kurma di Bulan ramdhan ini

    sahur..sahur Kang…

    • 14 August 2011 at 14:10

      Sudah bangun saya, Kang. Untung nggak kesiangan.

  5. 14 August 2011 at 04:10

    Wah pantesan aku malah makin kurus ya sop. wong aku gak pernah makan yg manis saat berbuka kok. gak ada kebiasaan di rumah aku makan yg manis soalnya. klo makan terlalu manis aku malah mual

    • 14 August 2011 at 14:06

      Bagus! Bravo!

      Ayo Mbak, kalau gak mau bobot badan berkurang, makanannya diperbanyak lagi! 😀

  6. 14 August 2011 at 05:07

    gimana caranya puasa tp ngga laper ya? :p

    • 14 August 2011 at 14:05

      ….Tidak mungkin. Kalau manusia normal, nggak mungkin gak ngerasa lapar saat puasa. 😆

      Hanya saja, karena kita keasikan dengan aktivitas dan kerjaan, lapar yang seharusnya tidak terlalu terasa. Begitu… 🙂

      Makanya, paling asyik puasa itu sambil terus bekerja. 😀

    • 16 August 2011 at 17:14

      cara puasa agar ga laper adalah dengan istiqomah makan sepiring sebelum sholat fardhu. hehehe…. peace….. just kidding

  7. 14 August 2011 at 05:24

    semakin kering semakin mahal tuh kurma 🙂

    • 14 August 2011 at 14:03

      Oh ya? 😀

  8. 14 August 2011 at 05:39

    Wah.. kalau saya mah karena memang sedang masa penggemukkan, jadi makannya (sama mbak-mbak) yang manis. Tapi ternyata teuteup saja, gak gemuk gemuk dan masih juga lahap buat makan lagi hahaha.. 😆

    • 14 August 2011 at 13:53

      Kalo nggak bisa atau sulit gemuk sih, itu lain lagi, Kang.

  9. 14 August 2011 at 06:16

    selama ini setiap berbuka ya cuma air mineral dingin, ga suka sih sama yg manis2 😀
    dan khusus tahun ini, menyengajakan tidak memasak/menyediakan makanan khas berbuka, dicukupkan dengan makanan besar saja:D
    agak aneh sih, ga berasa lagi puasa di bulan Ramadhan hehehe

    eh minuman itu, emangnya berkhasiat sop? pernah nyobain dan suka, cuma takut doyan hahaha

    • 14 August 2011 at 13:51

      Hmmmm selama Mbak nggak langsung makan besar pas berbuka, tak masalah. 😀

      Ingat ya Mbak, jangan langsung makan besar (nasi dan lauk pauk) pas berbuka. Beri waktu 20 menit dari awal berbuka supaya lambung siap mengolah makanan. Gak baik kalo kita langsung makan besar pas berbuka.

  10. 14 August 2011 at 06:16

    tambahan lagi mas, pas taraweh kok ngantug, bisa juga karena imamnya sudah “terlalu tua” sehingga bacaannya gak begitu jelas dan panjang pula ayat yang dipilih… *just kidding*

    yups…, disunahkan untuk berbuka dengan kurma dan air putih. karena kurma itu manis, ada sebagian yang mengartikan bahwa berbuka dengan yang manis2, tanpa memperhatikan apa saja kandungan di dalam kurma itu. terleih lagi hal ini dipelintir oleh sebagian pengusaha kita untuk memasarkan produknya yang manis2 tersebut, sehingga makin parah lah kekeliruan yang diterima masyarakat kita.

    • 14 August 2011 at 13:48

      Lho, sebenarnya ya, kurma itu gak manis. 😀
      Manis sih manis, tapi manisnya buah dan manisnya gula pasir jelas beda. Lebih sehat gula buah (fruktosa) ketimbang gula glukosa. 🙂

  11. 14 August 2011 at 06:31

    Saya berbuka puasa dengan makan kue nouggat keluaran Kartika Sari. 😉

    • 14 August 2011 at 13:26

      Itu manis, Mbak? Hati-hati ya Mbak.

  12. 14 August 2011 at 06:46

    Hehe.. berarti banyak yang salah paham ya selama ini… 😀
    Tapi kebiasaan di rumahku sih apa aja ada diatas meja. Dari kurma, kue manis, gurih, sampai buah juga ada 🙂

    • 14 August 2011 at 13:24

      Jangan makan kue manis, Mbak, buah aja. 😐

  13. 14 August 2011 at 07:18

    lebih enak dogan aslinya lho kang, maknyus tenan kalo buka puasa pake kelapa muda. hadeeeh baru mulai puasa kok malah ngebahas menu buka puasa. #godaan godaan

    • 14 August 2011 at 13:21

      Iya, saya juga kalau ada kesempatan pengennya minum air kelapa muda aja. 🙂

  14. 14 August 2011 at 08:27

    ane biasanya langsung makan kurma ,teh atau kadang air ,dilanjut makan besar. .
    cos biasanya kalo pake shalat magrib dlu,ane kepikiran makanan . .jadi ga konsen alhasil makruh harus makan dahulu kalo gtu . .
    tapi ane pengen nerapin makan kurma + air + roti ..
    abis terawih baru makan..
    pengen cba aja wkwkw ..
    oye sop . .minuman entee itu (ga sebut merk)
    mending diganti dengna kelapa muda asli .. cos ada kandungan2 kimia. .ane uda takut,abis taw tetangganya bibi ane harus cuci darah bolak balik gara2 suka minum2 minuman instan .. 😦

    • 14 August 2011 at 14:30

      Tapi, bukannya Fatigon Hydro itu air kelapa alami, ya?
      Kalau Pocari Sweat, saya masih percaya. 😆

      Iya juga, Bang, saya juga lebih suka kalau air kelapa segar… 😳

  15. 14 August 2011 at 09:05

    saya makan besarnya baru habis tarawih, biasanya habis maghrib ngemil gitu..
    soalnya kalau makannya sebelum tarawih, dijamin deh bakal teler gara-gara kekenyangan.. hehehe

    • 14 August 2011 at 14:28

      Nah, itu bisa saja.
      Tapi, saya gak ngantuk tuh, pas tarawih padahal makan besar sebelumnya. Kalo ngantuk, porsi makan Amel kebanyakan. 🙂

      • 14 August 2011 at 16:56

        iih, asop tau aja :malu
        soalnya kalau makan besar habis maghrib, perutnya masih ngerasa laper, jadi tambah terus
        nah kalau makan habis isya, perutnya udah mencerna cemil2an yang tadi, jadi udah agak kenyang dikit,
        jadi porsinya berkurang…
        hehehe

        • 14 August 2011 at 21:15

          Hah? Tunggu. Kok sepertinya terbalik ya? 😀

          Kalo makan besarnya habis sholat maghrib, seharusnya kenyang dong. Apa yang menyebabkan Amel kurang kenyang? 😆 Apa… jangan2…memang porsinya yang kurang? Wah wah… 😛

          Lalu, perihal makan habis tarawih atau isya’, itu yang dimaksud “cemilan” yang mana ya? Makanan yang kapan? 😀

    • 14 August 2011 at 15:11

      wah, sama kaya Amel tu Mas. saya juga makan besar abis tarawih. habisnya (kalau menurut saya), saya ini tipe lambung kecil. jadi minum sedikit, makan gorengan dua buah aja udah kenyang.

      • 14 August 2011 at 21:00

        Hmmm kalo bisa jangan gorengan deh… 😐
        Kalo buat saya, itu menyeramkan…. gorengan yang seperti ubi, pisang, dan cireng itu, ‘kan? 🙄

      • 15 August 2011 at 14:38

        iya,, mas. g boleh, ya? tapi kadang-kadang aja kok. hehe

  16. 37 Ahmad Alkadri
    14 August 2011 at 09:11

    Buka puasa? Saya biasanya malah pakai es teh… plus mie ayam. *gubrak* malah makin tidak jelas ya… 😛

    Hehe, tapi disesuaikan juga. Kadang-kadang pakai buah, terus sering juga pakai kolak seperti Mas Asop, tapi sudah lama sekali tidak berbuka pakai kurma 😦 Susah soalnya nyari kurma yang bener-bener bagus di sini, hehe.

    • 14 August 2011 at 14:27

      Waduh, jangan pakai es teh dong… Minuman dingin utk berbuka itu gak baik, bisa bikin lemas… apalagi kalo teh manis pakai gula, lengkap deh gak sehatnya… 😐

      Ngomong2, ciri kurma yang bagus itu kayak apa ya? 😀

  17. 14 August 2011 at 09:16

    Sebentar, itu tadi cuma takjil kan ? bukan yang makanan buka benerannya kan ?

    • 14 August 2011 at 14:26

      Yap, hanya takjil. 😆
      Saya nggak masukin tentang makan besar saya di sini. 😀

  18. 14 August 2011 at 09:38

    Waduh,, tapi saya makan dgn apa adanya saja. Gak pernah mikir pingin makan ini itu..
    Dan anehnya kok sekarang prosi makan saya makin sedikit ya, gak tahu kok cepet banget kenyangnya. Biasanya kalo puasa gitu kan kita bisa makan sampe 2x lipat. hihi… 😆

    • 14 August 2011 at 14:25

      Nah, bagus begitu, Mas Masyhury, memang bulan puasa itu jangan sampai makanan kita bertambah banyak. Harusnya sama saja dengan hari-hari biasa. 🙂
      Hanya saja bedanya, waktu makan saja yang berubah. 🙂

  19. 14 August 2011 at 09:46

    lbh sering, saya cuma buka dgn segelas teh or air putih. lalu makan deh. klo sup buah beli pas lg pengen banget or diaksi tetangga 🙂

    • 14 August 2011 at 14:23

      Sup buahnya jangan pakai susu kental manis, sirup atau gula, lho Mas. 😀
      Mending beli jus atau sari buah aja. 😛

      Dan, lebih baik beri jeda waktu dari saat berbuka pertama kali dan makan besar.

      • 16 August 2011 at 04:31

        betul,sudah pake jeda kok. ntah kenapa puasa kali ini napsu makan saya tak seperti dulu, he3. karna timbunan daging dan lemak masih already stock 😀

        • 16 August 2011 at 16:51

          Ayo Mas main basket. 😀

  20. 14 August 2011 at 10:07

    Kalau saya berbuka biasanya cuman minum air putih sama satu atau dua butir kurma. Baru setelah sholat Magrib mengkonsumsi yang berat2

    • 14 August 2011 at 14:21

      Itu benar. 🙂

  21. 14 August 2011 at 10:08

    betul sekali kang,,,,
    malahan kalo kata ustad di salman, makan besar setelah berbuka itu ntar aja pas abis tarawih… tpi kagak cocok cara itu ma saya yang notabene skit maagh… akhirnya saya cma memberi jeda shalat magrib+tilawah baru deh makan besar tapi tak berlebihan… 😀
    terimakasih telah berbagi…

    • 14 August 2011 at 14:18

      Saya juga merasa kurang cocok kalau makan besar setelah tarawih. Nanti saya tidur dalam keadaan perut penuh. 😀

  22. 14 August 2011 at 10:10

    waahh nampaknya gaya hidup bang asop sehat sekali yah? Hehe
    Postingnya bermanfaat deh..
    Yuk idup sehat! 😀

    • 14 August 2011 at 14:14

      Butuh perjuangan supaya nggak terbawa arus jaman sekarang. Banyak godaan. 🙂

  23. 14 August 2011 at 10:11

    aduh, jadi takut berbuka sama kue nih.. solanya udah kebiasaan berbuka dengan cake atau kue manis .. kalo ndak gitu minuman yang juga manis-manis..
    ampun dah kalo tahu yang seperti ini..

    • 14 August 2011 at 14:10

      Nah, itu gak baik, lho. Kecuali kalau Putri pengen gemuk secara gak sehat.

  24. 14 August 2011 at 10:32

    Saya berbuka dengan apa yang disajikan di depan saya.

    • 14 August 2011 at 14:08

      ….nggak bisa memilih? 😕

      Memilih dong, Mas Ir…

  25. 14 August 2011 at 10:44

    bentar, ane beli kurma doeloe

    • 14 August 2011 at 14:07

      Sip!

  26. 59 hirden
    14 August 2011 at 10:55

    kalau aku begini gimana, sop? makan dari yang ringan dulu. minum air. makan snack atau roti atau buah terus nasi. terus kalau makan usahakan nggak penuh. kan kita bisa ngerasa toh perut kita penuh atau belum?
    emang kalau belum penuh masih laper, tapi kita kan harus mikirin tarawih 23 rakaat jadi biar nggak limbung waktu sholat tarawih. betul nggak?

    • 14 August 2011 at 14:02

      Hmmmm yang ideal sudah saya tulis di atas ya, di akhir posting-an. 🙂

      Minum air putih pas berbuka? Itu bagus sekali. Airnya jangan yang dingin ya. Selama puasa, bisa dibilang organ pencernaan kita dalam keadaan panas. Kalau dikasih dingin, bisa lemas tubuh kita. Saran saya, setelah minum air lebih baik makan buah, jangan roti. Roti itu bukan karbohidrat kompleks, tapi karbohidrat simpel, sama seperti nasi. Jadi, meski makan roti tanpa gula (roti tawar), Indeks Glikemik roti itu tinggi, dan efeknya seperti yang saya jelaskan di atas.

      Berhubung saya sholat hanya 11 rakaat, jadi saya pikir memang benar, butuh energi lebih banyak kalau ingin sholat 23 rakaat. Jadi, benar kata Wahyu, makan besar sebelum tarawih jangan kenyang-kenyang. Saran saya, bawa saja air minum atau jus buah dalam botol ke masjid. Pasti boleh lah. Minum saat jeda dua atau empat rakaat. 🙂

  27. 14 August 2011 at 11:16

    Kalo saya menunya tergantung orang yang menyediakan makanan…heehehee alias buka puasanya di mesjid…

    • 14 August 2011 at 13:53

      Boleh. Asal jangan makan atau minum yang bergula pasir ya.

      Kalo menunya kolak, makan aja pisangnya. Kalo menunya kacang hijau, makan aja kacang hijaunya, jangan minum airnya. 🙂

  28. 14 August 2011 at 11:30

    yup udah pasti buah akan lebih baik ya. manis nya kan alami… 🙂

    • 14 August 2011 at 13:49

      Betul, Mas Arman, manisnya buah (fruktosa) lebih aman ketimbang glukosa biasa. 😀

  29. 14 August 2011 at 12:17

    hoooh gitu taaah… baru ngedong aku Sop. baiklaah.. masih ada beberapa hari di bulan ramadhan ini buat memperbaiki pola makan
    🙂

    • 14 August 2011 at 13:47

      Semoga posting-an saya bermanfaat.

  30. 14 August 2011 at 12:40

    “kan? Kalau begitu berbuka langsung makan makanan dengan GI tinggi, respons insulin dalam tubuh bakal langsung melonjak. Tubuh akan sangat cepat menimbun lemak. ”

    OKE SOP, dicatet… that means, starting from today, es blewah dan es kelapa (yg dikasih air gula, tanpa sirup) sebaiknya dimakan belakangan aja.

    biasanya sih aku:
    kurma dulu (krn suami maunya berbuka dgn makanan segar yg blm tersentuh api kompor), lanjut air putih/zam-zam jika ada. barulah es blewah/kelapa muda. sholat maghrib, baru deh makan nasi 😀

    dilanjut nyemal-nyemil coklat dan eskrim (jika ada, hehe…..) s.d sebelum tidur 😀

    • 14 August 2011 at 13:28

      Tapi, Mbak Tyk, kalau hanya makan blewah dan airnya atau kelapa dan airnya aja, tanpa gula dan sirup, itu sehat. 😀
      Bukannya air kelapa aja udah seger ya, Mbak? Jangan pakai sirup atau gula lagi.

  31. 14 August 2011 at 12:41

    btw, kurma MEDJOOL sudah pernah nyobain? buat yang aslinya gak doyan kurma (kyk aku gini, coz gak tahan sama manisnya) kurma Medjool ini pas banget rasanya deh. top! gak terlalu manis tapi empuuukk…… walo mahal-nya itu loh yg kagak nahan 😦

    • 14 August 2011 at 13:24

      Wahahaha saya gak paham tentang perkurmaan, Mbak. 😆
      Saya pribadi lebih suka makan kurma yang permukaannya kering. Saya nggak suka makan kurma yang benyek. 🙂

  32. 14 August 2011 at 13:00

    oooh gitu ya, berarti bener juga selama ini kebiasaan di rumah nggak langsung makan besar
    eh mas ini anak ITB dari SMA 5 toh? salam kenal mas, saya juga 🙂

    • 14 August 2011 at 13:21

      Yap, saya anak Smala Surabaya. Kamu angkatan berapa? 😀

      • 14 August 2011 at 19:50

        angkatannya bener yang ditebak mas itu kok 😀

  33. 14 August 2011 at 13:46

    High GI *ala iklan* 😀
    lagian buah banyak airnya ya 😀 sahur minum jusnya buka makan buahnya, lagian ak gg suka kurma, kolak juga kurang suka, terlalu manis >.< tapi minumnya tetep teh manis 😀

    • 14 August 2011 at 14:32

      Jangaaaaan teh maniiiis! Nanti kamu gemuuuk! 😆

      • 14 August 2011 at 15:34

        hahahahahahhahaha noh ra.. jangan teh manis! huahaha

        • 14 August 2011 at 21:05

          Euh, bisa sih minum teh manis, asal jangan pakai gula. 😆

  34. 14 August 2011 at 15:21

    memang makanan yang manis bagus untuk memulihkan kondisi tubuh setelah puasa, tapi secukupnya saja..

    disarankan memang lebih baik berbuka dengan kurma dan air putih, bahkan Rasulullah pun mencontohkannya begitu. Setuju deh.. 😀

  35. 79 PR
    14 August 2011 at 15:59

    Sebagai manusia yang menyukai penghematan, saya biasa berbuka di masjid.
    Dan hampir dapat dipastikan bahwa ta’jil yang disediakan di masjid adalah makanan manis.
    Jadi, apakah besok saya harus berbuka dengan air keran masjid saja ya? 🙂

    Btw, nice info

    • 14 August 2011 at 21:03

      Masa’ sih di masjid gak ada air putihnya?? 😐
      Atau, teh tawar, begitu? 😐 Jangan pakai es. Kasihan lambungmu. 😦

      Gimana kalau mencontoh gaya saya. SIlakan makan kolak ato apapun itu, hanya makan pisang, uni, atau kolang-kalingnya aja. Jangan minum airnya. Biasanya gula ada di kuahnya, ‘kan? 😀

  36. 14 August 2011 at 16:07

    tapi habis makan buah itu makan biasa kan?? hehehe 🙂 Kalo engga, ngga kebayang deh gimana laparnya 😛

    Makan buah itu memang penting ya, bagus untuk tubuh. Harus dibiasakan nih 🙂

    • 14 August 2011 at 21:05

      Yoi dong, ‘kan saya udah katakan di atas, hanya “menu berbuka puasa”, bukan “menu makan besar”. 😀

  37. 14 August 2011 at 16:13

    eh bener banget lho. setuju banget klo ada yg bilang sebaiknya buka puasa itu lebih baik jgn pake kolak.
    karena kolak itu yaa terlalu manis, apalgi campur santan dsb tersebut.

    sebenernya pake kurma itu bagus, tp klo makan lebih dari 2 biji kayaknya dah kenyang, dan jd males makan yg berat-berat.
    oh ya, fatigon hydro enak ya? duuh, gw belum pernah nyobain >.<

    • 14 August 2011 at 21:07

      Nah, ada yang sepakat ama saya. 😳

      Ternyata benar ya, kurma itu banyak serat. Buktinya, makan sedikit kurma aja udah kenyang. Bagus, jadi bisa langsung sholat maghrib, dan makan besarnya nanti. 🙂

      Buat saya sih enak banget, habis rasa kelapa. :mrgreen:

  38. 14 August 2011 at 19:27

    ahli gizi juga to kang asop ini… 🙂
    lalu bagaimana dengan kebutuhan kita akan kadar gula yang rendah sehabis puasa?? tentu ga bisa diabaikan juga kan? apa enaknya makan yang manis2nya abis traweh ja biar ga drastis kenaikan kadar gula akibat buka yang manis2?

    • 14 August 2011 at 20:51

      Saya hanya mencoba membantu memperbaiki ke-salahkaprah-an di masyarakat. 😀

      Begini. Dalam buah itu ada namanya fruktosa, zat gula yang berfungsi sama seperti glukosa pada gula biasa. Fruktosa itu lebih baik ketimbang glukosa, karena setahu saya, fruktosa itu ber-GI rendah. Jadi, seperti yang saya jelaskan di atas, dengan GI rendah, pengubahan zat gula ini ke energi lebih stabil ketimbang gula dengan GI tinggi seperti glukosa dan maltosa. 🙂

      Saya malah tidak menyarankan makan yang manis-manis saat selesai tarawih. 😆 Kalo kita makan yang manis2 habis tarawih, buat apa? Toh energi sudah terisi sebelum tarawih, karena kita telah makan besar. 😉

      Saya menyarankan, saat berbuka konsumsilah makanan yang ber-GI tinggi. Contohnya, buah, kacang-kacangan, gandum, dan segala makanan yang mengandung fruktosa. 🙂 Atau gini deh, makanan atau minuman yang karbohidratnya rendah. Jadi, roti biasa dan nasi putih itu terlarang. 😀

      Kalau mau makan nasi atau roti, tunggu hingga 20 menit dari berbuka. Gampang, ‘kan?

      • 15 August 2011 at 19:07

        oh..gitu to kang…. kuncinya “makanan buka puasa lebih baik yang kadar GI-nya rendah”

  39. 88 Ndutyke
    14 August 2011 at 19:58

    kalo gak pake air gula, lak kuwi jenenge : blewah….
    Bukan es blewah 😛

    Aku suka yg manis2 sih sop…
    Kenikmatan bgt deh air dari es kelapa ato es blewah itu, hmmmm..
    Sueger 😛

    • 14 August 2011 at 21:24

      Oh yo wis lah, Mbak, kalo gitu blewah. 😀

      Hmmmm gini aja Mbak, silakan minum es blewah (dengan gula dan sirup itu) TAPI saat makan besar, sekitar 20-30 menit setelah berbuka. Jangan makan es blewah langsung pas buka. 🙂

  40. 14 August 2011 at 20:12

    Untuk kedepanya. Pelajaran ini bisa juga diterapan nih 😀

  41. 14 August 2011 at 20:29

    Kalau ane mah hobinya cendol om….

  42. 14 August 2011 at 20:38

    saya suka sama kurma karena rasanya masih lembut untuk buka puasa. tapi kalo apel, wek wek.. no no no… mendingan makan kolak. hahahaha

    • 14 August 2011 at 20:57

      Haaah? Gak suka apel? 😯
      Ada antioksidannya lho…. bikin penampilan awet muda. 😳

  43. 14 August 2011 at 20:46

    saya tipe orang yang sembarang makan.. hahahaha jadi gampang kena penyakit.. makasi infonya ya..tapi emang pas laper, makanan manis itu menggoda banget :9

    • 14 August 2011 at 21:26

      Iya sih… harus diakui, godaan nafsu makan sangat besar, jadi makanan manis sangat merangsang… 😐

      Tapi… yah, kalo mau sehat harus ada pengorbanan. :mrgreen:

  44. 14 August 2011 at 21:14

    wah, saya baru tau dari blog ini. jadi berbuka dengan yang manis itu ngga baik ya.

    thanks gan.

  45. 14 August 2011 at 21:42

    Mungkin yag dimaksud yang manis-manis iu bukan gula 1/4 kilo, atau sirup yang gak dicampur air, atau juga minum madu sebotol tapi cukup bebrapa butir kurma seperti yang di sunnahkan oleh Nabi. Selain itu, hm …….. cewek manis juga boleh. :mrgreen:

    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

  46. 14 August 2011 at 22:55

    ngomongin makan minuman sehat, apa minuman pengganti ion tubuh yang diatas juga sehat ya? 😆
    tambah bagus-bagus y fotonya. saya masih heran sama bang asop ini, satu bulan berapa posting sih? kuliahnya sudah kelar ya? PR yang kemaren dikasih, saya juga belum buat tuh.. sibuk kuliah 😦

    • 15 August 2011 at 12:29

      Soal minuman pengganti ion tubuh, saya gak minum tiap hari kok. Kalo cuman habis olahraga berat aja saya minum, dan seminggu hanya 2 kali. 😀

      Sebenarnya memang lebih baik minum sari kelapa alami sih. Jauh lebih baik. 🙂

  47. 14 August 2011 at 23:03

    puasa taun lalu, hampir tiap hari saya buka puasa dengan makanan minuman yang manis-manis yang banyak mengandung gula. Hasilnya, selesai lebaran saya sukses menimbun lemak tambahan seberat 5 kilo… 😛

    rasanya berbuka dengan makanan dan minuman manis udah jadi kebiasaan di Indonesia..,
    kalau kita lihat kebiasaan orang-orang timur tengah sana, ternyata memang buka puasa itu ya baiknya makan buah, misalnya kurma, pisang, apel

    • 15 August 2011 at 12:24

      Itu betul, buah pisang, apel, pir, bagus banget buat nambah energi secara cepat, tapi ga bikin gemuk. 🙂

      Yah, kalo mau sehat, kita memang harus bisa melawan arus. 😀

  48. 15 August 2011 at 03:21

    Infonya bagus karena selama ini aku cenderung jika berbuka puasa mengkonsumsi makanan yang berat dan juga es sehingga akhirnya tubuh jadi lemas

  49. 15 August 2011 at 04:35

    Menu sederhana pun wajib disyukuri karena banyak saudara-saudara kita yang kekurangan akan mendapat menu yang jauh lebih sederhana dari yang kita makan saat ini.

    http://negeribocah.wordpress.com/2011/08/15/apa-menu-makan-sahurmu/

    • 15 August 2011 at 11:59

      Bersyukur itu sudah jadi kewajban. Dan lagi kalau kita masih bisa memilih saat ini, mengapa tidak?

  50. 15 August 2011 at 05:37

    Kalau gitu saya berbukanya ditemani dengan yang manis dan yang cantik saja ya Kang.
    Boleh kan….??? 🙂 🙂 🙂

    • 15 August 2011 at 11:53

      Itu sih tak ada yang melarang. 😆

  51. 15 August 2011 at 07:41

    di cina, kaum muslimnya malah berbuka dengan makanan sejenis asinan :mrgreen: saya dulu waktu buka puasa di madinah (umroh dibulan puasa) buka puasanya dengan yoghurt tawar (asem), teh tawar dan roti khas timur tengah yang sama sekali enggak manis …. mana waktu mau ke masjid di paksa lagi menerima makanan itu 😥 soalnya di bulan puasa banyak orang kaya nyumbang makanan dan mereka mau kita menerimanya …

    • 15 August 2011 at 11:50

      Tuh ‘kan, barangkali asinan itu bisa memberi tubuh energi secara cepat. 😀

      Wah… ternyata begitu ya di arab saya…. 😀

  52. 109 jarwadi
    15 August 2011 at 08:05

    pada ramadhan kali ini, seringnya saya mulai berbuka puasa dengan air putih hangat, makanan lain menyusul kemudian, saya rasa seperti ini membuat saya lebih nyaman … 🙂

    • 15 August 2011 at 11:49

      Betul! 🙂

  53. 15 August 2011 at 10:20

    Baru tau kalau salah kaprah,,tapi hubungannya dengan hdist nabi itu gimana Mas, yang menyuruh kita agar berbuka dengan yang manis²..hehehehe

    • 15 August 2011 at 11:40

      Mas Sofyan, mohon jangan salah sangka. Hadits-nya sendiri ‘kan menyuruh kita buka dengan kurma. Ingat, kurma. Kurma jangan disamakan dengan yang manis-manis dari gula. Kurma itu seratnya tinggi lho, dan nutrisinya banyak. Lagipula, rasa manis dari buah jangan disamakan dengan rasa manis gula. Gula buah itu fruktosa, ber-GI rendah, sangat beda dengan glukosa yang ber-GI tinggi.

      Jadi, seharusnya inti yang harus kita dapatkan adalah berbuka dengan buah, bukan berbuka dengan yang manis-manis. 😛 Kalau mau sehat begitu.

      Barangkali karena kurma rasanya manis, orang2 jaman sekarang malah mengalihkannya menjadi “yang manis-manis”. Itu kurang tepat.

      Saya beri contoh buah yang bisa memberi asupan energi cepat, tapi ber-GI rendah, yaitu buah yang nggak terlalu manis, seperti pisang, apel, dan pir. 🙂

  54. 15 August 2011 at 10:36

    alhamdulillah saya selalu berbuka bersama di masjid. Dengan tiga biji kurma dan segelas air mineral merk “cheers” yang dari surabaya itu, hehe..
    setelah itu langsung sholat maghrib, barulah menuju tempat makan di masjid itu untuk menyantap hidangan besar “makan nasi”

    salam

    • 15 August 2011 at 11:42

      Itu sudah lebih dari cukup, Mas. Bagus. 🙂

  55. 15 August 2011 at 10:41

    waduh komennya banyak banget :/ jadi ngiri aku mas

    • 15 August 2011 at 11:41

      Blogwalking dong. 😎

  56. 15 August 2011 at 11:32

    memang benar rasanya lebih nikmat dan segar jika buka puasa diawali dengan memakan buah buahan segar…

  57. 15 August 2011 at 11:44

    Paling bagus mah buka puasa emang makan kurma dengan air putih, seperti Rasululullah. Di abdan juga langsung terasa kuat, tidak terlalu kenyang seperti ketika makan kolak, dan perut cukup tersedia untuk diisi makanan berkarbohidrat setelah sholat magrib.

  58. 15 August 2011 at 12:05

    wah, baru tau saya Sop, kalu yang manis buat buka juga bisa ada dampak jeleknya.
    kalo saya buka puasa teh aja, terus makan dikit, baru shalat magrib. abis magrib baru makan besar.

  59. 120 aimanselatsunda
    15 August 2011 at 12:11

    info yang mencerahkan mas… jadi setidaknya bisa sedikit meluruskan pola pikir yang selama ini telah tertanam dalam lingkungan kita.

    sama seperti mas Asop, menu awal berbuka saya Air Putih + Kurma tapi ga pake produk yang mejeng disebelahnya itu… heheee

    Salam kenal mas…

    • 16 August 2011 at 16:02

      Hehehehe apa yg saya lakukan dengan Fatigon Hydro tak usah ditiru. :mrgreen:

      Salam kenal! 😀 ^__^

  60. 15 August 2011 at 12:38

    Sip deh!
    Emang bener… kalau makan terlalu manis…
    gula darah akan melonjak drastis…
    kurma pun nggak terlalu manis… nggak semanis makanan dengan kadar gula yg tinggi…
    so… memang gaya hidup Rasulullah itu yg paling baik utk dijadikan panutan! 😀
    selamat berpuasa Sop!

  61. 15 August 2011 at 12:46

    sepertinya asop mule beralih menjadi ahli gizi khusus untuk menu buka puasa, nih.. ^_^

    Seep, sop…
    tetap semangat selama ramadhan, ya !

    • 16 August 2011 at 16:03

      Saya hanya mencoba berbagi ilmu. 🙂

  62. 15 August 2011 at 14:33

    buka pakai buah ya baiknya? buah korma dong.
    saya suka buka pakai korma, sunah nabi. hihi

    • 16 August 2011 at 16:37

      Bagus lah kalo makannya kurma. :mrgreen:

  63. 15 August 2011 at 16:09

    Sama, Bung. Lebih suka **tigon Hydro. Rasanya lebih maknyus! 😀

    Tapi entah mengapa saya tidak terlalu merasakan khasiat dari minuman-minuman pengganti ion tubuh semacam itu. Karena cukuplah bagi saya dengan meminum banyak-banyak air putih secara teratur untuk tidak merasakan dehidrasi atau semacamnya.

    • 16 August 2011 at 16:48

      Sama! *tos!*

      Hmmm barangkali semacam sugesti juga. 😀
      Atau mungkin dampak minuman elektrolit semacam itu tak bisa dirasakan tubuh secara langsung? ❓

  64. 15 August 2011 at 16:23

    hebring pisan asop ini euy, masih rajin olahraga di bulan puasa ini. salut2 ah. perihal menu pembuka. karena di kantor di sedia in nya teh manis hangat dan gorengan, jadi sikat aja yang ada. hehe. kalau buah-buahan saya lebih doyan dimakan pas sahur atau malam hari 😀

    • 16 August 2011 at 16:46

      Makan buah pas sahut juga baik sekali, Kang. Bisa membuat perut kenyang lebih lama. 🙂

  65. 15 August 2011 at 16:27

    Saya sempet makan buah-buahan saja, habis itu perutnya sakit karena maag & kembung. Xixixi…
    Salam

    • 16 August 2011 at 16:46

      Maag itu menyebalkan. 😦

  66. 15 August 2011 at 16:35

    suka nih sama bahasannya, saya jadi tahu kenapa saya mengantuk saat isya 😀 (padahal maghrib saya masih segar bugar)

  67. 15 August 2011 at 17:03

    waaah informatif banget ini. nanti dipraktekin ah. beli buah aja buat buka biar pas teraweh gak kreyep2. hhi makasih infonya mas ganteeeng 😀

  68. 15 August 2011 at 18:06

    nabi aja berbuka puasanya dengan kurma dan air putih, manis-manis lebih sehat manis kurma atau buah, apalagi kalo saya jadi ta’jilnya cukup dipandang saja, nyiahahahahahah

    • 16 August 2011 at 16:43

      Serius??
      Takjl cuma dipandang? 😆

  69. 15 August 2011 at 18:34

    wah bagus dong, kebetulan saya kepengen gemuk nih, bosen sm badan yg kurus kyk sekarang 😀

  70. 15 August 2011 at 19:30

    Menu wajib saya, buah di blender Sop ( bukan karena tau aturannya seperti Asop, tapi karena anaknya ikut puasa, dia malas ngunyah buah, makan nasi dan lauknya juga ga begitu, tapi kalau buah di jus, dianya hayuk aja) 😀

    • 15 August 2011 at 20:47

      Nggak apa2 Mbak, di-blender. Itu sangat membantu sekali bagi yang malas mengunyah. Toh kalau di-blender itu tak ada yang terbuang, jadi serat tetap termakan. Lain dengan di-jus yang memisahkan ampas dan cairannya. 🙂

  71. 15 August 2011 at 20:41

    Ini sponsornya Hydro ya mas? 😆
    Saya sih kok gak suka ya sama Hydro, rasanya aneh 😀
    Oh..iya, kasian itu kurmanya kering amat 😆

    • 16 August 2011 at 16:41

      Enak tauk, Fatigon itu. 😛

  72. 15 August 2011 at 20:56

    Emang enak kl buka puasanya pake buah, apalagi kalo ditambahin sirop ama es batu. segerrrrr… hehehe

    • 16 August 2011 at 16:40

      Jangaaaaaaaaaan! 😮

  73. 15 August 2011 at 21:28

    Alhamdulillah, kebiasaan dirumah begitu bedug maghrib, kita semua minum teh hangat Sop
    kalau ada kurma atau buah saja
    setelah sholat maghrib, baru deh makan yg agak2 berat gituh aka nasi 🙂
    salam

  74. 15 August 2011 at 22:01

    ini malah mau curcol sop, tadi menu buka puasa diembatt kucing. 😡

    :mrgreen:

    susah mau teatur juga kalo di kosan mah. 😀

    • 16 August 2011 at 16:38

      Hah? Diembat kucing? 😯

  75. 147 bintang
    15 August 2011 at 22:12

    selama ini aku minumx pocari
    eh masa si enakan fatigon hydro ??
    Besog coba aaahhhh 🙂
    #nanggepin iklan

    • 16 August 2011 at 16:37

      Sok atuh, coba aja. 🙂

  76. 15 August 2011 at 23:02

    memang repot kalo TV dijadikan patokan, apalagi kalo pas iklan. semua yang ditawarkan selalu yang “terbaik” padahal sesungguhnya yang terbalik 👿
    berbuka dengan yang manis memang benar, tapi manisnya buah yang masih segar (asli) bukan buah yang telah dijadikan manisan.
    sekedar berbagi, dua tahun ini saya dan keluarga lebih mengutamakan jus buah sebagai menu buka puasa. dan manfaatnya luar biasa, badan terasa segar dan rasa kantuk tidak segera mengejar.

    • 16 August 2011 at 16:03

      Jus itu sangat bagus sekali, Mas. Asal jangan ditambah gula ya. 🙂

  77. 16 August 2011 at 02:41

    Kalau saya biasanya air putih, kecuali ada acara buka bersama dalam acara tasyakuran tetangga
    sholat magrib dan roko’an dulu plus kopi baru hajar yang lain sob

    salam dari pamekasan madura

    • 16 August 2011 at 16:52

      Kalo saya puasa ngopi. 😀

  78. 16 August 2011 at 03:06

    Saya tiap hari beberapa kue dan secangkir teh hangat, selebihnya hajar setelah shalat maghrib, hehehe

  79. 16 August 2011 at 05:27

    Kalo sy pas buka biasanya minum air putih, SHalat magrib, baru makan. Sy hampir ga suka yg manis2 termasuk kurma 😦

    Penjelasan ttg berbuka dgn yg manis yg salah kaprah itu, boleh juga. Tapi namanya juga penelitian manusia kadang salah.
    Selamat berpuasa Sahabat.
    Salam sukses & Piss 🙂

  80. 16 August 2011 at 08:15

    wah klo saya kok mesti teh manis panas……. uenake rek….. baru stlh itu mkn kurma…..hehhee.. salah y om…. 😀

    • 16 August 2011 at 16:48

      Minum tehnya jangan pake gula ya. 😛

  81. 16 August 2011 at 08:19

    sedikit memperbaiki mas Asop, Glycemic Index itu besarnya perubahan kadar gula dalam darah diukur terhadap satuan waktu, sesuai dgn jenis makanan yg dimakan. misalnya coca cola itu glycemic indexnya tinggi, karena bisa menaikkan kadar gula dalam waktu cepat dan bertahan lama. sedangkan oat gandum/buah-buahan glycemic indexnya rendah, karena hanya terjadi kenaikan sedikit kadar gula darah, lalu cepat kembali normal..
    he..he..
    😀

    • 16 August 2011 at 16:45

      Okeeeeee ini dia nih komentar yang saya tunggu dan harapkaaan! 😀
      Harus ada komentar dari orang yang ahli, seorang dokter! 😀

      Makasih atas perbaikannya, Bang Tobing! 🙂

  82. 16 August 2011 at 08:36

    Kemarin saya berbuka dengan aqua dan kurma, di mall. Baru setelah itu gabung juga sama teman-teman di restoran…
    Berbuka dengan kurma itu enak banget…. dan cukup mengganjal kok meski hanya 3 butir.
    Tapi saya favoritnya ya teh manis panas….. biar perut gak kembung…

    • 16 August 2011 at 16:47

      Hihihi bagi beberapa orang kalau buka dengan teh hangat malah bikin mual. 😀

  83. 16 August 2011 at 08:42

    Baiklah Sop, hari ini saya akan mencoba berbuka puasa dengan buah. Nyoba ah, ntar aku ceritain rasanya gimana 😛

    • 16 August 2011 at 16:46

      Sip! Saya tunggu ceritanya. 😛

  84. 16 August 2011 at 08:51

    kalo one sih enak,
    Kebetulan bgt buah2an di kebun blakang rumah udah pada siap panen,
    Ada pepaya, jeruk, dan jeruk bali,
    Jdi gak perlu jauh2 kalo mau bikin jus..
    Heheheh

    • 16 August 2011 at 16:44

      Ini baru hebaaaaat! 😀

  85. 16 August 2011 at 09:32

    wah ta biasa berbuka puasa pake es buah, termasuk gak sehat juga ya 😦
    makanya jadi sering lemes ples ngantuk pas taraweh 😀

    • 16 August 2011 at 16:43

      Boleh aja makan es buah, asal jangan pakai es, susu kental manis, dan gula ya. 🙂

  86. 16 August 2011 at 10:03

    setuju….cocok jdi pakar giji nichhhh..heeee :), klo dlm agama makanan utk berbuka yg dihasilkan langsung dari bumi hukumnya sunah, apalagi makan buah-buahan udah sehat dapat poin lagi..^_^ tq infonya

  87. 16 August 2011 at 10:37

    Iya Sop, aku jg kalo buka ya pasti minum air putih dulu, kalo minum teh manis aja, biasa lgsg mual. Kalo kolak, malah aku makan biz taraweh, sebagai cemilan hahahaha… tapi makan nasi emang jadi jauh berkurang, coz aku lebih ga bs nahan haus drpd lapar, jadi pas puasa biasanya BB menurun (dikit doang sih, dan naik lg pas lebaran *ups* hihihi)

    • 16 August 2011 at 16:42

      Hahahaha kalo soal BB naik pas lebaran, itu wajar. 😆

  88. 16 August 2011 at 10:44

    Salam Kang, wah setelah 16 hari berpuasa, kemarin beberapa kali berbuka dgn air dingin+manis, ada benernya sih…kadang buat badan lemes, Tapi kalo misalnya pake kurma yg notabene makanan manis, sepertinya kita dpt 2 manfaat setahu saya (bisa jalanin sunnah rasul sma kurma itu bisa trnyta balikin tenaga krna zat yg dikandungya). Keep bloging…

  89. 16 August 2011 at 11:42

    Kalau saya biasanya buka puasa pake teh hangat, beberapa gorengan (tempe & tahu), dan air putih. Biasanya saya banyak2in minum air putih pada waktu jeda antara maghrib sampai menjelang isya. Setelah taraweh, baru deh makan nasi, hehe….

    • 16 August 2011 at 16:41

      Pola ini boleh juga. Tapi kalo bisa jangan makan gorengan. 😦
      Makan gorengannya habis maghrib aja deh, beri waktu 20-30 menit setelah buka pertama. 😐

  90. 16 August 2011 at 13:00

    haduh makin kurus tuh sop …hiks..kapan kamu mudik ?? segera atuh biar ada perbaikan menu buka puasa bersama ibu tercinta..:) dijamin cepat naik lagi Berat badannya ..:) mudik ke sby kan??

    • 16 August 2011 at 16:38

      Lho lho, kenapa malah bobot badan saya yang dibahas? 😆
      Dan lagi, bobot saya gak turun, stabil sekarang. 😀

    • 16 August 2011 at 16:40

      Saya lebaran di Bandung, Mbak. 🙂
      Ibu saya ‘kan orang Bandung, jadi gak mungkin lebaran saya di Surabaya. 😉

  91. 16 August 2011 at 13:57

    pasti nasi padang nya ketutupan meja tu sop, tau ane :p 😆
    sip sip selamat mejalankan puasa semoga full ampek ahir ramdhan 😉

    • 16 August 2011 at 16:37

      Siiip! 😀

  92. 178 hidausagi
    16 August 2011 at 15:49

    iyahh… saya akuin memang kalo buka puasa itu.. KALAP!! hahaha.. eh tapi enggak juga sih. saya kalapnya tuh sama air, apalagi yang manis…seger seger.. sruput sruput.. glek glek
    hm.. ternyata gitu tooh.. kalo menurut saya sih gak papa buka dengan yang manis, buat menaikkan kadar gula kita, tapi ya memang lah secukupnya aja. kalo saya cukup segelas teh anget manis dulu. sama sepotong kue takjil (berlebihan gak ya)??

    • 16 August 2011 at 16:01

      Paling enak itu buka ama kurma, air kelapa, dan pisang satu aja. 😀
      Udah cukup itu. 😆

      Menurut saya gak masalah kamu buka dengan teh manis hangat, asal kamu yakin bahwa gula yang kamu masukkan ke dalam teh bener2 sedikit, mungkin satu sendok teh aja. 🙂
      Tapi tetap, kalo emang kamu bisa memilih dan bisa dapat buah, lebih baik makan buah aja. 😉

  93. 180 hidausagi
    16 August 2011 at 16:10

    iya juga sih.. kalo pisang goreng? kan buah juga *masih keukeuh* 😛 😛

  94. 16 August 2011 at 17:17

    Alhamdulillah, saya tidak suka yang manis-manis, kecuali buah semangka. so kayaknya sudah benar cara buka saya.hehehe….
    nice article

  95. 16 August 2011 at 17:45

    Ubi. Saya setuju banget. Selain manis juga kenyang. Cemilan favorit saya setelah singkong…

    • 17 August 2011 at 10:03

      Ubi itu kesukaan orang barat ternyata. 😆

  96. 16 August 2011 at 21:47

    istilah berbukalah dengan yang manis itu tidak lebih sekedar trik marketing saja..

    btw saya juga berbuka puasa cukup dengan air putih saja..

    • 17 August 2011 at 10:04

      Mantap, Mas Fajar! 🙂

  97. 186 lovetiffa
    16 August 2011 at 22:45

    berarti kata Nabi Muhammad itu “salah kaprah”?? Nabi Muhammad berkata : berbukalah dg yg manis…*jangan smbil liatin Tiffa ya #huex

    • 17 August 2011 at 09:50

      Eits, itu yang salah hadits-nya. 😀
      Bukan “dengan yang manis” tapi “dengan kurma”. Karena kurma itu manis, orang jaman sekarang menggunakannya untuk iklan minuman mereka yang manis. 😐

  98. 17 August 2011 at 00:56

    saya dari dulu ga suka kolak, dan alesannya sama kayak mas : gulanya terlalu nyengat
    wah kalo uda yang namanya dihidangin kolak, pasti saya cuma makan satu dua biji pisangnya, sisanya pasti aku kasi ke sodaraku yang suka kolak tapi ga dapet (bekas ga bekas trima kok :lol:)

  99. 189 dani
    17 August 2011 at 15:04

    eh iya betul….Salman bin Amir Ad Dhabiy Ash Shahabiy ra. berkata bahwa Nabi saw. bersabda, “Jika seorang dari kalian berbuka puasa, maka berbukalah dengan kurma. Jika tidak ada kurma, maka berbukalah daengan air, karena sesungguhnya air itu dapat memebrsihkan (mensucikan).” (H.R. Abu Dawud dan Tirmidzi. Dia berkata, “hadits ini hasan shahih”)

    Penelitian di Cina telah berhasil memberikan suatu kesimpulan, bahwa dalam keadaan perut (lambung) kosong akan tidak baik jika memulai dengan hal yang manis. Kandungan di dalamnya akan merusak kesehatan secara “perlahan”. Sudah tentu kurma itu sangat berbeda dengan makanan manis yang lain. Dan kesimpulan menyatakan daripada makanan manis, jelas bahwa air putih itu jauh lebih baik bagi kesehatan untuk berbuka pertama kali. Lambung tidak kaget dan dinetralisir terlebih dahulu.

    copas dari http://www.facebook.com/notes/muhammad-syukron-fauzi/salah-satu-kesalahan-sebagian-besar-umat-muslim-tentang-puasa/10150287996535747)

    • 19 August 2011 at 13:36

      Yeah! Ini yang saya harapkan! 😀 😀

      Makasih atas info tambahan Anda! 🙂

  100. 19 August 2011 at 08:18

    thank’s infonya mas, bermanfaat sekali

  101. 24 August 2011 at 04:56

    kalo saya lebih memilih buka seadanya aja deh
    manis gak papa, dingin juga gakpapa
    tapi yang sering sih minum es buah
    😀

    • 26 August 2011 at 20:45

      Jangan minum es, ah.. 😦

  102. 24 August 2011 at 20:48

    si kurma terlihat menggoda 🙂

    • 26 August 2011 at 20:49

      Oh ya? 😉

  103. 25 August 2011 at 01:24

    salam kenal 😀

    oke pertama-tama harus diperjelas..berbuka dengan yang manis itu salah, kalau berbukanya dengan kadar gula yang terlalu tinggi, yang ada di makanan dengna pemanis buatan. Tapi kalo pemanis alami yang ada dibuah sama sekali enggak salah.
    Sebab bagaimanapun juga, tubuh memerlukan gula sebagai bahan yang harus dibakar dan dikonversi menjadi energi.
    disarankan berbuka dengan buah [kurma]:
    1. Kadar gulanya tidak terlalu tinggi
    2. Kadar airnya cukup
    3. Perut tidak terlalu kaget setelah sekian jam

    Tapi gak salah juga berbuka dengan yang manis seperti gula pasir [teh manis, kopi manis] selama tidak terlalu banyak kadarnya..

    bagaimanapun kita butuh energi untuk kegiatan selanjutnya setelah berbuka dan keesokan harinya

    Salam MagaHaya!

    • 26 August 2011 at 21:11

      Mantap, dengan ini sudah dua dokter yang berkomentar di sini. 😀

  104. 25 August 2011 at 10:31

    nice info, Gan! pantesan suka lemas kalau sehabis buka puasa.. berarti tagline iklan yg sekarang itu bisa dibilang menyesatkan ya, sop? 🙂

    • 26 August 2011 at 20:54

      Iya, itu menyesatkan. Hanya kebutuhan iklan. 😐

  105. 25 August 2011 at 13:00

    Banyak yang gak tau soal ini lho…
    Jadi nanti malem dirimu akan berbuka dengan apa?

    • 26 August 2011 at 21:02

      Cukup dengan pisang atau apel atau kurma. Dan air putih. 😀

  106. 202 Hurul Aini
    26 August 2011 at 13:43

    setuju banget nih kak. lagian kan kalo minum teh terus nanti giginya kuning lagi 😆

    • 26 August 2011 at 21:01

      Oh ya?
      Bukannya itu kopi ya, yang membuat gigi kuning?

      • 204 Hurul Aini
        26 August 2011 at 23:26

        teh juga bisa bikin gigi kuning kalau terlalu sering dikonsumsi looh.. coba buka ini http://doktergigianak.com/perawatan-gigi/tips-perawatan-gigi-bagi-para-peminum-teh/ 😀

        • 29 August 2011 at 21:14

          Ouch! 😆

  107. 27 August 2011 at 02:33

    Whoaa kita sealiran ternyata yah..air putih ples kurma *kecuali gorengannya tentu saja* Haha
    Nice inpo tentang berbuka dg yang manis itu,gan..
    Danke ^^

    • 29 August 2011 at 21:23

      Sama-sama. :mrgreen:

  108. 2 September 2011 at 20:01

    aku emank gak suka kolak gak enak kataku,heehehe
    oiya dari pada minum hydro mending kelapa asli.. harga’a juga gak jauh.. sehatan air kelapa asli meski di iklan hydro bilang’a air kelapa asli, kalo dirasa gak kayak kelapa..pasti udah ditambah bahan2 kimia..

    kalo buka puasa biasanya segelas air teh manis dengan gulan sesendok aja sisanya minum air putih yang banyak, kdg klo ada yg jual kelapa minum air kelapa..

    • 3 September 2011 at 23:08

      Yap, saya juga suka air kelapa asli.

  109. 4 September 2011 at 09:31

    Bener juga ya Sop …
    Sesuatu yang bersifat kagetan itu biasanya tidak baik …
    demikian juga dengan saat berbuka puasa …

    Dicatat ni Sop..

    Thanks ya

    Salam saya

  110. 9 September 2011 at 17:48

    sy juga bukanya buah kok SOp
    cuman buahnya dikolak 😀

    • 9 September 2011 at 20:45

      Padha ae Mas… 😀


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Si Empunya Blog

Siapa saya? Monggo lihat halaman "Tentang Saia..." di atas. Tinggal klik! Mau meninggalkan jejak? Monggo klik halaman "Tinggalkan jejak..." di atas. Jangan lupa, nikmatilah hidup ini. ^_^

Hubungi saya di jejaring sosial

Kadang-kadang di blog ini saya menggunakan emoticon Parampaa. Silakan datang ke blog Bang Ova di sini. Dapatkan emoticon-nya di sini. HAJAR!!

Masukkan e-mail Anda di sini kalo mau dapet pemberitahuan postingan baru saya via e-mail

Join 976 other followers

Powered by FeedBurner

Saya sedang membaca ini


Tulisan Saya Berdasarkan Bulan

Arsip Tulisan

Ups, maap, kalau mau melihat arsip semua tulisan saya, lihat halaman di atas ya, yang "Arsip Tulisan" itu lho....

TIPS!

Kalo tulisan di blog saia ini terlalu kecil, monggo diperbesar. Untuk pengguna windows, tahan [Ctrl] sambil di-scroll mouse tengah. Untuk pengguna Mac, tahan [Cmd] dan tekan [+] atau [-].

Ga nyambung sih ini, bukan promosi, tapi kalo mau browser Safari, donlot di sini.

Blogroll: By Name


Abed Saragih "disave" |
Abi Harestya dan Bidadarinya |
Abu Aufa |
Abu Bakar "Bchree" |
Abu Ghalib |
Achmad Edi Goenawan |
Achoey El Harris |
Ade Kurniawati |
Adi Surya Pamungkas "bacelzone" |
Fan Adie Keputran |
Adya Ari Respati "abstractdoodle" |
Afra Afifah |
Ageng Indra |
Agry Pramita |
Agung Budidoyo |
Agung Firmansyah |
Agung Hasyim |
Agung Rangga "Popnote" |
Agung Yansusan Sudarwin |
Agustantyono |
Agyl Ardi Rahmadi |
Ahmad Musyrifin |
Akhmad Fauzi |
Alfi Syukrina |
Alid Abdul |
An Fatwa "Siho" |
Andi Nugraha |
Andi Sakab |
Andhika |
Andreas A. Marwadi |
Andrew Paladie |
Andrik Prastiyono |
Andyan |
Angga "SERBA BEBAS" |
Angga Dwinovantyo |
Anies Anggara |
Anindita |
Anistri |
Anita Rosalina |
Anto "Kaget" |
Anyes Fransisca |
Are 3DRumah |
Ari Artanto "Cah Gaul" |
Ari Muhardian "Tunsa" |
Ariana Yunita |
Arief Hartawan |
Arif "Bangkoor" Kurnia |
Arif Nurrahman |
Arif Sudharno Putro |
Ariyanti "Sauskecap" |
Arnolegsa Maupasha |
Arundati R.A. |
Aruni Yasmin Azizah |
Aryes Novianto |
Asep Saiba |
Asrul Sani |
Atha "kepompong" |
Aul Howler |
Awalul Hanafiyah "Masyhury" |
Baha Andes |
Baiq Fevy Wahyulana |
Bernadine Hendrietta |
Betania G. Rusmayasari |
Big Zaman |
Budi Nurhikmat |
Budi Prastyo "Kimbut" |
Calvin Sidjaja "Republik Babi" |
Cempaka Ariyanti |
Chocky Sihombing |
Citra "ceetrul" Hapsari |
Dadi Huang |
Danar Astuti Dewirini |
Daniel Hendrianto |
Daniel Maulana |
Deady Rizky |
Dede A. Hidayat |
Deny Marisa |
Depriyansyah Ramadhan "Iamcahbagus" |
Desita Hanafiah |
Destiana |
Desy Arista Y. |
Dewi Puspitasari |
Dewisri Sudjia "Desudija-DSK" |
Dhanika Budhi |
Dhewi Buana |
Dhimas Nugraha |
Didot Halim |
Dina Aprilia |
Dismas |
Ditya Pandu |
Doni Ibrahim |
Edda Nainay |
Efinda Putri |
Eko Ghesi Bardiyanto |
Elfa Silfiana |
Ella "Brokoli Keju" |
Erick Azof |
Erika Paraminda |
Erlin Fitriyanti |
Evan Ramdan |
Evet Hestara |
Fadhilatul Muharram |
Fahmi Nuriman |
Faisal Afif Alhamdi |
Faiza "MIDWIFE'S NOTES" |
Fandy Sutanto |
Fanny Azzuhra |
Fatra Duwipa |
Febe Fernita |
Felicia |
Ferry Irawan Kartasasmita "makhluk lemah" |
Fier "Pelancong Nekad" |
Fikri "Blue Zone" |
Fira "Fiya" |
Fitri Melinda |
Fitriyani |
Galih Gumilang "Gege House" |
Galuh Ristyanto |
Ghani Arasyid |
Gilang F. Pratama "Babiblog" |
Gitta Valencia |
Gugun "idebagusku.com" |
Gusti Ramli |
Hanif Ilham |
Hanny Aryunda Herman |
Hendrawan Rosyihan |
Hera Prahanisa |
Herni Bunga |
Herry "negeribocah" |
I Gede Adhitya Wisnu Wardhana |
Husfani A. Putri |
Ibnu Fajar "Ikky" |
Ilham JR |
Inge "Cyberdreamer" |
Intan Permata Kunci Marga |
Iqmal |
Irfan Andi|
Isdiyanto |
Ivan Prakasa |
Januar Nur Hidayanto "Yayanbanget" |
Jasmine Aulia |
Joko Santoso |
Joko Setiawan |
Juhayat Priatna |
Julianus Ginting |
Kang Ian . info |
Kang Ian . com |
Karina Utami Dewi |
Khalid Abdullah |
Khalifatun Nisa |
Kuchiki Rukia |
Lailaturrahmi Sienvisgirl Amitokugawa |
Lambertus Wahyu Hermawan |
Lerryant K. |
Lina Sophy |
Lucky DC |
Maghfiraa Alva |
Marchei |
Mario Sumampow |
Mas Ardi |
Mas Bair |
Mas Yudasta |
Mikhael Tobing |
Mirwanda |
Miswar Rasyid |
Mochammad AHAO |
Mohamad Husin |
Muhammad Abdul Azis |
Muhammad Hamka Ibrahim |
Muhammad Ihfazhillah |
Muhammad Riyan |
Muhammad Saiful Alam |
Muhammad Zakariah |
Nadia Fadhilah Riza |
Nanang Rusmana |
Nandini R.A. |
Necky Effendi |
Ninda Rahadi |
Nindy Ika Pratiwi |
Novina Erwiningsih |
Nur Azizah |
Nuri |
Perwira Aria Saputra |
Pipin Pramudia |
Pratita Kusuma |
Puji Lestari |
Pungky "PHIA" Widhiasari |
Putri Chairina |
Qori Qonita |
Radinal Maruddani |
Rahad Adjarsusilo |
Rahmat Hidayat |
Randi Rahmat |
Rasyida |
Regina |
Reisha Humaira |
Rie "Cerita Rie" |
Richie Lanover |
Rif'atul Mahmudah |
Rina Sari |
Rini Andriani "Athamiri" |
Riza Saputra |
Rizki "Hitam Putih Jingga" |
Rizki Akbar Maulana |
Ronie "Ravaelz" |
Rowman |
Rudi Wahyudi |
Ruri Octaviani |
Saipuddin Ar |
Septirani Chairunnisa Kamal |
Shafiqah Adia Treest |
Silvi Mustikawati |
Surya "Javanes" Pradhana |
Tasya Myanti |
Thyar |
Tiffany Victoria "Tiffa" |
T I W I |
Tony Koes "Macsize" |
Triana Frida Astary |
Triyani Fajriutami |
Uka Fahrurosid |
Ummu El Nurien</a. |
Upik "Pemburu Konstruksi Makna" |
Wahyu Asyari Muntaha |
Wahyu Nurudin |
Wahyu Putra Perdana |
Wendy Achmmad |
Widyan Fakhrul Arifin |
Wien Wisma |
Wildan Lazuardi |
Wiwin Siswanty |
Wiwing Fathonah Pratiwi |
Yori Yuliandra |
Yuli Anggeraini |
Zuli Taufik |

I’m a Liverpudlian!



%d bloggers like this: