Archive for the 'Slice of Life' Category

28
Jan
16

Mati Listrik di Zaman Sekarang Itu Rasanya…

Ternyata kalau nggak ada internet itu jadi mati kutu ya. Walaupun punya ponsel secanggih apapun juga, kalau nggak ada internet jadi percuma. Ini saya alami sekarang. Gawai ponsel pintar ada. Merek memang cuma Xiaomi dengan spesifikasi lumayan. Tapi nyatanya saya mati kutu karena nggak ada internet. Mau mendengarkan lagu via radio TuneIn atau via Soundcloud, butuh internet. Mau lihat video youtube, butuh internet. Mau posting di WordPress juga butuh internet. Rasanya baru terasa bahwa kehidupan kita sudah amat tergantung pada internet setelah internet hilang dari jangkauan.

Gambar meteran listrik dan sekering---Foto ini milik saya sendiri lho

Hehehe, jangan heran mengapa saya masih bisa posting padahal tadi saya bilang nggak ada internet. Paragraf di atas adalah curhatan iseng saya saat listrik mati di kosan tadi malam. Akibatnya wifi pun mati. Tiada internet. Tadi pagi sih alhamdulillah sudah nyala kembali.

Bicara soal mati listrik, saya sendiri heran mengapa di komplek perumahan kosan saya tinggal ini masih terjadi pemadaman listrik. Frekuensinya sebulan bisa dua hingga tiga kali. Dan anehnya terjadinya selalu lewat jam 12 malam. Jadi biasanya saat saya lembur jam 2 pagi, tiba-tiba listrik padam. Padamnya pun bisa antara setengah jam hingga satu jam. Untung saja saya pakai laptop, jadi masih bisa bekerja sebentar. Ujung-ujungnya ya terpaksa tidur.

Dari segi lokasi, daerah Cisitu atas, saya yakin tempat tinggal saya ini termasuk kawasan elit. Memang masih mepet sama permukiman padat. Tetapi rumah-rumah yang besar pun banyak. Bandung yang katanya sekarang lagi giat-giatnya membangun dan memperbaiki diri, soal listrik saja masih ketar-ketir.

Mungkin bisa jadi daya listrik yang dibutuhkan oleh Bandung semakin membengkak. Mungkin PLN wilayah Bandung dan sekitarnya masih kerepotan mengatasi lonjakan permintaan daya yang terus naik tiap tahunnya. Ini masuk akal sih, karena Bandung nggak pernah kehabisan proyek hotel dan tempat hiburan baru. Hotel dan guest house baru makin banyak. Di Lembang, Kabupaten Bandung Barat (masih termasuk kawasan Bandung Raya), satu tempat wisata baru saja berdiri.

Saya yakin soal listrik ini akan terus diupayakan oleh PLN. Saya optimis mereka mampu mengakali persoalan ini. Dan saya akan terus berharap hingga tiba saatnya nanti ketika tak ada lagi yang namanya pemadaman bergilir akibat kurang pasokan daya. Well, kecuali kalau pemadaman bergilir karena kebutuhan darurat seperti perbaikan atau ada bencana alam. Itu sih nggak apa-apa. 🙂

Advertisements
26
Nov
15

Uang Parkir dan Suasana Hati

Kalau bicara uang parkir, rasanya apa yang kita masing-masing rasakan mungkin akan berbeda. 😀 Saya mau bicara soal parkir ini di Kota Bandung. Di sini, parkir sepeda motor masih 1000 rupiah. Ini tarif parkir di pinggir jalan dan di beberapa supermarket. Parkir di mall jelas nggak masuk hitungan. Kalau di kampus saya, parkir sepeda motor kurang dari setengah jam (atau satu jam, saya nggak yakin) masih bisa dapat 1000 aja. Lebih dari itu hingga 24 jam, tarifnya flat 2000 rupiah. Kalau parkir di pinggir jalan di depan kampus, di Jl. Ganeca misalnya, tarif flat 2000 rupiah (nggak tahu deh Juru Parkir-nya resmi apa nggak).

Haikyuu (3)

Seingat saya, duluuu sekali, beberapa tahun lalu, di Perda Kota Bandung atau Perwal (Peraturan Walikota), tarif parkir sepeda motor di Kota Bandung adalah 750 rupiah. Mungkin saya salah ingat, mungkin yang benar 500 rupiah. Saya lupa. :mrgreen: Tapi yang pasti, sejak tahun 2006 menetap di Bandung, saya masih merasakan saat-saat tarif parkir yang 500 rupiah itu. Lalu saya lupa tepatnya kapan tarifnya merangkak naik jadi 1000 hingga sekarang. Aneh ya, merangkak kok naik… apa nggak susah??

06
Oct
13

Perihal Pot Tanaman dan Puntung Rokok

Lama sekali nggak update posting-an, sekarang posting gambar aja ya. :mrgreen:

pot tanaman ber-tanda peringatan

Lihatlah, beginilah di kampus saya. Bahkan pot tanaman pun harus diberi peringatan begini. Entah ya, apakah di tempat lain juga ada yang seperti ini. Tapi, ini seakan-akan mencerminkan watak dan perilaku orang perokok Indonesia yang mau gampangnya aja dan nggak mau repot sedikit. Lihat foto berikut ini dan narablog sekalian akan tahu mengapa saya bilang demikian.

Jangan kaget dulu, lihat foto berikutnya, klik sini…

06
Aug
13

Kopdar dan Buka Puasa Bersama

Saya senang sekali atas tanggapan narablog sekalian di posting-an saya sebelum ini. Banyak sekali dukungan dan permintaan ngeblog kembali, baik secara online maupun offline. 🙂  Semoga saya bisa memenuhi harapan narablog semua, ya. :mrgreen:

Bicara soal ngeblog, ternyata membuat posting-an itu mudah, ya. :mrgreen:  Mem-post itu mudah. Tinggal ketik, tuangkan semua ide yang ada di kepala, dan klik tombol publish. Selesai. 😆 Jadi menyesal nih, kenapa saya sampai hiatus setahun…. Hanya satu yang bagi saya masih berat, yaitu blogwalking. Semangat saya untuk berkunjung ke blog kawan-kawan narablog sekalian masih nggak sekuat dulu—waktu saya masih sangat aktif ngeblog. Bagaimana ya, cara menguatkan kembali semangat blogwalking saya? 🙄

Buka Puasa Bareng Narablog

Hari sabtu (3/8) lalu adalah pertama kalinya saya buka puasa bareng para narablog. 😳 Bang Argun—pemilik jasa Dewa SEO—menjadi penyelenggaranya. Peserta yang hadir menurut saya cukup banyak, karena yang hadir nggak hanya narablog, tapi juga keluarga Bang Argun sendiri dan beberapa karyawan Dewa SEO. 😀  Bagi yang belum tahu, Bang Argun alias Dewa SEO ini (orangnya sendiri sih bilang “mantan blogger” :mrgreen: ) menyediakan jasa promosi produk, website, termasuk juga review produk, dan juga jasa konsultasi mengenai SEO. Jadi, kalau narablog sekalian punya situs untuk jualan, bisa gunakan jasa Dewa SEO supaya situs jualan narablog berada di halaman pertama hasil pencarian Google. 🙂

Ini liputan bukber kami…

11
Aug
12

Masih Punya Mainan Seperti Ini?

Belum lama ini saya beberes rumah, termasuk kamar tidur saya. Setelah cukup lama bersimbah peluh —padahal saya baru dua tahun mendiami kontrakan yang sekarang tapi sudah amat berantakan—, saya menemukan beberapa “harta karun” yang telah lama hilang, kalau memang benda-benda tersebut bisa disebut “barang berharga”. :mrgreen:  Salah satunya adalah mainan berbentuk burung yang saya bawa dari Surabaya. Entah apa namanya. 😀

Benda ini masih bisa disebut mainan, ‘kan? :mrgreen:

Jadi, burung-burungan ini bisa ditaruh di mana saja, dengan bertumpu pada paruhnya, dan ia bisa seimbang dan berpose seakan-akan sedang terbang. 🙂

Gimana, ingatkah pernah memiliki atau melihat mainan semacam ini?

06
Jul
12

[Berita Foto] Kopdar Selasa di Ampera Rancabolang

Kopdar di hari selasa, 3 juli 2012.

Terlambat sekali ya, saya baru nge-post hari jumat… Jadi, saya hanya berikan foto-fotonya. :mrgreen: Foto-foto yang tampil di posting-an ada yang saya ambil dari hasil fotonya Teh Dey dan Teh Nchie. 🙂

Peserta kopdar, dari kiri atas ke kanan bawah adalah saya, Bang Eduard, Mas Ardi, Mbak Titi, Teh Erry, Teh Dey, Yuli, Kang Ade, Kang Yayat, Pakdhe Cholik, Teh Nchie, dan Mbak Meti.

Seperti biasa, setiap ada kopdar di Bandung, pasti ada Teh Dey dan Teh Nchie selaku penyelenggara. :mrgreen:  Kali ini Teh Erry bisa datang, yang habis dari Korea Selatan. Tentunya ada Bang Eduard dan Kang Ade. Ada juga Mbak Meti dan Mbak Titi, narablog yang baru saya temui. Tokoh utama yang seharusnya, Mas Ade Girie, malah nggak datang. 😦  Saya kaget, ternyata ada Mas Ardiansyah P. Darwis. *namanya sengaja dipanjangin* Pakdhe Cholik “Galaxi” juga datang menggantikan Mas Ade. Di tengah kopdar, datanglah Kang Yayat, narablog yang ternyata pernah lama tinggal di Surabaya. Alhamdulillah, Yuli Jannaini bisa datang. :mrgreen:

Seharusnya, kopdar kali ini bisa jauh lebih ramai kalau Dian Sastro, Grini, Bang Hahn, Bang Aswi, dan Bang Keven datang… 😦

Lokasi Kopdar

Lokasi kopdar di Rumah Makan Ampera Jl. Soekarno Hatta. Sebut saja Ampera Rancabolang. 😆

Hati-hati, banyak fotonya!

21
Jun
12

Rawon dan Dagingnya

Jadi ceritanya, hari minggu lalu saat ada ibu saya di Bandung, beliau akan memasak rawon untuk saya dan adik saya. Sungguh nikmat, itu salah satu makanan kesukaan saya. 😳  Sebagai orang yang tumbuh besar hingga SMA di Surabaya, dahulu rawon cukup sering saya nikmati.

Narablog sekalian tahu rawon, ‘kan? Itu lho, makanan yang kuahnya hitam akibat kluwek, dan bahannya pakai daging sapi. :mrgreen: Ada yang bilang rawon ini makanan khas jawa timur, tapi saya nggak tahu secara pasti. Satu hal yang saya tahu pasti, di Bandung sini restoran yang menjual rawon bisa dihitung dengan jari satu tangan saja. Inipun saya sotoy, asal ngomong, bahkan saya sendiri nggak yakin ada restoran yang menjual rawon. Kalau warung, itu lain soal, pasti ada banyak warung pinggir jalan yang menjual rawon, dan kalau berminat bertanya ke penjualnya, pasti mereka orang perantauan dari jawa tengah atau jawa timur. :mrgreen:

Dan coba tanyakan soal rawon ke orang sunda, kemungkinan besar mereka nggak tahu… 😆

*saya jadi ngiler pengen makan rawon lagi*

Rawon itu memang enaknya dimakan bersama tauge atau kecambah. Kuahnya yang banyak. Kalau ada sambal, lebih nikmat lagi. 😳

Saya jadi ingat sesuatu…

Simak lanjutan posting-an saya!




Si Empunya Blog

Siapa saya? Monggo lihat halaman "Tentang Saia..." di atas. Tinggal klik! Mau meninggalkan jejak? Monggo klik halaman "Tinggalkan jejak..." di atas. Jangan lupa, nikmatilah hidup ini. ^_^

Hubungi saya di jejaring sosial

Kadang-kadang di blog ini saya menggunakan emoticon Parampaa. Silakan datang ke blog Bang Ova di sini. Dapatkan emoticon-nya di sini. HAJAR!!

Masukkan e-mail Anda di sini kalo mau dapet pemberitahuan postingan baru saya via e-mail

Join 973 other followers

Powered by FeedBurner

Saya sedang membaca ini


Tulisan Saya Berdasarkan Bulan

Arsip Tulisan

Ups, maap, kalau mau melihat arsip semua tulisan saya, lihat halaman di atas ya, yang "Arsip Tulisan" itu lho....

TIPS!

Kalo tulisan di blog saia ini terlalu kecil, monggo diperbesar. Untuk pengguna windows, tahan [Ctrl] sambil di-scroll mouse tengah. Untuk pengguna Mac, tahan [Cmd] dan tekan [+] atau [-].

Ga nyambung sih ini, bukan promosi, tapi kalo mau browser Safari, donlot di sini.

Blogroll: By Name


Abed Saragih "disave" |
Abi Harestya dan Bidadarinya |
Abu Aufa |
Abu Bakar "Bchree" |
Abu Ghalib |
Achmad Edi Goenawan |
Achoey El Harris |
Ade Kurniawati |
Adi Surya Pamungkas "bacelzone" |
Fan Adie Keputran |
Adya Ari Respati "abstractdoodle" |
Afra Afifah |
Ageng Indra |
Agry Pramita |
Agung Budidoyo |
Agung Firmansyah |
Agung Hasyim |
Agung Rangga "Popnote" |
Agung Yansusan Sudarwin |
Agustantyono |
Agyl Ardi Rahmadi |
Ahmad Musyrifin |
Akhmad Fauzi |
Alfi Syukrina |
Alid Abdul |
An Fatwa "Siho" |
Andi Nugraha |
Andi Sakab |
Andhika |
Andreas A. Marwadi |
Andrew Paladie |
Andrik Prastiyono |
Andyan |
Angga "SERBA BEBAS" |
Angga Dwinovantyo |
Anies Anggara |
Anindita |
Anistri |
Anita Rosalina |
Anto "Kaget" |
Anyes Fransisca |
Are 3DRumah |
Ari Artanto "Cah Gaul" |
Ari Muhardian "Tunsa" |
Ariana Yunita |
Arief Hartawan |
Arif "Bangkoor" Kurnia |
Arif Nurrahman |
Arif Sudharno Putro |
Ariyanti "Sauskecap" |
Arnolegsa Maupasha |
Arundati R.A. |
Aruni Yasmin Azizah |
Aryes Novianto |
Asep Saiba |
Asrul Sani |
Atha "kepompong" |
Aul Howler |
Awalul Hanafiyah "Masyhury" |
Baha Andes |
Baiq Fevy Wahyulana |
Bernadine Hendrietta |
Betania G. Rusmayasari |
Big Zaman |
Budi Nurhikmat |
Budi Prastyo "Kimbut" |
Calvin Sidjaja "Republik Babi" |
Cempaka Ariyanti |
Chocky Sihombing |
Citra "ceetrul" Hapsari |
Dadi Huang |
Danar Astuti Dewirini |
Daniel Hendrianto |
Daniel Maulana |
Deady Rizky |
Dede A. Hidayat |
Deny Marisa |
Depriyansyah Ramadhan "Iamcahbagus" |
Desita Hanafiah |
Destiana |
Desy Arista Y. |
Dewi Puspitasari |
Dewisri Sudjia "Desudija-DSK" |
Dhanika Budhi |
Dhewi Buana |
Dhimas Nugraha |
Didot Halim |
Dina Aprilia |
Dismas |
Ditya Pandu |
Doni Ibrahim |
Edda Nainay |
Efinda Putri |
Eko Ghesi Bardiyanto |
Elfa Silfiana |
Ella "Brokoli Keju" |
Erick Azof |
Erika Paraminda |
Erlin Fitriyanti |
Evan Ramdan |
Evet Hestara |
Fadhilatul Muharram |
Fahmi Nuriman |
Faisal Afif Alhamdi |
Faiza "MIDWIFE'S NOTES" |
Fandy Sutanto |
Fanny Azzuhra |
Fatra Duwipa |
Febe Fernita |
Felicia |
Ferry Irawan Kartasasmita "makhluk lemah" |
Fier "Pelancong Nekad" |
Fikri "Blue Zone" |
Fira "Fiya" |
Fitri Melinda |
Fitriyani |
Galih Gumilang "Gege House" |
Galuh Ristyanto |
Ghani Arasyid |
Gilang F. Pratama "Babiblog" |
Gitta Valencia |
Gugun "idebagusku.com" |
Gusti Ramli |
Hanif Ilham |
Hanny Aryunda Herman |
Hendrawan Rosyihan |
Hera Prahanisa |
Herni Bunga |
Herry "negeribocah" |
I Gede Adhitya Wisnu Wardhana |
Husfani A. Putri |
Ibnu Fajar "Ikky" |
Ilham JR |
Inge "Cyberdreamer" |
Intan Permata Kunci Marga |
Iqmal |
Irfan Andi|
Isdiyanto |
Ivan Prakasa |
Januar Nur Hidayanto "Yayanbanget" |
Jasmine Aulia |
Joko Santoso |
Joko Setiawan |
Juhayat Priatna |
Julianus Ginting |
Kang Ian . info |
Kang Ian . com |
Karina Utami Dewi |
Khalid Abdullah |
Khalifatun Nisa |
Kuchiki Rukia |
Lailaturrahmi Sienvisgirl Amitokugawa |
Lambertus Wahyu Hermawan |
Lerryant K. |
Lina Sophy |
Lucky DC |
Maghfiraa Alva |
Marchei |
Mario Sumampow |
Mas Ardi |
Mas Bair |
Mas Yudasta |
Mikhael Tobing |
Mirwanda |
Miswar Rasyid |
Mochammad AHAO |
Mohamad Husin |
Muhammad Abdul Azis |
Muhammad Hamka Ibrahim |
Muhammad Ihfazhillah |
Muhammad Riyan |
Muhammad Saiful Alam |
Muhammad Zakariah |
Nadia Fadhilah Riza |
Nanang Rusmana |
Nandini R.A. |
Necky Effendi |
Ninda Rahadi |
Nindy Ika Pratiwi |
Novina Erwiningsih |
Nur Azizah |
Nuri |
Perwira Aria Saputra |
Pipin Pramudia |
Pratita Kusuma |
Puji Lestari |
Pungky "PHIA" Widhiasari |
Putri Chairina |
Qori Qonita |
Radinal Maruddani |
Rahad Adjarsusilo |
Rahmat Hidayat |
Randi Rahmat |
Rasyida |
Regina |
Reisha Humaira |
Rie "Cerita Rie" |
Richie Lanover |
Rif'atul Mahmudah |
Rina Sari |
Rini Andriani "Athamiri" |
Riza Saputra |
Rizki "Hitam Putih Jingga" |
Rizki Akbar Maulana |
Ronie "Ravaelz" |
Rowman |
Rudi Wahyudi |
Ruri Octaviani |
Saipuddin Ar |
Septirani Chairunnisa Kamal |
Shafiqah Adia Treest |
Silvi Mustikawati |
Surya "Javanes" Pradhana |
Tasya Myanti |
Thyar |
Tiffany Victoria "Tiffa" |
T I W I |
Tony Koes "Macsize" |
Triana Frida Astary |
Triyani Fajriutami |
Uka Fahrurosid |
Ummu El Nurien</a. |
Upik "Pemburu Konstruksi Makna" |
Wahyu Asyari Muntaha |
Wahyu Nurudin |
Wahyu Putra Perdana |
Wendy Achmmad |
Widyan Fakhrul Arifin |
Wien Wisma |
Wildan Lazuardi |
Wiwin Siswanty |
Wiwing Fathonah Pratiwi |
Yori Yuliandra |
Yuli Anggeraini |
Zuli Taufik |

I’m a Liverpudlian!



%d bloggers like this: